[Mini Series] My Love, My Kiss, My Heart (Chapter. 2)

my love, my kiss, my heart

Author: seobabywook
Rate: PG 13+
Length: chapter
Genre: comedy, friendship, romance, school life
Cast:
-Choi Sooyoung (Sooyoung)
-Cho Kyuhyun (Kyuhyun)
-Kim Ryeowook (Ryeowook)
-Seo Joohyun (Seohyun)
-Victoria Song (Victoria)
-Choi Siwon (Siwon)
-All member Super Junior
-All member SNSD
-All member f(x)
-All member SHINee
-Other SMTown Artist

Disclaimer: Author balik lagi nih bawa FF yang sudah kalian tunggu-tunggu😀 FF ini murni dari otak author sendiri (pantesan alurnya lol >_<), cast author pinjam dari artis SM terutama SNSD, Super Junior, f(x), dan SHINee *terlalu rame thoorr…*. Cast juga merupakan milik Tuhan dan orang tua mereka. Tetapi Ryeowook juga milik saya >_< *diserbu Ryeosomnia*. Don’t be a SIDERS! Don’t be a PLAGIATOR! For readers, you have to leave a comment!

For late readers: Teaser | Chapter 1

—————————–

Last Chapter..

“Eum, Sooyoung-ahh.. Apa kau mau menjadi temanku?” Tanya Kyuhyun. Mata Sooyoung langsung berbinar-binar mendengarnya.
“Tentu saja!” Seru Sooyoung.
“Seorang teman pasti mau membantu temannya bukan? Bolehkah aku meminta bantuan darimu?” Tanya Kyuhyun.
“Apa itu?” Ujar Sooyoung.
“Bantu aku untuk dekat dengan Seohyun” ucap Kyuhyun.

***

“Bantu aku untuk dekat dengan Seohyun” ucap Kyuhyun. Seketika itu, Sooyoung langsung terkejut dengan ucapan Kyuhyun.
‘Jadi ia hanya memanfaatkanku?’ Batin Sooyoung.
“Soo, mengapa kau hanya diam saja? Kau tidak mau?” Tanya Kyuhyun.
“Ak.. Aku.. Aku mau kok!” Balas Sooyoung.
Apa aku sanggup melakukan hal itu?’ Batin Sooyoung.

[Sooyoung POV]

Kulihat Kyuhyun langsung tersenyum menanggapi ucapanku. Kugigit bibir bawahku. Ayolah, aku tidak boleh menangis!

Grep!

Kyuhyun memelukku! Tetapi jangan terlalu berharap banyak, Choi Sooyoung. Aku tidak akan pernah bisa mendapatkan hatinya. Aku tahu alasan ia memelukku. Pasti sebagai tanda terima kasih karena aku mau membantunya.
“Gomawo..” Ucapnya. Benar bukan? Ia hanya ingin berterima kasih. Sungguh sakit! Ia tersenyum, tetapi aku menangis di dalam hati.
“Ne, aku senang membantumu” balasku dengan terpaksa. Aku tidak mengerti mengapa hal seperti ini harus terjadi padaku.

[Sooyoung POV End]

[Normal POV]

Kyuhyun pun melepaskan pelukannya. Ia pun kembali mencelupkan sapu tangannya ke dalam air panas, lalu meletakkannya di pipi Sooyoung yang terkena pukulan tersebut.
“Sudah merasa baikan?” Tanya Kyuhyun. Sooyoung hanya mengangguk.
“Kalau begitu aku tinggal ke kelas ya. Aku mau mengerkajan tugas yang diberikan oleh Jung Songsaenim” ujar Kyuhyun.
“Changkaman! Aku ikut” ucap Sooyoung.
“Hmm.. Baiklah” balas Kyuhyun.

@SM 1st Class

Sooyoung dan Kyuhyun masuk ke dalam kelas bersamaan diiringi dengan tatapan tajam dari Victoria, salah satu yeoja yang juga menyukai Kyuhyun. Sooyoung merasakan ada yang menatapnya, ia pun melirik ke arah teman-teman sekelasnya dan ia pun melihat Victoria yang menatapnya dengan tatapan yang mengerikan.
‘Omuna, yeoja itu menakutkan sekali..’ Batin Sooyoung. Sooyoung pun cepat-cepat duduk di bangku samping Seohyun. Seohyun menatap Sooyoung heran.
“Ada apa denganmu?” Tanya Seohyun.
“Mengapa ketua F(X) itu menatapku seperti itu? Memangnya apa salahku?” Ujar Sooyoung.
“Maksudmu Victoria?” Ucap Seohyun. Sooyoung mengangguk.
“Aku juga tidak mengerti. Setelah kamu dibawa Kyuhyun ke UKS, raut wajah Victoria menjadi seperti itu. Tampaknya ia sedang… Errr.. Marah?” Ujar Seohyun.
“Hmmm.. Lagipula aku tidak pernah memiliki masalah apapun dengan dia. Aish, lupakanlah.. Apa tadi Jung Songsaenim memberikan tugas?” Ujar Sooyoung mengalihkan pembicaraan.
“Ya. Ini, tugas matematika halaman 43″ ucap Seohyun sambil membuka buku latihan soal nya. Sooyoung pun membuka halaman yang sama di buku latihan soal miliknya.
“Omuna?! Apa sebanyak ini tugasnya?” Ucap Sooyoung terkaget-kaget.
“Kau tahu sendiri bagaimana Jung Songsaenim bukan? Killer, selalu marah-marah, dan sering memberi latihan atau tugas yang banyak. Dari tadi, satu orang pun belum ada yang menyelesaikan tugas ini” ujar Seohyun.
“Aisshh… Kalau saja guru tak tahu diri itu tidak killer, huh.. akan kuhabisi dia” Sooyoung mengacak-acak rambutnya karena frustasi. Dengan malas, ia pun mengambil buku tulis dan pena dari dalam tasnya, lalu mengerjakan soal-soal itu dengan tidak ikhlas(?).

[Sooyoung POV]

Aku terus-terusan meraung di dalam hati. Untung saja aku tidak meraung-raung layaknya serigala yang sedang marah. Ya, karena saking banyaknya tugas yang diberikan oleh guru killer itu, aku seperti hendak diterkam oleh harimau. Kalian mau tahu berapa soal yang diberikan itu? 45 SOAL! Bayangkan saja! Aku benar-benar tidak habis fikir dengan guru tak tahu diri itu.

Aku melirik buku tulis milik Seohyun. Dia sudah selesai 30 soal. Aish, mengapa otakku buntu untuk sekarang? Ini semua karena Kyuhyun. Karena Kyuhyun, aku menjadi tidak fokus seperti ini. Kalau saja ia tidak meminta hal yang benar-benar menentang bagiku, aku pasti tidak akan seperti ini. Membantunya untuk dekat dengan Seohyun? Sangat sulit bagiku untuk melakukannya.

“Sooyoung-ahh!” Tegur Seohyun. Aku pun tersadar dari lamunanku.
“Eh.. Ada apa?” Ujarku.
“Mengapa kamu melamun Sooyoung-ahh? 20 menit lagi tugas ini harus dikumpul semua” ucap Seohyun yang membuatku terkejut. 20 menit? Aigooo.. Aku harus super duper ngebut hanya untuk mengerjakan soal ini.
“Hah? 20 menit? Aisshh..” Ujarku sambil buru-buru mengambil pena. Tepat di menit ke 20, aku pun telah menyelesaikan soal nomor 45. Mungkin ini pertama kalinya aku mengerjakan soal matematika yang berjumlah 45 soal hanya dengan waktu 20 menit.
“Fiuuhh.. Akhirnya selesai juga” ujarku.

[Sooyoung POV End]

[Normal POV]

Sooyoung pun berdiri dari bangkunya. Dibawanya buku tulisnya ke meja Leeteuk untuk dikumpulkan. Ya, jika tidak ada guru, tugas yang diberikan guru tersebut harus dikumpulkan kepada ketua kelas. Di kelas itu, Leeteuk lah yang menjabat menjadi ketua kelas.

Kriiiing….

Bel tanda istirahat pun berbunyi. Seperti biasa, kesembilan yeoja yang disebut Girls Generation itu berjalan bersama-sama ke kantin dan makan bersama-sama.
“Saya pesan nasi goreng kimchi! 3 piring!” Ucap Sooyoung. Ibu kantin itu tidak kaget lagi menerima pesanan dari Sooyoung, karena Sooyoung sudah terbiasa memesan makanan sebanyak itu.
“Seohyun-ahh, kau tidak makan?” Tanya Sooyoung saat melihat Seohyun yang hanya duduk diam sambil menunggu ke-delapan teman-temannya yang sedang memesan makanan.
“Anniyo, aku tidak lapar. Aku hanya sedang memikirkan…..” Seohyun sengaja memutuskan kalimatnya karena ia hampir saja keceplosan kalau ia sedang memikirkan Ryeowook. Sooyoung mengerutkan dahinya, ia pun duduk di samping Seohyun.
“Memikirkan apa?” Tanya Sooyoung. Seohyun menggelengkan kepalanya. Sooyoung tetap memaksa Seohyun untuk menceritakan apa atau siapa yang sedang difikirkan Seohyun. Ketujuh anggota Girls Generation lainnya pun berkumpul bersama Sooyoung dan Seohyun setelah memesan makanan.
“Hei hei.. Apa yang sedang kalian bicarakan?” Tanya Jessica.
“Iya, masa kalian tidak mengajak kami” ujar Sunny.
“Aish, tidak ada apa-apa kok” sela Seohyun.
“Ini lho… Tadi Seohyun bilang, ia sedang memikirkan sesuatu. Tetapi ia tidak mau menceritakannya padaku tentang apa yang difikirkannya” ucap Sooyoung.
“Seohyun-ahh, kita semua sudah berjanji tidak menyembunyikan rahasia satu sama lain bukan? Ayolah, beri tahu kami” ucap Yoona.
“Ne, aku setuju dengan ucapan Yoona” ucap Yuri.
“Aku juga!” Ujar Taeyeon.
‘Sebenarnya apa yang difikirkan Seohyun? Aku benar-benar penasaran’ batin Sooyoung.
“Aish baiklah.. Tetapi kalian jangan menertawakanku ketika kalian mengetahuinya” ucap Seohyun pasrah. Kedelapan yeoja itu pun mengangguk.
“Aku akan membisikkannya pada Sooyoung, lalu Sooyoung membisikkannya pada Yuri, Yuri kepada Yoona, dan seterusnya sampai kalian semua mengetahuinya” sambung Seohyun.
“Yasudah, cepat.. Aku penasaran” ucap Sooyoung.
“Sebenarnya aku memikirkan Ryeowook. Aku kasihan padanya, dia selalu saja dihukum oleh guru-guru di sekolah ini. Satu hal lagi, sebenarnya aku menyukai Ryeowook” bisik Seohyun pada Sooyoung.
‘Seohyun menyukai Ryeowook? Dan yang aku tahu, Ryeowook juga menyukai Seohyun. Lalu bagaimana dengan Kyuhyun? Kalau sampai mereka berdua berpacaran, Kyuhyun pasti akan sangat membenciku. Kyuhyun kan sangat benci dengan Ryeowook. Aish, tetapi kalau misalkan aku berusaha mendekatkan Seohyun dengan Kyuhyun, sama saja aku seperti menyakiti diriku sendiri. Aish, aku benar-benar bingung’batin Sooyoung.
“Hei, Sooyoung-ahh.. Mengapa kau bengong saja? Cepat, bisikkan ucapan Seohyun tadi” ucap Yuri tidak sabar.
“Ah, aku hanya kaget saja dengan ucapan Seohyun tadi” ucap Sooyoung. Sooyoung pun menyingkirkan rambut Yuri yang menutupi telinga Yuri, lalu membisikkan ucapan Seohyun tadi.
“Hah? Hahahahahaha!!! Omuna, perutku sakit mendengarnya! Aish, jinja..” Heboh Yuri yang membuat anggota Girls Generation lainnya menjadi tambah penasaran.
“Jangan tertawa terus! Sini cepat bisikkan padaku!” Ucap Yoona.
“Hahaha.. Aish, baiklah” ucap Yuri yang kemudian membisikkan ucapan Sooyoung tadi. Seperti Yuri, Yoona pun tertawa terbahak-bahak. Sampai seterusnya dan pada akhirnya semua anggota Girls Generation pun mengetahuinya.
“Ooohh.. Namja itu? Tidak usah khawatir Seohyun-ahh, aku pasti mau membantumu agar kau dengan namja itu cepat-cepat berpacaran” ucap Tiffany.
“Ya, aku juga!” Ucap Taeyeon.
“Aku juga mau membantu!” Sambung Jessica.
“Aku juga!”
“Aku juga!”
“Aku juga!”
“Aku juga!”
‘Aish, bagaimana ini? Semua dari mereka akan membuat Seohyun cepat-cepat berpacaran dengan Ryeowook. Omuna, kalau hal itu terjadi dan pada akhirnya Seohyun dan Ryeowook berpacaran, Kyuhyun pasti akan sangat marah padaku dan pada akhirnya ia akan membenciku. Semakin susah saja. Aish, seharusnya aku menolak permintaan Kyuhyun. Aku benar-benar bodoh‘ batin Sooyoung.
“Hei Sooyoung, apa kau tidak mau ikut membantu agar Seohyun dan Ryeowook bisa berpacaran?” Ucap Yuri.
“Ssssstt..” Seohyun mengisyaratkan pada Yuri agar Yuri memperkecil volume suaranya.
“Ah.. Eh.. Aku… Eum, ya pasti aku mau dong!” Ucap Sooyoung gugup.
‘Ya Tuhan.. Aku harus berpihak pada siapa? Kalau aku membuat Kyuhyun bisa berpacaran dengan Seohyun, aku sungguh tidak bisa membayangkan bagaimana nantinya bila tiba-tiba aku depresi berat dan akhirnya masuk ke rumah sakit jiwa hanya karena aku tidak bisa menerima hal itu. Tetapi kalau aku membuat Ryeowook dan Seohyun berpacaran, aku sama saja mengkhianati Kyuhyun dan pastinya Kyuhyun tidak akan pernah memaafkanku. Yak, andai saja aku mempunyai mesin waktu seperti milik doraemon, aku akan berkata pada Kyuhyun kalau aku tidak bisa membantunya’ batin Sooyoung.
“Ini pesanan kalian nona-nona cantik, dan ini milikmu Sooyoung-ahh” ucap Ibu Kantin sambil meletakkan makanan yang telah dipesan oleh yeoja-yeoja cantik itu alias Girls Generation. Dan 3 piring nasi goreng kimchi khusus untuk Sooyoung.
“Gomawo ahjumma..” Ujar Sooyoung.
“Selamat makan!!!” Sambungnya. Yeoja-yeoja cantik itu pun mulai menyantap makanan yang mereka pesan.

15 menit kemudian…

Kriiing…. Kriiing….

Bel tanda masuk pun berbunyi. Seluruh siswa termasuk siswa kelas SM 1st Class pun masuk ke kelas mereka masing-masing. Ya, bagi siswa kelas SM 1st Class, pelajaran selanjutnya adalah pelajaran yang menghilangkan rasa tegang mereka setelah diajar oleh Jung Songsaenim. Ya, pada jam ini adalah pelajaran Seni Suara yang diajar oleh Lee Songsaenim. Guru yang cantik, baik, tegas, dan bijaksana. Itulah mengapa Lee Songsaenim banyak disukai oleh siswa-siswa di sekolah itu. Lee Songsaenim juga sebagai wali kelas di SM 1st Class. Siswa-siswa SM 1st Class benar-benar beruntung mempunyai wali kelas seperti dia.

“Selamat siang semua!” Sapa Lee Songsaenim di depan kelas.
“Siang Saenim…” Ucap seluruh siswa di kelas itu.
“Hari ini, saya akan membagi kelompok bernyanyi. Tetapi kalian bukan menyanyikan lagu artis atau semacamnya. Namun kalian menciptakan lagu sendiri. Setiap kelompok, ada 3 orang namja dan 2 orang yeoja. Untuk yeoja, kalian saya beri tugas untuk menciptakan lagu” ujar Lee Songsaenim.
“Yaaaahh….” Keluh para yeoja.
“Dan untuk namja, kalian lah yang akan menyanyikan lagu yang telah diciptakan oleh anggota kelompok kalian masing-masing”
“Yeeess!!!” Seru para namja.
“Lagu yang diciptakan bertema bebas. Saya beri waktu 2 minggu untuk latihan masing-masing kelompok. Oke, semuanya mengerti?” Ujar Lee Songsaenim
“Mengerti..” Ucap seluruh siswa tersebut dengan serentak.
“Baiklah, sekarang saya akan membagi kelompok. Kelompok 1 ,Lee Donghae, Choi Siwon, Park Leeteuk, Im Yoon Ah, dan Kim Taeyeon”
“Yeah! Akhirnya aku satu kelompok dengan Yoona” ujar Donghae bersemangat.
“Kelompok 2, Kim Kibum, Lee Eunhyuk, Kim Kangin, Choi Sulli, Kim Hyoyeon”
“Kelompok 3, Lee Sungmin, Tan Hangeng, Kim Heechul, Jessica Jung, Victoria Song”
“Kelompok 4, Cho Kyuhyun, Kim Yesung, Kim Ryeowook, Choi Sooyoung, Seo Joohyun”
“Mworago?!” Ucap Kyuhyun dan Ryeowook bersamaan.
“Ada apa Kyuhyun? Ryeowook?” Tanya Lee Songsaenim.
“Saya tidak mau satu kelompok dengannya” ucap Ryeowook.
“Kau kira aku mau satu kelompok denganmu?” Ujar Kyuhyun.
“Hei, sudah-sudah! Saya sengaja membuat kalian satu kelompok agar kalian bisa akur! Ini juga diperintahkan dari kepala sekolah” ucap Lee Songsaenim. Mendengar kata ‘kepala sekolah’, kedua makhluk itu pun tidak berani angkat bicara.
‘Aish, mengapa aku harus satu kelompok dengan berandalan itu? Tetapi yasudahlah, yang penting aku bisa satu kelompok dengan Seohyun. Kebetulan juga Sooyoung satu kelompok denganku. Ini bisa mempermudahku untuk mendekati Seohyun dan juga dengan mudah Sooyoung akan membantuku untuk dekat dengan Seohyun. Aku pasti bisa mendapatkan Seohyun sebelum Ryeowook mendapatkannya‘ batin Kyuhyun. Kyuhyun pun melirik Ryeowook dengan tatapan sangarnya.
‘Mengapa harus Kyuhyun yang menjadi se-kelompok denganku? Tetapi beruntung juga aku bisa satu kelompok dengan Seohyun. Kesempatan ini bisa kumanfaatkan untuk mendekati Seohyun sebelum namja sombong itu yang berhasil mendapatkan Seohyun terlebih dahulu’ batin Ryeowook. Ryeowook juga melirik Kyuhyun dengan tatapan sinisnya.
“Baiklah, semuanya sudah mendapatkan kelompok bukan? Ada yang belum mendapatkan kelompok?” Tanya Lee Songsaenim. Tidak ada satupun siswa yang mengangkat tangan.
“Berarti semuanya sudah mendapatkan kelompok ne. Kyuhyun! Ryeowook! Mengapa kalian saling bertatapan seperti itu?” Tegur Lee Songsaenim.
“Aish, tidak ada apa-apa Saenim.. Lagipula siapa yang mau menatap dia” cibir Kyuhyun.
“Kau kira ada yang mau menatapmu?” Balas Ryeowook.
“Kau jangan mencari-cari masalah!” Bentak Kyuhyun.
“Kau yang mencari masalah!” Balas Ryeowook dengan suara meninggi.
“Hei! Cho Kyuhyun! Kim Ryeowook! Jangan bertengkar disini. Bagaimana sih cara membuat kalian berdua akur? Apa seharusnya kalian duduk sebangku saja?” Ujar Lee Songsaenim.
“Shireo!” Ucap Kyuhyun dan Ryeowook bersamaan.
“Amber, pindah dari bangku sebelah Ryeowook. Kyuhyun, sekarang kamu duduk di sebelah bangku Ryeowook! Amber, kamu duduk di sebelah bangku Yesung!” Seru Lee Songsaenim.
“Ta–tapi…” Ucap Kyuhyun.
“Saenim, dari dulu saya duduk dengan Amber. Mengapa sekarang dipindah?” Ujar Ryeowook.
“Tidak ada tapi-tapian. Lakukan apa yang saya suruh! Atau kalian berdua saya bawa ke ruangan kepala sekolah” ancam Lee Songsaenim.
“Baiklah” Kyuhyun pun mengambil tasnya, lalu duduk di sebelah Ryeowook.
‘Hari ini benar-benar sial!‘ Batin Kyuhyun.
“Semuanya, bentuk kelompok kalian masing-masing. Diskusikan tempat latihan kalian, cara membuat nada lagu, cara memperbagus lirik lagu, dan lainnya. Diskusikan bersama. Saya tinggal sebentar ne. Jangan ribut! Dan jangan membuat suasana kelas ini menjadi ricuh. Peringatan untuk kalian termasuk kalian berdua Kyuhyun, Ryeowook” ucap Lee Songsaenim.
“Arraseo..” Ucap seluruh siswa dengan serentak.
“Baik, saya permisi sebentar” ucap Lee Songsaenim. Seluruh siswa-siswa di kelas itu pun mulai membentuk kelompok mereka masing-masing. Sooyoung, Seohyun, dan Yesung menghampiri bangku Kyuhyun dan Ryeowook dengan membawa kursi mereka masing-masing, lalu membenahi letak kursi mereka.
“Jadi bagaimana? Apa kalian berdua pandai membuat nada dan lirik lagu?” Tanya Kyuhyun pada Sooyoung dan Seohyun.
“Eum.. Sooyoung-ahh, kamu bisa mengarang kata-kata bukan? Kamu saja yang membuat liriknya” usul Seohyun.
“Ah, boleh juga! Kau kan pandai bermain piano. Bagaimana kalau kau yang menyesuaikan nada dari lirik lagu yang kubuat nanti?” Ujar Sooyoung.
“Ya! Aku setuju” ucap Seohyun.
“Beruntung sekali di kelompok ini ada kalian berdua. Yesung-ahh, kau bisa bernyanyi bukan?” Ucap Kyuhyun. Yesung mengangguk.
“Hmmm, aku ragu padamu” ucap Kyuhyun sambil menatap Ryeowook. Kyuhyun pun berdiri dari bangkunya
“Aku juga ragu padamu” ucap Ryeowook sambil berdiri dari bangkunya.
“MEMANGNYA KAU BISA BERNYANYI?!” Ucap Kyuhyun dan Ryeowook serentak. Siswa-siswa lain pun memerhatikan mereka berdua yang sepertinya akan beradu mulut lagi.
“Hei, aku bisa bernyanyi! Kalau kau tidak percaya, aku akan membuktikannya!” Ucap Kyuhyun.
“Aku juga bisa bernyanyi, babo! Aku juga bisa membuktikannya padamu!” Ucap Ryeowook.
“Aish, sudah-sudah! Kalian ini apa-apaan sih?! Kalian mau bertengkar lagi? Mau saling pukul-pukulan lagi? Kalian bisa bernyanyi atau tidak itu bukan masalah! Namja ditugaskan Lee Songsaenim untuk bernyanyi! Begitu saja susah sekali! Sudahlah, jangan bertengkar terus” Lerai Sooyoung. Kyuhyun dan Ryeowook pun kembali duduk di kursinya masing-masing.
“Latihannya di rumahku saja!” Usul Yesung.
“Tetapi aku tidak tahu dimana rumahmu” ucap Sooyoung.
“Aku juga tidak tahu” sambung Seohyun.
“Seohyun-ahh, bagaimana kalau aku saja yang menjemputmu? Aku tahu dimana rumah Yesung” ucap Ryeowook.
“Err.. Baiklah” ucap Seohyun malu-malu.
‘Sial! Padahal baru saja aku ingin mengatakannya” batin Kyuhyun.
“Sooyoung-ahh, biar aku saja yang menjemputmu” ucap Kyuhyun pasrah. Ya, walaupun Kyuhyun sedikit memiliki sifat sombong tetapi ia juga memikirkan orang lain.
‘Untung Ryeowook sudah mengajak Seohyun terlebih dahulu. Aish, aku tidak bisa membayangkan bagaimana jika aku dijemput oleh Kyuhyun dengan tumpangan mobilnya. Yak, ini adalah saat yang kutunggu‘ batin Sooyoung.
“Kita mulai latihan setelah lirik dan nada lagu sudah selesai dibuat. Sooyoung-ahh, butuh waktu berapa lama kau membuat lirik lagu” tanya Kyuhyun.
“Paling sedikit 2 hari” balas Sooyoung.
“Baiklah, kau bisa diandalkan” ujar Kyuhyun yang membuat Sooyoung ngefly(?) seketika.

SKIP

Pulang sekolah…

“Girls! Aku pulang duluan ne! Busway nya sudah sampai di halte tuh. Nanti aku malah ketinggalan bus” ujar Sooyoung pada ke-delapan teman-temannya.
“Pai pai.. Hati-hati ya” ucap Yoona. Yang lain melambaikan tangan pada Sooyoung. Sooyoung pun menyebrangi jalan dan…

“Aaaaaa…!!!” Sooyoung terserempet oleh mobil. Si pengendara mobil itu pun langsung turun dari mobilnya. Ya, ternyata itu mobil Kyuhyun.
“Sooyoung-ahh, gwenchanayo?” Ujar Kyuhyun sambil membantu Sooyoung berdiri.
“Hiks.. Appoyo” tangis Sooyoung sambil memegangi kakinya yang luka. Entah mengapa, hari ini ia selalu mendapat kesialan.
“Mi.. Mianhaeyo… Tadi aku tidak fokus menyetir” ujar Kyuhyun. Sooyoung tetap meringis kesakitan sambil meniup lukanya.
“Gwenchana..” Balas Sooyoung.
“Aku akan mengantarmu pulang” ucap Kyuhyun sambil membantu Sooyoung berdiri. Kyuhyun pun membukakan pintu mobilnya dan mempersilahkan Sooyoung untuk masuk.
‘Aish, hari ini sial sekali nasibku. Tetapi tidak apa-apa sih, saat sial selalu saja ada Kyuhyun.. Hehehe’ batin Sooyoung.
“Soo, disampingmu ada kotak p3k. Cepat obati lukamu! Kalau tidak bisa saja kau terkena infeksi” ucap Kyuhyun. Sooyoung mengangguk. Ia pun mengambil kotak p3k tersebut. Tanpa sengaja, ia menjatuhkan obat merah dari kotak p3k itu. Sooyoung pun menunduk untuk mengambil obat merah yang jatuh itu.
“Sini, biar aku bantu” ujar Kyuhyun sambil menunduk dan mengambil obat merah tersebut.

Duk!

“Auu!!” Tanpa sengaja, kepala mereka berdua terbentur dan tatapan mereka pun bertemu.

Deg.. Deg.. Deg..

Ya Tuhan.. Mengapa jantungku berdebar-debar seperti ini? Ini, aneh sekali’ Batin Kyuhyun sambil menatap mata Sooyoung dalam. Kalau Sooyoung? Tidak usah ditanya. Selain berdebar-debar, ia merasa hampir terbang.

TBC

6 thoughts on “[Mini Series] My Love, My Kiss, My Heart (Chapter. 2)

  1. mutyaazrai126 July 31, 2014 / 7:46 PM

    Kekekeke…..
    Lucu banget thor waktu bagian kyupa benturan dengan soo eon
    Keren thor next partnya jangan lama2 ne.

  2. GhinaSW August 1, 2014 / 9:22 PM

    lanjut thor ngakak, aku tunggu=))

  3. syong August 3, 2014 / 6:41 AM

    Ahh sweet bngeet xD di tggu next partnya yaa..

  4. Delvia Marcelinna August 4, 2014 / 10:05 AM

    kyaaa~ lanjut chingu!!! palli palli *malsa hehe –“v ffnya keren banget ffnya jjang!! daebak!! aku penasaran banget sama ffnya lanjutnya jangan lama lama ya chingu😀 gomawoyo chingu ffnya ^^

  5. HipomuTzs September 29, 2014 / 5:41 PM

    Ff nya seruuuu….
    Aq penasaran….

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s