[FREELANCE] Teach Me The Love – Chapter 2

A8PnJt4CIAMGcat

Title           :    Teach me the love [Chapter 2]

Author           :  Shikshincloud

Poster     :  @eternalwhyn

Genre     :  Romance

Rating     :  PG15

Cast       :

  • Choi Sooyoung (SNSD)
  • Lee Sungyeol (Infinite)
  • Cho Kyuhyun (Super Junior)
  • Kim Taeyeon (SNSD)

Dislaimer   : Plot is mine, do not plagiarize! Published in www.shikshinclouds.wordpress.com

 

“ya!!” Aku berteriak padanya dan bersiap mengeluarkan omelanku.

“saem, aku menyukaimu…”

*****

Aku belum bereaksi apa-apa. Aku masih menatap wajah sungyeol, berusaha mencari tahu kalau ini semua hanya leluconnya seperti biasa. Berharap beberapa detik kemudian dia akan tertawa terbahak-bahak karena menganggap bahwa ia berhasil mengerjai ku. Tetapi sampai detik ini aku masih melihat wajahnya menatap lekat wajahku. Seolah dia sedang menanti jawabanku atas pernyataannya barusan. Apa dia serius mengatakannya?

“Sungyeol…” Kataku akhirnya “Bercandamu kali ini benar-benar tidak lucu, kau tahu?”

“Kau tidak percaya saem?” Apa ini hanya perasaanku saja kalau aku melihat wajahnya seperti sangat kecewa.

“Iya tentu saja”

Dia memalingkan wajahnya, Apa setelah ini dia akan tertawa?

“Kenapa kau tidak percaya kalau aku menyukaimu?” Dugaanku meleset.

“Eng? Itu… semua orang yang mengenalmu juga pasti setuju padaku. Kau itu kan suka bercanda sampai teman-temanmu menjulukimu chodding. Dan lagi kenapa aku? Umur kita kan berbeda jauh”

“Jadi begitu? Karena umur?” Tanyanya

“Ya, kau lebih muda dariku”

Kali ini aku yakin melihat ekspresi wajahnya terluka dengan jawabanku. Sebenarnya maksudku bukan begitu. Aku hanya tidak yakin kalau dia serius menyukaiku. Bukankah biasanya anak seusianya menyukai gadis yang sebaya dengan mereka. Bukan noona-noona seperti ku. Lagipula ini terlalu tiba-tiba.

Sungyeol kembali menjalankan mobil. Kali ini suasananya menjadi tambah canggung. Dia menyetir dengan ekspresi yang sulit diartikan. Apa dia marah padaku… Aku tidak berani mengatakan apapun, takut kalau nanti hanya akan memperburuk suasana hatinya.

Kami tiba di halaman depan rumahku. Sungyeol masih belum mengatakan apapun setelah pembicaraan kami tadi. Aku menoleh padanya.

“Terima kasih” kataku.

“sama-sama” jawabnya pendek sambil menatap jauh ke depan. Seolah tidak ingin menatapku. Sepertinya dia benar-benar marah. Ada sedikit rasa bersalah dan sakit di dadaku saat melihatnya bersikap seperti itu.

Baru saja aku menutup pintu mobil, Sungyeol sudah melajukan mobilnya. Isshh… Cepat sekali marah, kekanak-kanakan!

Aku hanya bisa menatap mobilnya yang melaju kencang dengan perasaan bersalah yang semakin menjadi. Ya Tuhan… kenapa jadi begini…

Apa yang harus kulakukan?

*****

Festival tahunan di kampus, organisasi kami turut berpartisipasi dalam acara ini. Ada banyak kegiatan dalam acara ini. Contohnya pentas seni, pameran, seminar, dan lain-lain. Acara ini tidak hanya dihadiri oleh teman-teman mahasiswa, ada juga anak SMA yang datang. Biasanya acara ini dijadikan ajang promosi oleh pihak kampus supaya banyak siswa SMA yang tertarik untuk mendaftar ke kampus ini.

Aku dan Taeyeon sekarang berada di tenda stand organisasi. Sedangkan yang lain berada di pos lain, seperti aula atau panggung. Tugas ku dan Taeyeon bisa dibilang seperti customer service organisasi, melayani pengunjung pameran yang datang menanyakan apapun tentang organisasi kami. Selain itu kami juga menjual beberapa hasil karya anggota organisasi kami dan keuntungannya digunakan untuk kepentingan amal.

Hari ini aku merasa agak baikkan setelah semalaman gundah gulana karena pernyataan cinta muridku itu. Ah ya, Taeyeon tahu hal ini. Aku tidak bisa menyembunyikan hal semacam ini dari nya karena aku butuh tempat curhat dan lagi Taeyeon selalu bisa memberi solusi juga menenangkanku. Ditambah lagi Kyuhyun sunbae juga berada di stand ini sekarang. Hanya dengan melihatnya energi ku seperti terisi kembali.

Kami lumayan sering berinteraksi daritadi. Dia tipe orang yang enak diajak bicara. Wawasannya juga luas. Semakin lama aku semakin banyak mengetahui kelebihannya. Ini juga membuatku makin kagum padanya. Kemeja biru muda yang dipakainya terlihat sangat pas di kulitnya yang berwarna putih pucat. Membuatnya kelihatan segar dan semakin tampan di siang hari seperti ini.

“Kalau kalian merasa lelah istirahat saja dulu, biar yang lain yang menggantikan” Kyuhyun sunbae tiba-tiba berkata begitu saat stand kami tidak ada pengunjung. Dia leader yang perhatian ya…

“Tidak apa-apa sunbae kami masih belum lelah kok” Jawabku. Taeyeon hanya tersenyum sambil melirik menggodaku. Oh please Taeng, jangan melakukan hal itu di depannya. Bisa-bisa Kyuhyun tahu aku menyukainya.

“Ya sudah kalau begitu” dia tersenyum setelahnya. Entah mengapa jantungku berdetak tidak seperti biasanya, kali ini lebih cepat.

Taeyeon menyenggol lenganku. “Tidak perlu sampai sebegitunya, Soo” Bisiknya.

Aku hanya bisa tersenyum malu. Pasti tampangku tadi kelihatan bodoh sekali.

“Selamat siang ada yang bisa kami bantu?” Taeyeon kembali bertugas. Hah, aku juga harus kembali berkonsentrasi.

Saat aku melihat pengunjung yang datang ke stand kami, aku terkejut melihatnya. Dia Sungyeol. Kenapa dia bisa ada disini? Ah ya, aku lupa anak SMA juga banyak yang datang ke acara ini.

“Hai Saem” Kulihat dia menyapaku sambil menunjukkan senyum khasnya.

“Kau?”

“Ya, kenapa? Kau sudah merindukanku? padahal baru semalam kita bertemu. Haha”

Ku injak kakinya. Sungyeol berjengit kesakitan.

Aku menoleh ke arah Kyuhyun sunbae, Dia melihat kami dan dia tersenyum saat aku menoleh kearahnya. Aduh, ia pasti mendengarnya. Semoga dia tidak salah paham.

“Soo, apa dia anak yang kau ceritakan semalam?” Bisik Taeyeon. Aku mengangguk. “Tampan juga, Soo” Aku meliriknya, dia hanya tertawa. Oh Gosh Taeng!!

“Kalau hanya mau membuat kekacauan disini lebih baik pergi” Kataku datar pada Sungyeol. Aku kembali berkutat dengan brosur-brosur di depanku.

Anak ini, kukira dia marah karena kejadian semalam dan akan mendiamkanku. Tapi apa ini?

“Eeyyy, sikap macam apa itu pada pengunjung? Aku hanya mau melihat-melihat stand mu.” Katanya santai sambil berjalan melihat-lihat hasil karya seni kami.

“Ya!!” Aku setengah berteriak. Aku mulai kesal dengan sikapnya yang kekanak-kanakan ini.

“Ada apa Sooyoung-ssi?” Kyuhyun sunbae menghampiriku. Wajahnya terlihat khawatir. “Apa dia menyakitimu?” Tanyanya sambil menunjuk Sungyeol.

“T-tidak sunbae. Aku kenal anak ini, dia murid privatku. Maaf sudah membuat keributan.”

“Oh begitu, tidak apa-apa aku hanya khawatir kalo dia mengganggumu”

Eng? Sejenak aku merasa sangat tersanjung karena Kyuhyun sunbae mengkhawatirkanku.

Kulihat Sungyeol mendengus, “Apa maksudnya mengganggu? Aku kesini untuk melihat-lihat. Kurasa kau yang ‘terganggu’” Aku tercengang mendengarnya.

“Jaga sikapmu, hakseng!” Sepertinya Kyuhyun sunbae mulai tersulut amarah karena sikap Sungyeol.

“Sudahlah sungyeol, Maaf sunbae. Muridku mungkin hanya penasaran. Aku akan berbicara dengannya” Kataku pada Kyuhyun sunbae. Lalu aku menarik lengan Sungyeol ke luar tenda untuk berbicara dengannya.

***

Sesampainya diluar tenda aku menatapnya nyalang. Dia keterlaluan tadi.

“Apa-apaan sih kau ini? Kau marah padaku dan ingin balas dendam dengan membuat keributan disini sekarang? Kau tahu aku jadi malu sekali pada Kyuhyun sunbae.”

Aku setengah berteriak padanya, emosiku sulit kukontrol saat ini. Aku benar-benar malu pada Kyuhyun sunbae karena anak ini. Apalagi sikapnya tadi pada sunbae sungguh keterlaluan.

“Kenapa kau marah sekali.. Aku kesini hanya ingin melihat acara ini. Apa tidak boleh? Kau ini lucu sekali” Dia mendengus setelah berkata seperti itu.

“Okey, tapi kau juga tidak boleh bicara kasar seperti itu pada Kyuhyun sunbae. Tidak sopan, kau tahu?”

“Apa kau menyukai sunbaemu itu?” tanya Sungyeol dengan tatapan tajamnya.

“Maksudmu?” Tanyaku spontan, pertanyaan bodoh memang. Habis aku terkejut saat dia menanyakan pertanyaan itu. Sangat straight forward.

“Daritadi kau selalu menyebutnya terus. Ternyata begitu ya ..”

“Begitu apanya, sudahlah.. lebih baik kau lihat-lihat stand lain saja dan jangan menggangguku. Aku pergi” Kataku sambil melangkah meninggalkannya.

“Apa aku mengganggumu?”

Aku menghentikan langkahku.

Lalu berbalik padanya. Dia menatapku sendu. Hahh~ lagi-lagi ekspresi ini. Melihat ekspresinya ini membuatku frustasi, aku jadi merasa sangat bersalah.

“Apa ini karena kau menyukai sunbaemu itu? Aku hanya ingin mencoba mendekatimu saem”

“Tapi tidak begini caranya Sungyeol-ah” Suaraku parau.

Sungyeol melangkah mendekatiku. “Lalu harus bagaimana? Harus bagaimana supaya kau bisa menyukaiku juga Saem? Beritahu aku…”

“…..”

*****

-TBC-

7 thoughts on “[FREELANCE] Teach Me The Love – Chapter 2

  1. widyaluph July 4, 2014 / 2:29 PM

    bocah,bocah,bocah

  2. Nurafrianti July 4, 2014 / 2:58 PM

    Eciee yeolie sbgitu suka kah sm soo eon? Next thor

  3. mrn July 4, 2014 / 4:36 PM

    Pendek bgt jadi geregetan, kasian yahh

  4. yeni swisty July 4, 2014 / 8:17 PM

    A-yo Sungyeol km pasti bisa dapetin hati Soo young :v ##fighting😀

  5. fitri summer July 4, 2014 / 9:27 PM

    Sungyeol suka amat sama soo,,
    Ayo berjuang sungyeol,,
    Ok,,Next partnya ditunggu..

  6. Rifqoh Wafiyyah July 4, 2014 / 11:46 PM

    yeolli oppa smngattt buat dpetin soo unnie…:)

  7. Rizky Amelia July 6, 2014 / 12:25 AM

    Sungyeol bener bener tergila gila sama Soo eonni kkk~~ ayoo semangatt Sungyeol

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s