Drama

[SERIES] FALLING -Chapter 16

falling-2

Falling By Kyoung

Main Cast: Cho Kyuhyun & Choi Sooyoung

Genre: Hurt/Comfort, Romance, Drama

Rate : M (Implisit Content)

Duration: SERIES

Note: Udah sekitar setahun aku gak update FF, dan sekarang aku bakal comeback dengan FF terbaruku. Dengan cast yang baru juga. Sebenernya udah lama sih aku jadi KNIGHT, jadi bisa dibilang kalo ini bukan cast baru.

Hanya FF selingan di tengah rasa rinduku dengan moment Kyuyoung yang gak muncul-muncul #pundung.

Semoga reader semua suka.

(Don’t Like Don’t Read)

Poster: KyoungArtDesign©2017

‘Aku yang sekarang bukan lagi seorang malaikat yang putih suci. Aku yang sekarang adalah seorang iblis penuh dendam. Aku akan sangat senang saat melihatmu menderita. –Choi Sooyoung’

 

‘Aku akan jujur. Jujur kalau aku benar-benar menyesal dan tidak ingin kau pergi lagi. Walaupun aku harus terluka karena dendam mu –Cho Kyuhyun’

 


 

Chapter 16

Seohyun sejak tadi hanya berjalan mondar-mandir. Wanita itu tengah menunggu kabar dari kakaknya ataupun keluarganya yang lain mengenai merosotnya saham keluarga mereka yang tiba-tiba.

Wanita itu menggeram frustasi lantaran ta mendapat kabar apapun dari keluarga nya dan ditambah dengan tidak pulangnya Kyuhyun seja semalam. Dia sudah memutuskan untuk tinggal beberapa minggu di rumah keluarga Cho guna mengantisipasi kejadian buruk yang akan menimpanya.

Seohyun melempar ponselnya kesal. Dia tidak habis pikir dengan keadaannya keluarganya saat ini. Mereka bear-benar sedang di desak oleh banyak masalah. Dan akan mengancam kekuasaan mereka kapan saja.

Wanita itu menoleh saat ibu mertuanya memanggilnya. “Ya? Ada apa ibu mertua?” Tanya Seohyun. Nyonya Cho berjalan menghampiri menantunya.  “Keluarlah. Ada suamimu di bawah.” Ucap beliau dengan nada terkesan datar.

Belum sempat Seohyun berjalan, nyonya Cho sudah menahan tangannya.  “Berjanjilah untuk tidak membuat keributan lagi.” Ucap beliau lalu langsung pergi meninggalkan Seohyun sendiri dengan raut wajah bingung.

Wanita itu tidak mengerti dengan apa yang dikatakan oleh ibu mertuanya. Tanpa mau repot-repot berpikir panjang, wanita itu keluar kamar dan turun kebawah untuk menyambut sang suami yang baru saja pulang.

Seohyun terkejut saat melihat Sang suami tengah berbincang hangat dengan kakak ipar, ibu mertua serta seorang wanita yang sangat tidak ingin ditemuinya. Wanita itu menekuk wajahnya saat berjalan menghampiri sang suami.

“Bisa anda pindah tempat duduk, Summer-ssi? Bukankah tidak pantas seorang sekretaris duduk berdampingan dengan bosnya.” Ucap Seohyun begitu wanita itu berada di hadapan sekumpulan orang yang sedang asik berbincang.

Sooyoung mendongak dan menatap sengit Seohyun.  “Maaf, nona. Tapi nyonya Cho yang mempersilahkan aku untuk duduk di tempat ini.” Kata Sooyoung menjawab Seohyun dengan nada yang terkesan menantang.

Seohyun mendengus kesal, wanita itu tengah menahan emosinya.  “Kau bisa duduk d tempat lain. Aku ingin duduk disamping suamiku. Kurasa kau cukup tahu diri dengan posisi-mu, Summer-ssi.” Ucapnya lagi.

“Kurasa kau tidak perlu memperdebatkan sesuatu yang sepele seperti ini, Seohyun-ah. Masih banyak tempat di ruangan ini. Jangan memulai masalah yang tidak penting.” Celetuk Kyuhyun. Seohyun menatap tidak percaya kearah suaminya.

“Kau mengijinka dia duduk disampingmu, sedangkan aku kau usir dan menyuruhku untuk duduk di tempat lain?” Katanya dengan nada tidak percaya nya.

“Bukankah aku sudah memperingatkanmu untuk tidak memulai masalah baru, Seohyun-ah.” Timpak nyonya Cho membuat Seohyun mau tidak mau mengalah dan duduk disamping sang ibu mertua.

Diam-diam Sooyoung tersenyum licik. Seohyun menyadari senyuman mengejek Sooyoung, wanita itu mengepalkan kedua tangannya kencang.

“Sebelumya aku minta maaf karena semalam Kyuhyun-ssi tidak bisa pulang karena mengurusi proyek kerja sama bersama Choi Corp denganku dan adikku. Aku melarangnya pulang karena malam sudah sangat larut.” Ucap Sooyoung.

Seohyun mendeguskan wajahnya kesal, wanita itu tahu kalau yang dikatakan oleh Sooyoung hanyalah kebohongan belaka. Dia tahu wanita tinggi itu sangat licik dibalik wajah sopan nya.

“Maaf, bu. Kami tidak bisa lama-lama disini. Ada beberapa rapat penting yang harus kami hadiri.” Ucap Kyuhyun. Nyonya Cho menghela nafas kesalnya.  “Kenapa kalian sangat buru-buru seperti ini? Seharusnya kita bisa menikmati beberapa jamuan terlebih dahulu.” Ucap beliau.

“Maaf, bu. Mungkin lain kali. Aku dan Summer harus cepat kembali ke kantor.” Ucap Kyuhyun dibarengi anggukkan kepala dari Sooyoung. Nyonya Cho mengangguk pelan dengan raut wajah kecewa.

“Lain kali ajaklah anakmu untuk main kemari, Summer.” Ucap beliau diiringi senyum lebus khas ibu-ibu.  Sooyoung mengangguk diiringi senyuman manisnya.  “Baik, nyonya. Aku akan mengajak anakku kemari lain kali.” Ucap Sooyoung.

Kyuhyun dan Sooyoung pun pamit meninggalkan kediaman rumah keluarga Cho.


Minho, Siwon, Chanyeol dan Donghae kini tengah berkumpul di ruang kerja milik Choi Minho. Keempat pria penuh kharisma itu kini sedang mengadakan rapat kecil-kecilan. Mereka berempat berencana akan membongkar semua tindak kriminal yang dilakukan oleh keluarga Seo.

Siwon dan Donghae kembali membaca berkas-berkas yang sudah di kumpulkan oleh Minho. Kedua pria tampan itu melemparkan berkas itu kemeja dengan kasar. Raut wajah keempat pria itu mulai menegang menahan emosi.

“Apa yang sudah dilakukan oleh keluarga Seo sudah sangat kelewatan. Kita harus bertinda cepat. Orang-orang licik seperti Seo tidaka kan tinggal diam dengan semua yang kita lakukan.” Ucap Siwon. Ketiga pria lainnya mengangguk.

“Lalu apa yang akan kita lakukan setelah ini?” Tanya Minho. Yang lainnya kembali berpikir untuk mencari solusi menghancurkan keluarga Seo.

“Aku punya ide.” Sahut Chanyeol dengan cepat membuat ketiga pria lainnya menoleh kearah pria yang paling muda dari ketiga pria lainnya.

“Apa idemu, Chanyeol-ah?” Tanya Minho. Chanyeol menyeringai tipis. “Kita bisa membobol situs keamanan perusahaan Seo dan memasukan data-data kriminalitas yang sudah dilakukan keluarga Seo dan mengirimkannya ke situs kepolisian. Dengan begitu jalan kita untuk menghancurkan keluarga Seo akan semakin mudah. Aku bisa menjamin mereka akan segera hacur saat kasus kriminalitas mereka tersebar luas apalagi sampai terdengar oleh pihak berwajib.” Jelas Chanyeol.

Donghae menganggukkan kepalanya paham.  “Kita juga bisa mencari tahu pihak yang sudah membunuh keluargamu dan mencari tahu bukti lengkapnya.” Ungkapnya. Minho ikut mengangguk.  “Aku akan menghubungi beberapa bawahanku dan menyuruhnya untuk melakukan penyusupan secepatnya.” Ucapnya.

“Kurasa aku bisa melakukannya, Hyung.” Celetuk Chanyeol. “Apa maksudmu, Chanyeol-ah?” Tanya Siwon yang sejak tadi diam.

“Aku akan mendekati Seo Qian untuk mencari informasi lebih lengkapnya. Aku sempat berkenalan dengan wanita itu saat di pesta kemarin dan untungnya kami berada di satu fakultas yang sama. Bukahkah itu salah satu keberuntungan kita.” Ucap Chanyeol dengan senyuman miring khas nya yang menawan.

Minho megangguk, “Kau benar, Chanyeol-ah. Selebihnya aku, Siwon hyung, dan Donghae hyung yang akan turun tangan. “ Ucap Minho.

“Jadi apa bagian kita?” Tanya Donghae.  “Aku sudah menghubungi temanku yang bekerja di divisi krimanalitas PBB. Dia akan membantu kita untuk menyusupp kedalam rumah keluarga Seo dan melacak tindak korupsi yang sudah dilaukan oleh Seo Inc. Dia akan tiba di Seoul besok pagi, kita bisa menemuinya besok siang.” Jelas Siwon.

Ketiga pria lainnya mengangguk.


Siang ini mereka –Minho, Siwon dan Donghae sudah janjian akan bertemu dengan teman Siwon yang bekerja di PBB dan nantinya akan membantu mereka menumpas kasus kriminal yang sudah dilaukan oleh pihak Seo Inc.

“Apa kabar Lee HyuJae-ssi.” Sapa Siwon menyalami seorang pria bertubuh gagah yang dipanggilnya Lee Hyukjae.

“Kabarku baik. Silahkan duduk, aku sudah memesankan pesanan untuk kalian.” Ucapnya.

“Aku akan langsung ke intinya. Aku dan kedua rekanku ingin meminta bantuanmu. Kau tahu perusahaan sekelas Seo Inc, kan?” Tanya Siwon dengan raut wajah serius nya.

Hyukjae mengangguk, “ Ya, aku tahu. Perusahaan dari kalangan bawah yang mendadak jadi perusahaan paling berpengaruh di Korea, kan?” Siwon mengangguk.  “Jadi ada apa? Apa yang harus kulakukan untuk membantu kalian?” Tanya Hyukjae lagi.

“Pendiri utama Seo Inc terlibat kasus kriminalitas yang tinggi, dan tidak ada yang mengetahui tentang hal itu karena mereka sangat cerdik menutup-nutupinya dari orang luar. Keluargaku dan Cho Corp lah salah satu korban dari kasus kriminalitas mereka. Kami bertiga berencana untuk membongkar kasus kriminalitas mereka dan menendang mereka ke penjara secepatnya. Apa kau bisa membantu kami, Hyukjae-ssi?” Jelas Minho. Hyukjae memasang raut wajah serius nya.

“Aku tidak menyangka kalau perusahaan besar sekelas Seo Inc diam-diam melakukan tindakan kriminalitas separah itu.” Gumamnya dengan menggeleng-gelengkan kepala ta habis pikir.

“Ya, mereka tidak sebaik saat dilihat dari luar. Tapi mereka adalah sekumpulan psikopat yang tergila-gila akan harta dan kekuasaan.”

“Aku membawa beberapa rincian bukti tindak kriminalitas Seo Inc. Kau bisa melihat agar lebih paham.” Ucap Minho dengan menyerahkan beberapa berkas kepada Hykjae.

Hyukjae menerimanya dan membacanya dengan seksama. Alisnya beberapa kali mengerut saat membaca kata-kata yang serius.  “Apa kau bisa menjamin keaslian bukti ini, Minho-ssi?” Tanya Hyukjae. Minho mengangguk mantap. “Ya, anak buahku yang ku tempatkan di Seo Inc sendiri yang melaporkannya. Dan aku jamin kalau semua bukti-bukti itu asli.”

Hyukjae mengangguk.  “Aku akan menyuruh beberapa anak buahku untuk menembus sistem keamanan ruang server perusahaan Seo Inc.” Ucap Hyukjae

Ketiga pria lainnya mengangguk.  “Apa ada yang bisa kami bantu?” Tanya Donghae. Hyukjae menggeleng. “Tidak perlu, aku yakin anak buahku bisa melakukannya tanpa cacat. Kalian pikirkanlah rencana kalian berikutnya.”

“Hn. Terima kasih banyak Hyukjae-ssi. Aku berharap rencana kita berhasil. Aku ingin melihat iblis-iblis Seo itu membayar mahal atas apa yang suah mereka lakukan pada semua orang yang menjadi korban mereka.”

“Sama-sama, Minho-ssi. Aku akan bekerja semampuku.”


Seohyun membaringkan tubuhnya diranjang kamar apartement nya. Wanita itu menyalakan lampu tidur. Besok adalah hari ulangtahun pernikahannya dengan Kyuhyun, tapi ia tidak yakin Kyuhyun mau merayakan hari spesial itu dengannya.

Pria itu semakin dan semakin jauh darinya. Kyuhyun seolah-olah menganggapnya tidak ada. Bahkan suaminya itu jadi jarang pulang kerumah, dan Seohyun tahu apa yang dilakukan suaminya saat tidak pulang kerumah.

Summer Choi. Ya, suami nya benar-benar sudah terikat dengan wanita tinggi itu dan Seohyun terbukti kalah dengan wanita yang sebenarnya tak kalah cantiknya dengan dirinya.

Wanita yang sangat mirip denga matan sahabat yang sudah ia khianati dulu. Lalu sekarang bagaimana kabar Choi Sooyoung, apa wanita itu baik-baik saja? Bagaimana kehidupannya sekarang? Dimana keberadaan wanita itu?

Seohyun mengusap air matanya yag mengalir pelan menuruni pelupuk matanya. Baru sekarang kah ia menyesali perbuatannya dulu? Baru sekarang kah dia mengingat sahabatnya yang rela mengorbankan apapun demi dirinya yang tidak bisa apa-apa ini. Kenapa baru sekarang ia mengingatnya.

Setelah hidup yang ia impi-impikan tidak terwujud. Setelah berhasil mendapatkan pria yang dicintainya. Namun, hidupnya tidak berjalan seperti yang ia harapkan. Kyuhyun memang sudah resmi menjadi miliknya, tapi pria itu tak pernah menganggapnya istri.

Sikap pria itu memang sudah dingin, tapi semenjak dipaksa menikah dengannya, sikap pria itu semakin dingin dan tak tersentuh. Seohyun sebenarnya lelah dengan kehidupannya. Dia sudah mengorbankan segalanya hanya demi medapatkan pria yang dicintainya, tapi takdir berkata lain.

Kyuhyun mulai berubah menjadi pria yang hangat setelah kemunculan sosok wanita yang menyerupai mantan sahabatnya –Choi Sooyoung. Wanita yang 95% mirip dengan sahabatnya itu berhasil mencairkan hati Kyuhyun yang membeku hanya dalam waktu singkat.

Sedangkan dirinya yang sudah hidup bertahun-tahun dengan Kyuhyun tidak mampu merubah kenyataan kalau Suaminya itu tidak mennginginkannya. Sampai kapanpun Kyuhyun tidak akan meliriknya sedikitpun apalagi menganggapnya istri.

Sangat mustahil, bukan.

Tapi semuanya sudah terlanjur terjadi. Seohyun tidak akan menyia-nyiakan sesuatu yang sudah ia lakukan sejauh ini. Wanita itu tak akan menyerah sebelum ia benar-benar kalah. Seohyun akan tetap berusaha mendapatkan apa yang seharusnya ia dapatkan, sekalipun ia harus mengotori kedua tangan putihnya demi kemanangannya.

Wanita itu menyeringai lalu mengusap air matanya kasar. Sampai kapanpun dia tidak akan merelakan Kyuhyun bersama wanita lain selain dirinya.


Ruang kamar yang lumayan besar itu terkesan gelap karena sang pemilik kamar memutuskan untuk tidak menyalakan lampu dan membiarkan cahaya bulan lah yang menerangi kamar luas itu.

Erangan keras menandakan berakhirnya kegiatan malam penghuni kamar tersebut. Kini yang terddengar hanyalah suara nafas yang terengah-engah dari pasangan yang baru saja selesai memadu kasih.

Kyuhyun memandang lembut wanita yang berada dibawah kuasa tubuhnya. Betapa cantiknya wanitanya itu. Kedua mata bulatnya yang jernih, kulitnya yang tidak terlalu putih, tubuh rampingnya, dan wajah cantiknya membuatnya tak sanggup untuk tidak memiliki wanita ini sejengkal pun.

Pria itu mengusap wajah sang wanita yang masih mengatur nafasnya. Senyum yang selama ini tak pernah ia perlihatkan kepada siapapun terpampang nyata membuat wajahnya yang sudah tampan menjadi lebih tampa.

Kyuhyun kembali mengecup kulit wajah Sooyoung. Mengantarkan rasa hangat kasih sayang dan cinta yang dalam kepada wanita itu. Dengan tubuh inti mereka yang masih menyatu, Kyuhyun memeluk tubuh Sooyoung yang tak terbalut kain apapun.

“Apa aku sudah mengatakan kalau aku sangat mencintaimu, Summer?” Ucap Kyuhyun tepat di depan bibir tebal Sooyoung yang memerah karena efek cumbuannya.

Sooyoung tersenyum dan mengecup bibir Kyuhyun yang juga menebal,  “Kau sudah mengatakannya berulang-ulang kali, Kyuhyun-ah. Dan aku tidak akan pernah bosan mendengarnya.” Sahutnya. Kyuhyun tak tahan untuk tidak mencium Sooyoung.

“Jangan tinggalkan aku, Summer. Aku tidak akan tahu bagaimana hidup tanpamu disisiku. Kau hidup dan nafasku.” Gumam Kyuhyun menatap penuh Sooyoung.

Sooyoung terdiam tanpa menjawab, wanita itu menatap Kyuhyun tepat didalam mata tajam pria itu. Mencari kebohongan dari semua ucapan yang pria itu katakan. Tapi tidak ada satupun kebohongan yang ia lihat dari mata jernih pria itu.

Cho Kyuhyun berkata jujur kepadanya.

Kyuhyun menenggelamkan wajahnya di ceruk leher jenjang Sooyoung. Pria itu menghirup dalam-dalam aroma yang menguar dari tubuh wanitanya.  “Aku sudah pernah merasakan kehilangan orang yang kucintai karena kebodohanku sendiri. Aku tidak ingin merasakannya untuk yang kedua kalinya, jadi jangan pernah tinggalkan aku dan tetaplah bersamaku.” Ungkap Kyuhyun. Sooyoung tak bisa menahan air matanya untuk tidak turun membasahi wajahnya.

“Kau dan Sookyu benar-benar sudah merubah kehidupan menjenuhkanku selama ini, Summer. Aku bahagia sekali bisa mengenalmu, kau mengingatkanku dengan Choi Sooyoung. Aku tidak ingin kisah kita berakhir seperti kisahku dengan Sooyoung. Aku ingin kisah bahagia dari cinta kita.” Kyuhyun mendongakan wajahnya dan menatap Sooyoung yang tengah menangis saat ini.

Ini adalah kali pertama ia mengungkapkan isi hati terdalamnya kepada orang lain. “Jangan menangis, Sayang. Aku menceritakan ini semua bukan maksud untuk membuatmu menangis.Aku tidak suka saat melihat air mata menetes membasahi wajahmu. Aku benci itu, Sayang.” Ucap Kyuhyun menghapus air mata Sooyoung.

Sooyoung tak sanggup lagi, wanita itu memeluk tubuh telanjang Kyuhyun erat-erat seakan-akan pria itu akan meninggalkannya kapan saja. Tangisannya semakin pecah saat Kyuhyun membalas dekapannya dengan lantunan kalimat-kalimat penuh cinta.

“Aku mencintaimu, Kyu. Aku mencintaimu. Jangan benci aku. Jangan tinggalkan aku. Kumohon, Sayang.” Kyuhyun mengecupi puncak kepala Sooyoung.  “Tidak akan. Aku tak akan berbuat gila dan merelakanmu begitu saja. Aku akan mempertahankanmu semampuku. Kita sama-sama saling mencintai. Aku hanya harus menyelesaikan urusanku dan kita bisa bersama setelahnya. Dan saat itu terjadi aku akan berjanji tidak akan merelakanmu untuk yang lain. Hanya aku, dan tetap hanya aku.” Sooyoung mengangguk di dalam dekapan Kyuhyun. Wanita itu membalas ucapan cinta Kyuhyun.

Kyuhyun melepas dekapanya dengan Sooyoung dan menatap wajah cantik Sooyoung dengan Senyum merekah dibibirnya.  “Kita akan melewati semuanya dengan bersama-sama, Sayang.” Sooyoung mengangguk dan mereka kembali berpelukan dengan keadaan tubuh polos tanpa kain, dan jangan lupakan bagian terintim mereka yang masih menyatu.


Keheningan menyelimuti ruang makan mewah bergaya eropa jaman abad pertengahan itu. Meja panjang yang seharusnya mampu menampung sampai dua puluh orang itu kini hanya terisi oleh tiga orang saja dan beberapa pelayan yang berdiri di belakang mereka, bersiap kalau-kalau ada hal lain yang dibutuhkan ketiga majikannya itu.

Hening, tak ada pembicaraan yang mewarnai sarapan pagi di rumah mereka. Seo Qian, putri bungsu keluarga Seo itu menggenggam erat garpu dan pisaunya demi meredam perasaannya. Semuanya berubah, kehangatan yang pernah singgah di keluarga itu perlahan menguar sejak perceraian kedua orang tuanya dan semakin bertambah saat ibunya meninggal dunia. Wanita itu tidak bisa diandalkan seperti ibunya.

Seo Joohyun –yang kakak perempuannya itu tahu hanya rasa iri, egois, dan keras kepalanya mendapatkan sesuatu yang sangat diinginkannya. Dia merindukan kakaknya yang dulu, tapi semuanya sudah berubah. Bahkan kakaknya Kyungho berubah tiga ratus enam puluh derajat setelah kematian ibu mereka.

Pria itu sering berselisih dengan ayahnya, hidupnya tak terkontrol, pemain wanita. Entah sudah berapa selangkangan yang ia masuki setiap harinya. Benar-benar pria yang tak memikirkan dampak buruk dari kehidupan nakalnya.

Lama- kelamaan Seo Kyungho semakin mirip dengan ayahnya –Seo Jungseok. Dingin, tak berperasaan dan menghalalkan segala cara. Sekalipun mengorbankan hak dan nyawa orang lain hanya demi kekuasaan semata.

Kyungho tak jauh berbeda, dia merasa keluarganya sudah tak ada harapannya lagi. Tak bisa terselamatkan, seperti sebuah kapal lama-lama keluarga ini pasti akan tenggelam. Ayahnya sudah membuat lubang pertama di kapal mereka jadi untuk apa bermain aman.

Akan lebih baik kalau dia menambah lubang dalam kapal merea dan tenggelam bersama. Dia sudah muak dengan semua ambisi yang membebani keluarganya, kalaupun harus tenggelam dia tah akan lari menyelamatkan diri seperti ayahnya.

Dia akan memilih tenggelam dan mengakhiri hidupnya yang membosankan. Ia menghela nafasnya, melirik kearah ayahnya yang duduk di ujung meja makan. Bahka dia tak terlihat menyesal setelah mengotori tangganya dengan darah rekan bisnisnya, dia tak ada bedanya dengan adiknya, Seohyun.

Tiba-tiba saja dering ponsel memecah keheningan. Kyungho berdecak kesal saat mendapati nama orang yang memanggil itu ternyata adalah asistennya, Kim Shin.

“Ada apa, Shin?” Pria itu menaikkan sebelah alisnya saat mendengar penuturan Kim Shin. Perlahan garis tegas rahangnya mengeras menahan emosi.

“Ini ulah Cho Siwon?” Tanyanya, membuat dua pasang mata tajam yang ada di situ menoleh kearahnya.

“Brengse! Ada korban? Arsip keuangan dan arsip penting lainnya aman?” Tanyanya, ia mengangguk mengerti.

“Bagaimana ruang server bisa tertembus seperti itu? Panggil beberapa petugas yang menangani ruangan itu ke ruanganku pagi ini jam sepuluh. Aku akan tiba disana setengah jam lagi. Pastikan kabar ini tidak tersebar ke media.” Setelah mengakhiri panggilannya, Kyungho meraih jas dan kunci mobilnya.

“Ruang server perusahaan kebakaran, aku masih belum tahu dengan pasti siapa dalang dibalik ini semua, jadi akan kuselidiki hari ini.” Ujarnya, Seo Qian memandang anneh ke arah kakaknya.

“Kau menyebutkan nama Cho Siwon tadi, apa dia terlibat?” Tanyanya. Kyungho menghela nafasnya.

“Sudah kubilang aku belum tahu pasti, tapi kalau sampai dia berarti bajingan itu sudah mulai merencanakan sesuatu untuk menjatuhkan kita. Choi Corp dan Lee Corp berada di belakang mereka. Brengsek, Seohyun pasti belum mengerjakan bagiannya. Sialan!” Umpatnya. Seo Jungseo memandang tajam putra sulungnya.

“Apa yang kau lakukan kepada Cho Corp, Kyungho?” Tanyanya. Seo Kyungho memandang tajam ayahnya.

“Aku hanya sedikit mengancam mereka. Selebihnya kau bisa tanyakan kepada putri kesayanganmu, ayah. Aku hanya akan mengurusi masalah kantor. Lagipula, aku harus melakukan sesuatu untuk membuatmu melihat siapa diriku yang sebenarnya dan berhenti meremehkanku.” Ujar pria itu.

“Anak kurang ajar!”

‘Plak’ Satu tamparan telak mengenai wajahnya.

Seo Kyungho menyentuh pipinya yang baru saja kena tamparan ayahnya, pria itu memandang sang ayah dengan tatapan tajamnya.

“Kenapa kau tidak sekalian membunuhku saja, ayah. Satu tamparan keras tidak akan bisa mengubah hidupku yang sudah berantakan.” Ujarnya.

Seo Jungseok terduduk dibangkunya dan memegang dada sebelah kirinya yang tiba-tiba terasa nyeri. “Qian, ambilkan obat ku.” Gadis itu mengangguk lalu berlari cepat kearah dapur mengambil obat yang diminta sang ayah.

“Kenapa semuanya menjadi seperti ini?” Gumamya, Kyungho memandang tajam ayahnya.

“Ayah yang sudah memulai semuanya dari awal. Kau lah yang membuat ketiga anakmu terlibat kedalam tindakan kriminal. Jadi saat kita harus terbakar, maka kita harus terbakar bersama.” Ujarnya, lalu setelah itu membungkuk sopan dan keluar ruang makan meninggalkan ayahnya yang terdiam dengan tangan yang masih menyentuh dada kirinya.


To Be Continued…

Note: Chap 16 UP!! Chap 16 UP!!

Siapa yang nunggu kelanjutan Falling?? Maaf aku gak bisa update kilat kayak dulu.. Aku udah masuk di kelas akhir nih dan bakal banyak tugas yang harus ku kerjain. Aku juga mau hiatus sampe awal bulan februari, dan untuk chapter 17 bakal ku update pas hari jadinya papa Kyu (3 Feb). Sebagai bocoran aja, kalau di Chapter 17 nanti full KyuYoung moment, jadi dalam satu chapter hanya ada KyuYoung moment with baby Sookyu. Yeay!!!

Ingat.. Falling akan tetap kulanjut sampe KyuYoung Happy Ending…

Ah iya, aku ambil beberapa dialog ff sasusaku ‘Stronger’ di part keluarga Seo. Karena Falling ini terinspirasi dari ff sasusaku ‘Stronger’. Aku tidak memplagiat, hanya terinspirasi. Jadi bedakan plagiat dan inspirasi.

Aku tidak memaksa kalian untuk suka sama Falling.. Tapi aku berharap KNIGHT semakin berkembang dan KYUYOUNG bakal menghadirkan moment-moment yang menyentuh hati #Ihope

Semua boleh kasih saran kok. Para readers.. KNIGHT!!!! Dan para Silent Readers.. boleh kok kasih saran yang membangun. Kritikan juga gak apa-apa deh, aku terima aja..

Akhir kata..

Terima kasih untuk para readers yang selalu setia nunggu kelanjutan Falling. Para readers yang setiap komen di setiap chapter. Dan para Silent Readers yang udah ikut andil memantau perkembangan Falling.

The Big Thankyou From Me…

Advertisements

39 thoughts on “[SERIES] FALLING -Chapter 16”

  1. Mksh udh post d tngah2 ksbkan 🙂
    Klg seo udh mlai glisah, jd mkn ga sbr mreka sma hncur.
    Sooyoung sptny udh ga mo bls dndam sm kyu ya, hub mreka udh mlai mns wlaupun statusny msh slh
    Jd mkn ga sbr bc chap 17 momen kyuyoung sma he.. . Fighting.. .

  2. ah ya ampun kyu kyu sma sooyoung sllalu bercnta dmana sja.dn kpan sja.ckckckck.semoga sooyoung hamil lagi kemudian bersatu lagi.heheheheh

  3. Yg selalu ku tunggu, akhirnya datang jugaaa…
    Jangan2 nanti chanyeol beneran suka sama qian..
    Hati2 yaa soo sama kyu, takutnya adeknya sookyu muncul..
    Sebenernya kasihan juga yaa keluarga seo, mereka jadi kayak gitu gara2 ditinggal nyonya seo..

    Semangat yaa thor, makasih udh nyempetin waktu buat bikin ff ini..

  4. Makasih sama author yg udh post ff ini padahal lg sibuk…
    Ckckck seo, sebenarnya kasian sama kamu, di kacangin Mulu sama kyu, tapi salah kamu sih yg ngga sadar-sadar, udh tau ngga cinta, tetep aja di paksa..
    Sama keluarga seo juga kasian, tapi sayang, mereka udh keterlaluan banget..
    Kayanya soo bisa jadi ngga bakal bales dendam ke kyu, secara kaya nya soo udh mulai luluh gitu..
    Ditunggu ya next nya, ga sabar baca moment kyuyoung sama Baby sookyu…
    Ditunggu next nya, selalu semangat author..

  5. ya ampunn.. keluarga seohyun bener 2berantakan banget ya.. itu seohyun mau ngapain sooyoung?? ehh itu qian mau bunuh diri ya?? astaga kata2 nya ada yg lucu pas bagian ‘sudah berapa banyak selangkangan wanita yg di masuki kyungho’ asli bagi saya itu lucu bgt… ahh seneng dehh liat kyuyoung ngelakuin lagi.. kira2 gimana ya reaksi kyuhyun pas tahu bahwa summer adalah sooyoung.. aku harap mereka bakalan happy ending…

  6. Oh akhirnya d updeth jga falling ama kak devt.wah kluarga soe dah mulai kocar kacir ama perbuatan choi bersaudara.jd gk sabar ngu part 17 ama momen kyuyoung yg manis plus ama baby sookyu.lanjut kak dah gk sabar semangat

  7. Huaaa akhirnya update juga, aku tunggu” sampe setiap hari cek 😀 . Hoho seo family siap”lah kalian di giling, tunggu tanggal mainya, nikmatilah kehancuran kalian hahaha *ketawa jahat :v

  8. Yaah paling ga keluarga seo sadar perbuatannya salah.
    Pengen cepet2 tau gimana choi+cho siwon ngebongkar kejahatan mereka,
    Semangat author-nim

  9. Wawww Wawww Wawww akhir’a part yng d’tunggu2 d’publish jga kkkkk~ mkin kesini ko mkin keren ajaa yaa min next part’a, apalagi detik” kebangrutan’a SEO INC hahahaha 😀 buat kyuyoung moment’a, ko mkin kesini jdi mkin lengket ajaa nih wkwkwkwk kajja min, keep waiting next part’a 🙂 fighting 😉

  10. sebenernya kasian juga keluarga seo berantakan cuman karan ambisi dari bapanya…dan kalau aku pikir juga sebenernya kayanya qian beda dari kakak kakanya mukin dia baik..tapi aku ga tau juga cuman asal nebak. aja …dan sweet banget pas kyuyoung beres ngelakuin hubungan gitu…dan kyu ngomong kalau dia ga mau di tinggalin untuk kedual klainya…. dan aku prnasaran banget ekspresi kyu kalau summer itu sooyoung dan sookyu itu anaknya…pokonya mah DDAEBAK

  11. gak sabar nunggu kebusukan keluarga seo terbongkar didepan umum biar appa cho sadar menantu yang selama ini selalu dibelanya itu gak lain adalah rubah betina picik..

    perasaan soo mudah goyah kalo didekat kyuhyun kkkk….

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s