A Cruel Reality – Drabble

http://highschoolgraphics.files.wordpress.com/2013/12/12.jpg

A Cruel Reality – Oneshot

A new fiction by qarenzapark

Starring by Oh Sehun and Soo-young Choi

With feelin’ Romance, Sad, Hurt

Story is MINE !

Poster by

Rating : Teen

Don’t be silent readers and don’t plagiat !

” Why i must meet you..? “

_

Kedua insan itu terduduk diruang tamu tanpa membuka mulut satupun. Ada apa dengan dengan mereka ?

” Sooyoung-ah..”

Itu suara Sehun, namjachingunya yang sudah setengah tahun mengisi hari – harinya. Dan sebuah kenyataan harus membuat mereka berpisah. Sungguh, salah satu dari mereka masing saling mencintai.

Bertemu pertama kali di Jeju dan Sehun, sudah menyukai gadis itu sejak pertama kali bertemu.

” Kita bisa melarikan diri, Sooyoung-ah..”

Sehun berusaha membujuk yeojachingunya itu.

Sooyoung sudah menumpahkan air matanya.

” Kau tidak mencintaiku, lagi ? “

Sooyoung menatap wajah Sehun.

” Sangat ! Sangat mencintaimu, Sehun-ah ! Tetapi, ini tidak mungkin ! “

” Kenapa tidak mungkin ? “

” Apakah kau tidak berpikir ? Kita itu bersaudara ! Kita adik – kakak yang sedarah dan memiliki satu ayah ! “

Ya, mereka adik – kakak. Berawal dari Ibu Sooyoung yang bercerai sejak Sooyoung berusia 8 tahun, kemudian sang Ayah menikah lagi dengan seorang wanita, yaitu Ibu dari Sehun.

” Sooyoung-ah..”

Sehun kembali memanggil nama yeojanya itu,

” Kenapa aku harus bertemu denganmu, Sehun-ah ? “

Air matanya membanjiri kedua pipinya.

Sehun berusaha menghapus air matanya, tetapi Sooyoung tidak mengijinkan.

” Sooyoung-ah, ini bukan kesengajaan.”

” Sehun-ah, Tuhan tidak mungkin menjodohkan sepasang saudara.”

Sehun memeluk Sooyoung.

” Jika sekarang aku menjadi adikmu, kuyakini hidupku tidak tenang.”

” Kumohon, lupakan aku Sehun-ah, dan aku akan berusaha melupakanmu..”

” Jika aku melupakanmu, berarti kau pergi ? “

” Tidak, maksudku. Aku akan mengaggapmu sebagai-adik.”

” Tetapi, aku tidak bisa.”

” Sehun-ah, jangan egois pada kenyataan ! “

Sooyoung melangkahkan kakinya keluar dengan kesal. Sedangkan Sehun masih terdiam sambil memandangi punggung gadis itu menghilang perlahan.

” Kenyataan yang kejam..”

~oOo~

2 bulan kemudian..

Sooyoung menuju kerumah Ayahnya, tepatnya rumah Sehun. Ia ingin mengunjungi Ayah,

Sekaligus menjumpai adiknya yang masih ia cintai.

” Sooyoung-ah, sudah lama kau tidak kesini.”

Itu Ibu Sehun. Tidak semua ibu tiri itu jahat.

” Ya, Ibu. Ayah dimana ? “

” Ayah sedang beristirahat.”

” Sehun-ah ? “

Ibu menghela nafas berat.

” Sehun-ah memilih untuk tinggal di Australia bersama Pamannya sementara. Alasannya, ia ingin melupakan kisah cintanya.”

Sooyoung sedikit tersentak.

” Sehun-ah..?? “

_

2 tahun kemudian..

Sooyoung telah menjadi seorang pegawai disebuah perusahaan besar di Seoul. Ia sangat menyenangi pekerjaannya. Dan belum lagi teman – teman yang mengelilinginya, seperti Dara, Chanyeol, Suzy, dan Seohyun. Mereka membuat hari – hari Sooyoung terasa lebih berwarna.

Karena keteladanannya sebagai seorang pegawai, ia diangkat menjadi sekretaris wakil CEO baru diperusahaan itu.

” Permisi, Tuan. Saya Sekretaris baru anda.”

Kursi itu berbalik dan menampakkan seseorang,

Sehun ?

” Sehun ? Kau sudah pulang ? “

Sehun juga sedikit tersentak melihat pemandangan didepannya.

” Soo..sooyoung ? “

” Kenapa kita bertemu lagi ? “

” Tuhan telah merencanakannya..”

” Kau masih mencintaiku ? “

” Sangat..”

Kedua insan itu hanya tersenyum manis. Walaupun sebuah kenyataan buruk harus menghalangi mereka.

END

Haloha !

Ini ff drabble debutku loh ๐Ÿ˜€

Mohon komennya^^

Advertisements

24 thoughts on “A Cruel Reality – Drabble

  1. halo saeng, aku mampir ^^

    um, kalo udah ngomongin cinta sedarah itu udah pasti kebayang sakitnya u.u keren ide ceritanya bisa sampe kaya gini :’) pesan tersuratnya nyampe, jodoh gabakal kemana-mana :3

    boleh aku kritik dan saran? Demi kemajuan kamu loh :3

    pertama aku cuman mau ngasih tau supaya kamu hati” di penempatan tanda koma.

    Kedua, soal keefektifan bahasa. Supaya ga rancu, kalimat yang kamu buat masih harus diperhalus dan diperbagus lagi. Aku langsung kasih contohnya aja ya ^^ ini ada beberapa kalimat yang aku kutip.

    “Kedua insan itu terduduk diruang tamu tanpa membuka mulut satupun.” bisa kamu perhalus jadi “Kedua insan itu terduduk di ruang tamu tanpa ada satupun yang membuka mulut.”

    “salah satu dari mereka masing saling mencintai.” >> “salah satu dari mereka masih memiliki rasa yang tidak seharusnya.” soalnya kalo ‘saling mencintai’ itu berarti buat ‘keduanya’, padahal subyek awalnya ‘salah satu dari mereka’

    “Bertemu pertama kali di Jeju dan Sehun, sudah menyukai gadis itu sejak pertama kali bertemu.” diawal udah dikasih tau ‘pertama kali’, tapi malah diulang lagi diakhir. Padahal masih dalam satu kalimat. >> “Bertemu pertama kali di Jeju, Sehun sudah menyimpan rasa pada Sooyoung.” mending disebut langsung namanya biar tepat sasaran. Soalnya kan ini pake sudut pandang orang ketiga. Tapi gapapa juga sih kalo kamu konotasiin jadi ‘gadis itu’.

    “Tidak, maksudku. Aku akan mengaggapmu sebagai-adik.” yang ini kesalahan dalam penempatan tanda baca. >> “Tidak, maksudku aku akan menganggapmu sebagai adik.”

    “menyenangi pekerjaannya.” bisa kamu ganti jadi “menikmati pekerjaannya.”

    udah deh gitu aja. Ini komen pasti panjang banget yak? Haha peace *grin

    keep it up saengie ~ ^^

  2. Ya ampun demi apa ini kere…
    btw sehun ama sooyoung sedarah atau enggak??
    kan ayah sooyoung menikah ama janda a.k.a mamahnya sehun..
    berarti mereka ga sedarah dongssss…

  3. Pingback: ONE-TWO SHOOT

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s