SECOND CHANCE PART 1

image

Title: Second Chance | Kim Soo Hyun Choi Sooyoung Park Shin Hye | Romance sad Family | General | Poster @Laykim @IndoFanfictionsArts |

Summary: Rumah tangga itu di ibaratkan sebuah kapal pesiar yang besar. Kepala rumah tangga adalah nahkoda yang mengendalikan kapal itu. Sedangkan anggota keluarga sendiri adalah para penumpang yang harus di antarkan sampai ke pelabuhan. Dan masalah sendiri adalah ombak yang bersiap menerjang kapal tersebut hingga terombang-ambing dan karam di lautan luas yang dalam.

“Aku membuat kapal dan penumpangku terombang-ambing di terjang ombak yang dahsyat. Aku tergoda oleh ombak yang memikatku secara cepat dan meninggalkan kapalku hingga mungkin kapal itu akan karam oleh batu karang yang besar.” -Kim Soo Hyun

“Aku hanyalah badai yang di hindari oleh nahkoda, sedang ia adalah ombak yang memikat sang nahkoda hingga nahkoda meninggalkan kapalnya dan berlari ke arah sang ombak.” -Choi Sooyoung

“Mungkin aku hanyalah dermaga yang hanya menjadi persinggahan sementara sang nahkoda, sedangkan dia adalah pelabuhan terakhir. Tujuan dari sang nahkoda selama pelayarannya.” -Park Shin Hye

Author POV

“Appa!!!” seorang gadis kecil berusia sekitar empat tahun berteriak memanggil nama Ayahnya dengan riang. Ayahnya tersenyum menatap putrinya yang sudah sangat lama tidak di temuinya tersebut. Matanya berkaca-kaca menatap putrinya yang berbinar-binar menatap ke arahnya yang hanya berjarak beberapa senti. Di dekapnya tubuh mungil putrinya tersebut dengan erat, seakan tidak ingin melepaskan putrinya walau hanya sedetik saja.

“Appa….bogoshippeo…” putrinya berujar lirih di dalam dekapannya. Dia lantas melonggarkan pelukannya kepada putri mungilnya dan menciumi pipi chubby milik putrinya.

‘Appa juga merindukan Yoongiie….sangat. Tapi Appa tidak bisa bersamamu dulu, sayang.’ Soo Hyun hanya mampu berujar di dalam hati untuk menjawab kerinduan putrinya terhadap dirinya. Dia yang bodoh. Dia sendiri yang mencoba untuk bermain-main dengan api tersebut, hingga dia tidak menyadari bahwa akibat permainannya tersebut dia akan kehilangan segalanya -keluarga kecilnya.

“Yoongiie-yya!!!” seorang yeoja berteriak memanggil nama putrinya. Seketika gadis cilik yang berada di dalam dekapan Ayahnya tersebut menoleh menatap Ibunya yang langsung berlari ke arahnya dan melepaskan dia dari dekapan hangat Ayahnya.

“Eomma??” gadis cilik itu protes, merasa Ibunya sudah keterlaluan melepaskan pelukannya dari sang Ayah.

“Soo…ku mohon, aku hanya ingin bertemu Yoonhee sebentar dan bermain dengannya. Hanya sebentar Soo, ku mohon.” Soo Hyun berusaha mengiba pada calon-mantan istrinya itu. Namun sepertinya Sooyoung tidak begitu menggubris apa yang di ucapkan Suaminya ralat calon mantan suaminya.

“Yoongiie-yya ayo pulang. Jongin oppa sudah menunggumu di mobil. Kkaja.” Sooyoung menarik putrinya agar melepaskan tangan mungilnya dari tangan kekar Ayahnya. Namun putrinya tersebut malah menggenggam tangan Ayahnya dengan kencang seolah tidak ingin di pisahkan dari Ayahnya.

Sooyoung yang merasa sudah jengah dengan tingkah putrinya menarik paksa putrinya dari tangan Soo Hyun. Yoonhee yang merasa Ibunya akan memisahkan dirinya dan Ayahnya langsung berteriak meminta di lepaskan.

Soo Hyun yang merasa istrinya bertindak kasar langsung mencoba menarik putrinya kembali padanya.

“Soo, jangan seperti ini. Jangan egois, Soo. Aku hanya ingin bertemu dengan Yoonhee dan Jongin sebentar, tidak lebih.” Soo Hyun berusaha memohon pada istrinya agar bisa mempertemukan dirinya dengan putra dan putrinya. Tapi sepertinya Sooyoung tidak mau mendengarnya lagi dan berlalu meninggalkan Soo Hyun sendiri.

Soo Hyun bisa melihat putrinya yang meronta meminta untuk di lepaskan agar bisa bersama dengan Ayahnya. Soo Hyun hanya bisa memandang putrinya dengan nanar.

‘Sabar Yoongiie, Appa akan kembali pada kalian semua. Appa janji’  Soo Hyun bertekad dalam hati untuk kembali mengambil keluarganya.

***

Sooyoung memasuki mobil dengan susah payah. Dia dengan susah payah memasukkan putrinya ke dalam mobil dengan meronta-ronta. Dia memakai selt belt-nya dengan wajah gusar, dia menghela nafas dengan sangat kasar. Pertemuan tadi sangat tidak bisa di prediksi olehnya, dia belum siap bertemu dengan suaminya. Semua rasa sakit yang di dapatkannya dalam sekejap mata itu di lakukannya oleh orang yang tidak pernah di duga olehnya.

“Wae…?” Sooyoung berujar lirih, tidak menghiraukan suara tangis putrinya yang meronta meminta Ayahnya dengan suara tangis yang memilukan bagi seorang Ibu sepertinya. Dia juga dapat mendengar suara putranya yang berusaha menenangkan adiknya dengan memberikan penghiburan yang mungkin tidak bisa membantu.

Sooyoung menatap putrinya nanar.

‘Mian sayang, Eomma tidak bermaksud untuk memisahkanmu dari Appamu. Tapi dia menyakiti Eomma sayang. Dan Eomma tidak akan membiarkan dirimu terluka, biarlah Eomma saja yang terluka…’ Sooyoung membatin sembari menatap putrinya dengan nanar.

Sikap Sooyoung yang keras kepada anak bungsunya bukanlah tanpa sebab. Semuanya adalah kesalahan si bodoh Kim Soo Hyun itu. Dia yang mempertaruhkan kehidupan rumah tangganya di ambang kehancuran. Dia yang membuat semua menjadi seperti ini. Dia yang membuat semua hal mustahil menjadi mungkin.

Awalnya kehidupan Sooyoung sangat bahagia. Dia memiliki suami yang mencintainya. Di karuniai seorang putra dan seorang putri seakan melengkapi kehidupannya yang belum bisa di katakan sempurna, namun baginya kehidupannya sudah cukup sempurna. Kebahagiannya tidak bisa terbendung lagi hingga dia melupakan bahwa semuanya tidaklah abadi. Dia lengah. Suaminya- yang dia anggap akan selalu setia padanya, mengkhianatinya. Dan hebatnya lagi, dia bermain api dengan sahabatnya sendiri. Seorang yang sudah di anggapnya seperti saudara sendiri, seperti adiknya sendiri- Park Shin Hye.

Dan akhirnya Sooyoung mengerti satu hal, dia tidak bisa berpegang teguh pada janji di atas altar. Janji manusia adalah janji semu yang selalu di umbar oleh mereka dengan manisnya. Namun melanggarnya semudah membalikkan telapak tangan, seenteng mencabut duri. Dan namja bodoh itu melanggar sumpahnya, dia melanggar janji suci yang dia umbar di hadapan Tuhan. Dia menghancurkan kepercayaan Sooyoung padanya. Dia berselingkuh, dan berselingkuh artinya berbohong. Sooyoung benci pada orang yang berbohong.

***

Soo Hyun terduduk dengan lutut terlipat. Matanya sayu, menandakan bahwa ia sedang sedih. Ia teringat pertemuannya dengan putrinya satu jam yang lalu. Melihat putrinya berbinar-binar menatapnya membuatnya tersiksa. Soo Hyun mengacak rambutnya frustasi, mencoba menghapus kenangan pahitnya bersama sang istri. Semakin dia menjambak rambutnya, kenangan itu terus muncul dalam benaknya. Kenangan yang membuat istrinya terluka, kenangan yang mungkin akan membuat kedua buah hatinya terluka karenanya.

“Arrrrrgggghhh!” dia berteriak. Meluapkan semua kekesalannya pada dirinya sendiri. Dia yang bodoh. Dia yang dengan nekatnya mempertaruhkan keutuhan rumah tangganya untuk kesenangan sesaat- kebahagiaan yang semu. Janji yang di ucapkannya kepada Tuhan delapan tahun yang lalu dengan mudah goyah oleh senyum yeoja lain. Senyum yang bahkan tidak lebih indah dari senyuman istrinya. Tapi dengan mudah hatinya goyah. Hey, Kim Soo Hyun namja normal. Ada kalanya rasa bosan menghampiri hubungan rumah tangganya dengan sang istri.

Namun dia bertindak gegabah. Dia tidak memikirkan resiko apa yang akan terjadi bila dia bermain-main di belakang istrinya. Yang dia pikirkan, dia hanya butuh pelampiasan akan rasa bosannya kepada istrinya. Dan oalaa, yeoja itu datang. Dia seseorang yang sangat dekat dengan istrinya, seseorang yang senyumnya mampu menghipnotis dirinya sesaat untuk berpaling dari istrinya. Menggoda imannya untuk berselingkuh dari istrinya- yang berarti berbohong.

Dengan berbekal keberanian dan kepercayaan diri yang hanya seujung kuku, dia menyatakan perasaannya pada yeoja itu. Tidak berharap banyak bahwa yeoja itu akan menerimanya. Tapi Soo Hyun salah, Shin Hye menerimanya. Yeoja itu menerimanya dengan senang hati, tidak mempermasalahkan dirinya jadi yang kedua. Dia dengan gamblang menerima perasaan Soo Hyun.

“Ya, aku menerimamu oppa.” kata itu bagaikan oasis bagi Soo Hyun. Seperti orang yang baru saja mendapatkan air setelah mengalami dehidrasi yang panjang. Soo Hyun seperti terbebas dari rasa bosannya terhadap sang istri.

Setelah pernyataan cinta itu, Soo Hyun jarang pulang. Dia jadi sering melupakan istri dan anak-anaknya. Melupakan betapa sang istri dengan cemas menunggunya beserta kedua buah hatinya. Menginap di rumah Shin Hye lebih menyenangkan daripada bertemu istrinya yang sudah hidup bersamanya selama delapan tahun ini. Dia seolah melupakan betapa dia dahulu bersusah payah mendekati Sooyoung, meminta restu kedua orang tuanya dan betapa dia melupakan semua yang telah di berikan Sooyoung padanya.

Sekarang Soo Hyun hanya bisa meratapi hidupnya yang sangat menyedihkan. Dia hanya mampu terpekur di dalam gelapnya kamar Apartemen-nya. Meraung menangisi semua kesalahannya.

***

Sooyoung POV

Aku sedang di kamar Yoonhee, berusaha menidurkannya. Tapi sepertinya sia-sia, dia masih kesal denganku. Aku terus mengusap dahinya dengan lembut, berusaha membuatnya untuk tertidur. Sepertinya dia sudah sangat mengantuk karena matanya yang terlihat sayu saat ini. Aku tersenyum melihatnya memeluk boneka keroppi besar miliknya- pemberian Ayahnya.

Aku tersenyum sedih melihatnya. Semuanya sudah berakhir, benar-benar berakhir.

Akulah yang bodoh. Aku yang dengan mudahnya percaya akan janji seseorang pada Tuhan. Janji manusia yang bahkan Tuhanpun tidak akan mungkin mempercayainya dan aku dengan mudahnya mempercayainya begitu saja. Aku yang bodoh. Aku yang dengan dungunya mempercayakan semuanya pada namja itu. Aku yang mempercayakan hatiku, hidupku dan juga segalanya bagiku untuknya.

Dan orang yang mengkhianatiku adalah orang yang mungkin tidak akan ku percaya. Orang yang tidak terduga, sahabatku.

Semuanya terasa amat sangat menyakitkan saat ini. Aku berusaha untuk mengenyahkan kenangan itu, membuang rasa sakit yang menyesakkan dada. Kembali, aku melihat putriku. Melihatnya seakan melihat namja brengsek itu. Sekarang putriku ini sudah terlelap. Matanya tertutup, tapi wajahnya menunjukkan kesedihan.

‘Mian sayang, Eomma tidak bermaksud seperti tadi. Eomma tidak bisa melihatmu bersama Appamu, itu menyakiti Eomma. Karena Eomma tidak bisa kehilangan kalian, tidak akan bisa. Terlebih Eomma tidak bisa melihat kalian berdua terluka karena semua ini.’ batinku.

“Appa….” aku terlonjak kaget mendengar suara Yoonhee. Dia memanggil nama Ayahnya. Aku hanya dapat tersenyum miris. Sudah sekitar tiga bulan ini aku pisah rumah darinya. Dia langsung pergi dari sini saat aku mengetahui hubungannya bersama Shin Hye.

‘Lihatlah oppa…dia tetap memanggilmu di alam bawah sadarnya. Kau menghancurkan semuanya, cintaku, kepercayaanku, dan kau menyakiti hati putriku.’ lirihku.

Aku mendekatkan tubuhku pada Yoonhee dan mengecup keningnya, lalu berlalu dari kamarnya.

***

Author POV

Sooyoung masuk ke kamarnya. Di lihatnya coat milik suaminya tergeletak di atas meja. Berarti suaminya ada di rumah. Di dekatinya coat tersebut dan menggeledah isi coat tersebut. Dompet, Smartphone dan kunci mobil tertangkap oleh tangannya. Dia melihat Smartphone suaminya. Sekilas terlintas ide jahil di dirinya. Sooyoung membuka Smartphone tersebut dan melihat-lihat isinya. Dia membuka pesan dari Shin Hye di Smartphone milik suaminya.

Saat Sooyoung membuka pesan pertama, dadanya langsung bergemuruh. Dengan cepat Sooyoung mengscrool pesan tersebut dari yang terbawah, membuat lututnya melemas seketika.

“Oppa bagaimana jika kau menginap di Apartemen-ku saja? Aku takut sendirian di rumah.”

Dengan menguatkan hatinya, Sooyoung mengembalikan pesan ke arah atas. Mencoba membaca pesan yang lebih baru.

“Baiklah chagi, oppa akan menginap di Apartemenmu. Oppa sedang di kantor sekarang. Sebentar lagi oppa akan datang.”

Sooyoung terus menggulir touch screen Smartphone tersebut kearah atas. Tangannya kini terasa gemetar.

“Oppa sampai kapan kita harus sembunyi terus dari semua orang? Aku lelah oppa…aku cemburu setiap melihatmu bersama dengan Sooyoung dan anak-anak kalian😦 “

Setelah sekuat tenaga menahan agar buliran kristal itu tidak jatuh, akhirnya air mata itu jatuh juga. Sooyoung seakan tidak bisa mempercayai apa yang baru saja di lihatnya.

Sooyoung menghapus kasar air matanya dan membaca pesan di atasnya kembali. Tapi itu mungkin akan membuat hatinya semakin tercabik-cabik.

“Sabar Shin Hye-yya. Oppa tidak bisa gegabah seperti ini. Oppa juga harus bisa menyakinkan anak-anak oppa.”

Sooyoung terus mengscrool layar touch screen-nya. Melihat pesan terbaru,

“Tapi oppa kita sudah sejauh ini. Aku juga tidak bisa membiarkanmu pergi dariku. Aku mengandung anakmu oppa!!!”

Bak tersambar petir, hati Sooyoung rasanya lebih dari sekedar tercabik. Hatinya hancur. Rasanya seperti di hempaskan dari langit ke tempat yang tak pernah memiliki dasar. Seketika ia meraung, matanya berkilat marah. Di depannya, terlihat suaminya yang hanya mengenakan handuk yang melilit tubuh bagian bawahnya melihat dengan ekspresi terkejut.

“Soo…ada apa?” Soo Hyun bertanya, wajahnya di buat seringan mungkin menatap mata istrinya yang nyalang menatapnya.

Sooyoung membanting Smartphone itu dengan keras. Menatap penuh kebencian akan suami yang selama ini di hormatinya itu. Seketika Sooyoung menjerit, seluruh sumpah serapah ia ucapkan kepada suaminya. Seakan dia tidak memiliki alasan untuk menghormatinya lagi.

“Kau! Kau berselingkuh dariku?! Kau berselingkuh dariku oppa…” raung Sooyoung. Kakinya tidak mampu menopang berat badannya sendiri. Dia terduduk, menangis tersedu-sedu.

Soo Hyun yang melihat Sooyoung menggila akhirnya mengetahuinya. Sooyoung mengetahui semuanya, tentang perselingkuhan dirinya dan Shin Hye. Perlahan dia mendekati istrinya, mencoba untuk memegang bahu Sooyoung. Namun Sooyoung menepis tangannya dengan cepat. Matanya menatap Soo Hyun tajam, seakan dengan tatapan itu Sooyoung dapat membunuh Soo Hyun saat itu juga.

“Soo…maafkan aku. Nan jeongmal mianhae. Aku bersalah, Soo. Aku…aku…aku saat itu khilaf. Aku tidak sadar akan semua tindakanku, Soo. Aku mohon maafkan aku…” Soo Hyun berusaha memberikan pembelaannya terhadap Sooyoung. Namun Sooyoung hanya diam, tapi matanya terus menatap Soo Hyun penuh kebencian.

Soo Hyun yang belum mendapat respon apapun dari Sooyoung mulai menangkup wajah Sooyoung dengan tangannya. Dengan gemetar dia menipiskan jarak antara dirinya dengan Sooyoung.

Soo Hyun mengecup bibir Sooyoung lalu melumatnya penuh perasaan. Matanya terpejam, berusaha menyampaikan perasaan dirinya kepada Sooyoung yang sebenarnya. Menyampaikan berjuta permohonannya kepada istri yang setia menemaninya selama ini.

Sooyoung melepas tautan bibir mereka dengan kasar. Lagi, air matanya merebak ke permukaan. Di hapusnya bekas ciuman itu dengan kasar. Berusaha menegarkan hatinya, Sooyoung berujar lirih.

“Ceraikan aku, oppa…”

***

Soo Hyun masih duduk terpekur di kamarnya yang gelap. Matanya sembab setelah menangis meraung semalaman. Lagi, kenangan pahit itu terus berputar lagi di dalam benaknya. Seperti kaset rusak yang hanya bisa menampilkan adegan memilukan itu saja.

Kamar itu sekarang di penuhi oleh bau alkohol di mana-mana. Aroma alkohol yang menyengat menyeruak meninju penciumannya. Botol bir yang berserakan di setiap sudut tidak bisa di hindari. Hidup Soo Hyun saat ini bak tubuh tanpa jiwa. Hidup segan mati tak mau, itulah pepatah yang tepat untuk menggambarkan keadaannya saat ini.

“Ceraikan aku, oppa…”

Kata itu terus terngiang-ngiang di dalam otaknya. Demi Tuhan, kata itu adalah kata tidak pernah Soo Hyun kira akan keluar dengan mudahnya dari mulut Sooyoung. Sooyoung yang ia kenal adalah sosok yang periang, baik dan juga cantik. Baginya, Sooyoung adalah harta yang mungkin tidak akan dia tukarkan dengan apapun di dunia ini. Tapi dia dengan mudahnya menghancurkan hati istrinya- seseorang yang selalu mendampinginya dalam keadaan apapun.

Soo Hyun menjerit, meluapkan semua kemarahannya. Dia mulai tidak bisa berfikir secara rasional. Semua syaraf di otaknya seakan berhenti berfungsi. Tidak bisa dan tidak mau berkompromi dengan dirinya. Otaknya yang jenius seakan hilang begitu saja, lenyap bak di telan bumi. Hidupnya seakan hancur karena kesalahannya yang sangat fatal.

Sejak awal, hatinya sudah memperingatkan dirinya untuk tidak pernah mencoba bermain api di belakang Sooyoung. Namun sisi lain dirinya- sisi yang selalu bertolak belakang dengan nuraninya- seolah menggodanya.

“Tidak apa…istrimu tidak akan tahu hal itu.”

Dan dengan otaknya yang super jenius itu, mencoba mendekati Shin Hye hanya bermodalkan keberanian dan kepercayaan diri seujung kuku. Tidak pernah terfikirkan oleh otak jeniusnya bahwa akan berakhir seperti ini. Yang di fikirkan olehnya dia hanya butuh pelampiasan akan rasa bosannya terhadap Sooyoung.

Dan setelah kata, “Ya, aku menerimamu oppa.” hati Soo Hyun merasa bahagia. Dia bagaikan menemukan oasis yang besar di gurun pasir. Dia seakan bisa merasakan tenggorokannya terisi kembali oleh air setelah dehidrasi yang sangat panjang. Dia lantas melupakan istri dan anak-anaknya di rumah. Sering menginap di rumah Shin Hye dan mengabaikan kedua buah hatinya yang masih kecil. Dirinya seakan kembali ke masa saat dia masih remaja. Saat dia merasakan cinta yang menggebu-gebu dan tanpa adanya penghalang. Dia seolah lupa siapa dirinya. Dia seorang suami dan Ayah. Dia sering melupakan semua tugasnya sebagai kepala rumah tangga.

Sekarang Soo Hyun hanya bisa menunggu keajaiban datang menghampirinya. Dia yang sekarang sadar satu hal, rumah tangganya sedang terombang-ambing. Rumah tangganya seperti kapal yang di tinggalkan oleh nahkoda-nya dan sedang berusaha untuk menyelamatkan diri dari terjangan ombak yang sangat keras. Soo Hyun tahu sekarang, dia adalah nahkoda dan rumah tangganya adalah kapal tersebut. Sedang istri dan anak-anaknya adalah penumpang yang harus dia bawa hingga ke pelabuhan sampai selamat. Dan Shin Hye sendiri adalah ombak yang membuat kapalnya menjadi terombang-ambing di lautan luas. Siap membuat kapalnya karam kapan saja ia mau.

Seketika dia menyadari hal itu. Shin Hye adalah ombak. Dan ombak tersebut yang akan membuat kapalnya karam bila tidak di selamatkan oleh nahkoda-nya. Soo Hyun langsung menghapus air matanya dengan kasar. Sekarang bukan saatnya untuk menjadi namja pengecut yang hanya dapat meratapi nasib. Dia harus menyelamatkan kapal -rumah tangganya- agar tidak karam di lautan luas.

***

Sooyoung sedang bersiap di depan cermin riasnya. Hari ini adalah sidang perceraiannya dengan suaminya. Sooyoung menguatkan dirinya, berusaha untuk tetap tegar demi kedua buah hatinya. Sooyoung berdiri lantas keluar kamarnya dan bergegas menuju bagasi mobilnya dan meluncur menuju pengadilan.

Setelah perjalanan yang kurang lebih memakan waktu dua puluh lima menit, akhirnya Sooyoung telah sampai di gedung pengadilan. Dia menatap gedung tinggi itu dalam diam. Sebenarnya hatinya tidak yakin akan keputusannya saat ini. Tapi Sooyoung mencoba memantapkan hatinya, mengingatkan dirinya bahwa ini adalah hal terbaik bagi mereka berdua maupun anak-anaknya.

Sooyung keluar dari mobilnya dan berjalan memasuki gedung pengadilan dengan mantap. Pengacaranya sudah menunggunya di dalam gedung pengadilan tersebut guna memeriksa berkas-berkas perceraian dirinya dan calon mantan suaminya.

Langkah Sooyoung terdengar tidak yakin menyusuri lorong-lorong dari gedung pengadilan tersebut. Namun dia berusaha untuk tetap pada jalannya. Ini yang di inginkan oleh suaminya. Dia ingin lepas dari ikatannya bersama dirinya. Ingin membuka belenggu pernikahan antara dirinya dan Sooyoung.

Setelah menemukan ruangan sidang antara dirinya dan suaminya, Sooyoung mendekati pengacaranya yang sedang sibuk membuka berkas-berkas yang di perlukan guna mempercepat proses perceraiannya dengan sang suami. Sooyoung menyapa pengacaranya sekedar sebagai formalitas.

“Annyeong Chae Won-ssi, apa aku terlambat?” Sooyoung berusaha berbasa-basi kepada pengacaranya yang mungkin akan di tertawakan oleh pengacaranya tersebut.

“Aniyo Soo-yya. Kau tidak terlambat. Ruangannya bahkan masih sangat lengang. Jangan bersikap formal padaku, aku ini sepupumu arra?” Chae Won berusaha mencairkan suasana canggung di antara mereka berdua.

Sooyoung hanya tersenyum tipis mendengar hal itu. Pintu ruangan itu terbuka. Terpampanglah wujud orang membuka pintu tersebut. Dua orang namja yang berbeda tinggi badan memasuki ruangan tersebut dan menempati tempat duduk yang berseberangan dengan Sooyoung dan juga Chae Won.

Soo Hyun -salah satu namja yang memasuki ruangan itu- memandang Sooyoung penuh kerinduan. Tiga bulan tidak tinggal dalam satu atap membuatnya benar-benar tersiksa. Sedangkan pengacaranya sibuk membuka berkas-berkas pembelaan untuk kliennya tersebut.

Soo Hyun menatap pengacaranya dengan wajah was-was. Dia seakan pesimis untuk bisa membatalkan semua tuntutan Sooyoung. Lantas ia menatap pengacaranya penuh harap dan berbisik pada pengacaranya yang juga sekaligus sepupunya tersebut.

“Hyung, apa kau yakin bahwa sidang kali ini adalah yang terakhir? Setelah semua ini Sooyoung akan kembali padaku?” Soo Hyun berbisik dengan sangat pelan. Seolah jika dia berbisik agak keras saja, maka Sooyoung akan mendengarnya dan berusaha untuk mempercepat proses perceraiannya dengan Soo Hyun.

Song Joong Ki -pengacara Soo Hyun- menatapnya dengan bosan. Kata tersebut sudah di dengarnya sejak dua hari yang lalu. Dia lantas membuka kacamata bacanya dan menghela nafas bosan.

“Apa kau meragukanku? Aku ini pengacara handal. Aku tidak akan kalah hanya karena kasus perceraian sepele seperti ini. Pasti kau akan menang dan mendapatkan istri dan juga anak-anakmu.” Joong Ki sengaja mengeraskan suaranya agar istri sang sepupu mendengarkan suaranya. Joong Ki juga berharap agar pengacara Sooyoung mendengar suaranya itu.

Chae Won menoleh ke arah Joong Ki. Matanya menatap nyalang ke arah Joong Ki. Lantas Chae Won berdiri, berusaha berargumen dengan Joong Ki.

“Oh, kau pengacara handal? Kau tidak lihat? Di sini korbannya adalah sepupuku. Dan dia…dia menyakiti adikku dengan sangat kejam. Dia berselingkuh dengan sahabat Sooyoung. Harusnya Sooyoung yang menjadi korban di sini, bukan dia!!!” Chae Won berteriak dengan emosi yang meledak. Tangannya menunjuk Soo Hyun tanpa tedeng aling.

Joong Ki tersenyum remeh ke arah Chae Won. Dia berdiri dan berjalan mendekati Chae Won dan juga Sooyoung. Dia tersenyum ke arah Chae Won dan berujar dengan ringan.

“Aku tidak menyebut jika Soo Hyun adalah korban dan Sooyoung adalah si pesakitan jahat.  Kau sendiri, kan yang bilang bahwa Sooyoung adalah korban sedangkan Soo Hyun si pesakitan jahat. Jadi jangan asal menuduh, sayang.” Joong Ki mengucapkannya dengan senyum polos nan tampan.

Chae Won mendadak tergugu. Dari gestur tubuhnya terlihat bahwa ia bingung untuk menjawab lawan bicaranya saat ini. Matanya melotot. Menyadari bahwa tadi Joong Ki memanggilnya dengan sebutan ‘sayang’ .

“Kau…?!” Chae Won menunjuk hidung Joong Ki dengan keras dan menekannya. Membuat Joong Ki terkekeh geli melihat tingkah pengacara Sooyoung ini.

Joong Ki hanya menyingkirkan telunjuk Chae Won dari hidungnya. Lantas Joong Ki kembali ke tempat duduknya dan tertawa dengan keras melihat tingkah lucu Chae Won barusan terhadap hidungnya. Sedangkan Chae Won hanya dapat tertunduk malu akan tindakan konyolnya tadi.

Soo Hyun yang sejak tadi melihat perdebatan antara sepupunya dan sepupu Sooyoung tersebut membenarkan argumen sepupu Sooyoung. Sooyounglah korban di sini, bukan dirinya. Tapi kali ini hanya untuk kali ini, dia berusaha untuk egois. Membuat dirinya seolah-olah bahwa ia adalah korban dan ingin kembali kepada istrinya.

Tak lama setelah perdebatan antara Chae Won dan Joong Ki tadi, ruangan itu terisi oleh para hakim dan juga para manusia yang berniat menghadiri sidang tersebut dan seorang yeoja yang tidak begitu asing bagi Soo Hyun -Shin Hye.

***

Shin Hye tidak begitu puas akan hasil sidang kali ini. Ternyata sepupu Sooyoung itu cukup handal dalam berargumen hingga Joong Ki yang notabene salah satu pengacara jenius bisa kalah berargumen darinya.

Shin Hye saat ini mungkin bisa sudah bernafas lebih lega. Bulan depan adalah sidang terakhir perceraian Sooyoung dan Soo Hyun. Dia tersenyum sinis. Begitu mudah membodohi Soo Hyun. Hanya dengan kebohongannya akan kehamilan itu, rumah tangga Sooyoung dan Soo Hyun berada di ambang kehancuran.

Shin Hye mungkin akan di hina oleh masyarakat karena hal ini. Tapi dia tidak bisa untuk tidak menjadi manipulatif. Cinta dan obsesinya kepada Soo Hyun tak bisa terbendung lagi. Hingga dia berani mengambil keputusan ini. Dia berusaha menghancurkan rumah tangga sahabatnya.

Terkadang  Shin Hye berfikir untuk tidak egois akan obsesinya terhadap suami sahabatnya. Namun rasa cintanya yang terlalu besar mendekati obsesif membuatnya menyerah. Dia tidak bisa menggunakan akalnya. Setan merasuki dirinya dan memperbudaknya. Seperti kerbau yang di ikat oleh seutas tambang di hidungnya, dia menyerah akan setan itu. Membiarkan setan itu memperdayanya dan membisikkan rencana jahat untuk memisahkan dua sejoli yang di ikat oleh Tuhan.

Dan sebelum rencana jahatnya terlaksana, namja itu datang padanya. Mengungkapkan keinginannya untuk menjadikan Shin Hye yang kedua. Dan dengan mudah Shin Hye menerimanya karena memang itulah niatnya sedari awal. Namun namja itu tidak pernah curiga akan Shin Hye yang dengan mudah mau menjadi simpanannya.

Shin Hye seorang yeoja. Dia yeoja, dan dia tidak mau untuk berbagi dalam hal cinta. Walaupun dia sadar sepenuhnya bahwa Soo Hyun hanya menjadikannya pelabuhan sesaat. Shin Hye bisa di ibaratkan sebuah dermaga yang hanya di singgahi sejenak oleh kapal besar. Dan kapal besar itu adalah Soo Hyun, sedangkan Sooyoung dan kedua anaknya adalah tujuan Soo Hyun yang sebenarnya -pelabuhan terakhir.

Tapi Shin Hye seolah menyangkal hal tersebut. Menyakinkan dirinya bahwa dia adalah pelabuhan terakhir Soo Hyun. Tempat Soo Hyun untuk kembali pulang. Tempat ternyaman yang mungkin hanya Soo Hyun temukan pada diri Shi Hye.

***

Sooyoung memijat pelipisnya. Masalahnya dengan Soo Hyun di pengadilan masih belum menemui titik temu. Joong Ki memang hebat dalam berargumen. Bahkan Chae Won pun tidak bisa menampik argumen terakhir Joong Ki saat itu.

Sooyoung sedang menanti kedua buah hatinya yang sedang bermain di rumah kakek dan neneknya. Sooyoung sengaja menitipkan mereka berdua kepada orang tuanya supaya Sooyoung bisa lebih fokus untuk menyelesaikan masalahnya dengan Soo Hyun.

Sooyoung kembali mengingat nasihat Ibunya sehari sebelum dia menitipkan kedua anaknya,

“Rumah tangga itu bagaikan sebuah kapal pesiar yang besar, Soo. Sedangkan Soo Hyun adalah nahkoda yang mengendalikan kapal itu. Kau, Jongin dan Yoonhee adalah penumpang yang harus di bawa Soo Hyun sampai selamat hingga tujuan. Lautan luas sendiri bagaikan dunia yang harus kalian arungi bersama, ombak adalah masalah bagi kalian. Ombak itu yang membuat kapal kalian terombang-ambing di lautan lepas tanpa adanya nahkoda. Membuat kapal kalian karam karena tertabrak oleh karang yang sangat besar. Tapi Soo, Eomma harap kalian memikirkan keputusan kalian sekali lagi. Kau jangan lari dari masalah seperti ini. Hadapi dan buatlah keputusan yang tidak akan membuatmu menyesal di kemudian hari.”

Nasihat Ibunya itu mungkin ada benarnya. Kapal mereka tengah terombang-ambing di tengah lautan. Tapi, apa mungkin suaminya itu akan peduli pada penumpang kapal itu? Dia bahkan lebih memilih sang ombak dari pada dirinya.

Sooyoung mulai berandai-andai. Dia mengibaratkan dirinya sebagai badai  yang di hindari oleh nahkoda. Bukankah badai adalah musuh terbesar nahkoda setelah ombak? Tapi nahkoda pasti akan lebih memilih menghadapi ombak daripada badai. Karena badai bisa membuat seisi kapal tenggelam.

Sooyoung menelungkupkan kepalanya di atas meja makan sembari menghela nafas. Semuanya menjadi sangat membingungkan baginya saat ini. Mencoba berfikir jernih dan memikirkan keputusan yang tidak akan membuatnya menyesal di kemudian hari.

To Be Continued

Note: Yuni comeback dengan ff yang agak aneh mungkin. ff ini tadinya mau yuni jadiin oneshoot tapi kok panjang amat ya? Jadi setelah pertimbangan yuni jadiin aja twoshoot. Tapi…, ada tapinya nih. Kalo pengen baca part terakhir harus komen dan komen. Karena bakal yuni protek. Ya yuni gak pelit amat sih. Mudah kok, cuma komen. Tapi komennya jangan yang ‘keren, lanjut dong.’ duh itu hal yang gak enak banget. Komen tentang hubungan karakter utama atau masalah mereka kek. Nah itu keren. Setelah komen langsung aja kirim mention ke twitter yuni aja ke @Yuni_KNIGHT . setelahnya yuni kirim DM deh ke kalian.

55 thoughts on “SECOND CHANCE PART 1

  1. azalea June 22, 2016 / 12:47 AM

    kerenn..
    apalagi cast nya sooyoung soohyun..
    jarang jrang ada ff mereka..
    shinye disini licik bgt..
    soohyun nyeselnya telat kan mkanya jangan suka main main..
    next chapter jgn lama lama..

    • yunilolipop June 24, 2016 / 1:19 PM

      Iya makasih ya udah baca🙂. Ini udah up part 2

  2. fitri summer June 22, 2016 / 3:43 AM

    Wahh keren
    Castnya sooyoung – soohyun antimaenstream bgt.
    Shin hye disini perannya jahat.
    Ditunggu next partnya

    • yunilolipop June 24, 2016 / 1:18 PM

      Ya makasih udah baca🙂
      aku emang suka yg anti mainstream. Part 2 udah up tuh mention aja ke twitter ya @Yuni_KNIGHT

  3. novianti sitorus June 22, 2016 / 9:50 AM

    waaaa jarang2 ada ff couple soohyun – sooyoung
    Atuhlahh soohyun.nya ga gentle banget disinii T.T padahal udah punya keluarga, tapi masih aja ngelirik yg lain😦
    Lanjut lanjuttttt

    • yunilolipop June 24, 2016 / 1:21 PM

      Makasih makasih udah baca^^ part 2 udah up tinggal mention aja di twitterku @Yuni_KNIGHT

  4. nurafrianti June 22, 2016 / 12:06 PM

    wah, ketemu ff yg cast nya soohyun sooyoung. keren keren
    jarang2 loh ada cerita yg tntng perselingkuhan yg kayak begini. berasa kayak di kehidupan nyata, itu soohyun nya mau mempertahan kan hubungan nya sm sooyoung yah?
    lanjut thor

    • yunilolipop June 24, 2016 / 1:23 PM

      Masa sih berasa di kehidupan nyata? Aku buatnya aja berasa kayak aneh gitu. Nggak tau tuh soo hyun mau balikan ama sooyoung apa nggak

  5. Jung Minyoung June 22, 2016 / 9:54 PM

    Huwaaa waktu baca cast nya udah excited banget. Soalnya castnya beda, biasanya kan kyuyoung yang banyak yah. Nah ini sooyoung eonnie pasangan sama kim soo hyun. Jarang banget bisa baca ff soo eonnie sama aktor. Jadi ya aku bacanya dengan penuh minat banget. Salut deh buat kamu chingu udh berani bikin pairing yg lain daripada yang lain 😊

    Kalau alur dri ff nya sendiri udah bagus banget kalau menurut aku. Apalagi genre nya sad gitu. Aaaaah suka banget aku kalau soo eonnie itu tersiksa. Jadi baper bikin pengen mewek. Daebak pokoknya buat kamu. Next partnya ditunggu ya. Fighting!!

    • yunilolipop June 24, 2016 / 1:30 PM

      Iya ff kyuyoung emang udah banyak banget. Aku juga seorang knight. Tapi sekarang mah pengen coba pairing baru supaya ada variasi ff sooyoung eonni🙂. Aku emang selalu pengen sesuatu yg baru dan aku berani ambil resiko. Makasih udah baca ff ku ini. Mention ke twitter aja supaya bisa dapet pw part 2

  6. Depp June 24, 2016 / 12:51 AM

    Woahhh, jarang” baca ff cast nya Soo sama Kim soo hyun🙂 . Liat karakter Shin hye disini bikin gregetan deh. Kurang panjang sih, tapi tetep keren. Cara dapetin pw chap 2 gimana kak?

    • yunilolipop June 24, 2016 / 1:13 PM

      Iya makasih udah baca🙂. Mention ke twitterku aja di @Yuni_KNIGHT kasih username ntar di dm

  7. icha dewi June 24, 2016 / 6:11 AM

    tumben couplenya sooyoung-soohyun meskipun baru pertama dg couple ini feelnya langsung dapat ntah pun karna pembawaan dari alur cerita yg bagus next

    • yunilolipop June 24, 2016 / 1:16 PM

      Makasih udah baca dan bilang alur ff ku bagus. Part 2 udah up tuh. Silahkan mention ke twitterku @Yuni_KNIGHT sama username komen kamu trus ku dm entar

  8. azalea June 24, 2016 / 11:15 AM

    cara dapetin pw second chance part 2 nya gimana?

    • yunilolipop June 24, 2016 / 1:11 PM

      Mention ke twitterku aja @Yuni_KNIGHT sama kasih username ntar ku dm🙂

  9. ayu safitri June 24, 2016 / 4:03 PM

    wah sohyun oppa jahat sukurin, minta pw bwt part 2 kirim kesini kak 085322989903

    • yunilolipop June 24, 2016 / 4:32 PM

      Jujur aja ayu, aku lagi gak punya pulsa. Ini cuma ngandelin internet di rumah, jadi pembagian pw lewat twitter aja. Silahkan mention ke twitterku jika berkenan atau ke fbku YuniArsih Utami utk minta pw part 2

      • ayu safitri June 25, 2016 / 7:50 AM

        kak aku dah minta lwat fb tpi blum ada blasan. cpet ksh penasaran kak

      • yunilolipop June 25, 2016 / 8:15 AM

        Maaf ayu, tapi aku gak dapet pesan yg mau minta pw. Mungkin kamu salah fb. Fbku itu yg memiliki foto profil song joongki dan moon chae won. Mungkin kamu salah fb…

  10. ry-seirin June 24, 2016 / 11:07 PM

    Keren ni kta²nya pke perumpaan Nahkoda Kapal yg lgi galau gra² ada ombak yg ganggu n skrang jdi dihantai kencangnya si Badai.
    Agak aneh aja chingu Shin Hae maennya antagonis biasanya d Drakor jd cewek polos ma ceria.
    Chingu klo boleh minta pwnya lwat E-mail aja gk papa, abisnya dah gk pernah maen twitter lgi.
    Klo bisa kirim ke sry.joule@gmail.com.
    Ok, Gomawo.

    • yunilolipop June 25, 2016 / 8:19 AM

      Maaf ya kalo perumpamaannya agak rumit…

      Aku sengaja buat kek gitu karna dapet ide pas ortu lagi ceramahin anak temennya yg udah mau nikah. Ehhh terinspirasi deh…

      Bisa kok lewat email. Asal email itu aktif^^

      • ayu safitri June 26, 2016 / 12:21 PM

        kak kirim ke fb.ku ayu safitri ato bm D04BAEE6

      • intan July 15, 2016 / 5:10 PM

        Kusukaaaaa wkkwkwk aku suka karakter sooyoung nya>,<

  11. febryza June 26, 2016 / 1:45 PM

    Jujur ini baru pertama kali loh aku baca dengan castnya itu soohyun-sooyoung jadi ngebayangin gimana kalo mereka main drama bareng hehehee..
    Suka sama gaya bahasa kamu disini, kamu ngejelasin engga cuna dari sudut pandang satu orang aja tapi ketiga cast utama kamu buat sudut pandangnya dan ide ceritanya pun bagus kok.
    Btw, part dua mau kamu protect? Aku bisa minta password lewat email aja engga? Aku lupa password twitter aku😦 kalo bisa bokeh kirimin passwordnya ke a.zalistya@gmail.com kah? Terima kasih

  12. Sooyoungstan July 6, 2016 / 12:41 AM

    Nice one thor, first time bacain fanfic sooyoung sama soohyun. Kalau bolwh bikin lagi fanfic kayak gini. Suka sama shipping ssoyoung-soohyun ini. Jalan ceritanya pun emotional banget. Menusuk ehehhe

  13. soounn24 July 7, 2016 / 9:33 PM

    aku comment berapa kali kok gak masuk2 yaa thor,,
    soohyun jahat dan harus tanggung akibatnya,, shinhya gak tau diri,, suami sahabat masih aja diganggu,, justice for sooyoung unnie,, biar soohyun taurasa meskipun kasian anak mereka kangen sm ayahnya,,

  14. soounn24 July 7, 2016 / 9:34 PM

    ini udah comment ke 4 hari ini kalau gak masuk juga,, hueeeehueeee

    • yunilolipop July 10, 2016 / 4:32 PM

      Masuk kok komennya🙂

      maaf baru bales^^

      • kyura December 3, 2016 / 3:47 AM

        Kok aku belum dapat pw??

  15. Choi Eunmi July 9, 2016 / 11:33 PM

    aku suka dengan bahasa yang di gunakan author..

    Ini ff terkeren yang pernah aku baca…

    kesel dengan karakter Soohyun di sini namun apalah daya Soohyun hanya pria biasa yang tergoda dengan nafsu semata ck..ck.

    • yunilolipop July 10, 2016 / 4:30 PM

      Makasih udah baca dan komen^^

      ffku ini masih jauh dari kata keren dan bagus. Jadi, gak usah berlebihan. Masih banyak ff yg jauh lebih keren dan bagus dari ffku.

      • Choi Eunmi July 10, 2016 / 4:32 PM

        Beneran kok gak berlebihan
        Serius bagus
        Oh ya tapi chapter duanya kok di paswort ya

      • yunilolipop July 22, 2016 / 11:59 AM

        Kok di password? Itu emang jadi kebiasaanku. Kalo ff chapter/bersambung di chap terakhir pasti password berlaku…
        Kalo mau password mention aja ke twitterku @Yuni_KNIGHT, insya Allah ku bales

  16. ayoe July 22, 2016 / 7:00 AM

    Wiiii……..cerita ny seruuuuu….ksian sso suami ny selingkuh ma sahabat ny….sinhye licik banget…bikin kesal ja…..gimna cra minta pw….ku nggga punya twitter….

    • yunilolipop July 22, 2016 / 11:50 AM

      Bisa lewat email🙂 komen aja alamat email kamu entar aku kirimin pw nya

  17. leebuyoung July 24, 2016 / 11:00 PM

    yeay sukak. akhinya nemu bacaan yang seru, setelah sebelumnya selalu nemu cerita klasik yang membosankan. akhirnya bisa baca cerita yang berbeda

  18. agustinaresti July 25, 2016 / 10:16 PM

    waaah ini pertama kalinya aku baca ff cast sooyoung soohyun
    seru kak feelnya kerasa , kebayang gimana sedihnya soo diselingkuhin soohyun. good job ka , semoga kemampuannya makin berkembang.
    btw aku penasaran next partnya kak boleh minta pwnya ? tapi aku nggak punya twitter . kirim email bisa kak? ini email aku agustinaresti32@gmail.com

  19. Seungky August 2, 2016 / 12:09 PM

    Ketawa ngakak pas tau pengacaranya Song Joong Ki sama Moon Chae Won😀 . Nice fanfict,bikin baper🙂

  20. yoonade August 3, 2016 / 11:08 PM

    Annyeong dear author..
    Aq itu yoonaddict, tp klo urusan ff sk’y bc ff sooyoung n’ taeyeon coz clo cast’y mrk pasti feel’y dapet banget, tp itu jg krn author’y yg super daebbak..
    Back to story, aq suka banget sm plot this story, dan ini d first bagi aq bc ff sooyoung yg pairing’y soohyun dan ini married life but sadly, ya ampun kasihan banget soo eonni, tp apa mrk bs balikan lf, aq hrp keluarga’y akan bersatu kmbl dear author 😊
    Ky’y coment’y segini aja, author bg pw’y yah ini email-Q boleh kan -> yoonade_altsary@gmail.com
    Oh iyya author klo mo bt ff br boleh 4equest dong genre’s school, sad, happy, funny trus main cast’y sooyoung – lee jong suk, please 😆
    Gomawo before after

  21. kpopfanfictionindonesiablog August 6, 2016 / 12:51 AM

    Wah… Di sini Park Shin Hye jadi peran jahat toh… Huhuhu… Kim Soo Hyun benar-benar tidak cool. Dia namja alay, sedikit-sedikit gelirik sedikit-sedikit nyesel. Walau konflik intimidasi dan sad-nya feel-nya kurang, karena alurnya sedikit cepat. Si Soo Hyun belum menderita-menderita banget. Kurang greget gimana deh jadinya.

    Hehehe…😀 Tapi bagus kok, suer V.

    Saya sekalian nitip sesuatu ya author🙂 .

    Kamu suka baca fanfic ber-cast K-pop atau kamu suka nulis-nulis FF tentang K-Pop, tapi gak tahu mau di-post dimana. Kirimkan saja FF kalian di https://kpopfanfictionindonesiablog.wordpress.com/ . Sebelum itu baca dulu aturannya https://kpopfanfictionindonesiablog.wordpress.com/send…/ . Untuk para newbie gak usah takut/malu/ minder, kirimkan saja fanfiction kalian, ok. Itung-itung buat tempat belajar. Karena seorang yang hebat pasti butuh perjuangan sebelum hal itu terjadi.

    Jika ada yang ingin berbagi link blog kalian dengan KFI bisa langsung klik link ini https://kpopfanfictionindonesiablog.wordpress.com/bertuk…/ .

    Maaf sekali blog ini masih sepi karena baru saja dibuat. FFnya juga belum ada, tolong partisipanya ya. Agar blog ini ramai. Jangan lupa klik ikuti ya. Kamsahamnida…

  22. Chansoo August 8, 2016 / 1:35 PM

    Tadaaaaaa ini ff pertama yg aku baca dengan main cast sooyoung soohyun yey!!
    Karna biasanya kan soo lebih sering di sandingkan dgn idol boy grup. Jadi rada asing kalo tiba2 baca ff dengan cast aktor kayak yg satu ini. Tapi ……
    Salut deh sama autor yg berani bawa pairing baru dan keren nya feel nya langsung dapet bgt . pokoknya daebak 😍 👏👏👏

    Good job thor 👍❤

  23. sifixo August 14, 2016 / 10:49 PM

    Ommo! Yuni(?) manggilnya enaknya apa? Hehe…
    Salam kenal ya, ku sfxo. Aku juga author sih disni, tp aku jrg aktif disini karena terlalu sibuk dg pelajran dan 😂 aku dah lama banget gak baca ffnya sooyoung *curcoldikitlah
    Ceritanya keren, feelnya dapet, bahasanya bagus, castnya kece ku suka haha 😁
    jrg nemu ff yg bisa bikin aku bayangin adegan dan ekspresi tokohnya dg sempurna 😊
    Selalu semangat nulis ff sooyoung 💪👏 #fighting

  24. Jeni August 28, 2016 / 5:03 AM

    Rasanya nyesek banget jadi sooyoung. Soohyun sinhye jahat banget ya :((
    Rasa sakit akibat penghianatan itu susah banget hilangnya. Kepo deh sama endingnya

  25. kyura August 31, 2016 / 5:56 PM

    Nice ff
    sungguh feel’y dapat banget.
    Kasian soo eonni,, soohyun jahat banget sihh ya ampun 😢

    Ohh thor aku boleh minta pw gak??
    Lewat email soal’y aku gak punya akun twitter ramlahmasud07@gmail.com
    Gomawo.

  26. Nia September 2, 2016 / 3:40 PM

    Aaaaa sukak banget thor samaa ff-nya, parahh💞

  27. ninabaagil September 11, 2016 / 8:37 PM

    Wah!! Daebak
    Suka bgttttttt,,,,,, apalagi ada soohyun sama shinhye! Suka bgt
    Ceritanya menarik juga Bagus 😄😘

  28. Astried_GP September 20, 2016 / 8:55 PM

    Ff nya bagus bangettt,kebetulan aku nge bias in sooyoung,bagus kalau ada bagian sad nya, part 2 tolong pw nya yaa

  29. Apy October 8, 2016 / 10:45 PM

    Kayaknya pertama kali deh aku baca ff yg main cast nya kim soohyun dan sooyoung. Kalo aku sih setuju setuju aja soohyun mempertahankan rumah tangganya. Tapi ya jangan cepat juga sooyoungnya memaafkan. Setidaknya soohyun harus tahu gimana sakitnya di khianati *eaaak wkwkwk
    Park shin hye gk cocok jadi org jahat di dalam imajinasi aku haha mngkin kalo seohyun bisalah ya wkwkwk

    Aku gak ada twitter adakah penulis yang berbaik hati ini memberikan jalan lain utk memberikan passwordnya selain twitter?

  30. aleisa dian mutia October 27, 2016 / 2:16 PM

    akhirnya aku nemuin ff sooyoung soohyun hmm penasaran sama lanjutannya

  31. MIchella Joanna October 28, 2016 / 1:08 PM

    Wow.. wow super wow..
    baru kali ini aku nemu ff castnya sooyoung sama soohyun.. nice ff by the way..🙂
    boleh minta passwordnya? di firdaus.nj12@gmail.com pengen liat next chapternya makasih sebelumnya. semangat buat bikin ff yang lainnya

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s