[FREELANCE] Miracle In December Part II – Mini Series

By : sychacha

“Miracle In December – Part II”

Inspired by Miracle In December-EXO

Cast : Choi Sooyoung – Kris Wu

And the other minor cast (s)

 

Sooyoung terlihat murung setelah bertemu para member EXO, hal itu membuat Tiffany dan Taeyeon agak khawatir.

“Are you okay Soo?” tanya Tiffany lembut.

“Yes, I am” jawab Sooyoung singkat.

“Tapi wajahmu tidak menunjukkan kamu baik-baik saja, Soo, wae? Kamu masih sedih soal Kris ya?” tanya Taeyeon penuh perhatian.

“Kris…? Enggak kok, aku cuma lagi laper aja makanya wajahku kayak gini” jawab Sooyoung mengalihkan.

“Enggak, kita tahu kamu bukan laper, sejak kamu jauh dari Kris kamu kelihatan murung kalau ga sengaja ketemu dia” sambung Taeyeon.

“Aku….” kalimat Sooyoung terputus

#FLASHBACK START

Hari itu aku ingin menemui Kris untuk karena aku sudah lama tidak bertemu dengannya karena kesibukan kami masing-masing, sekaligus aku juga ingin berpamitan karena aku harus promosi di Jepang bersama SNSD selama beberapa hari. Selain itu, aku merasa hubungan kami juga agak renggang karena dia sudah jarang menghubungiku. Sebenarnya aku juga bukan siapa-siapanya, tapi aku dan dia mulai dekat sejak SMTOWN LA tahun 2012 lalu. Dan, entah aku yang kegeeran atau apa, tapi aku merasa dia punya perasaan yang sama sepertiku hanya saja dia belum berani mengungkapkannya padaku. Tapi, seperti yang aku katakan tadi, hubungan-entah-apa-ini dengannya mulai renggang.

To        : Kris

Kris, bisa kita bertemu? Di cafe biasa jam 11

From    : Kris

I’m sorry Soo, I can’t, aku ada latihan sampai jam 1

To        : Kris

Oh, oke, aku hanya ingin pamit saja karena besok aku harus berangkat ke Jepang selama beberapa hari untuk promosi, jaga dirimu ya? See you

Tidak ada balasan. Bahkan kata “oke” saja tidak. Tapi aku tetap berpikiran positif, “Yah, dia kan sekarang sedang sibuk-sibuknya” melegakan diriku sendiri.

“Sooyoung unnie, mau ikut shopping sama kita ga?” tanya Yoona diikuti Yuri yang sedang mengambil kunci mobilnya.

“Shopping? Boleh deh, aku juga ingin refreshing” jawabku

“Ya udah, kami tunggu di mobil ya Youngie” pesan Yuri

“Oke“ jawabku singkat kemudian aku berganti baju dan mengambil tasku lalu menyusul mereka ke mobil.

Kami pun berangkat ke pertokoan di daerang Myeongdong, tempat shopping favourite kami. Saat sedang memilih sepatu aku tidak sengaja bertemu dengan…

“Sooyoung? Yuri? Yoona? Halo, apa kabar?” tanya Luhan

“Luhan? Apa yang kau lakukan di sini?” tanyaku serentak dengan Yuri dan Yoona

“Membeli hadiah ulang tahun untuk ibuku, kalian sendiri?” tanya Luhan lagi

“Biasa, girls time…kau sendirian?” jawab Yuri

“Oh..iya, hanya sendirian, oh iya, bagaimana kalau kita makan siang bersama? Aku malas makan sendirian” tawar Luhan pada kami

“Boleh banget! Ayo!” jawabku serempak dengan Yoona.

“Ah, duo shikshinku” pikirku terhadap Yoona

“Lho, kalian ga jadi beli sepatu?” tanya Yuri heran

“Enggak ah, beli online aja, tawaran Luhan jauh lebih menarik” jawab Yoona sambil tertawa kecil. Aku pun mengangguk menyetujuinya.

“Ish, dasar duo shikshin!” Yuri menggelengkan kepalanya

Aku dan Yoona hanya tersenyum dengan wajah innocent kami. Lalu kami pun pergi ke restaurant Italia yang terkenal di daerah Myeongdong itu.

“Pesan saja sesuka kalian,aku yang traktir” tawaran Luhan terdengar seperti panggilan surga bagiku (?)

“Serius?” tanyaku memastikan

“Tentu saja, ini sebagai bayaran karena kalian mau menemaniku makan siang” Luhan tersenyum lembut

“Kau akan menyesali tawaranmu Lu, mereka ini kalau sudah makan beneran deh, banyak banget, apalagi tuh si Sooyoung, ya ampun ” Yuri mengingatkan Luhan

“Tidak apa, aku senang malah lihat cewek ga peduli image soal makanan, terlihat polos” jawab Luhan.

“Oh Luhan, you’re the best!” pujiku dalam hati.

“Tuh kan Yul, Luhan aja ga masalah, jadi ayo pesen!” sahutku gembira

Kami pun memesan makanan yang cukup banyak, sebenarnya Luhan dan Yuri makannya normal tapi aku dan Yoona, yah..jauh diatas normal.

“Lho Lu, kok kamu bisa belanja sendirian sih? Bukannya kalian ada latihan sampai jam 1 ya?” tanyaku heran, dia sama Kris kan satu group masa iya dia bisa engga ikut latihan.

“Latihan sampai jam 1? Ada juga latihan kami baru selesai” jawab Luhan

“Baru selesai latihan? Terus kalian ada jadwal lagi?” tanyaku semakin bingung

“Enggak kok, kebetulan kami hanya ada jadwal latihan sampai jam 10.30 makanya aku bisa free hari ini” jawab Luhan

Aku seketika bingung mendengar jawaban Luhan. Kalau mereka kosong hari ini, lalu kenapa Kris bilang dia ada latihan sampai jam 1? Kenapa dia harus bohong?

Setelah selesai makan dan berpamitan dengan Luhan, aku, Yuri dan Yoona kemudian melanjutkan acara shopping kami. Tetapi, saat melewati salah satu cafe aku justru melihat Kris bersama…

“Lho, bukannya itu Jessica sama Kris ya?” seru Yuri sambil menunjuk ke arah cafe itu

“Iya, mereka cuma berdua? OMO! Mereka pelukan!” seru Yoona terkejut.

Akupun ikut terkejut dengan apa yang kulihat. Pelukan itu bukan pelukan pertemanan, itu pelukan seorang pria untuk seorang wanita, aku tahu itu karena aku sering melihat appa memeluk eomma dengan “pelukan” seperti itu.

“Mereka pacaran ya Soo?” tanya Yuri tiba-tiba padaku

“A..aku..ga tahu, Jessica ga pernah cerita soal itu padaku” jawabku menahan sesuatu yang ingin merangsek keluar dari mataku

“Sooyoung unnie, kau kenapa? Kok suaramu terdengar aneh?” tanya Yoona

“Eh engga, eh aku pulang duluan ya aku masih harus syuting hanbam nanti malam” ucapku pada mereka

“Oh ya udah, kita sekalian pulang aja unnie” sahut Yoona

“Eh, kalau kalian masih ingin shopping gapapa, aku pulang naik taksi aja” sahutku

“Engga kok unnie, gapapa” sahut Yoona yang sudah menggandeng tangan Yuri

“Iya Soo,gapapa kita sekalian pulang aja” Yuri meyakinkan

“Oh iya, aku baru ingat aku harus mampir dulu jadi aku lebih baik pulang sendiri saja,kalian lanjutkan shopping aja, kan mumpung bisa refreshing” jawabku untuk meyakinkan mereka agar membiarkanku pulang sendiri

“Tapi..” ucap Yuri ragu

“Sudah ya, pokoknya aku duluan dulu,see you later” seruku pada mereka dan langsung pergi menaiki taxi, untung saja ada taxi yang lewat tepat saat “memaksa” pergi.

Aku pun pulang ke dorm sendirian, air mataku sudah tidak bisa terbendung lagi. Bahkan saat masuk ke dorm air mataku sudah keluar dengan sendirinya. Sayangnya, aku pikir di dorm tidak ada siapa-siapa tetapi pikiranku salah, di dorm ada Taeyeon dan Tiffany,oh God,mereka tidak boleh melihatku menangis. Tapi terlambat, mereka sudah terlanjur melihat air mataku.

“Youngie? Ada apa?” tanya mereka terkejut melihatku berusaha menghapus air mataku

“Enggak kok, tadi cuma kemasukan pasir mataku” aku memasang senyum palsu

“Babo,kau pikir kami tidak bisa membedakan orang menangis dengan orang yang matanya kemasukan pasir apa?” seru Taeyeon sambil mencubit pipiku lembut

“Youngie, ceritakan pada kami apa yang terjadi padamu”ucap Tiffany lembut

“Enggak,beneran deh aku baik-baik saja” jawabku meyakinkan mereka

“Ga perlu bohong, kamu ga punya bakat bohong sama sekali, tahu?! Ceritakan pada kami apa yang terjadi padamu sedetail-detailnya” ucap Taeyeon sambil menggeret tanganku untuk duduk

“Ups, sebentar aku ambilin sesuatu dulu buat membuat kamu lebih lega” ucap Tiffany kemudian pergi ke dapur dan kembali dengan 3 cangkir cokelat panas.

“Ini, cokelat panas bisa membuatmu lebih baik” Tiffany tersenyum sambil meletakkan cokelat panas itu di meja di depan kami

“Nah, sekarang ayo cerita pada kami” ucap Taeyeon padaku

Aku pun menceritakan apa yang terjadi, mulai dari bagaimana aku dekat dengan Kris, bagaimana aku merasa bahwa dia punya perasaan yang sama denganku, dan bagaimana dia berbohong padaku dan aku melihatnya berdua dengan Jessica di cafe dengan posisi dia memeluk Jessica dengan hangat. Air mata yang sudah sempat mengering tadi kembali mengalir deras seiring ceritaku pada Taeyeon dan Tiffany. Taeyeon dan Tiffany sangat sabar dan perhatian mendengar ceritaku, sesekali Tiffany dan Taeyeon memberikan tissue padaku dan tangan mereka menggenggam serta meremas tanganku lembut.

“Youngie, sabar ya, mungkin dia punya alasan sendiri kenapa dia melakukan itu, bagaimana jika kau memastikannya saja?” ucap Tiffany lembut

“Aku rasa lebih baik tidak, aku sudah menyadari posisiku sekarang, aku saja yang terlalu kegeeran…” sahutku

“Lalu, apa kau marah pada Jessica?” tanya Taeyeon hati-hati

“Enggak kok, tenang saja, aku ga marah sama Jessi, ini kan murni aku yang salah jadi engga pantas kalau aku marah sama dia” jawabku pada Taeyeon. Jujur aku kecewa, tapi aku memang engga bisa marah sama Jessica, dia ga salah.

“Ya sudah, lebih baik sekarang kamu istirahat saja nanti nanti kami akan membangunkanmu kalau sudah waktunya kamu pergi syuting hanbam” ucap Taeyeon lembut.

“Baiklah, eomma, terima kasih ya karena kalian mau mendengar ceritaku” kemudian aku memeluk Taeyeon dan Tiffany dan pergi menuju kamarku

Sejak hari itu aku semakin menjauh dari Kris. Kris pun seakan tidak peduli dengan perubahan sikapku ini, dan aku memutuskan untuk benar-benar menjauh darinya. Aku pun selalu mengingatkan diriku “Engga, dia cuma melakukan itu untuk basa basi” saat dia menyapaku bila kami bertemu.

#FLASHBACK ENDS

“Youngie, youngie?!” seru Tiffany sambil menggoyangkan tubuhku

“Eh, iya, maaf” ucapku salah tingkah

“Pasti kamu baru saja menjelajahi masa lalumu kan?” tanya Taeyeon

“Engga kok, udah ah ayo masuk, udah ditunggu Jonghyun sama Jungshin” ajakku pada mereka.

Kami pun masuk ke restaurant tempat janjian kami dengan Jonghyun dan Jungshin.

————————————————————————————

Aku melihatnya dirayu oleh teman-temanku dan aku akui itu membuatku cemburu, bagaimana dia bisa terlihat senyaman itu dengan mereka sedangkan denganku dia begitu kaku, padahal dulu kami sangat dekat. Aku sendiri tidak tahu apa yang terjadi, dia menjauh dariku. Dan bodohnya, aku tidak berusaha meraihnya kembali karena saat itu aku mulai dekat dengan Jessica noona, sunbaenim yang aku sukai selama ini. Tapi, saat Sooyoung mulai menjauh dan terus menjauh dariku serta lebih dekat dan terlihat nyaman dengan pria lain perasaan cemburu itu muncul dan akhirnya aku menyadari perasaan itu. Aku jatuh cinta pada Sooyoung, dan perasaanku terhadap Jessica noona hanya sebatas kagum padanya. Tapi aku sudah terlambat.

“Kris hyung, kau kenapa sih? Diam terus dari tadi, sakit ya?” tanya Chanyeol padaku

“Aku baik-baik saja” jawabku singkat

“Kau punya masalah dengan seseorang ya? Wanita?” tanya Luhan.

“Pintar sekali bocah ini” pikirku

“Enggak, masalah dengan wanita? Tidak ada, tidak” kilahku

“Tahu ga hyung? Kau terasa dingin sekarang, aku jadi merasa kedinginan di sekitarmu” sambung D.O polos

“Imageku kan memang dingin”

“Enggak, aku tahu imagemu memang dingin tapi itu di panggung, tapi kalau di dorm enggak, tapi itu dulu..” D.O ngomong lagi

“Dulu hyung orang yang lebih hangat lho, apalagi waktu hyung dekat sama Sooyoung noona, aku aja sampai merasa hyung ini matahari, soalnya hyung waktu itu hangat dan terlihat lebih ceria, tapi sekarang hyung kayak es di kutub utara, dingin dan muram” ucap Sehun padaku

“Iya gege, gege main sama Sooyoung noona aja sana biar ga dingin bin muram kayak gini” seru Tao padaku.

“Ini kenapa lagi semuanya begini?” batinku

“Iya, aura playfulnya Sooyoung bakal bisa memunculkan musim panas lebih cepat buatmu” celetuk Xiumin

“Memunculkan musim panas? Hyung bahasanya aneh” sahut si Chen

“Ya perumpamaannya begitulah, intinya Kris, kalau kamu main sama Sooyoung 10 menit aja deh, aku yakin kamu bakal jadi matahari yang hangat lagi” ucap Xiumin padaku

“Ga usah 10 menit deh, kalau hyung cubit pipi tembemnya terus dia ngambek dan mempoutkan bibirnya, itu udah lucu dan bikin ketawa” sambung Baekhyun

“Ada apa sih dengan kalian? Kalian mau mencoba menjodohkanku dengan Sooyoung?” tanyaku heran pada mereka semua

“Enggak, kami tidak mencoba menjodohkanmu dengan Sooyoung hanya saja kami merasa kau terlihat lebih ceria saat kau dekat dengan Sooyoung, sifat playfulnya menular ke kamu dan itu membuatmu lebih baik menurut kami” jawab Luhan

“Lagian mana rela aku menjodohkan Sooyoung noona sama hyung? Sooyoung noona itu kan cocoknya sama aku” cerocos Sehun

“Sama kamu? Cocok juga sama aku” serobot Kai

“Udah kalian mimpi aja, siapa sih yang udah pernah jadi partner dia waktu nyanyi Marry You?” sambung Chanyeol dengan senyum mengejek

Dan Chanyeol, Kai serta Sehun melanjutkan “pertengkaran” mereka dengan berkejar-kejaran di dorm.

Aku mulai berpikir tentang perkataan Luhan. Ya, aku akui bahwa aku memang lebih ceria saat aku dekat dengan Sooyoung. Lagipula, siapa yang tidak ceria jika ada yang mengirimimu pesan semangat setiap pagi, siapa yang tidak ceria jika melihat seorang gadis idola group pula tapi makan begitu banyak dan dengan wajah yang polos seperti anak kecil, siapa yang tidak ceria melihat seorang gadis bertingkah konyol dan tidak malu melakukannya bahkan di depan pria dengan image dingin sepertiku?

Dan aku akui pula, sejak dia menjauh dariku aku seperti kehilangan keceriaanku. Tidak ada pesan semangat itu lagi, tidak ada wajah polos itu lagi dan tidak ada tingkah konyol yang selalu sukses membuatku meledak dalam tawa.

Damn!Bodohnya aku yang membiarkanmu menjauhiku! Kenapa aku tidak berusaha meraihmu kembali saat itu?

——————–TBC———————–

Hai semuanya ^^

Ini part II dari Miracle In December

Aku minta maaf banget kalo FFku ini terlalu panjang atau ngebosenin dan terlalu basi ceritanya,dan banyak typo dimana-mana

Supaya ceritaku bisa jadi lebih baik, mohon banget ya dicomment

Terima kasih buat yang udah nyempetin baca dan comment FF aku😀

-SYCHACHA-

Admin note: Annyeong Sychacha.. sebelumnya terima kasih telah berpartisipasi dalam menuliskan fanfictmu untuk SFI. Hanya sedikit kritik dan saran, coba perbaiki lagi penulisanmu, kata-kata yang kamu gunakan serta pemakaian tanda baca. Berhubung aku sedang free, aku bisa mengedit kembali fanfict buatanmu. Tapi jika tidak, maka kasihan readers bacanya. Jeongsohamnida kalau kata-kata aku ini kurang berkenan untuk kamu.

Admin – Borayoung

16 thoughts on “[FREELANCE] Miracle In December Part II – Mini Series

  1. febryza February 5, 2014 / 12:24 PM

    tuh kan kris sekarang nyesel kan… lagian soo unnie udah baik gitu juga malah di anggurin. mending sekarang gerak cepet deh buat ngedapetin soo unnie daripada entar diambil orang lain kan?

  2. Bubble Princess February 5, 2014 / 2:30 PM

    akhirnya kris sadar ama perasaan nya yang sbenarnya. knpa chanyeol,kai,ama sehun jadi ngrebutin sooyoung? ckckck… next juseyo~

  3. sweetndah February 5, 2014 / 6:08 PM

    suka…jd kris cemburu nih critanya??

  4. nadigoo February 6, 2014 / 3:46 PM

    Nahlooo kris keliru dengan perasaannya *halaaah
    Tuuuh kan nyesel ngejauhin soo huu
    Untung para member exo ngasih tauu kalo lris tambah dingin hahaha

  5. yeni swisty February 6, 2014 / 6:59 PM

    kenapa kris baru sadar sama perasaannya sekarang😦
    next part di tunggu

  6. sychacha February 6, 2014 / 9:51 PM

    Makasih kritik dan sarannya kak, untuk part selanjutnya bakal aku perbaiki lagi :)) Tapi, seandainya nanti peminat readernya sedikit enggak dilanjutin publish gapapa kok,terima kasih banyak pokoknya :))

    • borayoung February 7, 2014 / 12:12 PM

      aku akan tetep post segala fanfict yang dikirim ke SFI
      tetep semangat ne ^^ fighting ^^9

    • borayoung February 7, 2014 / 12:13 PM

      btw, banyak yang nungguin next partnya loh

  7. wufanneey February 8, 2014 / 3:47 PM

    HOHO kris terlambat mengakui perasaan,
    ckckck dasar pabo

  8. Rizky Amelia February 8, 2014 / 3:50 PM

    Tuhkann Kris nya nyesel udh gituin soo eonni rebit lagi dongg sebelum soo eonni diambil sm yg lain

    Next partnya ditunggu~~

  9. fathiyah azizah February 14, 2014 / 2:28 PM

    Go! dong Kris ntar diambil sama Chaenyol,Kai,dan Sehun..

  10. Della April 10, 2014 / 12:33 PM

    Hai semua >u< kalian Sooyoungster ??? suka dengan fanfic tentang Sooyoung unnie ? ^^ kalau iya,, kalian bisa kunjungi blog ini : http://songhyerim.blogspot.com/ dijamin kalian akan suka ^^
    NB : Terima kasih buat author, dan maaf aku numpang promo ^^

  11. soobeautifulchoi June 30, 2014 / 10:03 AM

    Ayo kris dkatin soo lg!😀
    Next🙂

  12. filaa August 27, 2014 / 8:05 PM

    Krissss semangattttt !!!! /lembar bunga/?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s