Beautiful Fate (Chapter 4)

018-0

 

Beautiful Fate

(Chapter 4)

 

.

 

.

 

.

 

.

 

Disclaimer : Story belong to ChoChoiAddict (Me) . Cast belong to Family and Agency.  KyuYoung Belong to KNIGHT. Kyuhyun belong to Sooyoung, and Sooyoung belong to Kyuhyun.

 

For those who are old enough or feel no need to read this story. Please press the back button on this page!!!

But if you like and want to read, yes please read

 

 

Warning!! : This is my Story. Typo(s), OOC’s (Very). Don’t Plagiarism, Don’t Copy, Don’t Paste. Cerita kampungan. Penuh kegajean. Jangan dibaca kalo gak suka.

 

Genre : Romance, Drama, Hurt/Comfort(Maybe), (Maybe Humor)

 

Rate : M (For Save)

 

Pairing : KyuYoung

 

Poster Credit By ChoiXiOh _ PosterArtGraphicsDesign10.wordpress.com

(Big Thanks for poster, dear🙂 )

 

Duration : Mini Drama Series

 

Backsound : Baekhyun-EXO (Beautiful)

 

Words: 3404 Words

 

Don’t Like … Don’t Read !!!

Happy Reading

.

 

.

 

 

“Bagaimana kehidupan Choi Sooyoung saat memilih kabur dari rumah setelah mendengar kabar bahwa ia akan dijodohkan dengan anak salah satu kolega perusahaan ayahnya, dan bertemu dengan seorang pemuda tampan, luar biasa pintar, dingin, datar, menyebalkan, tapi sayang seribu sayang. Pemuda itu hanyalah seorang tukang yang mengantarkan koran keliling dan tukang kebun.”

“Apakah benih-benih cinta bermunculan seiring hari-hari kebersamaan dan di tengah-tengah pertengkaran kecil mereka.”

 

.

 

.

 

.

 

 

 

Chapter 4

 

Previous Chapter:

 

“Dia istriku.”

 

“Hn. Aku sudah menikah 3 bulan yang lalu. Dan dia adalah istriku yang tinggal di seoul.”

 

“Maaf bibi. Sepertinya istriku sedikit shock dengan perbuatan kalian tadi. Dan maafkan istriku yang keras kepala, maklumi saja karena dia sedang hamil muda. Jadi tingkat emosional nya sedikit tinggi.”

 

.

 

“Apa-apaan tadi itu. Istri? Sejak kapan aku jadi istrimu? Kau juga bilang aku sedang mengandung anakmu lagi? Ini terlalu jauh untuk bersandiwara, tuan Kyuhyun.”

 

“Hn. Tidak ada pilihan lain.”

 

.

 

“Intinya sekarang kau berpura-puralah jadi istriku yang sedang mengandung, maka begitu aku bisa hidup bebas tanpa gangguan dari tante-tante berisik itu.”

 

.

 

“Sial, kau memanfaankan ku ternyata.”

 

“Tidak juga. Anggap saja sebagai imbalan karena aku sudah menolong dan menampung mu di apartement ku.”

 

.

 

“Siapa namamu?”

 

“Sooyoung.”

 

“Hanya Sooyoung? Siapa nama marga mu?”

 

“Ji. Ji Sooyoung”

“Namamu Kyuhyun, kan? Siapa nama marga mu?”

 

.

 

“Jo. Jo Kyuhyun.”

 

“Baiklah, Jo Kyuhyun. Mulai saat ini kau dan aku akan menjadi pasangan suami-istri pura-pura. Ingat! Hanya sandiwara. Aku akan berperan sebagai istri yang baik untukmu, dan kau juga harus berperan baik sebagai suamiku. Bagaimana? Kau setuju?”

 

 

.

 

.

 

.

 

 

 

Normal POV

 

Entah kenapa malam ini Kyuhyun sangat sulit untuk tidur. Jam sudah menujukkan pukul 2 malam tapi rasa kantuk belum juga menyergap matanya. Padahal dia sudah merasakan lelah yang luar biasa.

 

Satu alasan yang membuatnya belum bisa tidur saat ini adalah, keputusan nya untuk terlibat lebih lama dengan seorang gadis yang saat ini sedang tidur di sofa ruang keluarga apartement nya.

 

Sebenarnya Kyuhyun tidak berat hati juga membiarkan Sooyoung yang notabene seorang gadis tidur di luar yang hanya beralaskan sofa dan diselimuti oleh selimut. Tapi apadaya, karena di apartement sederhana nya hanya tersedia satu kamar dan satu ranjang berukuran sedang, membuatnya harus merelakan rasa tega nya untuk gadis itu.

 

Lagipula Kyuhyun yakin kok kalau Sooyoung adalah gaids yang kuat dan tahan banting. Ya, walaupun saat hampir diperkosa oleh 3 keparat bajingan waktu itu Sooyoung berubah menjadi seorang gadis yang tak bisa apa-apa.

 

Argh!! Entah kenapa semenjak Kyuhyun membiarkan Sooyoung untuk tinggal di apartement nya, bayangan gadis itu selalu terngiang-ngiang di dalam pikiran Kyuhyun. Kyuhyun pun tak mengerti dengan jalan pikirannya sendiri. Padahalkan selama ini tidak ada seorang wanita pun yang berhasil mengacaukan pikirannya, kecuali kecerewetan ibunya.

 

Dan sekarang Sooyoung hadir kedalam kehidupannya dan sukses menggantikan peran ibunya yang sudah lama ini tidak ia rasakan. Sepertinya keputusan untuk merekrut Sooyoung untuk menjadi istri pura-pura nya tak akan merugikan untuknya.

 

Malah sepertinya Kyuhyun akan diringankan dengan sandiwara yang sudah ia sepakati dengan sang gadis. Kyuhyun yang biasanya memasak makanan nya sendiri kini sudah tidak perlu repot-repot lagi memasak karena sekarang sang istri pura-pura nya sudah memiliki inisiatif untuk menyiapkan makanan untuknya.

 

Kyuhyun yang biasanya mencuci pakaian nya sendiri kini sudah tidak perlu membuang-buang waktu untuk berkutat dengan mesin cuci lagi, karena sekarang sang istri pura-pura nya juga sudah mulai mencuci serta pakaiannya.

 

Dan yang terakhir adalah, Kyuhyun merasa apartement nya menjadi lebih hidup dengan segala sifat menyebalkan yang ada pada diri sang gadis, dan juga perdebatan-perdebatan sengit di antara dirinya dan juga sang gadis.

 

Tapi ada satu masalah yang masih mengganjal di hati Kyuhyun. Masalah tentang identitas lengkap Sooyoung. Entah kenapa ia merasa ada sesuatu hal yang di tutupi oleh gadis itu saat dirinya menanyakan tentang marga dari sang gadis.

 

Bukankah saat itu Sooyoung terlihat gugup dan khawatir karena dirinya menanyakan tentang marga gadis itu. Seperti ada sesuatu yang aneh. Kyuhyun yakin ada  sesuatu hal yang disembunyikan oleh gadis yang sayangnya terlampau cantik.

 

Kyuhyun menghela nafas nya, kemudian pria itu beranjak dari ranjangnya. Dia merasa haus sekarang, gara-gara tak bisa tidur karena terus-terusan memikirkan gadis yang saat ini sedang tidur di sofa apartement nya.

 

Pandangan Kyuhyun terpaku kepada sosok ramping yang saat ini tengah meringkuk di atas sofa berbahan busa pasaran miliknya. Malam ini udara nya memang terasa lumayan dingin tapi menyejukkan. Kyuhyun saja yang hanya menggunakan kipas angin di kamarnya masih terasa sangat kedinginan. Apalagi seorang gadis seperti Sooyoung yang hanya tidur beralaskan sofa berbusa pasaran miliknya.

 

Dengan langkah tanpa suaranya Kyuhyun berjalan ke arah sofa yang ditiduri Sooyoung. Pemuda itu terdiam sejenak, dia memandangi wajah cantik Sooyoung. Betapa cantik dan mulusnya wajah gadis itu. Kyuhyun sampai harus mengedipkan matanya untuk menyadarkan lamunan nya.

 

“Apa yang aku pikirkan sih.” Gumamnya dengan nada pelan.

 

Kyuhyun menggeleng-gelengkan kepala nya sejenak, dia berjalan mendekat kearah Sooyoung, lalu dengan perlahan di angkatnya tubuh Sooyoung secara perlahan. Dalam hati Kyuhyun terus berdoa suapa gadis yang sedang ia gendong ala bridal style ini tidak terbangun.

 

Mau ditaruh dimana muka Kyuhyun nanti kalau dia ketahuan sedang menggendong seorang gadis.

 

Dengan perlahan Kyuhyun merebahkan tubuh ramping Sooyoung yang untungnya masih tertidur diatas ranjang miliknya yang untung ukurannya muat untuk di tempatai oleh dua orang dewasa seperti Kyuhyun dan Sooyoung.

 

Setelah merebahkan dirinya sendiri di samping Sooyoung, Kyuhyun pun menolehkan kepala nya ke arah Sooyoung yang tidur menyamping kearahnya. Seumur hidup baru kali ini dia tidur satu ranjang dengan seorang gadis.

 

Dan ini adalah pengalaman pertama untuknya berbagi ranjang dengan seorang gadis. Kyuhyun tidak tahu kenapa dengan jantungnya saat ini, dia merasa jantungnya berdegup terlalu cepat, dan dia juga merasakan kehangatan mengalir dalam hatinya.

 

Dia belum pernah merasakan hal seperti ini sebelumnya. Dulu saat ia masih duduk di bangku SMA, memang banyak sisiwi yang mengidolakannya. Tapi tak satupun dari mereka yang digurbis oleh Kyuhyun. Kyuhyun berpikir mereka hanya buang-buang waktu dengan meneriaki namanya.

 

Dan sekarang, dia merasakan apa yang belum pernah ia rasakan kepada seorang gadis seperti Sooyoung. Dengan menatap mata Sooyoung yang bulat dan jernih itu saja sudah membuat degup jantung dan aliran darah Kyuhyun tak stabil.

 

Sebenarnya kenapa dengan dirinya?

 

Kenapa dengan hatinya?

 

Kenapa dengan jantungnya?

 

Dan kenapa dengan melihat gadis ini dapat membuat ketenangan dalam hati Kyuhyun?

 

Apa dia jatuh cinta dengan gadis ini?

 

Ah, tidak-tidak. Itu tidak mungkin. Dan itu tidak boleh terjadi. Kyuhyun tidak percaya dengan cinta. Menurutnya cinta hanya sebuah kata omong kosong dan akan menyebakan kesakitan di tengah kebahagiaan.

 

Kyuhyun tidak mau merasakan sakit diakhir. Dia merasa dengan mencintai seseorang maka dirinya akan tersakiti. Karena itulah sampai saat ini pemuda itu belum pernah mengecap apa yang namanya cinta. Bahkan seluruh gadis-gadis cantik di luar sana sudah banyak yang ditolak nya.

 

Tapi mungkin pesona Sooyoung sangat sulit untuk Kyuhyun abaikan.

 

Lihat saja sekarang, bahkan pemuda itu tidak sadar kalau sedari tadi pandangannya tak pernah lepas dari wajah sang gadis yang tengah tertidur di sampingnya. Mata bulatnya yang indah itu tertutup rapat. Bibir tebalnya yang kissable itu membuka sedikit. Sangat lucu.

 

“Jangan ambil Tteokbeokki ku, Yoong bodoh.”

 

Kyuhyun terkekeh geli saat mendengar linduran Sooyoung. Gadis itu melindur dengan nada kesal, seolah-olah Tteokbeokki miliknya dicuri oleh temannya. Benar-benar sosok gadis yang aneh.

 

“Pertama buatku. Ya, ini memang yang pertama.” Gumam Kyuhyun sebelum dirinya memutuskan untuk menyusul Sooyoung menuju alam mimpinya.

 

.

 

.

 

.

 

Sooyoung menatap Kyuhyun dengan tatapan menggodanya. Senyuman miring terukir di wajah cantiknya. Sedangkan sang pria hanya menekuk wajahnya tanda kesal. Baru kali ini dia merasakan pagi nya yang menyebalkan bersama seorang gadis asing yang sialannya cantik.

 

“Aku tidak tahu kalau ternyata kau seorang pria yang begitu perhatian. Tapi sayangnya egomu terlalu tinggi sehingga sifat perhatianmu tidak keliatan.” Ucap Sooyoung di sela sarapannya.

 

Kyuhyun mendengus tak peduli. Sudah sejak tadi Sooyoung mengejeknya karena dirinya yang ketauan memindahkan tubuh Sooyoung untuk tidur di kamar dan satu ranjang dengannya.

 

“Oh, bahkan aku masih ingat. Kau sudah 2 kali memindahkan aku kekamar mu kan. Dan kita tidur dalam satu ranjang. Woah!! Ternyata dibalik sikap misteriusmu kau bisa juga bersifat layaknya seorang pangeran.” Lagi-lagi Sooyoung tertawa karena menggoda Kyuhyun.

 

“Diam. Dan lanjutkan sarapanmu. Kau banyak tanya sekali sih.” Ucap Kyuhyun ketus. Sooyoung mendengus tidak suka.

 

“Huh, kau ngambek ya? Masa seorang pria dewasa sepertimu masih ngambek. Seperti anak kecil saja.”

 

Perempat siku muncul di kening Kyuhyun. Baru kali ini ada seorang yang berani menyebut dirinya anak kecil.

 

“Urusi urusanmu sendiri, nona. Kau tidak usah ikut campur masalahku.”

 

“Ihh, siapa yang ikut campur. Jelas-jelas kau yang memindahkanku ke kamar saat tengah malam. Bilang saja kalau kau itu sebenarnya tidak tega kalau aku tidur di luar, kan.”

 

“Ingat ya, aku bukan pria yang kejam dengan membiarkan seorang gadis lemah sepertimu tidur di luar. Apalagi semalam udara cukup dingin. Aku tidak mau mendapati mayatmu yang membeku di atas sofa ku.”

 

“Sialan kau! Kalau saja aku tidak kesusahan mencari tempat tinggal disini, aku sudah dari kemarin angkat kaki dari apartement sempitmu ini.” Tatapan menantang Sooyoung layangkan kepada Kyuhyun yang menatap nya tajam bak elang yang siap memangsa lawannya.

 

“Baguslah kalau kau memang memiliki pemikiran seperti itu. Jadi aku akan membuatmu kesal setiap saat agar kau bisa cepat pergi dari apartement sempitku.” Ucap Kyuhyun. Sooyoung kalah telak. Dia tidak mungkin mencari tempat tinggal di daerah yang tidak ia tahu seluk beluknya.

 

Hanya Kyuhyun lah orang yang saat ini dikenalinya di daerah ini. Coba saja kalau Sooyoung tidak ketemu dengan Kyuhyun, mungkin sekarang dia sudah terlantung-lantung di pinggiran jalan.

 

Memikirkan nya saja sudah membuat bulu kuduk Sooyoung berdiri.

 

Sooyoung meluluhkan tatapannya. Walaupun dia kesal banget sama Kyuhyun, Sooyoung harus menahan emosinya. Karena saat ini Kyuhyun lah satu-satunya orang yang bisa ia mintai tolong.

 

“Ayolah, Kyu. Jangan seperti ini. Kau tidak takut kalau aku tersesat di daerah yang bahkan aku saja belum tau seluk beluknya. Atau, gimana kalau kejadian waktu itu terjadi lagi. Aku kan gak mau kalau kegadisan ku terenggut oleh orang-orang brengsek seperti mereka.” Sooyoung berucap panjang lebar, mencoba membujuk Kyuhyun.

 

“Menurutmu aku peduli.” Jawab Kyuhyun singkat.

 

Perempat siku tercetak jelas di kening indah Sooyoung. Oh, sialan banget sih nih laki-laki. Masih untung ada seorang gadis cantik seperti Sooyoung yang setiap saat selalu melayani nya bagaikan seorang istri sungguhan. Kurang apa lagi coba. Dasar pria kurang ajar.

 

“Aku selesai.” Sooyoung menoleh kearah Kyuhyun yang sudah menyelesaikan sarapan pagi nya.

 

Pandangan mata bulat gadis itu mengikuti langkah Kyuhyun yang berjalan menuju pintu. Pemuda itu hanya memakai kaos sederhana dengan celana jeans belel murahan sebagai bawahannya. Dan juga sendal sederhana sebagai alas kakinya. Apa tidak panas memakai sandal rumahan saat beraktivitas diluar ruangan.

 

“Hn. Aku pergi bekerja dulu. Ingat, jangan keluyuran di luar apartement kalau kau tidak ingin dapat masalah.” Ucap Kyuhyun.

 

“Tunggu!!” Kyuhyun menghentikan langkahnya lalu menoleh kearah Sooyoung yang sedang menaruh alat makan kotor yang tadi mereka pakai untuk sarapan. Gadis itu berjalan terburu-buru kearahnya.

 

“Aku sangat penasaran dengan pekerjaan mu. Jadi, izinkan aku ikut dengamu bekerja ya.” Sooyoung berucap dengan mengeluarkan puppy eyes nya. Berharap Kyuhyun bakalan luluh dengan tatapan memohon Sooyoung.

 

Jujur, Kyuhyun sempat terpesona dengan wajah Sooyoung yang sengaja dibuat imut. Tapi sedetik setelah itu ia langsung tersadar lalu kembali menampilkan raut wajah dinginnya.

 

“Tidak usah. Kau jaga apartement saja.”

 

Sooyoung merenggut kesal. Dia menarik-narik kaos yang Kyuhyun pakai.

 

“Ihh, kau ini. Aku kan bukan penjaga apartementmu. Lagian juga aku ingin tahu apa pekerjaanmu. Kali saja aku bisa membantumu. Lagian aku juga bosen lama-lama di apartement terus. Aku ini butuh udara luar tau.” Rajuk Sooyoung.

 

“Kau tidak akan membantuku. Yang ada juga kau malah merepotkanku.”

 

“Ayolah, Kyu. Kau tidak kasihan dengan istri mu yang sedang hamil muda ini. Bukankah seorang ibu hamil butuh udara segar untuk kesehatannya.”

 

Kyuhyun menghela nafasnya. Percuma, tidak di-izinkan pun Sooyoung pasti akan memaksa ikut. Jadi untuk apa membuang-buang energi nya. Sia-sia banget deh jadinya.

 

“Terserah kau sajalah.”

 

Sooyoung memekik girang. Akhirnya, tidak sia-sia juga dia memohon-mohon dengan raut wajah menjijikkan. Kyuhyun luluh juga ternyata. Memang, bakat aegyo nya luar biasa sekali deh.

 

5 menit Sooyoung gunakan untuk berganti pakaian, sekarang gadis itu sudah rapi dengan atasan kaos panjang simple, dan bawahan celana santai di bawah lutut. Sooyoung juga memakai sandal rumahan seperti Kyuhyun. Bedanya, kalau sandal yang di pakai Sooyoung lebih berkelas sedikit. Atau dengan kata lainnya ‘Tidak kampungan’.

 

“Ayo, suamiku.” Kyuhyun mendelik saat Sooyoung dengan gamblangnya memanggilnya dengan embel-embel ‘Suamiku’.

 

.

 

.

 

.

 

 

Di tempat lain. Tepatnya di sebuah ruangan besar yang berada di sebuah perkantoran besar. Siapa sih yang tidak tau Choi Corp, dan juga Cho Corp. Dua perusahaan besar penguasa dunia bisnis Asia Timur.

 

Sudah berkumpul dua keluaga besar yang terpandang. Tuan Cho lengkap dengan sang istri dan juga anak sulungnya. Lalu di depannya sudah duduk dengan rapi keluarga dari Choi. Tuan Choi dan Nyonya Choi.

 

Suasana sempat tegang sebelum akhirnya sang putra sulung keluarga Cho menenangkan kembali suasana tegang itu. Kedua kepala keluarga besar itu kini tengah memikirkan hal yang mungkin sama.

 

“Aku tidak habis pikir ternyata apa yang dilakukan putriku sama dengan apa yang dilakukan putra bungsu mu, tuan Cho.” Tuan Choi mengambil inisiatif untuk memulai pembicaraan.

 

“Apa yang dilakukan putra bungsu ku memang sangat kurang ajar. Tapi aku tidak tau kalau ternyata putri bungsu mu juga memiliki jalan pikiran sama seperti putra bungsuku.”

 

“Lalu apa yang harus kita lakukan sekarang? Putriku hilang. Dia kabur dari rumah karena perjodohan ini. Kalau tau begini aku lebih memilih mendukung putriku membatalkan perjodohan ini.” Nyonya Choi sudah terisak-isak.

 

“Sabarlah, Choi SoHee. Sooyoung pasti akan segera di temukan. Kami juga sedang berusaha mencari keberadaann putra bungsu kami.” Nyonya Cho akhirnya angkat suara.

 

“Ayah dan paman Choi tenang saja. Aku yang akan mencari mereka berdua. Dan aku berharap sekali agar perjodohan ini tetap dilanjutkan. Aku akan berusaha mencari keberadaan calon tunanganku. Mohon bantuannya dari kalian semua.” Sang putra sulung dari keluarga Cho akhirnya angkat suara.

 

“Apa kau yakin bisa menemukan putriku, Cho Ryujoon?”

 

Cho Ryujoon. Putra  sulung dari keluarga Cho itu pun menganggukkan kepalanya yakin. Dia adalah seorang pemuda tampan nan cerdas luar biasa yang akan mewarisi sebagian warisan milik Cho Corp. 50 % aset kekayaan dan saham Cho Corp adalah milik Cho Ryujoon.

 

“Aku yakin, dan aku berjanji akan menemukan calon tunanganku. Aku akan menemukan calon tunanganku, Choi Sooyoung. Dan juga adikku, Cho Kyuhyun.”

 

.

 

.

 

.

 

Sooyoung turun dari sepeda milik Kyuhyun. Gadis itu memandangi sebuah bangunan yang lumayan besar, walaupun masih jauh lebih besar rumahnya, Dia menoleh kearah Kyuhyun seakan-akan meminta penjelasan kepada pemuda itu.

 

“Hn. Aku bekerja disini sebagai tukang kebun.” Ucap Kyuhyun.

 

“Hah? Bukannya kau bilang kalau kau bekerja sebagi tukang pengantar koran keliling?” Tanya Sooyoung penasaran. Kyuhyun mengangguk singkat.

 

“Tukang kebun adalah kerja tambahan ku. Gajiku sebagai tukang pengantar koran keliling tidak akan cukup untuk membiayai kebutuhanku. Apalagi sekarang ada seorang gadis aneh yang menumpang di apartement ku.” Sooyoung merenggut kesal.

 

“Kau menyindirku. Aku kan tinggal di apartement mu juga tetap melaksanakan kewajiban ku sebagai istri pura-pura mu. Coba saja kalau gak ada aku, siapa yang mau masak untukmu? Siapa yang mau mencuci pakaian mu? Siapa yang mau menunggu mu pulang. Dan bla.. bla.. bla.” Kyuhyun mendengus mendengar ocehan Sooyoung. Dia tidak salah lagi menilai Sooyoung sebagai gadis yang sangat aktif berbicara.

 

“Cerewet.” Sooyoung mendelik sebal kearah Kyuhyun. Dasar pria dingin kurang ajar.

 

Sooyoung mengikuti langkah Kyuhyun memasuki sebuah rumah dengan halaman yang cukup luas. Kira-kira cukuplah untuk bermain bola kecil di halaman ini. Tapi tetap saja halaman rumahnya lah yang paling luas. Mungkin seluas lapangan baseball. Ahh, Sooyoung mulai ngaco nih.

 

“Kak Kyuhyun.” Kyuhyun dan Sooyoung menoleh saat seseorang dengan nada lembut memanggil nama Kyuhyun.

 

“Selamat pagi, nona.” Ucap Kyuhyun ramah. Sooyoung mendelik tidak suka kearah suami pura-puranya itu.

 

Cih, dasar. Dengan gadis lain saja bisa berucap ramah. Sedangkan denganku? Heh, boro-boro. Pria itu bawaannya marah-marah terus. Bikin aku jengkel aja.

 

“Selamat pagi, Kak.” Sooyoung sedikit tidak suka melihat senyuman manis dari gadis yang berada di hadapannya itu.

 

“Eh, Siapa dia, Kak? Aku belum pernah melihatnya sebelumnya.”

 

Kyuhyun melirik Sooyoung sekilas lalu kembali menoleh ke arah gadis itu.

 

“Hn. Perkenalkan, dia Jo Sooyoung, istriku.” Ucap Kyuhyun.

 

Gadis dengan kulit putih susu tadi membelakkan matanya. Hatinya sedikit berdenyut sakit saat mengetahui kalau Sooyoung adalah istri Kyuhyun. Sebenarnya Sooyoung sempat menangkap raut keterkejutan dari wajah gadis itu, tapi karena Sooyoung orangnya tidak mau ikut campur urusan orang lain. Jadi dia hanya mengedikkan bahu tanda tidak peduli.

 

“I.. istri Kakak?” Tanya gadis itu lagi.

 

“Iya. Aku Jo Sooyoung. Salam kenal ya. Sepertinya kau lebih muda dariku.” Ucap Sooyoung seramah mungkin.

 

“I.. iya. Kurasa aku lebih muda darimu, Kak Sooyoung.” Sooyoung menatap raut wajah gadis itu yang layu setelah Kyuhyun memperkenalkan dirinya sebagai istri pemuda itu.

 

“Siapa yang datang, Sayang?” Sebuah suara dari arah pintu depan rumah. Seorang waita berusia setengah abad itu pun muncul dari balik pintu rumah.

 

“Ah, nak Kyuhyun sudah datang ternyata.” Ucapnya ramah. Kyuhyun membungkukkan tubuh nya sopan.

 

“Iya bibi. Kurasa aku juga terlalu pagi datang kemari.” Jawab Kyuhyun dengan sopan.

 

Wanita berusia tadi pun melirik kearah orang yang berdiri tepat di samping Kyuhyun dengan tatapan penasaran.

 

“Siapa dia, nak Kyuhyun? Sepertinya aku baru saja melihatnya.” Tanyanya lagi.

 

“Dia istriku yang tinggal di Seoul. Namanya Jo Sooyoung.” Tidak anak tidak ibu, kenapa mereka begitu terkejut sih saat Kyuhyun memperkenalkan Sooyoung sebagai istrinya.

 

“Oh, benarkah?” Tanya wanita berusia itu dengan nada pelan. Wanita itu melirik kearah anaknya yang berdiri disampingnya dengan wajah tertunduk.

 

Sooyoung merasa curiga. Sepertinya ada sesuatu hal yang sedang di tutup-tutupi oleh anak dan ibu ini. Tapi bodohnya Kyuhyun tidak menyadari itu.

 

“Iya, nyonya. Aku Jo Sooyoung. Mungkin mulai sekarang aku akan membantu suamiku untuk bekerja disini.” Kyuhyun melirik Sooyoung dengan alis terangkat. Kapan wanita itu membicarakan hal ini kepadanya tadi. Tsk.

“Benarkah? Bagus kalau gitu, kau bisa membantuku untuk bersih-bersih rumah dan memasak.” Sooyoung tersenyum. Tidak apa-apa kalau harus bekerja sebagai pembantu juga, toh dia juga suka memasak. Tapi kalau bersih-berish rumah sih dia jarang melakukannya.

 

“Terima kasih, nyonya. Mohon bantuannya.” Ucap Sooyoung dengan senyum ramahnya.

 

Kyuhyun, Sooyoung, dan wanita yang menjadi majikan rumah ini pun menoleh kearah gadis tadi yang membalikkan tubuhnya dan berlari masuk kedalam rumahnya.

 

“Sayang, hei nak. Jangan lari-lari.” Teriak ibu dari gadis itu.

 

“Maaf sepertinya kalian harus ku tinggal dulu, nak Kyuhyun dan Sooyoung.” Ucap wanita itu lalu masuk kedalam rumahnya menyusul anak gadis nya.

 

“Ada apa dengan gadis itu, Kyu?” Tanya Sooyoung. Kyuhyun mengedikkan bahunya tanpa bicara. Nampaknya pemuda itu tidak mau tahu dengan sekitarnya.

 

 

 

‘To Be Continue’

 

 

ChoChoiArea:

 

Chap ini lumayan panjangnya yaa. Jujur, aku sempat stuck di tengah-tengah pas lagi ngelanjutin buat chap ini. Ide tiba-tiba ilang dengan sendirinya. Tapi untung aja itu gak pake lama.

 

Gimana? Udah tau kan siapa itu sulung Cho?

 

Tapi untuk gadis anak majikan nya Kyuhyun belum aku kasih tau di chap ini (Ada yg bisa menebaknya??). Kemungkinan minggu depan lah. Dan peran Cho RyuJoon bakal dimulai di chap depan.

 

Doa’in ya semoga imajinasi terus ngalir untuk ngelanjutin next chap nya. Aku bakal janjiin update kilat kalau reviewnya memuaskan. Tapi kalau tidak ya, mungkin sabar menunggu aja. Aku ucapin terima kasih untuk readers yang udah review, dan untuk Silent reader yang mau baca ff abal kek gini.

 

 

Thanks For Reading and Review

 

Regards

 

ChoChoiAddict❤

 

 

 

Next Chapter :

 

“Anak buah yang anda arahkan untuk mencari keberadaan nona Sooyoung dan tuan Kyuhyun belum ada yang berhasil mencari keberadaan mereka, tuan.”

 

“Sudah 5 hari tapi belum ada kabar apapun yang kau berikan kepadaku tentang keberadaan Choi Sooyoung dan adikku, pak Kim?”

 

“Maaf kan kami, tuan. Tapi anak buah kami memang belum ada yang menemukan keberadan tuan Kyuhyun dan nona Sooyoung.”

 

“Hn. Cari sampai keberadaan mereka ketemu. Kalau tidak berhasil ditemukan juga, aku akan menyewa detektif kenalanku.”

 

.

 

“K.. kak Sooyoung, bisakah kau melakukan satu hal untukku.”

 

“Apa?”

 

“Bisakah kau pinjamkan kak Kyuhyun untukku.”

 

.

 

Apapun caranya aku harus bisa menemukan mu, putri almondku.”

 

.

 

“Kejujuranmu. Kau menyukai nya atau tidak?”

 

“Aku hanya menganggap nya sebagai adik selain majikan. Tidak lebih.”

 

 

 

14 thoughts on “Beautiful Fate (Chapter 4)

  1. QQ June 23, 2016 / 3:25 PM

    Wah udah nunggu lama akhirnya keluar juga chap 4. Makin seru nih critanya. Tp mungkin sedikit saran, bahasanya tolong agak d perbaiki lagi, sedikit aja. Makasih. Semangat thor!

  2. mala June 23, 2016 / 7:11 PM

    Ahhh akhirnya muncul juga. Ditunggu next part nya thorr

  3. ellalibra June 24, 2016 / 12:23 AM

    Woaaaaaaahhh q kira soo dijodohkan sm kyu trnyta sm kakaknya kyu?? Pst seruuuuu utk khdpan suami istri bohongan mrk kekeke~ tp bkn itu aja kyny ank majikan ny kyu ska sm dy dh.. AaAaa………….. G sabar neeeeeeext eon fighting🙂

  4. Dian June 24, 2016 / 6:24 AM

    Sejak aku tau ada ff ini di IG nya Kyuyoungshipper aku sering bulak balik kesini ngecheck ff ini udh update atau belum. Bahasa nya juga rada enak sih ga kayak kemaren2 tp aku masih kurang srek karena banyak bahasa yg kurang baku di ff ini dan aku juga pas baca Kak Kyuhyun mau ngakak rasanya. Karena biasanya yg aku temuin Kyuhyun Oppa dan Sooyoung eonni. Tapi klo itu emang ciri khas author ya gapapa sih

  5. ry-seirin June 24, 2016 / 10:36 PM

    Wah aku telkom ( telat komen),,,,
    Gk kbyang Kyuhyun jdi tukang koran aja aneh, pa lgi jdi tukang kebun.
    Bklan cinta segitiga ni mah…kakak beradik bkal rebutan Sooyoung.
    Agak aneh pas dnger kta Kakak d ff korea cos biasanya pke Oppa/Eonnie tpi gk pplah slgi ceritanya seru n bhsanya msih bsa d mngrti.
    Next chapt d tunggu ya!!!

  6. Sistasookyu July 1, 2016 / 11:32 PM

    Kek apa jadinya kakaknya kyu tau, kalo dia tau ternyata syo nya tinggalnya sama kyu
    bakal rame nih

  7. Cerlut July 10, 2016 / 11:48 PM

    Ck knapa aq tdk suka ya sama hyungnya kyu oppa ?.
    O ya author gk pake bhs korea ya ?

  8. Cerlut July 10, 2016 / 11:49 PM

    Ck knapa aq tdk suka ya sama hyungnya kyu oppa ?.
    O ya author gk pake bhs korea ya ?

    NEXT PART DITUNGGU

  9. Choi YunRi July 25, 2016 / 5:34 PM

    Bakalan ada pertarungan kyu dan kakaknya
    Soo dan majikan nya kyu
    Semoga aja kyu sama soo bakalan jadi suami istri beneran
    Part sebelumnya aku coment du ksi
    Part 3 nya blum kebaca soalnya di ksi masih sampai part 2
    Next part semoga cepet ya thor

  10. Vibra Sayekty July 25, 2016 / 7:58 PM

    Kayaknya yang jadi majikannya kyu antara seo dan seulgi. Akhirnya dipost jg chingu. Gak nyangka kalau kyu bakalan nyuruh soo jadi istrinya. Keep writing chingu.

  11. ajeng shiksin July 25, 2016 / 8:37 PM

    Sekarang pura pura tp nanti baru beneran. Haahahahaha semoga ada adegan yg romantis nya.

  12. one656kimhyunra July 26, 2016 / 10:59 PM

    wohohoho
    menuju konflik. tp mnrutku panjangan part 3 eh g tau ding mungkin krna part 3 kyuyoung moment na bnyk. haha

    next
    semangattt

  13. rikeichoijiki August 31, 2016 / 12:54 AM

    wah.. wah.. maap baru aku baca.. pdhal aku nunggu ff ini di wp sebelah ternyata disini toh piblishnya hehe.. aah.. kecewa klu yg dijodohin ma soo bukan kyu.. hueeee.. ini lagi segala ada yg naksir ma si evil.. haha next juseyo

  14. Kyoung September 19, 2016 / 1:46 AM

    Reblogged this on .

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s