Fluff, School-life

Soal Nomor Sepuluh

luhan-color-xoxo

Soal Nomor Sepuluh

By : chevelyyn

Cast : Choi Sooyoung, Luhan

Genre : Fluff, School-life

Lenght : Drabble

Rating : General

.

Sepertinya, Luhan benar-benar terbentur tembok kelas.

.

.

.

“Kau bisa mengerjakan soal nomor sepuluh tidak?”

Sooyoung mendongak sedikit setelah rungunya menangkap suara si penanya. Maniknya menamgkap figur seorang laki-laki bersurai coklat madu berdiri di depan bangkunya dengan sebuah buku tulis dalam genggamannya. Sepersekian detik kemudian, ia langsung mengenali pria imut berwajah datar tersebut.

Luhan, sang juara kelas.

“Bisa,” jawabnya setelah mengecek detail soal dibuku tulisnya.

“Bisa tolong ajari aku?”

Sooyoung mengangkat satu alisnya heran. Soal nomor sepuluh kan tentang peluang, dan menurutnya peluang itu materi matematika yang paling mudah. Bukan maksud meremehkan, tetapi dibanding trigonometri, ini, sih, tidak ada apa-apanya. Apalagi mengingat fakta bahwa Luhan telah mengalungi gelar sebagai juara kelas selama bertahun-tahun.

“Lu, ini kan soal gampang. Masa kau tidak bisa?”

“Serius, aku tidak bisa.”

Sooyoung mengerutkan keningnya. “Kau terbentur tembok kelas, ya?”

Luhan mendengus kesal. “Berisik. Cepat ajari!”

Sooyoung memanyunkan bibirnya. Minta diajari, tapi marah-marah, pikirnya. Ia pun membalik bukunya supaya Luhan lebih mudah melihat cara pengerjaannya. “Nih, dikantong A, kan, ada lima bola dari nomor satu sampai lima, lalu di kantong B ada kotak warna merah, kuning, dan hijau. Yang ditanya berapa peluang terambilnya bola nomor satu dan kotak warna kuningโ€””

“Eh, tunggu sebentar. Kok soalku beda denganmu, sih?”

“Serius?” Sooyoung mengerutkan kening untuk kedua kalinya. Apa dia salah mencatat soal? Atau ia salah mengerjakan soal? Ia kembali mengecek buku cetaknya, melihat kembali detail soal yang tertera disana. “Soalnya benar, kok. Kau ini benar-benar terbentur tembok kelas, ya?”

“Tapi, soalku bunyinya tidak begitu,” Luhan menggaruk tengkuknya. Ia lantas membuka bukunya. “Nih, soalku bilang, aku menyukaimu sejak awal kita ditempatkan dikelas yang sama. Jika, aku menyatakan cinta padamu sekarang, berapa peluang kau mau menerimanya?”

.

End.

JAWAB “SATU”, SOOYOUNG-SSI! JAWAB “SATU”!

Jadi, aku lagi dalam tahap kaku sekaku-kakunya. Akhirnya, lahirlah ini setelah beberapa hari kerjaannya cuma ngetik-hapus-ngetik-hapus. Maaf banget kalo mengecewakan ๐Ÿ˜ฆ

Fanfic ini pernah aku post di wordpress pribadiku.

Oh, iya, selamat menunaikan ibadah puasa bagi yangmenjalankan! Semangat, ya, puasanya! ๐Ÿ˜€

Thanks for reading this fanfiction ๐Ÿ˜€

โ€”chevelyyn.

Advertisements

24 thoughts on “Soal Nomor Sepuluh”

  1. Duhh rasa rinduku terbayar sudah. soohan kalian itu bener bener makhluk tuhan yang paling langka..
    Kalo bisa sih di ff soohan selanjutnya lebih panjang lagi ya.

    Berharap banget ini mah

    1. Hehehehe aku gatau deh bisa bikin ff yang panjang apa engga, aku juga gabisa bikin dalam waktu dekat ini, maaf. Tapi mungkin kalo aku lg mood dan idenya udh mantep, aku bikin :))

      Makasih ya udh bacaa ๐Ÿ˜€

  2. ADUDUH INI SEBENERNYA PENDEK BANGET TAPI AKU SUKAAAA
    Lagi hiatus dari soohan-soohanan tapi tetep suka ff ini. Dan emang aku akhirakhir ini lagi suka ff yg pendek pendek. Kesannya gantung gantung greget gimana gitu (?)
    Btw ff ini manis sekali ๐Ÿ™‚

    1. Halo nadya! ๐Ÿ˜€ butuh cpr dari luhan ga? (Hayooo) (mau dong). Dapet hidayah dari akuu! *tunjuk tangan tinggi2* makasih ya nadya udah bacaa ๐Ÿ˜€

  3. Pingback: ONE-TWO SHOOT

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s