[FREELANCE] In Your Eyes | Oneshot

IYE

Author : noonapark | Tittle : In Your Eyes | Cast : SNSD’s Choi Sooyoung & Park Chanyeol | Genre : Meriage Life-Hurt-Romance | Lenght : Ficlet | Rating : 17+

This story is purely mine! Except the idol caracter, they’re belong to God!

 Also posted in my blog with other cast (http://noonapark.wordpress.com/)

– noonapark present © 2014 –

 

~oOo~

 

Suara dentingan sendok didalam cangkir yang berisi kopi terdengar begitu pelan. Hingga tiga detik kemudian suara itu berhenti.

Choi Sooyoung. Tangannya yang tadi memegang sendok perlahan kini terkulai di sisi tubuhnya. Manik hitamnya menatap lurus kedepan, meskipun tidak ada objek khusus yang tersorot oleh manik itu.

Mungkin satu kata itu yang bisa menggambarkan sorot mata Sooyoung saat ini.

 Tap tap tap!

Suara derap langkah seseorang di dalam sebuah apartemen mewah itu berhasil mengalihkan perhatian Sooyoung. Ia sedikit terkesiap. Beberapa detik kemudian ia segera membawa secangkir kopi buatannya menuju ruang tengah.

Langkah kaki Sooyoung terhenti secara perlahan saat ia dihadapkan dengan punggung itu.

Punggung yang selalu bisa menghangatkannya. Punggung yang dulunya selalu menjadi tempat sandaran untuknya. Punggung seorang laki-laki yang sangat dicintainya. Suaminya. Park Chanyeol.

Sooyoung tersenyum tipis. Ia bahkan lupa kapan terakhir kali ia menyentuh punggung itu. Ia merindukannya. Sungguh.

“Pagi ini aku ada rapat di kantor. Dan mungkin aku akan pulang hingga larut malam. Jadi kau tidak usah menungguku”nada bicara Chanyeol terdengar datar. Bahkan saat ia mengucapkan sederat kata itu, wajahnya sama sekali tidak berpaling dari ponsel yang sedari tadi ada ditangannya.

Setelah selesai dengan ponselnya, Chanyeol menyambar jas dan tas kerja yang memang sudah Sooyoung siapkan di sofa. Hingga beberapa detik kemudian, sosok lelaki tinggi itu sudah hilang dibalik pintu. Meninggalkan Sooyoung yang masih terdiam ditempatnya.

Sooyoung tersenyum hambar, bibirnya sedikit bergetar. Bahkan matanya mulai dipenuhi dengan kristal bening.

Sooyoung menunduk, menatap secangkir kopi buatannya yang di abaikan oleh suaminya pagi ini.

Sama seperti pagi-pagi sebelumnya.

Kemudian Sooyoung berjalan pelan menuju sofa, setelah meletakkan kopi itu di atas meja, ia mengenyakkan tubuhnya di sofa berwarna peach di ruangan yang didominasi warna putih itu. Ia terdiam selama beberapa saat, lalu menundukkan pandangannya.

“Sooyoung-ah!

Sooyoung menoleh kearah suara yang menyerukan namanya. Setelah mengetahui sang pelaku, Sooyoung hanya memutar malas bola matanya. “Park Chanyeol! Sudah kukatakan berapa kali padamu! Panggil aku Noona! Aku ini lebih tua darimu. Tidak sopan!”

“Tapi—“

“Satu lagi! Jangan berteriak seperti itu atau seluruh orang di kampus ini akan melempar sepatunya padamu. Suaramu itu sangat brisik”omel Sooyoung sembari melipat kedua tangannya didepan dada.

Chanyeol hanya menunjukkan cengirannya. Ia berjalan cepat mendekati Sooyoung, lalu merangkul pundak gadis itu.

“Chanyeol!”Sooyoung mencoba menurunkan satu lengan Chanyeol yang bertengger di pundaknya

“Kau tahu? Di semester ini aku mendapat 4 nilai A!”kata Chanyeol antusias

Mata Sooyoung membulat seketika “Apa?!”serunya sembari menurunkan paksa lengan Chanyeol dari pundaknya, membuat lelaki itu sedikit cemberut. Sooyoung lalu berdiri tepat dihadapan Chanyeol. Ia menunjukkan senyum mengejeknya. “kau berbohong padaku kan? Park Chanyeol mendapat nilai A?! oh ayolah.. lelucon macam apa ini”setelah mengucapkan kalimat itu, tawa Sooyoung meledak seketika. Chanyeol hanya diam, menatap datar kearah gadis didepannya ini. Sedangkan Sooyoung masih saja terus tertawa, sesekali tangannya menunjuk kearah Chanyeol. “Nilai A?! pmft! Haha!”

Chanyeol mulai jengah, ia menarik nafas cukup panjang. Ia merapatkan jarak antara dirinya dan Sooyoung, lalu kedua tangannya mencengkram pundak Sooyoung. Dan itu berhasil membuat tawa Sooyoung mereda secara perlahan.

“Bukankah kau menyukai lelaki yang memiliki otak cerdas? Dan aku sudah berhasil. Jadi, kau harus menyukaiku!”

Sooyoung baru saja akan membuka mulutnya saat tiba-tiba Chanyeol menyentuhkan bibirnya pada bibir Sooyoung. Mata Sooyoung membelalak seketika saat Chanyeol bukan hanya menempelkan bibirnya pada bibir Sooyoung, tapi lelaki itu mulai melumatnya. Hati Sooyoung ingin berontak, tapi fisiknya bertolak belakang dengan keinginan hatinya itu. Ia seolah membeku ditempat dan hanya bisa pasrah menerima perlakuan hobae-nya yang tidak seperti biasanya ini.

Chanyeol semakin memperdalam ciumannya, hingga tiga detik berikutnya, matanya yang tadi terpejam kini terbuka secara perlahan. Kemudian ia memisahkan bibirnya dengan bibir Sooyoung dengan hati-hati.

Jarak wajah mereka hanya beberapa senti saja, Chanyeol tersenyum lembut, sedangkan Sooyoung masih menatapnya dengan mata yang melebar dan mulut sedikit menganga.

“Setelah lulus nanti aku akan menjadi orang yang sukses, dan saat itu aku akan langsung melamarmu. Sooyoung-ah”kata Chanyeol pelan. Ia mengecup bibir Sooyoung sekilas. Lalu melenggang pergi begitu saja. Meninggalkan Sooyoung yang membatu ditempatnya, bersama beberapa mahasiswa yang kini menatap horor kearah Sooyoung yang masih berdiri di koridor didepan perpustakaan kampus.

 

Sooyoung tersenyum nyinyir. Saat itu, bahkan tanpa ia sadari ia tersenyum setelah Chanyeol berhasil mengambil ciuman pertamanya. Dan Sooyoung benar-benar bangga pada lelaki itu. Karena Chanyeol benar-benar menepati ucapannya. Enam bulan lalu, setelah Chanyeol resmi menjadi direktur di sebuah perusahaan majalah, Chanyeol langsung melamar Sooyoung.

Awal kehidupan pernikahan mereka berjalan kurang lebih seperti pada saat mereka pacaran. Semuanya terasa begitu manis.

Hingga tiga bulan kemudian, semuanya berubah.

Chanyeol yang dulunya selalu bersikap manis padanya, kini lebih banyak mengabaikan Sooyoung. Lelaki itu menjadi pendiam, dingin, dan acuh pada Sooyoung. Bahkan Sooyoung lupa kapan terakhir kali mereka melakukan hubungan suami istri.

Rasa-rasanya Sooyoung ingin memekik saat ini juga. Tapi ia tidak bisa. Hanya air mata yang mampu menggambarkan semuanya.

Ia menangis. Menangis sejadi-jadinya.

“Chanyeol-ah.. bogishippoyo”

~oOo~

Jarum jam menunjukkan pukul 11 malam. Sooyoung melirik kearah pintu apartement-nya, berharap sosok suaminya segera kembali.

Ia menarik nafas berat –untuk kesekian kalinya. Padahal hari ini ia sudah pulang lebih awal dari butik tempatnya bekerja. Ya, Sooyoung adalah seorang desainer yang cukup profesional. Kepintarannya men-desain membuat rancangannya bahkan terjual hingga keluar Korea. Terkadang Sooyoung juga rutin menghadiri fasion show dan undangan beberapa konsumen yang tertarik dengan rancangannya.

Dan Sooyoung mulai berfikir, mungkin ini adalah salah satu penyebab renggangnya hubungannya bersama Chanyeol.

Ya, dari sebelum menikah-pun Sooyoung sudah sibuk dengan pekerjaannya. Ditambah Chanyeol yang juga sibuk dengan pekerjaannya sebagai direktur muda. Meskipun Sooyoung tahu, ada hal lain lagi yang menyebabkan hubungan rumah tangga mereka menjadi seperti ini.

Klek!

Sooyoung menoleh kearah pintu, ia segera bangkit dari duduknya saat Chanyeol mulai melangkah kedalam rumahnya.

Sooyoung berjalan mendekati Chanyeol. “Chanyeol-ah, aku—“

“Aku sangat lelah hari ini, aku ingin istirahat”potong Chanyeol, kemudian lelaki itu segera menuju kamarnya.

Sooyoung hanya bisa menggigit bibir bawahnya. Chanyeol bahkan tidak pernah lagi menatapnya. Ia merindukan tatapan itu. Tatapan mata Chanyeol yang penuh cinta. Sooyoung merindukannya.

.

Sooyoung menarik nafas cukup panjang. Pandangannya sedari tadi tidak pernah lepas memperhatikan gerak-gerik suaminya. Langkahnya semakin mendekat saat Chanyeol mulai bersiap untuk merebahkan tubuhnya.

“Chanyeol-ah..”

“Besok saja bicaranya, ini sudah malam, aku sangat lelah”kata Chanyeol sembari memejamkan matanya, lalu ia menarik selimut hingga bagian dadanya.

Tenggorokan Sooyoung serasa tercekat. Namun ia mencoba untuk tetap tenang, mengelap kasar setitik liquid bening yang berhasil lolos dari pertahanannya.

Sooyoung menatap lekat amplop cokelat yang sedari tadi ada ditangannya. Susah payah ia mengatur nafasnya agar terlihat tetap tenang. “Chanyeol-ah, ini surat perceraian kita”

Kalimat Sooyoung kali ini berhasil membuat Chanyeol membuka matanya seketika.

“Aku sudah menandatanganinya, dan setelah kau menandatanganinya, aku akan menyerahkan ini pada pengacara Jung”tambah Sooyoung, lalu meletakkan amplop itu di meja nakas.

Chanyeol langsung duduk, ia menoleh kearah Sooyoung, tapi wanita itu sudah berdiri membelakanginya. Berjalan pelan menuju pintu.

“Tunggu”

Langkah Sooyoung terhenti.

“Kenapa—“

“Aku akan tidur di kamar sebelah. Kau pasti lelah, istirahatlah. Besok kita bicarakan lagi masalah ini”kata Sooyoung tanpa menatap Chanyeol. Ia tersenyum tipis. Detik berikutnya air bening itu mulai menganak dikedua pipinya.

~oOo~

Pagi hari di apartement mewah ini berjalan seperti hari-hari sebelumnya. Dingin dan sepi. Jika hari-hari sebelumnya suasana dingin dan sepi itu tercipta karena Sooyoung yang selalu ditinggal lebih dulu oleh suaminya, maka pagi ini suasana itu tercipta karena mereka berdua.

Sooyoung dan Chanyeol duduk berhadapan di meja makan. Sooyoung bangun pagi-pagi dan memasakkan makanan kesukaan Chanyeol yang kini sudah tersaji diatas meja makan.

Chanyeol hanya menatap Sooyoung dengan tatapan bingung. Sedari tadi wanita itu tidak berhenti menyantap makanannya. Hingga akhirnya Chanyeol menarik nafas cukup panjang, lalu berucap “Kau masih bisa makan seperti itu?”nada bicara Chanyeol terdengar dingin

Aktifitas Sooyoung –makan- terhenti seketika. Ia diam selama beberapa saat, kemudian tersenyum simpul, membuat Chanyeol semakin bingung kenapa Sooyoung bisa setenang ini di saat rumah tangga mereka sudah diujung perceraian.

Ya, Sooyoung bisa bersikap tenang karena ia sudah mempersiapkannya. Ia sudah mempersiapkan segala sesuatunya  meskipun hatinya terasa begitu hancur.

Sooyoung mendongak menatap Chanyeol, “Baiklah, kita mulai bicara”ucapnya sembari meletakkan kembali sendok di atas piringnya.

Chanyeol menghembuskan nafas berat, “Kenapa kau meminta kita untuk bercerai?”

Sooyoung tersenyum simpul, bahkan dengan tenang menanggapi “Karena tidak ada yang harus dipertahankan lagi”

Dada Chanyeol terasa tertohok, “A-apa?”

Sooyoung masih saja tersenyum, “Maaf jika aku tidak bisa menjadi istri yang baik untukmu. Dan kurasa kau juga merasakannya, hubungan kita semakin lama semakin renggang. Walaupun aku seorang desainer, tapi aku juga pernah belajar mengenai psikologi. Bahwa setiap orang pasti memiliki titik jenuh, atau kebosanan. Dan kurasa, itu yang kita alami”Sooyoung diam sejenak, mencoba menahan gejolak yang ada dihatinya. “aku sudah mencoba untuk tetap bertahan, tapi.. aku rasa aku tidak akan mampu karena aku yang berjuang sendiri”Sooyoung menunduk pelan, “dan kurasa.. semuanya akan lebih baik jika kita mengakhirinya”ia kembali menatap Chanyeol.

Chanyeol terdiam, sederet kalimat yang keluar dari bibir mungil Sooyoung terasa seperti butiran-butiran kerikil yang menghujami hatinya.

“Jika semua ini selesai, kuharap kau bisa bahagia bersamanya”

Mata Chanyeol membulat seketika saat mendengar kata ‘nya’ dalam kalimat Sooyoung. Seseorang yang dimaksud Sooyoung.

“Kwon Yuri”kata Sooyoung singkat, “kau tidak usah terkejut, aku sudah mengetahui semuanya. Dan kau tenang saja, aku tidak akan marah”senyum Sooyoung semakin mengembang. “Aku bisa mengerti keadaanmu, aku tahu aku adalah istri yang kurang baik untukmu, aku selalu sibuk mengurusi pekerjaanku dan terkadang mengabaikanmu. Maafkan aku mengenai hal itu”jelas Sooyoung sembari menundukkan padangannya. Dan mengenai wanita beranama Kwon Yuri, Sooyoung sudah tahu hal ini dua bulan yang lalu. Ia sudah beberapa kali mendapati Chanyeol sedang berduaan bersama wanita itu. Wanita yang dulunya pernah mengisi hati Chanyeol sebelum akhirnya lelaki itu memilih Sooyoung sebagai tambatan hatinya. Dan sepertinya hubungan kedua orang itu berlanjut, karena secara tidak sengaja Sooyoung pernah membaca pesan dari Yuri di ponsel Chanyeol. Pesan yang berisi kata-kata manis dari keduanya.

“Sooyoung-ah..”

Sooyoung melihat jam yang melingkar di pergelangan tangan kirinya, “Oya, aku harus ke butik sekarang, ada rapat yang tidak bisa kutinggalkan”ucapnya lalu berdiri. “dan maaf karena pagi ini aku tidak sempat menyiapkan perlengkapan kantormu, aku buru-buru. Dan soal surat perceraian itu.. berikan itu padaku jika kau sudah menandatanganinya”tambahnya. Lalu berjalan meninggalkan Chanyeol yang masih termangu ditempatnya.

Sooyoung segera menyambar tas tangannya. Sesampainya ia diluar apartement, Sooyoung sudah tidak bisa menahan semuanya. Air matanya mengucur deras membasahi kedua pipinya. “Chanyeol-ah.. maafkan aku.. hiks!”

~oOo~

Sudah seharian Chanyeol hanya berdiam diri dikamarnya. Memandang kosong kearah amplop cokelat yang ia letakkan didepannya. Bahkan ia begitu takut untuk membuka amplop itu. Ada perasaan tidak rela dalam hatinya.

Chanyeol menunduk dalam. Tiba-tiba kenangan-kenangan manis saat bersama Sooyoung berputar cepat dikepalanya. Terlebih, saat ia mengucap janji didepan Tuhan untuk selalu mencintai wanita itu, untuk hidup bersama wanita dalam keadaan apapunn. Selamanya.

Dan pada saat itu, Sooyoung tersenyum amat manis padanya. Senyum yang belum pernah Chanyeol lihat sebelumnya.

“AARRGH!!”Chanyeol mengacak rambutnya frustasi. Ia teringat saat beberapa kali ia mendapati Sooyoung tertidur di sofa karena terlalu lama menunggu kepulangannya. Dan bodohnya, saat itu Chanyeol seolah tidak peduli pada istrinya. Ia juga teringat saat setiap pagi ia selalu mengabaikan kopi yang dibuat Sooyoung untuknya.

Chanyeol diam sejenak, tiba-tiba wajahnya terlihat cemas. Ia segera meraih kalender duduk yang ada di meja nakasnya. “Aku melewatkannya”gumamnya pelan. Ya, Chanyeol baru sadar kalau ia telah melwatkan ulang tahun istrinya delapan hari yang lalu.

“AARGH!”Chanyeol membanting kasar kalender itu kelantai kamarnya. Nafasnya terlihat tersengal-sengal. “Sooyoung-ah! Sooyoung-ah!”ia berlari keluar dari kamarnya. Sesampainya di ruang tengah, ia tidak mendapati sosok istrinya.

“Sooyoung-ah…

~oOo~

Sooyoung menarik nafas cukup panjang sebelum akhirnya ia membuka pintu apartement-nya. Ini kali pertama ia pulang dari butik hingga larut seperti ini. Sooyoung memang sengaja melakukannya. Ia hanya ingin menghindari Chanyeol. Sooyoung tidak ingin jika ia terlalu lama berada didekat lelaki itu, hal itu hanya akan membuatnya merasa berat untuk melepas Chanyeol.

Ia menyesal mengatakan pada Chanyeol bahwa ia menyukai lelaki yang pintar. Seharusnya dulu ia tidak mengatakan itu pada Chanyeol, jadi Chanyeol tidak akan menjadi seorang direktur yang selalu sibuk dengan pekerjaannya. Karena, meskipun Chanyeol tidak pintar sekalipun, Sooyoung akan tetap menyukainya. Ya, Sooyoung mencintai Chanyeol apa adanya.

Tapi semuanya sudah terlambat.

.

Mata Sooyoung membulat saat mendapati Chanyeol tengah tidur meringkuk di sofa. Ia segera meletakkan tasnya, lalu mengambil selimut untuk menutupi tubuh lelaki itu.

Sooyoung menutupi tubuh Chanyeol dengan selimut hingga bagian lehernya. Ia duduk dan diam selama beberapa saat, menatap lekat wajah Chanyeol. Tanpa sadar air mata sudah menganak di pipi Sooyoung. Ia juga mengulurkan tangannya perlahan kearah wajah Chanyeol, saat semakin dekat, tangan Sooyoung terhenti di udara.

Sooyoung mengerjap beberapa kali, lalu menggeleng pelan. Ia baru saja akan menarik tangannya saat tiba-tiba Chanyeol membuka matanya. “Sooyoung-ah..”kata Chanyeol terdengar seperti rintihan

Sooyoung terdiam, perlahan ia menarik tangannya, tapi Chanyeol lebih dulu meraihnya dan segera menempelkan telapak tangan Sooyoung di pipinya.

Mianhae..”Chanyeol menutup matanya, seiring itu juga air bening keluar dari sudut matanya.

Lelaki itu menangis. “Mianhae.. Sooyoung-ah

Bibir Sooyoung bergetar, tangisnya semakin menjadi-jadi.

“Jangan pergi dariku.. kumohon”kali ini Chanyeol membuka matanya. Ia menyibak selimut yang menutupi sebagian tubuhnya, kemudian ia ikut duduk dilantai berhadapan dengan Sooyoung. “Mianhae.. Sooyoung-ah”Chanyeol merengkuh tubuh kurus istrinya, mendekapnya erat seolah tak ingin apapun mendekati Sooyoung selain dirinya.

Chanyeol membenamkan wajahnya di leher Sooyoung, menghirup aroma tubuh Sooyoung. Aroma yang sebenarnya sangat ia rindukan. Pelukan Chanyeol semakin erat saat ia merasa Sooyoung membalas pelukannya. Seperti ada sebuah ruang hampa yang kini terisi kembali di hati Chanyeol.

Chanyeol mengecup singkat kulit leher Sooyoung, kemudian ia mengangkat kepalanya. Ditatapnya lekat-lekat wajah Sooyoung yang sudah basah dengan air mata. Kemudian Chanyeol menangkup kedua pipi Sooyoung dengan kedua tangannya.

“Katakan padaku, apa kau benar-benar ingin berpisah denganku?”Chanyeol menatap tepat mata Sooyoung.

Tidak terdengar jawaban apapun yang keluar dari mulut Sooyoung. Yang terdengar hanya suara senggukan tangisannya. Sooyoung memberanikan diri menatap mata Chanyeol, hingga kini tatapan mereka saling bertemu.

Sama seperti sebelumnya. Tatapan mata itu, tatapan yang selalu membuat hati Sooyoung menjadi luluh. Dan kali ini tatapan Chanyeol benar-benar penuh cinta. Sooyoung bisa merasakannya.

“Sooyoung-ah..”suara Chanyeol terdengar berat. Dilihatnya Sooyoung yang menundukkan dalam kepalanya. “Sooyoung-ah, jangan tinggalkan aku..”

~oOo~

Mata Sooyoung yang tadinya sempat terpejam kini kembali terbuka saat ia merasakan tangan kokoh melingkar di perutnya. Tidak lama kemudian, ia merasakan nafas hangat Chanyeol menerpa seluruh permukaan leher belakangnya, kemudian lelaki itu mengecupnya singkat.

“Kau belum tidur hm?”tanya Chanyeol lembut. Sooyoung hanya menggeleng.

Chanyeol menarik nafas cukup panjang, lalu ia memutar tubuh Sooyoung agar tidur menghadap kearahnya. Setelah tubuh Sooyoung menghadap kearahnya, Chanyeol kembali melingkarkan tangannya di pinggang ramping Sooyoung, menarik tubuh Sooyoung dan mempersempit jarak diantara mereka.

“Maaf karena aku sempat berpaling darimu. Saat itu aku hanya.. aku..”Chanyeol diam sesaat, “Mianhae.. mianhae Sooyoung-ah, aku tidak akan melakukannya lagi”tambahnya, lalu mengecup singkat bibir ranum Sooyoung. “dan saat kau mengatakan bahwa kau tidak marah padaku tentang hubunganku dengan model itu, aku sama sekali tidak percaya padamu”kali ini Chanyeol mengerucutkan bibirnya. Sooyoung hanya mendengus pelan, lalu membuang pandangannya kearah lain.

“Ya!”Chanyeol kembali menarik wajah Sooyoung agar menghadap kearahnya. “karena aku bisa melihatnya di matamu”

Nde?”

Chanyeol tersenyum simpul, lalu mendekap tubuh Sooyoung lebih erat, “Ssstt! Tidurlah, mulai besok.. kita akan memulai hari yang baru sebagai pasangan suami istri, hm?”lalu mengecup kening Sooyoung lembut. Cukup lama.

Sudut bibir Sooyoung tertarik keatas membentuk sebuah lengkungan. “Nde, kita akan memulainya dari awal, sebagai pasangan yang akan terus hidup bahagia. Selamanya”

~oOo~

Cahaya matahari yang masuk melalui sela-sela jendela begitu mengusik tidur nyenyak Sooyoung. Hingga pada akhirnya ia membuka mata secara perlahan.

Good morning~”sapa Chanyeol yang sedari tadi berada di atas tubuh Sooyoung, dengan menumpukan kedua tangannya di sisi tubuh istrinya itu.

“Eungh..”lenguh Sooyoung pelan.

Chanyeol tertawa kecil. Ia begitu gemas dengan tingkah Sooyoung, dan itu membuatnya tidak tahan untuk tidak mencium istrinya. Chanyeol melumat lembut bibir Sooyoung, membuat mata Sooyoung membulat seketika.

Morning kiss”ucap Chanyeol setelah memisahkan bibirnya pada bibir Sooyoung. Sooyoung hanya diam. Pasalnya, sudah lumayan lama Chanyeol tidak menciumnya seperti tadi, dan itu membuatnya sedikit merasa canggung.

“Oya, karena hari ini hari minggu, jadi kita harus menghabiskan waktu bersama. Kau mau jalan-jalan kemana? Lotte World? Sungai Han? Atau dimana?”Chanyeol terlihat begitu antusias. Sooyoung hanya tersenyum simpul melihatnya. Pagi ini seperti anugrah yang begitu indah untuknya. Benar-benar indah.

Sooyoung menangkup kedua pipi Chanyeol, kepalanya sedikit terangkat, lalu ia mengecup bibir Chanyeol singkat. “Terserah kau saja”ujarnya kemudian. Chanyeol hanya tersenyum senang melihatnya.

“Kalau begitu.. cepat bangun. Buatkan aku kopi, hm?”

Sooyoung mengangguk. Setelah Chanyeol duduk, ia pun segera duduk.

Chagiya..”panggil Chanyeol dengan nada manja

Sooyoung mendengus pelan. Ia seperti melihat Chanyeol di saat-saat awal pernikahan mereka. “Ada apa?”sahut Sooyoung singkat

Chanyeol mengulum senyumnya, “Sebelum kau membuatkan kopi untukku, sebaiknya kau betulkan dulu kancing piyamamu”

Sooyoung mendelik. Ia segera menunduk, melihat piyama tidurnya dengan seluruh kancing yang terbuka. Bahkan saat menggerayangi punggungnya, Sooyoung tidak lagi menemukan pengait bra-nya.

Iya langsung menatap Chanyeol yang masih mengulum senyumnya. “Ya!”

“Oh, ayolah.. sudah lama kita tidak melakukan’nya’”rengek Chanyeol. Sooyoung seperti kepayan menelan saliva-nya sendiri. Chanyeol lalu mendekat kearah Sooyoung, mendorong tubuh istrinya hingga kini Sooyoung kembali terlentang di kasur, Chanyeol segera menindihnya.

“Aish! Chanyeol-ah.. ini masih pagi”ujar Sooyoung sembari mendorong dada Chanyeol dengan kedua tangannya. Tapi dengan sigap Chanyeol mengenggam pergelangan tangan Sooyoung dan menahan di sisi kepala wanita itu. “Chanyeol-ah!”

Chanyeol mulai menunjukkan seringaiannya. “Ini hari minggu, tidak masalah kan jika kita melakukan’nya’ di pagi hari?”

Sooyoung mendelik. “N-nde?!”

 

“Dan pagi itu benar-benar menjadi awal semuanya. Awal kehidupan rumah tangga yang bahagia antara aku dan suamiku” – Choi Sooyoung.

 

~END~

Sorry kalo absurd ._.v ditunggu review-nya ^^

 

 

55 thoughts on “[FREELANCE] In Your Eyes | Oneshot

  1. fitri summer July 2, 2014 / 2:15 PM

    Happy ending,,
    Nae kira bakal sad ending,,
    Ok,, ditunggu ff lainnya..

  2. yeni swisty July 2, 2014 / 3:07 PM

    Untunglah si Chanyeol cepet2 minta maaf sma Sooyoung😀
    Nice FF

  3. sailors moon July 2, 2014 / 3:08 PM

    Hurt nya kerasa dari syoung ngasih surat perceraiannya, untung happy ending jadi ikut bahagia deh, adakah sequel ._.? Dibutuhkan keharmonisan mereka yg full nih😀

    • noonapark July 3, 2014 / 9:55 AM

      ngga ada sequel sist ^^
      makasih ya komennya🙂

  4. Soohaelin July 2, 2014 / 3:21 PM

    Syukur deh, chanyeol sama sooyoung eonni baikan. Bagus thor ditunggu ff berikutnya;)

  5. DeliaaOKT July 2, 2014 / 8:47 PM

    Baru pertama baca ff SooYeol nih..biasanya SooHan
    Suka bngt..bikin ASnya ya…ya..

    • noonapark July 3, 2014 / 9:57 AM

      kayaknya ini ajalah, cukup😄 hehe
      btw thanks udh komen😉

  6. Choi Je Kyung July 2, 2014 / 9:29 PM

    Jujur. Aku bahagia dan menangis membaca ff ini. Bukan karena aku terlalu men-dramatisir. Tapi, karena ff ini menyampaikan arti yang berharga.
    Sebuah pernikahan yang telah didasari dengan cinta. Tidak akan mudah runtuh. Jika kedua insan itu sendiri mengambil tindakan yang benar terhadap suatu masalah.

    Kereenn >_< Boleh minta sequelnya gak?? Tentang kegiatan sehari-hari mereka. Mungkin sampai Soo eonnie ngidam dan punya anak. Kekeke~

    • noonapark July 3, 2014 / 9:58 AM

      yup, bener.. itu maksudku🙂 kalo pasangan udh saling cinta itu susah buat runtuh :3
      ngga ada sequelnya tapi /.\ ngga punya ide ._.v
      lucu juga kali ya sampe mreka punya anak😀

  7. soobeautifulchoi July 2, 2014 / 9:30 PM

    Haah untung sooyeol ngga jd cerai🙂

    • noonapark July 3, 2014 / 9:59 AM

      iya, untung aja. makasih komennya🙂

  8. fitriyulinda85 July 2, 2014 / 9:46 PM

    Ahhhhh co cweet hehehehe untung gak sad ending klo sad ending kan kasian sooyoung nya

    • noonapark July 3, 2014 / 10:00 AM

      iya, kasian ntar dia .. makasih komennya ^^

  9. Kim Gracelina July 2, 2014 / 10:04 PM

    Omoo>.<,ffnya agak yadong:3
    But,aku seneng banget SooHan^^
    Suka deh sama ffnya;)

  10. Kim Gracelina July 2, 2014 / 10:04 PM

    Omoo>.<,ffnya bagus banget^^,aku suka bahasanya,enak dibaca dan dimengerti^^

  11. Amel Ryriis July 2, 2014 / 10:54 PM

    Huft….🙂 akhrnya brsatu juga,akunya udh mw nangis duluan aja pas ngebca mreka mw cerai😀

  12. @ayu_hy99 July 2, 2014 / 10:56 PM

    chanyeol jahat!! ga bisa ngebayangin chanyeol kya gitu..
    sequel dong.. msh ada yg kurang nih kya’a walopun udh bagus..

    • noonapark July 3, 2014 / 10:04 AM

      ngga punya ide sist u.u
      makasih udh komen🙂

  13. Nurafrianti July 2, 2014 / 11:05 PM

    Nyesek bcanya tpi untung happy end

  14. xoxyoja July 2, 2014 / 11:29 PM

    Seru suka, hurtnya dapettt

  15. winterchan July 2, 2014 / 11:37 PM

    Degdegan kirain bakal sad-ending
    itu yg terakhir, chanyeol nya yadong xD
    daebak daebak!

    • noonapark July 3, 2014 / 10:05 AM

      wkwkwk😄 susah juga sih sebenernya bayangin muka pcy yadong :v
      thanks udh komen ^^

  16. febryza July 3, 2014 / 5:12 AM

    untung chanyeol cepet sadar kalo yg dia lakuin salah jadinya mereka engga jadi cerai malah memulai semuanya dari awal lagi🙂

  17. qarenzapark July 3, 2014 / 6:53 AM

    Aniyaa >< yeollie oppa punya aku, soo eonni! Bagus begete kak. Ditunggu karya lainnya😀

  18. chanyeol61 July 3, 2014 / 2:49 PM

    Ternyata chanyeol so sweet jugaaaa ahh sayang

  19. chevelyyn July 3, 2014 / 7:09 PM

    Keren banget ff nyaa.. dapet banget feelnya, kasian soo nya ga diperhatiin chanyeol lg.. untung happy ending… keren dehh, fighting!!😀

  20. fazrinee July 3, 2014 / 10:14 PM

    untung chanyeol ga terlambat minta maaf kalo engga mereka udah cerai😦 .
    bagus thor😀

  21. mikaudrey July 3, 2014 / 11:05 PM

    Yeyyyy happy ending
    Kirain bakalan sad ending
    Btw ff nya keren
    Ditunggu ff lainnya ya
    Hwaiting^^

  22. eva dyahelf July 4, 2014 / 6:56 AM

    nyesek bcanya
    tp akhirnya happy ending…

  23. Rifqoh Wafiyyah July 4, 2014 / 10:19 PM

    aku smpai nangis…. sad awalnya tpi untng happy end…:) like (y)

  24. Delvia Marcelinna July 5, 2014 / 10:49 PM

    kau tau chingu? ff ini buat aku nangis huaaaa~sedih bangeettt!! buat squelnya dong, masa yuri ditinggal gitu aja sama chanyeol dia diem aja? ngga mungkin, buat squel donggg ihhh aku gemes banget sama ff ini, aku suka!! love bangeettt!! ^^ ffnya jjang!! daebak!! gomawoyo chingu ffnya ^^ oiya ngomong2 aku reader baru disini xixi lagi iseng2 nyari ff dengan pairing lain ternyata nemu yang keren, asik, seru, buat orang nangis lagi wkwk
    buat squel atau buat karyamu yang lain ya chingguuu ^^

    • noonapark July 7, 2014 / 8:10 AM

      /sodorin tussue😀
      sequel? duh.. ngga ada ide chingu ><
      makasih ya udh baca dan komen😉

  25. SULIS July 6, 2014 / 8:47 AM

    awawaw Sooyoung Chanyeol. kalo pasangan ini paling gak cocok kalo ada adegan berantem. pasangan ini lebih cocok banyak adegan manis, manja. kalo berantem mungkin berantem kecil yg masih ada unsur konyolnya haha. tapi ff ini sungguh bukan Sooyoung Chanyeol sekali jadi buat aku langsung pengen tau cerita akhirnya eheh. keren keren. keep writing.

    • noonapark July 7, 2014 / 8:11 AM

      wkwk sbnernya iya, karena aslinya mreka sama2 rada somplak😄
      rada aneh kalo serius gtu -.-”
      well, makasih ya udh baca dan komen ^^

  26. MoSYoungTa July 9, 2014 / 11:44 PM

    huwah ini FF SooYeol yg bner” keren ><
    tp Happy Ending jg ah ^-^
    over all daebak ^-^

    • MoSYoungTa July 9, 2014 / 11:51 PM

      maaf komentku kepotong ><
      blh minta sequel kh?
      penasaran sama Yuri nnti ^^

  27. ParkHyunYoung July 15, 2014 / 1:34 PM

    Nice!!! Neomu daebakk!!
    Happy ending dehh..akhirnya. Pdahal aku sempat mikir kalu ntar bakal sad ending. Tapi trnyata enggak.lol.

    Ommoonnaa??!!! Chanyeol kok. yadong sihh di akhir2nya??? Tapi lucu juga kok.. Park Chanyeol yadong.kkk~ btw bikin sequel dong author.. baguss lhoh ffnya!! Feel nya juga dapet. Jadi kalu dibikin sequel lebih oke. Ntar sequelnya dibikin sooyeol punya anak atau apa gitu… *maksa
    hehe xd
    Thor, bikin ff sooyeol lagi dong.. Nice couple.
    Keep writing and hwaiting~

  28. Risyong July 16, 2014 / 5:15 PM

    Aa couple fav. Ku!! Keren ffnya! Makin cinta sooyeol dah<3<3 bikin lagi ya eon😀 fantastic ff!

  29. dania July 24, 2014 / 9:14 AM

    Daebakkkk! Udah takut diawal bakal sad ending,feelnya dapet bangettt entah kenapa dari semua pairing syoo-exo aku paling suka sma syoo-chanyeol. Hihi ditunggu ff syoo yg lainnya. Fighting!

  30. Yola September 23, 2014 / 7:28 PM

    Nice ff

  31. songhwajinmvp October 18, 2014 / 5:55 AM

    Itu yeol oppa bnr prnh slingkuh aigoo hmm syukurlh happy ending

  32. Rika_Cho December 21, 2014 / 12:14 AM

    Yadong Mode : On :V
    Wajah yadong abang Cunyul gimana? :V
    Gue jadi inget Kai *lah :v

  33. yuki-chan May 23, 2015 / 2:21 PM

    Aku suka, bagus banget ff nya,^^

  34. Sung Young Park July 24, 2015 / 6:36 PM

    Hello, I come from Vietnam, I wish you could tell me not copy this article? If possible, I would like to thank you, I promise you will not write that claims to be told by transforming ver, really grateful if you could let me copy the article

  35. SISKA NELIEA CHO August 13, 2015 / 8:16 PM

    anjirr.. awalnya bener2 nyesek, sampai nangis. tapi syukur ending nya, happy ending.
    di tunggu ff nya yg lain thor.. fighting

  36. billa__pcy October 20, 2015 / 5:41 PM

    Entah kenapa gua ngeship sooyoung chanyeol ff nya bikin terharu sumpah😂😂

  37. kywpis. January 10, 2016 / 12:14 AM

    aaaak demi apa ini keren kak huhuhu ;;-;; bikin mewek bebek ;;;;;-;;;;; entah kenapa aku emang suka canyul pairing nya sama nuna-nuna~ neomu daebak (?) ;;;;-;;;; #seketikapengenjadinunanuna #nunanyachayeol #yha

  38. lala September 2, 2016 / 1:48 PM

    Aaaaa bagus
    Baper pas bagian akhir
    So sweet

  39. kyura November 18, 2016 / 10:53 AM

    Sedih ya…
    Ampe mewek bacanya, n agak” kesel ama chanyeol udah cuekin soo..
    Nice ff

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s