Romance, Sad

Because I’m So Stupid

Because I’m So Stupid

Because I'm So Stupid

The Title Is

Because I’m So Stupid

The Writer Is

luckyspazzer

Starring

Choi Sooyoung Girls’ Generation

Oh Sehun EXO-K

Genre

Angst, Romance

Length

Drabble

Disclaim

The cast not mine, but the story –also the poster to–is mine

Harusnya aku sudah mengetahuinya

© Because I’m So Stupid

Ucapan manisnya ternyata hanya kedoknya untuk memanfaatkanku. Aku menyesalinya sekarang; mengapa aku tertipu oleh ucapan manisnya. Memoriku berputar pada beberapa bulan yang lalu; 31 Desemer 2013. Kuingat bagaimana dia melamarku –didepan banyaknya murid-murid. Kuingat bagaimana dia selalu memberiku hadiah, biarpun tidak seberapa. Asal kalian tahu; dia adalah pemuda miskin. Dia baik hati, pekerja keras. Tapi ternyata, dia bermuka dua.

Sikap budi pekertinya lah yang membuat murid-murid wanita kagum padanya, dengan ciri-khas tidak pernah mengeluh. Aku sebenarnya tak curiga saat dia mendekati sunbae atau adik kelas kami yang perempuan. Dia selalu bilang; “Soo, mereka hanya temanku. Kau tahu bukan, kau adalah bidadariku?”. Dan aku selalu percaya.

Sampai ….

Flashback

Aku mengeratkan jaketku yang berwarna hitam gelap, Sehun tega-teganya belum menjemputku. Padahal, hujan deras tengah mengguyur kota. Aku segera berjalan, hendak ke taman. Pemandangan taman cukup enak untuk melihat, apakah Sehun sudah datang atau belum. Dia berjanji akan menjemputku ditaman.

“Hyunnie-ya, happy aniversary!” seru sebuah suara yang familiar ditelingaku, kugadahkan kepalaku. Kulihat Sehun sedang mengusap-usap rambut seorang gadis, dijulurkannya sebuah boneka. Boneka yang lama kuidamkan, dan Sehun bilang uangnya belum cukup untuk membelinya.

“Hunhun oppa, gomawo …, aku sudah lama mengidamkannya. Dengan apa kau membelinya?” tanya Seohyun –hoobae kami yang terkenal polos dan baik hati, dia memandang Sehun dengan dua bola mata jernihnya.

“Kekasihku yang lain, jangan marah. Dia hanya kuperalat untuk mendapatkan uang banyak, kok! Dihatiku, hanya kau,” kata Sehun sambil mencolek dagunya, mukaku mendadak panas. Apa?! AKU HANYA ALATNYA?! Bagaimana bisa dia menyebutku begitu! Pantas dia selalu meminta uangku! Pantas dia mau memacariku; si gadis kaya raya pewaris Choi Corp.

Karena dia ingin membuatku sebagai alat pendapat uangnya.

“Aku tahu, oppa-ya. Aku selalu dihati oppa. Sebentar lagi ‘toh, kita juga akan menikah.” Seohyun tersenyum sembari mengecup pelan pipi Sehun. Mengapa dia tega! Tega merebut pacar orang! Kukenalnya sebagai adik kelas yang bersikap baik dan sopan, halus dan ramah. Bagaimana bisa dia egois? Aku sudah lama bersikap baik dengannya; dan ini balasannya? Padaku?

“O, Hyunnie. Aku akan telat menjemput si gadis congkak itu, selamat tinggal,” katanya, mengecup pipi Seohyun. Lalu memeluknya. “Kau masih dengan pria yang sombong dan bangga dengan julukan ‘Evil Maknae’ itu?”

“Yeah, oppa-ya. Aku bosan dan jenuh padanya, dia selalu bercerita tentang kakak-kakaknya yang sudah ia jahili. Kau tentu akan putus dengan gadis ‘sok’ baik itu bukan?” sahut Seohyun.

“Tentu. Selamat tinggal.” Sehun beranjak berdiri.

Aku buru-buru berjalan, duduk didepan kelasku. Pura-pura membaca buku yang kupinjam dari perpustakaan berjudul ‘Hwaiting!’. Dan kulihat Sehun datang, aku mendelik padanya. “Ada apa?”

Diam. “Ayo pulang.”

Flashback Off

Sungguh. Aku muak padanya, selamanya.

© Because I’m So Stupid

14 April. Aku melirik pada arah kalendar. Angka 14 kubulatkan dengan spidol berwarna merah jambu. Aku melihat tulisan paling rapihku. Apa alasannya angka itu dibulatkan? Libur? Aku membacanya.

Our Anniversary.

Payah. Seharusnya aku sudah menghapus tanda bulat itu. Itu kubulatkan sejak pertama kali kami mengadakan anniversary. Aku segera berpakaian; betapa beruntungnya aku. Hari ini sekolah mengadakan libur karena rapat guru. Aku buru-buru keluar, mendapati Sehun dengan kemeja cokelat kotak-kotak merah marunnya yang kucel dan celana jeans yang sudah gelap. Sneakers berwarna kucel yang biasa ia pakai tampak melekat ditubuhnya. Oh, kuyakin dirumah miskinnya ada banyak baju mewah.

Tentu saja. Bukankah aku sudah mengorbakan uangku baginya? Aku lupa, ini kan cuma kedoknya. “Ke taman? Taman lain saja,” usulnya. Aku diam, dan hanya mengganguk. “Kau tak enak badan?”

“Diam, Hun.” kataku jengkel, aku segera berjalan bersamanya menuju taman kota. Tumben-tumbennya taman kota sepi dan hening, dan dia memandangku.

“Maaf, aku tak punya apa-apa untukmu saat anniversary kita sekarang, sungguh. Aku menyesal. Aku seharusnya sudah menabung sejak lama. Tapi uang darimu kumanfaatkan untuk menabung, sebentar lagi kita toh sudah kuliah,” sahut Sehun, menyesal. Huh, menyesal katanya? Tidak punya uang? Lalu, boneka Seohyun darimana dia dapat?

“Ya, Hun. Aku mengerti, aku juga tak punya hadiah untukmu. Uangpun tidak, aku lupa ini anniversary kita,” kataku. “Aku tahu, kok, uangmu bukan untuk biaya kuliahmu, Hun. Untuk biaya menikahmu dan Seohyun bukan? Aku tahu, kok. Uangmu yang kuberikan untuk kado Seohyun. Kau cuma memanfaatkan aku. Apakah aku benar?” kataku, menyambarnya dengan kata-kata itu.

Terohok.

Sehun memerjapkan matanya, memandangku tak percaya. “Young, aku …”

“Iya, Hun. Aku tahu, kau tidak menyayangiku. Dirumahmu, baju mahal sudah tertumpuk bukan? Aku tahu, kau juga kerja sampingan di kafe ternama Lé Amour. Dan gajimu kuyakin sampai lima puluh won perhari bukan?” kataku. Yah, kafe tersebut memang terkenal dengan gaji karyawan yang melimpah; bahkan sangat besar. Bila lima puluh won sehari, dalam satu bulan bisa berapa itu?

“Young …”

“Paham, Hun. Aku paham, jadi …., kita bisa putus?” kataku, dengan senyum pahitku. Sehun diam. “Diam berarti iya, kan? Annyeong!” seruku dan beranjak pergi.

Sehun diam, seratus persen. Lalu aku beranjak pergi, kurasakan dipipiku sudah bercucuran air mata. Hei, mengapa kau menangis? Bukankah kau memang berniat untuk memutuskannya? Aku berjalan, terus. Dengan pikiran kosong. Sampai tiba-tiba ….., aku merasa ada yang membuntutiku. Aku memandang ke arah belakang.

© Because I’m So Stupid

Author POV

Sebuah kegemparan terjadi di Seoul. Seorang mayat wanita ditemukan diujung gang. Para polisi berhasil menemukan Kartu Tanda Penduduknya. Lalu segera mengecek nama si korban, dan ternyata beberapa bagian KTP tersebut.

Choi Sooyoung

END

with love,

Lucky Spazzer

Advertisements

30 thoughts on “Because I’m So Stupid”

  1. ada sequelnya dong biar tau kenapa sooyoungnya bisa meninggal, ngegantung masa>,< tapi overall ceritanya udah bagus kok^^

    1. Iya, Hunhun jahat!
      Nah, itu dia. Sehun kan kerja 50 won, masa ngakunya miskin coba? kan Sooyoung jengkel gitu…

  2. Sehun!! Kamu manfaatin unnie ku! aku tak terima! (kebawa emosi)
    ada nama seohyun lagi, gak tahu kenapa aku lagi gak suka seohyun(curhat)

    lanjut eon, aku jadi geregetann baca ff ini. lanjut ya…. dengan ff yang lain
    nice 🙂

    1. Dikira cuma kamu yang gak terima?! SAYA JUGA ENGGAK TERIMA! (ikut-ikutan)
      Entahlah, Seohyun sebenarnya cuma -cameo bias- doang. Lagi gak suka Seohyun? Why?
      Lanjut? After story aja ya ._.v

  3. suka banget!
    angst nya dalem parah lah. udah dikhianatin, terus endingnya sooyoung kecelakaan. berharap dengan itu sehun bisa menyadari sesuatu.
    tapi sumpah, soo shikshin strong banget di sini, suka karakternya 🙂

    1. Wow, trims. ANgst? Duh, padahal aku sama sekali gak peduli ama kisahnya, yang penting asal ketik dan langsung nulis ‘END’. Tapi mungkin yang ‘after story’-nya aku terlalu ‘care’ supaya nyambung. Sehun? Sadar? Oh, dia tentu akan segera menyadarinya.

  4. Nyesek banget..sehun jahat..kalo aku jadi sooyoung aku langsung nyamperin dan mutusin ditempat *efekemosiberlebih*..gantung nih..ada sekuel kah? Keep writing..fighting ‘-‘)9

    1. Efek emosi? Tentu, aku andai tidak se- strong as a cute little shiksin ini akan memutuskannya. Sequel? Sure. Dalam pengekitan, donggg

  5. Bisa kasih sequel??daebak ffnya…,boleh saran gak buat blog ini…
    Maaf aku gk trlalu bisa bca tulisannya,tlonh jngn gelap bg’a??
    Makasih…:)

    1. Sequel? Tentu saja 😉 Tentang saran untuk blog, mungkin kamu bisa menghubungi min borayoung, aku bukan adminnya, nih ._.v

  6. wah soo eonnie meninggal 😥
    pasti gara” sehun kayaknya …. 😡
    ditunggu ff lain nya ! hwaiting !

  7. /bunuh sehun/? Wkwkwk xD itu kayaknya sehun yang ngebunuh si soo ya? Duh anjir ah itu bias gue dibunuh sehun, rasakan pembalasankuu (۳˚Д˚)۳ *emosi tingkat kyuhyun*/?
    Tapi bagus bangett thor ffnya, minta sequel dong 😀

  8. Pingback: ONE-TWO SHOOT

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s