[FREELANCE] Teach Me The Love – Chapter 4

A8PnJt4CIAMGcat

Title                  :          Teach me the love [Chapter 4]

Author             :           ShikshinCloud

Genre              :           Romance

Length              :          series

Poster by         :           eternalwhyn

Main cast         :           Choi Sooyoung (SNSD)

Lee Sungyeol (Infinite)

Cho Kyuhyun (Super Junior)

Kim Taeyeon (SNSD)

-Story-

Cepat atau lambat pasti kami akan bertemu lagi dan aku tidak bisa menghindar selamanya. Baiklah! Akan kuhadapi… Demi biaya kuliahku. Semangat!!

***

Author POV

Sooyoung menghela napasnya. Sekarang dia masih berdiri di depan cermin sambil menimbang-nimbang pakaian apa yang akan dipakai malam ini. Rasanya isi lemari itu harus diperbaharui, karena daritadi ia merasa tidak ada satupun baju yang cocok. Orang lain yang  melihat Sooyoung sekarang mungkin mengira dia akan menghadiri kencan malam ini.

“Tunggu! Kenapa juga aku harus peduli seperti apa penampilanku di depan bocah itu” gerutu Sooyoung.

Kemeja merah muda yang dibiarkan tidak dikancing melapisi kaos putihnya akhirnya menjadi pilihan terakhir. Sooyoung pun bersiap berangkat menuju rumah Sungyeol.

Di dalam bis, Sooyoung menyiapkan kata-kata untuk menghadapi Sungyeol nanti. Hal pertama yang ia siapkan yaitu sapaan jenaka agar tidak canggung. Sejujurnya, jika saja bukan karena biaya kuliahnya atau andai mencari perkerjaan paruh waktu di Seoul itu mudah mungkin ia tidak akan memaksakan diri bertemu dengan Sungyeol sekarang.

Sooyoung berharap malam ini berjalan seperti malam-malam yang biasa mereka habiskan untuk belajar bersama.

Dalam lamunannya, otaknya memutar ulang semua kebersamaan mereka. Selama ini dia merasa nyaman dengan Sungyeol karena pembawaannya yang supel, perhatian dan kekonyolannya yang menghibur. Malah kadang ia merasa masalahnya lenyap saat tertawa bersama atau tertawa di dalam hati untuk lelucon Sungyeol yang tidak lucu. Tapi ia tidak mengira kalau Sungyeol bersikap seperti itu karena laki-laki itu menyukainya. Menurutnya dia hanya merasa nyaman bersama Sungyeol sebagai teman, adik dan juga murid kesayangannya, tidak lebih.

***

Ibu Sungyeol menyambutnya hangat seperti biasa di pintu rumah dan mempersilahkan Sooyoung masuk. Wanita itu memang sangat ramah dan baik hati. Sooyoung menyayanginya seperti ibunya sendiri.

Saat berjalan memasuki ruang tamu ia melihat Sungyeol sedang bersenda gurau dengan seorang gadis. Sepertinya gadis itu teman satu sekolahnya karena gadis itu memakai seragam yang sama dengan Sungyeol.

Apa mungkin gadis itu kekasihnya? Sooyoung menduga dalam hati.

“ateur-ah (anakku) guru kesayanganmu sudah datang, ayo beri salam” ucap ibu Sungyeol yang membuat Sooyoung salah tingkah.

Ibu Sungyeol memang selalu bersikap seperti ini, tidak bermaksud apapun, mungkin untuk membuat Sooyoung merasa nyaman berada di rumahnya dan menunjukkan bahwa ia diterima dengan sangat baik disini. Tapi konotasinya kini memang sangat tepat mengingat Sungyeol memang menyukainya.

Sungyeol menoleh.

Oh tidak! Sepertinya ia masih menyimpan amarah padaku. Ucap Sooyoung dalam hati.

Ekspresi datar Sungyeol memang berbeda 180 derajat dari ekspresi yang ditunjukkan pada temannya tadi. Dan itu berhasil membuat Sooyoung ciut juga merasa bersalah.

“Annyeonghaseyo sonsaengnim” sapa Sungyeol dingin sambil menganggukan kepalanya.

“Annyeonghaseyo” Sooyoung pun membalasnya walau dengan ragu.

“Baiklah, kalian bisa mulai belajar. Ah! Sungyeol-ah temanmu, apa dia tidak pulang?” Ibu Sungyeol mengingatkan.

“Tentu bu, aku antar dia dulu”

Sungyeol dan teman wanita nya beranjak keluar. Sungyeol melewati Sooyoung yang masih berdiri didekat sofa tanpa basa-basi. Hati Sooyoung mencelos. Dia hanya memandang punggung Sungyeol yang hilang dibalik pintu sambil berusaha menahan air matanya.

“Aduh anak itu tidak sopan sekali, maafkan anakku ya Sooyoung-ah. Oya silahkan duduk aku siapkan minum dulu.”

“Ah iya, Terima kasih”

Sebenarnya Sooyoung ingin sekali bertanya tentang teman Sungyeol itu pada ibu Sungyeol. Apa yang dia lakukan disini dan apa dia kekasih Sungyeol. Baru kali ini dia melihat Sungyeol membawa teman wanita ke rumahnya saat jadwal mereka belajar bersama. Namun, ia merasa sangsi untuk menanyakannya.

Tak berapa lama Sungyeol kembali dan mereka mulai belajar. Semua kata-kata yang sudah ia siapkan tadi di bis tidak berhasil membuat keadaan mereka tidak menjadi canggung seperti sekarang. Sikap Sungyeol benar-benar berubah padanya. Daritadi dia juga tidak banyak omong seperti biasa.

“Saem, aku bingung bagian ini.” Akhirnya Sungyeol membuka suaranya. “Bagaimana detektif ini tahu bahwa dia pelakunya hanya dengan kalimat yang dia ucapkan”

Walau ia masih terjebak dengan emosi nya yang rapuh tapi Sooyoung berusaha bersikap professional.

“Perhatikan kalimatnya, ada kata ‘kanojo’ didalam kalimat yang diucapkan oleh si pelaku. Masih ingat kata ganti yang pernah aku ajarkan? Dalam bahasa Jepang, kare untuk laki-laki dan kanojo untuk perempuan. Padahal detektif itu belum memberitahu kalau korbannya adalah perempuan tapi pelaku malah teledor memberikan keterangan yang membuatnya terpojok.”

“Ahh.. araseo.”

Lalu, Sungyeol kembali konsentrasi pada teks materi hari ini.

Hening..

Sooyoung masih merasa penasaran dengan gadis tadi. Entah kenapa dia merasa terganggu dengan kehadiran gadis itu. Dia merasa ragu untuk bertanya. Namun, rasa penasarannya mulai mendesak untuk diungkapkan.

“Ehm… Sungyeol-ah. Gadis tadi…. Dia…. siapamu?” Sooyoung bertanya ragu-ragu.

Sungyeol berhenti berkonsentrasi dengan teksnya dan beralih menatap Sooyoung.

Hatinya merasa geli dengan pertanyaan Sooyoung. Terlebih caranya bertanya.

“Apa kau merasa cemburu, saem?” Sungyeol malah balik bertanya sambil kembali melihat buku latihannya, seolah acuh tak acuh. Dia berusaha mati-matian menahan tawanya.

“T-tidak… bukan begitu! Hanya penasaran, baru kali ini aku melihatmu membawa pulang teman perempuan. Apa dia pacarmu?”

“Nah kan.. Saem, kau sama seperti pelaku di cerita ini. Tidak sengaja mengungkapkan kebenaran. Mengaku sajalah, kau cemburu kan?”

“Sudah kubilang bukan begitu!” Sooyoung menarik napas, gugup. “Apa sulit hanya tinggal jawab” Cicit Sooyoung.

“Kalau dia memang pacarku, bagaimana?”

“Cih! Kalau begitu kenapa dari tadi kau bersikap dingin padaku? Tega sekali, aku jadi merasa bersalah karena kejadian beberapa hari lalu. Kalau aku tahu kau sudah punya pacar aku tidak akan merasa bersalah seperti ini. Ah! Bodoh sekali aku..”

Sungyeol hanya tersenyum melihat reaksi Sooyoung. Wanita ini selalu menarik di matanya, bahkan saat ia marah-marah seperti ini.

“Kau tidak bodoh, Saem. Kau memang tetap harus merasa bersalah karena menolak pria tampan sepertiku”

Baru saja Sooyoung membuka mulut hendak menyahut, Sungyeol menyelanya.

“Dia hanya temanku, tenang saja. Kau tidak perlu cemburu begitu, Saem”

Sooyoung hanya mendengus. Cemburu? Anak ini benar-benar…

“imajinasimu tinggi juga” ujar Sooyoung akhirnya.

“Ngomong-ngomong, Saem, aku sudah selesai menjawab soalnya” Ujar Sungyeol seraya memberikan worksheet nya pada “guru kesayangannya” itu.

***

Sooyoung, si gadis pemilik senyum indah itu kini sibuk berkutat dengan buku-buku tebal di perpustakaan. Ujian rupanya membuat gadis yang lebih suka membaca novel romansa, kini mau tidak mau membaca buku-buku tentang statistika.

“Aneh tidak ada satupun yang aku mengerti, ada apa dengan rumus-rumus ini? Sulit sekali dipahami.” Ujarnya seraya menggaruk kepalanya yang tidak gatal.

“Kenapa juga aku harus mengontrak mata kuliah ini dan kenapa juga harus ada statistika di jurusan sastra! Haaah.. aku lapar! Selain menguras otak, menguras energiku juga ternyata”

Kalau saja tidak ada larangan membawa makanan ke dalam perpustakaan, mungkin sudah daritadi Sooyoung menyantap cemilan sambil membaca buku. Tentu saja, dia bukan gadis yang bodoh dan jurusan kuliah yang sekarang diambil Sooyoung memang minatnya. Hanya saja, jika sudah berhubungan dengan statistika, matematika atau apapun yang menyangkut angka dan hitungan membuatnya putus asa. Dia tidak suka angka dan berhitung. Dan sayangnya ujian hari pertama yang akan di hadapinya nanti adalah statistika.

Sooyoung melihat Kyuhyun saat akhirnya ia memperhatikan sekelilingnya setelah lama ia berkutat dengan buku-buku statistika. Sooyoung memandangi sunbae favoritnya itu diam-diam. Gesture pria itu saat membaca buku sangat menarik di matanya. Penuh kharisma. Apapun yang pria itu lakukan selalu menarik perhatiannya dan membuatnya kagum.

Entah merasa ada yang memperhatikan atau memang takdir, Kyuhyun menoleh dan tak dielakan lagi pertemuan mata keduanya yang membuat Sooyoung salah tingkah. Hanya senyum canggung yang Sooyoung berikan. Kyuhyun membalas dengan senyuman indahnya.

Menyesali ulah konyolnya yang ketahuan, Sooyoung kembali memandangi buku-buku di depannya. Ia masih harus mempelajari statistika.

“Halo Sooyoung-ssi” Suara ini datang tiba-tiba, Sooyoung kenal suara ini. Suara favoritnya.

“Halo Kyuhyun sunbae” balasnya sembari berusaha memperlihatkan senyum terbaiknya. Sungguh, Sooyoung benar-benar harus berusaha untuk itu.

“Kita bertemu disini, oh kau suka statistika? Ini semua buku statistika kan?” Kyuhyun mulai membuka percakapan.

“iya sunbae ini semua buku statistika tapi sayangnya bukan karena aku suka statistika hehe” Sooyoung menggaruk kepalanya yang tidak gatal, malu harus mngakui ini “Malah aku benci statistika, berhubung akan ada ujian statistika jadi aku harus mempelajarinya, sulit sekali”

“Aah~ begitu. Ada yang bisa aku bantu sooyoung-ssi? Kurasa aku bisa membantumu jika itu statistika”

Oh daebak! Sooyoung sudah berteriak kegirangan dalam hati mendengarnya.

“Benarkah sunbae? Tapi apa tidak merpotkan?”

“Tentu tidak”

“Terima kasih sunbae”

“Dengan senang hati, baiklah bagian mana yang sulit dipahami?”

“Ah! Rumus yang ini sunbae…..”

Sooyoung merasa ia tengah mendapat les privat sekarang ini. Ternyata menyenangkan jika melakukannya dengan orang yang kau sukai. Menimbulkan sensasi yang aneh. Tiba-tiba Sooyoung berpikir, mungkin ini juga yang Sungyeol rasakan ketika ia mengajarnya. Tapi ditepisnya pikiran itu. Kenapa harus memikirkan muridnya itu saat ia bersama sunbae favoritnya.

***

Sooyoung POV

“Terima kasih sunbaenim sudah membantuku belajar”

“Sama-sama.. Jika ada yang mau kau tanyakan silahkan, kapanpun” balas Kyuhyun sunbae dengan senyum khas nya yang hangat.

“Ah.. Aku jadi merasa merepotkan. Pasti sunbae juga tengah meyiapkan diri untuk ujian kan. Tapi terima kasih, saya tidak tahu harus membalas kebaikan sunbae dengan apa hehe” Ujarku sambil menggaruk kepalaku yang tidak gatal.

“Mudah, kau bisa membalasnya dengan makan malam denganku. Kau bersedia?”

Eh? Apa aku tidak salah dengar? Tapi aku yakin sekali pendengaranku ini masih berfungsi dengan baik. Makan malam… Apa barusan sunbae mengajakku kencan? Oh Tuhan….

“Ma..ma.. makan malam?” Aku hanya mencoba memperjelas, memang kadang otakku ini sulit diajak kerjasama.

“Iya, malam ini. Kau bersedia?”

“Tentu! Tentu aku bersedia sunbae!” Aku mengatakannya sambil menggangguk-anggukan kepalaku dengan menggebu-gebu. Aduh kuharap ekspresiku tidak memalukan.

“Baiklah, kalau begitu aku akan menjemputmu pukul 6 malam. Aku permisi dulu”

Oh Tuhaaaaaannn.. Bagaimana ini?? Taeyeon Taeyeon!! Dimana anak itu??

***

 

-TBC-

7 thoughts on “[FREELANCE] Teach Me The Love – Chapter 4

  1. ismi khaerin August 13, 2014 / 3:22 PM

    soo jdi gru les private seungyeol ya ?. Kyu kyaknya ska soo deh . Oh author slm kenal y aku reader bru dsini.kekeke. Ngmong2 aku bca ff ini kok kya ktinggalan ya cz blm bca part 1,2,3nya.next ya author.fighting !

    • ShikshinCloud August 18, 2014 / 1:44 PM

      hai salam kenal
      iya sooyoung jadi guru privat bahasa Jepang Sungyeol
      iya memang ada part sebelumnya coba cek judul nya di google aja biar gampang ^^

  2. rifqoh wafiyyah August 14, 2014 / 9:35 PM

    akhirnya di post… kya… !! kyuyoung mau kncan..
    trus gmna nasib seongyoul oppa? dtnggu klnjtnnya…

    • ShikshinCloud August 18, 2014 / 1:46 PM

      haha kyuyoung mau kencan!! aku juga ikut excited nih
      *jiwa shipper keluar*
      part selanjutnya masih dalam proses ^^

  3. yeni swisty August 17, 2014 / 10:12 AM

    Sooyoug udan ada tanda-tanda nih sma Sungyeol😀
    Soo kamu sma Sungyeol aja tapi sama Kyuhyun juga gpp deng :v
    Next part di tunggu

  4. Nurafrianti August 26, 2014 / 1:31 AM

    Daebakk !! Next chingu..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s