Pink Promise

SNSD-Sooyoung-Time-Machine-640x3601

Author: Lucky Spazzer
Main Cast: Choi Sooyoung – Xiao Lu Han
Genre: Romance, Sad
Length: One Shoot Kependekan
Pairing: SooHan
Rating: PG-13
Author Note: Hello …, sebenarnya aku habis hiatus kilat, mungkin kalian pada tahu jawabannya; sibuk banget! Dan, ini maaf banget gak pake poster tapi aku pake foto Sooyoung😀 Soalnya lagi kehabisan ide dan software dan kalau request sejadi-jadinya nunggu. Oke, selamat membaca😉 yang mau meninggalkan jejak boleh sekadar suka atau komentar (y)

“Pink promise adalah janjiku dan janjimu yang harus kau dan aku tepati”

Lucky Spazzer Proudly Present: PINK PROMISE
Author POV

Pasangan itu tampak menikmati sunrise dari pesisir pantai. Gadis itu menyandarkan kepalanya didada bidang sang pria. Lalu meluruskan kakinya, inilah yang ia suka. Detik-detik saat ia hanya bersama Luhan -hanya dia dan pria itu, tidak ada peganggu dalam hubungan mereka. Gadis itu; ialah Choi Sooyoung. Dan, sang pria tentu saja; Xi Luhan. Gadis itu sangat bahagia, dapat melihat bagaimana matahari terbit dan mereka akan menulis sebuah kisah baru khusus untuk pada hari itu. Dan, pena itu akan menorehkan kata ‘titik’ saat mereka mulai memejamkan mata -menikmati alam mimpi. Esok hari, mereka yakin. Kisah baru mulai menanti. Lembaran kertas yang mereka gunakan untuk menulis kisah cinta mereka selalu terjalan tanpa adanya duka, selalu berbahagia dan penuh romansa.

“Hannie?” tanya Sooyoung.

“Hmm …,” kata pria yang ia sebut Hannie -Luhan.

“Aku pikir kita harus membuat sebuah janji,” kata Sooyoung. “Kau tahu? Seperti sepasang kekasih lainnya, mereka membuat pink promise, dan tentu saja mereka tidak boleh melanggar janji tersebut,” lanjut Sooyoung menjelaskan. “Ayolah, kuyakin kau tertarik!”

“Baiklah, bagaimana dengan berjanji agar aku dan kau tidak pernah saling menduakan?” usul Luhan. “Yang melanggarnya tandanya, ia berkhianat diantara aku dan kamu,” kata Luhan. “Ini janji diantara aku dan kamu, berjanji atau tidak mau berjanji?”

Oppa, tentu saja aku selalu berjanji padamu,” senyum Sooyoung. “Baiklah, aku janji,” kata Sooyoung lalu mengangkat jari kelingkingnya yang manis.

Luhan dengan segera menautkan jari kelingkingnya pada jari kelingking kekasihnya tersebut. Lalu, ia mengecupnya, perlahan ia arahkan bibirnya pada kening Sooyoung. Mengecupnya lalu kembali duduk. “Ayo masuk, sebentar lagi kita harus segera kembali ke kamar sebelum dicurigai oleh Yuri.”

Ya, mereka memang sedang mengalami holiday bersama teman mereka; Yuri dan Lay. Yuri dan Lay hanyalah sepadang sahabat. Lay dan Yuri sendiri sudah punya kekasih. Yeah, entah mengapa keberuntungan sedang bertolak berpihak pada SooLu. Yuri menatap mereka sambil berkacak pinggang.

Come on, bersabarlah sedikit. Kita akan segera pulang, sabarlah. Kau bisa melahap kekasihmu sebentar lagi, kok,” dengus Yuri membuat keduanya malu dan pipi mereka langsung bersemu merah. Merasakan malu luar biasa pada mereka, berhasil terperegok oleh sang Black Pearl. Lay langsung nyengir kuda saat melihat keduanya diceramahi oleh sang Black Pearl.

“Annyeong haseyo ….!!!!” sapa Lay sembari berteriak. Sooyoung melirik Lay jengkel dan menjitak kepala pria tersebut dengan hantaman tangannya.

Yak! Appo, Younggie,” ringis Lay sambil memegang kepalanya yang baru dijitak Sooyoung. Kudu untuk tidak merasakan hantaman super duper seorang CS = Choi Sooyoung. Kalian tahu mengapa? Kepala kalian akan merah dan merasakan sakit luar biasa pada daerah tersebut. Kadang-kadang, Lay berpikir bahwa Sooyoung adalah pria yang menyamar.

“Sudah, ayo. Aku punya film baru,” kata Yuri.

Dengan segera ketiga sahabatnya menyusul menuju kamar cottage sewaan mereka.

-PINK PROMISE-

Sooyoung memasuki rumahnya dengan penuh peluh, tiba-tiba datang kakaknya; Choi Siwon datang dan dengan bahagia menunjuk selembaran kertas. “Oppa, itu apa?” tanya Sooyoung bingung. Siwon segera memberikan kertas itu pada adiknya. Adiknya segera membaca kertas itu. PROGRAM PERTUKARAN MURID MENUJU INGGRIS. Sooyoung membulatkan matanya. Kaget. “Oppa, ini apa maksudnya. Kok, aku bisa-bisanya ke Inggris?!” pekik Sooyoung kaget, pria yang tadinya berbahagia itu menaikkan alisnya.

“Kukira kau bahagia, Young. Pertukaran ini terjadi atas rekomendasi Aboeji,” kata Siwon sambil menunduk. Sooyoung berusaha tegar, ini waktunya. Ia akan jauh dari Luhan, tanpa komunikasi yang jelas.

“Baik, Oppa. Aku, bersekolah dimana?” tanya Sooyoung. “Aku akan berusaha tegar, walau aku jauh dari My Deer, aku tahu. Ini bukan hanya demi aku, aku juga tahu Luhan akan bahagia mengetahuiku akan segera ke ajang pendidikan di negara Inggris yang lebih tinggi lagi,” sahut Sooyoung. Berusaha mengambil sisi positif atas apa yang baru ia dapat, hey. Bukankah ia merasa lucky? Maksudnya, beruntung? Mungkin banyak dari mereka hanya berharap semu, baiklah. Ia harus belajar.

“Tenang, nanti kau juga akan tahu. Dan, sebenarnya ini hari terakhirmu di Seoul,” kata Siwon kembali membuat Sooyoung kaget. Bukan kaget lagi, ia sangat sedih. Ia mengeluarkan air matanya. “Temuilah Luhan, Yuri, Lay, buat hari akhirmu di Seoul ini berharga.”

Sooyoung berlari menuju rumah Luhan. Dan, tepat saat itu ada Lay dan Yuri. “Hey, why crying, girl?” tanya Luhan terkejut melihat Sooyoung saat mendatanginya langsung menangis, dilanda rasa sedih yang mengkuat dan membuatnya sangat sedih. Bahkan, sangat sedih.

Sooyoung menjelaskan apa yang menyebabkan dirinya menangis. Tak luput, Lay-Yuri turut menangis. “Baiklah, aku mengizinkanmu. Tapi, bagaimana bila kau malah selingkuh dariku?” tanya Luhan.

“Tidak, Oppa. Aku berjanji, aku janji. AKU JANJI,” kata Sooyoung sambil tersenyum. “Besok, temani kepergianku di bandara, datanglah,” mohon Sooyoung. “Yuri, Lay. Bila Luhan bandel, jaga dia, ya,” pesan Sooyoung. Melumerkan rasa duka tersebut.

“YAK! MEMANGNYA AKU MASIH BAYI!” ketus Luhan sambil berkacak pinggang. Mereka tertawa, untuk terakhir kalinya mereka bersama lagi, dengan Sooyoung.

-PINK PROMISE-

2 years ago

Sooyoung POV

Selama aku di Inggris, aku selalu menelepon Luhan tapi sayang ia tidak pernah mengubris teleponnya, email miliknya, dan lain sebagainya. Aku selalu menyapanya di Facebook, Weibo, dan situs sosial lainnya. Sayang karena ia tidak pernah mengubris segalanya. Sampai saat aku mengecek akun Weibo miliknya, kutemukan fotonya bersama Yoona.

Oppa, dia siapa?” -Sooyoung
Kukira kita sudah putus” -Luhan
Mwo? Oppa, kita tidak pernah putus!” -Sooyoung
Kau terlalu lama pergi. Sehingga aku bosan sekali mempertahankan hubungan kita.” -Luhan
Alasan apa itu!” -Sooyoung
Dan, yah. Kukira kau juga bosan bersamaku. Kukira kau bersama pria bernama L itu.” -Luhan

Aku kaget, Myungsoo? Bahkan dia sudah punya kekasih! Betapa bodohnya Luhan. Apa hanya karena aku dan Myungsoo melakukan selca bersama di kampus dan Luhan cemburu? Aku menangis sejadi-jadinya, lalu aku segera menuju rumah Luhan. Kulihat mereka berdua saling colek-colekkan. Sehingga satu hal yang membuatku kian memanas -Luhan mengecup bibir Yoona, lebih dari itu. Ia sudah melumatnya dan memejamkan mata menikmatinya. Yoona bahkan membalasnya!!

Aku berjalan menuju Luhan dan menamparnya, dia memandangku sinis. “Kau siapaku, sih? Seenaknya menampar orang,” tegur Luhan. “Apa kau! Main tampar pacar orang!” dengus Yoona sambil mengelap air liurnya yang sudah membasahi dagu lancipnya -kuakui. Ia lebih pantas bersanding dengan Luhan dibanding gadis buruk seperti aku.

“Aku tidak pernah bilang kita akan pernah putus, tapi mengapa kau melakukannya?! MYUNGSOO BAHKAN SUDAH MEMILIKI SEORANG PACAR!” bentakku. Luhan menjulingkan mata bulatnya, jengah. “Kau jahat, Hannie! Sadar tidak! Kita sudah membuat pink promise dan kau bahkan MELANGGARNYA dan tahukah kau?! KAU YANG MEMBUATNYA!” bentakku, penuh rasa amarah.

“Bodo amat,” kata Luhan membuatku geram. Aku segera melenggang pergi. “Kuyakin kita memang putus!” kata Luhan membuat telingaku memanas. Aku segera pergi menuju rumahku. Yuri dan Lay melirikku, sedih.

“Maaf, kami tidak mampu menahannya,” sedih Yuri. “Ia, menuruti ego-nya. Ia bilang, Yoona lebih menarik daripada dirimu. Tidak ada hubungannya dengan L, aku sudah bilang bahwa L sudah punya kekasih, aku adalah teman baik Myungsoo dan Sooyoung, ia bilang ia tidak cemburu. Sungguh, maafkan aku dan Lay,” kata Yuri.

“Its alright, its not your fault,” sahut Sooyoung berusaha tegar. Lalu melambaikan tangannya, memasuki kawasan rumahnya. Dengan air mata yang perlahan keluar dari sudut matanya.

-PINK PROMISE-
Sooyoung POV

Temui aku, dikafe Le Amour. Sekarang juga
-Xiao Lu Han

Aku segera berdiri. Memakai kemeja cokelatku, dan rok cokelat. Disertai kardigan cokelat kacang dan syal yang senada warnanya dengan kardiganku. Dipadukan topi kupluk milikku, dengan sepatu high heels milikku, aku segera berjalan menuju kafe tersebut yang dapat ditempuh dengan kaki jenjangku dengan gampangnya. Saat disitu kulihat Luhan dengan wajah frustasi-nya.

“Hey, how do you do?” tanyaku.

I wanna you, and i. Comeback together,” pinta Luhan.

Memangnya, setelah ia segampang itu membuangku, seperti sampah, semudah itu pula ia menjadikanku miliknya? Aku tertawa kecil dan Luhan melirikku bingung. Yah, memang tidak ada yang lucu, tapi setelah ia membuang aku, masa semudah itu semua ia mengklaim-ku sebagai ‘miliknya’?!

Forget it, Lu. I’m not your again. And, don’t you get it? Setelah semua perlakuanmu terhadap Yoona, aku berpikir aku sampah dimataku. Dan, aku menolak bersatu bersamamu. Kau kira aku boneka, Lu? Salah! Aku manusia juga, sepertimu,” kataku dingin.

Come on, Young!” katanya.

“Aku bukan bonekamu, dan sudah kuyakini kita putus,” desisku.

You’r mine,” kata Luhan melirik intens mataku.

Damn! Aku tidak mau!” kataku dan membuang wajah. Aku melirik pelayan yang datang. “Aku mau hot coffe,” kataku sambil melirik sang pelayan. Pelayan itu mengganguk. “Oh ya, dengan kue terbaik kalian,” kataku, melanjutkan. Dan segera melirik Luhan jengkel.

“Kumohon, Soo-aa,” katanya -memohon. Aku tersenyum dan mendekapnya.

“Tenang, Han. Aku masih akan terus mencintaimu,” senyumku mendekapnya. “Apa yang Yoona lakukan kepadamu?” tanyaku.

“Dia, dia bilang aku hanya pelampiasannya. Ia lebih mencintai Kris Wu daripada aku,” kata Luhan sarkatis sambil tersenyum pahit, menyesap kopi miliknya. “Dia, membuangku sebagaimana aku membuangmu. Dia tersenyum penuh kemenangan padaku setelah ia berhasil membuatku tak berdaya oleh ucapannya,” kata Luhan sambil menundukkan kepalanya dalam.
Dia memegang kotak beludru. Aku tahu apa yang ia maksud. “Will you marry me, Soo-aa?”

Aku tersenyum, mengganguk. Aku tahu, seperti ini akhir kisah cintaku dan Luhan.

-PINK PROMISE-
Author POV

Kemarin malam, dimana Luhan dan Sooyoung mengucapkan janji suci dihadapan orang banyak dan tentunya –Yoona tidak datang. Luhan sempat bilang bahwa keduanya akan menikah dalam waktu kilat. Sooyoung, ia menyibuki diri didapur membuat masakan lezat yang ia sudah pelajari bersama teman barunya di Inggris –Hyoyeon. Luhan sendiri berniat untuk melamar pekerjaan. Tapi itu semua terganggu oleh terdengarnya bunyi bel, menjemput Luhan keluar. Tampak Yoona keluar dan mendekapnya, Sooyoung yang terkejut oleh pekikkan bahagia gadis keluar. Sooyoung mengerti, ia hanya bersembunyi dibalik tembok.

“Sayang! Maukah kita bersatu –lagi?” harap Yoona. Tsk, banyak yang terlalu banyak memohon kah untuk hari ini? Boring!

“Maaf, Yoona. Tapi aku sudah menikah,” senyum Luhan. Yoona memandang Luhan, tak percaya, dengan segera ia berlari keluar. Luhan menghela napas dalam. “Soo-aa, aku tahu kau berada dibalik tembok,” kata Luhan. Ia memutar balik tubuhnya, sosok gadis ramping dan tinggi memeluknya kini, sambil tersenyum bocah.

“Hey, bagaimana bila kita membuat janji lagi?” usul Sooyoung.

“Oke, kali ini kau yang membuat pink promise itu,” kata Luhan.

“Bila anak kita wanita, beri ia nama Hooya,” cengir Sooyoung. Luhan mendengus dan menjitak kepala isterinya.

“Kukira apa, tsk!” kata Luhan mendengus.

-ENDING-

Tertanda,
Lucky Spazzer

17 thoughts on “Pink Promise

  1. Lucky Spazzer March 8, 2014 / 11:28 AM

    Mian aku sering banget typo😦 #sad, ini ngetik juga cepat-cepat. Yang garis miring bukan flashback, ya ampun, aku sering banget lakuin typo. Ya sudah, lain kali aku berhati-hati aja🙂

  2. luckyspazzer March 8, 2014 / 11:29 AM

    Reblogged this on Lucky Spazzer World and commented:

    Ya ampun, typo melanda epiwel…
    FF perdana setelah melambangkan tanda hiatus!

  3. annisahika March 8, 2014 / 11:41 AM

    endingnya twist kekeke bikin ngakak xD

    luhaaaan, bisa-bisanya yaa kamu main buang-buang uri sooyoung? Huh, untung akhirnya happy ending :3

    lumayan nih ff nya sangat meghibur ditengah waktuku UTS hahaha😀 tadinya aku kira, pinky swear nya kaya anak” jepang. Yang kalo salah satu ngingkarin bakal makan 1000 jarum ama motong jarinya sendiri buahahaha /evil laugh/ lagian juga kesian luhannya sih ._.v *gimanasih?-_-

    oh ya, kita udah kenalan belum? Maap, aku orangnya pelupa-_- jadi nama kamu luckyspazzer?-_- line berapa? Biar enak manggilny, biar deket, kita harus saling kenal😉

    kritik dan saran?🙂
    typo nya masih tersebar, lainkali secepat apapun kamu ngetik, biasain diedit dulu🙂 dan juga bahasa kamu masih ringan banget. Kenapa ga coba baca ff author” yang diksinya subhanallah? Bisa jadi referensi kamu loh🙂 sebenernya cerita kaya gini pasaran, orang ketiga. Tapi kamu bikin dicerita ini ceritanya kamu. Oneshot kependekan, dengan kisah cinta segitiga, persahabatan dan pendidikan. Okey, keep it up aja deh ^^

    Regards,
    Hika

    • Lucky Spazzer March 8, 2014 / 12:18 PM

      Namaku Jesica, -,- Tapi, bukan karena Sica adalah ultimate biasku, arra??? Line berapa? 00, 2000. Typo bertebar emang udah ciri khas kali, eonnie *mewek* UTS? Eonnie UTS? Iya, aku udah penrah baca, walau cuma satu kali, sih -,- *somplak bingits* Makasih eonnie Hika buat sarannya…… Semoga bisa temenan baik, ya!!!!!!!! Pemilik blog hikavirgonis, apa aku betul? Aku suka sama berbagai macam karya eonnie, walau sama sekali gak pernah baca seluruhnya, tapi aku tahu banget karya eonnie Hika terbaik😉 Salam dulu, yaaaaaaaa!!!

      *Jesica
      *inget ye bukan Jung Jessica!*

      • annisahika March 8, 2014 / 4:06 PM

        okesip, tenang aja aku gabakal nuker” nama kamu sama jessica kok😉 waah~ masih muda ya? *berasatua* eh ada lagi deng yang lebih tua *nunjuk hilda eonni a.k.a borayoung* /plak *digampar xD

        yah, gaboleh pesimis gitu dong saeng. Kan gaenak kalo typo jadi ciri khas ._. Mending jadiin pelajaran aja supaya lebih hati”😉

        baca dimana saeng? Kamu temenan sama aku di facebook atau kita saling follow di twitter? Aku ko gatau /emang dasar pikun/ -_-

        sama” sayang~ iyaa😉

        yep, betul😉 emangnya macem karya aku apa aja hayooo? :p kamutuh -_- masa bisa bilang aku best, tapi gapernah selesai bacanya? -_-

        iyaaa jessss🙂

  4. qarenzapark March 8, 2014 / 1:39 PM

    Wah, ceritanya bagus ! Terkesan simple dan mirip FTV di SCTV xD Kagak kok, tenang aja.

    @Hika Kak Hika, ff ku dibaca juga dong -_-

    • annisahika March 8, 2014 / 3:57 PM

      aku udah baca yang judulnya “A Cruel Reality” dan kamu tau? Aku bacanya udah dari kemarin” tapi belum ada balesan dari kamu u.u

      • qarenzapark March 8, 2014 / 7:45 PM

        Mianhae eonnie..
        Biasa sibuk -_-

    • annisahika March 9, 2014 / 9:43 AM

      gapapa saeng🙂 aku juga sering ngerasa sibuk-_-

  5. shin hyun young March 8, 2014 / 2:29 PM

    Luhan nyebelin-_-
    Soo come on masa segampang itu sih nerima luhan lagi..
    Yoona juga udh rebut luhan trs buang luhan trs mau ngambil luhan lagi..
    Seru sih tpi sebel sendiri jdi’a..

  6. kartika March 8, 2014 / 3:54 PM

    ceritanya seru tapi kalo menurutku sooyoung gampang banget ngelepasin luhan terus pas diajak balikan cepet banget nerimanya apa mungkin terlalu cinta yak? entahlah itu hanya sooyoung dan tuhan yang tahu ._.v luhan pas lagi sama yoona itu nyebelin ih jadi pengen nyakar luhan *waks *piss tapi ceritanya bagus kok. ff lainnya ditunggu🙂

  7. Anna Choi March 8, 2014 / 8:19 PM

    Alur nya rada kecepetan tapi aku tetep suka~ :3 wkwk
    Akhir happy ending itu bikin good mood banget
    Ada sequel-kah? Hehe

  8. Elisa Chokies March 8, 2014 / 8:46 PM

    Akhirnya happy ending dan kisah bahagia adlh salah satu genre favorite ku🙂 , yummy .

    well ff ini bagus, deksripsinya di awal juga lumayan
    tapi mendekati akhir kata2 nya agak menjurus ke bhs gaul indonesia & ada miss typonya ^_^ , aku juga sering gitu sih ,malah sering bgt. Oke next time aku pengen baca ff km lagi . Semangat ya ^_^

  9. yeni swisty March 8, 2014 / 9:39 PM

    Ku kira bakal sad ending, soalnya luhan ngingkari janji nya:/
    Eh yw nya happy ending🙂

    Ff.nya bagus

  10. rifqoh wafiyyah March 9, 2014 / 12:08 AM

    Simple tpi jelas….:)
    Keren….

  11. miss_sooyoungster10 March 9, 2014 / 10:30 PM

    Aigoo…sempat kagettadi -_-
    😜😜😜Kukira Sad-ending!!! Ini FF sumpah keren!! Bagus!! ♥ it
    Bikin FF SooHan lagi yaa..hehehe😁

  12. Putri Fitriani December 23, 2014 / 9:03 PM

    Wahhh
    Daebakkkk
    Keren
    Ditunggu ff yang lain ya

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s