Uncategorized

[SERIES] FALLING [Chapter 7]

falling

Falling By Kyoung

Main Cast: Cho Kyuhyun & Choi Sooyoung

Genre: Hurt/Comfort, Romance, Drama

Rate : M (Implisit Content)

Duration: SERIES

Note: Udah sekitar setahun aku gak update FF, dan sekarang aku bakal comeback dengan FF terbaruku. Dengan cast yang baru juga. Sebenernya udah lama sih aku jadi KNIGHT, jadi bisa dibilang kalo ini bukan cast baru.

Hanya FF selingan di tengah rasa rinduku dengan moment Kyuyoung yang gak muncul-muncul #pundung.

Semoga reader semua suka.

(Don’t Like Don’t Read)

 

 

‘Aku yang sekarang bukan lagi seorang malaikat yang putih suci. Aku yang sekarang adalah seorang iblis penuh dendam. Aku akan sangat senang saat melihatmu menderita. –Choi Sooyoung’

 

‘Aku akan jujur. Jujur kalau aku benar-benar menyesal dan tidak ingin kau pergi lagi. Walaupun aku harus terluka karena dendam mu –Cho Kyuhyun’

 

 

Chapter 7

 

Sooyoung melepaskan diri dari dekapan hangat Kyuhyun, dia kembali memasang wajah  datar nan dinginnya. Wanita itu masih enggan melihat wajah pria di depannya. Sedangkan Kyuhyun masih memandang Sooyoung dengan tatapan sendu.

 

Sepertinya wanita tinggi itu sangat sulit di taklukan saat ini.

 

“Aku harus kembali ke kamar rawat Sookyu. Kau bisa kembali ke kantor mu.” Ucap Sooyoung dan langsung berbalik dan berjalan meninggalkan Kyuhyun yag masih termenung menatap kepergian Sooyoung.

 

Sooyoung membuka pintu kamar rawat Sookyu. Anaknya itu masih asik bermain dengan pamannya.

 

“Loh ma, dimana paman tampan? Kenapa dia tidak ikut bersama mama kemari?” Tanya Sookyu saat melihat mama nya datang seorang diri.

 

“Paman Kyuhyun harus kembali ke kantor nya, Sayang.” Jawab Sooyoung. Wanita itu jelas melihat raut kekecewaan dari wajah anaknya.

 

“Yah, padahal Sookyu ingin memperlihatkan gambar yang Sookyu buat sama paman Chayeol.” Keluh Sookyu. Sooyoung tersenyum tipis lalu mengusap puncak kepala anaknya.

 

“Untuk apa pria tu datang kemari, noona?” Tanya Chanyeol dengan nada serius nya. Sooyoungg melirik Chanyeol lalu menghela napas nya.  “Hanya membicarakan keapa aku tidak masuk kerja hari ini. Aku lupa tidak meminta izin kepada pihak kantor kalau hari ini aku tidak bisa masuk kerja.” Ucap Sooyoung mengalihkan pandagannya dari Chanyeol ke Sookyu.

 

Chanyeol menaikan satu alisnya curiga. Dia tahu kalau kakak tiri nya ini sedang berbohong. Jelas sekali kalau yang dibicarakan kakak nya dengan Cho Kyuhyun bukanlah masalah pekerjaan kantor. Pembicaran itu pasti terait dengan urusan pribadi kedua belah pihak.

 

Namun Chanyeol tidak mau mencampuri urusan kakaknya, walaupun dia tahu siapa itu Cho Kyuhyun dan bagaimana kesalahan pria itu terhadap kakaknya, dia hanya akan memantau dan menjaga kakaknya secara diam-diam. Walau bagaimanapun dia sudah berjanji akan membantu Sooyoung untuk membalaskan dendamnya kepada pria rengsek seperti Cho Kyuhyun.

 

Kriett

 

Suara pintu kamar rawat Sookyu terbuka, dan Kyuhyun masuk dengan membawa sebuah paper bag bergambar lucu. Sooyoung, Sookyu, dan juga Chanyeol langsung menoleh ke arah pintu kamar.

 

Sookyu memekik senang saat melihat Kyuhyun datang dengan paper bag di tangannya. Sedangkan Sooyoung dan Chanyeol hanya menghela napas lengkap dengan dengusan tak suka.

 

“Paman tampan!!!” Pekik Sookyu senang. Kyuhyun tersenyum hangat melihat raut gembira Sookyu. Pria itu berjalan mendekat ke arah Sookyu dan tidak mengurbis tatapan kkesal dari Sooyoung dan tatapan tajam dari Chanyeol.

 

“Halo, apa kabar mu hari ini, cantik?” Tanya Kyuhyun. Sookyu tersenyum senang dan mengagkat kedua tangannya kedepan meminta Kyuhyun untuk memeluknya.

 

“Aku sudah sembuh paman, tapi mama dan paman Chanyeol masih saja tidak memperbolehkan-ku pulang. Padahal aku bosan sekali disini.” Gerutu Sookyu dengan aksen bocah nya.

 

Kyuhyun lagi-lagi tersenyum hangat melihat tingkah bocah usia tiga tahun itu.  “Mungkin kau memang belum benar-benar sembuh. Kita dengar apa kata dokter nanti tentang keadaanmu.”

 

“Noona, aku pulang dulu. Jam kuliahku 2 jam lagi dimulai.” Ucap Chanyeol tibatiba membuat semua orang yang berada di ruangan itu menoleh ke arah nya.

 

“Hati-hati. Kau bisa membeli makanan di luar, kan?” Tanya Sooyoung. Chanyeol mengangguk.

 

“Hei bocah, paman pulang dulu. Nanti kalau kuliah paman sudah selesai, paman akan langsung kemari. Kau mau paman bawakan apa nanti?” Tanya Chanyeol mendekat ke arah Sookyu.

 

Sookyu memasang wajah berpikirnya yang terlihat sangat imut,  “Aku mau roti isi melon dan milkshake stroberi.” Jawab Sookyu. Chanyeol mengangguk. Ia mengecup puncak kepala Sookyu dan mencubit pipi gembil Sookyu membuat bocah itu merenggut kesal.

 

Setelah kepergian Chanyeol, tiba-tiba saja suasana di kamar rawat inap Sookyu berubah hening sektika. Sooyoung masih memalingkan wajahnya tak mau melihat Kyuhyun.

 

“Ah iya, ini paman bawakan sesuatu untukmu.”  Ucap Kyuhyun memecah suasana yang sempat kaku. Pria itu menyerahkan paper bag yang dbawanya kepada Sookyu.

 

“Wah, ini kan psp yang sedang ku inginkan. Paman tampan baik sekali.” Ucap Sookyu sumringah.

 

“Panggil paman Kyuhyun, Sookyu. Jangan memanggilnya paman tampan, itu tidak sopan.” Tegur Sooyoung. Sookyu meregut kesal dengan mama nya.

 

“Kenapa kau malah kemari, bukankah urusan kantor lebih penting?” Tanya Sooyoung. Kyuhyun mengalihkan tatapannya ke Sooyoung.

 

“Aku sedang tidak sibuk hari ini, dan aku ingin meneman Sookyu bermain.” Ucap Kyuhyun lalu menolehkan tatapannya ke Sookyu yang sibuk dengan psp baru nya.

 

“Kau tidak perlu memanjakannya seperti itu.” Ucap Sooyoung yang ikut mengalihkan tatapannya ke Sookyu.

 

“Aku hanya ingin saja. Entah kenapa aku merasa sangat nyaman saat bersama Sookyu.” Jawaban Kyuhyun barusan membuat Sooyoung terdiam.

 

Wanita itu merasa sesuatu gelanyar hangat nan sesak merambat ke ulu hati nya. Jelas saja Kyuhyun merasakan nyaman saat bersama Sookyu. Sepertinya ikatan batin antara ayah dan anak masih terhubung kuat. Dan hal itu sedang terjadi kepada Kyuhyun dan Sookyu.

 

Sooyoung mulai merasakan bimbang. Dia memiliki dendam besar kepada Kyuhyun dan ingin membuat pria itu menderita, tapi dia juga tidak tega memisahkan ayah dan anak. Terlebih Sookyu belum tahu siapa ayah kandungnya.

 

Sooyoung juga sering sedih saat melihat Sookyu selalu menatap sendu teman-teman nya yang selalu ditemani oleh ayah mereka kemanapun. Sekarang, apakah dia tega menjauhkan ayah dan anak yang sebenarnya sedang bertatap muka saat ini.

 

Sookyu juga berubah menjadi bocah yang ceria setiap bersama Kyuhyun, walaupun pada dasarnya Sookyu adalah anak yang ceria. Tapi keceriaan Sookyu sangat berbeda saat bersama Kyuhyun. Bocah itu merasa seperti sedang bersama ayahnya.

 

Sooyoung menghela napas. Dia hanya terdiam saat Sookyu sudah asik bermain bersama Kyuhyun. Sesak dan senang rasanya saat melihat interaksi Kyuhyun dan Sookyu. Moment seperti itu semakin memperjelas kalau Kyuhyun dan Sookyu adalah ayah dan anak kandung.

 

Suasana di ruang tertutup di sebuah perusahaan sekelas Seo Inc, mendadak menghening saat kepala perusahan tersebut baru saja menerima kabar kalau menantunya tidak dapat hadir dalam rapat yang terbilang cukup penting ini.

 

Seo Jungseok –presdir utama Seo Inc sekaligus ayah Seohyun dan mertua dari Kyuhyun. Pria dengan usia sekitar 60 keatas itu memasang wajah dingin nan angkuhnya. Terlihat beberapa dewan redaksi penting dan kepala presdir Cho Corp, Cho Sanghyun.

 

“Aku mohon maaf atas ama anakku –Cho Kyuhyun yang tidak bisa datang di rapat hari ini. Ku harap semua mengerti.” Ucap Cho Sanghyun yang berdiri lalu membungku setengah badan –tanda hormat.

 

Seo Jungseok melirik ke arah Cho Sanghyun dengan tatapan angkuhnya. Kedua pria tua yang sebenarnya sudah menjadi besan ini nampak nya masih memiliki dendam pribadi.

 

“Apa Cho Kyuhyun begitu sibuk sampai-sampai rapat penting yang akan menetukan kemajuan Cho Corp ini dikesampingkannya.” Celetuk Seo Jangseok.

 

Cho Sanghyun membalas tatapan angkuh Seo Jungseok “Anakku memang sedang sibuk, karena dia harus menangani sendiri kerja sama bisnis Cho Corp dengan Choi Corp.” Ucap Cho Sanghyun dengan tatapan datar, padahal seringai tipis terpatri di wajahnya saat melihat raut keterkejutan dari Seo Jungseok.

 

“Aku tidak pernah tahu kalau Cho Corp akan melakukan kerja sama bisnis dengan Choi Corp.”

 

“Kurasa semua bisnis yang berada di tangan Cho Corp bukanlah masalah yang patut di beritahu oleh pihak Seo Inc. Kerja sama kita hanya sampai menjodohkan putra ku dan juga putri mu. Lalu 45% saham milik Cho Corp yang sudah Seo Inc miliki.” Cho Sanghyun tersenyum miring saat melihat Seo Jungseok bungkam.

 

 

Kyuhyun menarik selimut sampai bahu bawah Sookyu yang sudah terlelap damai setelah seharis bermain dengan Kyuhyun yang notabene adalah ayah kadung nya. Pria itu mengusap puncak kepala Sookyu dan mengecupnya hangat.

 

Sooyoung yang sedari tadi melihat interaksi antara Kyuhyun dan Sookyu pun merasa tertohok. Sangat tertohok dan rasanya begitu sesak. Dia benar-benar tidak tega saat harus memisahkan Sookyu dengan ayah kandungnya yang sebenarnya sudah ada di hadapannya.

 

Tapi dendam masa lalu membekukan hati nurani nya. Sooyoung akan tetap melanjutkan misi balas dendam nya. Sekali lagi, dia hanya ingin melihat Cho Kyuhyun menderita dan merasaka apa yang dulu ia rasakan.

 

“Sookyu sudah tidur, sebaiknya kau kembali ke kantor. Urusan kantor jauh lebih peting, bukan?” Tanya Sooyoung tanpa melihat ke arah Kyuhyun yang beralih menatapnya.

 

“Aku masih ingin bicara denganmu, Summer.” Ucap Kyuhyun. Sooyoung tidak mengurbis kata-kata Kyuhyun dan masik memalingkan tatapannya dari Kyuhyun.

 

Kyuhyun yang tidak mendapat balasan dari Sooyoung –atau Summer menurutnya –pun menghela napas lelahnya. Pria tampan setampan adonis itu berjalan mendekat ke arah Sooyoung yang berdiri tepat di samping jendela kamar rawat Sookyu.

 

“Aku tahu kau masih kecewa denganku. Tapi aku hanya ingin kau mengerti, Summer. Aku benar-benar serius denganmu.. tapi aku juga tidak bisa mengabaikan isteriku. Walaupun aku tidak mencintainya, aku masih menghormatinya sebagai istriku.” Ungkap Kyuhyun dengan nada serius nya.

 

Sooyoung menoleh ke arah Kyuhyu dengan tatapan menajam.  “Ya, aku bisa mengerti –setidaknya aku berusaha untuk mengerti. Tapi hatiku berkata lain, Kyu. Aku memang wanita jahat yang sudah berani menggoda pria beristri, tapi setidaknya aku berani menggoda mu karena yang ku tahu kau tidak mencintai istri mu sama sekali.” Cetus Sooyoung tajam.

 

“Summer, percayalah aku akan memilihmu apapun yang terjadi. Hanya kau. Kau harus percaya ini, Sayang. Aku menyukaimu. Aku mencintaimu. Aku menyanyangimu. Tapi aku mohon bekerja sama lah denganku.” Ucap Kyuhyun yang semakin mendekat ke arah Sooyoung. Pria itu mengamit kedua tangan Sooyoung dan menggenggamnya erat.

 

Sooyoung hanya diam menatap dalam ke mata elang Kyuhyun. Mencari sebuah kebohongan di sana. Tapi yang terlihat hanyalah sebuah keseriusan dan ebenaran yang tulus. Begitu seriuskah pria ini dengannya? Atau dia haya akan di buang setelah pria ini bosan kepadanya, sama seperti dulu.

 

“Sayang, kau percaya padaku, hm?” Tanya Kyuhyun lagi. Sooyoung menghela naps, setets liquid bening lagi-lagi menetes membasahi wajah cantiknya. Wanita itu mengangguk pelan.

 

Kyuhyun tersenyum lega, dia mengecupi punggung tangan Sooyoung berkali-kali.  “Terima kasih, Sayang. Aku tahu kau akan mempercayaiku. Aku mencintaimu.” Ujar Kyuhyun penuh dengan ungkapan cinta di dalamnya.

 

Sooyoung hanya terdiam dan memejamkan mata. Meratapi nasib nya yang benar-benar sial. Wanita itu kembali dilanda kebimbangan saat menentukan arah hatinya kali ini.

 

Dendam atau cinta? Cinta atau Dendam? Dendam atau Cinta dan keluarga?

 

Rasanya otaknya benar-benar runyam hanya karena memikirkan bagaimana nasib kelanjutannya. Bagaimanakah cerita ini akan mengalir? Sedih kah? Atau bahagia? Tentu saja sebagai manusia dia ingin akhir indah di setiap cerita dalam hidupnya.

 

Kyuhyun menarik tubuh Sooyoung dan mendekap wanita itu kedalam pelukan hangatnya. Sooyoung membalas pelukan Kyuhyun dan masih membungkan mulutnya. Wanita itu tidak tahu harus berkata apa.

 

Air mata kembali menetes saat merasakan kecupa hangat yang diberikan Kyuhyun di puncak kepala nya. Kecupan yang terasan amat hangat dan penuh kasih sayang. Akankah Sooyoung relah membiarkan rasa nyaman seperti ini hilang?

 

Kyuhyun melepaskan pelukannya tapi tidak membuat jarak tubuh mereka terpaut jauh. Senyum hangat menghiasi wajah tampan adonis nya. Sungguh luar biasa baru kali ini dia merasakan perasaan nyaman yang teramat nyaman dan sukar untuk dihilangkan.

 

“Kau tahu, aku senang bisa bertemu denganmu. Walaupun awalnya aku mengira kau Choi Sooyoung, tapi sekarang tidak ada beda nya bagiku. Kau dan Choi Sooyoung sama-sama bisa membuatku menggila setiap saat.” Ucap Kyuhyun.

 

“Aku mencintaimu, Summer.”

 

Kyuhyun mengecup kening indah Sooyoung, lalu turun ke hidung, dan kedua pipi gembil Sooyoung. Dan yang terakhir bibir tebal Sooyoung. Kyuhyun megecupnya perlahan-lahan sampai Sooyoung membalas kecupannya dan itensitas ciuman mereka semakin naik.

 

“Aku ingin segera memilikimu, Summer. Kau benar-benar membuatku ingin membawamu ke ranjang. Sekarang juga.” Bisik Kyuhyun tepat di depan bibir Sooyoung yang memerah karena ciumannya.

 

Suara pria itu terdengar berat. Sooyoung tahu kalau pria di depannya ini tengah menahan suatu gejolak luar biasa. Dan tak di pungkiri kalau dirinya juga merasakan apa yang tengah di rasakan oleh Kyuhyun.

 

“Aku juga ingin segera menjadi milikmu, Kyu. Tapi sekarang bukan waktu yang tepat.” Bisik Sooyoung membalas bisikan Kyuhyun. Suara wanita itu tak kalah parau nya dari Kyuhyun.

 

Kyuhyun mengecup bibir Sooyoung lagi. Sesekali pria itu memasukan lidahnya dan membuat ciuman mereka semakin panas. Tak jarang terdengar lenguhan halus keluar dari bibir Sooyoung.

 

“Aku harap kita bisa memiliki waktu yang tepat, Sayang. Aku sudah tidak sabar.” Sooyoung kembali melenguh saat Kyuhyun mendaratkan kecupan panas di sekitar leher jenjangnya.

 

“Kyuhyun-ah.. Ini bukan waktu nya. Jangan sekarang. Aku mohon, Sayang.” Ucap Sooyoung tersendat-sendat di tenga gelanyar panas merasuki tubuhnya. Bahkan dia bisa merasakan sesuatu yang menonjol dari pangkal paha Kyuhyun. Bukti ereksi pria itu sudah mengeras.

 

Kyuhyun menjauhkan mulutnya dari leher Sooyoung. Pria itu menatap wajah Sooyoung yang sudah memerah.

 

“Kau cantik, Summer. Aku benar-benar ingin memakanmu sekarang juga.”

 

“Percayalah, aku juga sama seperti mu, Kyu. Tapi aku tidak mau mengambil resiko Sookyu melihat semuanya. Dia masih anak kecil, dan lagipula ini di rumah sakit.”

 

Kyuhyun tersenyumm,  “Aku akan menunggu sampai waktu itu tiba.” Dan ciuman yang sempat terhenti kini kembali dimulai. Lidah mereka saling mengait membuat suatu perasaan panas menggerayangi hati dan jiwa mereka.

 

Setidaknya mereka bisa melupakan sejenak kenyatan bahwa takdir akan berubah dengan seiring waktu berjalan. Dan jangan lupakan dendam yang sudah medarah daging.

 

Seohyun menatap kepulangan Kyuhyun dengan tatapan yang sulit diartikan. Tadi siang ayahnya menghubunginya dan memberitahu kalau suaminya ini tidak mengikuti rapat penting bersama perusahaan keluarganya.

 

Padahal pria itu sudah mengatakan kalau dia akan menghadiri rapat bersama beberapa direksi penting Seo Inc dan Cho Corp. Tapi kenapa sang ayah mengatakan hal yang sebaliknya. Apa yang sedang di sembunyikan Kyuhyun darinya.

 

“Kyu, tadi kau tidak menghadiri rapat penting dengan Seo Inc, kan?” Tanya Seohyun begitu mendapati Kyuhyun baru saja keluar dari kamar mandi sehabis mandi.

 

Kyuhyun melirik sekilas ke arah Seohyun lalu melemparkan handuk basah ke keranjang baju kotor. Pria itu merebahkan dirinya di ranjang tanpa menatap ke arah Seohyun yang sedang menatapnya intens.

 

“Kau mendengar ucapanku barusan kan, Kyu?” Tanya Seohyun lagi.

 

Kyuhyun menggeram kesal.  “Aku lelah. Bisakah kau tidak memulai perdebatan malam ini.” Gertak Kyuhyun kasar membuat Seohyun terdiam sejenak karena terkejut dengan perubahan sikap Kyuhyun.

 

“Aku hanya bertanya kenapa kau tidak datang ke rapat penting itu. Kemana saja kau seharian tidak di kantor dan tidak menghadiri rapat sepenting itu?” Tanya Seohyun lagi yang tak gencar saat melihat kilatan tajam dari mata elang Kyuhyun.

 

“Aku sibuk bukan hanya mengurusi perusahaan. Kau puas!” Gertak Kyuhyun lalu merebahkan tubuhnya membelakangi Seohyun yang masih terduduk menatapnya.

 

“Aku tahu kau bersama wanita jalang itu seharian. Jadi.. apa saja yang kalian lakukan seharian ini. Apa wanita keparat itu menggodamu dan bertindak macam-macam pada suami orang?” Ucap Seohyun.

 

Kyuhyun menggeram dalam hati saat istrinya itu kembali mengatai wanitanya dengan sebutan menjijikan. Kyuhyun tidak mengurbis ucapan Seohyu dan memilih untuk tetap diam.

 

“Ah aku tahu, wanita itu pasti sudah mulai meracuni otakmu, kan. Apa dia salah satu wanita penggoda yang mata duitan? Atau dia adalah wanita jalang tak tahu malu yang pergi seharian dengan suami orang? Cih! Sekretrismu itu memang benar-bear wanita rendahan.”

 

Kyuhyun bangkit dari tidur nya dan menatap tajam ke arah Seohyun.

 

“Jangan. Pernah. Mengatainya. Dengan kata-kata. Menjijikan. Seperti itu. Seo Joohyun.” Geram Kyuhyun menahan emosi.

 

Seohyun sempat bergidik kala melihat kilatan tajam pada bola mata Kyuhyun. Wanita itu terdiam seketika saat mendengar deru nafas Kyuhyun yang menderu bagaikan srigala yang akan memangsa mangsa nya.

 

“Ku peringatkan sekali lagi untuk tidak mecampuri urusan pribadiku. Kau memang istriku, tapi kau tidak berhak ikut camur dengan masalah pribadiku. Karena peranmu disini tidak lebih hanya sebagai istri.” Ucap Kyuhyun tajam dan langsung bangkit dari ranjang dan keluar kamar.

 

Seohyun hanya terdiam kaku mendengar kata-kata tajam yang keluar dari mulut suaminya. Setetes liquid bening turun membasahi wajahya. Wanita itu mengepalkan tangannya.

 

“Lihat saja, aku akan membalas semua yang sudah kau lakukan kepadaku, wanita jalang sialan!”

 

 

 

To Be Continue….

 

Note: Chap 7 Up!! Chap 7 Up!!

Aku gak mau bertele-tele.. Cuma mau nanya aja gimana sih pendapat kalian sama ff ‘Falling’ ini. Menarik atau gak sama sekali?? Setiap kelanjutan cerita nya ada perkembangan atau gak sama sekali??

Semua boleh kasih saran kok. Para readers.. Knight!!!! Dan para Silent Readers.. boleh kok kasih saran yang membangun. Kritikan juga gak apa-apa deh, aku terima aja..

 

Akhir kata..

Terima kasih untuk para readers yang selalu setia nunggu kelanjutan Falling. Para readers yang setiap komen di setiap chapter. Dan para Silent Readers yang udah ikut andil mantau perkembangan Falling.

 

The Big Thankyou From Me…

 

 

Advertisements

42 thoughts on “[SERIES] FALLING [Chapter 7]”

  1. Yg jalang disini siapa ??? Yg ngerebut kyuhyun di sini siapa ??? Kenapa jadi seohyun yg mau bales dendam . bener bener egois tu cewe

  2. D part Kmrn sm skrg lbh menunjukkan skp kyu yg labil. Pgnny ttp bsikap ketus sm Seohyun he…ktawa jht. Bls dendamnya sooyoung blm keliatan bgt msh bimbang sm htny sndri. Next part d tunggu😃mdh2n ad prkmbagan

  3. wahj disini kyuyoung udah mulai berani ‘bermain’ untunya sookyu gak kebangun.. klo iya bisa bahaya adegan kissingnya gak bisa di terusin.. hahaha…
    sesi balas dendamnya kapan ya?? soalnya pengen cepet2 berakhir dan aku mohon bgt supaya happy ending.. di dunia nyata mereka sad ending dan alangkah lebih baik jika di dunia fanfiction mereka happy ending.. disini gak ada cowo lain yg suka ama sooyoung?? rasanya seneng klo liat kyuhyun cemburu sama Sooyoung..

  4. Ya tuhan… Makin kesini makin seru!! Ih, panas dingin baca part yang ini 😆
    Antara dendam dan takdir, pilih yang mana ya? Wuihh,, seru seru!! Kira kira apa yang mau seo lakuin yaa.. 😕
    Ditunggu lanjutan ff nya 😀

  5. rasanya pengen teriak didepan muka nya seo, sebenarnya yg jalang itu siapa, yang ngerebut itu siapa, yang ngga tau diri itu siapa.. gemes deh sama nih orang..
    dipart ini kyuyoung udh mulai berani nih, kalo bisa part depan lebih mesra dan berani lagi ya.. hehehe..
    oiya, dan kalo bisa di part depan sikap nya kyu judes lagi dong ke si seo, di baik-baikin amat orang kaya gitu mah..
    ditunggu ya next dan ff lainnya..
    selalu semangat author..

  6. Hadeh… gk dmn² Kyuppa forever mesum.
    Bkl gmn ni hubungan Kyuyoung kdpannya???
    Walaupun gk suka ma Seohyun tp ksian jg klo dia gk dianggap kya gto.
    Mndingan Kyu cptan ambil kputusan np, gk labil ky ABG tua.😁😁😁😁

  7. Ternyata pertanyaanku di chap 6 udah dijawab disini, hehee
    Chanyeol keren sih ngelidungin sooyoung noona (maap jadi fokus ke chanyeol) hahaa
    Selalu geregetan sih sama seohyun, pengen cepet2 tau gimana sooyoung ngelawan seohyun ntar.
    Semangat author-nim..

  8. selalu nunggu kelanjutan cerita ini, ga pernah bosen :3
    woow kyuyoung udh mulai berani yaaa sekarang.. suka sama sikapnya kyu yang bener bener lembut dan sabar ngadepin soo haha.
    kalo bisa sih part selanjutnya dibuat lebih ‘berani’ lagi ya min, kalo perlu nc sekalian. wkwkwk :3 *ajaransesat

  9. Woww Woww Wowww skarang kyuyoung udh brani melakukan hal” yng ehmmmm bkin gmana gtu hahahaha 😀 kaga nyadar tuh d’tmpat mereka bercumbu adaa sookyu? ato jan” mereka brniat bkin litlle sookyu lagi d’rs? kkkkk~ jdi makin pnasaran sma next part’a nih, bkin seo jahat tpi bkin jga soo eonni lbih jahat dri seo yaa min 🙂 biar makin seru aksi balas dendam’a wkwkwkwk~ keep waiting next part min, jan terlalu lama oke 😉

  10. sebenernya sakit jadi seo jadi istri ga di anggap gitu..aisssh suka banget pas ada kata katanya dendam ? atau cinta?

  11. Wow makin kesini makin seru
    Jadi bingung yang jalang di sini siapa ??? Yg tega nikung sahabatnya sendiri apa nya selingkuh sama suami orang…

  12. Bales dendam yg seru menurut ku 😂

    Aigoo kyuyoung makin lengket aja 😂😂 moga aja sooyoung berubah pikiran atas bales dendamnya ke kyuhyun

  13. Aduhh makim memananas seperti nya,,, soo kok jadi labil sih jadi ga tauh bales dendam nya?? Ga jadi juga ga knp2 sih malah bagus yakannn, seohyun kok jahat nya ga ilang2 yakk

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s