Back to The December [One Shoot]

Back To The December

Written

luckyspazzer

Starring

Choi Sooyoung from Girls’ Generation and Byun Baekhyun EXO – K

Genre

Romance, Sad, Angst

Length

One Shoot

Disclaim

Cast belong to God, poster and story belong to me.

Inspiration

Back to December by Taylor Swift -this song is so beautiful, i’m like it!

Also Posted On

Personal Site

Backsound

Back to December – Taylor Swift [recommended]

~ Back to December ~

Sungguh, ini adalah penyesalanku yang teramat dalam. Tapi, apakah kau dapat memaafkanku lagi? Setelah aku bahkan tidak tertarik menerimamu saat kau sudah putus asa mencoba mendapatkanku lagi?

-Choi Sooyoung; Back to December

~ Back to December ~

Sooyoung menatap kosong ke lukisan pasangan bahagia sedang menikmati matahari terbenam. Dia menunduk dalam, memandang sebuah liontin hati. Dia memandang keluar, salju turun mulai melapisi permukaan dengan salju.

“Desember …, hari dimana kita bertemu,” gumamnya.

Sebuah penyesalan yang kini tidak memiliki arti lagi. Dia memandang ke atas, atap yang kosong. Pikirannya terputar pada beberapa waktu yang lalu. Dimana saat mereka pertama kali bertemu.

Drama ini sudah mencapai episode terakhir, episode yang berakhir sedih, tapi tidak bagi para pemainnya. Senyum bahagia mereka menghiasi malam itu, menikmati pesta untuk merayakan drama yang sukses besar tersebut.

Sooyoung, salah satu aktor utama wanita, asyik meneguk jus stroberi —catatan: Sooyoung benci alkohol. Sooyoung memandang Baekhyun; lawan mainnya dalam drama ini. Dia mulai melangkah ke arah pria tersebut, menghampirinya.

“Selamat, aktingmu selalu bagus. Aku sudah sejak lama menggagumimu, lho,” kata Sooyoung, menjabat tangan Baekhyun, aktor yang baru booming tapi langsung dikenal masyarakat karena drama yang mereka mainkan; Ending.

Baekhyun tersenyum lebar pada Sooyoung.

“Oh, tentu saja. Selamat juga padamu. Aktingmu bagus juga, aku sering menonton drama-mu.”

“Jadi …., kau lahir tahun berapa?”

“1992, kau?” tanya Baekhyun, sambil meneguk limun miliknya yang kini tinggal setengah. Sooyoung mengerutkan dahinya. “Apa? Apa ada yang salah denganku?”

“Tidak. Kau yakin 1992? Kukira kau 1996. Oh, berarti aku noona-mu,” kata Sooyoung.

“Memang kau lahir kapan?”

“Aku tidak mau memberi tahumu, kelak aku akan tampak tua nantinya,” dengus Sooyoung.

Mereka terlalu asyik mengobrol, sehingga para kru, aktor, sutradara sudah pergi dari lokasi mereka. Tinggal tersisa mereka berdua.

“Cepat sekali waktu berlalu, ya?” komentar Baekhyun. “Aku bahkan tidak sadar kita sudah mengobrol tiga jam.”

“Tiga jam? Wah, ini rekorku. Aku tidak pernah bisa tahan berdiri lebih dari 2 jam, lho,” kata Sooyoung. “Aku mau pulang dulu, ya.”

Baekhyun terdiam, Sooyoung mulai beranjak pergi. Tapi Baekhyun menahan tangannya.

“Apa?”

Baekhyun diam, masih diam. Dia memandang sepatunya yang mengkilap tertimpa cahaya lampu.

“Apa? Aku tidak mau membuang waktu, Baekh—”

“Aku suka padamu, maksudku. Bukan menyukaimu, tapi mencintaimu. Lebih dari sekadar teman. Saranghae, Sooyoung-aa.”

Sooyoung terpaku, diam.

Keringat dingin mengucur dari kening Baekhyun. Tak lama kemudian, suasana menjadi kikuk.

Dia tersenyum kikuk. “Ah, aku tahu kau mungkin sudah punya kekasih, lagian kau kan cantik. Mana mungkin kau masih la—”

“Tak apa. Aku sebenarnya sejak lama sudah mencintaimu, Baek.”

Baekhyun diam mematung, melongo tak percaya. Sooyoung tersenyum manis. “Aku pamit dulu, ya. Annyeong, Baekhyun-ah~” serunya dan beranjak pergi, kini dia benar-benar pergi.

Meninggalkan Baekhyun masih mematung, tidak percaya.

Sooyoung menghela napas, memandang sebuah foto dimana pertama kalinya mereka bertemu. Foto ini diambil saat break episode kedua, memang baru sementara. Foto itu sudah diambil lama sekali, kini sisinya sudah menguning termakan usia.

Sooyoung tak percaya karena masalah sepele itu, semua berakhir, ingatannya berputar. Dimana dengan bodohnya dia bertindak bahwa hubungan mereka tidak akan bisa berlanjut.

Konyol.

Kini dia merasa tindakkannya salah. Dia baru menyadari itu sekarang, kini dia terjebak diantara relung penjara yang ia bentuk sendiri. Dia tidak percaya, kini dia menginginkan Baekhyun kembali. Tapi apa daya, Baekhyun sudah menikah dengan orang lain.

Sooyoung dan Baekhyun bertengkar hebat. Pertengkaran yang terbentuk hanya dengan masalah sepele; kemana mereka harus pergi makan untuk kencan berikutnya. Pertengkaran ini sudah sering terjadi, dan butuh ada yang mengalah. Tapi kali ini sama sekali tidak ada yang mau undur diri untuk mengalah. Kepala mereka sama-sama dingin.

“Aku mau di kafe Lé Amour!” kata Sooyoung.

“Tidak mau! Aku mau di restoran St Moris!” kata Baekhyun.

“Kafe!”

“Restoran!”

“Kafe!”

“Restoran!”

“BAEKHYUN! Kita sudah ke Restoran St Moris minggu lalu, dan kau masih mau KESANA?!” jerit Sooyoung protes. Dia muak dengan St Moris yang memperhatikkan ketat suatu kerapihan, keanggunan, dan kesopanan. Mengunyah dengan bunyi termasuk tata-krama mereka, dan Baekhyun orang yang mudah terkena Cinta Lokasi.

“Aku suka St Moris!”

“Egois! Kita harus mencoba ke kafe, lain kali!”

“St Moris, kan, idemu!”

“Tapi aku dengar dari Yuri! Dia bilang restorannya bagus! Ternyata tidak!”

“Menurutku itu bagus, Sooyoung-aa!”

“ITU MENURUTMU!”

“Fine, kalau begitu kita tidak usah kencan malam ini!” kata Baekhyun.

“YA SUDAH! AKU TIDAK PEDULI!” kata Sooyoung. Dia keluar, dan membanting pintu apartemen Baekhyun. Dengan muka merah berapi-api, dia segera mengendarai mobilnya menuju rumahnya. Dia sudah marah sekali pada Baekhyun.

Esok malamnya….

Sooyoung memandang teleponnya, layar bertuliskan Byun Baekhyun tertera disana. Tak lama kemudian, terdengar suara Baekhyun.

“Apa? Jadi kau mau ke St Moris sekarang?” kata Baekhyun.

“Tidak juga.” sahut Sooyoung pelan

“Lalu, kau mau ke kaf—”

“We have to break up.” sela Sooyoung.

Baekhyun diam, sepertinya dia tak mau berkata-kata.

“Kurasa hubungan kita tidak akan berjalan lama lagi, Baekhyun-ssi, sehingga kupikir kita harus putus. Melihat betapa seringnya kita bertengkar, berbeda jauhnya pendapat, dan keegoisan membuatku tidak nyaman. Sukar dipercaya bahwa hubungan kita yang dimulai dengan momen yang manis harus berakhir seperti ini. Tapi seperti yang kukatakan. Kita harus putus.”

“Tapi, bisakah kita masih mempunyai hubungan? Kita masih bisa bersatu!” kata Baekhyun, serak.

“Tidak. Kita harus putus, annyeong, Baekhyun-ssi.”

Sooyoung mengigit bibir bawahnya, mengingat momen itu. Dan, bagaimana Baekhyun kaget. Esoknya saat dia melihat foto Baekhyun di majalah langganannya, ada Baekhyun dengan mata berkantung dan mata yang menatap sayu walaupun bibirnya terukir senyum menawan.

Dia ingat apa tulisan majalah itu; Apakah Byun Baekhyun Punya Masalah?. Baekhyun dibicarakan menangis saat wawancara itu, sehingga mau tak mau, wawancara itu berakhir dengan tanda tanya besar bagi pembaca.

Sooyoung tak percaya, Baekhyun sampai menangis karena dirinya. Dan dia ingat, bagaimana cara Baekhyun berusaha mendapatkan dirinya lagi.

“Ayolah, aku mau mengalah demimu. Aku janji tidak akan egois lagi,” kata Baekhyun saat mereka bertemu suatu saat. Sooyoung mendengus.

“Sori, kau siapa, sih? Aku tidak tertarik pada ucapan basimu itu,” dia melangkah asal, yang penting tidak bertemu mata Baekhyun lagi.

Dan, esoknya dia mendapat sebuah pesan dari nomor yang tidak ia kenal.

“Aku menyukaimu, Sooyoung-aa. Tolong terimalah aku lagi menjadi kekasihmu. Apapun caranya, aku janji tidak akan egois lagi dalam menjalin hubungan. Bagaimana caraku untuk mendapatkanmu? Tolong, berikan aku syarat. Tidak menjadi kekanakkan? Tidak egois kembali? Tidak menjadi pria yang suka memelas?

From: Baekhyun”

Sooyoung mendengus, pasti itu Baekhyun. Mantannya hanya satu, dan Baekhyun satu-satunya orang yang pernah menembaknya sebagai kekasih.

“Tidak tertarik. Maaf sekali.

From: Sooyoung”

Baekhyun bukan tipikal orang yang gampang menyerah. Maka, dia kembali menembak Sooyoung. Distudio tepatnya. Saat itu, mereka sedang syuting untuk drama lagi. Disebabkan oleh penggemar drama yang memang menginginkan sequel dari kisah tersebut.

“Terima aku menjadi kekasihmu lagi, Sooyoung!” katanya. Didepan semua orang, dengan bunga mawar yang dipegangnya. “Aku berjanji tidak akan menjadi pria egois, manja, nakal, atau semacamnya itu! Tapi tolong terima aku lagi.”

Semua orang terpusat pada Sooyoung. Tidak. Sooyoung bersikeukeuh pada pendiriannya.

“Tidak tertarik, terimakasih.”

Baekhyun tidak pernah gencar berusaha mendapatkan Sooyoung, tanpa kenal rasa lelah. Sampai akhirnya Baekhyun putus asa untuk kembali mendapatkan Sooyoung. Sejak itu, Baekhyun tidak pernah mencoba lagi mendapatkan Sooyoung.

Sooyoung kini ingin mendapatkan Baekhyun lagi. Dia merasa bersalah telah bersikap sembrono pada Baekhyun. Tidak disangka, ada sebuah rumor muncul bahwa Baekhyun mengencani gadis yang merupakan maknae girlband ternama; F(x).

Sooyoung menggangapnya rumor, maka tidak menggangap itu semua menjadi serius. Tapi, setahun silam, mereka menikah. Benar-benar menikah. Sooyoung terkejut, tidak percaya Baekhyun semudah itu melupakannya.

Dan bagaimana dia meminta maaf pada Baekhyun. Dia ingat sekali.

Sooyoung berjalan. Mencari-cari dengan cemas sosok Baekhyun, dan pada akhirnya dia melihat Baekhyun sedang berbicara pada Krystal, dia dengan segera menuju sosok Baekhyun.

“Eonnie Sooyoung! Ada apa?” tanya Krystal.

Dia memandang Baekhyun, mengacuhkan Krystal. “Maaf sekali, aku meminta maaf untuk malam itu. Kuharap kau mau memaafkanku.”

Entahlah, apa Baekhyun memaafkannya? Dia tidak tahu, karena saat itu ia langsung kembali.

“So this is me, swallowing my pride standing in front of you, saying i’m sorry for that night [Inilah aku, mempertaruhkan harga diri. Berdiri didepanmu, meminta maaf untuk apa yang telah kulakukan pada malam itu]“

Sooyoung merasakan air mata itu bergulir deras. Bagaimana saat surat kabar memuat berita tentang Krystal-Baekhyun. Dia merobek kertas itu, menjadi dua. Krystal ia biarkan buang pada tempat sampah sedangkan foto Baekhyun? Ia pajang pada salah satu frame foto.

Dia memegang foto selca-nya, dan menundukkan kepalanya dalam. Dia tidak habis pikir, mengapa dia dengan bodohnya memutuskan Baekhyun yang kelak ia akan rindukan kembali.

Dia ingin meminta kembali pada bulan Desember, detik mereka pertama kali bertemu. Berusaha menjadi sosok yang lebih baik dan berharap orang yang kini mendampingi Baekhyun bukan Krystal, melainkan dirinya.

Dia melangkah turun, pergi ke sebuah kamar. Memegang sebuah kertas, menuliskan sebuah kalimat yang kini bisa saja tidak sudah ada artinya lagi.

Aku sangat merindukanmu. Kapan kau mau kembali untukku?

Aku sudah mempertaruhkan harga diriku, meminta maaf padamu didepannya. Apakah kau memaafkanku?

Matamu yang selalu memandangku dengan bahagia, senyum tipismu yang memukau … Kapan aku melihatnya lagi?

Apakah kau memaafkanku? Bahkan ketika aku mengacuhkanmu?

Mengatakan ‘aku tidak tertarik’, tapi pada akhirnya menjadi ‘aku tertarik’?

Apakah kau putus asa setiap aku menolakmu? Mengapa kau begitu tegar? Tidak pernah putus asa saat mencoba mendapatkanku kembali?

Aku yang bodoh, berpikir aku selalu benar. Maukah kau memakluminya?

Aku yang bodoh, menginginkan agar aku dan kau putus. Berpikir hubungan ini tidak dapat berlanjut. Berpikir otak mudamu yang belia, sehingga tidak bisa lebih dewasa daripada otakku. Aku salah, kan?

Maafkan aku, Baekhyun.

Nyatanya aku yang konyol. Bodoh. Egois.

Sungguh, maafkan aku, Baekhyun.

Maukah kau memaafkanku?

Choi Sooyoung

FIN

Absurd gak? Absurd gak sih? Aku baru tahu maknanya setelah baca disalah satu blogspot. Sungguh, artinya mendalam banget. Tapi aku enggak tahu, apa fanfiction-ku juga punya arti mendalam. Makasih aja deh yang udah komen ^^

luckyspazzer 

34 thoughts on “Back to The December [One Shoot]

  1. fazrinee May 9, 2014 / 6:37 PM

    sad ending banget pengen nangis gakuat rasanya😦 plis sequel kayanya lebih bagus soalnya ff ini juga bagus banget!!

    • luckyspazzer May 9, 2014 / 7:39 PM

      Sad ending, ya? Sorry~ Sequel? Aku pertimbangkan dulu, soalnya aku paling enggak bisa nulis sekuel -maklumkan aku, ya~

  2. Kyuhyunbaekhyunsooyoung May 9, 2014 / 6:43 PM

    Aku mau sequel eon…..

    • luckyspazzer May 9, 2014 / 7:44 PM

      Aku pertimbangkan, ya~

  3. sonjimoon May 9, 2014 / 8:29 PM

    feelnya dapet nih ;__; tau dehlah gimana rasanya jadi soo dan dia benerbener ngggghhh (?) nyia2in cowok yg sayang sama dia ;__;
    nice fic ‘-‘)b

    • luckyspazzer May 10, 2014 / 9:20 AM

      Dapat feel -nya? Aku kira mungkin gak ada yang bakal dapet, soalnya aku kebut banget nulisnya. Trims~

  4. Rizky Amelia May 10, 2014 / 7:55 AM

    Kann Soo eonni sihh nyianyiain Baekhyun. Nyesell kann??? Heuhh-_-
    Ini ada sequelnya kah eonni?? Kalau ada ditunggu yaa ^-^

    • luckyspazzer May 10, 2014 / 9:21 AM

      Yah, akhirnya dilema sendiri. Jadi, kita harus berpikir dua kali kalau gitu~ Sequel -nya? Aku pertimbangkan dulu aja, ya…..

  5. kumiko May 10, 2014 / 11:05 AM

    sequel ya unn pliss.. bikin mereka balik.. tapi krystal tetep bahagia.. soalnya jarang banget ff sooyoung baekhyun Fighting unn!!

    • luckyspazzer May 10, 2014 / 12:17 PM

      Sequel? Dipertimbangkan ya~ Aku harus pikir, gimana cara Krystal tetap bahagia walaupun si Baekhyun sudah pergi… Aku buat nanti ya~

  6. Amel Ryriis May 10, 2014 / 1:37 PM

    Hwwwaaaa….jdi nyesek gitu yakk..
    Mw baekhyun sma soo balikan😦
    bnar2 dibutuhkan sequel thor😀

    • luckyspazzer May 10, 2014 / 1:57 PM

      Nanti aku pertimbangkan sekuelnya~

  7. DeliaaOKT May 10, 2014 / 2:24 PM

    Kasian Soo eon,,Baekhyun gampang bngt sihh lupain Soo eon
    bikin sequelnya ya??ya??#maksa
    Buat mereka bersatu lg..Ok

    • luckyspazzer May 11, 2014 / 9:35 AM

      Sequel? Dipertimbangkan~
      Kalau bisa ya buat mereka bersatunya ._.

  8. Sooyounghardcore May 10, 2014 / 3:50 PM

    Sad ending ?? Oh my god T.T baeek oppaaa kembali sama sooyoung eonni juseyoooo~
    Thor squel please

    • luckyspazzer May 11, 2014 / 9:36 AM

      Iya, dong~ Sad ending…. Sequel nya mau pertimbangkan dulu, doa’kan aja bisa~

  9. Anna Choi May 10, 2014 / 4:55 PM

    Baru tau juga kalo artinya back to december dalem banget😥
    Kasihan soo-eonni
    Harusnya itu soo eonn juga harus bisa move on dari baekhyun
    Haah, too bad
    Ff-lainnya ditunggu🙂

    • luckyspazzer May 11, 2014 / 9:37 AM

      Nyatanya, arti Back to December itu kan, kisah aslinya Taylor Swift. Tapi aku ubah aja jadi Soo-Baek. Perubahannya dikit banget, enggak banyak🙂

      • Anna Choi May 11, 2014 / 9:48 AM

        Serius?? Aku juga baru tau ini kalo back to december kisah nyatanya Taylor Swift :’ miris banget

  10. kartika May 10, 2014 / 10:23 PM

    sad ending😦 ceritanya bikin nyesek jadi penge nangis. yaah soo sama baek nggak bersatu. thor disini sequel benar benar dibutuhkan😀 ada sequelnya ya thor plisss

    • luckyspazzer May 11, 2014 / 9:40 AM

      Sequel dipertimbangkan, ya

  11. ThaNiaa May 11, 2014 / 6:00 AM

    Waaa..sad ending..
    Buatin sequel dong author bikin mereka balikan lagi..
    Kan baekhyun nanti baca surat dari syoo nah buat baekhyun sadar kalo dia masih suka ama syoo…
    Jebal sequel author…

  12. luckyspazzer May 11, 2014 / 9:41 AM

    Iya, sekali-kali dong~ #authoryangkejam
    Sequel aku pertimbangkan

  13. FAnoy May 11, 2014 / 11:16 AM

    Sad ending ㅠ_ㅠ..aku gatau mau ngomen apa..ini ff Back to the December..tapi aku merasa ff ini Everything has change(?)..trus disini Sooyoung umurnya brp? Aku gak ngerti maksudnya..baekhyun lahir 1992 trus sooyoung ngira lahir tahun 1996 dan sooyoung itu noonanya baekhyun..apa maksudnya? *telmi*

    • luckyspazzer May 18, 2014 / 6:54 PM

      Kok Everything Has Changed??? Disini, umur Sooyoung ya kayak umur aslinya. Maskudnya, kan Baekhyun lahir 1992, terus, Sooyoung ngira Baekhyun lahir 1996 karena mukanya itu polos-polos gimana gitu. Nah, kalau di Korea, cowok yang lebih muda, manggil perempuan yang lebih tua itu, noona. Makanya, Sooyoung noona nya Baekhyun. Kamu ngerti apa enggak, nih?

  14. selviiii May 11, 2014 / 12:49 PM

    Sequel nya dong … ceritanya bagus banget

    • luckyspazzer May 18, 2014 / 6:55 PM

      Sekuel? Aku pertimbangkan, ne~

  15. sooyoungie May 13, 2014 / 6:53 PM

    Aaaa kasian baekhyun nya kok soo egois bngt huhu

    • luckyspazzer May 18, 2014 / 7:06 PM

      Sooyoung kayaknya engga egois, deh ._.

  16. qarenzapark May 14, 2014 / 1:48 PM

    Wahh! Kagum sama penulisan kamu yang bagus🙂 Tambah kece ❤ Duh, si baek kok sama Krystal, ama do-bi kan udah cukup xD Hehe, mian aku jarang apdet soo fanfiction karena lagi sibuk😀

    Fighting !

    • luckyspazzer May 18, 2014 / 7:07 PM

      Ah~ aku malu jadinya, Unnie~
      Ih, kalau Baekhyun sama Chanyeol apa kata orang jadinya, Eonnie??? Pasangan yaoi, gitu? Wkwkwk😀

  17. SooHun July 16, 2014 / 12:52 PM

    dengan masalah baekhyun akhir akhir ini terus baca ff ini astaga nangis kak nangis T_T

  18. Varash Kim October 5, 2014 / 11:09 PM

    Entah aku yang lebay atau ff ini bener bener emosional?? aku aja ampe frustasi bacanya…

  19. Rika_Cho December 20, 2014 / 9:04 PM

    Huaa T.T
    Kok Sad End? T.T
    Regret always comes late (?) *kata-kata apa ini-__-

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s