Drama, Hurt, Romance, Uncategorized

[SERIES] FALLING -Chapter 13

falling-2

Falling By Kyoung

Main Cast: Cho Kyuhyun & Choi Sooyoung

Genre: Hurt/Comfort, Romance, Drama

Rate : M (Implisit Content)

Duration: SERIES

Note: Udah sekitar setahun aku gak update FF, dan sekarang aku bakal comeback dengan FF terbaruku. Dengan cast yang baru juga. Sebenernya udah lama sih aku jadi KNIGHT, jadi bisa dibilang kalo ini bukan cast baru.

Hanya FF selingan di tengah rasa rinduku dengan moment Kyuyoung yang gak muncul-muncul #pundung.

Semoga reader semua suka.

(Don’t Like Don’t Read)

Poster: KyoungArtDesign©2017

‘Aku yang sekarang bukan lagi seorang malaikat yang putih suci. Aku yang sekarang adalah seorang iblis penuh dendam. Aku akan sangat senang saat melihatmu menderita. –Choi Sooyoung’

 

‘Aku akan jujur. Jujur kalau aku benar-benar menyesal dan tidak ingin kau pergi lagi. Walaupun aku harus terluka karena dendam mu –Cho Kyuhyun’

 


 

Chapter 13

 

Wanita tinggi itu tengah sibuk memilih-milih beberapa design gaun yang ia siapkan untuk hari ini. Kedua tangannya sibuk memilih gaun panjang berwarna gradiasi hitam dan gold untuk dikenakan oleh nyonya besar Cho.

Beberapa kali ia meminta asistennya untuk membawa keluar da menunjukkannya kepada nyonya Cho agar dia sendiri yang memilihnya, sementara wanita itu menghampiri Tiffany yang kini tengah sibuk memilih gaun nya sendiri.

“Fanny-ya, kau lihat wajah Seohyun tadi? Wanita itu seperti nya sangat keberatan ikut kemari?” Tanya Sooyoung. Tiffany tertawa kecil dan mengangguk.

“Wajahnya sudah seperti itu sejak aku merekomendasikan-mu untuk menjadi penata busana keluarga Cho kemarin. Awalnya dia menentang rencanaku, tapi untungnya aku berhasil meyakinkan ibu mertua.” Ujar Tiffany. Sooyoung menyandarkan tubunya di lemari transparan tempat ia memajang gaun-gaun hasil design nya.

“Baguslah. Aku juga sedikit terkejut saat kau memintaku menjadi penata busana keluarga Cho. Aku langsung menyiapkan gaun-gaun terbaik-ku untuk di coba oleh nyonya Cho sesaat setelah kau menghubungiku.” Jelas Sooyoung

“Lalu apa rencana mu selanjutnya, Soo. Aku sudah sedikit membantumu, bukan?” Tanya Tiffay. Sooyoung terkekeh kecil.  “Mungkin aku akan membuatnya kesal lagi. Tak masalah kalau dia kembali mengadu kepada ayahnya. Itu akan membuat masalahnya semakin paas, bukan.” Ujar Sooyoung. Seorang pegawai masuk dan membungkuk kearahnya.

“Nyonya Choi, Nyonya Cho sudah menunggu dan meminta anda untuk memilihkan gaun yang tepat untuknya.” Sooyoung mengangguk.

“Aku akan segera menemuinya.” Ucap Sooyoung lalu melangkah menuju tempat nyonya Cho memilih gaun, diikuti Tiffany dibelakangnya.

Sooyoung jelas melihat nyonya Cho sedang berdebat dengan menantunya sendiri –Seohyu. Sooyoung an Tiffany menghampiri mereka.

“Apa ada yang bisa kubantu, nyonya Cho dan nona Seohyun?” Tanya Sooyoung yang kembali memasang topengnya.

Nyonya Cho menggeleng pelan lalu tersenyum tipis ke arah Sooyoung.  “Tidak ada, Summer-ssi. Aku hanya sedang bingung memilih gaun-gaun yang sudah kau pilihkan untukku.” Ucap nyonya Cho.

“Semua gaun yang dipilihkan Summer Choi untuk ibu mertua memang tidak ada yang cocok. Lihat saja warna nya yang serba gelap. Kita akan menghadiri acara mewah, bukannya pesta berkabung.” Celetuk Seohyun dengan nada tersirat kekesalan di akhir ucapannya.

Sooyoung menggerutu melihat tingkah Seohyun.  “Maaf kalau memang pilihan ku tidak ada yang cocok untuk anda, nyonya Cho. Aku akan menyuruh asisten ku untuk memilih beberapa gaun lagi untuk anda.” Ucap Sooyoung.

Belum sempat Sooyoung memanggil asistennya, nyonya Cho sudah mencegahnya.  “Tidak perlu, Summer-ssi. Aku hanya bingung saja memilih gaun mana yang akan aku pakai. Jujur saja aku menyukai semua gaun yang kau pilihkan, dan karena itu lah aku bingung memilih gaun mana yang paling cocok untukku.” Ujar nyonya Cho dengan nada lembutnya.

Sooyoung mengangguk lalu tersenyum tipis,  “Kalau begitu bagaimana kalau anda memakai gaun ini. Kurasa ini sangat cocok untuk anda, nyonya Cho. Gradiasi warna hitam kain brokat dengan tambahan satin silver membuat anda terlihat sangat elegant dan lebih fresh.” Ujar Sooyoung memperlihatkan sebuah gaun malam panjang yang sangat mewah.

“Apa menurutmu ini cocok untukku? Aku susah tidak lagi muda untuk memakai gaun seperti ini, Summer-ssi.”

“Anda tenang saja, nyonya Cho. Aku sangat yakin anda pasti akan tampil sangat mempesona memakai gaun ini. Aku juga akan memilihkan sepatu dan beberapa aksesoris untuk menunjang penampilan anda besok malam.” Ucap Sooyoung dengan senyuman manisnya.

“Ibu mertua tenang saja. Summer akan menyulap ibu mertua menjadi gadis muda.” Celetuk Tiffany dengan nada candaan disertai senyum nya yang memikat.

Nyonya Cho tersenyum,  “Baiklah, kurasa aku akan memakai gaun ini untuk besok malam. Terima kasih, Summer-ssi karena sudah membantu ku.” Ucap nyonya Cho. Sooyoung kembali tersenyum ramah.  “Sama-sama, nyonya Cho. Aku juga senang membantu anda.”

“Ibu mertua yakin akan memakai gaun hitam itu. Kurasa gaun itu sangat tidak cocok untuk anda. Warna nya dominan gelap dan itu akan membuat anda terkesan tidak fresh.” Ujar Seohyun membuat ketiga wanita lainnya menoleh ke arah wanita itu.

“Apa maksudmu, Seohyun-ah?” Tanya Tiffany. Seohyun menghela nafasnya.  “Eonni lihat, dari semua gaun yang dipilihkan oleh Summer tidak ada yang cocok untuk ibu mertua. Semuanya dominan berwarna hitam. Bukankah itu akan membuat kesan ibu mertua menjadi gelap.” Ujar Seohyun lagi.

Sooyoung dan Tiffany melirik tidak suka ke arah Seohyun.  “Maaf, nona Seohyun. Aku sudah mempertimbangkan gaun apa yang cocok digunakan oleh nyonya Cho. Dan ini semua adalah gaun-gaun terbaik yang yang ku buat. Aku yakinn kalau nyonya Cho pasti akan sangat mempesona menggunakan gaun ini” Ujar Sooyoung mencoba untuk tidak emosi.

“Tapi ibu mertua tidak cocok menggunakan gaun malam dengan warna gelap. Selera fashion-mu buruk sekali, Summer-ssi.” Celetuk Seohyun membuat Sooyoung menghela nafasnya menahan emosi yang siap meledak kapan saja.

“Seohyun-ah, jaga bicaramu.” Ucap nyonya Cho memperingatkan menantunya.  “Apa yang salah, bu? Kata-kata ku benar, kan. Selera fashion wanita ini sangat jelek. Dia tidak pantas menjadi penata busana keluarga kita.” Ucap Seohyun menatap tajam Sooyoung.

“Tutup mulutmu. Jangan mempermalukan dirimu sendiri, kita sedang di depan umum.” Nyonya Cho kembali memperingatkan. Seohyun langsung terdiam dengan gerutuan yang masih di dengar oleh Sooyoung.

“Maafkan kelakuan menantuku, Summer-ssi. Aku akan tetap memakai gaun pilihan-mu. Dan bisakan besok kau datang kerumah-ku untuk menata penampilanku dan orang-orang di rumahku?” Tanya nyonya Cho dengan senyuman manis khas ibu-ibu yang tidak pernah luntur dari wajahnya.

Sooyoung mengangguk dengan senyum sumringah di wajahnya.  “Tentu saja, nyonya Cho. Aku akan datang ke rumah anda.”

“Ibu, bagaimana kalau ayah mertua tidak suka dengan kedatangannya. Wanita ini akan membuat masalah baru di rumah kita.” Ujar Seohyun.

“Aku yang akan memberitahu suamiku, Seohyun-ah. Kau tidak perlu khawatir.” Ucap nyonya Cho.

Seohyun kembali diam. Sooyoung tersenyum menang melihatnya.  “Aku juga bisa membantu-mu memilihkan gaun untuk besok malam, nona Seohyun.” Ujar Sooyoung. Seohyun mendecak pelan.

“Terimakasih. Aku bisa mencari gaunku sendiri.” Ucapnya lalu pergi dari hadapan nya.

Nyonya Cho menghela nafasnya.  “Maafkan menantuku, Summer-ssi. Dia sedang tidak baik hari ini.” Ucapnya. Sooyoung mengangguk pelan.  “Tidak masalah, nyonya Cho. Mungkin dia memang kesal bertemu denganku. Aku minta maaf karena sudah membuat kekacauan dalam keluarga anda.”

“Jangan dipikirkan, Summer-ssi. Masalah ini bukan semua kesalahanmu. Anakku juga harus bisa mempertanggung jawabkan sikapnya.”

Sooyoung menunduk,  “Sekali lagi maafkan aku, nyonya Cho.” Ucap Sooyoung pelan. Nyonya Cho tersenyum lalu mengusap pundak Sooyoung.  “Kau benar-benar mirip dengan Choi Sooyoung, Summer-ssi. Kau mengingatkanku dengannya.” Ucap nyonya Cho dengan nada sendu. Sooyoung tersentuh mendengarnya.

“Sudahlah, ibu. Jangan bersedih lagi. Sooyoung pasti akan kembali kepada kita nanti.” Ucap Tiffany lalu melirik ke arah Sooyoung yang menatap sendu ke arah nya.

“Ya, ku harap aku bisa bertemu dengan Choi Sooyoung lagi.”


Sooyoung memandang puas hasil karyanya kali ini. Nyonya Cho terlihat benar-benar berbeda dari biasanya. Make up yang tidak terlalu tebal dan tatanan rambut halus yang di buat oleh Sooyoung membuat nyonya Cho terlihat lebih muda dan lebih terlihat fresh dari usianya.

Sooyoung memakaikan kalung berlian dengan bandul permata berwarna putih mengkilat. Sangat cocok dipadukan dengan penampilannya saat ini. Bahkan Sooyoung sampai terpesona karena melihat penampilan wanita berusia kurang lebih 58 tahun itu benar-benar sangat mempesona dan cantik luar biasa.

“Summer-ssi, apa ini tidak terlalu berlebihan? Aku sudah tidak muda lagi untuk penampilan seperti ini.” Tanya nyonya Cho dengan nada keraguan terselip di setiap ucapannya.

Sooyoung tersenyum menanggapinya,  “Nyonya terlihat sangat cantik. Semua orang pasti terkejut melihat penampilan nyonya saat ini. Aku saja sampai terpesona melihat penampilan nyonya.” Ujar Sooyoung.

“Tapi apa kau yakin aku tidak terlihat memalukan dengan penampilan seperti ini?” Tanya nyonya Cho –lagi.

“Tentu saja tidak, nyonya. Aku berani jamin semua orang pasti menganggumi penampilan nyonya malam ini.”

“Terima kasih banyak, Summer-ssi.”

Sooyoung dan nyonya Cho menoleh kala mendengar suara lengkingan khas anak kecil.  “Mama!” Serunya.

Sooyoung tersenyum tipis menghampiri Sookyu yang sudah catik dengan gaun malam khusus anak kecilnya.  “Hei, darimana kau tahu kalau mama ada disini, Sayang?” Tanya Sooyoung menggendong Sookyu.

“Aku bertanya dengan bibi Tiffany tadi.” Jawab Sookyu. Nyonya Cho menghampiri ibu dan anak itu.  “Cantiknya. Apa ini putrimu, Summer-ssi?” Tanya nyonya Cho terpesona dengan Sookyu.

Sooyoung tersenyum dan menurunkan Sookyu dari gendongannya, “Iya, nyonya. Ini adalah putriku –Choi Sookyu. Sookyu perkenalkan dirimu, Sayang.” Ucap Sooyoung.

Sookyu berjalan mendekat ke arah nyonya Cho lalu mengulurkan tangannya,  “Halo, nyonya. Aku Choi Sookyu. Usiaku baru 3 tahun. Senang berkenalan denganmu.” Ucap Sookyu memperkenalkan dirinya diiringi oleh senyum manis nya.

Nyonya Cho berjongkok untuk menyamai tinggi Sookyu. Wanita paruh baya yang masih terlihat muda itu tersenyum hangat ke arah Sookyu. “Oh tuhan, kau cantik sekali, nak. Beruntung sekali ibumu memiliki anak sepintar dan secantik dirimu.” Ucap nyonya Cho dengan nada terkagum-kagum.

“Terima kasih, nyonya.” Jawab Sookyu dengan cengiran lebarnya. Nyonya Cho kembali tersenyum.  “Panggil aku nenek, Sookyu-ah. Panggil aku nenek, cantik.” Pinta nyonya Cho dengan raut wajah menghangat.

Sooyoung terdiam saat mendengar permintaan nyonya Cho yang meminta Sookyu untuk memanggilnya nenek. Dia memang nenek-mu, Sookyu.

“Nenek. Hai nenek. Aku sekarang punya nenek. Senang sekali memiliki nenek secantik, nenek. Nenek ibunya paman tampan, kan?” Tanya Sookyu. Kalimat terakhir Sookyu membuat bingung nyonya Cho. Sooyoung yang menyadari itu pun langsung menimpalinya.

“Maaf, nyonya Cho. Maksud anakku adalah paman Kyuhyun. Dia sering memanggilnya paman tampan. Sookyu, sudah mama bilang untuk memanggil paman Kyuhyun dengan panggilang yang sopan.” Ucap Sooyoung memperingati Sookyu diakhir kalimat nya.

Sookyu menggerutu pelan. Nyonya Cho kembali tersenyum hangat untuk yang kesekian kalinya.  “Tidak apa-apa. Ya, aku adalah ibu dari paman tampan-mu. Kau benar-benar gadis kecil yang menggemaskan, Sookyu-ah.” Ucap nyonya Cho.

Nyonca Cho kembali berdiri lalu menoleh ke arah Sooyoung yang berdiri di depanya. “Mau kah kau ikut dengan kami ke gedung tempat acara-nya dimulai, Summer-ssi?” Tanya nyonya Cho. Sooyoung langsung mendongak ke arah wanita yang berusia sekitar 58 tahunan itu.

“Tidak perlu repot-repot, nyonya. Aku bisa menghubungi adikku untuk menjemputku kemari.” Ucap Sooyoung menolak dengan halus tawaran nyonya Cho.

“Tidak-tidak. Biarkan adikmu langsung berangkat menuju ke gedung. Kau ikut saja dengan rombongan kami.”

Sooyoung melirik nyonya Cho dengan ragu-ragu,  “Tapi, nyonya. Aku–” Nyonya Cho memotong ucapa Sooyoung. “Tidak perlu khawatir. Kau akan semobil denganku dan Tiffany. Biarkan suamiku semobil dengan Siwon. Aku ingin lebih dekat dengan putrimu yang menggemaskan ini, Summer-ssi.” Ucap Nyonya Cho diakhir ucapannya beliau menjawil pipi gembil Sookyu.

Sooyoung terdiam sejenak sebelum menganggukkan kepalanya,  “Baiklah kalau begitu.” Ucap Sooyoung.

Nyonya Cho tersenyum, beliau menuntun Sooyoung dan Sookyu untuk turun ke lantai bawah, dimana semua orang sudah menunggu untuk berangkat bersama ke gedung –tempat acara ulang tahun Cho Corp digelar.

Nyonya Cho bahkan menggendong Sookyu dan beliau pun mulai merasa sangat nyaman saat berada di dekat Sookyu padahal beliau baru sjaa bertemu dengan gadis kecil itu.

Choi Sookyu memang membuat semua orang menyukainya.

“Paman tampan!!” Seru Sookyu saat mereka sudah berada di lantai bawah. Nyonya Cho terkekeh geli saat melihat tingkah Sookyu.

Sedangkah Kyuhyun merasa namanya dipanggil pun menoleh ke sumber suara, dan mendapati ketiga orang yang begitu berarti untuknya sudah berada di depannya. Sookyu meminta diturunkan dari gendongan nyonya Cho, gadis cilik itu langsung berlari ke arah Kyuhyun.

“Paman tampan! Lihat penampilanku, cantik kan?” Tanya Sookyu seraya berputar-putar membuat gaun malamnya yang mengembang ikut berayun kala gadis cilik itu berputar.

Kyuhyun terkekeh melihatnya, pria dengan rupa menawan itu berjalan mendekati Sookyu.  “Woah.. lihat siapa putri cantik ini?” Tanya Kyuhyun saat pria itu sudah berjongkok di depan Sookyu.

Sookyu memerkan senyum lebarnya,  “Mama dan bibi Tiffany yag sudah merubah-ku menjadi putri cantik malam ini. Bagaimaa paman tampan, aku cantik kan?” Tanya Sookyu dengan logat bocah yang membuat siapa saja yang melihatnya terkekeh. Tak terkecuali nyonya Cho.

“Hn. Sookyu malam ini benar-benar sangat cantik. Lebih cantik daripada peri salju.” Ucap Kyuhyun lalu mengusap puncak kepala Sookyu.

“Terima kasih, paman tampan.” Jawab Sookyu.

“Siapa anak ini, berani sekali memanggil suamiku dengan sebutan seperti itu.” Celetuk sebuah suara dari arah belakang Kyuhyun. Semua orang yang berada disana langsung menoleh ke sumber suara barusan.

“Maaf, putriku tidak bermaksud begitu, nona Seohyun.” Ucap Sooyoung lalu berjalan meghampiri putrinya dan menggendong Sookyu menjauhi Kyuhyun.

“Kau harus mengajari putri-mu sopan santun, nona Choi.” Ucap Seohyun dengan nada mengejek. Sooyoung menghela nafasnya pelan menahan emosi yang bisa saja menguar.  “Maafka putriku, nona Seohyun.” Ucap Sooyoung pelan.

“Jaga bicaramu, Seohyun-ah. Sookyu masih kecil, wajar saja kalau dia seperti itu.” Ucap nyonya Cho membela Sookyu. Seohyu menatap mertua-nya itu dengan tatapan tak percaya nya.

“Ibu membela wanita jalang itu.” Ucap Seohyun menunjuk ke arah Sooyoung yang hanya bisa menunduk sambil menutupi telinga Sookyu agar tidak mendengar kata-kata kasar yang di ucapkan Seohyun. Sangat tidak baik untuk putrinya.

“Cukup! Jaga bicaramu. Jangan mengatakan kata-kata kasar di depan Sookyu!” Seru nyonya Cho membuat semua orang terdiam. Baru kali ini mereka melihat nyonya besar Cho berseru seperti itu.

“Jangan membentak menantu kesayangan-ku, Minkyu-ah.” Ucap sebuah suara berat membuat semua orang menoleh ke sarah belakang.

Tuan besar Cho menuruni tangga lalu berjalan dengan langkah kewibawaannya menuju ke sekumpulan orang yang sedang berkumpul.  “Jangan pernah ada yang menyalahkan menantuku. Siapapun itu.” Ucap tuan besar Cho dengan nada dingin. Tatapan pria paruh baya itu jatuh kepada Sooyoung yang masih menggendong Sookyu.

“Dan kau Summer-ssi. Aku tidak pernah melarang mu untuk membantu keluarga-ku. Tapi aku tidak suka kalau keluargaku bermasalah gara-gara kau lagi. Kau mengerti dengan apa yang ku katakan, bukan?” Ucap tuan Cho dengan nada tajamnya.

Sooyoung melirik sekilas ke arah tuan besar Cho lalu menunduk lagi.  “Maafkan saya, tuan.” Ucap Sooyoung cukup pelan. Seohyun tersenyum menang melihatnya.

“Ayah, jangan bicara seperti itu.” Ucap Kyuhyun. Tuan Cho melirik ke arah putra bungsunya.  “Aku tidak ingin membuat keributan. Malam ini adalah malam istimewa, aku tidak mau seorang pun merusaknya.” Ucap beliau diakhiri dengan nada penekanan di akhir kalimatnya.

Tuan besar Cho berjalan lebih dulu meninggalkan orang-orang yang masih diam mematung. Seohyun berjalan menghampiri Kyuhyun lalu menarik paksa tangan suaminya itu untuk mengikuti langkah tuan Cho. Mereka akan segera berangkat menuju gedung tempat acaranya di gelar.

Kyuhyun mengikuti langkah istrinya dengan terpaksa. Pria itu sempat menoleh kebelakang guna melihat Sooyoung sebelum dirinya hilang di balik pintu utama kediaman keluarga Cho.

Siwon pun berjalan mengikuti Kyuhyun setelah sebelumnya mengatakan sesuatu kepada istrinya –Tiffany. Nyonya Cho mengusap bahu Sooyoung menyiratkan kata maaf untuk wanita itu.

“Maafkan kata-kata kasar menantuku, Summer-ssi.” Ucap nyonya Cho dengan tatapan bersalah. Sooyoung tersenyum tipis.  “Tidak masalah, nyonya Cho.” Jawab Sooyoung pelan.

“Sookyu mau ikut nenek, kan?” Tanya nyonys Cho. Sookyu mengangguk dan berhambur kedalam gendongan nyonya Cho.


Ball Room Amazing Hotel

Sooyoung, nyonya Cho, dan Tiffany berjalan beririgan dengan Sookyu yang masih nyaman di gendongan nyonya Cho. Ketiga wanita itu tersenyum saat para tamu undangan menyapa mereka. Sebenarnya Sooyoung agak risih juga saat beberapa tamu melirik kearahnya dengan pandangan bertanya-tanya.

“Summer-ssi, ayo kita bergabung dengan yang lainnya.” Sooyoung memaksakan senyum saat nyonya Cho berjalan ke arah yang lainnya.

“Nenek, dimana paman tampan?” Tanya Sookyu yang masih berada di dalam gendongan nyonya Cho.  “Kita akan menemui paman tampan-mu, Sayang.” Jawab beliau.

“Ibu mertua benar-benar mengajak wanita itu kemari? Bagaimana kalau tamu undangan menanyakan tentang wanita itu?” Tanya Seohyun saat mereka sudah berada di hadapan yang lainnya.

Nyonya Cho menoleh ke arah Seohyun dengan tatapan tak suka nya.  “Aku yang meminta Summer untuk ikut denganku. Kau tidak usah bicara yang macam-macam, Seohyun-ah.” Gerutu nyonya Cho.

“Minkyu-ah. Jaga ucapanmu.” Celetuk tuan Cho dengan nada dinginnya.

“Ma, boleh aku menghampiri paman tampan?” Tanya Sookyu. Sooyoung menggeleng pelan, dia melirik Kyuhyun yang sedang sibuk bercengkrama dengan para kolega nya.

“Tidak, Sayang. Paman Kyuhyun sedang mengobrol dengan temannya. Sookyu disini saja dengan mama, sebentar lagi paman Minho datang.” Ucap Sooyoung. Sookyu merengut kesal. Nyonya Cho tersenyum lalu mengusap puncak kepala Sookyu.

“Tapi Sookyu ingin bersama paman tampan, ma.” Ucap Sookyu dengan nada sendu nya. Sooyoung menghela nafas, wanita itu meminta alih gendongan Sookyu dari nyonya Cho. Sookyu mulai menangis tersedu-sedu.

“Sookyu, jangan menangis. Nanti Sookyu berubah menjadi putri fiona kalau Sookyu menangis. Kita tunggu paman Minho di depan saja ya.” Ucap Sooyoung merayu Sookyu yang sedang merajuk.

“Tidak mau, Sookyu mau ikut paman tampan.” Ucap Sookyu yang mulai menangis. Nyonya Cho mengusap kepala Sookyu lalu melirik Kyuhyun yang masih sibuk mengobrol dengan kolega nya. Nyonya Cho memanggil Kyuhyun dan menyuruh putra bungsu nya itu kemari.

“Ada apa, bu?” Tanya Kyuhyun saat sudah berada di hadapan nyonya Cho.  “Ajak Sookyu bersamamu, Kyu. Sejak tadi dia merengek ingin ikut denganmu.” Ucap nyonya Cho.

Kyuhyun menoleh ke arah Sooyoung yang masih sibuk menenangkan Sookyu yang masih menangis. “Tidak usah. Aku akan membawa Sookyu keluar sebentar sampai dia mulai merasa tenang.” Ucap Sooyoung. Kyuhyun mencegahnya.  “Berikan Sookyu padaku, Summer.” Ucap Kyuhyun.

Sooyoung terdiam sejenak, merasa ragu dengan permintaan Kyuhyun. “Tapi –”

“Sookyu, mau ikut dengan paman kan?” Tanya Kyuhyun langsung membuat Sookyu mendongakan wajahya dan senyum lebar mulai menghiasi wajah manisnya.  “Paman tampan!” Seru Sookyu masih dengan suara serak karena sehabis menangis.

Kyuhyun mengulurkan kedua tangannya dan disambut Sookyu dengan baik. Kyuhyun mengambil alih gendongan Sookyu dari Sooyoung.  “Jangan menangis lagi. Paman sudah disini.” Ucap Kyuhyun mengusap-usap punggung Sookyu, menenangkan gadis kecil itu.

Nyonya Cho dan Sooyoung yang melihatnya pun merasa tersentuh. Kenyataannya yang mengetahui kebenarannya hanyalah Sooyoung. Wanita itu hanya diam saat melihat interaksi hangat Kyuhyun dan Sookyu.

“Kau!” Sooyoung menoleh saat seseorang menunjuknya. Wanita itu menatap malas ke arah gadis dengan wajah putihnya. Seo Qian sedang berdir dihadapannya.

“Jaga sopan santun-mu, Qian.” Ucap sebuah suara berat khas laki-laki dari arah belakang.  “Maafkan adik-ku, bibi Cho.” Ucap Seo Kyungho membungkuk hormat.

Pria itu melirik Sooyoung dengan tatapan tajam. “Selamat malam, nona Choi. Senang bertemu denganmu.” Sapa Seo Kyungho. Sooyoung tersenyum tipis menanggapi.  “Selamat malam juga, tuan Seo.” Sapa Sooyoung dengan kesan dimanis-maniskan. Padahal dalam hati wanita itu sedang menyeringai tajam.

“Oppa. Qian.” Seohyun memanggil Kyungho dan Qian. Wanita itu berjalan menghampiri kakak dan adiknya.

“Eonni, wanita ini –” Ucapan Qian dipotong oleh Seohyun.  “Wanita ini adalah Summer. Dia bukan Sooyoung. Jadi jaga mulutmu, jangan sampai kau mengatakan macam-macam.” Peringat Seohyun dengan nada berbisik yang tidak di dengar oleh siapapun.

“Maaf ibu mertua, aku akan menemani Kyungho oppa dan Qian sebentar.” Ucap Seohyun lalu menarik tangan Kyungho dan Qian.

“Seohyun-ah, apa yang ingin kau bicarakan?” Tanya Kyungho to the point saat mereka sudah berada di tempat yang tidak banyak orang.

“Oppa tahu?” Kyungho mengangguk,  “Jadi apa yang ingin kau katakan?” Tanya Kyungho.

“Oppa sudah melihat sendiri kan semirip apa wanita itu dengan Choi Sooyoung?” Kyungho mengangguk.  “Oppa, wanita itu benar-benar mengancam posisiku. Bahkan Tiffany eonni dan ibu mertua ku sudah mulai berpihak kepadanya. Aku takut kalau wanita itu akan melakukan sesuatu yang akan merusak rencana kita.” Ujar Seohyun.

“Kau tenanglah. Tetap bersikap seperti biasanya di depan keluarga Cho. Aku akan menyuruh beberapa bawahan ku untuk mengurusi wanita itu.” Ucap Kyungho. Seohyun mengangguk.

Tanpa mereka sadari, Tiffany tengah menguping pembicaraan ketiga bersaudara itu di tempat yang tidak mereka ketahui.


To Be Continued…


Note: Chap 13 UP!! Chap 13 UP!!

Yeay, akhirnya chap 13 selesai juga. Di chap ini yang paling aku suka tuh moment Sookyu sama nenek Cho. Uhh.. menyentuh bgt kan. Dan maafkan aku yang belum bisa kasih KyuYoung moment seperti yang kalian inginkan.Tapi semoga aja kalian masih sabar ngikutin kelanjutan Falling sampe ending nanti ya..

SFI Tampil dengan penampilan baru!!!! #teriakgaje 😀

Aku iseng-iseng ubah-ubah SFI, eh ternyata hasilnya lumayan. Setidaknya SFI punya wajah baru di tahun yang baru. Semoga readers nya tambah banyak…

Semua boleh kasih saran kok. Para readers.. KNIGHT!!!! Dan para Silent Readers.. boleh kok kasih saran yang membangun. Kritikan juga gak apa-apa deh, aku terima aja..

Akhir kata..

Terima kasih untuk para readers yang selalu setia nunggu kelanjutan Falling. Para readers yang setiap komen di setiap chapter. Dan para Silent Readers yang udah ikut andil memantau perkembangan Falling.

The Big Thankyou From Me…

Advertisements

38 thoughts on “[SERIES] FALLING -Chapter 13”

  1. yess akhirya up jga ,bru bangun tdr cek updethan langsung nongol falling part 13.
    sumpah klo d dunia nyata ada menantu krng ajar ky soehyun udah di gampar pake ssandal kle y sm mertuanya bahansaya kgk ad sopan2 ya.kak deft kyk y entar mama soo ag bimbang dech soal y liat kedekatan sookyu ama kluarga cho yg gk bisa d pungkiri klo mreka tu kluarga mknya deket bngt.
    kasian mama soo musuhya byk dan sadis bngt 😒
    ok kak lanjut gl sabar nugu klanjutanaya
    akhir kata tetap semangattttt hehheh
    jngn lupa jg kesehatan 😄

  2. akhirnya muncul juga.. kasian seohyun di bentak sama nyonya Cho, hahaha… ahh seneng liat interaksi antara nyonya cho dan sookyu. yahh maklum saja sookyu kan memang cucu kandungnya.. ohy itu tuan Cho hatinya bakal luluh kali ya klo dia udh berinteraksi sama sookyu.. ahhh kyuyoung momentnya dikit bgt, kasilah yang agak banyakan.. ohy itu seohyun mau ngerencanain apalagi?? kesel dehh sama tuhh orang, apalagi victoria sama kyungho ikut-ikutan.. ayoo tiffany gagalin rencana jahat mereka.. di tunggu part selanjutnya, tapi banyakin kyuyoung momennya donk thor..
    semangat..

  3. Baru bangun, langsung dapet ff yg ditunggu-tunggu keluar juga .. hehehe ..
    Aku juga suka sama sookyu-nenek Cho moment disini..
    Tapi ngga ada kyuyoung moment nya..
    Issshhh, kok jadi keselnya sama tuan Cho, terlalu ngebelain si seo, blm tau aja di belang dan liciknya keluarga seo..
    Ayoo Fany, kasih tau yg lain gimana liciknya keluarga seo, dan lindungi soo juga sookyu ya diacara itu..
    Btw, di part depan masih ada adegan di acara itu kan? Kasih kejutan dong buat keluarga licik itu, ya ya ya ya, udh ngga sabar nih liat kehancuran keluarga seo..
    Ditunggu ya next nya juga ff lainnya..
    Selalu semangat author..

  4. Huhuh,, nyonya cho udah berpihak sama sooyoung, tinggal ngeluluhin hatinya tn. Cho,,, udah deh bye seohyun :v . Memang ikatan batin ga bisa di bohongin ya, Sookyu ngerasa nyaman sama kyu,, maunya nempel terus sama dia 🙂 . Cepet si lanjut ya authornim 🙂

  5. Upny cpt bgt 😍😍😍
    Kl tn.cho tau psti dia ga bkl belain Seohyun lg. Tp semakin Seohyun blg ksr sm sooyoung makin byk org yg berpihak sm sooyoung.
    Sy jg sk momen sookyu sm ny.cho emg iktn batin ga bs d pungkiri kl sookyu emg cu2 kndungny.
    Next…..smgat

  6. Aahhh…senangnya hatiku klo oennie updatenya cepet begini..makasii oennie yg baik..mau menjawab kekepoanku…hahhaha

    Iih dasar kluarga seo yg menyebalkan…awas ntar malah senjata makan tuan yaaaa..tau rasaa…

    Kebersamaan ayah dan ank yg bikin iri..bgmnapun ikatan batin ga bsa dibohongi..
    Uuhh…makin berharap merka terus bersama ya..jgn smpe ntar mlah rencananya berantakan ya ..tetep semangatt soo..kyu pst jd milik kalian lg..dan kyuuu..ayo pertahankan sooyoung sama sookyu…

    Oennie part selanjutnya sngat dtunggu yaaa……
    Semangattt..

  7. buset itu mulut seohyun rasanya pengen di jahit kasar parah… tapi krren banget sookyu bener bener pengrn sam kyu mulu a..gemana jadinya tuan cho kalau tau kelakuan seo busuk kaya gitu …. dan aku pengennya soo cepet cepet ngebalesein dendamnya ..

  8. mian baru komen thorrr >.<
    sumpah, makin kesel sama seohyun disini –"
    ayo dooong buat bales dendam soo cepet kelar, pengen liat lovey doveynya kyuyoungg hihi.
    next cepet yaaa kak. ditunggu bangett

  9. Nyonya cho udh mulai mihak soo kayaknya niih..
    Jadi soo udh dapet tambahan pendukung..
    Tiffany diem2 nguping dia..

    Maaf thor baru sempet komen, semangat ya thor ngelanjutin ff nya!!

  10. Baru tau klo Summer pnya butik.
    #yaelahkudetsihloe
    100 buat Fany krna udah promosiin Sooyoung abis²an d hadapan Ny. cho, kya buka biro jodoh bgus tuh.

  11. sookyu udah lengket nih sama neneknya, tinggal sama kakeknya aja belum, hah gk sabar liat reaksi tuan cho kalau tau sookyu cucunya, apalagi liat keluarga seo hancur bener2 gk sabar

  12. Aduhhhh min!!!!! d’tiap part’a knapa slalu bkin greget sih feel’a, jdi makin greget tau kaga bacaan jga….. apalagi skarang sookyu udh mlai deket sma Mrs.Cho Ughhh bahagianya 🙂 kajja keep next part’a min, annyeong… fighting ^_^ 😉

  13. Author-nim..
    Maafkeun di chapt sebelumnya aku ga komen,karena aku bacanya dua sekaligus, hahaa..
    Salut deh buat tiffany yg udah bener2 ngebantu rencana sooyoung.
    Serem juga sih waktu tuan cho ‘agak’ marah, kayaknya si tuan masih mihak keluarga seo ya?
    Dan gemeees bangeet sama sookyu, makin deket aja sama keluarga papanya.
    Keren as always, autor-nim..
    Semangaat..

    1. Kedepannya kamu harus komen di setiap chap ya, say. Di usahakan sih bisa 🙂 Tapi aku gak memaksa, kamu suka sama karya u aja udah syukur 😀

      Btw, Terimakasih sudah mereview dan tetap ikuti kelanjutan Falling 😀 ❤

  14. Aaaaaaaaa….. Kenapaaaa gantung kak? Why? Why? Aduh udah kepo malah gantung. Huhuuhu kesentuh deh bacanya pas part nya yg aduh gak bisa dijelaskan. Semangkat kak lanjutin nya

  15. Waduh sookyu sama kyuhyun makin lengket nih semoga aja mama nya juga makin lengket sama kyuhyun hahaha😁

    Aku ga sabar liat seohyun terpuruk karna di tinggal kyuhyun

  16. Gak ada moment kyuyoung,, gak apa lah yg pnting nyonya cho udah mlai dket ama soo dan sookyu. Yah munggkin stidaknya nyonya cho ngerasa ada kontak batin ‘cha elah’ gtu ama anaknya kyuyoung.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s