Drama, Hurt, Romance, Uncategorized

[SERIES] FALLING [Chapter 5]

falling

Falling By Kyoung

Main Cast: Cho Kyuhyun & Choi Sooyoung

Genre: Hurt/Comfort, Romance, Drama

Rate : M (Implisit Content)

Duration: SERIES

Note: Udah sekitar setahun aku gak update FF, dan sekarang aku bakal comeback dengan FF terbaruku. Dengan cast yang baru juga. Sebenernya udah lama sih aku jadi KNIGHT, jadi bisa dibilang kalo ini bukan cast baru.

Hanya FF selingan di tengah rasa rinduku dengan moment Kyuyoung yang gak muncul-muncul #pundung.

Semoga reader semua suka.

(Don’t Like Don’t Read)

 

 

‘Aku yang sekarang bukan lagi seorang malaikat yang putih suci. Aku yang sekarang adalah seorang iblis penuh dendam. Aku akan sangat senang saat melihatmu menderita. –Choi Sooyoung’

 

‘Aku akan jujur. Jujur kalau aku benar-benar menyesal dan tidak ingin kau pergi lagi. Walaupun aku harus terluka karena dendam mu –Cho Kyuhyun’

 

 

 

 

 

Chapter 5

 

Kyuhyun POV

 

Pagi ini aku bangun tidur dengan sebuah senyuman hangat. Aku tidak peduli dengan segala ocehan Seohyun pagi ini karena aku yang lagi-lagi pulang telat karena harus menemani jalan-jalan Sookyu dan Summer sampai malam.

 

Seohyun memang terus saja mengoceh ini-itu dan membuat telingaku panas. Tapi satu pesan manis dari wanitaku –Summer membuat moodku kembali baik.

 

Dia sama seperti Sooyoung, selalu bisa membuat moodku yang buruk menjadi lebih baik. Masih berbekas ingatanku akan Sooyoung setiap aku sedang bersama Summer. Rasanya semua ini sangat familiar –apapun yang berhubungan dengan Summer Choi pasti terasa sangat akrab dengan Choi Sooyoung.

 

Aku seperti berada di saat-saat aku dan Sooyoung masih bersama. Di saat-saat aku bisa melihatnya tersenyum dengan lembut. Dan di saat aku melihat kehancurannya secara langsung –dan itu karenaku.

 

Apapun itu yang membuat Sooyoung sekarat, akulah penyebabnya. Akulah penyebab dari keterpurukan Choi Sooyoung. Dan aku tidak akan memaafkan diriku sendiri sebelum aku bisa meminta maaf langsung dengan Choi Sooyoung.

 

Seohyun duduk di depanku dengan tangan bersedekap di depan dada nya. Dia kembali menatapku dengan mengintimidasi dan aku tidak peduli dengan apapun yang wanita itu lakukan.

 

“Aku ingin bicara padamu, Kyu. Dan jawab aku kali ini.” Katanya dengan nada mengancam tersirat di setiap ucapannya.

 

Aku menghela nafas lelah. Selama berada di dekat Seohyun semua masalah pasti akan jatuh menimpaku. Entah kenapa begitu –aku pun tidak mengerti.

 

“Kalau yang kau bicarakan bukanlah hal penting, sebaiknya kau tahan segala omong kosongmu. Aku sudah telat berangkat ke kantor.”

 

“Setidaknya kau bisa dengarkan perkataanku kali ini. Aku sudah sangat lelah berdebat dengan suamiku sendiri.”

 

“Kau berkata seperti itu seolah-olah hanya kau yang merasa lelah dengan segala perdebatan yang kau buat.”

 

“Aku tidak akan mendebatmu kalau kau tidak memancingku untuk berdebat denganmu.”

 

Aku benar-benar membuang-buang waktu kalau meladeni segala ceramahnya pagi ini. Aku ada rapat pukul 10 nanti, dan aku juga tidak sabar bertemu dengan Summer.

 

“Katakan dengan cepat tanpa basa-basi. Aku ada rapat pukul 10 nanti, Seohyun.” Kataku dengan nada datar.

 

“Apa benar kalau kau sudah menemukan sekretaris baru?” Tanyanya.

 

Oh, ya tuhan! Yang benar saja, dia membuatku kesal hanya karena ingin menanyakan hal sepele seperti itu.

 

“Kau tahu itu bukan urusanmu.”

 

“Kau suamiku. Cho Corp bangkit kembali karena bantuan perusahaan keluargaku. Sudah pasti tentang kemajuan atau apapun itu tentang Cho Corp aku juga harus mengetahuinya.”

 

“Apa ayahmu yang menyuruhmu untuk memata-matai perusahaanku?”

 

“Jangan membawa-bawa ayahku. Ini bukan masalah perusahaan. Aku bertanya seperti itu karena aku ingin tahu siapa yang menjadi sekretaris pribadimu.”

 

“Oh tuhan, kau tahu kan kalau apa yang kau debatkan itu adalah masalah yang benar-benar sepele. Jangan bertingkah kekanakan, hentikan semua omong kosongmu. Aku sudah telat berangkat ke kantor.” Ucapku lalu langsung beranjak dari meja makan dan bergegas berangkat ke kantor.

 

Tapi lagi-lagi Seohyun mencekal tanganku dan membuatku menghentikan langkahku. Wanita itu membalikkan tubuhku. Ku lihat matanya sudah mulai berkaca-kaca.

 

“Kenapa? Kenapa kau tidak pernah mau terbuka deganku. Aku istrimu, aku juga ingin tahu apa saja yang sudah dilakukan oleh suamiku. Apa itu salah, Kyu? Aku hanya ingin menjadi seorang istri yang baik untukmu.” Katanya dengan nada serak meahan tangis.

 

Awalnya aku tidak tega juga sih melihatnya menangis seperti ini. Walau bagaimanapun dia tetap istri sah ku, sekalipun aku sama sekali tidak mencintainya.

 

“Aku –aku hanya ingin menjalani kewajibanku sebagai seorang istri. Aku hanya ingin kau lebih terbuka denganku. Aku bisa membantumu kalau kau perlu bantuan. Ya, aku akan selalu berada disampingmu, Kyu.”

 

Aku melepaskan cekalan tangannya dan memeluk tubuhnya mencoba menenangkannya. Aku sadar kalau ini adalah pelukan pertama kami setelah kami menikah.

 

Aku mengusap punggungnya mencoba untuk meredakan tangisnya. Aku memang pria brengsek. Aku memang tidak mencintai istriku. Tapi aku tetap tidak bisa melihat seorang wanita –terlebih dia adalah istri sah ku –menangis.

 

“Tenanglah. Aku tidak melarangmu untuk tahu tentang diriku. Hanya saja aku belum bisa terbuka denganmu. Aku tidak bisa mencintaimu seperti yang kau minta. Aku minta maaf untuk itu.” Kataku dengan nada pelan berharap dia akan mengerti dan mulai tenang.

 

Tangisan Seohyun semakin kencang di pelukanku. Aku juga bersalah, seharusnya dari awal aku tidak perlu bermain api dengannya di belakang Sooyoung. Dan apa yang kudapatkan akhirnya adalah karma untukku.

 

Aku tidak mencintai Seohyun dan hanya menjadikannya sebagai mainanku. Tapi itu dulu. Sekarang aku tidak se-brengsek itu. Tapi rasa cintaku kepada Sooyoung tidak bisa diruntuhkan. Sekalipun dengan sikap manis Seohyun.

 

Dia berada di urutan terakhir dalam daftar orang yang berada di hatiku. Aku tahu aku memang jahat, tapi aku tidak bisa memaksakan persahaanku yang terlampau besar kepada Sooyoung.

 

“Aku hanya berharap kau bisa melirikku. Sama seperti kau melirik Sooyoung. Aku ingin kau menganggapku ada, Kyu.” Katanya.

 

Aku menghela nafas. Entah kata-kata apa lagi yang harus ku katakan kepada-nya kalau aku tidak bisa melakukan semua kemauannya. Karena hanya ada satu wanita yang menempati urutan pertama dalam hatiku, yaitu Choi Sooyoung.

 

“Aku selalu menganggapmu sebagai isteriku. Tapi maaf, aku tidak bisa mencintaimu. Hatiku benar-benar sudah tertutup. Seharusnya kau menyerah kalau kau tidak ingin selalu mejadi yang tersakiti.”

 

Aku melepas pelukannya, dia masih menangis. Aku kembali menghela nafas pelan. Sungguh ironis kisah hidup Seo Joohyun.

 

“Lupakan masalah ini. Berhentilah menangis. Aku harus beragkat ke kantor sekarang juga.”

 

 

Kyuhyun POV END

 

 

Sooyoung memandang Kyuhyun dengan tatapan bingugya. Pasalnya sejak tadi pria itu sering sekali ketahuan sedang memikirkan sesuatu. Saat rapat tadi pun konsentrasi Kyuhyun kurang. Pria itu seperti sedang memikiran sesuatu yang membuat pikiran nya tersita hanya pada satu objek saja.

 

Wanita itu berjalan mendekat ke meja kerja Kyuhyun dan meletakkan secangir kopi hitam di samping meja. Kyuhyun masih tidak menyadari kehadiran wanita itu.

 

“Apa ada sesuatu hal berat yang kau pikirkan, Kyu?” Tanya Sooyoung. Kyuhyun tersentak dari lamunannya saat mendengar suara lembut mengalun sangat merdu di samping telinganya.

 

Kyuhyun mengusap wajahnya.  “Tidak. Aku hanya agak lelah saja. Mungkin karena jadwal rapat yang benar-benar padat.”

 

Sooyoung mengernyitkan dahi tidak percaya. Kata-kata Cho Kyuhyun sedikit tidak bisa dipercaya. Wanita itu berjalan lebih dekat kearah Kyuhyun dan mulai memijat bahu Kyuhyun yang terasa menegang.

 

“Sepertinya bukan hanya masalah itu saja. Kalau kau tidak keberatan, kau bisa menceritakannya kepadaku.”

 

Kyuhyun tersenyum lalu mengamit tangan Sooyoung dan mengecupnya berkali-kali. Dia merasa sedikit tenang saat wanita jangkung itu berada disisinya. Seperti beban berkilo-kilo ton terangkat dari pundaknya.

 

“Aku tidak ingin membebanimu dengan cerita klasikku. Ini bukan masalah yang besar. Jadi kau tidak perlu khawatir. Oke.”

 

Sooyoung mengangguk pasrah. Dia tidak terlalu peduli dengan apa yang sedang dipikirkan oleh Kyuhyun. Karena dia merasa itu bukanlah masalahnya sama sekali. Sekalipun ada, mungkin sebentar lagi akan segera muncul.

 

Seohyun –wanita cantik dengan tubuh ideal –itu kini tengah berjalan di koridor sebuah gedung megah dengan lantai 31. Seluruh pegawai yang bekerja di gedung tersebut membungkuk hormat kearahnya.

 

Wanita itu ingin melihat bagaimana suaminya saat bekerja, dan juga ingin melihat sekretaris baru suaminya itu. Bagaimana rupa dan kerja wanita itu. Kalau memang sekretaris baru yang dipekerjakan suaminya dinilai jelek oleh dirinya, maa dia tidak tanggung-tanggung untuk memaksa sang suami untuk memecat sekretaris baru itu.

 

Resepsionist di depan ruangan Kyuhyun membungkuk hormat saat melihat kedatangan Seohyun.

 

“Selamat siang, Nyonya Cho.” Sapa sang resepsionist itu. Seohyun tersenyum tipis.  “Apa Kyuhyun ada di ruangannya?” Tanyanya.

 

“Tuan Cho baru saja menyelesaikan rapatnya, dan sekarang ada di ruangannya, Nyonya.” Seohyun mengangguk lalu berjalan kearah pintu ruangan Kyuhyun.

 

Wanita itu tidak mengetuk pintu nya terlebih dahulu dan langsung masuk begitu saja. Dia tidak tahu apa yang sedang terjadi di dalam ruangan tersebut. Baru saja dia buka sedikit pintuya, keadaan di dalam ruangan sang suami sudah membuat nya tidak berkutik layaknya patung.

 

Apa yang dilihatnya didepan sana memang begitu menyakitkan. Jelas saja, Seohyun melihat sang suami sedang bercumbu mesra dengan seorang wanita berpakaian formal –layaknya wanita kantoran.

 

Tak terasa tetes demi tetes air mata mulai menggenangi wajah putih pucatnya. Dengan langkah tegas, Seohyun berjalan mendekat kearah suaminya yang sedang asik berciuman dengan seorang wanita lain.

 

“Apa yang kau lakukan dengan suamiku, JALANG!!” Katanya sambil menarik rambut pendek sebahau milik wanita yang ternyata Summer.

 

Summer meringis kencang saat rambutnya ditarik dengan sekuat-kuatnya. Kyuhyun pun ta kalah terkejutnya saat melihat sag wanita kesaitan karena rambutnya di tarik oleh istrinya sendiri.

 

“Apa yang kau lakukan, Seohyun!” Ucap Kyuhyun.

 

Seohyu menatap nyalag ke arah Kyuhyun.  “Kau berani berselingkuh dibelakang ku, Kyu? Kau sudah mulai berani bertindak rupanya.” Ucap Seohyun dengan air mata yang masih mengenang di wajah putih nya.

 

“Kumohon lepaskan. Astaga! Ini sakit sekali.” Teriak Summer kesakitan saat tarikan tangan Seohyun dirambutnya semakin kencang.

 

Seohyun beralih menatap Summer, dan seketika raut wajah terkejut terlihat di wajahnya. Wanita itu melepaskan tarikan tangannya di rambut Summer.

 

“Choi Sooyoung!” Pekiknya saat melihat wajah Summer.

 

Seohyun menutup mulutnya dengan kedua tangannya. Kepalanya menggeleng dengan raut wajah tak percayanya.

 

“Tidak mungkin! Tidak mungkin! Kau Choi Sooyoung?” Pekik Seohyun –lagi.

 

Kyuhyun menghela napasnya. Dia menarik tangan Seohyun –menjauhkannya dari Summer.  “Dia bukan Choi Sooyoung. Dia sekretaris baruku.” Kyuhyun berujar.

 

Seohyun melirik kearah Kyuhyun lalu beralih kearah Summer.  “Jadi dia sekretaris baru mu?”

 

“Choi Sooyoung! Kau kembali lagi untuk merebut Kyuhyun dariku kan? Kau mau menghancurkan hidupku kan? Dasar jalang murahan! Enyahlah kau!” Pekik Seohyun yang kembali menarik rambut Summer.

 

Kyuhyun tercengang saat melihat sisi liar istri nya. Dengan segera pria itu menghentikan perbuatan brutal istrinya.

 

“Hentikan Seohyun-ah. Dia bukan Choi Sooyoung!” Ucapnya. Namun sepertinya Seohyun tidak mengurbis kata-kata nya dan masih terus menarik rambut Summer.

 

“Diam, Kyu. Wanita jalang ini kembali untuk menghancurkan rumah tangga kita. Tidak akan kubiarkan kau merusak semuanya, Sooyoung Sialan!”

 

“Argh! Hentikan! Ya tuhan ini sakit sekali.” Pekik Summer kesakitan.

 

Kyuhyun tidak tinggal diam. Dia tetap berusaha menghentikan sikap brutal Seohyun. “Seo Joohyun! Hentikan Sekarang JUGA!!” Teriak Kyuhyun.

 

Seohyun langsung melepaskan tarikannya pada rambut Summer begitu mendengar nada marah dari mulut suaminya. Dia menatap dalam ke arah mata Kyuhyun yang berkilat marah.

 

“Apa? Kenapa kau malah menghentikanku, Kyu? Wanita itu kembali untuk menghancurkan hubungan kita. Aku tidak akan membiarkan semua itu terjadi.” Ucap Seohyun.

 

Kyuhyun menghela napas menahan emosinya.  “Dia bukan Choi Sooyoung! Sudah kukatakan beberapa kali dia sekretaris baruku. Dan dia bukan Choi Sooyoung.”

 

“Dan ku ingatkan padamu untuk tidak menyebut Sooyoung dengan sebutan menjijikan itu. Karena dia bukanlah wanita jalang seperti yang kau katakan. Bahkan dia jauh lebih-lebih baik dibandingkan dirimu, nyonya Seo Joohyun!”

 

Seohyun terdiam seketika dengan air mata yang kembali mengalir deras. Dia tidak menyangka kalau suaminya sendiri bisa berkata keras seperti itu kepadanya hanya kerana seorang wanita yang bahkan sudah meninggalkannya.

 

“Kau membela wanita itu, Kyu. Kau membela wanita yang telah tega meninggalkanmu.”

 

“Dia tidak pernah meninggalkanku. Tapi aku yang sudah membuatnya pergi meninggalkanku.”

 

“T –tapi dia benar-benar membuatmu hancur, Kyu. Dia membuat mu tidak bisa mencintaiku. Wanita jalang itu benar-benar sudah merebutmu. Bahkan aku yang istrimu saja tidak pernah kau bela. Tapi wanita itu selalu kau bela. Wanita jalang itu-”

 

“Tutup mulut busukmu, Seo Joohyun-ssi. Jangan pernah menyebut Sooyoung wanita jalang. Karena dia bukanlah wanita kotor seperti itu. Aku yang sudah membuatnya kotor, dan seharusnya kau mengatakan hal-hal menjijikan itu kepadaku. Bukan ke Sooyoung.”

 

Seohyun benar-benar tak habis pikir dengan suaminya. Bahkan sampai saat ini pun dia masih membela Choi Sooyoung. Wanita yang dia tahu telah meninggalan Kyuhyun secara tiba-tiba.

 

Summer atau Sooyoung –yang melihat pertengakaran suami-istri itu hanya diam. Dia benar-benar tak habis pikir kalau dirinya bakal melihat aksi semenarik ini di depan matanya. Dia juga tidak sangka kalau Kyuhyun benar-benar membela nya habis-habisan.

 

Bahkan pria itu menyalahkan istrinya sendiri di depan orang lain.

 

“Kau bahkan selalu memanggilku dengan margaku, padahal aku ini istri mu. Dan kau juga selalu menyalahkanku, padahal aku hanya ingin selalu terlihat olehmu. Aku sudah berusaha untuk menjadi seorang istri yang baik, tapi kau lagi-lag mengacuhkanku.”

 

“Lalu aku harus bagaimana supaya kau bisa melihatku dan menganggap kalau aku ii istrimu.” Seohyun menangis sejadi-jadinya. Dia benar-benar sudah tidak sanggup lagi rasanya kalau harus menahan semuanya sendirian.

 

Kyuhyun dan Sooyoung –Summer –yang melihat itu pun mendadak terdiam tanpa kata dengan pemikiran yang berbeda. Kyuhyun sedikit iba melihat Seohyun menangis seperti itu. Pria itu sadar dengan semua kesalahan nya karena sudah mengacuhkan Seohyun yang notabene adalah istri sah nya.

 

Sedangkan Sooyoung hanya mencibir dan tersenyum sinis dalam hati saat melihat wanita yang sudah merusak masa depan nya kini sedang hancur layaknya beling.

 

Kyuhyun menatap Sooyoung sejenak sebelum menghela napas dan berjalan mendekat ke arah Seohyun. Pria itu mendekap tubuh Seohyun kedalam pelukannya. Sebenarnya Kyuhyun tida mau seperti ini, terlebih saat dia melihat raut wajah sendu Sooyoung saat dia memeluk Seohyun.

 

Tapi dia juga tidak tega dan merasa bersalah karena selalu membebani Seohyun dengan bebannya juga.

 

“Sudahlah. Jangan menangis. Aku minta maaf karena sudah melukaimu. Tapi aku benar-benar tidak suka saat kau mengatai Sooyoung dengan sebutan menjijikan seperti itu.”

 

Sooyoung hanya terdiam saat melihat Kyuhyun memeluk tubuh Seohyun. Tak dapat dipungkiri kalau kini ada sesuatu rasa aneh yang menjalari hatinya saat melihat adegan dua orang itu di depannya. Sesuatu yang membuatnya sesak.

 

Kyuhyun melepaskan pelukannya, dia menatap wajah Seohyun lalu menghapus air mata yang berlinang di wajah Seohyun. Kemudian pria itu menatap Sooyoung yang seketika langsung memalingkan wajahnya.

 

“Malam ini kau akan pulang tepat waktu kan, Kyu?” Tanya Seohyun. Kyuhyun terdiam beberapa detik sebelum menganggukkan kepalanya pelan.

 

Seohyun tersenyum senang melihat suaminya yang bersikap manis terhadapnya. “Aku sangat senang, Kyu.” Ucapnya.

 

Kyuhyun melirik kearah Sooyoung yang masih memalingkan wajahnya. Dia merasa tidak enak dengan wanita itu.

 

“Maaf, aku permisi keluar.” Kata Sooyoung tanpa menoleh kearah Kyuhyun maupun Seohyun.

 

Kyuhyun menatap sendu saat Sooyoung keluar dari ruangannya, sedangkan Seohyun tersenyum sinis saat berhasil melukai selingkuhan suaminya yang ternyata sangat mirip dengan masa lalu sang suami.

 

“Dia benar-benar bukan Choi Sooyoung?” Tanya Seohyun hanya sekedar memastikan wanita tadi Sooyoung atau bukan.

 

Kyuhyun mengangguk pelan. “Hn. Dia bukan Sooyoung, dia Summer –sekretaris baruku.”

 

Seohyun kembali memeluk Kyuhyun, tapi Kyuhyun tidak membalasnya.  “Aku senang dia bukan Sooyoung. Tapi aku benar-benar tidak suka saat melihatmu berciuman dengan wanita itu, Kyu. Kenapa kau selingkuh dariku?” Tanya Seohyun yang masih memeluk Kyuhyun.

 

Kyuhyun melepaskan dekapan Seohyun lalu kembali ke meja kerjanya. “Bukan apa-apa. Sebaiknya kau kembali ke rumah. Tiga jam lagi pekerjaanku selesai.” Ucap Kyuhyun.

 

“Baiklah, aku akan memasakan makanan yang enak untukmu. Kau jangan pulang telat ya.” Kyuhyun hanya mengagguk samar. Ada sesuatu perasaan sesak yang menggelayuti hatinya saat melihat wajah sendu Sooyoung tadi.

 

Setelah semuanya sudah terkondisi dengan baik, Sooyoung kembali ke ruangan Kyuhyun dan langsung duduk di meja nya. Dia tidak memandang sedikitpun ke arah Kyuhyun. Mereka juga tidak terlibat komunikasi yang berarti. Hanya sekedar masalah peerjaan. Selebihnya mereka isi dengan keheningan.

 

Sebenarnya Sooyoung sadar kalau sejak tadi Kyuhyun selalu memandanginya, hanya saja dia sedang tidak ingin melakukan kontak mata dengan Kyuhyun. Sesuatu yang sesak di dalam hatinya masih belum hilang.

 

Jam kantor sudah habis, dan hampir seluruh karyawan sudah pulang. Tapi lain hal nya dengan Sooyoung yang notabene sekretaris pribadi Kyuhyun, dan mengharuskan wanita itu untuk pulang tidak awal dari bosnya.

 

“Aku akan mengantarmu pulang.” Sooyoung mendongak saat sebuah suara yang terasa familiar terdengar di dekatnya.

 

Kyuhyun sudah rapi dengan tas di tangannya.  “Tidak perlu. Aku harus mampir kerumah temanku untuk menjemput anakku.” Jawabnya lalu kembali memalingkan wajahnya.

 

Kyuhyun menghela napasnya saat melihat sikap dingin Sooyoung.  “Hari sudah mulai sore, aku tahu kau tidak bawa mobil. Transportasi umum sangat padat saat sudah sore hari seperti ini.” Ucap Kyuhyun.

 

“Maaf tuan, tapi aku hanya sekedar mengingatkan kalau anda sudah berjanji dengan istri anda untuk pulang tepat waktu. Dan kalau anda mengantarku, istri anda akan menunggu kedatangan anda.” Ucap Sooyoung dengan nada datar dan dingin.

 

“Maaf, aku pamit duluan.” Ucap Sooyoung.

 

Belum sempat berjalan jauh, tanganya sudah ditahan oleh Kyuhyun. “Maaf, bisa anda lepaskan tanganku.” Tanya Sooyoung tanpa menatap Kyuhyun.

 

“Jangan bicara formal seperti itu kepadaku Summer. Aku tidak suka medengarnya.” Ucap Kyuhyun penuh dengan penekanan.

 

“Kau bos ku jadi sudah sepantasnya aku berbicara formal kepadamu, tuan Cho Kyuhyun.” Ucap Sooyoung yang mencoba melepaskan tangannya dari Kyuhyun.

 

Kyuhyun menggenggam lebih erat tangan Sooyoung dan menariknya membuat tubuh wanita itu berbalik menghadapya. Sooyoung membelalak saat Kyuhyun mencium bibirnya intens. Kyuhyun memeluk pinggang Sooyoung dengan sebelah tangannya. Pria itu mencium bibir lembut Sooyoung dengan gerakan terburu-buru.

 

Setelah beberapa detik terdiam, Sooyoung akhirnya sadar dengan apa yang dilakukan Kyuhyun padanya. Dia memberontak melepaskan dekapan Kyuhyun di tubuhnya.

 

“Lepas!” Sooyoung berhasil melepaskan diri dari Kyuhyun.

 

“Maaf Kyuhyun-ssi. Aku memang mengaku tertarik kepadamu. Tapi aku juga memiliki harga diri sebagai wanita. Kalau memang kau mencintai istrimu tidak seharusnya kau bermain api dibelakangnya.” Ucap Sooyoung dengan nada bergetar.

 

Wanita itu langsung pergi dari hadapan Kyuhyun tanpa mendengar terlebih dahulu penjelasan Kyuhyun.

 

Kyuhyun terdiam beberapa detik melihat kepergian wanita yang ia anggap kembaran Sooyoung.  “Aku tidak mencintainya. Bukankah kau sudah mengetahuinya, Summer?” Katanya dengan nada lirih.

 

 

 

 

To Be Continued…

 

 

Note: Haloww readers!!!

Yang masih setia sampai saat ini nunggu update’an nya FALLING. Akhirnya up chapter 5 nya nih. Berhubung jadwalku yang mulai padat, jadi aku update nya gak sesuai sama jadwal.

 

Dan aku sadar kalau di chap ini bener-bener mengecewakan banget.. ngettt… ngettttttt!!!

Sekali lagi maaf, karena aku tiba-tiba kehilangan ide buat chap 5 ini. Jadi maklumin kalau memang hasilnya gak memuaskan..

Walaupun jelek aku masih tetep butuh komen / saran / kritik kalian loh para KNIGHT!!!!

 

 

Advertisements

38 thoughts on “[SERIES] FALLING [Chapter 5]”

  1. Aku tidak mencintai nya tp aku mencintai kyuhyun . ql sooyoung ngomong kaya gitu di publik gimana ya . jadi tegang sendiri ..

    1. Aku langsung jingkrak-jingkrak, dan langsung sujud syukur. Kalo hal itu bener-bener terjadi.
      Tapi semoga aja sih terjadi.
      Amin…..

      Btw, thanks ya review nya 🙂 🙂

  2. ahhh.. si kyu, pake iba amat sama orang kaya begitu..
    kasian-kasian amat sih lu kyu sama tuh orang..
    jadi ngambek kan soo nya..
    hayo loh..
    Bagus deh si seo udh liat soo..
    soo jangan ngambek terlalu lama ya, inget permainan kamu..
    ditunggu selalu ya nextnya dan ff lainnya..
    selalu semangat author..

  3. Jiah si sooyoung cembukur wkwkws masih cinta tuh bocah sma kyuhyun bales dendamnya belum terlalu panas(?) Nih pngn liat sooyoung jdi bles dendam apa malah makin suka kyuhyun.

  4. Gaswat kyu udh mlai kshn n ga tega kl liat seohyun nangis….. Cintany sm sooyoung tp kwnny sm seohyun. Jd makin pnasaran lnjtanny…. D tunggu next partny…. Fighting

  5. anjirr kyuyoung ketauan lagi ciuman,, cishh memangnya apa salahnya org mereka saling mencintai… ahhh asli seneng bgt liat seohyun terluka tapi disini sikapnya Kyuhyun gak tegas, klo emang gk suka sama seohyun jangan peluk2 donk itu sama aja ngasih harapan palsu… dan kapan semua terungkap jika summer adalah choi sooyoung..

  6. omg….omg….kyu…kyu….

    sooyoung cemburu…..apa kdepannya dia bkal memaafkan kyuhyun dan mlupkan dendamnya sama kyu?krena sbenarnya dia msih cinta sma kyu.

    kyaknya kyu sdikit mlai luluh sama seohyun.sekarang dia udah peduli sama perasaan seohyun.meski sedikit.

    wuah gk sbar sma next capt…..
    fighting!!!!!!

  7. Lama bngettttt nunggu klanjutan falling, tpi aq tetap setia menunggu eonne, hehehe.
    Biarpun gk panjang bnget, tpi bisa ngobatin rindu sama kyuyoung, hihihi

    NEXT

  8. pliiiis jangan kyuhyun suka sama seohyun jugaa. duh jadi takut kyu jadi suka juga nih –”
    aduh kyu, lagian lo ngapain sih pake peluk peluk seo segala. udh tau ada sooyoung disitu. emang enak di cuekin sama soo.
    next chap dibuat tegas dikit dooong kak kyuhyunnya, jangan plin plan ishh. kesel sendiriii.
    next chap ditunggu bgt. asal jangan ngaret dan berenti di tengah jalan aja nih ff. pokoknya nih ff harus sampe ending yaaa kak 🙂

  9. Saya masih setia nunggu koook..
    Wiiih gila aja seohyun main jambak2 sooyoung. Seru juga sih, tapi sebel kyuhyun masih ngerasa kasihan ke seohyun.
    Semangat, author-nim..

    1. Sikap Kyu yang itu emang nyebelin banget. Beda jauh lah sama Kyu yang dulu brengsek sekarang malah lemah sama perempuan..

      Terima kasih sudah bersedia komen 🙂 ❤

  10. Huhuhuhu 😭 akhirnya setelah sekian lama.. Aku menunggumu 😭😭 kenapa malah makin sakit ya bacanya? Kasian dah soo eonnie. Pengen deh dapet lanjutannya yang kyu oppa bahagia bareng soo eonnie 😭😭😊 ditunggu lanjutan ff nya ya…… Fighting 😁😁

  11. Si kyuhyun plin plan, kalo emang ga suka, cerai aja, abaikan, kenapa malah jadi manis gitu ke s seo, aduh. Di depan sooyoung lagi. Edan tuh anak. Haruh…

    Next next
    suka ama sikap syoung, emang mesti d gtuin s kyuhyun mah. Hahaha

    semangat thor 😀

    1. Sikap plin-plan nya Kyu cuma buat kepentingan cerita aja kok. Aku sengaja buat sikap Kyu gitu biar makin greget 🙂

      Terima aksih sudah bersedia komen 😀 ❤

  12. greget ama cerita nyaa ~ next next next part thor! ayo dong bikin kyu sama soo balik, pengen mereka samasama lagi.
    fighting next chap nyaa thor!

  13. ashhhh Jinjjha mimin!!! kaga bisa comen apaa” masa….. feel’a ngena bnget, apalagi pas seo ngatain soo eonni “JALANG” it kata” yng bkin amarah ku naik seketika min….. Ihhhh no coment bingitss in mah, terlalu sulit utk diungkapin >_< keep waiting next part min 😉

  14. Benci benci banget sama seo yang gak pernah mikirin perasaan orang lain egois bgt sih, dari dulu udah di tolak masih aja mempertahnkan hubungan yang tidak jelas.

  15. Bete sama seohyun ah…. Si kyu juga kenapa gampamg iba sih kenapa ga di cerain aja kalo tau ga cinta…. Makin tegang aja ni cerita,,, the best dah buat kyoung eonnie

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s