Fluff, Romance

Serendipity

serendipity

 

Serendipity

made by luckyspazzer starring Byun Baekhyun EXO – K and Choi Sooyoung SNSD with the genre is Romance, School-Life as long as Drabble [940±] with rated T | disclaimer Cast belong to God, story belong to luckyspazzer author note disini adalah sudut pandang Sooyoung | already posted with BaekSica version

Copyright © 2014 luckyspazzer

SERENDIPITY

Siswa-siswi angkatan 18 di SMA Jangmi memang aneh-aneh semuanya.

Tapi satu-satunya murid yang paling mencolok keanehannya adalah Byun Baekhyun. Maksudku, siapa lagi yang menggunakan kata-kata seperti zugzwang, vagitus, dan pokoknya istilah aneh lainnya. Setahuku, tidak ada orang yang menggunakan bahasa itu. Dan aku heran, itu bahasa apa, sih? Tapi kadang-kadang dia juga bisa menjadi anak normal. Tapi entah mengapa aku menyimpan rasa kagum luar biasa padanya. Aku memang aneh.

Tidak ada yang mencolok darinya, kecuali bisa menggunakan bahasa aneh. Tapi entah mengapa aku merasa ada yang berbeda dari Baekhyun. Aku merasa ada yang beda darinya. Tampan? Oh, tidak terlalu. Masih tampanan …, eoh, siapa ya? Aku tidak tahu, tapi sepertinya Baekhyun tidak terlalu tampan. Imut? Oh, masih lebih imut Xiumin dan Sungmin, dan semua orang sering menyebut mereka 2MIN atau 2ChubbyMin.

Entahlah, kurasa aku tidak menemukan kata yang tepat untuk menerjemahkan mengapa aku kagum padanya. Pada bidang menyanyi, kurasa Kyungsoo lebih pandai. Kalau menari, Yixing atau Jongin menjadi pilihanku. Dan Baekhyun tidak terlalu bisa menari; catat itu. Cool? Keren? Hello, pria cool mana yang mengoleksi mainan anak-anak dikamarnya? Dan dengan stiker bertuliskan; POKEMON FANS 4EVER. Padahal rata-rata siswa namja disekolahku cenderung menyukai klub sepak bola ternama seperti Manchester United, dan … apa lagi ya? Aku tidak tahu.

Catat. Baekhyun itu manusia terbaku dan tidak mengenal kata romantis.

Kata orang, perasaan itu berasal dari hati. Tapi kata Baekhyun?

“Hati sebenarnya berfungsi untuk menyaring racun. Kita jatuh cinta karena hipofisis, dan bisa juga gravitasi. Perasaan dikontrol oleh otak; hipofisis yang bertanggung jawab memproduksi endorfin dan membuatmu senang.”

Bagaimana kutemukan? Saat dia meng-update-nya di Facebook. Hei, apa hubungannya hipofisis dan gravitasi? Dia benar-benar tak kenal apa yang dimaksud dengan cinta. Sejak kapan hati berfungsi untuk menyaring racun? Atau aku saja yang bodoh dan memang tidak tahu apa itu cinta? Tidak mungkin. Baekhyun saja yang terlalu baku.

Mungkin saja.

Tapi aku jujur, dia menghabiskan waktu istirahat dengan membaca buku komik di perpustakaan dan makan dikantin. Saat pelajaran dia hanya mendengarkan dengan serius atau mengerjakan tugas. Dia aneh tapi jenius. Juara nomor satu selama bertahun-tahun lamanya di Jangmi Academy. Seperti manusia terjenius saja. Tapi aku tahu, ada langit diatas langit. Baekhyun bisa kalah jenius dengan orang lain.

Aku ragu, apakah aku memang harus menyukai Baekhyun apa tidak. Aku bahkan nyaris khawatir dia tidak punya perasaan untuk membalas perasaanku. Dia hanya berteman dengan pria, tidak pernah dekat-dekat dengan murid perempuan. Maka itu aku ragu, apakah sepatutnya aku mencintai Baekhyun atau beralih dengan pria lain?

Entahlah, mungkin aku harus belajar mencintai orang lain.

SERENDIPITY

“Kau suka Baekhyun?” kata Miyoung terkejut. Dia nyaris berteriak, untung hanya ada aku dan dia dikelas ini.

Ssshtt! Miyoung, aku butuh solusi. Apakah seharusnya aku memang cinta padanya atau aku lebih baik menyukai pria lain? Dia sepertinya tidak tahu apa yang dimaksud dengan cinta, Young,” kataku ragu. “Apa sebaiknya aku suka pada Luhan? Sehun?” tanyaku.

Miyoung memajukan bibirnya dua senti. “Aku mengincar Sehun, Sooyoung-aa. Kamu lebih baik mencari target yang lain asalkan bukan merebut Sehun-ku,” kata Miyoung. “Tapi sebaiknya kau memikirkan perasaan dan hatimu. Kau sekadar kagum atau benar-benar mencintai Baekhyun. Jangan tanya padaku solusinya, Sooyoung. Ini urusanmu. Perasaanmu. Cintamu. Ini bukan perasaan atau cintaku. Mengapa bukan kau yang memikirkannya?”

“Oh, kau memang bisa diandalkan, Miyoung, dalam masalah cinta!” kataku sambil bertepuk tangan. Miyoung bisa dibilang ahli cinta yang tersohor di Jangmi. Bahkan hoobae dan sunbae sering memintanya dalam masalah cinta mereka. Dan aku sangat beruntung punya teman seperti Miyoung.

Miyoung tersenyum lebar. “Ya, tentu saja. Itulah aku, Young.”

Aku berdiri, “Aku ingin keluar. Kau ingin ikut, Mi?”

Miyoung menggeleng, lalu mengeluarkan buku bersampul merah jambu —seperti biasanya. “Oh, aku belum mengerjakan tugas sejarah,” katanya, menggeleng.

SERENDIPITY

Pulang terlambat. Menyebalkan.

Songsaenim Kim salah pengertian, aku hanya ingin bertanya pada Miyoung untuk tugas Matematika-nya. Tapi dia malah mengiraku membicarakannya. Hei, aku tidak seberandal itu, tahu! Aku sangat kesal, dan Miyoung sudah menyelesaikan soalnya tiga puluh lima menit yang lalu. Aku masih membereskan bukuku. Tapi aku baru sadar, aku kehilangan sesuatu. Aku memegang leherku.

Liontinku!

Aku mencari liontin hati milikku tersebut, kemana perginya liontin hadiah almarhumah nenekku? Bagaimana bisa hilang?! Tiba-tiba aku menemukan sebuah tangan menjulurkan liontin perak berbandul bunga dandelion. Aku terperanjat, liontinku!

“Terimakasih,” aku mengadahkan kepalaku. Aku melihat Baekhyun didepan mataku. Kaget. “Ah! Terimakasih, Baekhyun-ssi,” kataku.

Baekhyun menggaruk-garuk kepalanya. “Aku ingin mengatakan, sebenarnya aku menyukaimu. Eh, maksudku aku mencintaimu, aku tidak mengerti mengapa. Tapi sepertinya aku merasakan, uhm, ada yang berbeda dalam diriku bila aku melihatmu. Dan, aku bisa paham bila kau tidak suka padaku. Maksudku, eh, siapa yang menyukai pria konyol dengan kata-kata aneh dan terlalu baku? Bahkan anak-anak kelas sebelah mengataiku tidak tahu apa yang dimaksud dengan romantis,” kata Baekhyun lalu menunduk.

Aku terdiam.

“Sebenarnya aku juga menyukaimu, Baekhyun-ah. Tapi kupikir kau terlalu baku untuk mempunyai perasaan. Yah, pikiranku juga sama sebenarnya dengan anak lain,” kataku. Terus terang.

Baekhyun tersenyum lebar, lalu memelukku, erat. Aku yakin, sekarang mukaku semerah tomat, sekarang. Baekhyun melepaskan pelukannya, kemudian tersenyum lebar sekali.

“Ah, sebuah serendipity,” dendangnya.

Aku mengernyit. “Apa?”

Baekhyun tersenyum, kikuk. “Ah, bukan apa-apa.”

Aku menggeleng-gelengkan kepala. “Dasar.”

FIN

Zugzwang: istilah untuk menggambarkan situasi saat tidak ada pilihan menguntungkan —B. Jerman

Vagitus: nama dari tangisan pertama anak bayi —B. Esti

Serendipity: keberuntungan yang menyenangkan —B. Ingris

Sumber: Fantasteen Lucid Dream karya Ziggy Z

Thank-you for read this fan-fiction

luckyspazzer

17.32

10/06/2014

 

 

Advertisements

46 thoughts on “Serendipity”

  1. Waaaaa..kerenn,,lucu juga penggambaran baek-nyaa..
    Baek terlalu baku siihh sampe2 frontal banget nembak cewek.. tapi sweet kok..#??
    Suka karya kamu jess..
    Ditunggu karya lainya..

      1. Okee..oke..
        Tapi..bukanya mau nagih niihh..
        Tapi cuman nanya sequel back to december jadi dibikin kah???

    1. Alur kecepetan? Yayaya, aku tahu itu. Dan aku bahkan sadar.
      Tapi gak apa-apa, daripada ujung-ujungnya malah gak nyambung ><

  2. Aku suka! Sequel juseyo…. Kan mereka belum pacaran tuh, dan nyempiin luhan di sequel nya #jiwaCupckesKeluar

    1. Sequel? Aku enggak pernah kepikiran buat sequelnya O_O gantung ya?
      Nyempilin Luhan? LOL, dia jadi trouble-maker gitu diantara hubungan keduanya? Oke-oke, aku coba dulu aja. Nyambung apa enggak.
      Lagian aku juga punya hutang sequel yang banyak, lho~
      Satu; Back to December, Dua; Knock …, Knock … Tapi enggak apa-apa, asalkan ada inspirasi semuanya kan menjadi nyata *curhat*

  3. KERENN + LUCU..
    Suka bngt,apalg castnya soo baekhyun,mkin seru bcanya,,
    si soo jwabnya terang2an bngt 😀
    itu couple lucu bngt 😀
    keren thor ffmu,
    sbnrnya msih butuh sequel atau apalah biar ada lnjutnnya soalnya suka bngt sma couple ini,
    fighting thor 😉

    1. Makasih pujiannya ^^
      Sequel aku pertimbangkan dulu, ya?
      Couple BaekSoo aku lumayan suka, 80% lah.
      Tapi terimakasih ya sudah mau komentar 😀

  4. Wuuhuu..cute bgt ><..baekhyun cita2nya jadi penerjemah ya? *plak*..serendipity..lucu namanya..baekhyun-ssi..anda niat sekali buat belajar bahasa alien itu(?)..sooyoung-ssi..normalkan baekhyun-ssi..ㅋㅋㅋ

    1. Ah~ Bukan aku yang bisa Bhs. Asing, aku juga dapat sumbernya dari buku Fantasteen kok .-. andai penulisnya enggak nulis bahasa asing, mana bisa kan aku ngerti? Hehehehehe

    1. Sudut pandang Baekhyun? Wow, pasti beda banget .-. dan aku harus ngeruak Google lagi, kan udah tahu Baekhyun itu penuh dengan ‘Keanehan’ disini.
      Tapi kalau aku bisa, ne?

      1. Klo gk bisa gpp kok :), aku gk maksa lagi pula nanti chingu nyari kata yabg sedikit aneh pasti susah 🙂
        Baekhyun emng aneh, tapi aku suka sam dia 😀

  5. Baekhyun emang kan anaknya rada aneh gitu kan. Rada absurd. Lucu..lucu cuma sayang pendek banget padahal gue masih pengen ngelihat ke romantisannya soobaek…Soobaek romantis banget

  6. malu sendiri bacanya xD baekhyun pintar bahasa planet ternyata awaw xD biarpun baekhyun konyol xD bahasanya ngaco tetep aku cinta :v

    1. Biarpun Baekhyun cantik, Baekhyun pangeran eyeliner, Baekhyun bahasanya ngaco, orangnya absurd, aku tetap cinta dia~ *nyatanya dia emang sering pake eyeliner supaya dia lebih cool ._.*

  7. Like this yoo~ Like this… #sing

    Ceritanya unik tapi sayang agak kecepetan alurnya. Emang kalau drablle mesti pendek, hahaha~

    Baekhyun emang udah aneh dari sananya 😀

    1. Kecepetan alurnya? Sori ya~
      Drabble yang panjangnya 5.000 words baru amaizing (y)
      Biarpun dia absurd, aku tetap cinta Baekhyun~ *lol*

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s