[SERIES] Falling [Chapter 4]

falling

Falling By Kyoung

Main Cast: Cho Kyuhyun & Choi Sooyoung

Genre: Hurt/Comfort, Romance, Drama

Rate : M (Implisit Content)

Duration: SERIES

Note: Udah sekitar setahun aku gak update FF, dan sekarang aku bakal comeback dengan FF terbaruku. Dengan cast yang baru juga. Sebenernya udah lama sih aku jadi KNIGHT, jadi bisa dibilang kalo ini bukan cast baru.

Hanya FF selingan di tengah rasa rinduku dengan moment Kyuyoung yang gak muncul-muncul #pundung.

Semoga reader semua suka.

(Don’t Like Don’t Read)

‘Aku yang sekarang bukan lagi seorang malaikat yang putih suci. Aku yang sekarang adalah seorang iblis penuh dendam. Aku akan sangat senang saat melihatmu menderita. –Choi Sooyoung’

 

‘Aku akan jujur. Jujur kalau aku benar-benar menyesal dan tidak ingin kau pergi lagi. Walaupun aku harus terluka karena dendam mu –Cho Kyuhyun’

 

 

 

 

Chapter 4

 

Sooyoung POV

Hari ini putriku memintaku untuk datang ke sekolahnya karena pukul dua siang nanti dia akan tampil di pentas seni sekolahnya. Walaupun Sookyu masih berusia empat tahun, tapi karena kecerdasan luar biasa yang dia miliki melebihi anak se-usia-nya membuatnya masuk taman kanak-kanan lebih cepat dibadingkan anak yang lainnya.

Tapi aku hari ini tidak bisa menemaninya karena saat ini aku sudah resmi menjadi sekretaris Cho Kyuhyun. Aku sudah menyuruh Chanyeol untuk menemani Sookyu, tapi anak itu tidak mau di temani oleh pamannya.

Sookyu selalu tidak bersahabat dengan Chanyeol.

“Ma, hari ini jam dua jangan lupa datang ke sekolah. Aku akan tampil di pentas seni sekolah.” Kata putriku saat kami berempat sedang sarapan bersama.

Aku melirik ke arah anakku lalu mengusap puncak kepalanya.  “Maaf, Sayang. Sepertinya mama tidak bisa. Kau bisa minta salah satu dari dua pamanmu untuk menemanimu, kan?”

Sookyu mengerucutkan bibir tebalnya. Ku rasa anak ini mulai merajuk.  “Aku tidak mau. Kalau paman Minho yang menemaniku dia pasti tidak bisa menemaniku sampai acaranya selesai karena paman Minho selalu di kejar-kejar pekerjaan. Lalu kalau paman Channie, dia pasti selalu bawa perempuan kemana-mana. Aku tidak mau ma, aku mau mama saja.” Katanya.

Aku dan kedua adikku hanya menggeleng kepala saat melihat tingkah Sookyu saat sedang merajuk.

“Kalau begitu mama akan menyuruh kedua pamanmu untuk tidak terlalu sibuk dengan urusan mereka. Bagaimana?” Tanyaku. Sookyu menggelengkan kepalanya tanda tidak setuju.

“No. And I just want mama who accompanied me in the performing arts this afternoon.” Katanya tegas dengan bahasa inggris yang fasih.

Aku hanya menghela nafas mendengar nada keras kepalanya. Aku sempat berpikir, apa sifat keras kepalanya berasal dari Cho Kyuhyun, dan setelah ku menelaah lebih lanjut ternyata sifat keras kepala Sookyu memang menurun dari ayahnya.

“Kalau begitu mama sudah tidak memiliki pilihan lain lagi selain menjawab ‘ya’. Tapi kalau mama tidak bisa hadir, paman Minho atau paman Chanyeol yang akan menemanimu.”  Sookyu tidak mejawab, dia hanya mengangguk tanpa niat.

Dasar anak-anak, kalau saja aku sedang tidak fokus untuk menghancurkan ayahnya, aku pasti akan dengan senang hati menemaninya pentas seni.

Hari ini Kyuhyun memiliki jadwal yang tidak sedikit. Terbukti, baru pukul satu siang tapi sudah ada tiga pertemuan rapat yang dihadirinya. Aku sebagai sekretarisnya mau tidak mau harus mengikuti kemanapun dia pergi.

Sikap Kyuhyun padaku masih seperti awal kami bertemu. Mungkin dia masih belum percaya kalau aku datang lagi di hadapannya tapi bukan sebagai Choi Sooyoung, melainkan Summer Choi –orang lain.

Sampai saat ini aku masih belum memainkan peranku dengan sempurna. Langkah awal yang ku ambil adalah merayu Cho Kyuhyun dan memancing nya agar dia mempercayakan aku sepenuhnya.  Lalu yang kedua adalah kehancuran Seo Joohyun.

Aku dapat kabar dari Siwon oppa kalau Cho Kyuhyu menikah dengan sahabat keparat-ku empat tahun lalu setelah aku memutuskan menghilang dari kehidupan mereka.

Walaupun mereka menikah karena embel-embel bisnis, tetap saja rasa benciku pada dua orang itu tidak akan pernah memudar. Sebelum semua dendamku terbalaskan, aku tidak akan berhenti memainkan permainan ini.

Alasanku kembali ke sini adalah untuk melihat Cho Kyuhyun dan Seo Joohyun hancur.  Walaupun tidak ku pungkiri kalau rasa cinta itu masih ada sampai saat ini. Sebrengsek-brengsek nya Cho Kyuhyun, dia tetap menjadi pria yang pernah membuat jantungku berdegup kencang.

Terlebih lagi dia adalah ayah kandung dari anakku.  Aku bukanlah seorang ibu yang tega memisahkan anak dengan ayah kandungnya. Walaupun ayah kandung nya adalah seorang penjahat sekalipun.

“Ada apa? Kenapa kau melamun?” Tanya suara bariton membuatku menoleh kesamping.  Cho Kyuhyun sedang menatapku dalam. Aku mengangguk lalu mencoba mengeyahkan rasa gugup yang melandaku.

“Tidak apa-apa. Mungkin aku hanya sedikit lelah.” Jawabku. Kyuhyun tersenyum hangat kepadaku. Dia mengusap-usap puncak kepalaku. Aku terdiam mendapat perhatiannya, sudah lama rasanya tidak merasakan belaian-nya.

“Kau keberatan kalau kita makan siang di restoran sahabatku?” Tanyanya.

Saat ini kami berada di dalam mobilnya.   Kami baru saja menghadiri rapat ketiga, dan saat ini memutuskan untuk kembali ke kantor. Tapi Kyuhyun memilih makan siang di restoran sahabatnya.

Aku menggeleng,  “Kurasa aku tidak keberatan.” Kataku membalas senyumnya dengan senyum hangatku.

Walaupun itu hanya sebuah senyum palsuku untuknya.  Kami sudah sampai di restoran Italia milik sahabatnya. Aku tersentak saat Kyuhyun menggenggam dan menarik tanganku dan berjalan beriringan dengannya. Aku hanya terdiam sambil menatap kembali tautan tangan kami.

Kyuhyun tidak menoleh sedikitpun kearah-ku, dia menganggap kalau hal ini bukanlah hal yang harus di permasalahkan. Tapi dia membuat jantungku kembali merasakan perasaan yang dulu sangat familiar untukku.  Dan dalam hati aku berdoa agar aku tidak lagi terjebak dalam kubangan cinta yang membuatku harus kembali terpuruk.

Ingat Choi Sooyoung, kau melakukan ini untuk balas dendam.

Aku menggelengkan kepalaku mengenyahkan segala pemikiran yang dapat membuat jantungku tak berhenti berdegup kencang.  Kyuhyun menarik kursi dan mempersilahkan ku untuk duduk.

Setelah tiga hari kami sering bertemu dan bekerja sama, baru kali ini Kyuhyun menampakan perhatiannya kepadaku. Dan itu sedikit membuat sesuatu yang hangat berdesir di hatiku.

Sial! Aku tidak boleh mempertahankan rasa ini, atau apa yang sudah ku lakukan akan berakhir sia-sia.

Kyuhyun memanggil pelayan, dia menyerahkan buku menu nya kepadaku. Aku masih tidak bisa bersuara saat dia sibuk mengoceh tentang hidangan apa yang akan dia pesan.

Rasa hangat itu masih saja berdesir dalam hatiku, dan aku rasanya berat untuk mengenyahkan rasa yang membuatku nyaman.

“Jadi, apa yang akan kau pesan, Summer?” Tanya Kyuhyun membuat lamunanku buyar.

Aku mendongak dan dia sedang menatapku dengan alis berkerut.  “Ada apa? Apa kau benar-benar kelelahan?” Tanyanya lagi. Aku menggeleng lalu mengulas senyum tipis agar dia percaya.

“Pesan makananmu. Aku ingin tahu apa makanan kesukaan mu.” Tanyanya. Entah kenapa hari ini saat bersamanya aku lebih banyak diam. Aku juga tidak mengerti dengan kerja otakku yang melambat.

“Aku pesan sepiring steak salad dengan kentang tumbuk diatasnya dan minumnya aku pesan jus strawberry saja.” Kataku.

Aku melihat Kyuhyun tersenyum ke arahku. Aku tidak tahu kenapa tapi senyuman hangat itu lagi-lagi membuat darahku berdesir. Rasa hangat ini semakin menebal dan akan sangat sulit untuk ku enyahkan, karena aku pun merasa nyaman dengan rasa ini.

“Lagi-lagi kau mengingatkan-ku dengan Choi Sooyoung, Summer.” Katanya dengan nada sendu. Begitupun juga tatapannya.

“Maaf. Maksudmu, Kyuhyun-ssi?” Tanyaku karena kurang begitu jelas mendengar ucapannya tadi.

Kyuhyun menghela nafas lelahnya. Aku tahu begitu banyak beban yang dia rasakan sekarang. Tapi bebanku jauh lebih banyak dari pada yang dia rasakan.

“Kentang tumbuk dan jus strawberry selalu menjadi menu favorit nya saat kami berdua makan di restoran. Sooyoung juga sangat jago membuat schootle dengan kentang tumbuk di atasnya. Kalian benar-benar membuatku bingung. Terlebih kau, Summer. Bahkan sampai saat ini aku masih percaya dan menganggapmu sebagai Choi Sooyoung.”

Aku terdiam mendengar kata-katanya yang sendu itu. Dalam hatiku aku juga merasa tertekan karena harus menahan gejolak yang ada di hatiku. Tapi di sisi lain aku juga ingin membalaskan dendamku dan membuat Cho Kyuhyun dan Seo Joohyun hancur.

Tapi aku tidak bisa mengelak saat hatiku berkata kalau aku masih sangat mencintai Cho Kyuhyun. Ayah biologis dari anakku.

“Kalau aku boleh tahu, memangnya seperti apa Choi Sooyoung itu, Kyuhyun-ssi?” Tanyaku. Kyuhyun menoleh kearahku lalu senyuman samar menghiasi wajah tampan adonis nya.

“Choi Sooyoung adalah gadis luar biasa. Dia bukanlah gadis yang berasal dari keluarga berada, tapi dia memiliki otak secerdas dirimu. Dia selalu tampil culun di sekolah dan itu lah yang membuat dia di ejek oleh seluruh murid di sekolah.”

Aku terdiam saat mendengar kata-katanya.

“Saat itu dia memberanikan dirinya untuk menyatakan perasaannya kepadaku. Waktu itu aku tidak tertarik sama sekali padanya, dan berniat memainkannya. Tapi beberapa bulan kami menjali hubungan, dia memberiku rasa yang selama ini tidak pernah kurasakan.”,

“Aku bingung saat itu, antara mengakhiri hubungan kami karena aku tidak mau dia terluka karena aku mempermainkannya atau memilih mempertahankannya. Dan akhirnya aku memilih untuk mengakhirinya dan bersikap brengsek kepadanya dengan berpura-pura selingkuh dengan sahabatnya yang memang sudah mencintaiku sejak lama. Tapi aku tidak mencintainya sama sekali.”,

“Saat dia tahu aku hanya mempermainkannya, dia marah besar dan mengatakan kalau dia membenciku. Aku yang merasa bersalah ingin minta maaf, tapi ternyata dia sudah di keluarkan dari sekolah karena hamil di luar nikah.”

Aku masih mendengarkan dalam diam. Cerita nya membuka kembali kenangan burukku empat tahun silam.

“Dia meninggalkanku surat, dan sejak saat itu lah aku sadar kalau anak yang di kandungnya adalah anak kandungku. Aku benar-benar menyesali semua tindakan brengsekku kepadanya. Aku baru menyadari kalau aku mencintainya setelah dia pergi meninggalkanku. Sampai sekarang dia tidak pernah tahu kalau aku masih mencintainya dan aku dengan senang hati menerima anak yang di kadungnya.”

Aku mencoba untuk menahan agar air mataku tidak keluar, tapi semuanya sia-sia saat setitik liquid merembes membasahi wajahku. Aku menunduk untuk menutupi wajah sedihku. Kyuhyun tidak boleh melihat wajahku yang terpuruk saat ini.

“Saat ini harapan terbesarku hanya satu, yaitu bertemu dengan Sooyoung dan meminta maaf secara langsung kepadanya. Aku juga ingin melihat anakku tumbuh bagaimana. Walupun aku sadar kalau aku sama sekali tidak berhak dengan semua itu, karena aku adalah pria yang membuatnya hancur.”

Aku benar-benar sudah tidak bisa menahan isak tangisku. Apa yang Kyuhyun katakan membuatku kembali mengenang kenangan pahit empat tahun yang lalu. Juga rasa cintaku yang sampai saat ini masih menghantuiku untuk melancarkan balas dendam kepadanya.

Cho Kyuhyun! Kenapa kau membuat hidupku tidak pernah tenang.

Sebuah tangan menyentuh daguku dan mendongakannya membuatku bisa menatap wajah tampan Kyuhyun. Tangan kekar itu miliknya. Dia mengusap air mata yang membasahi wajahku dengan gerakan lembut yang membuatku hampir terbuai dengan sentuhannya.

“Kenapa kau menangis? Apa ceritaku terlalu sedih untuk di dengar?” Tanyanya dengan senyum samar-samar.

Aku ingin memeluknya. Melepaskan segala kerinduanku padanya. Tapi aku masih ingat tujuan awalku untuk balas dendam. Aku menguatkan diriku untuk tidak terlalu terbuai dengan segala yang di lakukan kepadaku.

“Aku –aku hanya mengingat bagaimana dulu aku memperjuangkan anakku di tengah cercaan orang-orang mengenai statusku yang hamil tanpa suami.” Kataku yang sebenarnya tidak sepenuhnya rekayasa.

Kyuhyun menggeggam tanganku dan meremasnya pelan, “Apa kau mencintai pria yang telah meninggalkanmu itu?” Aku mendongak seketika saat pertanyaan Kyuhyun barusan membuat tubuhku menegang.

“Aku –aku tidak tahu. Aku tidak pernah memikirkan tentang dia lagi, karena sekarang aku sudah memiliki anak yang membuatku lupa akan kenangan empat tahun lalu.” Kataku yang sepenuhnya tidak benar. Ada sedikit kebohongan di dalam ucapanku.

“Summer? Aku tertarik denganmu.”

Aku terbelalak mendengar ucapan Kyuhyun barusan. Apa katanya? Dia tertarik kepadaku?

“Kyu –Kyuhyun-ssi, a –apa maksudmu?” Kataku terbata.

Tak ku pungkiri kalau jantungku berdetak dua kali lebih cepat saat mendengar pernyataan nya yang mengejutkan.

“Aku merasa sangat nyaman bersamamu. Aku memang tidak seharusnya bersikap begini, tapi aku tidak bisa berbohong kalau kehadiranmu membuatku seperti sedang bersama Sooyoung.” Jelasnya.

“Mungkin kau hanya belum bisa menganggapku sebagai Summer dan masih menganggapku sebagai Sooyoung.” Kataku sambil menundukkan wajahku.

Kyuhyun menarik daguku membuatku kembali mendongak ke arah-nya.

“Tidak. Maksudku bukan seperti itu. Kehadiranmu membuatku kembali merasakan hidup saat bersama Sooyoung –tapi bukan berarti aku masih menganggapmu sebagai Sooyoung. Aku hanya merasa aku ingin selalu di sisimu dan entah kenapa ada sesuatu yang membuatku yakin kalau aku akan bahagia saat bersamamu.”

Ya tuhan! Apa yang dikatakannya itu benar atau hanya bumbu pemanis agar aku kembali masuk dalam perangkapnya. Pernyataannya barusan membuatku bimbang.  Aku menatap kedua mata tajamnya mencari kebohongan dari matanya. Tapi yang kudapatkan hanyalah keseriusan dan kemantapan.

Ada apa dengan tatapan seorang Cho Kyuhyun? Tatapannya yang selama ini jarang ku lihat.

“Aku –kita baru saja kenal tiga hari yang lalu, Kyuhyun-ssi.” Kataku. Kyuhyun menggelengkan kepalanya.

“Bagiku waktu tidaklah penting. Aku sudah merasa nyaman denganmu, Summer.” Kyuhyun menatap serius kepadaku.

Aku menghela nafas panjang.  “Lalu bagaimana dengan istrimu. Aku sudah tahu kalau kau sudah beristri. Aku tidak mau menjadi seorang perusak rumah tangga orang.” Kataku.

Kyuhyun menghela nafasnya,   “Kami menikah tidak di dasari oleh cinta. Aku terpaksa menikah dengannya karena saat itu perusahaanku di ambang kebangkrutan dan perusahaanya mengulurkan bantuan dengan syarat kalau aku harus menikah dengan putri pemilik perusahaan tersebut.” Jelas Kyuhyun.

“Apa kau mencintai istrimu, Kyuhyun-ssi?” Tanyaku. Kyuhyun menggeleng mantap.  “Tidak sama sekali. Meliriknya pun tidak pernah apalagi mencintainya.” Jawabnya dengan nada mantap.

Jadi selama ini mereka menikah karena bisnis. Kyuhyun juga tidak mencintai sahabat kurang ajar ku itu. Bahkan Kyuhyun mengatakannya secara terang-terangan. Kalau di pikir-pikir sebenarnya posisi ini akan sangat menguntugkan dan memudahkan ku untuk meneror Seohyun dengan berselingkuh dengan Kyuhyun.

Aku menyeringai dalam hati. Sepertinya awal permainan aku akan membuat wanita jalang itu menderita karena suaminya selingkuh denganku. Saat Seohyun sudah sedikit terpuruk, lalu aku akan menhancurkan Kyuhyun dengan cara yang sama.

“Jadi bagaimana, Summer? Apa jawabanmu?” Tanya Kyuhyun setelah beberapa detik kami hanya terdiam.  Aku menorehkan senyum manis di wajahku lalu pura-pura mengangguk malu-malu,

“Hm, kurasa aku juga mulai tertarik denganmu, Kyuhyun-ssi.” Kataku di sertai senyuman semanis mungkin agar Cho Kyuhyun terpesona denganku.

Aku melihat senyuman lebar dan lega menghiasi wajah tampan adonis milik Kyuhyun. Dia menarik tanganku dan mengecupnya lama.   “Terima kasih, Summer. Aku benar-benar sangat bahagia mendengarnya.”

Aku hanya menyeringai tipis.  Tidak akan lama lagi maka semuanya akan tahu siapa yang akan terpuruk dari permainan yang ku buat. Orang yang bersalah-lah yang akan hancur karena keputusannya.

Sooyoung POV END

Setelah makan siang di restoran Italia milik sahabat Kyuhyun, kini mereka berdua sedang berada di mobil dan kembali ke kantor mereka. Sooyoung hanya diam saat semenjak di restoran tadi Kyuhyun selalu menggenggam tangannya tanpa berniat untuk melepaskannya.

Awalnya sih Sooyoung ragu, tapi entah kenapa rasa nyaman itu membuat dendamnya terlupakan sejenak. Dia tidak ingin berbohong kalau dirinya pun ikut merasakan kenyamanan saat bersama dengan Kyuhyun. Ya, walaupun rasa ingin membalaskan dendam itu masih sangat melekat dalam hatinya.

Suara dering ponsel milik Sooyoung membuyarkan segala keheningan yang ada di dalam mobil. Sooyoung merogoh tas nya guna mengambil ponsel nya. Sebuah panggila masuk dari nomor yang tidak di kenal membuatnya mengernyitkan dahi.

“Halo?” Sapanya kepada sang penelepon di sebrang sana.

“Mama! I’ve been waiting for you since last. Pentas seni ku akan di mulai setengah jam lagi.” Sebuah suara nyaring yang begitu familiar langsung mengintrupsi sapaannya.

Sooyoung menghela nafas.  “Apa salah satu dari kedua paman mu tidak ada yang bisa menemanimu, Sayang?” Tanya Sooyoung.

Terdengar nada gerutuan di sebrang sana, dan sudah di pastikan kalau saat ini putrinya pasti sedang dalam keadaan hati yang tidak enak.

“Mereka berdua sibuk dengan urusannya masing-masing. Aku sudah menghubungi paman Minho dan paman Chanyeol, tapi tidak ada yang mengangkat teleponku, mama.” Gerutu Sookyu di sebrang telepon.

Sooyoung kembali menghela nafas,  “Oke. Tunggu disana, mama akan segera menuju ke sekolahmu.” Ucap Sooyoung membuat suara pekikan nyaring menggema di sebrag sana.  Kyuhyun menoleh ke arah wanita di sampingnya.

Dia mengerutkan dahi saat melihat Sooyoung kembali menghela nafas entah untuk yang keberapa kalinya.  “Ada apa?” Tanyanya. Sooyoung menoleh ke arah Kyuhyun lalu tersenyum.

“Apa aku boleh minta izin setengah hari –hari ini? Anakku memintaku untuk datang ke sekolahannya karena dia akan tampil di pentas seni sekolah.” Tanya Sooyoung.  Kyuhyun tidak menjawab dan hanya diam berpikir untuk beberapa detik sebelum menganggukkan kepalanya.

“Kurasa jadwalku setelah ini bisa di tunda. Kita akan ke sekolah anakmu sekarang.” Ucap Kyuhyun yang mendapatkan lirikan dari Sooyoung.

“Kita? Apa maksudmu kau juga akan ikut ke sekolahan anakku?” Tanya Sooyoung dengan nada ragu-ragu.

Kyuhyun menjawabnya dengan anggukkan. Raut wajah Sooyoung berubah pucat pasi. Itu berarti Kyuhyun akan bertemu dengan anak kadungnya –anaknya juga. Rasanya ini terlalu cepat untuk mempertemukan ayah dan anak yang sudah lama tidak bertemu.  Sooyoung jadi mereasa ragu untuk ini.

“Hn. Ada apa? Kenapa kau menatapku seperti itu?” Tanya Kyuhyun. Sooyoung meggeleng mencoba menghilangkan raut keraguan yang tadi sempat memenuhi pikirannya.

“Kau tidak perlu ikut, Kyuhyun-ssi. Kembali ke kantormu dan selesaikan pekerjaanmu hari ini. Aku janji tidak akan lama.”

“Tidak masalah. Lagipula aku sudah lelah bekerja hari ini. Dan Summer, panggil aku Kyuhyun tanpa embel-embel formal seperti itu.”  Ucapan telak tanpa bisa di bantah Kyuhyun membuat Sooyoung hanya bisa menghela nafasnya pelan.

Dia harus mempersiapkan diri karena hari ini anaknya akan bertemu dengan ayah kadungnya yang belum pernah sama sekali ia lihat.  Setidaknya acting nya cukup bagus untuk menutupi kebenaran ini.

Mereka tiba di sekolah tempat Sookyu belajar 15 menit kemudian. Sooyoung sudah mempersiapkan dirinya untuk pertemuan antara ayah kandung dan anak kandung ini. Wanita itu harus menormalkan raut wajahnya agar Kyuhyun dan Sookyu tidak curiga.

Sooyoung menghela nafas saat Kyuhyun mengenggam tangannya dan menariknya masuk kedalam sekolah Sookyu.  Sebelumnya Sookyu sudah memberitahu Sooyoung kalau pentas seni-nya diadakan di aula sekolahnya.

Wanita itu memberitahu Kyuhyun letak aula sekolah dan mereka berjalan beriringan menuju ke arah aula sekolah.  Mereka duduk di bangku barisan terdepan agar mereka bisa leluasa menyaksikan anak mereka tampil. Sooyoung sudah memberitahu lewat pesan singkat kalau dirinya sudah sampai di aula dan tidak sabar melihat pertunjukan putri-nya.

Kyuhyun berbisik di telinga Sooyoung,  “Apa yang akan anakmu lakukan di pentas seni ini?” Tanyanya.

Entah kenapa wanita itu tidak merasa risih sama sekali saat Kyuhyun berbisik tepat di samping telinganya.  “Dia akan menyanyikan sebuah lagu sambil memainkan piano.” Katanya Kyuhyun tersenyum lalu kembali menghadap kedepan.

Tangannya sedari tadi terus saja menggenggam tangan Sooyoung. Dan wanita itu benar-benar merasakan sesuatu yang hangat itu kembali mengaliri hatinya.  Acara pentas seni akhirnya di buka.

Kepala sekolah taman kanak-kanak Sookyu membuka acara dengan berpidato beberapa menit, lalu setelahnya murid-murid yang kelas nya berada satu tingkat di atas Sookyu tampil dengan membawakan sebuah tarian balet yang sangat lucu dan menggemaskan.

Wanita cantik itu tersenyum saat melihat anak-anak itu menari tanpa beban. Mengundang tawa dan senyum hangat bagi semua orang yang melihatnya.  Sampai akhirnya giliran Sookyu tampil. Dia mengedarkan pandangannya mencari keberadaan ibunya.

Sooyoung mengangkat tangannya lalu menggoyangkannya agar dia tahu keberadaan ibunya.  Sookyu melihat kearah Sooyoung dan tersenyum, tapi pandangannya beralih ke arah Kyuhyun yang duduk sangat dekat di sebelahnya. Anak itu menatapnya dengan alis terangkat satu, tanda kalau dia sedang bingung.

Kyuhyun kembali berbisik ke arahku saat Sookyu sudah mulai memainkan piano nya.  “Apa dia anakmu?” Tanya Kyuhyun tepat di samping telinga Sooyoung. Sooyoung mengangguk.  “Dia cantik. Seperti ibunya.”

Setelah beberapa menit, Sookyu pun mengakhiri permainan piano nya. Kyuhyun yang duduk di samping Sooyoung merasakan sesuatu yang berbeda menyelimuti hatinya saat mendengar lantunan piano dan nyanyian anak itu.

Seperti ada sesuatu yang familiar. Pria itu merasa sangat dekat dan seolah-olah sudah mengenal Sookyu sejak lama. Padahal mereka baru saja saling bertatap muka hari ini.

“Kau mau ikut aku ke belakang panggung menemui anakku?” Tanya Sooyoung. Kyuhyun mengangguk lalu beranjak dari duduknya dan berjalan mengikuti wanitanya.

Sookyu memekik senang saat melihat mama nya datang menghampirinya. Anak kecil dengan raut wajah seperti barbie itu memeluk mama nya erat-erat.

“Aku pikir mama tidak akan datang.” Ucap Sookyu dengan nada manja nya.  Sooyoung terkekeh lalu mengecup wajah anaknya.

“Tidak mungkin mama tidak datang di acara anak mama.” Ucap Sooyoung. Sookyu kembali memeluk Sooyoung.

Tatapan anak gadis itu jatuh ke arah seorang pria yang tinggi menjulang di belakang mama nya. Sookyu melepaskan pelukan mama nya dan menatap lurus ke arah Kyuhyun yang masih saja terdiam.

“Ma, siapa paman itu?” Tanya Sookyu dengan menunjuk kearah Kyuhyun.  Sooyoung melirik kearah Kyuhyun lalu kembali menolehkan tatapanya ke arah sang gadis.

“Perkenalkan, ini bos mama. Nama nya Cho Kyuhyun. Kau harus memanggilnya paman Kyuhyun. Sekarang perkenalkan dirimu ke paman Kyuhyun.”

Sookyu mengangguk dan berjalan mendekat ke arah Kyuhyun. Kyuhyun merendahkan dirinya agar sejajar dengan Sookyu.

“Halo paman Kyuhyun, namaku Choi Sookyu. Aku masih berusia empat tahun. Sebulan yang lalu aku baru saja pindah dari Los Angels. Salam kenal paman tampan.” Ucap Sookyu dengan nada khas anak kecilnya.

Kyuhyun mengumbar senyum hangat lalu mengusap puncak kepala Sookyu. Entah kenapa dia merasakan sesuatu yang tidak biasa saat berada di dekat Kyuhyun. Dan sesuatu hangat yang familiar megalir begitu saja di hatinya saat dirinya menatap mata Sookyu.  Sesuatu yang sangat familiar dan sangat kuat.

“Kau cantik dan pintar seperti ibumu, Cantik.” Ucap Kyuhyun.

Sookyu tersenyum lebar dan langsung melemparkan tubuhnya ke arah Kyuhyun. Memeluk leher Kyuhyun dengan erat.  Kyuhyun dan Sooyoung yang melihatnya pun hanya terkejut. Terlebih Kyuhyun, dia merasa sangat dekat sekali dengan anak yang sedang memeluknya ini. Rasa hangat dan nyaman kembali menguar di hatinya.  Kyuhyun membalas pelukan hangat Sookyu.

“Woah.. paman aku benar-benar jatuh hati pada pandangan pertama kepada paman.” Ucap Sookyu tenang seakan-akan dia sudah mengenal Kyuhyun sejak lama.

“Choi Sookyu, jaga sikapmu. Tidak sopan berbicara seperti itu kepada orang yang lebih tua darimu.” Ucap Sooyoung memperingatkan. Sookyu melepaskan pelukannya dengan Kyuhyun lalu menggerutu sebal ke arah mama-nya.

“Oke. Maaf atas sikapku yang kurang sopan, paman tampan.” Ucap Sookyu.  “Namanya paman Kyuhyun –bukan paman tampan, Sookyu.” Timpal Sooyoung.

Kyuhyun menyunggingkan senyum hangatnya.  “Tidak masalah. Aku senang di panggil tampan oleh gadis cantik seperti Sookyu.”  Sookyu menjulurkan lidahnya kearah mama nya –bermaksud untuk mengejek mamanya.

Sooyoung yang melihatnya pun hanya memutar bola matanya malas.

“Ugh, aku lapar.” Keluh Sookyu sambil memegang perutnya.

“Kau mau makan siang, Cantik?” Tanya Kyuhyun. Sookyu mengangguk dengan mata yang berbinar-binar.

“Tentu saja paman. Aku lapar sekali.”

“Bagaimana kalau kita makan di restoran jepang?” Tanya Kyuhyun. Sookyu kembali mengangguk dan menghamburkan tubuhnya kedalam pelukan Kyuhyun.

“Woah… aku mau –aku mau, paman.” Seru Sookyu.

“Bukankah kita sudah makan sebelum kemari, Kyu. Aku bisa membuatkannya makan siang, kita tidak perlu makan siang di luar lagi.” Ucap Sooyoung.

Kyuhyun mengedikkan bahunya. Pria itu menggendong Sookyu yang bergelayut manja di lehernya.

“Jangan khawatir. Perutku masih bisa menampung makanan untuk yang kedua kalinya.” Ucapnya sambil terkekeh.

Sooyoung mendengus, tapi sedetik setelah itu dia tersenyum hangat. Melihat kedekatan Kyuhyun dengan anaknya memang membuat hatinya menghangat. Tapi mengingat tentang balas dendamnya kepada pria itu membuat senyumannya tiba-tiba menghilang.

Jujur saja. Dia senang bisa sedekat ini dengan Kyuhyun. Dia juga senang anaknya begitu menerima kehadiran Kyuhyun. Tapi bagaimana dengan dendamnya kepada pria itu? Apa dia tega kembali memisahkan ayah dan anak kandung?

Selama ini Sookyu tidak pernah bersikap seperti itu kepada setiap teman lelakinya. Hanya kepada Kyuhyun lah dia bisa bersikap bersahabat dan dekat seperti itu. Apa mungkin ini semua karena ikatan batin yang menghubungkan antara anak dan ayah kandungnya.

Entahlah. Saat ini Sooyoung hanya ingin menikmati sesuatu yang membuatnya nyaman. Masalah balas dendam, dia bisa memikirkannya nanti lagi.

 

 

To Be Continued…

Ulasan: Bagaimana kisah pernyataan cinta Kyuhyun dan Sooyoung? Dapet feelnya gak? Atau tentang pertemuan Kyuhyun dan Sookyu? Aku seneng banget pas ngetik adegan Kyuhyun nyatain cintanya ke Sooyoung. Dan pertemuan Kyu dengan Sookyu.

Ah iya, terima kasih juga kepada semua readers yang udah review dan terus mengikuti kelanjutan Falling. So, aku bakal terus lanjutin ini ff sampe end kalo banyak yang suka.

42 thoughts on “[SERIES] Falling [Chapter 4]

  1. ajeng shiksin November 2, 2016 / 5:32 AM

    Eem itu si sooyoung selalu di bayangin sama bales dendam . jadi jadi galau deh ql bolleh jujur kurang gereget gitu author apa karna belum mulai permainan nya sooyoung . tp enggak papa ini juga bagus . aku suka yg sookyu bilang dy jatuh hati pada pandangan pertama . hahahahahahhah anak kecil aja kaya gitu . apa lagi yg dewasa .
    Ditunggu kehadiran nya

    • Kyoung November 4, 2016 / 12:28 AM

      Adududuhh, maaf banget ya kalo misalkan alurnya lambat atau kamu gak suka sama chapter ini. Aku udah berusaha semampuku kok untuk buat chapter ini berkesan untuk para readers. Tapi ya kalo emang kamu merasa gak puas, aku minta maaf. Kemampuan ku di bidang menullis memang belum banyak❤

  2. vitriankim November 2, 2016 / 6:43 AM

    gk usah jadi dh blas dndamnya.sookyujuga nyaman sama kyuhyun.lagian dia juga sudah mnjelaskan smuanya sama sooyoung.sooyoung juga mash mncintai kyu kan…

    • Kyoung November 4, 2016 / 12:30 AM

      Kalo aku ngerubah ide dan alurnya ceritanya nanti bakal acak-acakan. Jadi keputusannya adalah Sooyoung tetap bakal balas dendam ke Kyuhyun. Tapi tenang kok, balas dendam nya disini gak bakal se-menyedihkan drama-drama kolosal. Pasti bumbu-bumbu cinta menyertai mereka❤

  3. Choi Ahra November 2, 2016 / 7:18 AM

    Moment yg paling berkesan menurutku sih waktu sookyu ketemu kyuhyun..
    Akhirnya ayah anak ketemu langsung..
    Setuju sama komen diatasku, balas dendamnya dibatalin aja deh..
    Sooyoung kan baik hati tapi stroooong..
    Semangat terus author..

    • Kyoung November 4, 2016 / 12:35 AM

      Maaf sekali lagi aku gak bisa buat Soo batalin balas dendamnya. Karena itu bakal ngerubah semua ide dan alur yang udah ku rencanakan dari awal pembentukan cerita ini. Kalo misalkan kalian gak suka sama watak Soo yang pendendam, kalian tenang aja kok. Soo gak bakal jadi orang kejam disini. Balas dendam yag dilakukannya cuma sebagai bumbu pemanas cerita. Kisah cinta Kyuyoung tetap yang paling utama.

      Lagipula kalau watak Soo yang baik hati, strong, dan penurut itu menurutku udah banyak dan aku agak sedikit bosen sama karakter Soo yang itu. Jadi maaf sekali lagi, intinya aku gak akan ngerubah semua ide dan alur yang udah ku persiapkan dari awal pembuatan cerita❤

      Terima kasih masih bersedia me-review saya❤❤❤😀😀

  4. ry-seirin November 2, 2016 / 7:43 AM

    Kontak batin Sookyu ma Kyuhyun psti kuat bgt, wkpun bru ktemu skali tp dah ngrsa nyaman aja.
    Wah Kyu main hajar aja pngin dket ma Sooyoung.
    Kyanya Soo bkl bmbang ntinya bles dendam.
    Krna sk gk srekk aja klo Soo mainin peran jd antagonis sk gk dpet feelnya.

    • Kyoung November 4, 2016 / 12:39 AM

      Aduh lagi-lagi pada gak suka sama watak Soo di sini.

      Tenang-tenang para readesrs. Soo gak akan jadi orang jahat dan kejam cuma karena dia mau bales dendam ke Kyu. Dan Soo juga bukan tokoh yang berpperan sebagai antagonis disini. Tentu peran antagonis sudah diambil oleh Seohyun. Soo tetap bakal balas dendam sama Kyu tapi gak separah yang kalian pkirkan.

      Mungin kalau kalian baca ff ini harus benar-benar menyiapkan pergolakan batin yang gak menentu. Kalo masih mau mengikuti kisah Kyuyoung+Sookyu di ff ini aku bakal lanjut untu ngelanjutin perjalanan isah mereka.

      Terima kasih sudah bersedia me-review❤❤❤😀

  5. may November 2, 2016 / 8:25 AM

    Suka pas sokyu ktmu sm ayahny smpe mnggil paman tampan🙂
    Bls dendam ttp hrs d jlnkan br crta seru he…
    Aplgi sm” mntan shabat” sooyoung.
    Ad prtentangan batin antra cinta sm bnci
    Kl crtany mns2 aj ntar ga seru he… Hrs ad konflikny jg🙂
    Smgat trs nulisny….fighting

    • Kyoung November 4, 2016 / 12:41 AM

      Yeayy.. cuma kamu yang sejalan sama pikiran ku. Yang lainnya kurang suka sama watak Soo yang mau bales dendam ke Kyu.

      Terima kasih sudah bersedia me-review Falling❤❤

  6. Dykyu November 2, 2016 / 8:58 AM

    Eeehhhmmm…mending ga usah balas dendam dechh..hehehe
    Liat sookyu sma papanya sedekat itu jd ga tega…Sooyoung psti bsa….
    Seneng liat kedekatan mrkaa..ooohhh..soo sweeeetttttt…..

    Next chap dtunggu ya sist…tetep semangat…

    • Kyoung November 4, 2016 / 12:46 AM

      Kedekatan Sookyu dan papa nya gak bakal terusik sma acara balas dendamnya Soo kok. Lagian Soo bukan jadi anatagonis disini yang tega misahin anak sama papa nya.

      Akhirnya bakal gak semenyedihkan yang kamu pikir kok. Aku bahkan udah ada penerangan untuk akhirnya kayak gimana. Jadi jangan takut sama acara balas dendam Soo yang bakal ngerusak moment manis SooKyuYoung.

      Lagipula Sooyoung juga gak sekaligus balas dendam ke Kyu kok. Perlahan-lahan tapi pasti😀😀

      Terima kasih sudah bersedia me-review Falling❤❤

  7. Elis sintiya November 2, 2016 / 9:21 AM

    cieee kyuhyun udh nyatain cinta ke sooyoung, dan akhirnya mereka jadian… sooyoung please jangan membalaskan dendam karena aku takut malah sooyoung yang bakal nyesel… dan aku seneng bgt baca moment Kyuhyun sama anaknya asli rasanya itu deg-degan bgt… mungkin itu yg di namakan kontak batin antara ayah dan anak…. semoga mereka bisa happy ending.. dan Sooyoung bakal memaafkan Kyuhyun….

    • Kyoung November 4, 2016 / 12:48 AM

      Tenang yaa, Soo gak bakal terlalu parah kok balas dendam nya. Balas dendam disini cuma untuk bumbu pemanas konflik aja. Kisah cinta Kyuyoung dan moment masis keluarga SooKyuYoung tetap yang paling utama di cerita ini😀

      Terima kasih sudah bersedia me-review Falling❤❤

  8. blue cat November 2, 2016 / 3:12 PM

    Deg2an.

    It’s good sign krn berarti part ini 👍
    Emosi para tokoh nyampe ke readernya

    • Kyoung November 4, 2016 / 12:49 AM

      Yaps.. tujuanku memag seperti itu😀

      Terima kasih sudah bersedia me-review Falling❤❤

  9. kyura November 2, 2016 / 5:58 PM

    Nice..
    Aku sih pnasaran ama perasaan’y si kyu yang ketemu anak kndung’y..
    Tpi aku rada” gimana gtu ama sookyu soal’y cra ngomong’y dewasa banget..
    Next’y d tunggu yah thor😆

    • Kyoung November 4, 2016 / 12:52 AM

      Sebelumnya aku udah jelasin kenapa Sookyu yang baru empat tahun tapi cara ngomongnya dewasa banget. Itu karena Sookyu yang memiliki kecerdasan luar biasa yang membuatnya lebih unggul daripada anak-anak se-usianya. Kecerdasan Sookyu disini menurun dari papa and mama nya.

      Tapi aku bakal negrubah sedikit gaya bahasa Sookyu kalo memang kesannya baby S’Kyu terlalu frontal dan dewasa😀

      Terima kasih sudah bersedia me-review Falling❤❤

  10. lailaalmira November 2, 2016 / 9:00 PM

    Sejujurnya aku berharap kamu nge post closer sih, tapi engak apa apa sih yang ini juga boleh. Sejujurnya aku suka banget sih sama alurnya, tapi aku pengennya sooyoung nya engak jdi balas dendam ke kyu, karena ngeliat cintanya ke kyu buat dia sama anaknya. Wkwkkwk tapi aku suka sih pemikiran kamu ditunggu next partnya

    • Kyoung November 4, 2016 / 12:55 AM

      Closer jadwal update ya hari Senin ya say😀

      Tenang aja kok, Soo gak bakal terlalu kejam balas dendam nya. Balas dendam disini cuma sebagai bumbu konflik doang kok. Kisah cinta dan kekeluargaan SooKyuYoung tetap yang paling utama dari cerita ini😀❤❤

      Terima kasih sudah bersedia me-review Falling❤❤

  11. Dian November 3, 2016 / 1:20 AM

    ughhhh paman tampan, iya sih emang tampan wkwkwk. Soo lupain aja sih balas dendam mu itu mending jujur sama Kyu kalau lu itu Sooypung terus nikah deh wkwkk

    • Dian November 3, 2016 / 1:22 AM

      oh iya satu lagi aku agak terganggu Sookyu yg manggil Sooyoung mama, setidaknya dipanggil eomma, ibu atau mommy/mom gitu deh.

      • Kyoung November 4, 2016 / 1:01 AM

        Di semua ff ku yang sekarang memang gak memakai istilah sebutan korea untuk eomma, appa. Paling aku masih pakai oppa, hyung, eonni, dan nuna aja. Karena aku merasanya kalo sebutan itu cocok sama alur ceritaku.

    • Kyoung November 4, 2016 / 12:58 AM

      Itu pasti baal ada kok di cerita. tapi nanti bukan sekarang. Kalo misalkan alur cerita ini cuma mengedepankan keluluhan hati Soo dan sikap menurut Soo tanpa ada konflik yang menyertainya, ku rasa cerita nya bakal terkesan mainstream dan monoton.

      Karena aku agak sedikit bosen juga sama kebanyakan ff yang watak nya Soo itu cuma jadi penurut dan gampang bertekuk lutut.

      Terima kasih sudah bersedia me-review Falling❤❤

  12. yullkkk0 November 4, 2016 / 1:28 AM

    Wahh soo eoni lgi labil yah antara lnjutin atau engga bls dendamnya 😂😂 gk sabar nggu soo eoni ktemu sma seo deh hahaha😝 next partnya di tggu yah, faighting 💪

    • Kyoung November 8, 2016 / 2:14 AM

      Hmm di tunggu aja yaa

  13. Nailiyah1225_4li3n plut0_5i 6i4n9 ru5uh November 4, 2016 / 2:33 AM

    i wish, uri kyuyoung happy ending. but, biarin dululah soo balas dendam biar kyu kapok.. hahaha

    #evilmoodon

    • Kyoung November 8, 2016 / 2:16 AM

      Sipp deh. Aku emang berencana biarin Soo bales dendam dulu ke Kyu. Nah baru itu cinta-cinta’an nya🙂

  14. syiyoung November 4, 2016 / 6:00 AM

    aku baru baca ffnya.. komennya disatukan sj di part ini yah..
    menurutku feelnya dpt bgt, dri awal sampai part 4 ini selalu bikin deg degan .. btw kok sedih bgt sih ngeliat kyu.. ayolah soo jngn bls dendam ke kyu cukup seo sj, kan kasihan kyunya 😂.. part 5 juseyooo

    • Kyoung November 8, 2016 / 2:18 AM

      Duhh.. Kyu mah gak perlu dikasihani lah. Dia aja kejam sama Soo. Untungnya aja dia nyadar kalo dia suka sama Soo.
      Aku gak bakal buat Soo terlalu kejam kok ke Kyu. Dia kan cinta Kyu🙂
      Lagipula aku gak akan buat kehiupan Kyu terlalu dramatis dan melankolis kok🙂

  15. pusparahmaaa November 5, 2016 / 12:22 AM

    Unnie soo nya labil ya antara mau bales dendam atau ngelanjutin cintanya. Entah lah ya unnie soo bakalan milih ngikutin kata hatinya atau kata fikirannya. Tapi kak, aku agak kurang dapet feelnya. Apa efek udaj ngantuk kali ya? Tapi aku bersyukur akhirnya ini ff dilanjut lagi, karena setiap buka blog ini pasti belom update. Eh sekaramg udah update. SEMANGAT KAK !

    • Kyoung November 8, 2016 / 2:19 AM

      Iya tah kamu kurang dapet feelnya.

      Hmm mungkin aku juga lagi kurang mood buat nulisnya. Btw lagi sibuk banget sih akunya #curcol
      😀❤

  16. saufadillani November 5, 2016 / 4:25 PM

    Soo kayaknya harua mikir lagu mau balas dendam apa engga, soalnya sookyu keliatan akrab banget sm kyu..
    Kira² kalo ketemu seo gimana yaah..
    Next cepetann ya thor

    • Kyoung November 8, 2016 / 2:21 AM

      Next lagi proses yaa.

  17. nirmalajfirdaus November 5, 2016 / 5:31 PM

    Huaaaa… Akhirnya!! 😊 setelah menunggu sekian lama ada chapter 4 juga.. Si cantik sookyu bertemu dengan ayah kandungnya 😊 Dan Syoung juga nulai bimbang dia hmm.. Interesting 😆
    Lanjut next chapternya yaaaa
    Author jangan lama lama dong penasaran nih 😂😁 Semangat buat lanjut ff nya yaa..
    Hwaiting ^^9

    • Kyoung November 8, 2016 / 2:22 AM

      Next sedang proses ya dear😀❤

  18. cerlut November 8, 2016 / 4:18 AM

    yeye mrka sLing mngungkapkan prasaan jg, walaupun soo eonnie bles dendam tpi prasaannya sama kyu oppa maaih tetap sama. gimana reaksi seohyun ya ktika tau kalo soo eonnie berhubungn lagi dg kyu oppa

    NEXT…………….. 😘😘😘😘😄😘😘😘😘

  19. nzizzh November 12, 2016 / 4:07 PM

    Udah dehh gag usah bales dendam bales dendam… lagian juga anaknya kya udahh nyaman bngt sma ayah nya udahh ya stop balas dendam nya 😂😂
    Nextt nya ditunggu sekali…

  20. one656kimhyunra November 15, 2016 / 5:14 AM

    Sooyoung kesan na mau bls dendam ama si seo doang ya. Hahaha
    hatinya selalu bimbang kalo ama kyuhyun mah..

    aigo..sookyu, gemesin deh. Dia bapak lu nak, love at first sight.. Muehehehe

    next next
    kapan syoo nampakin ke sadisan na, dia masi berhati malaikat, hahahaha
    Semangat

  21. rianawiradinata November 15, 2016 / 2:27 PM

    terharu bacanya, akhirnya kyuhyun ketemu sookyu, semoga ga jadi balas dendamnya, balas dendam sama seohyun aja pliss ~ ijin baca part selanjutnya..

  22. yani yanuari November 22, 2016 / 6:58 PM

    hmmm min feel’a bner2 dapet pas kyu ninggalin pnyelasan’a didepan soo eonni, tpi tetep masih pnasaran sma next part’a😀 so min keep Waiting next part and fighting okey😉

    • Kyoung November 23, 2016 / 6:17 PM

      Di tunggu aja ya sama kelanjutannya

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s