Drama, Hurt, Romance

[SERIES] FALLING -Chapter 20

falling-3

Falling By Kyoung

Main Cast: Cho Kyuhyun & Choi Sooyoung

Genre: Hurt/Comfort, Romance, Drama

Rate : M (Implisit Content)

Duration: SERIES

Note: Udah sekitar setahun aku gak update FF, dan sekarang aku bakal comeback dengan FF terbaruku. Dengan cast yang baru juga. Sebenernya udah lama sih aku jadi KNIGHT, jadi bisa dibilang kalo ini bukan cast baru.

Hanya FF selingan di tengah rasa rinduku dengan moment Kyuyoung yang gak muncul-muncul #pundung.

Warning!! Typo selalu ada…

Semoga reader semua suka.

Dedicated for : KyuYoung and KNIGHT!!!

(Don’t Like Don’t Read)

Poster: KyoungArtDesign©2017 // KyoungArtDesign©2017

‘Aku yang sekarang bukan lagi seorang malaikat yang putih suci. Aku yang sekarang adalah seorang iblis penuh dendam. Aku akan sangat senang saat melihatmu menderita. –Choi Sooyoung’

 

‘Aku akan jujur. Jujur kalau aku benar-benar menyesal dan tidak ingin kau pergi lagi. Walaupun aku harus terluka karena dendam mu –Cho Kyuhyun’

 

 


 

Chapter 20

Putra bungsu dari keluarga Cho itu kini terlihat sangat lusuh dan berantakan. Belum genap sehari dirinya sudah mendapat berkali-kali ujian berat yang menimpanya. Seakan-akan tuhan tak berpihak sama sekali kepadanya. Kesedihan bercampur menjadi satu didalam hatinya. Seolah-olah hanya dirinyalah yang paling tersakiti di dunia ini.

Setelah ayahnya, kemudian kakak iparnya, kini giliran wanita yang dikasihinya. Semua nya menjadi beban pikiran paling berat untuk Kyuhyun. Apa yang tidak terpikirkan ternyata terjadi juga.

Helaan nafas entah untuk yang keberapakalinya semenjak ia memutuskan untuk menenangkan fikirannya sejenak seraya menunggu sang ayah.

Kyuhyun tak menyangka semuanya terjadi dalam sekejap dengan jangka waktu kurang dari lima jam. Apa semua keterpurukannya sudah ada yang merencanai? Kenapa juga harus dirinya yang merasa tersakiti. Tidak cukupkah semua beban jatuh kepadanya?

Apa Tuhan tidak sayang kepadanya? Sekiranya pikiran itulah yang sempat terbesit dalam pikiran Kyuhyun.

Seorang pria berjalan pelan kearahnya. Pria itu menepuk pelan pundak Kyuhyun membuat  atensi pria adonis itu kembali ke dunia nyata.

“Apa aku menganggumu, Kyuhyun-ssi?” Kyuhyun menggeleng canggung.

Pria tadi duduk tepat disamping Kyuhyun. Pandangan pria itu menatap lurus kearah tuan Cho yang masih terbaring lemah dengan beberapa alat medis melekat ditubuh ringkihnya.

“Bagaimana keadaan tuan Cho?” Tanyanya sekedar berbasa-basi. Kyuhyun mendesah lelah lalu kembali menggeleng pelan.  “Masih belum ada perkembangan.” Katanya singkat.

Choi Minho –pria tadi menganggukkan kepalanya pelan. Keduanya mendadak terdiam tanpa sepatah katapun yang keluar dari bibir keduanya. Kyuhyun maupun Minho menatap objek yang sama namun dengan pemikiran yang berbeda.

“Kudengar kakakku sudah mengakhiri hubungan kalian?” Tanya Minho membuat tubuh Kyuhyun menegang seketika.

Sungguh, ingin rasanya Kyuhyun menyumpal mulut lelaki datar itu dengan kaus kakinya. Pria itu benar-benar tak tahu kondisi sama sekali. Kyuhyun sedang menahan diri untuk tidak selalu memikirkan Sooyoung tapi si pria brengsek itu malah mengingatkannya kembali dengan detik-detik berakhirnya hubungan mereka.

Minho menganggap aksi diam Kyuhyun adalah sebagai jawabannya. Pria itu sebenarnya tak perlu menanyakannya kepada Kyuhyun karena kakak perempuannya itu sudah jelas akan memberitahunya.

Sebenarnya Minho merutuki sekaligus mengacungi jempol dengan keputusan yang diambil Sooyoung. Pria itu tahu Sooyoung sudah mengambil keputusan yang sangat berat untuknya sendiri. Dan Minho juga tahu kalau kakaknya itu sudah mulai kembali mencintai Cho Kyuhyun.

Tapi Minho hanya memikirkan dampak buruk yang akan terjadi jika Sooyoung mengalah dengan ego balas dendamnya. Tentu saja Minho tidak ingin kakaknya tersakiti untuk yang kedua kalinya. Tapi melihat raut wajah tersiksa Sooyoung saat kakaknya itu mengatakan kalau hubungannya dengan Kyuhyun berakhir –membuat sesuatu dalam relung batinnya mengerang.

Minho tidak suka melihat kakaknya tersiksa.

Minho berdehem pelan guna menetralkan situasi yang agak senyap.  “Aku minta maaf atas sikap kakakku yang mungkin sudah menyakitimu, Kyuhyun-ssi. Tapi aku tidak bisa membelamu karena aku akan tetap mendukung apa yang menjadi kebahagiaan untuknya.” Ucapnya tegas.

Kyuhyun menoleh kearah Minho. Tatapan pria itu tak terbaca. Antara rapuh, kecewa, dan kesal.  “Apa Summer sudah berhubungan dengan pria lain sebelum dia bertemu denganku?” Tanyanya dengan nada dingin –sedingin es kutub.

Minho hanya terdiam beberapa saat –mendengar pertanyaan sukar dari Kyuhyun. Pria yang terkenal memiliki pengendalian diri luar biasa itu pun merutuki pertanyaan Kyuhyun. Apa yang harus ia lakukan sekarang. Sialan!

“Untuk hal itu –aku kurang tahu. Aku dan Summer noona sempat terpisah. Dia memutuskan untuk menetap diluar negeri bersama Sookyu, sedangkan aku dan adik lelakiku sibuk mengurusi bisnis disini. Jadi kemungkinan saja itu terjadi. Aku kurang mengetahui tentang hubungannya bersama teman prianya di luar sana. Tapi aku yakin kakakku bukan wanita nakal seperti yang mungkin kau pikirkan sekarang.”

Baru kali ini Choi Minho berbicara panjang lebar dengan orang lain yang tidak terlalu dikenalnya.

Kyuhyun melirik datar sekilas kearah Minho.  “Apa menurutmu aku dijebak oleh kakakmu? Dan apa maksud kakakmu melakukan ini semua kepadaku?” Tanya Kyuhyun dengan nada yang mulai memberat menahan segala emosi yang mencuat secara tiba-tiba.

Minho melirik Kyuhyun sekilas. Pria itu kembali berdehem untuk menetralkan suasana tegang yang sempat terjadi.  “Aku tidak tahu, Kyuhyun-ssi. Semuanya adalah keputusan kakakku, aku tidak berhak mencampuri urusan pribadinya. Dan jangan pernah berpikir kalau kakakku adalah wanita jahat. Karena yang dilakukannya ini tidak sebanding dengan masalalu kelamnya dulu.” Ucapnya menahan kesal.

Kyuhyun mengernyit mendengar kalimat terakhir dari ucapan Minho. “Apa maksudmu? Masalalu kelam apa?” Minho mengalihkan tatapannya ke tuan Cho yang masih tenang tertidur.

“Maaf, ada banyak pekerjaan yang harus ku-urus. Semoga tuan Cho dan Tiffany noona lekas sembuh. Aku permisi, Kyuhyun-ssi.” Kyuhyun tidak menyahut salam pamit Minho. Pria itu masih menimbang-nimbang maksud dari ucapan Minho barusan.

Masalalu kelam?

Masalalu kelam apa?


Seorang pria bertubuh ideal dengan tinggi yang pas ditambah dengan paras rupawan membuat pengunjung cafe senantiasa memusatkan tatapan mereka hanya kepada sang rupawan tersebut. Namun mereka harus menahan pil pahit saat pria rupawan itu mendatangi seorang wanita yang lebih mirip seperti nenek sihir di serial kartun disney.

Donghae –pria itu menyodorkan segelas cappuchino kearah Sooyoung. Wanita itu hanya terseyum tipis.  “Apa sudah lebih baik?” Tanya Donghae. Sooyoung menghela nafasnya berat. Menangis seharian ini membuat matanya terasa berat.

“Aku yakin kau sedang tertawa keras dibatinmu sekarang.” Gerutu Sooyoung saat menyadari seluruh pengunjung cafe menatap ngeri kearahnya.

Donghae mengedikkan bahunya tidak peduli.  “Aku tidak suka tertawa diatas penderitaan orang, Sooyoung-ah.” Sooyoung menggerutu sekali lagi. Wanita itu menyeruput cappuchinonya.

“Terimakasih karena sudah bersenang hati membantuku, oppa. Kalau tidak ada kau, mungkin rencanaku tidak akan semulus ini.” Donghae terdiam saat melihat senyum palsu wanita itu.

“Apa kau bahagia dengan apa yang sudah terjadi, Soo?” Tanya Donghae dengan raut wajah serius. Sooyoung kembali mengalihkan tatapannya saat melihat Donghae menatapnya dalam.

“Aku sudah merencanakan ini sejak lama. Jadi mana mungkin aku tidak bahagia.” Sekali lagi Donghae menangkap nada palsu dari ucapan Sooyoung. Pria rupawan itu jelas mengerti dengan keadaan Sooyoung.

Dia cinta pria itu tapi terpaksa mundur hanya karena balas dendam masalalu-nya.

 

“Ya, aku mengerti maksudmu, Soo. Tapi apa kau yakin dengan semua ini? Kau tahu kan kalau kau harus kembali mengorbankan anakmu. Sookyu tetap harus tahu kebenarannya kalau papa nya ada dan keberadaannya selama ini ia ketahui.”

“Sookyu bahagia tanpa seorang papa disisinya –jadi oppa tidak perlu khawatir. Lagipula dua pamannya setia menjadi papa pengganti untuknya.” Ucapnya dengan nada datar nan dingin.

Donghae menghela nafasnya. Wanita didepannya ini tergolong wanita yang keras kepala dan sulit untuk meruntuhkan ego-nya. Sebenarnya dia juga terpaksa melakukan ini, hanya iming-iming membantu kakak dari sahabatnya. Jelas sekali Donghae merasa iba dengan keadaan Kyuhyun saat Sooyoung memutuskan untuk mengakhiri hubungan mereka. Pria malang itu benar-benar hancur –sama seperti yang diperkirakan Sooyoung.

“Ya, setidaknya aku sudah melakukan tugasku kan? Dan memasang wajah tidak peduli saat melihat priamu memasang wajah hancur kemarin.” Sooyoung mendelik tidak suka saat mendengar ucapan Donghae.

“Dia bukan lagi priaku. Ingat itu baik-baik, Donghae oppa.” Donghae terkekeh kecil saat mendengar nada ancaman dari kalimat Sooyoung.

“Oke, maaf. Aku tidak akan lagi membahasnya, kau sudah cukup yakin dengan rencanamu, dan dengan begitu aku sudah tidak perlu membantumu untuk menyelesaikan misi balas dendammu.”

“Ya, kau sudah selesai dengan peranmu, oppa. Sekali lagi terimakasih, sekarang kau sudah bisa kembali ke wanita pendekmu itu.”

“Sial! Jangan panggil tunanganku pendek, Summer Choi.” Sooyoung mengedikkan bahunya acuh tak acuh.  “Kim Taeyeon memang pendek, bahkan pendek nya melebihi siswi SMP.” Sooyoung terkekeh mendengar umpatan Donghae.

Sooyoung memang sudah berhasil melancarkan misi balas dendam-nya. Tapi bagaimana masa depan menjawabnya. Apakah mungkin Sooyoung merasa bahagia karea dendamnya terbalaskan, atau malah sebaliknya. Yang jelas saat ini Choi Sooyoung tidak mau memikirkan masalah hal yang menurutnya tida perlu dipikirkan.


Kyuhyun merebahkan tubuhnya kasar diatas ranjang di kamar apartement pribadinya. Pria itu tidak sudi pulang kerumahnya sendiri karena pasti istri jahatnya tengah berada dirumah dengan memasang pose polosnya. Kyuhyun muak dengan segala kepolosan Seohyun yang hanya kedok untuk menutupi kebringasannya yang menyamai iblis.

Kyuhyun muak dengan segalanya yang sudah terjadi. Kehidupannya mendadak gamang dan berubah setelah masalah terjadi secara bertubi-tubi. Pertama pemberontak melukai ayahnya sampai koma, dan kedua istrinya yang jahat tega meracuni kakak iparnya yang tengah hamil, dan yang ketiga wanita pujaannya tega mengakhiri hubungan mereka ditengah kesulitan yang tengah dihadapinya.

Sebenarnya apa makna dibalik ini semua. Kenapa kesulitan seperti ini harus terjadi secara beruntun dengan jarak waktu kejadian yang tak lama. Apa Tuhan sudah merencanakan detik-detik kehancurannya.

Kyuhyun mengusap kasar wajahnya yang lusuh. Tiba-tiba saja sekelebat kenangan masa lalu nya terngiang-ngiang di pikirannya. Hanya satu objek yang selalu menguasai pemikiran otak Kyuhyun.

Choi Sooyoung.

Ingin rasanya pria itu mengulang dan menghentikan waktu di saat ia mulai merasa nyaman dengan Sooyoung. Disaat menghabiskan waktu bersama. Tapi sayang, kbrengsekannya membuat semua angan-angannya hancur berkeping-keping. Bukan hanya angan-angan saja, namun hati dan jiwa nya pun hancur berkeping-keping.

Summer Choi.

Choi Sooyoung.

Dua wanita yang membuat Kyuhyun hancur. Bedanya, dia sendiri yang menghancurkan Choi Sooyoung. Tapi kalau Summer Choi –wanita itulah yang sudah menghancurkan hati Kyuhyun.

Sampai saat ini, Kyuhyun masih bingung membedaka Sooyoung dan Summer. Hati kecilnya mengatakan kalau dua wanita itu adalah sama. Tapi sikap dan sifat Summer yang sedikit berani dan tegas sangat berbeda dengan Sooyoung. Hal itulah yang membuat Kyuhyun percaya kalau dua wanita itu tidaklah sama.

Lalu apa yang harus ia lakukan sekarang?

Semuanya terasa sangat sulit untuk Kyuhyun. Benar kata ayahnya –dia bukanlah anak yang bisa dibanggakan. Dia tidak seperti Siwon –kakaknya –yang selalu berhasil dalam apapun.

Tapi dia?

Hanya bisa menyakiti wanita-wanita saja. Bersikap brengsek tanpa tahu imbas yang akan dia terima. Lalu bolehkah Kyuhyun menyesali perbuatan brengseknya sekarang? Lalu bolehkan Kyuhyun memutar masa-masa menyenangkan untuknya. Mencuri sepengal moment berharga yang pernah ia rasakan satu-satunya.

Lalu bisakah Kyuhyun menebus dosanya kepada Sooyoung? Bertemu –atau setidaknya bertatap muka dengan anaknya yang entah seperti apa keadaannya sekarang. Bahkan keluarganya pun tidak mengetahui tentang anaknya yang saat itu masih berada dirahim Sooyoung.

Ya tuhan, betapa berdosa nya Cho Kyuhyun.

Kenapa disaat seperti ini kau baru mengingat dosa-dosamu. Lalu bagaimana dulu atau kemarin? Kemana saja pemikiran positifmu. Kenapa baru sekarang? Kenapa baru sekarang? Kenapa baru sekarang?

Kyuhyun menjambak kasar rambutnya sampai berantakan. Tidak terasa dua liquid bening turun membasahi pelupu matanya. Kyuhyun bersedih, tapi sayangnya tidak satupun yang melihatnya. Tidak satupun yang menenangkan hatinya.

Pria yang menginjak usia kepala tiga itu begitu berantakan. Rambutnya acak-acakan. Wajahnya lusuh dan sayu. Bibir tebalnya kering. Dan ada lingkaran hitam menghiasi matanya.

Sudah cukup penderitaan ini. Jangan lagi. Jangan lagi.

Cho Kyuhyun menangis tersedu dengan segala penyesalan yang baru ia sadari.

“Sooyoung-ah..” Panggilnya dengan lirih. Siapapun yang mendengarnya pasti merasa tersayat.

“Sooyoung-ah.. Sooyoung-ah.. Choi Sooyoung!” Panggilnya sekali lagi. Masih dengan nada lirih. Tapi percuma, tidak ada yang akan mendengar panggilanya.

Kyuhyun sendiri. Pria malang itu hanya seorang diri.

“CHOI SOOYOUNG!!” Teriaknya.

Kyuhyun menangis. Pria itu menangis seraya memukuli dada nya yang terasa sesak. Kenapa? Kenapa pria itu? Kenapa? Ada apa dengan dirinya?

Terlalu banyak kalimat kenapa yang berada dibenaknya.

Tangis tersedu-sedu. Menjambak rambutnya keras sampai beberapa helai terlepas. Pria itu terlihat sangat hancur sekarang. Sangat jauh dari ata baik-baik saja. Lalu dimana semua orang? Apa mereka tidak ingin melihat detik-detik dimana seorang Cho Kyuhyun merasa hancur.

Dimana Choi Sooyoung? Dia wanita yang selalu menunggu detik-detik kehancuran Cho Kyuhyun, kan? Lalu dimana wanita itu sekarang? Apa Sooyoung sudah puas dengan semuanya? Apa wanita itu sudah cukup puas melihat Kyuhyun hancur seperti orang tak waras seperti ini?

Andai saja Sooyoung melihatnya secara langsung. Apa mungkin wanita itu tetap melancarkan rencana balas dendamnya?

“Sooyoung-ah.. Choi Sooyoung! Aku merindukanmu!” Lirihnya dengan tangisan yang belum juga mereda. Hanya kesunyian yang medengar keluh kesahnya. Hanya kesepian yang menyadari kesedihannya. Hanya jarum jam yang berdentang yang melihat betapa hanur nya Cho Kyuhyun saat ini.

Mereka lah yang menjadi saksi bisu dari keterpurukan Cho Kyuhyun.


Sudah tiga hari lebih setelah pengakuannya untuk mengakhiri hubungan mereka –Sooyoung belum memutuskan kedepannya seperti apa. Apa dia harus kembali bekerja dan menganggap semua nya tidak pernah terjadi. Atau dia harus bersikap layaknya orang asing saat bertemu Kyuhyun.

Semuanya menjadi sulit setelah rencana berhasil. Padahal sebelumnya Sooyoung merasa semuanya akan berakhir seperti yang ia mau. Namun kenyataan berpihak lain. Semua yang sudah ia rencaakan tak terlalu berjalan mulus.

Bukannya merasa lega, Sooyoung malah merasa sesak. Seperti rantai neraka mengikat kecang tubuhnya. Ada apa? Kenapa hal ini bisa terjadi? Kenapa Sooyoung malah tidak bahagia, padahal rencana yang sudah ia nantikan berjalan sesuai apa yang diinginkannya dulu.

Dulu?

Ya dulu. Mungkin dulu Sooyoung begitu mendambakan kehancuran Kyuhyun. Tapi setelah semuanya terjadi, kenapa Sooyoung merasa gamang? Kenapa Sooyoung merasa ikut hancur? Kenapa Sooyoung merasa kecewa? Kenapa Sooyoung merasa sedih?

Tapi sekarang?

Dengan berada disamping Kyuhyun membuat semuanya terasa indah, namun luka batin yang sudah lama Kyuhyun torehkan tak sanggup menghilang. Sekalipun hatinya bahagia, namun batinnya memberontak menerima kebahagiaaa itu. Ego-nya yang keras tak sanggup mengalahkan rasa cinta dan sayang yang Kyuhyun berikan untuknya.

Ya. Semuanya sudah terjadi. Semua sudah terlanjur terjadi. Sooyoung harusnya merasa senang karena rencana nya berjalan lancar. Sooyoung seharusnya merayakan keberhasilannya. Seharusnya Sooyoung tertawa kencang diatas penderitaan Kyuhyun.

Tapi dia tidak bisa.

Buktinya saat ini wanita jangkung itu malah mengurung dirinya di dalam kamar. Menolak segala sesuatu yang masuk menghiburnya. Sooyoung menutup dirinya dari semua orang. Bahkan dengan kedua adinya dan anaknya.

Suara ketuka membuyarkan lamunan sesaatnya. Chanyeol masuk kedalam kamar kakaknya dan menghela nafas saat sarapan yang tadi dia letakan di atas nakas belum tersentuh sama sekali.

“Noona belum makan sarapannya juga. Ini sudah siang.” Sooyoung hanya menghela nafasnya, wanita itu menggeleng pela.  “Nanti akan kumakan kalau aku merasa lapar.” Jawabnya datar.

Chanyeol kembali menghela nafasnya melihat kondisi kakaknya yang memprihatinkan.  “Sookyu sejak tadi menanyaimu. Apa kau tidak mau menemuinya sebentar?” Sooyoung mengalihkan tatapannya dari jendela menghadap Chanyeol.

Wanita itu tergugu. Dia sampai melupakan anak semata wayangnya. Sookyu begitu menghawatirkan keadaannya, tapi dirinya sendiri sampai lupa dengan anaknya. Apa Sooyoung sudah menjadi ibu yang jahat sekarang.

“Aku akan menemuinya nanti.” Chanyeol mengangguk.  “Semua ini adalah keputusanmu, noona. Kuharap kau tidak menyesal sedikitpun.” Ucapnya sebelum benar-benar pergi dari kamar Sooyoung.

Choi Sooyoung terdiam sejenak mendengar kata-kata Chanyeol barusan. Jadi apa dia menyesali semuanya sekarang? Kenapa dia tidak bahagia sama sekali, padahal rencana nya sudah berhasil seratus persen.


Pagi ini Kyuhyun berencana untuk memulai semuanya dari awal. Memulai kehidupan baru nya tanpa Sooyoung ataupun Seohyun. Dia sendiri sekarang, dan rasaya itu lebih baik. Kyuhyun juga sudah menghubungi pengacara keluarganya untuk mengurus perceraian nya dengan Seohyun. Setelah semuanya berakhir, Kyuhyun hanya akan fokus pada perusahaan keluarganya. Tidak lagi mencoba untuk mencari Sooyoung ataupun penggantinya. Kyuhyun hanya ingin hidup tanpa pendamping saat ini.

Pria berkulit pucat itu sudah rapi dengan kemeja nya. Rencananya pagi ini dia akan bergantian menjaga ayahnya. Setelah kemarin malam dia dengan tega membiarkan ibunya menemani sang ayah seorang diri karena keterpurukannya.

Mengawali semuanya dengan helaan nafas berat. Walaupun lingkaran hitam masih tercetak jelas di bawah matanya dan wajah sayu yang masih mendominasi. Kyuhyun berusaha untuk terlihat baik-baik saja. Cukup untuk dirinya meratapi kesedihannya. Kyuhyun akan bangkit. Dia tidak akan terpuruk terlalu lama. Masih banyak orang yang membutuhkan kinerja nya.

Dengan langkah sengaja dimantapkan, Kyuhyun meninggalkan apartementnya menuju rumah sakit tempat ayah dan kakak ipar nya dirawat.

Tidak memerlukan waktu lama bagi Kyuhyun untuk sampai di rumah sakit. Pria itu langsung berjalan dengan tegap ke ruang rawat sang ayah. Begitu sampai disana, ibunya meyuruhnya untuk memberikan selimut tebal ke kakak nya. Kyuhyun menghela nafasnya sebelum berjalan lagi menuju ke ruang rawat kakak iparnya.

Belum sempat membuka pintu ruang rawat Tiffany, sebuah obrolan serius kakanya dengan kakak iparnya membuat tubuhnya membeku.

“Dia sudah melancarkan misi balas dendamnya. Dan ya, hubungan mereka sudah berakhir sekarang. Kyuhyun terlihat sangat hancur begitupun Sooyoung. Yang kudengar dari Minho, Sooyoung sudah mengurung dirinya semenjak dia mengakhiri hubungan dengan Kyuhyun.” Ucap Siwon.

Kyuhyun mengepalkan kedua tangannya kencang.

“Apa? Kenapa? Kupikir Sooyoung tidak akan jadi menyelesaikan balas dendamnya. Dia terlihat sangat mencintai Kyuhyun. Lalu bagaimana dengan Sookyu? Anak itu bahkan belum tahu kebenarannya kalau Kyuhyun adalah ayah kandungnya.” Sahut Tiffany kaget.

Belum sempat Siwon menjawab, Kyuhyun sudah membuka pintu ruang rawat Tiffany dengan kencang. Siwon dan Tiffany terkejut saat menyadari kehadiran Kyuhyun, terlebih pria itu memasang wajah keras.

“Jelaskan apa maksud semua ini, hyung.” Tanya Kyuhyun setengah berteriak.

Siwon memijat batang hidungnya lelah. Akhirnya semuanya terbongkar. Dia sudah memprediksi semua nya, dan akhirnya apa yang menjadi predikdi nya terjadi juga.

“Kau sudah mendengarnya, Kyu.” Jawab Siwon dengan nada datarnya.

Kyuhyun mengerang.  “Ya! Aku sudah mendengar semuanya, dan sekarag jelaskan apa maksud dari ucapanmu? Kenapa kau membawa-bawa nama Sooyoung, Sookyu, dan Minho? Sebenarnya apa yang kau sembunyikan dariku?” Tanya Kyuhyun.

“Kita bicarakan di luar. Istriku butuh ketenangan untuk istirahat.” Ucap Siwon lalu keluar dari ruang rawat Tiffany. Kyuhyun mengikuti langkah kakaknya.

Dan disinilah merea. Di sebuah taman sepi yang terletak tak jauh dari gedung utama rumah sakit. Siwon masih bungkam dan Kyuhyun yang merasa sudah tak sabar kembali menggeratak kakaknya.

“Bicaralah dengan sopan. Aku ini kakakmu, Cho Kyuhyun.” Ucapya tenang. Berbeda sekali dengan keadaan Kyuhyun yang menahan emosi.

“Jelaskan, apa yang selama ini kau sembunyikan dariku?”

“Sooyoung ada disini. Dia ada disini, dan kau tahu kalau dia ada disini.” Ucapan ambigu Siwon membuat Kyuhyun bertanya-tanya.

“Apa maksudmu? Aku tidak mengerti.”

“Sooyoung adalah Summer. Dan Summer adalah Sooyoung. Kau sudah mengerti sekarang, Cho Kyuhyun?” Kyuhyun terbelalak saat mendengar kenyataan dari mulut Siwon.

“A –apa? Tidak mungkin. Mereka –”

“Sooyoung kembali dengan menyamar sebagai Summer. Kau tahu kenapa? Karena dia ingin balas dendam kepadamu. Sooyoung ingin kau merasakan kehancuran seperti yang dia rasakan dulu. Dia ingin melihatmu menderita sama seperti kau membuatnya menderita. Sooyoung sudah merencannakan semuanya sejak lama. Dia membencimu dan sangat membencimu. Kau yang sudah membuatnya mengandung lalu melahirkan seorang putri tanpa seorang suami. Membuatnya mendapatkan tatapan miring dari semua orang. Bahkan sanak saudara yang tersisa tidak sudi menganggapnya ada. Dia memutuskan untuk menetap di luar negeri, dan akulah yang membantunya.” Jelas Siwon masih tidak mengalihkan pandangannya kearah depan.

Kyuhyun terdiam. Pria itu mendadak membisu. Lidahnya terlalu kelu untuk digerakkan. Suaranya hilang entah kemana. Penjelasan Siwon sukses menampar relung jiwanya untuk kedua kali.

“Di awal kehamilannya Sooyoung merasa tak sanggup menahan segala beban yang ditanggungnya sendiri. Dia bahkan hampir menggugurkan kandungannya kalau saja tidak ku cegah. Tapi untungnya kami bertemu Minho dan Chanyeol, dan mereka bersedia mengangkat Sooyoung menjadi kakak tiri mereka. Kalau kau mau tahu kenapa Minho dan Chanyeol bersedia menampung Sooyoung? Itu karena mereka berdua memiliki dendam pada keluarga Seo. Keluarga Seo sudah membunuh orangtua mereka hanya untuk mengambil alih kekuasaan mereka saat itu. Dan intinya, Sooyoung, Minho, dan Chanyeol memiliki kesamaan yang tak berbeda jauh.” Jelas Siwon lagi.

“Kau sudah tahu keyataannya. Rahasia yang sudah kupendam bertahun-tahun darimu akhirnya bocor juga.” Timpalnya dengan senyuman tipis.  “Tapi aku tidak menyesalinya. Mungkin Sooyoung akan marah, tapi aku tidak mau adikku menjadi pria brengsek yang pengecut seperti dulu. Setidaknya sekarang adikku bisa belajar dari masalalu.” Tambahnya.

“Berarti Sookyu adalah anakku, hyung? Summer adalah Sooyoung dan Sookyu berarti anak kami?” Tanya Kyuhyun pelan namun masih sanggup di dengar Siwon.

Siwon mengangguk.  “Ya, Sookyu adalah anakmu. Anakmu yang saat itu masih berada di rahim Sooyoung saat Sooyoung meninggalkanmu.” Ucapnya.

“Apa selama ini kau tidak menyadari kemiripan kalian? Padahal kau sering menghabiskan waktu dengan Sookyu.” Tanya Siwon.

“Tidak. Aku selalu merasakannya setiap aku bersama Sookyu. Tapi aku tak mengurbisnya karena tidak mungkin kalau Sookyu itu adalah anakku. Sooyoung pernah mengatakan kalau dia ditinggal oleh seorang pria saat dirinya tengah hamil Sookyu.” Katanya.

“Dan kau tidak sadar maksud dari ucapan Sooyoung itu mengarah padamu, Kyu?” Kyuhyun terdiam.  “Aku tidak berpikiran jauh sampai kesana saat itu.” Jawabnya.

Siwon mengerang. Pria itu memukul kencang kepala Kyuhyun membuat Kyuhyun mengerang kesakitan.  “Sialan! Ternyata selain brengsek dan pengecut, kau juga seorang yang bodoh, Kyu. Pantas saja ayah selalu menganggapku anak kebanggaan.” Kyuhyun mendelik tidak suka mendengar ucapan Siwon.

“Diam! Atau mulutmu ku bakar.” Siwon tertawa kencang. Sudah lama dia tidak melihat ekspresi wajah Kyuhyun yang sangat langka seperti saat ini.

“Lalu apa yang akan kau lakukan sekarang? Kau sudah mengetahui semuanya, kan?” Tanya Siwon serius.

“Aku tidak tahu. Tapi pertama-tama aku akan mengurus perceraian ku dengan Seohyun. Setelah semuanya beres, baru aku akan memikirkan tindak lanjut tentang Sooyoung. Yang penting sekarang aku sudah tahu kebenarannya.”

“Apa kau yakin Sooyoung masih mau mendegarmu? Dia sangat membencimu, Kyu.” Kyuhyun menghela nafasnya pelan.  “Untuk itu –aku akan berusaha semampuku, hyung.”

“Semoga berhasil.” Kyuhyun hanya terdiam saat Siwon menepuk pelan bahunya sebelum pergi dari hadapan Kyuhyun.


Sudah seminggu ini Sooyoung tidak masuk kerja dan masih mengurung dirinya di kamar. Sesekali keluar untuk sarapan bersama dan menemani Sookyu tertidur. Selebihnya Sooyoung kembali mengurung jiwanya didalam kesedihan bernama keraguan.

Sooyoung masih ragu dengan perasaannya. Wanita itu tidak yakin dengan apa yang dirasakannya saat ini. Mungkinkah ini sebuah penyesalan? Bahkan wanita itu merutuki otaknya yang tidak pernah menghilangkan bayangan Kyuhyun dari pikirannya.

Kenapa semuanya menjadi sulit seperti ini. Terlebih lagi Sookyu yang sering menanyakan kabar Kyuhyun, karena pria itu jarang mengunjunginya. Lalu bagaimana kalau Sookyu tidak akan bertemu dengan Kyuhyun lagi. Sanggupkah Sooyoung mengatasi semuanya. Sanggupkah Sooyoung medengar segala pertanyaan Sookyu yang menanyai tentang Kyuhyun.

Sampai kapan dia akan merahasiakan kenyataan kalau Kyuhyun adalah ayah kandung Sookyu.

Tubuh Sooyoung menegang, wajahnya mendadak pucat. Wanita itu segera menutup mulutnya dan berlari ke arah kamar mandi yang terletak didalam kamar pribadinya. Sooyoung memuntahkan semua yang ada di dalam perutnya.

“Hoekkk..”

Rasa pahit ia rasakan saat semua makanan yang ia makan keluar bersamaan dengan cairan. Sooyoung membasuh mulutnya sehabis muntah. Belum sempat menegakkan tubuh, rasa mual kembali menghantam perutnya dan membuatnya kembali memuntahkan sarapannya pagi ini.

Minho yang sedang berjala melewati kamar Sooyoung mengangkat alisnya kala mendengar suara muntahan yang berasal dari kamar kakaknya. Tidak salah lagi, itu pasti suara muntahan Sooyoung. Sudah hampir dua hari ini Sooyoung suka mengeluh sakit kepala dan mual. Ia kira sakit maag kakaknya kambuh. Tapi setelah minum obatpun Sooyoung masih sering muntah-muntah.

Disisi lain, wajah Sooyoung memucat saat melihat dua tanda garis merah di alat tes kehamilan yang sedang digunakannya. Tadinya Sooyoung hanya iseng mencoba alat tes tersebut, dia ingat selama bercinta dengan Kyuhyun –mereka tidak pernah memakai pengaman.

Tapi Sooyoung tidak menyangka kalau dirinya mengandung anak mereka. Dan kenapa kehamilannya muncul disaat yang tidak tepat. Apa mungkin anak kedua nya akan bernasib sama seperti Sookyu –putri semata wayangnya.

Tidak pernah merasakan apa itu kasih sayang seorang ayah kandung.

Oh Tuhan, ingin rasanya Sooyoung menenggelamkan diri kedasar laut. Kenapa semua ini harus terjadi disaat yang tidak tepat.

Choi Sooyoung mengandung anak kedua dari Cho Kyuhyun.

Sooyoung mendongak cepat saat Minho membuka pintu kamar mandinya.

“Noona, apa kau baik-baik saja?”

Minho mengangkat alisnya saat melihat Sooyoung menunduk dengan menggigit bibirnya. Sesekali kakaknya itu meremas ujung gaun tidur yang dikenakannya. Jelas sekali, ada sesuatu yang disembunyikan oleh kakaknya.

“Noona, katakan padaku –apa yang sedang kau sembunyikan?” Tanya Minho dengan pandangan curiga.

Sooyoung menghela nafas berat.  “Aku hamil, Minho-ya.” Jawab Sooyoung jujur. Lagipula tidak ada gunanya dia berbohong. Toh, saat ini Sooyoung memang sedang mengandung anak kedua Kyuhyun.

Minho membulatkan matanya ketika medengar pernyataan yang keluar dari mulut kakaknya. Dunia nya terasa runtuh seketika saat medengar kenyataan yang dialami oleh kakaknya itu.

“Kau hamil, noona?”

“Ya, aku hamil. Dan bayi ini adalah anak kedua Cho Kyuhyun.”


Sooyoung duduk di sofa yang berada didalam kamarnya sembari meremas baju yang dkenakannya. Sesekali tangannya mengelus perutnya yang saat ini ada janin mungil hasil benih yang ditanamkan oleh Cho Kyuhyun di rahimnya.

“Kau bertingkah ceroboh, noona. Bukankah aku sudah mengingatkan untuk tidak termakan oleh rayuannya. Sekarang lihat apa yang terjadi padamu.” Gertak Minho kencang. Sooyoung menunduk, baru kali ini dirinya melihat Minho semurka ini.

“Kalian sering melakukannya selama aku dan Chanyeol tidak mengetahuinya, kan? Jawab jujur, Sooyoung noona.” Gertak Minho lagi.

Sooyoung memejamkan matanya sejenak.  “Ya. Kami memang sering melakukannya. Sangat sering malah. Lalu apa yang harus kulakukan? Apa aku gugurkan saja bayi ini?” Sooyoung memandang tajam adiknya yang membulatkan matanya.

“Jangan gila, noona! Kau tega membunuh bayi yang tida tahu apa-apa? Bayi itu tidak bersalah, kau tidak boleh membunuhnya apapun alasannya.” Sooyoung kembali menundukkan kepalanya. Wanita itu mendadak terdiam di posisinya.

Minho berjalan mendekati kakaknya dan berlutut di hadapannya. “Katakan dengan jujur. Apa kau mencintai Cho Kyuhyun, Sooyoung noona?” Sooyoung mendongak menatap adiknya yang balik menatapnya dengan tajam.

“Kau tahu jawabanku, Minho-ya.”

“Tidak! Aku mau tahu dari mulut noona sendiri. Apa kau mencintai Cho Kyuhyun, noona?” Tanya Minho sekali lagi.

“Aku tidak mencintainya, Minho-ya.”

“Kalau begitu, kenapa noona mau melakukannya dengan Cho Kyuhyun? Noona tahu jelas kan apa yang terjadi setelahnya.” Sooyoung menarik nafas panjang.

“Minho-ya.”

“Tidak seharusnya kau melakukannya, noona.” Minho memandang adiknya lekat-lekat.  “Hentikan semuanya dan pikirkan tentang bayi dalam kandunganmu. Jangan buat bayi itu bernasib sama seperti Sookyu.” Ucap Minho.

Sooyoung terdiam meresapi setiap lontara ucapan Minho barusan.

Apa yang harus dilakukannya sekarang?

Apa dia harus mempertimbangkan saran Minho barusan?

Apa dia harus melunturkan egonya?

Dan kata apa mulai memenuhi benak Sooyoung.


To Be Continued…

Note: Chap 20 UP!! Chap 20 UP!!

Gak nyangka broo.. FALLING udah sampe chap 20.. Aku gak nyangka bakal bisa buat fict dengan jumlah chap sebanyak ini #tepuktangan .Biasanya baru chap dibawah 10 aja udah discontinue dan gak dilanjut lagi..

Gimana? Gimana? Part ini berkesan gak untuk kalian? Walaupun gak ada KyuYoung moment, semoga feelnya gak ilang ya. Karena jadi seorang penulis itu sangat susah untuk membangun sebuah feel dalam suatu cerita #mulailebay

Di chap ini identitas Soo udah ketahuan loh sama Kyu.. dan Soo hamil sist!! Okey.. yang nunggu-nunggu Sooyoung hamil, akhirnya Soo beneran hamil anak kedua papa Kyuhyun #mancapppp

Sebagai pemberitahuan.. FALLING bakal ending kurang lebih 2 chapter lagi. Dan rencananya aku bakal buat bunus Chapter nya #yahutzzzz

Ingat.. Falling akan tetap kulanjut sampe KyuYoung Happy Ending…

Aku tidak memaksa kalian untuk suka sama Falling.. Tapi aku berharap KNIGHT semakin berkembang dan KYUYOUNG bakal menghadirkan moment-moment yang menyentuh hati #I-hope.. Semua boleh kasih saran kok. Para readers.. KNIGHT!!!! Dan para Silent Readers.. boleh kok kasih saran yang membangun. Kritikan juga gak apa-apa deh.

Akhir kata..

Terima kasih untuk para readers yang selalu setia nunggu kelanjutan Falling. Para readers yang setiap komen di setiap chapter. Dan para Silent Readers yang udah ikut andil memantau perkembangan Falling.

The Big Thankyou From Me…

Advertisements

31 thoughts on “[SERIES] FALLING -Chapter 20”

  1. Bgaimana kbr keluarga seo ya ? Jgn sampai mereka tau soo eonnie hamil, bisa2 mereka merencanakan hal jhat. Sookyu pasti senang sbentr lagi ia punya adik.

    NEXT

  2. Akhirnyaaa
    Mulai jelas semuanya,
    Huufh..
    Pertanyaanku sama kayak komen yg di atas2 sih,
    Keluarga seo gimana kabarnya ya?
    Semangat, author-nim..

  3. Yeyeyeye….up up up…
    Aku seneng bgt klo crtanya ga putus” begini..
    Tuh kan bener…psti hamil lg..ahh gpp..sapa tau mereka balikan lg krn soo hamil…
    Ayyoooo…aku dukung kebersamaan mereka..
    See u part 21..

  4. embul kamu tanya siapa yg bikin kehancuran hidup kamu, aku kasih tau ya yg bikin kak deft wkwkwk salahin tuh
    wah gk nyangka dah balas dendam ke si embul eh malah mama soo hamil lagi anak ke dua itu tandanya buat balikan lg trus nikah.
    embul seharusnya kamu tuh ceraiin si soehyun dah dr dulu biar gk makan ati trus.akhirnya semuanya dah ke bongkar rahasia mama soo.moga aj si embul lebih keras usahanya buat ngedapeti mama soo kembali dan percaya klo embul cinta mati kkkk.
    kak part depan gk di pw kan?
    lanjut kak semngat di tinggu ampe ending

  5. Yuhuuuuuu… akhirnya kyu tau semua kebenaran nya.. dan akhirnya soo hamil …
    Cieee yg hamil .. hahaha
    Yessss akhirnya Kyuhyun cerai juga sama itu cewe…
    Di sini lebih fokus ke masalah kyuyoung ya?
    Padahal lg pengen baca adegan keluarga jahat itu..
    Ditunggu ya next nya…
    Selalu semangat..

  6. APAA?!! soooyoung hamil?? ahh senangngnya, seneng dehh asli sumpah seneng bgt.. kapan nihh seohyun dan keluarganya masuk penjara?? perbuatan merekakan udh kelewat batas… kyuhyun udh tau kebenaran tentang Summer, jadi gk mungkin dia diem aja.. dan apalagi sekarang Sooyoung lagi mengandung anak kedua mereka.. semoga aja kyuyoung bisa bersatu.. buat part 21 nya di tunggu bgt..

  7. Akhirnya kyuhyun tau semuanya. Dan sekarang sooyoung hamil lagi anak kyu. Semoga perceraian kyu sama seo cepet selesai dan kyu bis bersama sooyoung tanpa ada yg gangguin 😀

  8. Aigoo!! Aigoo!!! Aigoo!!!! part yng in bkin greget stengah mati!!!! prasaan’a campur aduk pas baca’a jga, adaa rasa seneng plus ihhh poko’a kerennnnnn bingitsssss >_<
    akhir'a kyu oppa tau jga tentang pnyamaran'a soo eonni, dan kenyataan baru bahwa sookyu ntu ank kandung'a sndiri….. dan akhir'a jga soo eonni hamil ank'a kyu oppa lagi… yeayyyyy dan mudah2'n SOOKYUYOUNG bsa bersatu jdi kluarga yng harmonis!!!!! kajja min keep waiting next part'a 🙂 fighting!!! 😉

  9. Balikan lagi daah, kyu udh tau rahasianya, soo juga hamil..
    Udah dah balikan, sookyu seneng deh, punya adek baru, trus paman tampan jadi bapaknya..
    Semangat lanjutin ff nya thor!!!

  10. Yahuuuu chap ini bikin gregeet euuy :v seneng banget ngeliat kyu udah tau siapa summer sebenarnyaa, teruus soo hamil anak kyu lagi deeh! Beuh senang banget min, walaupun ga ada kyuyoung moment tapi feel nya berasa kok! Cieee sookyu bakal punya adek :v see you next chap nyaa min, aku berharap happy ending yaa 🙂 cheer up miin !!

  11. woww! baru seneng pas kyuhyun mau ceraiin seo. di tambah lagi sama kenyataan kalo kyu udh tau semua penyamaran sooyoung. waaa!
    dan lagi, yang di tunggu-tunggu dateng jugaa. sooyoung hamil!!! yeayy.
    senengnyaaa.
    ayoo kyu, semangat buat dapetin sooyoung lagi, bikin sooyoung luluh dan percaya kyu. ayo.
    kalo bisa next part ada adegan kyu ketemu sama sookyu dooong kak, mau liat gimana reaksi kyu pas ketemu sookyu saat dia udh tau sookyu itu anaknya. kalo perlu sekalian mama, papa, anak itu ketemu. mau liat reaksi mereka, hehe.
    pokoknya next chap di tunggu bangettt. kalo bisa postnya kaya gini yaaa kak, ga ngaret. hehe. 🙂

  12. Walaupun Kyuhyun smpet jhaT d msa lalu tpi jg gk tega klo liat dia menderita.
    Sooyoung msh keukeuh sm Egonya, ksian bngit Ke 2 anaknya d kandunng d luar nikah.
    Tpi bklan pnya cerita yg msing² beda.

  13. Semuanya sudah jelas aku seneng akhirnya kyuhyun tau kebenaran nya selama ini tinggal mereka aja nentuin mau terus tersiksa atau mw melewatinya bersama 😁

  14. memang kyuyoung tuh berjodh.. walaupun mereka udah putus tapi sekarang soonya hamil anak kyu dan ga mungkin kali kalau kyu ninggalin soo lagi apa lagi dia udah tau kebenaranya kalau soo itu summer dan sookyu anaknya…..SEMANGAT 45 kyu buat ngambil hatinya soo lagi..
    dan yang bikin bete kenapa baru sekarang kyu mau ceraiin si seo.. krnapa ga dari dulu rasa rasanya jadi pengen ngegigitin kepalanyanya kyu kenapa kyu kenapa…….BERHARAP SEMOGA ENDNYA HAPPY ENDING..

  15. AUTHORRRRRRRRRRRR!!!!!!!!!!!!!
    omfg setelah sekian lama aku nungguin chap.20 ini, tapi yg pada akhirnya telat baca karena lg sibuk ujian dan persiapan masuk ptn (doain semoga aku lulus masuk ptn thor hiks😂) dan setelah dibaca… APA INI THOR? TOLONG JELASKANNNNNNNN😭
    Kenapa sooyoung masih tetep nolak fakta kalo emg dia masih cinta sama kyu sih thor? Kenapa sooyoung keras kepala sekaliiiii? Dan tolong, jangan gugurkan calon adik Sookyu hiks😭
    Kyuhyun juga kenapa ga peka dari dulu sih? Kapan minho bongkar kebusukan Seo fams ke Cho fams? Kapan Seo fams masuk penjara? Setelah dicerai in sama kyuhyun, seohyun gaakan ngelakuin hal-hal jahat lagi kan thor? Appa Cho bakal ngerestuin hubungan kyuyoung kan? (Aku banyak banget nanya ㅠ.ㅠ)
    Oh iya thor, part ini lebih banyak narasinya ya daripada dialognya. Jujur sih kalo part ini aku kurang dapet feel kyuyoungnya. Tapi pas part yang identitas sooyoung terbongkar itu cukup bikin dagdigdug hehe. Dan btw, tolong munculkan Sookyu, aku kangen cerewetnya sookyu wkwkw
    Overall ff ini tetep kaya biasa, DAEBAKKK~~~~~~
    semangat untuk ngepublish next chapt nya thor😘😂

    1. Kamu kelas 3 juga??? SMK / SMA?
      Masuk PTN mana? Udah lolos seleksi?
      #malahnanyadiluarff

      Sooyoung gak akan sejahat itu untuk guguri anak keduanya sama Kyuhyun kok #tenang
      Maaf deh, babySookyu belum bisa ku munculin di chap ini dan mungki next chap. Aku mau fokus ngelurusin konflik utama dulu. Kan pada pengen Seo family masuk penjara cepet-cepet…

      Narasi lebih panjang dari Dialog? Benarkah? Aku gak nyadar sama sekali loh hehe 😀
      Tapi aku salut sama komen kamu.. Rasanya tuh YAHUTZZZZZZZ!!!!!

      Terimakasih sudah baca+komen FALLING
      Terus ikutin kelanjutan FALLING YA 😀 ❤

  16. Wow, sooyoung hamil.. Itu kepengen s kyu d chap spesial kmren. Minho ama chanyeol ikhlas ga ya syoo sama kyu brsatu. Hmmm

    siwon oh siwon.. Dikira kyu mau d kasihtau ama minho, trnyta. Hahaha

    brp eps lg neh?
    next next next
    cemunguuutt 😀

  17. Kenapa harus ada kata TO BE CONTINUED sihhhh, author plisss jangan lama2 post chap selanjutnyaaa sumpah penasaran banget,,, udh deh si soo ngalah aja,, demi calon anak mu

  18. sumpah aku komen lagi….kakak kapan ffnya di post lagi….sumpah kepo banget nunggu kelanjutanya
    sampai lumutan nungguiinya

    1. Maaf ya aku belom bisa update sekarang.
      Aku masih harus ngurusin tetek bengek sebelum kelulusan.
      Doa’in aja semoga aku dapet waktu+ide buat ngerampungin Falling

  19. Thor aku juga komen lagi nii Thor, kapan next chap nyaa keluar thor , next chap nya ditunggu yaa thor fighting!

    1. Aku mohon tunggu sebentar ya
      Aku lagi stuck sama Kyuyoung nih. Belum ada feel buat nulis kelanjutan falling. Tapi bakal aku pastiin kalo aku bakal nge-ending falling.

      Mungkin entah minggu depan atau bulan depan. Soalnya aku juga gak punya ide buat ngelanjutnya.

      Sekali lagi maaf ya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s