She is Mine

 

she is mine

Author : Sifixo

Cast     : Oh Sehun | Choi Sooyoung

Genre  : Romance, fluff

Rated   : PG17

Length : Ficlet

Sudah di publish di blog pribadi fanficsoosi94.wordpress.com

♣♣♣

Setiap hari hanya memandangimu, tanpa bisa menyentuh mu. Akan kubuat kau menjadi milikku.

“Sebenarnya apa yang kau inginkan Oh Sehun?”

“Sooyoung!”

“Kau gila! Ayah sudah memberikan semuanya, kemewahan dan segalanya. Kau bisa mendapatkan yang lebih baik nak.”

“Kumohon ayah, dia berbeda. Dia masih suci, aku menjamin itu.”

“Sekali tidak! Ya tidak! Dia adalah seorang wanita malam, mau di taruh mana wajah ayah. Jika berita ini sampai tersebar?”

“Aku akan mengurusnya!”

“Oh Sehun!”

“Ini pertama kalinya aku meminta sesuatu, jadi kumohon ijinkan aku. Aku ingin membebaskannya dari sana”

“Sekali tidak ya tidak!”

“Maaf, tapi ini keputusanku. Ayah ingin melihat HQJ hancur?”

“OH – SE – HUN!!”

Ruangan VIP yang seharusnya terasa nyaman bagi seorang yang menggunakannya, kini terasa sangat menyiksa. Asap rokok dan aroma-aroma dari minuman beralkohol menyeruak keseluruh ruangan, rasanya gadis itu ingin pingsan. Ini adalah pertama kalinya ia harus terjebak di tempat seperti ini. Perlahan tangannya meraih gelas-gelas dan puntung rokok yang tergeletak di meja yang berada tepat di tengah ruangan. Bukan untuk menemani tidur atau melakukan hal semacam itu, Sooyoung di paksa bekerja di tempat laknat itu oleh ibu tirinya. Sooyoung hanya bisa pasrah, ia harus rela cuti dari kuliahnya dan berkerja setiap hari di tempat terkutuk ini. Alergi terhadap asap rokok membuatnya sangat susah untuk beradaptasi.

“Hey…” Sooyoung mendongakkan kepalanya saat ia mendengar seseorang berteriak keras di depannya.

“Ne..ne?” tanyanya gugup sembari menegakkan tubuhnya dan menjaga keseimbangan nampan berisi beberapa gelas itu.

“Siapa namamu?” tanya pria bertubuh tinggi itu dengan suara berat, pria itu mabuk.

Terlihat semburat ketakutan diwajahnya “So.. Sooyoung, Choi Sooyoung tuan.” Ucapnya sedikit tergagap, namja itu tersenyum meremehkan. Jari tangannya bergerak menyuruh Sooyoung untuk mendekat kepadanya “Kemari kau?” titahnya. Tubuh Sooyoung bergetar, ia tak mau kejadian beberapa hari yang lalu harus terulang. Ia hampir di perkosa oleh beberapa pengunjung bar, untung saja ada seseorang yang menolongnya. Tapi Sooyoung tidak tahu siapa orang itu, tiba-tiba ia sudah terbangun disebuah rumah tanpa ada seorangpun disana.

“Kau tuli!” suara pria itu meninggi, perlahan Sooyoung mendekati pria yang sering di panggil Chanyeol itu. Ya, Chanyeol adalah member tetap di bar ini. Setiap malam ia akan menyewa kamar VIP.

“Berapa bayaranmu untuk semalam?” mata itu membulat sempurna, jantungnya berpacu dengan rasa takut dalam tubuhnya.

“Ma.. maaf, tapi saya hanya bekerja sebagai pelayan bar. Bukan untuk melayani ta.. tamu. Tuan.” Jelasnya dengan hati-hati.

Namun Chanyeol tak perduli, tanpa membalas penjelasan Sooyoung ia langsung menarik tangan Sooyoung dan membuat Sooyoung jatuh di pangkuannya. Meronta, tentu. Sooyoung meronta minta untuk di lepaskan, namun apa daya. Kekuatannya jauh lebih lemah dibandingkan Chanyeol.

“Diam dan nikmati saja!” geramnya langsung menarik tengkuk Sooyoung dan melumat bibir ranum Sooyoung. Tangan Sooyoung terus memukul dada bidang  itu namun tak mempengaruhi apa-apa, tubuhnya bergetar saat salah satu tangan pria itu masuk kedalam rok yang ia kenakan, megelus lembut kulitnya mengalirkan aliran listrik keseluruh tubuhnya.

“Mmpht… kum..moh..hon.. leppas..kan.. akh.. uh.. tuan..” pintanya sambil terus meronta di sela-sela ciumanya, tangannya mencoba mendorong tubuh itu, namun semakin ia meronta maka tangan Chanyeol akan semakin gencar mempermainkan tubuh bawahnya.

“Tidak, dia akan menjadi primadonaku. Aku tidak akan menjualnya padam-”

“50jt won!” pria tua itu terdiam seketika saat, mendengar nominal yang di ajukan oleh Sehun.

Pria itu tampak tak percaya “Ku beri uangnya sekarang, dan berikan gadis itu” tatapan tajam antara pria berbeda usia itu saling bertemu, sebuah seringaian terlukis di wajah Sehun. “Jika kau tidak memberikannya, ku jamin bar mu ini… akan tutup seumur hidupmu.” Ancamnya, tatapan itu melunak, tangan pria tua itu bergetar mencari sesuatu di dalam laci.

“I… ini” ucapnya gugup sambil memberikan sebuah kunci pada Sehun, dan seperti janjinya. 50 juta won di berikan Sehun pada pria pemilik bar itu, dengan senyum kemenangan Sehun pergi menuju ruangan yang dimaksud di ikuti oleh kedua bodyguard di belakangnya.

“Dasar bodoh… tinggal diam saja apa susahnya!” geram Chanyeol saat melihat tubuh Sooyoung sudah tak berdaya akibat ulahnya, warna merah terlihat jelas di pipi yeoja yang sudah kehilangan kesadarannya itu. Pukulan dari Chanyeol membuat Sooyoung tak sadarkan diri, sangat kasihan. Kini penampilannya sudah tak serapi tadi, rambut yang tadinya di ikat kini berantakan, baju kerjanya sudah robek akibat ulah Chanyeol dan Sooyoung sudah hampir naked. Kesempatan itu tak di lewatkan begitu saja olehnya, Chanyeol bergegas melepas sabuk yang ia kenakan.

“Kau akan kecewa karena tidak melihatnya sayang..” gumamnya tak jelas, berhasil melepas sabuknya dan perlahan merangkak menindih tubuh Sooyoung.

BUGH…

Tubuh itu terjatuh seketika saat Sehun memukulnya dengan sebuah balok kayu yang entah dari mana ia dapat, tubuhnya bergetar saat melihat kondisi Sooyoung. Matanya memanas tangannya mengepal kuat, memandang tajam namja yang sudah mencelakai Sooyoung.

“Mianhae…” lirihnya sambil memakaikan jaket nya untuk menutupi tubuh atas Sooyoung yang naked, namja berambut pirang itu menitihkan air mata saat melihat darah disudut bibir Sooyoung. Perlahan dengan lembut ia mengecup singkat bibir Sooyoung “Aku jamin dia akan mendapat balasannya.” Sehun meraih tubuh itu dan membawanya pergi.

“Urus dia!” perintahnya pada kedua bodyguardnya.

“Eungh…” Lenguhan itu keluar dari bibir Sooyoung saat merasakan sinar matahari menyentuh permukaan kulit wajahnya, matanya begitu berat menatap sinar itu. Ia bisa merasakan udara hangat di kulitnya. Tangannya bergerak memijat keningnya, rasa pening dan ngilu di wajahnya masih terasa hingga sekarang. Yeoja itu belum sadar di mana ia sekarang, matanya enggan membuka. Namun setelah 100% kesadarannya kembali, mata indah itu membulat sempurna, matanya menyusuri setiap sudut ruangan yang asing baginya.

Otaknya teringat peristiwa di bar kemarin, ia mengintip tubuhnya di balik selimut “Apa? … ke.. kenapa? Apa.. aku?” gumamnya sambil menebak-nebak apa yang telah terjadi padanya.

“Kau sudah bangun?” ia berbalik melihat sosok Sehun yang baru saja menutup pintu, segera Sooyoung menarik selimut menutupi tubuhnya hingga leher. Matanya menyipit menatap Sehun penuh tanya.

“Sedang apa kau disini? Bu.. bukankah-” kalimat Sooyoung terpotong saat tiba-tiba Sehun duduk di tepi ranjang dan menatap tepat di manik Sooyoung.

Tubuh Sooyoung mematung saat tiba-tiba Sehun membelai surai panjang Sooyoung yang berantakan, menyampirkan beberapa helai di daun telinganya, bola matanya mengikuti pergerakan tangan Sehun hingga ia merasakan deru nafas yang menerpa wajahnya. “Lupakan apa yang terjadi semalam, sekarang kau aman bersamaku.”

Chup…

Mata itu kembali membulat sempurna saat sebuah kecupan singkat mendarat di pipinya, “Ap … apa maksudmu?” tanyanya terdengar seperti bisikan, karena posisi mereka membuat jantung gadis berumur 23 tahun itu berdetak tidak normal.

Menangkap seringaian Sehun, Sooyoung kembali sangat gugup di buatnya. Sehun tertunduk, terkekeh singkat.

“Sehun-ssi” Panggilan Sooyoung membuat namja itu mengangkat wajahnya. Sooyoung masih bingung dengan apa yang terjadi saat ini, ia masih ingat jelas peristiwa tadi malam. Pandangan mereka saling bertemu saat Sehun menyelipkan jari-jarinya di sela-sela rambut Sooyoung. Gadis itu tak sempat memikirkan apa-apa saat dengan cepat Sehun menarik tengkuknya dan mencium bibirnya. Mendapati wajahnya yang tertekan dengan bibir yang saling bersentuhan, Sooyoung memejamkan matanya.

“Mmmhhh…” Sooyoung tak tahu kenapa ia hanya pasrah, ia ingin menolaknya tapi ada dorongan untuk menerimanya. Ada sensasi aneh yang ia rasakan, kepakan sayap kupu-kupu menggelitik tubuhnya, ada sebuah desiran yang belum pernah ia rasakan sebelumnya. hanya rasa aman dan tenang yang Sooyoung rasakan saat ini.

Perlahan tapi pasti, Sehun melepas pegangannya dan mengarahkan lengan Sooyoung untuk melingkar dilehernya. Tangannya yang satu meraih pinggang Sooyoung dan menariknya agar lebih dekat dengannya. Masih dengan bibir yang saling melumat dan nafas yang menderu cepat, setelah puas Sehun melepaskan ciumannya. Menatap sayu yeoja yang tengah mengatur nafasnya, rona merah begitu jelas terlihat di wajahnya.

Sebuah senyum terlukis di wajah Sehun, menyentuhkan tanganya dipipi Sooyoung, mengarahkan wajah gadis itu agar menatapnya “Ingat, sekarang kau adalah milikku. Tak ada satupun yang bisa menyentuhmu, melukaimu. Kau – Milikku – Milik – Oh – Se – hun.” Masih tak percaya dengan apa yang di dengar Sooyoung hanya menautkan kedua alisnya, mencerna setiap kata yang di ucapkan oleh namja asing yang selalu menyapanya saat di toko bunga.

Sehun mengusap sudut bibir Sooyoung, bekas luka tadi malam masih terlihat dengan gerakan yang bisa membuat gadis itu hampir pingsan, tak bisa bergerak. Menolak ataupun protes, Sooyoung bisa merasakan degupan jantungnya berpacu cepat. Tubuhnya benar-benar telah kaku dibawah sentuhan itu, Sehun memiringkan sedikit kepalanya, semakin dekat dengan wajah Sooyoung. Sebelum Sooyoung menyadari apa yang sedang terjadi bibirnya kembali menerima sapuan lembut dari bibir Sehun. Hanya sebuah kecupan ringan.

Tak ada respon, hanya bingung dan heran yang terlihat di wajah Sooyoung. Sehun menarik kepalanya lalu sekali lagi Sehun menempelkan bibirnya dibibir Sooyoung. Sehun mencium Sooyoung dalam. Hingga ia merasakan sentakan aliran listrik ditubuhnya ketika bibirnya dijamah oleh bibir Sehun, tanpa sadar tangannya memegang tepian kaos yang dikenakan oleh Sehun, tidak ingin berhenti sedikitpun, karena tubuhnya bereaksi aneh ketika bibir Sehun menyentuh dan melumatnya, ia menginginkan lebih.

. ♣♣♣

“Kenapa kau menolongku saat itu?”

“Karena kau milikku.”

“Ya! Aku serius!”

“Hmm… aku juga. Semenjak bertemu denganmu aku langsung jatuh cinta padamu”

“Eh?”

“Bisakah kita lanjutkan ini? Kenapa kau banyak bertanya?”

“Wae?”

“Aku sudah tidak tahan bodoh”

“A..apa? kau mengataiku bodoh?… geure! Lupakan jatahmu malam ini!”

“YA!!! Oh Sooyoung!!!”

  ♣♣♣

Hihi… silahkan tinggalkan komentar kalian ne? ^^ Typo? mohon dimaafkan ne🙂

29 thoughts on “She is Mine

    • sifixo October 18, 2014 / 3:21 PM

      hmmm bisa jadi…😀
      makasih ya udah nyempetin baca. tunggu squelnya nanti tahu🙂

    • sifixo October 18, 2014 / 3:21 PM

      makasih udah nyempetin baca🙂

  1. ayukdam October 16, 2014 / 12:45 PM

    Ini end.ny soo ama sehun nikah kah????
    Sehun keren bngt dehhh…

    • sifixo October 18, 2014 / 3:24 PM

      hihi~~ mungkin🙂
      makasih ya udah nyempetin baca😀

  2. sooexoyoung143 October 16, 2014 / 4:48 PM

    Ohh yeah soohun i like it ^^
    Ff nya seru!!! Gue suka banget ..
    Buat ff lagi sih supaya gue support kamu

    • sifixo October 18, 2014 / 3:25 PM

      hehe… makasih ya udah nyempetin baca…🙂
      ditunggu aja oke😉

  3. fyevita October 16, 2014 / 9:58 PM

    duh so sweet bgt. nice thor!

    • sifixo October 18, 2014 / 3:25 PM

      makasih ya udah baca🙂

  4. andryani October 16, 2014 / 10:57 PM

    seru banget
    nice ff😀

    • sifixo October 18, 2014 / 3:26 PM

      heheh😀
      makasih ya udah baca🙂

  5. Amel Ryriis October 17, 2014 / 1:19 AM

    Huwaa…sehun baik bgt🙂
    Oh Sooyoung?..ciee yg brsatuu🙂

    • sifixo October 18, 2014 / 3:26 PM

      iya dong… sehun🙂
      makasih ya udah baca😀

  6. YSA October 17, 2014 / 5:02 AM

    kyaaaa >.< suka banget karakter Sehun disini
    daebak thor, ceritanya manis

    • sifixo October 18, 2014 / 3:27 PM

      wah…🙂
      makasih ya udah nyempetin baca😀

    • sifixo October 18, 2014 / 3:29 PM

      haha.. bener2 kenapa tuh?😮
      makasih ya udah nyempetin baca😀

  7. soohaelin October 19, 2014 / 3:01 PM

    kyaaaaaa~, soohun ><!! sehun disini baik bangett. cieeee sooyoung sehun nikah yah??:D
    nice ffnya, bikin ff soohun lahi yah hehehe :)) semangat😉

  8. Kumiko October 21, 2014 / 5:26 AM

    Wah.. masa si chanyeol jadi pria hidung belang gitu :v kasian sooyoung dipaksa mama tirinya :” tapi untung udah diselametin sehun, dan sehun amazing ngebeli sooyoung dengan harga segitu? dan apa sooyoung tahu? gimana prasaan sooyoung klo tau ya? doh kepo amat soh w haha.. tapi ini nice ff.. akoh suka kak.. sekali2 buat sookris dong lama banget ga nemu pairing itu di ff.. banyakan soohan ama soohun masa :v btw ini ada sequelnya kan? ditunggu ya🙂 Fighting ^^

  9. aprilia October 25, 2014 / 9:21 AM

    ceritanua keren depan2nya sehun keren bgt dy bner2 gentle tpi terakhirnya sumpah kocak ketwa2 sndri jdinya hhihihi><

  10. sulisrillakkuma October 26, 2014 / 11:05 AM

    ini nc ini nc :v chanyeol bilang sooyoung bakal nyesel gak liat ini :v liat apa? :v oke abaikan -_- sehunnya gentle sekali disini ♡ bagus bagus :v butuh sequel nc lebih :v

  11. syoffgisyoung October 28, 2014 / 8:27 PM

    Kak,bisa request sooyeol ceritanya tentang peterpan,tapi happy ending mereka berdua hidup bareng gituhh.. htw cetitanya agak ekhrem ya…*IYKWIM* aku gak baca ratingnya sih.hehehe

  12. sooyoungster October 31, 2014 / 6:35 PM

    plsss vote to snsd for mama award plsssss

  13. leka November 17, 2014 / 1:30 AM

    waaaah sehun jadi pahlawannya sooyoung eonni

  14. weeni_leon November 19, 2014 / 8:28 AM

    Sooooooooooooo………ROMANTICCCCC…
    Next ff dtunggu.

  15. chocoyun May 9, 2015 / 3:44 PM

    ff nya bagus chingu. tapi endnya kecepatan, trus bagian akhirnya kek maksa buat end gitu, jadi gantung ceritanya. tapi gak papa kok😀 ditunggu ff mu lainnya

  16. zitao32 May 3, 2016 / 6:48 PM

    Keren … Ditunggu secepatnya ^^

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s