Drama, Hurt, Romance

[SERIES] FALLING -Chapter 17 (Spesial chapter)

falling-2

Falling By Kyoung

Main Cast: Cho Kyuhyun & Choi Sooyoung

Genre: Hurt/Comfort, Romance, Drama

Rate : M (Implisit Content)

Duration: SERIES

Note: Udah sekitar setahun aku gak update FF, dan sekarang aku bakal comeback dengan FF terbaruku. Dengan cast yang baru juga. Sebenernya udah lama sih aku jadi KNIGHT, jadi bisa dibilang kalo ini bukan cast baru.

Hanya FF selingan di tengah rasa rinduku dengan moment Kyuyoung yang gak muncul-muncul #pundung.

WARNING!!! Ada part mature content(nc) di chap ini. Buat readers yang masih anak-anak tidak dianjurkan untuk membaca, kecuali kalau kalian memaksa. Karena aku lagi sibuk dan males nyebarin PW jadi aku gak jadi protect pasrt ini. Aku tetap kasih peringatan karena aku memutuskan untuk tidak mem-protect chap ini.

Khusus KNIGHT yang minta KyuYoung Sweet moment…

Ini dia….

Semoga reader semua suka.

Dedicated for : KyuYoung and KNIGHT!!!

Sebelum baca patuhi rulesnya terlebih dahulu Click!!

(Don’t Like Don’t Read)

Poster: KyoungArtDesign©2017

‘Aku yang sekarang bukan lagi seorang malaikat yang putih suci. Aku yang sekarang adalah seorang iblis penuh dendam. Aku akan sangat senang saat melihatmu menderita. –Choi Sooyoung’

 

‘Aku akan jujur. Jujur kalau aku benar-benar menyesal dan tidak ingin kau pergi lagi. Walaupun aku harus terluka karena dendam mu –Cho Kyuhyun’

 


 

Chapter 17 (Special Chapter)

Semburat terang sinar matahari masuk melalui celah-celah ventilasi udara di kamar Sooyoung. Membangunkan salah satu pemiliki kamar tersebut. Bukan Sooyoung, melainkan pria yang saat ini mendekap tubuh sang wanita yang masih lelap dalam mimpinya.

Cho Kyuhyun mengerjapkan matanya membiasakan dengan sinar matahari yang terlalu terik membuat matanya sedikit sakit. Pria itu mengusap kedua matanya lalu menguap pelan. Tatapan nya langsung jatuh ke wajah sang pujaan hati yang masih meringkuk damai di pelukannya.

Senyum hangat kembali menguar dari wajahnya membuatnya semakin tampan walaupun habis bangun tidur. Pria dengan kulit putih susu itu membelai dengan lembut wajah sang wanita. Bayang-bayang kehangatan semalam terngiang-ngiang di pikirannya.

Apa yang ia lakukan selama ini memang salah. Kyuhyun secara terang-terangan mengakui kalau dirinya bermain api dibelakang sang istri. Tapi ego dan hatinya tak mau berkompromi dengannya. Ini semua berjalan secara tiba-tiba.

Dimulai dari menghilangnya Choi Sooyoung, lalu perjodohannya dengan Seohyun, dan yang terakhir kemunculan sosok wanita yang begitu mirip dengan Sooyoung, membuat Kyuhyun mau tidak mau menyakiti salah seorang yang sebenarnya tidak ingin disakitinya.

Namun sekali lagi dijelaskan kalau perasaanya saat ini tidak terbantahkan sedikitpun, walaupun ia tahu kalau hubungannya dengan Summer adalah kesalahan besar. Dosa besar. Tapi siapa yang peduli dengan itu semua, Kyuhyun sudah terlalu muak dengan hidupnya. Dia bahkan sudah terjerumus kedalam dosa besar sejak dulu, jadi untuk apa mengaku-ngaku sebagai orang suci kalau orang suci sekalipun pernah berbuat dosa.

Andaikan saja Summer tidak hadir kedalam hidupnya, mungkin dia akan terus hidup didalam sebuah kebohongan yang membosankan. Hidup yang sebenarnya jauh dari kata bahagia, ia buat hidupnya seolah-olah dirinya lah pria paling bahagia di dunia ini. Tapi takdir berata lain, kan. Buktinya saat ini Kyuhyun bisa megecap apa itu yang namanya bahagia dan cinta walaupun dengan orang yang salah.

Tentu saja, dia merasakannya bukan bersama istrinya, melainkan sosok wanita yang datang tba-tiba dengan membawa 90% kemiripan dengan Choi Sooyoung. Siapa yang akan menyia-nyiakan kesempatan seperti ini? Setidaknya Kyuhyun bisa merasakan bahagia hidup bersama wanita yang dicintainya walaupun apa yang ia lakukan mengandung dosa besar yang akan menjerumuskannya kedalam lubang kehancuran.

Apa peduliku. Toh, aku sudah terlanjur masuk kedalam lubang besar itu, kan?

Kyuhyun kembali keperaduannya saat merasakan gerakan halus dari wanita yang berada di dalam dekapannya. Sooyoung mengerjapkan matanya dan mendongak lalu membalas senyum Kyuhyun.

“Selamat pagi, Kyu.” Sapanya dengan suara serak khas orang bangun tidur. Kyuhyun medekatkan wajahnya mencium bibir Sooyoung.  “Selamat pagi, Sayang. Bagaimana, apa tidurmu nyenyak?” Tanya Kyuhyun tepat di depan wajah Sooyoung.

Sooyoung mengangguk lalu mengusap wajah Kyuhyun pelan, “Tentu saja. Aku tidak pernah merasakan kenyamanan tidur seperti semalam.” Kyuhyun kembali mencium Sooyoung. Pria itu semakin mendekatkan tubuhnya yang polos dengan tubuh telanjang Sooyoung.

Sooyoung mendesis pelan saat kejantanan Kyuhyun tepat menyentuh kulit telanjangnya. Wanita itu tersenyum penuh arti.  “Jangan lakukan lagi. Pagi ini ada pekerjaan yang harus kita kerjakan.” Ucapnya memperingatkan Kyuhyun. Kyuhyun mengedikkan bahunya, pria itu tidak mendengarkan kata-kata Sooyoung dan malah semakin menarik tubuh telanjang Sooyoung agar menempel dengan tubuh telanjangnya.

“Jangan pikirkan masalah pekerjaan, Sayang. Itu akan membuatmu gila.”

“Tapi pekerjaan itu penting dan tidak bisa kau abaikan begitu saja, Sayang.” Kyuhyun mendengus pelan.  “Aku tidak akan bekerja hari ini.” Sooyoung memandang prianya dengan raut wajah bingung.

“Kenapa?” Tanyanya.  “Kita akan liburan. Kau, aku, dan Sookyu. Kita bertiga akan pergi ke pulau jeju.” Ucapnya membuat Sooyoung mendorong dada nya seketika.

“Apa-apaan itu? Hari ini bukan hari libur kan, Kyu?” Tanyanya. Kyuhyun menggeram rendah melihat sikap berlebihan Sooyoung.  “Jangan berlebihan, Sayang. Aku akan mengambil cutiku hari ini.”

“Dasar pria pemalas.” Sungut Sooyoung membuat Kyuhyun terkekeh. Pria itu membalikan keadaan mejadi menindih Sooyoung.  “Jangan merenggut seperti itu. Aku akan memesan tiket pesawat kita. Lagipula, kita juga butuh waktu untuk bersenang-senang. Iya kan, Sayangku?” Tanya Kyuhyun dengan nada menggoda.

Sooyoung memalingkan wajahnya yang memerah. Wanita itu merasa sangat malu saat Kyuhyun memanggilnya dengan nada menggoda seperti itu.  “Kalau begitu menyingkirlah, aku ingin membangunkan Sookyu lalu memasak sarapan pagi.” Ucapnya.

Kyuhyun menggeleng pelan dengan seringaian terpampang di wajahnya yang tampan.  “Jangan terlalu terburu-buru seperti itu. Biarkan Sookyu tidur lebih lama dari biasanya, dan biarkan aku menikmati sarapan pagiku sendiri.” Ucapnya dengan seringaian yang tidak pernah luntur dari wajahnya.

Sooyoung mengerutkan dahinya,  “Apa maksudmu? Kau ingin sarapan kan? Kalau begitu biarkan aku memasak sarapan untukmu.” Kyuhyun semakin merapatkan tubuhnya dengan tubuh Sooyoung membuatnya menghilangkan celah dari dua tubuh telanjang mereka.

“Tidak, Sayang. Kau tahu betul sarapannya yang kumaksud, kan?”

“Diam dan tutup mulutmu, Kyu. Aku akan memasak sarapan untukmu. Jadi sekarang menyingkirlah dari tubuhku.”

“Kau hanya perlu berbaring dan mendesah untukku, Sayang. Kau tidak perlu memasak ini itu. Bukankah aku meminta sarapan yang sangat mudah untuk kau kerjakan.”

Sooyoung mendorong dada bidang Kyuhyun yang semakin menghimpit dada telanjangnya.  “Kyuhyun-ah, tidak ada moring sex hari ini. Berhentilah berpikiran mesum.”

Kyuhyun tidak mengurbis ucapan Sooyoung. Pria itu malah mencium bibir Sooyoung dengan ganas dan penuh dengan gairah yang meluap-luap. Tangannya sudah mulai menggerayangi tubuh telanjang Sooyoung membuat wanita itu tidak bisa melakukan apapun lagi kecuali mendesah dan mengimbangi segala pergerakan prianya.

Karena merasa sudah tidak tahan lagi, Kyuhyun pun langsung menyingkirkan selimut yang menutupi tubuh telanjang mereka. Pria itu membalikan tubuh Sooyoung dan menarik pinggul wanita itu keatas membuatnya menungging. Dengan satu sentakan kejantanan Kyuhyun langsung masuk menerobos dinding kemaluan Sooyoung dan menggerakannya dengan gerakan yang teratur.

Untuk kelanjutannya bisa kalian imajinasikan sendiri.


Sooyoung menghela nafasnya lelah. Wanita itu memijat pelan pinggangnya yang terasa nyeri. Wanita tinggi itu menggerutu sebal karena ulah mesum Kyuhyun-lah dirinya menderita sekarang.

Pria itu tidak tanggung-tanggung saat menyetubuhinya. Tiga jam lebih mereka bercinta dan sekarang dia harus merelakan jam sarapannya yang telat. Rasa lapar dtambah dengan nyeri pinggang membuat ibu satu anak itu memasang wajah masa.

Hanya pancake dan susu dingin yang bisa ia sajikan. Itupun Sooyoung baru bisa menyelesaikannya setelah satu jam berkutat di dapur. Untung saja Sookyu tidak bangun disaat yang tidak tepat.

“Yang benar, paman? Kita akan jalan-jalan ke pulau Jeju?” Sooyoung menoleh saat mendengar suara anaknya yang sedang berjalan menuruni tangga bersama Kyuhyun yang sudah rapi dengan pakaian yang ia pinjamkan dari Minho.

Kyuhyun tersenyum menanggapi celotehan gadis cilik yang masih nyaman digendogannya.  “Tentu saja. Paman sudah memesan tiket pesawat, dan setengah jam lagi kita akan berangkat.” Jawabnya membuat Sookyu memekik senang.

“Kau tidak salah bicara? Setengah jam lagi kita berangkat? Aku belum menyiapkan barang-barang kita, Kyu.” Kyuhyun mengedikan bahunya. “Tidak usah berlebihan, Sayang. Kita hanya menginap sehari semalam. Jadi tidak akan banyak barang-barang yang akan kita bawa.” Ucapnya.

Sooyoung menggeram kesal.  “Kau selalu seenaknya sendiri. Aku harus menyiapkan keperluan Sookyu, Kyu.” Ucap wanita itu.

“Aku sudah besar, ma. Aku akan menyiapkan barang-barangku sendiri.” Celetuk Sookyu membuat seringaian tersungging di wajah Kyuhyun.

“Paman akan membantumu, Sayang.” Timpal Kyuhyun. Sookyu mengangguk lalu mengepalkan tangannya di udara.  “Lihat, ma. Paman tampan yang akan membantuku. Jadi mama urusi saja keperluan mama sendiri.” Sooyoung menghela nafasnya menahan emosi.

Sial! Sooyoung merutuki sifat anaknya yang menurun dari Kyuhyun –ayah kandungnya.

“Ah, jangan lupa siapkan keperluanku juga, Sayang.” Ucap Kyuhyun membuat Sooyoung mendenguskan nafasnya kesal.  “Sookyu masih tiga tahun. Kau tidak usah meracuni pikiranya dengan kata-kata berbisa mu, Kyu. Dan aku tidak akan menyiapkan keperluanmu. Kau bahkan tak memiliki cadangan baju di rumahku.” Ucap Sooyoung.

“Kau bisa meminjamkan ku pakaian milik Minho atau adik laki-laki mu yang satu laginya, kan? Ayolah, Sayang. Jangan terlalu berlebihan seperti itu, kita harus menghemat waktu.” Rajuknya. Sookyu yang melihat interaksi Kyuhyun dan Sooyoung pun hanya diam dan memandangi keduanya secara bergantian.

“Aku akan meyiapkan eperluan kita. Kau makan lah sarapanmu, dan suapi Sookyu kalau kau tidak keberatan.” Ucapnya sebelum beranjak menaiki tangga menuju kamarnya.

Kyuhyun tersenyum. “Tentu saja aku akan menyuapi Sookyu. Nah Sookyu, ayo kita makan sarapan kita. Jangan buat mama marah lagi.”

Kyuhyun membantu Sooyoung memasukan barang bawaan mereka ke bagasi mobil Kyuhyun. Pria itu melirik ke wanita yang berdiri disampinya masih memasang wajah masam. Dia tahu kalau Sooyoung kurang setuju dengan rencana liburan mereka kali ini, karena mereka memang pergi bukan di hari libur dan Sooyoung kesal karena harus meninggalkan pekerjaanya yang menumpuk. Walaupun disini atasannya adalah Kyuhyun sendiri.

“Jangan memasang wajah masam seperti itu, Sayang. Ini adalah hari milik kita. Jadi bersenang-senang lah.” Ucap Kyuhyun. Sooyoung membalikka tubuhnya menghadap Kyuhyun, wanita itu berkacak pinggang dengan raut wajah tajam.

Kyuhyun menelan ludahnya susah, ia tahu jelas dengan reaksi wanita seperti ini. “Kau yang sudah membuatku seperti ini. Seharusnya kau tidak perlu merencanakan liburan hari ini, padahal kau tahu kalau kerjaan di kantor sedang menumpuk.”

Kyuhyun berjalan mendekati Sooyoung.  “Aku hanya ingin sekedar refreshing. Kau tahu sendiri akhir-akhir ini kita sama-sama sibuk dan waktumu untuk Sookyu pun semakin berkurang. Kau tidak ingin menghabiskan waktu dengan Sookyu. Lihat dia, Sookyu begitu antusias saat aku mengatakan akan mengajaknya berlibur ke Jeju. Jangan mengecewakannya, Sayang. Sookyu sudah cukup kecewa dengan kesibukanmu.” Sooyoung terdiam saat Kyuhyun membelai wajahnya lembut.

“Hei, jangan berpikir lagi. Kita sudah deal berlibur ke Jeju.” Timpal Kyuhyun saat mendapati Sooyoung hanya terdiam. Sooyoung mendongak menatap Kyuhyun lalu mengangguk.  “Kau benar, Kyu. Aku sudah menelantarkan Sookyu demi pekerjaanku. Aku ibu yang buruk, kan?” Kyuhyun menggeleng. Ditangkupnya wajah gembil wanitanya itu.

“Ssst.. Bukan waktunya untuk menyalahkan dirimu, Sayang. Wajar kau sibuk bekerja, karena kau bekerja untuk menghidupi Sookyu. Kau bukan ibu yang buruk. Sookyu pastilah sangat bangga memiliki ibu hebat sepertimu.” Sooyoung tersenyum lalu memeluk Kyuhyun singkat.

“Terima kasih, Kyu. Aku senang mengenalmu.” Kyuhyun sempat mengecup bibir Sooyoung sebelum seruan Sookyu menghentikan kegiatan mereka.

“Mama, paman, ayo kita berangkat. Nanti kita tertinggal pesawatnya.” Kyuhyun dan Sooyoung terkekeh mendengar seruan kesal Sookyu. Pasangan bahagia itu berjalan memasuki mobil menyusul sang anak.

Selama mereka di pesawat Sookyu tidak mau diam sama sekali. Gadis cilik itu terus mengoceh tentang ini dan itu, dan hal itu mengharuskan Kyuhyun dan Sooyoung untuk menjawab apapun yang ditanyakan oleh anak mereka.

“Paman, kau sudah pernah mengunjungi Greenland?” Tanya Sookyu yang duduk di tengah-tengah antara Kyuhyun dan Sooyoung.

“Belum. Memangnya kenapa, Sayang?” Tanya Kyuhyun balik. Sookyu menoleh ke arah Kyuhyun dengan mata berbinar-binar.  “Paman tahu tidak, aku dan paman Minho akan mengunjungi bibi Mey di Greenland awal bulan depan.” Katanya dengan cengiran khas miliknya.

Kyuhyun mengerutkan alisnya lalu beralih melirik Sooyoung.  “Apa Sookyu benar, Summer?” Tanya Kyuhyun kepada Sooyoung.

“Hn, mungkin. Aku bahkan baru tahu sekarang.” Jawabnya dengan lemas.

Sookyu beralih menatap sang ibu.  “Mama jangan pura-pura lupa. Paman Minho sendiri yang mengatakan kalau kita akan mengunjungi bibi Mey di Greenland.” Sungut Sookyu sebal.

“Ya, mungkin mama lupa, nak. Nanti mama tanyakan lagi ke pamanmu ya.” Jawabnya pelan. Kyuhyun menoleh ke arah Sooyoung yang sedang memijat pangkal hidungnya.

“Kau tidak apa-apa, Sayang?” Tanya Kyuhyun. Sooyoung mengangguk.  “Tidak apa, aku hanya sedikit pusing.” Jawabnya.

Kyuhyun menyentuh dahi Sooyoung dan merasakan suhu tubuh wanita itu agak menghangat.  “Kau hangat. Apa kau sakit, Summer?” Tanya Kyuhyun diselingi dengan nada khawatir.

Sooyoung menggeleng,  “Tidak, Kyu. Aku hanya sedikit pusing, mungkin kurang istirahat.” Sahutnya. Kyuhyun menatap Sooyoung dengan raut wajah khawatir. Sooyoung sakit seperti ini juga pasti karena ulahnya.

“Tidurlah. Aku akan membangunkanmu kalau kita sudah sampai.” Ucapnya seraya mengusap-usap puncak kepala Sooyoung sampai wanita itu jatuh tertidur.

“Aku bosan. Apa aku bisa bermain?” Sungut Sookyu merasa bosan. Perhatian Kyuhyun beralih ke Sookyu.  “Ada apa, nak?” Tanyanya.

“Aku bosan, paman.”

“Kau ingin bemain game?” Tawar Kyuhyun. Wajah gadis kecil itu langsung berbinar-binar.  “Oh ya. Tentu saja, paman.” Serunya.

Kyuhyun merogoh isi dalam tasnya mengambil psp miliknya yang sengaja ia bawa untuk berjaga-jaga kalau-kalau dirinya merasa bosan. Pria itu memberikannya pada Sookyu.

“Bermainlah sepuasmu. Tapi jangan berisik ya. Mama sedang tidur, suhu badanya menghangat.” Ucap Kyuhyun pelan. Sookyu menoleh ke arah mama nya yang tidur beralaskan tangan Kyuhyun.

“Apa mama sakit, paman?” Tanya Sookyu. Kyuhyun tersenyum lalu mengecup puncak kepala Sookyu.  “Mama-mu hanya kurang istirahat saja. Nah, Sookyu bermain dengan paman saja ya.” Sookyu mengangguk.


Sooyoung menatap tajam Kyuhyun dan Sookyu. Sedangkan kedua orang yang ditatap itu malah saling bertatapan kemudian menundukan kepala mereka. Sooyoung menghela nafas panjang.

“Kalian pergi kemana saja seharian ini, huh?” Tanyanya seraya berkacak pinggang.

Kyuhyun dan Sookyu kembali bertatap-tatapan lalu menunduk lagi. Sooyoung yang melihat tingkah ayah dan anak itu menjadi kesal. Wanita itu berjalan mendekat kearah dua orang yang masih menunduk.

“Kyuhyun-ah, Sookyu. Kalian bisa menjawab pertanyaanku, kan? Kemana saja kalian pergi selama aku tidur seharian ini?” Tanya Sooyoung lgi.

Sookyu menepuk-nepuk lengan Kyuhyun, menyuruh pria itu untuk menjawab pertanyaan ibunya. Kyuhyun menghela nafas, pria itu menatap Sooyoung yang masih menampilkan raut wajah sangar.

“Kami hanya berjalan-jalan tidak jauh dari hotel kok. Sookyu tiba-tiba memintaku untuk mengajaknya keliling tempat yang tidak jauh dari hotel.” Jawab Kyuhyun.

Sookyu melirik tak suka ke arah Kyuhyun. Gadis kecil itu beriri dengan berkacak pinggang di hadapan Kyuhyun. Saat ini gadis kecil itu menampilkan wajah sangar seperti ibunya.

“Paman kenapa berkata seperti itu. Paman kan sudah janji untuk tidak memberitahu mama. Paman tampan ingkar janji.” Sungut Sookyu kesal.

Saat ini Kyuhyun sedang menghadapi dua perempuan yang tengah kesal. Ibu dan anak itu benar-benar membuat Kyuhyun mengacak-acak rambutnya.

“Oke. Aku minta maaf, Summer. Aku tidak memberitahumu terlebih dulu kalau aku dan Sookyu akan berjalan-jalan. Tapi aku juga tidak tega membangunkanmu, aku terpaksa karena Sookyu terus merengek minta jalan-jalan.”

Sooyoung menatap Sookyu dalam,  “Apa benar yang dikatakan paman Kyuhyun barusan, Sookyu?” Tanya Sooyoung. Sookyu menjawabnya dengan anggukkan pelan.

“Seharusnya kalian istirahat begitu sampai di hotel, bukannya malah jalan-jalan. Kalian tidak tahu kalau aku khawatir saat tahu aku hanya sendirian di kamar hotel.”

“Maafkan kami, Summer.” Ucap Kyuhyun.  “Ya, ma. Maafkan kami ya.” Timpal Sookyu. Sooyoung mengangguk,  “Jangan diulangi lagi. Setidaknya kalian bisa menghubungiku agar aku tidak khawatir.”

Kyuhyun tersenyum, pria itu berjalan mendekati Sooyoung. Sooyoung memasag sikap waspada saat Kyuhyun mendekat ke arahnya.  “Jangan lakukan itu. Ingat, Sookyu masih ada disekitar kita.” Peringatnya.

Kyuhyun mengedikkan bahunya,  “Nanti malam aku akan memintanya. Persiapkan dirimu saja, Sayang.” Sooyoung mendengus kesal. Kyuhyun memilih melarikan diri ke dalam kamar mandi kamar hotel yang mereka sewa.

“Ma, kata paman tampan, aku tidak akan tidur sekamar dengan mama.” Tanya Sookyu begitu ibu dan anak itu sudah duduk di sofa mewah yang tersedia di kamar hotel.

Sooyoung menatap sang anak,  “Kenapa?”

Sookyu mengedikkan bahunya,  “Entahlah. Paman tampan hanya mengatakan kalau dia harus melakukan suatu pekerjaan yang hanya bisa dilakukan oleh paman dan mama. Dan aku tidak boleh ada di sekitar kalian.” Ucapnya dengan polos.

Sooyoung memalingkan wajahnya yang meroa, wanita itu tahu betul maksud yang dikatakan oleh sang anak. Sial! Cho Kyuhyun mulai meracuni otak anak mereka secara perlahan-lahan.

Dasar pria kurang ajar. Mesum

“Memangnya apa yang akan kalian lakukan, ma? Kenapa aku tidak boleh tidur dengan mama? Apa mama akan tidur dengan paman tampan?” Sooyoung gelagapan medengar pertanyaan-pertanyaan polos sang anak.

Sooyoung merutuki sifat mesum Kyuhyun yang brengsek.

“Tidak ada yang mama lakukan dengan paman Kyuhyun, Sayang. Kau akan tetap tidur sekamar dengan mama. Biarkan paman Kyuhyun yang tidur dikamar lain.” Ucapnya.

“Tapi paman tampan bilang kalau dia ingin memberikan sesuatu yang spesial  kepadaku kalau aku menuruti kata-katanya. Paman akan memberiku hadiah, dan mama tahu kan kalau aku sangat suka hadiah.” Sooyoung memijat kepalanya yang mulai pening. Wanita itu lagi-lagi merutuli sifat jenius anaknya yang menurun dari sang ayah.

Memang ya, buah jatuh tak jauh dari pohonnya. Cho Kyuhyun memang tidak diragukan lagi sebagai ayah Choi Sookyu.

“Apa yang dia janjikan padamu, nak?” Tanya Sooyoung. Sookyu terlihat berpikir keras.

“Paman bilang, dia akan memberiku teman kecil yang lucu dan bisa ku ajak bermain kalau dia sudah besar sepertiku. Tapi paman tampan bilang dia butuh waktu untuk membuatnya. Makanya dia menyuruhku untuk tidur di kamar lain. Kira-kira mama tahu tidak hadiah apa yang akan diberikan paman tampan kepadaku nanti?” Tanya nya polos.

Kedua mata Sooyoung melear sempurna saat mengerti maksud dari ucapan anaknya barusan. Wanita itu menggeram keras, Sooyong beranjak dari duduk nya dan berjalan mendekati kamar mandi.

“APA YANG SUDAH KAU AJARKAN KEPADA ANAKKU, CHO SIALAN! MESUM! BRENGSEK! KAU SUDAH MERACUNI OTAK POLOS ANAKKU!”

‘Duak’

‘Duak’

Sookyu beringsut ngeri saat melihat mama nya mengamuk sambil menggedor-gedor pintu hotel keras. Dia tida tahu kenapa mama-nya sampai se-murka itu saat mendegar hadiah yang akan diberikan Kyuhyu padanya.

“Mama! Kau mengumpat. Mama berhutang seribu dua ratus won kepadaku.” Seru Sookyu. Sooyoung menoleh ke arah Sookyu degan raut wajah garangnya.

“Choi Sookyu, mulai sekarang jangan dengarkan apapun yang dikatakan paman Kyuhyun kepadamu.” Peringatnya keras.

“Memanganya kenapa, ma? Aku dan paman Kyuhyun sudah berjanji saling jujur dan terbuka, jadi aku akan medengarkan ucapan paman tampan dan paman tampan akan mendengarkan ucapanku juga. Kita impas kan, ma.” Sooyoung mengerang keras. Wanita itu kembali menggedor pintu kamar mandi keras.

“CHO SIALAN! KYUHYUN BRENGSEK! KAU TIDAK AKAN MENDAPATKAN JATAH APAPUN MALAM INI! MESUM!” Surunya beserta umpatan.

“Mama mengumpat lagi. Hutang mama menjadi lima ribu enam ratus won. Aku akan kaya mendadak.” Sookyu tersenyum sumringah sejenak Sooyoung mengacak-acak rambutnya kesal.

“INI SEMUA GARA-GARA KAU, CHO KYUHYUN!”

Kyuhyun yang masih berada di dalam kamar mandi pun merings mendengar teriakan super dasyat milik waitanya itu. Pria berkulit putih itu terkikik geli saat menyadari kalau Sookyu sudah mengadu kepada Sooyoung.

“AKU MENDENGAR SEMUA UMPATAN-MU, SAYANG! KAU BERHUTANG SEMALAM PANAS DENGANKU. JANGAN LUPA ITU!” Serunya.

Kyuhyun kembali terkikik saat Sooyoung mengerang kencang. Pria itu bergumam, “Aku juga mencintaimu, Summer.” Gumamnya, lalu kembali melanjutkan acara mandinya yang sempat tertunda karena amukan Sooyoung.


Waktu sudah memasuki pukul sembilan malam, namun suasana yang sedang terjadi di salah satu kamar hotel mewah di salah satu Jeju Resort begitu temaram dengan pencahayaan yag bersumber dari lampu tidur yang tersedia di kamar hotel itu.

Senyap hening, dan membosankan.

Mungkin itu-lah yang dirasakan Cho Kyuhyun saat ini. Malam yang sudah ia tunggu-tunggu malah menjadi malam penuh kesuraman untuknya. Seharusnya malam ini dia bisa menikmati malam indah bersama wanitanya, namun insiden sore tadi membuatnya rmerelakan malam indah bersama sang wanita.

Choi Sooyoung sedang meraju dan tak mau memandangnya sedikitpun. Bicara pun wanita itu enggan. Bagaimana mungkin Kyuhyun bisa menikmati malam indah bersama Sooyoung kalau wanitanya itu saja tidak mau menoleh saat di panggilnya.

Ini semua gara-gara Sookyu. Gadis cilik itu sudah mebeberkan rahasia mereka kepada Sooyoung. Seharusnya ia tidak bicara macam-macam kepada anak itu dan akhirnya ia malah tidak menikmati sedikitpun malam romantisnya dengan Sooyoung. Padahal Kyuhyun sudah menyiapkan sesuatu untuk malam ini.

Pria bermarga Cho itu mengacak-acak surai coklat nya. Sooyoung masih tidur membelakanginya. Di kamar mewah ini hanya ada Kyuhyun dan Sooyoung. Sookyu memilih tidur di kamar lain karena penasaran dengan hadiah yang akan diberikan oleh Kyuhyun kalau ia menuruti kata-katanya.

“Sayang.” Panggil Kyuhyun pelan. Sooyoung yang sebenarnya belum tidur hanya diam tak menanggapi panggilan Kyuhyun. Wanita itu berpura-pura menutup kedua matanya.

Kyuhyun mengerang frustasi,  “Summer, jangan mendiamiku seperti ini. Oke, aku minta maaf karena sudah berbicara yang tidak-tidak pada Sookyu.. Tapi, ayolah sayang, aku hanya ingin menikmati malam romantis bersamamu. Hanya kita berdua saja.” Ucapnya merajuk. Sooyoung masih tak bergeming.

Kyuhyun mendekati tubuh Sooyoung lalu memeluk tubuh wanita itu dari belakang.  “Apa yang harus kulakukan agar kau tak marah lagi padaku?” Tanyanya yang masih tak mendapat balasan juga dari Sooyoung.

“Katakan sesuatu, Summer. Aku tahu kau belum tidur, percuma saja kau berbohong padaku.” Gumamnya tepat di kulit tengkuk Sooyoung. Sooyoung yang pada dasarnya memang belum tidur, merasa sedikit geli saat nafas hangat Kyuhyun menerpa kulit tengkuk nya.

“Janga berani macam-macam atau aku akan semakin marah padamu.” Celetuk Sooyoung saat Kyuhyun sudah mulai mengecup kulit tengkuk nya.

Kyuhyun membalikan tubuh Sooyoung menghadapnya.  “Aku benar kan, kau memang belum tidur, Sayang.” Katanya dengan menyeringai.

Sooyoung menghela nafasnya, wanita itu medorong dada Kyuhyun menjauh dari tubuhnya.  “Ingat, aku masih kesal padamu. Jangan bicara denganku sampai besok pagi.” Ucapnya sakartis lalu kembali membalikkan badanya memunggungi Kyuhyun.

Belum sempat berbalik, Kyuhyun menahan lengan Sooyoung membuat wanita itu kembali terbaring menghadapnya. Kyuhyun tak menyia-nyiakan kesempatan emas, pria itu langsung membalik keadaan menjadi diatas tubuh Sooyoung, dan…

‘CUP’

Kedua mata Sooyoung melebar saat merasakan sesuatu yang kenyal dan basah melumat bibirnya. Berbanding terbalik dengan Kyuhyun yang begitu menikmati cumbuan mereka.

Setelah beberapa detik terdiam, Sooyoung pun terbuai dengan ciuman lembut Kyuhyun. Wanita itu membalas cumbuan Kyuhyun dengan tempo yang sama. Kedua tangannya mengalungi leher Kyuhyun dan ciuman mereka semakin dalam dan dalam.

Kyuhyun memiringkan wajahnya untuk memperdalam cumbuan mereka. Suasana di kamar hotel yang mereka tempati tiba-tiba terasa panas. Suara lenguhan serta kecupan mendominasi di kamar mewah milik hotel bintang lima di Jeju Resort yang di sewa Kyuhyun.

Sooyoung merasakan paru-parunya kekurangan pasokan oksigen. Wanita itu medorong dada Kyuhyun agar melepaskan cumbuan mereka. Kyuhyun awalnya merasa enggan tapi pria itu tak tega melihat wanitanya kekurangan oksigen.

“Wajahmu memerah, Sayang. Sangat cantik.” Gumam Kyuhyun tepat di depan wajah Sooyoung yang memerah. Walaupun penerangan di kamar itu tidak terlalu terang, Kyuhyun tetap bisa menangkap wajah tersipu Sooyoung.

Kyuhyun kembali mencium Sooyoung. Kali ini intensitas cumbuan mereka lebih dalam dan semakin panas. Kyuhyun sudah mulai melesakkan lidahnya kedalam mulut hangat Sooyoung dan membelitkan lidahnya dengan lidah Sooyoung.

Sooyoung yang kewalahan dengan aksi nakal lidah Kyuhyun mencoba untuk menandingi aksi lidah Kyuhyun. Namun tetap saja ia kalah, Kyuhyun menyeringai saat Sooyoung sudah mulai mengeluarkan suara desahannya. Pria itu tak segan-segan untuk semakin membelitkan lidahya dengan lidah Sooyoug membuat saliva mereka bercampur dan membasahi area di sekitar mulut dan dagu.

Sooyoung menjambak lembut rambut Kyuhyun membuat nya telihat acak-acakan. Kyuhyun memejamkan matanya erat saat merasakan area vitalnya mulai menegang. Terlebih lagi gerakan kaki Sooyoung yang tak mau diam menggesek-gesek kejantannya membuatnya menegang keras.

“Sayang, aku mau sekarang. Aku sudah tidak sanggup menahannya lagi.” Geram Kyuhyun dengan suara parau menahan birahi yang mulai memuncak. Sooyoung memasang wajah sayu dan mengangguk membuat Kyuhyun kembali menerjang bibirnya.

Kyuhyun menyuruh Sooyoung bangun,  “Mau aku yang lepas atau kau sendiri yang melepas pakaianmu?” Tanya Kyuhyun dengan nada menggoda. Sooyoung menatap tajam Kyuhyun. “Sialan mesum kau Cho Kyuhyun.” Gertaknya membuat Kyuhyun tak takut sama sekali dan malah terkekeh geli melihat sikap malu-malu wanitanya.

MATURE CONTENT !!!

Yang merasa masih dibawah usia 19 tahun, sebaiknya SKIP part ini.

Dan bagi yang tidak sanggup/tidak suka MATURE CONTENT boleh langsung SKIP part ini.

 

 

Kyuhyun mulai melepaskan seluruh pakaian Sooyoung lalu setelahnya melepas pakaiannya sendiri dibantu oleh Sooyoung. Mereka sudah benar-benar telanjang, Kyuhyun sudah tak sanggup menahan nafsunya saat melihat kulit putih Sooyoung yang telanjang. Pria yang khas dengan suara berat nya itu langsung menerjang tubuh Sooyoung membuat wanita itu kembali terbaring.

Sooyoung mendesah tertahan saat Kyuhyun kembali menciumnya lebih dan lebih panas dari sebelumnya. Wanita itu mencengkram kuat bahu Kyuhyun saat lidah prianya mengobrak-abrik dalam mulutnya.

Cho Kyuhyun mengamuk.

Kyuhyun mengecupi wajah Sooyoung berkali-kali. Ciuman panas pria itu turun ke dagu dan sampai ke area leher jenjang Sooyoung. Sooyoung mendongak saat Kyuhyun mencium, mengecup, menggigit dan menjilat kulit lehernya menciptakan sebuah tanda kepemilikan yang hanya boleh diciptakan oleh Kyuhyun seorang.

“Kyuhyun.. Oh astaga..” Desah Sooyoung saat merasakan cumbuan Kyuhyun sudah mulai merambat ke area payudaranya. Kyuhyun menyeringai mendengar suara desahan tak terkontrol yang keluar dari mulut tebal Sooyoung.

Kyuhyun menjauhkan wajahnya dari payudara Sooyoung, pria itu menatap dalam wajah sayu Sooyoung.  “Argh.. Kyuh..” Desah Sooyoung saat kedua payudaraya mulai diremas-remas dengan gerakan teratur oleh tangan-tangan Kyuhyun.

“Sial! Jangan mempermainkan aku, Kyu.” Keluh Sooyoung menahan mati-matian desahannya kala gerakan tangan Kyuhyun di dua buah dada nya mulai meremasnya kencang.

“Apa yang kau inginkan, Sayang?” Tanya Kyuhyun dengan nada menggoda. Pria itu menyeringai lebar saat melihat wajah Sooyoung yang memerah, antara menahan malu dan kesal.

“Cepat selesaikan saja semuanya. Jangan bertele-tele, Kyuhyun-ah.” Kyuhyun tersenyum kecil sebelum embali mendekatkan wajahnya ke payudara Sooyoung dan memasukan puting kemerahan itu kedalam mulutnya.

Sooyoung menggelinjang hebat sampai-sampai mengngkat tubuhnya saat mulut hangat Kyuhyun menghisap puting payudaranya. Kedua tangan wanita itu langsung mencengkram rambut coklat Kyuhyun, menjambaknya dan mengacaknya.

Setelah puas dengan kedua payudara Sooyoung, kecupan Kyuhyun turun menelusuri perut rata Sooyoung sampai akhirnya tiba di daerah terintim milik setiap wanita. Kyuhyun melebarkan paha Sooyoung membuatnya bisa melihat area vital wanitanya. Pria itu menyerigai lalu mendongak dan menatap Sooyoung yang memalingkan wajahnya yang memerah.

“Lihat, kau sudah sangat basah dan panas di bawah sini, Sayang.” Katanya menggoda. Belum sempat mendengarkan protes dari mulut Sooyoung, Kyuhyun mulai mendekati wajahnya ke daerah kewanitaan Sooyoung.

“Arh.. Kyuhyun-ah..” Lenguh Sooyoung keras saat lidah panas Kyuhyun mulai menjilati area paling sensitif di bagian tubuhnya.

“Bercintalah denganku, Summer. Hanya denganku.” Bisik Kyuhyun

“Hanya denganmu, dan aku bersumpah.” Sooyoung balas berbisik, kedua tangannya menyambut kehadiran Kyuhyun. Meremas lembut bahu pria itu saat pria itu menghisap puting payudara nya bak bayi kehausan dengan penuh gairah. Memberi sentuhan lembut penuh cinta yang tersirat dar setiap gerakannya pada tubuh Sooyoung. Sooyoung mengecup bahu tegap Kyuhyun dengan lembut hingga Kyuhyun mengerang frustasi. Bagian bawah tubuh pria itu megeras sempurna dan begitu siap dengan urat-urat yang mengelilinginya.

Ditatapnya Sooyoung yang berwajah sayu dibawah himpitan tubuhnya. Pria itu mengecup sayang kening Sooyoung. Wanita itu memejamka matanya saat merasakan kejantanan prianya sudah sangat mengeras dan kaku dan terasa panas di kulitnya.

“Sayang, kau begitu tampan.” Sooyoung berkata dengan suara serak, tubuhnya bergerak-gerak kenikmatan saat Kyuhyun menggelitik kewanitaanya. Meraba bagian sensitif wanitanya dan memasukan satu jarinya kedalam lubang sempit wanitanya. Kyuhyun memejamkan matanya mendamba. Satu tangannya yang lain meremas payudara Sooyoung. Desahan dan napas terengah terlena terdengar.

Satu tangan Sooyoung meramat kebawah hingga akhirya sampai ke selangkangan Kyuhyun. Wanita itu mengelus lalu mengenggam dan mengocok perlahan kejantanan Kyuhyun yang semakin keras dan terasa sangat panas di tangannya. Kyuhyun menggeram saat jari-jari lentik wanitanya mengocok kejantanannya.

“Sayang, oh ya, terus. Terus seperti itu.” Desah Kyuhyun membuat Sooyoung semakin tertantang untuk membuat Kyuhyun kenikmatan.

“Cukup sayang, aku tidak mau keluar selain didalam-mu.”

Kyuhyun kemudian bangkit, tersenyum lembut saat ia mengusap miliknya sendiri. Pria itu mendekat pada Sooyoung dan mengarahkan kejantanannya pada mulut wanita itu. Bersamaan dengan itu wajah Kyuhyun juga mengarah pada lubang vagina milik Sooyoung. Menciumnya lembut penuh hasrat.

Sooyoung meraih kepala kejantanan Kyuhyun lalu menciuminya dengan mesra. Dijilatnya perlahan benda keras itu hingga membuat Kyuhyun mengerang keras. Sooyoung menyukai suara erangan nikmat yang keluar dari mulut prianya. Itu tandanya kalau yang dilakukannya membuat Kyuhyun lebih bergairah.

Sooyoung ingin mendengarnya lagi. Wanita itu mulai mengocok perlahan kejantanan Kyuhyun. Dibasahinya kejantanan keras prianya itu dengan lidahnya. Mencoba menahan gejolak pada miliknya yang tengah dimanjakan pula. Kepala Sooyoung berada pada pusat tubuh Kyuhyun, sedangkan kepala Kyuhyun berada tepat pada inti tubuh Sooyoung.

Kyuhyun kembali bangkit menuruni ranjang mereka dan meraih tangan Sooyoung, menarinya selembut mungkin. Sooyoung tersenyum dan menuruti apa saja yang dilakukan Kyuhyun. Wanita itu terduduk di pinggir ranjang dan menyambut ciuman pria itu dibibirnya.

“Lakukanlah, Sayang.” Perintahya. Sooyoung mengangguk patuh. Wanita itu meraih kejantanan Kyuhyun. Dipijatnya dengan perlahan hingga membuat Kyuhyun mendongak serta memejamkan matanya menahan kenikmatan.

“Yeah.. Sayayangh. Emh.” Racaunya. Sooyoung beralih menciumi benda keras itu sebelum memasukkan kejantanan Kyuhyun kedalam mulut hangatnya.

“Astaga. Oh tuhan. Sayang, kau.. Ugh!” Racauan Kyuhyun semakin keras saat Sooyoung mulai menyesap kepala kenjantanan Kyuhyun.

“C.. Cukup, Sayang.” Kyuhyun kembali merebahkan Sooyoung ke ranjang. Pria itu melebarkan kedua pahanya. Sooyoung memejamkan matanya saat ia merasakan kejantanan Kyuhyun menekan-ekan bagian vaginanya dengan gerakan menggoda. Jelas ia tahu Kyuhyun sudah sangat siap untuk memulai ke bagian inti.

Sooyoung mengerang saat lidah Kyuhyun menyeruak masuk ke dalam vaginaya hingga membuat Sooyoung menjerit. “Kyuhyun-ah. Hhhh…” Lenguhnya.

Cho Kyuhyun merangkak ke atas tubuh Sooyoung, menindih tubuh telanjang waita itu dengan tubuh telanjang miliknya. Tatapannya sedu penuh hasrat dan gairah tertahan untuk segera menyatu dengan wanitanya.

“Aku mulai ke inti, Sayang.” Sooyoung mencengkram kuat pundak kekar Kyuhyun.

Kyuhyun menggulum puting payudara Sooyoung satu-persatu secara bergantian. Kakinya menggesek-gesek talapak kaki Sooyoung yang berkeringat. Salah satu tangan pria bermarga Cho tersebut mengocok cepat kejantanan miliknya sejenak, sebelum menuntunya memasuki lubang sempit vagina Sooyoung.

Kyuhyun memejamkan matanya erat saat merasakan betapa sempitnya vagina Sooyounng. Sooyoung mengerang frustasi saat Kyuhyun memasukan kejantanan nya dalam sekali hentakan, membuatnya reflek mengerag kencang karena terkejut.

“Ough! Tuhan.. Kyuhyun-ah. Pelan-pelan..” Bisiknya parau.

Kyuhyun mengecup bibir Sooyoung seraya menggerakan pinggulnya dengan gerakan teratur. Mereka berdua sama-sama mengerang saat merasakan surga kenikmatan sedang mendera keduanya. Mereka berdua seolah-olah tertutupi oleh kabut kenikmatan.

“Ahh..” Racau keduanya.

“Ahh.. Sayang.. Hnn” Dipeluknya dengan erat tubuh wanita dibawahnya itu. Mendesah mesra penuh gairah ditelinganya yang merah. Sooyoung membalas dekapan itu dengan suka cita.

“Kyuhyun-ah, aku mencintaimu…”

“Hn.. aku lebih mecintamu, Sayang..” Kyuhyun membalas menatap wajah memerah Sooyoung sembari mempercepat gerakan maju-mundur pinggulnya. Menjemput kenikmatan mereka yang terasa semakin dan semakin dekat.

“Kyu, aku sebentar lagi.. hhh..” Kyuhyun semakin mempercepat gerakan pinggulnya. Derit ranjang yang memekikan telinga ta menjadi penghalang mereka untuk menjemput kenikmatan yang sebentar lagi menerjang keduanya.

Kyuhyun bangkit dan mengangkat tubuh Sooyoung untuk duduk dipangkuannya. Pria itu menaik-turunkan bokong Sooyoung cepat. Sooyoung hampir hilang kendali, wanita itu memeluk leher Kyuhyun dan mecengkram erat rambut Kyuhyun saat dirasanya kejantanan prianya itu mulai membesar dan semakin mengeras.

“Argh.. Kau nikmat sekali, Sayang..” Geram Kyuhyun saat dirinya pun hampir tiba kedalam kenikmatan.

Kyuhyun kembali merebahkan tubuh Sooyoung ke ranjang dan menindihnya. Pria itu menggerakan pinggulnya tak terkontrol. Sooyoung mengerang keras saat dirinya sudah sampai kedalam puncak kenikmatan. Kyuhyun menggeram kencang saat vagina Sooyoung menghisap dan menjepit kejantanannya dengan erat.

“Oughhhh!!” Mereka mengerang keras bersamaan saat puncak kenikmatan berhasil menjemput mereka membuat bayangan mereka mendadak putih seketika.

Kyuhyun langsung ambruk diatas badan Sooyoung yang banjir kerigat, tak berbeda jauh darinya. Suara nafas terengah memenuhi kamar hotel mewah itu. Kyuhyun menegcup wajah dan bibir Sooyoung dengan penuh cinta.

“Terimakasih untuk malam ini, Sayang.” Ucapnya lalu kembali mengecup Sooyoung. Tanpa mengeluarkan kejantanannya Sooyoung berguling kesamping Sooyoung lalu menyelimuti tubuh mereka yang kelelahan dan tertidur pulas dengan senyum sumringah yang menghiasi wajah mereka.

SAFE AREA !!!


Sooyoung membuka matanya yang terasa berat dan tubuhnya terasa pegal semua. Mata bulatnya menangkap Kyuhyun yang masih tertdur lelap setelah malam panjang mereka. Baru kali ini Sooyoung merasakan pelepasan terhebat dalam hidupnya dan dia tida menyesali apapun yang terjadi padanya saat ini.

“Selamat pagi.”

Sooyoung terkejut ketika Kyuhyun tiba-tiba membuka matanya dan mencium bibirnya dengan lembut.

“Kyuhyun-ah!” Sooyoung menonjok pelan dada Kyuhyun.  “Apa kau menikmati pemandangan pagi yang cerah, Sayang?” Goda Kyuhyun.

“Diamlah!” Sooyoung mengerucutkan bibirnya dengan kesal. Dia bisa merasakan Kyuhyu semakin mengeratkan pelukannya pada Sooyoung. Kyuhyun tdak tahu harus mengatakan apapun lagi saat menikmati wajah cemberut Sooyoung dipagi hari.

“Mama!” Tiba-tiba pintu kamar hotel Kyuhyun dan Sooyoung terbuka. Sookyu melangkahkan kakinya masuk kedalam kamar mereka dengan penampilan khas orang baru tidur.

“Sookyu!” Sooyoung langsung menutupi tubuh telanjangnya dengan selimut.

Sookyu yang belum menyadari keadaan sekitarnya langsung merebahkan tubuhnya diantara Kyuhyun dan Sooyoung. Barula beberapa deti ia menyadari ada yang janggal dari penampilan Kyuhyun dan Sooyoung.

“Mama, paman tampan? Kenapa kalian tidak memakai baju?” Pertanyaan polos seorang bocah berusiatiga tahu yang sukses membuat Sooyoung gelagapan. Bahkan Sooyoung tidak bisa menahan rona kemerahan yang menjalari seluruh wajahnya.

“Hn, kami habis melakukan kegaiatan indah. Kau ingat kata-kata paman yang akan memberikanmu hadiah kalau kau menuruti kata-kata paman?” Ucap Kyuhyun dengan seringaian mesum.

“Benarkah, paman? Tapi kenapa kalian tidak memakai baju? Kalau aku boleh tahu memangnya apa hadiah yang akan paman berikan?”

“Karena hadiahnya dibuat dengan tidak memakai baju.” Sooyoung melebarkan matanya mendengar kata-kata Kyuhyun. Wanita itu melirik Kyuhyun dengan tatapan tajam.

“Kyuhyun-ah, jangan bicara macam-macam pada Sookyu.” Ancamnya.

“Hadiah seperti apa? Kenapa harus tida memakai baju?”

Kyuhyun kembali menyeringai,  “Karena kalau tidak melepas baju, hadiah nya tidak akan berhasil.” Sooyoung menimpuk wajah Kyuhyun dengan bantal. Wanita itu mengerang keras dan menyuruh Sookyu untuk kembali ke kamarnya.

“Sookyu, kembali ke kamarmu dan bersihkan dirimu.” Perintah Sooyoung.

Sookyu tidak mengubris ucapan Sooyoung, bocah perempuan itu malah beralih menatap Kyuhyun yang masih berbaring. “Paman tampan, boleh tidak kita ke kebun binatang dulu sebelum pulang ke Seoul?”

Kyuhyun mengangguk,  “Hn, kita akan ke kebun binatang.” Mata Sookyu berbinar-binar.  “Asik!!!” Serunya.

“Tapi kau harus mandi dulu dan sarapan.” Sookyu mengangguk lalu tanpa perintah lagi, bocah perempuan itu lagsung beranjak dari ranjang Kyuhyun dan Sooyoung dan kembali ke kamarnya.

>>>

“Habiskan susumu, Sookyu.” Kyuhyun mengusap lembut rambut Sookyu yang sedang menghabisan pancake madu nya.

“Sookyu ingin ke kebun binatang!” Sookyu mengerucutkan bibirnya.

“Kita akan pergi, tapi kau harus menghabiskan susu dan sarapanmu dulu.”

Kyuhyun kembali memakan sarapannya setelah membujuk Sookyu untuk menghabiskan sarapan pagnya. Pria itu memandang wajah Sookyu lekat-lekat. Kalau ia pikir-pikir Sookyu agak mirip dengannya. Dari kepribadian, sikap, dan bahkan kalau ia lihat lebih jelas lagi Sookyu agak mirip dengannya.

Dirinya memang belum banyak mengenal Sookyu secara langsung. Tapi, semenjak ia sering menghabiskan waktu dengan Sooyoung dan Sookyu, Kyuhyun merasakan kelengkapan hidup. Entah bagaimana itu bisa terjadi. Tapi Kyuhyun merasa sangat nyaman dan rasanya seperti memiliki sebuah keluarga kecil saat bersama ibu dan anak itu.

“Aku sudah menghabiskan susu dan sarapanku, ma. Bisa kita pergi ke kebun binatang sekarang?” Sookyu meletakkan gelas susunya.

Kyuhyun segera bangkit dari duduknya saat Sooyoung menyingkirkan peralatan bekas sarapan mereka.

“Hn. Ayo kita berangkat.” Sooyoung menggendong Sookyu dan membantu Sooyoung membawa tas mereka.

Sooyoung tersenyum sedih saat melihat Sookyu begitu nyaman dengan Kyuhyun. Ia tahu betul selama ini Sookyu sangat membutuhkan sosok seorang ayah untuk memantau perkembangannya. Tapi dendamnya pada Kyuhyun membuatnya rela mengorban kebahagiaan putrinya sendiri.

Setega itukah Choi Sooyoung?

Entahlah, Sooyoung sedang tak ingin memikirkannya saat ini.

Kyuhyun menjalankan mobilnya menuju ke kebun binatag yang ada di pulau Jeju. Waktu kebersamaan seperti ini memang jarang sekali bisa dinikmati oleh mereka bertiga. Terlebih mereka menikmatinya bertiga. Terasa lengkap dan hangat.

Sookyu sudah tidak sabar dan terus meregek kepadanya agar cepat sampai ke kebun binatang.

“Mama! Ayo kita lihat burung!” Sookyu menarik tangan Sooyoung ketika mereka sudah berada di dalam kebun binatang.

“Pelan-pelan, Sayang. Kita akan kesana, kok.” Sooyoung tersenyum menanggapi.

Sookyu begitu bersemangat ketika melihat berbagai macam jenis burung yang tersedia di kebun binatang itu. Mulut kecil Sookyu tidak berhenti mengoceh, mengomentari apapun yang dilewatinya.

Kyuhyun sendiri mengikuti keduanya tak jauh dibelakang mereka berjalan dengan kamera DSLR-nya. Mengabdikan semua moment langka seperti ini. Saat Sooyoung tersenyum, atau ketika Sookyu dengan semangat menunjuk-nunjuk beberapa binatang yang dilihatya dengan antusias. Dia sendiri tidak bisa menahan senyumnya ketika melihat hasil jepretannya.

“Jangan sibuk sendirian, Kyu.”

Kyuhyun meolehkan kepalanya ketka Suara halus Sooyoung menyapa indera pendengarannya. Sooyoung berdiri disampingnya dengan senyum menawan.

“Hmm.” Kyuhyun memandang sekelilingnya. Dia baru sadar kalau mereka sudah berkeliling kebun binatang. Dan jam sudah menunjukan pukul satu siang.

“Sudah selesai?”

“Hm. Dan sekarang waktunya makan siang. Sookyu sudah merengek ingin makan pasta.”

Kyuhyun mengangguk. Pria itu menggendong Sookyu yang sudah mulai kelelahan. “Kau ingin makan pasta untuk menu makan siangmu, Sayang?” Tanya Kyuhyu seraya menciumi wajah Sookyu.

“Hmm.. Aku ingin makan pasta, paman.” Rengek Sookyu. Kyuhyun menjawil hidung Sookyu gemas. “Baiklah, kita akan makan pasta.” Ucapnya membuat Sookyu memekik senang.


Kyuhyun mendudukan diri di ranjangnya dan membuka laptopnya. Matanya mulai meneliti gambar yang dia ambil hari ini. Setelah puas berkeliling kebun binatang dan makan siang dengan pasta, bocah perempuan berambut lurus itu merengek ingin kembali ke hotel karena kelelahan. Sookyu itu memang selalu semangat. Gambaran Choi Sooyoung sekali.

Jemarinya mulai membuka gambar-gambar yang diambilnya satu persatu. Mulai dari gambar Sookyu yang mencoba memegang burung elang, menyentuh gajah da masih banyak lagi. Lalu tatapannya terpaku saat melihat gambar Sooyoung yang sedang mengisi layar laptopnya. Wanita tinggi itu tersenyum kearah kameranya dengan senyuman lembut. Rambutnya yang halus berkibar terena sapuan angin. Mata bulat jernihnya benar-benar mengingatkannya dengan Choi Sooyoung.

Sooyoung memasuki kamar mereka dan menghela nafas saat melihat Kyuhyun masih berkutat dengan laptopnya. Padahal hari sudah larut malam. Wanita itu berjalan mendekati ranjang mereka.

“Summer!” Serunya saat Sooyoung menutup laptopnya secara tiba-tiba.

“Cukup, Sayang. Ini sudah malam. Kau harus istirahat, besok pagi-pagi sekali kita akan kembali ke Seoul.” Sooyoung merengut kesal.

“Aku harus memeriksa beberapa berkas penting, Sayang. Kau tidurlah duluan.” Sooyoung mendengus.

“Tubuhmu perlu istirahat. Jangan forsir semua pekerjaanmu, Kyu.” Sooyoung mengerucutkan bibirnya da membalikkan badanya membelakangi Kyuhyun.

Kyuhyun sendiri menarik nafas panjang dan meletakkan laptopnya di atas meja nakas. Sooyoung pura-pura memejamkan mata ketika merasakan pergerakan di belakangnya. Kyuhyun merebahkan diri di sampingnya dan memeluk Sooyoung dengan erat.

“Jangan merajuk seperti itu, Sayang.” Kyuhyun berbisik dan mengelus perut rata Sooyoung dengan lembut. Sooyoung hanya membiarkan Kyuhyun mengelus perutya dengan lembut. Dalam hati dia berharap, jika didalam rahimnya akan tumbuh benih yang ditanamkan Kyuhyun di rahimnya.

Hingga akhirnya, dirinya kalah dengan rasa kantuk yang benar-benar menyerangnya.


To Be Continued…

Note: Chap 17 UP!! Chap 17 UP!!

Siapa yang nunggu kelanjutan Falling?? Maaf aku gak bisa update kilat kayak dulu.. Aku udah masuk di kelas akhir nih dan bakal banyak tugas yang harus ku kerjain.

Happy Birthday papa Kyu.. Ugh!!! Sayangnya pas papa Kyu lagi ultah mama Soo malah lagi ke madrid #Kyupundung.. Tapi gak apa-apa.. yang penting aku udah nepatin janjiku untuk up spesial chapter pas ultah papa Kyu kan. Walaupun agak telat #tawaevil

Gimana? Gimana? Part ini jelek kah? Aku sempet stuck dan WB sesaat pas lagi ngerjain chap ini. Makanya kalo ada typo dan kata-kata yang aneh atau apalah itu mhohon dimaafkan ya..

Ingat.. Falling akan tetap kulanjut sampe KyuYoung Happy Ending…

Ah iya, aku ambil beberapa dialog ff sasusaku ‘You’re Wife’ di part SooKyuYoung ke kebun binatang. Aku tidak memplagiat, hanya terinspirasi. Jadi bedakan plagiat dan inspirasi.

Aku tidak memaksa kalian untuk suka sama Falling.. Tapi aku berharap KNIGHT semakin berkembang dan KYUYOUNG bakal menghadirkan moment-moment yang menyentuh hati #Ihope

Semua boleh kasih saran kok. Para readers.. KNIGHT!!!! Dan para Silent Readers.. boleh kok kasih saran yang membangun. Kritikan juga gak apa-apa deh, aku terima aja..

Akhir kata..

Terima kasih untuk para readers yang selalu setia nunggu kelanjutan Falling. Para readers yang setiap komen di setiap chapter. Dan para Silent Readers yang udah ikut andil memantau perkembangan Falling.

The Big Thankyou From Me…

Advertisements

39 thoughts on “[SERIES] FALLING -Chapter 17 (Spesial chapter)”

  1. wawww panas banget.. malam yang begitu panas di pulau jeju.. makasih ya kak buat pw nya.. dan aku kira ini bakal jadi ff ending.. akhirnya masih dilanjut… seneng bgt dehh disini lebih banyak kyuyoung moment dan sookyu serta ayahnya… berasa happy family bgt… dan aku juga gak sabar buat nunggu little cho yang kedua.. semoga sooyoung bener2 hamil dan bikin seohyun jadi kebakaran jenggot.. aduhh duhh sookyu, kamu itu memang anaknya kyuhyun makanya sifatnya nurunnya persis kayak bapaknya, nyebelin dan juga evil… hahah gk kebayang paniknya sooyoung pas sookyu ngeliat dia lgi telanjang bareng ama kyuhyun… semangat buat part 18 di tunggu bgt kelanjutannya…

    1. Chap 18 udah up yaa..
      Terimakasih banget loh.. duh aku itu gak bakal bosen sama komenan macem kek gini. Panjang dan berbobot banget.. Ugh! lope-lope dah buat kamu yang nge-review ❤ ❤

      Terimakasih sudah bersedia baca+komen FALLING 😀
      Terus ikutin kelanjutan FALLING ya ❤ ❤

  2. yesss. semoga sooyoung hamil deh. etapi kayanya emg udah hamil sih ya, ngeliat kesensitifan sooyoung ke kyuhyun yang ngerajuk mulu. haha.
    next ditunggu bgtt kak. kalo bisa sih nextnya jangan ngaret yaaa 🙂

  3. sumpah di awal baca ffnya aja udah mulai panas pas baca terus ke bawa hot parah…… aku suka banget di sini interaksi kyu sam sookyu.. itu bener bener swet apalgi kyu juga ngerasa kalau sookyu mirip dari segala hal sama kyu…..aku mah cuman berharap soo cepat cepat ngebaleain dendamnya biar aku tau kelanjutanya hubunhan mereka gemana …..
    dan masih penasaran banget pengen liat interksi appa kyu sama cucunya….pokonya maa DAEBAK balhh….aku tunggu kelanjutan nextnyq semoga cepat cepat di post…..

    1. Jelas Sookyu mirip Kyu, mereka kan ayah-anak kandung 😀
      Chap 18 udah up ya say!!!

      Terimakasih sudah bersedia baca+komen FALLING 😀
      Terus ikutin kelanjutan FALLING ya ❤ ❤

  4. Sookyu beneran gabisa dipisah sama kyu ini mah..
    Kira² soo bakalan ngelanjutin balas dendamnya ga yaa
    Ga sabar liat kelanjutan hub mereka..
    Ditunggu chapter 18 nyaaa.. semangat ya thor!!

    1. Jelas mereka kan anak-ayah kandung.. Susah dipisahin lah 😀
      Soo bakal ngelanjut balas dendamnya kok.. hehe tenang aja 😀
      Chap 18 udah up ya say!!

      Terimakasih sudah bersedia baca+komen FALLING 😀
      Terus ikutin kelanjutan FALLING ya ❤ ❤

  5. Huaaaaa akhirnya di update lagi 😄😄 ku bahagiaa. Masih baper mode on nih karena baca ini 😂😂 cukup baper dah. Selalu kalo baca pasti dapet feel nya. Makin penasaran sama kelanjutannya dan. Semangat kak

    1. Aku juga bahagia kalau kau bahagia 😀 Jangan baper-baper yach 😀
      Thankyu banget dah kalo kamu selalu dapet feel nya setiap baca Falling..

      Terimakasih sudah bersedia baca+komen FALLING 😀
      Terus ikutin kelanjutan FALLING ya ❤ ❤

  6. Yuhuuuu puas banget sama sookyuyoung moment di part ini :D. Mereka bener” seperti keluarga kecil bahagia 😀 . Hahaha si kyu, meracuni otak polos sookyu, tapi semoga aja sookyu cepet dapet hadiah yg di janjiij kyu *alias adek* dan semua masalah di anatara mereka cepet selesai biar mereka bisa hidup damai, aman dan tentram tanpa ada yg gangguin 😀

    ok, cepet di lanjut ya ka, jan lama” 😉

    1. Doa’in aja yang terbaik untu SooKyuYoung yaaaa 😀
      Chap 18 udah ku up ya say!!

      Terimakasih sudah bersedia baca+komen FALLING 😀
      Terus ikutin kelanjutan FALLING ya ❤ ❤

  7. Gila-gilaan, panas banget…
    Soo hamil?
    Masa soo hamil?
    Tapi kalo hamil ngga papa kok..
    Ckckckck, kyu.. sookyu itu masih kecil udh di ajarin ngomong ya kaya begitu..
    Gileee,, sookyu masuk kamar, Untung ga pas lg kaya begitu… hahahaha
    Ditunggu ya next nya..
    Selalu semangat author

    1. Kamu butuh kipas???
      Soo hamil?? Tanya aja sendiri ke Kyuhyun, dia kan yang udah buat Sooyoung hamil #wekk 😀
      Chap 18 udah ku up ya say!!

      Terimakasih sudah bersedia baca+komen FALLING 😀
      Terus ikutin kelanjutan FALLING ya ❤ ❤

  8. OMG!!!! part in bner” hot banget min moment kyuyoung’a Wowwww 😮 kyu bner” namja mesum tingkat akut yaa klo udh dpet” sma soo eonni kkkkkkk mudah2’n ajaa hadiah yng kyu janjiin buat sookyu terkabul #amin biar jdi Family yng lengkap gtu hehehe 😀 kajja Always keep waiting next part’a min, mimin bner” daebak!!!!!!! 😉

    1. Nanti juga Sookyu bakal punya adek kok. Papa-mama nya aja rajin banget tuh buatnya #Plakk 😀
      Kyu mesum? Hahaha itu sudah biasa 😀

      Terimakasih sudah bersedia baca+komen FALLING 😀
      Terus ikutin kelanjutan FALLING ya ❤ ❤

  9. Author-nim..
    Daebaaaaakk..
    Jadi ikut tegang bacanya,
    Hahaa..
    Seneng ngebayangin interaksi keluarga kecil kyu-soo-sookyu,
    Keluarga favoriiit..
    Dan sepertinya sooyoung juga berharap adek buat sookyu ya..
    Hihii..
    Semangat, author-nim..

    1. Woah Terima kasih!!!!
      Aku dipuji 😀 😀 😀
      Aku juga seneng kok ngebayangin Kyuhyun, Sooyoung, terus anak mereka. Ugh! bener-bener bakal jadi keluarga sempurna+evil 😀
      King Evil+Queen Evil=Little Evil #Plakk 😀 😀

      Terimakasih sudah bersedia baca+komen FALLING 😀
      Terus ikutin kelanjutan FALLING ya ❤ ❤

  10. kyuhyun itu emang bener2 ye, otak polos sookyu jadi ternodai gegara perkataan beracun kyuhyun pantes aja soo ngambek sayang aksi ngambeknya gak berjalan mulus kaya muka kyu.. oooopss keceplosan deh

    #dilemparkyukekandangbuaya

  11. Wah kyu udh pnya rencana nih supaya sumer gk ninggalin dia dgn cara membuat sumer hamil… walaupun harus memakai cara salah dgn hubungan terlarang mereka… kyu udh mulai sadar ya kalau sookyu itu anakx dia udh mulai bisa menyadarix… smoga soo menghilangkan rasa dendamx dan mau jujur pada kyu ya… ditunggu lannjutanx min…

  12. Sungguh keluarga yg bahagia. Kalo soo eonnie hamil, akankah soo eonnie melupakan dendamnya. Kasia jg kyu oppa yg udah berubah tpi harus menderita Sungguh keluarga yg bahagia. Kalo soo eonnie hamil, akankah soo eonnie melupakan dendamnya. Kasia jg kyu oppa yg udah berubah tpi harus menderita nantinya

    Next . . . . .
    Aku selalu menunggu ni ff

    1. Lihat aja nanti kek gimana hubungan merea. Aku belum bisa memastikannya #Hehehe 😀
      Chap 18 udah ku up ya say!!

      Terimakasih sudah bersedia baca+komen FALLING 😀
      Terus ikutin kelanjutan FALLING ya ❤ ❤

  13. Uhhh puas banget baca falling chapter 17 ini,, panjang dan isi’y kyuyoung semua 😍
    Dari pertma baca mereka kaya kluarga kecil yang bahagia banget, aku suka baca moment yg pas sookyu dtang kekmarnya kyuyoung trus tdur ditngah” mereka yg gak pke bju gtu,, lucu deh ngebayangin’y.
    Suka bnget ama part ini gak salah memang part ini di blang spesial.😆
    Next thor gak sabar mau liat reaksi kyu yang tau kalau summer itu sebnarnya sooyoung, dan moga aja d part slanjutnya sooyoung hamil biar seohyun ama kyu cerai ajah.😄

  14. Woaa daebak thor ! Semoga happy ending terus sookyu punya adek :v batalin aja deh balas dendam nya :v next chap lebih seru lagi , fighting thor !

  15. Kyu bnr2 mesum sm ank kecil ngmgny ky gitu….ampun….
    Part ni bnr2 indah,mreka bnr2 spt klg. Ga ad Seohyun,ga ad mslh, ga ad dendam. I like.
    Sy nungguin trs part 17, tiap buka wodpress blm mncul2, brusan browsing aj k Google eh…ternyata udh post, ketinggalan deh Dr tgl 3 smpe skrg br bc😊😊tp trbayar sm momen sweet mreka. D tunggu klanjutanny ….😊

  16. hallo thor saya readers baru, maaf baru komet ff kamu soalnya saya baru buka website sekarng
    izin bawa ff yah..:)

    hahaha kyu kamu mesum sekali sama anak bilang gtu, ya ampuh sookyu jangan masuk sembarangan akan mama soo jadi gak tau bilang apa ama sookyu..

    aku suka ama chap 17 ini moment papa kyu dan mama soo, walaupun soo mama harus menghadapi mesum papa kyu:):)

    lanjut yah ntor.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s