Friendship, Romance, School-life

Lovely Day

lovely-day

Lovely Day

Author : Sfxo

Cast :

Choi Sooyoung – Luhan

Genre : Romance

Rated : Teen

Lovely Day

  ‘Tap… tap… tap’

Suara langkah seorang pria berwajah imut itu terdengar di koridor kampus. Suasana kampus masih terlihat lengang, hanya ada beberapa mahasiswa yang terlihat sedang duduk di taman yang berada persis di ujung koridor. Pria itu masih sibuk membolak-balik lembar buku yang ada ditangannya. Sesekali ia membenarkan tas ranselnya, tak berapa langkahnya terhenti tepat didepan anak tangga.

 “Ouh, sepertinya aku melupakan sesuatu?” gumamnya sambil berbalik.

‘Bugh’ namun tanpa sengaja ia menabrak seseorang yang sejak tadi berada dibelakangnya.

 “Akh~” erang kedua sejoli yang sekarang sudah tersungkur dilantai.

 “Ah… Joesong-hamnida…. Joesong-hamnida aku tidak sengaja, Joesong-hamnida” ucap wanita berambut pendek itu merasa menyesal.

 “A… gwaenchanayo?” tanya pria itu sambil berdiri dan tak lupa membantu wanita yang jatuh bersamanya, ia memegang kedua pundak wanita itu dan membantunya berdiri.

 Wanita itu tersenyum dan mengangguk pelan, sambil membersihkan roknya yang terkena debu lantai “Ne, Gwaenchanayo. Aku benar-benar tidak tahu jika didepanku tadi ada seseorang, sekali lagi maafkan aku.” Ucapnya sambil membungkukkan tubuhnya.

Pria itu tersenyum kikuk “Ah…tidak…  Aku yang salah, jadi aku yang harus meminta maaf. Maaf, karena telah mengejutkanmu.” Balasnya.“Choi Sooyoung imnida… ” Sahut wanita yang ternyata bernama Sooyoung itu, sambil mengulurkan tangannya.

Pria itu tampak terkejut “Ouh, Ne. Luhan imnida, kau bisa memanggilku Luhan.” Jawabnya sambil menerima uluran tangan dari wanita dihadapannya itu. Sooyoung tersenyum singkat lalu melepas jabatan tersebut “Kalau begitu aku harus masuk kelas, senang berkenalan denganmu. Annyeong.” Pamitnya lalu berlari menaiki tangga.

Luhan masih terdiam, bukan. Tepatnya terpesona pada wanita yang sedang berjalan menaiki tangga. Matanya tak lepas dari wanita yang langkahnya masih terlihat olehnya itu, kedua sudut bibirnya tertarik keatas. Entah kenapa saat melihat wanita itu, hatinya merasakan hal yang aneh. Beberapa saat kemudian ia tersadar dari pandangannya terhadap wanita itu, ia langsung mengambil bukunya dan melanjutkan aktivitasnya.

Lovely Day

            Taman

 Sooyoung sedang duduk di bangku taman sambil membaca buku, di telinganya tersemat earphone putih. Ia tengah asik mendengarkan musik kesukaannya, tanpa disadari olehnya sedari tadi ada seseorang yang mengamatinya dari kejauhan. Siapa lagi jika bukan Luhan sudah hampir 1 minggu ia mengamati wanita bertubuh tinggi itu. Luhan hanya senyum-senyum sendirian di suatu tempat tak jauh dari Sooyoung duduk.

“Ckckckc… hyung apa yang sedang kau lakukan, eoh?” suara Chanyeol membuatnya tersadar jika dia sedang bersama sahabat-sahabatnya sekarang.

Luhan hanya tersenyum tipis, lalu kembali melanjutkan aktivitasnya melihat Sooyoung. “Oh..” namun sayang saat ia kembali melihat ke tempat Sooyoung duduk ia sudah tidak menemukan sosok yang ia amati sejak 2 jam yang lalu.

“Huh..” desahnya sambil bersandar pada didinding dibelakangnya.

“Hyung. Waegeurae?” tanya Chanyeol yang melihat Luhan tiba-tiba lesu, Baekhyun yang sedari tadi sibuk dengan kameranya kini tengah melihat hasil-hasil jepretannya.

“Wow… cantiknya..” gumam Baekhyun namun masih bisa didengar oleh Luhan dan Chanyeol.

“Siapa?” sahut Chanyeol langsung merebut kamera Baekhyun.

“Ya.. ya.. ya!” kesal Baekhyun dengan suara khasnya.

“Wah…” kagum Chanyeol berlebihan, “Kau tahu siapa wanita ini?” tanyanya pada Baekhyun.

Baekhyun mengangguk “Tentu, diakan Choi Sooyoung nuna. Dia adalah mahasiswi pindahan dari jepang.” Jelas Baekhyun dan itu membuat pria yang sedari tadi diam, kini tengah tersenyum sumringah.

“Kau tahu dia?” Tanya Luhan tiba-tiba dan membuat Chanyeol dan Baekhyun menatapnya bingung.

Lovely Day

            Perpustakaan

“Dimana dia, katanya Baekhyun dia suka sekali disini.” Gumam Luhan sambil mencari sosok wanita yang ia cari. Pria itu berjalan mengintip setiap meja yang ada diperpustakaan, mencari wanita yang tak lain adalah Sooyoung. “Assa~” celetuknya saat melihat sosok yang ia cari sedang duduk di meja yang paling ujung. Luhan tampak bingung harus berbuat apa, ia mencari sesuatu agar mempunyai alasan untuk bisa duduk bersamanya.

“Ini..” tiba-tiba sebuah buku tebal berada tepat didepan wajahnya.

Luhan tersenyum dan langsung mengambil buku tersebut “Terima kas_” ucapannya menggantung saat melihat siapa yang memberikan buku tersebut. Luhan terdiam seketika saat tahu jika Dosen Lee yang berada dihadapannya sekarang, dengan tampang kesal.

“Xi Luhan-ssi! Dari mana saja kau?” tanya Dosen Lee, sambil menatap kerah kemeja mahasiswa yang baru saja membolos dari mata kuliahnya.

“Hehehe.. maafkan aku Dosen Lee, tapi aku ada urusan yang harus aku urus tadi. Dan aku lupa meminta izinmu. Aku benar-benar menyesal.” Bohongnya dengan sangat apik.

Dosen Lee hanya berdehem “Kerjakan soal dihalaman 796, 150 soal. Besok siang aku ingin melihat tugasmu, sudah berada di mejaku. Tuan Xi Luhan yang terhormat! KAU MENGERTI!” Balasnya dengan membentak di akhir klimat lalu pergi.

Luhan terkejut, ia tahu dia harus menerima resiko jika berurusan dengan Dosen Lee, Luhan hanya mengangguk “Huh…” Luhan mendesah pelan lalu menatap lesu buku yang sekarang ia pegang.

Lovely Day

 “Annyeong. Apa boleh aku duduk disini?” tanya Luhan menyelak kegiatan Sooyoung.

Yang ditanya mendongakkan kepalanya, melihat Luhan yang sedang menunggu jawabannya “Tentu, kau bebas.” Jawabnya dengan senyuman manis, dan membuat Luhan semakin terpesona hingga ia tak mendengarkan apa yang diucapkan Sooyoung.

“Kau tidak apa-apa?” tanya Sooyoung dan membuat Luhan tersadar dari keterpesonaannya terhadap makhluk cantik didepannya itu “Ah… aku baik-baik saja” ucapnya gugup dengan senyum kikunya lalu duduk di kursi.

 “Ada apa, sepertinya kau tampak tak semangat?” tanya Sooyoung saat melihat Luhan menatap bukunya resah.

 Luhan mengangguk “Hmm… tadi aku ada urusan dan aku lupa ternyata hari ini ada mata kuliah yang penting.  Alhasil aku membolos, dan dihukum mengerjakan 250 soal yang tak aku mengerti.” Jelas Luhan dengan lesu.

 Sooyoung mengangguk mengerti “Hmm, bagaimana kalau kau ikut aku belajar dirumah. Nanti juga ada Baekhyun, dia temanmu kan?” tanya Sooyoung dan berhasil membuat pria didepannya diam tak percaya, wanita yang selama ini dikagumi sedang mengajaknya belajar dirumahnya.

“Ne, tentu saja aku mau.” Jawabnya semangat “Tapi tunggu..” Luhan menatap Sooyoung heran “Dari mana kau mengenal Baekhyun?”

 Sooyoung menutup bukunya dan menyangga dagunyan dengan salah satu tangannya “Tentu saja aku kenal, diakan sepupuku.” Jawabnya dengan senyum manis.

Mata indah Luhan membulat sempurna, ketika mendengar bahwa Baekhyun adalah sepupunya. “Benarkah?” tanyanya tak percaya.

Sooyoung mengangguk “Hmm… dia benar-benar sepupuku” Luhan menundukkan kepalanya hingga menyentuh meja, ia merutuki dirinya karena ia sudah menceritakan perasaannya terhadap Sooyoung pada Baekhyun.

Sooyoung tertawa kecil “Waeyo? Kau takut Baekhyun menceritakan bagaimana perasaanmu terhadapku?” pertanyaan itu berhasil membuat pria dihadapannya langsung menegakkan tubuhnya. Ia menatap Sooyoung tak percaya.

“Di… dia memberitahumu?” tanyanya tergagap, Sooyoung langsung mengangguk dengan senyuman yang tak lepas dari wajah cantiknya.

“Huh..” dengus Luhan dan kembali menundukkan kepalanya, “Aigoo… waegeurae?” tanya Sooyoung sambil mengacak lembut puncak kepala Luhan.       Merasakan sentuhan itu, Luhan tersenyum senang, hatinya terasa lega. Ia tak perlu menahan perasaannya lebih lama, ia menegakkan kepalanya dan menatap Sooyoung yang sedang menatapnya juga sekarang.

“Tapi aku tidak suka jika aku tahu perasaanmu dari Baekhyun, aku ingin mendengarnya langsung dari mulutmu.” Sooyoung menunggu Luhan bicara.

Sekali lagi pria itu tersenyum “ Aku tidak tahu, sejak kapan aku menyukaimu. Aku selalu merasakan sesuatu yang aneh, setiap kali melihatmu. Bukan sesuatu yang buruk tapi sesuatu yang baik, entah kenapa setiap melihatmu tersenyum itu terasa nyaman. Aku juga bingung, ada apa denganku. Aku tidak pernah merasakan perasaan seperti ini sebelumnya, pertemuan pertama dulu sangat berharga. Dan semenjak itu pandanganku tak pernah lepas darimu, setiap hari hanya bisa melihatmu dari jauh. Itu sudah cukup membuatku senang, aku tak berharap lebih. Karena aku seperti pengecut, aku tidak berani mengungkapkannya langsung. Dan kau mendengarkan perasaanku dari Baekhyun, kau pasti menganggapku pengecut.” Jelas Luhan dan membuat Sooyoung tersentuh.

Sooyoung menggeleng “Ani, kau bukanlah seorang pengecut. Sebenarnya aku tidak pernah mendengar perasaanmu dari Baekhyun, hanya saja aku tak sengaja mendengar saat kau menelfonnya. Dan Baekhyunpun tidak pernah bercerita siapa dirimu. Jadi sekarang kau sedang mengungkapkan perasaanmu?” tanya Sooyoung, Luhan sempat terkejut karena pernyataan Sooyoung. Namun pria itu lega bisa mengungkapkan perasaannya.

“Ne, jadi apa kau mau menjadi wanitachinguku?” pinta Luhan dengan mata terpejam dan mengulurkan tangannya pada Sooyoung.

Sooyoung tersenyum “Hmmm-” ia terdiam saat melihat Baekhyun menghampirinya.

Baekhyun langsung mengeluarkan tersenyum, sifat jahilnya mulai keluar“Nuna, pindahlah.” Perintah Baekhyun dan Sooyoung-pun menyikir dan berdiri dibelakang Luhan. “Bicaralah..”

“Hmmm… apa kau bersungguh-sungguh?” Tanya Sooyoung dan saat itu juga Baekhyun menerima uluran tangan Luhan.

“Tentu, aku sangat bersungguh-sungguh.” Tegas Luhan.

“Oh.. benarkah? Ouh So sweet…” ujar Baekhyun dan berhasil membuat Luhan membuka matanya seketika.

Baekhyun tertawa tertahan, karena melihat ekspresi Luhan. “KAU!” teriak Luhan langsung menghempaskan tangan Baekhyun.

“Hahahah, hyung. Kau ini kenapa? Sedari tadi bicara yang tidak-tidak.” Ledek Baekhyun.

Luhan mengerutkan keningnya “Ah, Benarkah? Berarti aku hanya berhayal.” Ucapnya lesu.

‘Greb’ tubuh Luhan terasa membeku saat sebuah tangan melingkar dilehernya. Ia memberanikan diri untuk menolehkan kepalanya, matanya berbinar saat melihat siapa yang memeluknya dari belakang.

“Hmm?” lirihnya.

“Aku mau..” Jawab Sooyoung singkat, Luhan langsung melepas pelukannya dan berdiri menatap Sooyoung. “Waeyo?” tanpa menjawab Luhan langsung menarik Sooyoung kedalam pelukannya.

“Aaa~~” teriak Soo pelan, dan membalas pelukan Luhan.

“YA… ya.. ya, kalian tak melihatku ada disini sekarang?” tanya Baekhyun kesal, karena ia tak dianggap.

“Huh, Sooyoung-ah. Kau mendengar suara?” ledek Luhan.

Sooyoung menggeleng “Tidak, mungkin suara lalat.” Tambah Sooyoung dan membuat Baekhyun makin geram.

“Yak!!! NUNA!!!” Teriak Baekhyun dan membuat semua orang melihat kearahanyanya.

 “BYUN BAEKHYUN!!!” Teriakan itu membuat pria manis itu menciut ia langsung menutup wajahnya dengan buku yang ada didepannya. Luhan dan Sooyoung hanya tertawa melihat sahabat dan sepupunya sedang menahan malu.

-End –

Advertisements

12 thoughts on “Lovely Day”

  1. singkat tapi manis 😀 unyuu banget ffnya kayak cast castnya. ciyee Luhan kena virus love at first sight ciyee. Baekhyun kasiaaan 😄 salah sendiri bikin heboh mulu

    1. Unyunya kayak q gak kkkk~~~
      hahaha siapasih yang gak kesemsem ama cewek secantik Soo >_<
      ckck biasalah raja berisik Bang Baek ^_^v
      gomawo udah baca ^_^

  2. oh iya iya aku pernah baca ff ini juga dan adegan pas luhan megang tangan baekhyun tadi emang bikin ngakak hahaha

  3. ahhh.. ini sweet bngett…
    aku pling ska pas soo unnie meluk hanppa dari blakang…
    kya… !! so sweet…>.<

  4. Sweeeet :3:3. Tumben Sooyoung kalem banget(?). Wua Lulu oppa jatuh cinta pada pandangan pertama. 🎵pandangan pertama awal aku berjumpaa..(?). Baekhyun kasihan huhu😔.
    Bagus ffnya. Sweeeet :3:3:3:3. So fluff. It’s so fluffy and i’m gonna dieee *alaagnes*. Ditunggu ff laennya ‘-‘)9

  5. aish manisnya ^-^
    huhu Luhan kenapa harus tutup mata? nnti gga bisa ngeliat wajah cantik di depannya loh 😄
    hohoho maaf yh telat baca+koment _-
    bagus” ^-^

  6. ahhh chingu ffnya asik bangeettt!! aku suka pairing ini meskipun aku knight hehehe –“v alurnya enak ngga kecepetan, bahasanya juga mudah dimengerti chingu ahh pokoknya ffnya seru, keren, kece!! bisa buat aku snyum2 sendiri nggajls gitu wkwk 😀
    ffnya jjang!! daebak!! gomawoyo chingu ffnya ^^ lanjutkan karya mu yang lain dan jangan lupa di post disini ya biar aku nyarinya gampang *maksa wkwk –“v

  7. Pingback: ONE-TWO SHOOT

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s