I Choose To Love You ( 널 사랑하겠어 ) – Part 2

http://highschoolgraphics.files.wordpress.com/2014/03/i-choose-to-love-you.jpg

Fanfiction Title

I Choose To Love You ( 널 사랑하겠어 ) (2)

Author Name

qarenzapark

Main Cast

Oh Sehun, Choi Sooyoung, Choi Sulli

Additional Cast

Find by yourself^^

Genre

Romance, Sad, Hurt, Comedy

Length 

Series

Rating

PG-14

Poster

@lightseeker on hsg

Story is MINE !

Don’t be silent readers and don’t plagiat !

Just enjoy with my story, guys^^

~ Happy Reading ~

” Permisi..”

Sehun mengetuk pintu kelas seraya mengatur nafasnya. Dosen Yunho dan para mahasiswa/i lain melihat kearah pintu yang disana berdiri seorang Sehun.

” Maaf, pak. Saya terlambat.”

” Darimana saja kau, Oh Sehun ? “

” Maaf, pak. Saya mengantar paman saya ke bandara.”

” Itu bukanlah alasan yang tepat, Oh Sehun. Sekarang keluar.”

” Saya berani berjanji tidak akan terlambat lagi. Izinkan saya masuk hari ini, pak.”

Dosen Yunho menghela nafas sambil berpikir. Sehun juga termasuk mahasiswa terpintarnya dikelas. Apakah mahasiswa baru ini bisa diberikan kesempatan ?

” Baiklah. Sekali ini, aku memberimu kesempatan. Silahkan duduk ditempatmu.”

” Terimakasih, pak.”

Lalu, Sehun melangkahkan kakinya dengan cepat kearah kursinya. Sooyoung hanya melihat Sehun yang sedang berlari kecil itu. Ketika Sehun mendudukkan dirinya dikursi, Sooyoung memundurkan kursinya sedikit kebelakang, lalu berbisik, ” Sehun-ah, kau adalah satu – satunya mahasiswa yang diberikan kesempatan oleh Dosen Yunho. Hebat.”

Sehun terkekeh pelan lalu menjawab, ” Alasanku tadi hanyalah tipuan, Sooyoung-ah.”. Jawaban dari Sehun membuat Sooyoung terkejut. Lalu, Sooyoung kembali berbisik, ” Selain pintar diakademik, kau juga pintar berbohong, ya. Besok ajari aku.”

” Aku akan mengajarimu melawan Dosen killer ini.”

” Terimakasih ! “

…oOo…

Sejak awal, kehadiran Sehun membuat Minho risih. Si mahasiswa baru itu selalu berada disamping Sooyoung dan hal itu membuatnya panas. Tak dapat dipungkiri, Minho juga merasa cemburu karena Sehun selalu berada didekat Sooyoung akhir – akhir ini. Ia cemburu tidak bisa melihat Sooyoung cemberut lagi, memanggilnya bibi Choi, dan berperang mulut dengannya.

” Heh ?! Oh Sehun ! “

” Ada apa ? Kau menganggu makan siangku.”

” Kau kira aku peduli dengan makan siangmu ? “

” Sudahlah, aku tidak ingin mencari masalah denganmu. Bisa hancur reputasiku jika punya problem dengan namja kaya sepertimu. Ada apa kau kemari ? “

Minho melipat kedua tangannya. Mulai malas berbincang dengan rival-nya ini.

” Aku ingin..kau menjauhi Sooyoung.”

Sehun menghantikan kegiatan kelaparannya, lalu menatap Minho dengan wajah tenang.

” Kutanya sekarang. Sooyoung itu bukan siapa – siapamu, bukan ? Kenapa kau melarangku ? “

” Aku melarangmu karena aku tak suka melihatmu dekat – dekat dengan bibi Choi.”

” Kau cemburu ? Atau..kau menyukainya ? “

” Jika iya, kenapa ? “

Sehun terkekeh.

” Hei, Choi Minho. Dia kan pernah menolakmu. Kau masih ingin mengincarnya ? “

” Kau mencari masalah, Oh Sehun ! “

” Sudahlah. Aku mau masuk kelas dulu. Nanti sore, aku juga mau ke toko buku bersama Sooyoung.”

” Oh Sehun ! “

…oOo…

Sulli tengah tersenyum sendiri memikirkan tentang apa. Tunggu ? Dia sedang mempikirkan sunbae itukah ?

” Sulli-ya ? “

Suara itu membuyarkan lamunan Sulli. Sang penghasil suara lalu duduk disamping adik perempuannya itu.

” Kenapa senyum – senyum, um ? “

Sulli terkekeh melihat keingin-tahuan sang kakak tentang apa yang dipikirkannya. Dan sang kakak hanya tersenyum melihat tingkah sang adik. Sejujurnya, ia mengetahui jika adiknya sedang jatuh cinta.

” Tidak ada, eonnie.”

” Coba kutebak..hm ? Kau sedang jatuh cinta, ya ? “

” Yak ! Bukan eonnie ! “

” Jangan bohong, Sulli-ya.”

” Hehe, iya.”

Cengiran halus Sulli membuat Sooyoung tertawa lalu membaringkan tubuhnya dikasur Sulli.

” Hah, ternyata adikku sedang jatuh cinta. Kurasa, kau akan menikah mendahuluiku, Sulli-ya.”

” Eonnie, aku masih muda. Belum ingin memikirkan pernikahan.”

” O Iya, Sulli-ya. Siapa yang membuatmu jatuh hati ? “

Sulli mendekatkan bibirnya kearah telinga Sooyoung dan berbisik, ” Ini rahasia. Kau tidak perlu tahu.Hehe.”

” Sulli-ya !!! “

_

From : Sehun-ah

Sooyoung-ah, hari ini jadi pergi ?

From : Sooyoung-ah

Ya, 25 menit lagi.

From : Sehun-ah

Perlu kujemput ?

From : Sooyoung-ah

Tidak perlu. Kita bertemu disana saja.

From : Sehun-ah

Baiklah, 20 menit lagi kujemput.

From : Sooyoung-ah

Eh, Sehun-ah ?

Huh..

Beginilah Sehun. Teman yang paling keras kepala yang pernah ada dihidupnya. Sudah dikatakan tidak perlu, tetap saja bersikeras.

_

” Carilah bukumu, aku akan mencari komikku.”

” Eh? Kau tidak membeli buku sastra ? “

” Buku sastraku banyak dan lebih lengkap. Untuk apa aku membeli lagi jika sudah punya ?  “

” Haha. Baiklah. Bye ! “

Lalu, keduanya berpencar mengelilingi toko buku.

*

” Huh, kenapa komik untuk perempuan semua ? Tidak ada yang lain ? “

Sehun berdecak sebal ketika melihat hamparan komik dan disana ia tidak menemukan komik incarannya, Death Note.

Death Note adalah komik Jepang yang menceritakan seorang L yang menjadi pemegang Death Note yang menjadi incaran banyak orang. L yang memiliki catatan kematian itu ingin menciptakan sebuah negara yang bersih dengan mencatat orang – orang yang bersalah besar terhadap negara.

” Permisi, apakah anda tahu dimana letak komik Death Note ? “

Sehun bertanya pada staf toko buku yang sedang sibuk mencatat entah apa.

Death Note ? Komik Jepang itu berada di sebelah sana.”

” Kalau begitu, terimakasih.”

Sehun pergi menuju tujuannya mencari komik favoritnya itu.

Berbeda dengan Sooyoung, yang sedari tadi telah menemukan buku incarannya. Tetapi, letaknya tinggi bahkan ia tidak dapat mencapainya. Jika tingginya naik sekitar 8 sentimeter lagi, pasti ia bisa.

Sehun yang telah mendapat komik incarannya sadar ketika Sooyoung butuh bantuan walaupun ia tidak berkata. Mulutnya terlihat berkomat – kamit seperti menggerutu. Sehun menghampiri Sooyoung.

Ketika Sooyoung terus mencoba meraih buku itu, ia merasakan dada seseorang berada dipunggungnya. Seseorang itu tengah mengambil buku yang diraih Sooyoung. Setelah itu, Sooyoung sadar bahwa yang membantunya tadi ialah ; Sehun.

” Katakan saja jika kau butuh bantuan. Kau juga, jangan merasa tinggimu sangat menjulang.”

” Heh, kau ini. Tapi, terimakasih, ya.”

” Sama – sama.”

_

Sehun dan Sooyoung telah mengambil dan bersiap untuk membayar buku dikasir. Entah kenapa, Sooyoung ingin pergi kekamar mandi.

” Sehun-ah, aku permisi ke toilet sebentar.”

” Ya, jangan lama – lama. Atau tidak kutinggalkan.”

Lalu, Sooyoung melesat cepat kearah toilet. Diam – diam, Sehun membayar semua buku, termasuk buku milik Sooyoung.

” Berapa semua ini ? “

Sekembalinya dari toilet..

Dari kejauhan, terlihat yeoja itu tengah berjalan menuju kasir. Ia heran mengapa Sehun telah menenteng 2 buku yang telah dibayar. Yang satu milik Sehun, yang satu lagi miliknya.

” Bukankah itu buku yang akan kubeli ? “

” Iya. Ada apa? “

” Kau membayarnya, Sehun-ah ? “

” Tanya saja pada wanita kasir itu.”

Sooyoung menoleh pada wanita yang berdiri dimesin uang. Ia menganggu sambil tersenyum.

” Kenapa kau membayarnya ? Aku kan bisa membelinya sendiri.”

” Ini bukunya. Sudahlah, anggap saja hari ini aku sedang mentraktirmu. Jarang aku berbaik hati seperti ini.”

” Hm, terimakasih banyak, Sehun-ah.”

” Sama – sama, ayo kita pulang.”

…oOo…

Hari ini pengumuman mahasiswa/i baru yang mengikuti tes masuk universitas gelombang pertama dan akan menempati kelas sastra semester satu. Sulli yang gugup dan cemas terus berdoa.

” Kau pasti bisa, Sulli-ya.”

” Tetap saja aku takut, eonnie. Bagaimana jika aku tidak lulus tes ? Tidak mungkin tahun depan mereka menerimaku lagi.”

Sooyoung tersenyum lalu merangkul adiknya itu.

” Hei, kau itu pintar. Kau pasti bisa karena hasil belajarmu.”

Sooyoung berusaha menyemangati Sulli. Sulli tersenyum lalu berkata, ” Terimakasih atas dukunganmu, eonnie. Aku mencintaimu.”

” Aku lebih mencintaimu.”

_

Aula ini telah dipenuhi sekitar 150 orang. Tidak cukup banyak, karena ini calon mahasiswa yang mengikuti tes gelombang pertama. Mereka semua cemas dan takut tidak dapat diterima di universitas bergengsi ini. Salah satunya Sulli, yang gugup dengan hasil tes-nya.

Dipodium, telah berdiri seorang pemilik universitas. Dia bersiap untuk menyampaikan pidatonya yang sesungguhnya tidak terlalu penting. Hanya kata – kata sambutan para calon mahasiswa.

” Selamat pagi semua para calon mahasiswa ! Perkenalkan, nama saya Lee Soo Man. Pemilik universitas Kyunghee setelah menggantikan posisi kakak laki – laki saya, Lee Soo Myun.

Ujian masuk universitas Kyunghee gelombang pertama berjalan dengan lancar dan mendapat antusiasme dari para calon mahasiswa.”

Dan sekarang, intinya.

” Berikut ini, melalui media in-focus. Sekitar 60 terpilih dan lulus dengan hasil memuaskan.”

Sulli terus mencari  namanya.

” Jung Eunji..”

” Yang Yoseob..”

” Gong Minji.. “

” Lee Gikwang..”

” Choi..Sulli ? “

Sulli tersenyum senang. Akhirnya, ia akan masuk universitas bergengsi ini dan ia harus membuat kakak tercintanya bangga dengan hasil kerja kerasnya.

” Choi Sulli, berjuanglah ! “

…oOo…

Dosen Yunho kembali mengajar hari ini. Seperti biasa, kelas sunyi senyap ketika dosen killer ini menapakkan kakinya dikelas sastra 5.

” Selamat pagi, Anak – anak ! “

” Pagi, Pak ! “

” Sedikit pemberitahuan. Penerimaan mahasiswa baru sebentar lagi akan diadakan. Perwakilan dari kelas sastra dari 6 semester telah terpilih. Masing – masing kelas, ada dua orang yang mewakilinya.

Dari kelas sastra semester 1 yang terpilih adalah Yoon Bomi dan Jeon Jungkook. Dari kelas sastra semester 2 yang terpilih adalah Bae Suji dan Kim Yoonki. Dari kelas sastra semester 3 ada Lee Taemin dan Oh Hayoung. Dari kelas sastra semester 4 ada Kim Myungsoo dan Son Naeun. Dari kelas kita yang terpilih adalah Oh Sehun dan Choi Sooyoung. Dan kelas sastra semester 6 yang terpilih adalah Kim Taeyeon dan Choi Seunghyun. Untuk semester 7 tidak dipilih mengingat mereka yang sebentar lagi akan ujian lulus universitas.

Oh Sehun, Choi Sooyoung. Bersiaplah bulan depan untuk membimbing junior kalian. Tunjukkan rasa kewibawaan kalian. Mengerti ? “

” Mengerti, pak ! “

Dan salah satu orang yang tidak setuju dengan hasil pilihan perwakilan adalah namja itu.

Choi Minho.

~ To Be Continued ~

Haii^^

Kembali lagi dengan qarenzapark😀 Gimana part 2 -nya ? Seru gak ? Mian ya lama postingnya karena author sibuk banget. Siapa yang ngikutin alur dari pertama sampai kedua ? Tepuk tangan buat yang jujur mau koment, gak kayak silent readers yang menghantui ff author -_-

Okedeh, kalo begitu saya pamit~Komen juseyo~^^

XOXO~qarenzapark

13 thoughts on “I Choose To Love You ( 널 사랑하겠어 ) – Part 2

  1. Dorky Desy March 14, 2014 / 9:32 PM

    Wah minho-nya kesian yap ㅋㅋㅋ~
    Bagus thor. Next chap?

  2. kartika March 15, 2014 / 6:37 AM

    minho kasiaaan #digeplakminho ciye sehun makin nempel sama sooyoung ciyee >< ciyee sulli udah gede (?) jatuh cinta sama siapa hayoo?
    bagus thor, next chap ditunggu🙂 hwaiting thor

  3. FAnoy March 15, 2014 / 11:12 AM

    Soohun so sweet ><

  4. kumiko March 15, 2014 / 2:50 PM

    waduh.. sull ama young rebutan sehun kah? :v ituhh.. kasian minho.. haha :v
    terus ya unn.. aku tunggu FIGHTING!

  5. yeni swisty March 15, 2014 / 6:43 PM

    Hohoho minho ternyata cemburu keke~
    Next pary di tunggu

  6. fitriyulinda85 March 15, 2014 / 10:25 PM

    Ahhh…..soohun seklompok \m/ jdi penasrn part 3 nya nih di tunggu y thor hehehehe bgs ceritanya kusuka kusuka ^^

  7. nadigoo March 15, 2014 / 11:08 PM

    Minho cemburu yaa? Wkwk
    Penasaran sama cowo yg di sukai sulli

  8. Sooyoungie March 16, 2014 / 1:02 PM

    Oh jd minho cemburu tp masa dia ga nunjukin

  9. miss_sooyoungster10 March 16, 2014 / 4:32 PM

    CIEEEEE….Minho cemburu niihh

    HaHaHaHaHa…
    Next..next..next..masih penasaran.

  10. ymshtemi March 16, 2014 / 11:33 PM

    wah minho potek wkwkwk, yang sabar ya minho xD nextnya ditunggu ^^

  11. wufanneey March 25, 2014 / 9:54 AM

    ASSA! MINHO CEMBURU!
    dan pertemanan Sooyoung- Sehun yang begitu manis.
    tapi sesungguhnya (?), nggak pernah ada pertemanan antar cowok cewek yang benar-benar murni, pada akhirnya pasti ada di antara mereka yang jatuh cinta.
    yeaaa… aku menunggu saat itu terjadi😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s