Fluff, Hurt

[Vignette] Behind The Scene

image

Cho Hika
Proudly present..

“Behind The Scene”

Feat. Sooyoung (SNSD) and Kyuhyun (Super Junior)

With feelin’ Romance-life and Hurt/Comfort

And rated for Page General +15

°°°

Poster Credit : heffalumplumpy.wordpress.com *thank you so much*

Disclaimer : Plot is mine. Cast belong to God. Don’t be plagiator or silent reader!

Backsound :
Davichi – The Letter
2AM – Can’t I Love You?
Ashily – Lucky
B2ST – I’m Sorry
TMAX – Wish Ur My Love

Author Note : Ini couple nomor satu buat aku. Aku bikin ini ff karena aku prihatin sama dunia nyatanya ini couple. Jadi aku buat mereka di dunia imajinasiku.

Summary : Ini cinta, juga cerita.
Mereka bilang aku ramah, tapi
mereka yang lain berkata
sebaliknya. Mereka yang biasa
melihatku tertawa, bukan berarti
mereka menyimpulkan bahwa aku bahagia. Kau tahu? Ini cerita
dibalik layar. Cerita yang nyata di
kehidupanku sebagai seorang
idol. Ini ceritaku bersama
seseorang yang sangat aku cintai.
Cho Kyuhyun, kalian tahu ‘kan?

©2014

♥ Behind The Scene ♥

“Terimakasih, kalian sudah bekerja keras.” Ucap produser hanbam seraya membungkukkan badan.

“Terimakasih juga.” Jawab kru serta MC hanbam serentak.

Malam itu Sooyoung tengah bersiap untuk kembali ke dorm. Ia mengetuk beberapa digit nomor dari screen ponselnya. Nomor yang ia ketuk tidak lain dan tidak bukan adalah nomor “Manager Eonni”. Karena beliau berjanji menjemput Sooyoung.

“Sooyoung?” Kejut Yoon Doohyun dari balik punggung Sooyoung. “Ingin pulang bersamaku? Tenang saja, kau tidak perlu membayar uang bensin.” Canda Doohyun.

Canda ringan ini cukup untuk melukiskan senyum Sooyoung ditengah gelapnya malam lapangan parkir. Namun sayang, senyum itu hanyalah topeng. “Kau duluan saja. Aku dijemput manager eonni. Ada yang ingin kami bicarakan mengenai schedule baru.”

Schedule apa? Schedule MC? Schedule akting? Atau..” Doohyun berusaha menggoda Sooyoung.

“Atau apa?” Tantang Sooyoung.

“Atau schedule dating? Haha pai pai!”

Usai membuat wajah Sooyoung masam, Doohyun melarikan diri menuju tempat parkir mobilnya. Sementara Sooyoung dalam badmood-feeling.

Tin! Doohyun membunyikan klakson mobilnya untuk sekedar menyapa kala melewati tempat Sooyoung berdiri. Sooyoung pun balas melambai.

Waktu demi waktu berlalu. Beberapa mobil kru maupun artis melewatinya. Semuanya mengenal Sooyoung. Semuanya menyapa Sooyoung. Semuanya bersedia memberikan tumpangan pada Sooyoung —baik itu wanita ataupun pria. Dan semuanya Sooyoung tolak dengan halus. Ia tetap sabar menunggu manager eonni yang tak kunjung datang. Memang tak biasanya manager eonni menjemputnya usai acara hanbam. Tapi kalau sudah berurusan dengannya, sudah dapat dipastikan bahwa hal yang dibicarakannya adalah serius. Entah itu tawaran job, konfirmasi SM, sampai skandal settingan usulan Lee Youngmin. Sungguh!

Sebuah mobil berhenti di depan Sooyoung. Bukan. Bukan manager eonni. Dia..

“Kyuhyun?”

Sooyoung mengambil langkah mundur. Matanya terbelalak begitu melihat sosok Kyuhyun yang begitu nyata —karena Sooyoung menganggap Kyuhyun adalah mimpinya.

Kyuhyun mengambil langkah maju, Sooyoung mundur.

Satu langkah maju, satu langkah mundur. Begitu seterusnya. Sampai akhirnya punggung Sooyoung menyentuh pintu kaca yang mana satu-satunya pintu yang menghubungkan gedung SBS dengan lapangan parkir. Tanpa perlu pikir panjang, Sooyoung mendorong pintunya dan masuk dengan tergesa-gesa. Dan kyuhyun? Tentu saja mengikutinya!

Langkah keduanya dipimpin oleh Sooyoung —karena Sooyoung berada 6 meter didepan Kyuhyun. Sooyoung tidak tahu betul apa alasan Kyuhyun mengikutinya sambil menjaga jarak. Tapi walau bagaimanapun dan dengan alasan apapun, Sooyoung berharap ia bisa jauh-jauh dari Kyuhyun.

Sooyoung terus mempercepat langkahnya. Ia tak henti menelusuri tiap ruang yang terhubung dengan studio yang satu dengan studio lainnya. Sekali ia coba menengok, masih ada Kyuhyun yang mengekorinya.

Ponsel di tangan Sooyoung bergetar. Nama yang muncul adalah “Manager Eonni”. Persetan dengan Kyuhyun, Sooyoung mengira panggilan itu dari Kyuhyun hingga tak ada niatan untuk mengangkatnya —bahkan meliriknya pun tidak.

Tepat beberapa meter dari pelarian Sooyoung adalah jalan buntu. Maka dengan berat hati ia menghentikan langkahnya. Sambil mengumpulkan keberanian, Sooyoung membalikkan tubuhnya dan mengambil resiko untuk menghadapi Kyuhyun.

“Stop! Berhenti disana! Jangan mendekat!” Ucap Sooyoung dengan gesture mengutuk —telunjuk yang dihadapkan ke orang dihadapannya. Wajahnya ia tundukkan dalam-dalam. Rasanya tak sudi menatap wajah Kyuhyun.

Lagi. Ponsel Sooyoung bergetar. “Manager Eonni” itulah nama yang muncul di screen nya.

“Tetap diam disana!” Kutuk Sooyoung sebelum mengangkat teleponnya.

Manager eonni! Segera jemput aku!”

“Aku—”

“Kubilang diam disana! Jangan bergerak!” Sela Sooyoung —kala Kyuhyun membuka mulut— sambil menjauhkan ponselnya. “Ya! Eonni! Dimana kau?!” Lanjut Sooyoung saat ponselnya kembali diletakkan di dekat telinganya.

“Sooyoung, maafkan eonni.”

“Kau ini bicara apa, eonni? Ban mobilmu bocor? Kempes? Hah? Mobilmu mogok? Atau..”

“Ini rencana Kyuhyun, Sooyoung. Eonni mohon maafkan eonni.”

“DAMN!” Sooyoung membanting ponselnya hingga terlempar jauh. Rambutnya ia acak-acak layaknya orang frustasi. Ia mencoba mengatur nafasnya sambil memejamkan mata. Hingga ia tak sadar kalau Kyuhyun kini hanya berada dua jengkal dari hadapannya.

Merasa berdosa, Kyuhyun mendekap Sooyoung. Niatnya baik, memberikan sandaran pada jiwa yang seding bersedih —karenanya. Dan kalian percaya?

Tak ada penolakan.

Sooyoung justru melingkarkan kedua tangannya di pinggang Kyuhyun. Dagunya ia sampirkan di pundak Kyuhyun. Dan untuk kesekian kalinya, airmatanya menetes karena satu nama yang selalu ingin ia hapus dari pikirannya. Kyuhyun.

Entah setan apa yang merasuki diri Sooyoung. Usai mendapat dekapan hangat Kyuhyun, ia justru mendorong tubuh Kyuhyun jauh-jauh. “Kenapa kau kemari hah?! Kenapa?” Layaknya orang gila, Sooyoung terus mengacak-acak rambutnya yang memang sudah berantakan. “Jangan mendekat! Kubilang jangan mendekat!”

Aneh.

Padahal Kyuhyun belum mengubah langkahnya, namun Sooyoung terus menggemakan kalimat “Jangan mendekat!”. Se-gila inikah ia saat usahanya menghindar dari Kyuhyun selalu menghasilkan kegagalan?

Omong kosong! Kyuhyun memantapkan langkahnya dan langsung mendekap Sooyoung —lagi. Tak peduli sebesar apapun usaha Sooyoung untuk mendorongnya kembali, Kyuhyun tetap mempertahankan dekapannya hingga akhirnya Sooyoung melemas dan menangis terseguk-seguk.

Kejadiannya terbalik…

Saat akhir tahun lalu…

»»»

“KAU MENYETUJUI USUL YOUNGMIN? JAWAB SOO! JAWAB!” Wajah Kyuhyun merah padam. Pun nafasnya tidak beraturan. Ia seperti polisi yang kewalahan dalam mengintrogasi tersangkanya.

“Tenangkan dirimu, Kyu. Kau tidak seharusnya berbicara dengan nada setinggi itu.” Jawab Sooyoung gemetaran. Jujur, ia takut melihat Kyuhyun yang seperti ini.

“Kau dengar aku? KUBILANG JAWAB AKU!”

Sooyoung berusaha mengontrol emosinya. Ia tak mungkin membalas hentakan dengan hentakan. Karena itu artinya sama saja ia membalas api dengan api. “Ya.” Jawab Sooyoung lesu.

“DAMN!”

Sooyoung mendongak, memastikan wajah pria dihadapannya adalah pria yang ia kasihi, Kyuhyun. Dan benar saja, dia Kyuhyun. Tapi ini kali pertama Sooyoung melihat Kyuhyun se-murka ini. Kali pertama.

Sooyoung menangis.

“Sampai kapan settingan itu berjalan hah?!”

“Sampai SNSD dibubarkan.”

“KAU GILA!” Kyuhyun menggunakan gesture yang tampak seperti sedang mengutuk seseorang. “Sebelumnya kau pernah mengatakan padaku kalau SNSD takkan pernah bubar.”

“Aku—”

“DIAM!” Kini Kyuhyun tak lagi izinkan Sooyoung untuk berbicara.

“Kumohon dengar penjelasanku terlebih dahulu.” Ucap Sooyoung sambil memperkecil jarak antar keduanya.

“KUBILANG DIAM! DIAM DISANA! JANGAN BERGERAK!” Gertak Kyuhyun sambil mengacak rambutnya sendiri. Ia frustasi.

Tak peduli. Sooyoung justru langsung mendekap Kyuhyun dengan erat. Dalam lubuk hatinya yang paling dalam, sama sekali tak ada niatan untuk melepasnya.

“Baiklah! Sekarang dengarkan aku.” Seru Kyuhyun dengan nada yang mulai melemah. “Jika memang itu keputusanmu untuk menyetujui usul Youngmin dengan membuat rekayasa kencan dengan Kyungho, sebaiknya…” Sooyoung memejamkan matanya, takut-takut kalimat buruk meluncur dari mulut Kyuhyun —lagi. “Sebaiknya kau hapus namaku dari ingatanmu.”

Nadanya pelan, tapi begitu menuduk kedalam hati.

Sooyoung melepas dekapannya dan menatap mata Kyuhyun. Satu yang pasti! Ada cinta disana. Sooyoung yakin itu! “Kau bercanda, aku tahu!” Ucap Sooyoung seraya mendekap kembali tubuh Kyuhyun.

Brak!

Perlakuan yang tak pantas didapat Sooyoung. Kyuhyun mendorongnya hingga terjatuh. Dan meninggalkannya begitu saja.

“KYUHYUN!!”

«««

Sooyoung kembali melakukan usahanya. Ia memukul-mukul dada Kyuhyun. “Aku sudah mencoba menghapus namamu dari ingatanku, Kyuhyun. Tapi aku selalu gagal. Aku tidak bisa.”

Kyuhyun mengusap punggung Sooyoung lembut. Ia mengeratkan dekapannya dan menciumi puncak kepala Sooyoung terus-menerus. “Karena namaku sudah di tulis permanen di ingatanmu.”

Mendengar hal itu, Sooyoung menangis sambil terkekeh kecil.

“Dan namamu juga sudah ditulis permanen di ingatanku, Sooyoung. Maafkan aku atas perlakuanku yang lalu. Aku menyesal.” Lanjut Kyuhyun.

Untuk beberapa menit, keduanya menikmati kehangatan yang menjalar pada tubuh keduanya. Dekapan yang dirindukan setelah kurang lebih enam bulan tidak berinteraksi. Semuanya memang membutuhkan proses. Proses dalam mengambil keputusan. Apakah mereka patut mempertahankan hubungannya setelah 7 tahun terikat sebagai sepasang kekasih?

“Sudah kuputuskan!” Buka Kyuhyun. “Kita akan go public dan membongkar semua keburukan Youngmin sajangnim.”

Sooyoung terkejut hingga melepaskan dekapannya. Ia menatap mata Kyuhyun. 7 tahun bersama membuat Sooyoung hafal bagaimana tatapan ragu maupun mantap seorang Cho Kyuhyun. Dan benar saja! Tak ada keraguan barang secuilpun disana. “Tapi bagaimana dengan Super Junior, SNSD dan artis SM lainnya? Kita bisa dikeluarkan, Kyu!”

Senyum. Kyuhyun balas dengan senyuman evil.

“Apa? Mengapa kau tersenyum?”

“Kau sama sekali tak mengkhawatirkan nasib kekasih settinganmu itu hah?”

Bugh!

Sebuah pukulan mendarat di perut Kyuhyun. “Lagi?” Tantang Sooyoung.

Kyuhyun lagi-lagi balas tersenyum. Kali ini senyuman tulus. Dan detik berikutnya ia kembali mendekap Sooyoung. “Kau tenang saja. Aku sudah bekerja sama dengan Sooman ahjussi. Semuanya sudah kami pikirkan masak-masak.”

“Tapi—”

“Tak ada lagi kata tapi, sayang. Kau percaya padaku ‘kan?”

“Tentu saja!”

“Adik pintar.”

“Apa?” Sooyoung kembali melepas dekapannya. “Kau bilang apa tadi?”

“Adik kecilku yang pintar.” Goda Kyuhyun seraya menempelkan hidungnya pada hidung Sooyoung.

K-kkau bilang apa?” Kata Sooyoung dengan jantung berdebar-debar.

Kyuhyun tak menjawab. Ia terlanjur fokus pada objek lain,

Bibir merah muda.

Cup.

Dengan mudahnya Kyuhyun menempelkan bibirnya pada bibir merah muda milik Sooyoung. Pelan dan lembut. Keduanya menikmatinya. Rasa yang selama ini harus diredam hanya karena settingan keparat kini dapat di eksplor dengan kontrol emosi yang patut di acungi jempol.

Inilah Kyuhyun yang Sooyoung kenal. Tidak penuh murka, tapi penuh cinta. Seperti kecupan cinta ini. Inilah Kyuhyun. Dan untuk selamanya, akan selalu ada nama itu dalam ingatannya. Kyuhyun. Sooyoung. Go public!

.

.

.

Cekrik!

Yeah! Angle yang sempurna! Kurasa mereka akan menjadi trending topic karena dispatch berhasil membongkar hubungan keduanya. Yeah!

The End

Ps : Ini ff dari rangkaian votting dengan beberapa ff di blog aku. Sebenernya hasil result nya itu 1. Have I Told You? 2. To Go To School (Take 2) 3. Behind The Scene 4. Unverbal

Nah! Berhubung ini bulan suci, buat ff yang rate nya NC, aku pending dulu. Makanya ini ff duluan publish *mungkin rejekinya KNIGHTS 😀 Hehe peace 😀 Langsung aja yaa di komen~ Jangan jadi siders /.\ Aku mau kalian” yang udah baca tuh ninggalin jejak. Mininal like (kalo ada wp) dan komen. Ga susah kan? :’D Seengganya komen kalian bisa buat aku semangat nulis lagi. Kan soalnya entah kenapa akhir” ini aku males nulis /.\ Haha see ya ^^

XOXO,

Hika

Advertisements

49 thoughts on “[Vignette] Behind The Scene”

  1. Semoga memang settingan keparat kyk diatas , kyaaaaa seneng liat kyu yg penuh cinta , tpi penuh amarah juga gapapa sih, krna cemburu tpi gk perlu dorong syoung juga keles….. kalau gitu yg unverbal ditunggu 😀

  2. aigoo smoga dikehidupan nyatanya uri kyuyoung kyk gitu… bakal seneng bgt knight…
    ffmu bagus chingu aku suka… bahasanya ringan jd gmpng dipahami 😉 kutunggu ffmu yg lain yaa

  3. Ff yang udh lama di tunggu akhirnya di post jg, ngarep yang pertama di post yang To go to school (take 2) tapi gapapa deh.
    Berharap cerita yang di atas jd nyata, kalau sooyoung sm kyungho cuma setting an dan Kyuyoung go public!
    Di tunggu ff nya yang lain ^^

  4. aku kangen banget kyuyoung. Masih berharap mereka nyata. Kalaupun enggak, mereka ttp real di imajinasiku

  5. ah jadi bener2 berharap kalo emang hubungan sooyoung unnie sama pacarnya itu cuma settingan doang.. semoga aja emang bener kalo emang settingan aamiin hahaha

  6. Woahhh kerenn eonni. DAEBAK!!!
    Coba aja yg sm Kyungho beneran settingan kan baguss u.u
    Ditunggu ff lainnya eonni^-^

  7. Aigoo gemesss wkwk berharap banget itu kenyataan.. Aamiin.. Selalu berharap KyuYounh real sampe sekarang! Knight Fighting! Keep support KY^^ ff nya keren bgt^^

  8. Keren deh!
    Kyuhyun. Sooyoung. Go publik!
    Knight, tumpengan.. Kekeke~
    di tunggu ff (kyuyoung) lainnya ya 😀

  9. Waa semoga aja itu emg beneran settingan
    Kyuhyun kalo cemburu bilang aja
    Jgn pake dorong sooyoung dong
    Ffnya keren thor
    Ditunggu ff yg lainnya
    Hwaiting^^

  10. Huaaaa kangen kyuyoung T_T
    Semoga saja memang setingan….
    Kyaaaa bagus… ngena bgt^^
    Ditunggu ya ff kyuyoung yg lain^^
    Semangat semangat!!!

  11. Wah, seandainya aja ini beneran, bukan sekedar di ff.. bahagia bgt aku.. Kasian Sooyoung selalu dpt yg tua2 😦
    Btw, ff yg lainnya aku tunggu yaa.. 🙂

  12. Hika!
    seneng banget kamu balik dari hiatus setelah sekian lama… huhu, cukup kangen sama tulisan kamu.
    comeback kyuyoung ya? chukkae deh, dan endingnya juga gak begitu sad, tapi gak full happy juga :””)
    udah lama gak nulis kosakata kamu agak berkurang ya? hehe, atau perasaan aku aja? soalnya biasanya diksi kamu kan variasi :3
    tapi gak ngeganggu feel nya kok.
    sukses terus ya Hik :DDD
    ditunggu karya selanjutnya.
    salam,
    Fanneey

    1. Fanneey! Makasihh kamu seneng aku juga seneng (?) =D
      Iya ini endingnya masih abu”(?) 😀
      Iyaa aku sama sekali ga nulis dan ga baca fiksi selama hiatus /.\ bener” kaya bayi baru lahir lagi soalnya(?) 😀 aku pikir ngeganggu feel nya juga u.u
      Iyaaa makasiiih fanneey *flying kisseu* ({})

  13. Pingback: ONE-TWO SHOOT

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s