[Chapter 1] Korean Blue Eyes : Two Face

image

“Korean Blue Eyes”

Presented by

Cho Hika (@annisahikanurf)

.

Starring by Sooyoung, Krystal, Ilhoon, Nicole, Sojin and other minor cast

With feelin’ Horror, Mystery, Thriller and Family

As long as Chaptered

.

Disclaimer :

Cast milik agency-nya, fansnya, keluarganya, dirinya dan Tuhannya. Plot milik author sepenuhnya. Apabila ada kesamaan alur, setting atau apapun, silahkan hubungi author. Cerita ini hanya fiksi belaka.

.

A/N : Sorry for bad-fic

.

“Dia tidak berbicara padaku. Sekalipun tidak!” — Sooyoung (Korean Blue Eyes)

.

Pagi hari yang indah. Kicau burung dimana-mana. Aroma kristal salju dengan suhu yang semakin hari semakin meningkat tercium begitu pekat. Musim dingin akan berakhir dan musim semi akan tiba.

“Selamat pagi.” Sahut Sooyoung dari balik jendela kamarnya. Tidak ada objek khusus yang ia ajak bicara memang. Tapi
setidaknya ini yang ia lakukan setiap pagi. Menyapa bumi.

Setiap langkah tungkainya yang menapaki anak tangga terdengar begitu pelan. Sama seperti suara pagi ini, sedikit hangat. Sehingga akan sangat pas dengan langkah perlahan.

Sampai sebuah teriakan mencoreng pagi yang indah. “SOOYOUNG~~~” Kedengarannya dari dapur. Ah! Itu suara Mom.

Ini pasti tentang Krystal lagi ; pikir Sooyoung.

.

“Silahkan kalian atur perataan teks rata kiri dengan menggunakan alignment left. Setelah itu kalian bisa mengatur margin dengan batas kiri 3 sentimeter dan batas kanan, atas serta bawah 2 sentimeter..” Suara khas Sojin sonsaeng menggema seisi lab komputer. Mayoritas siswa mendengarkan. Akan tetapi setiap ada kelompok mayoritas pastilah ada pula kelompok minoritas.

Ilhoon termasuk kedalam kelompok minoritas. Pelajaran seperti ini kan sudah diajarkan ditingkat dasar ; pikirnya. Sungguh tidak sesuai dengan yang diharapkan! Kenapa dalam pelajaran Teknologi tidak diajarkan membuat sebuah alat canggih seperti anti-penyadap saja. Bukankah sadap-menyadap sedang hangat sekarang?

Dan atas alasan itu, ia memilih untuk bermain game ketimbang mendengarkan ocehan si guru seksi, Park Sojin.

Sonsaengnim, maaf aku terlambat.” Ucap dilain sisi.

“Oh, kau Sooyoung! Tidak apa, silahkan kau cari tempat yang kosong.” Sahut Sojin sonsaeng ramah.

Bukan! Bukannya guru Sojin ramah, tapi ia memang selalu memiliki pengecualian pada Sooyoung. Bahkan saat Sooyoung terlambat 30 menit dikelasnya pun ia masih bisa memaafkannya. Katanya ini semua karena otak Sooyoung yang super encer sehingga cepat menyerap materi. Tidak seperti yang lainnya.

“Oh, Sooyoung! Cepat kemari! Disini! Disini!” Kepala Ilhoon menyembul diantara banyak komputer yang berjejer dengan rapi. Sojin sonsaeng juga sudah memberikan gesture pada Sooyoung agar segera duduk.

Yang ini sial namanya! Duduk disebelah orang super talk-active benar-benar membuat telinga Sooyoung panas. Ilhamnya, Sooyoung adalah tipe manusia pendiam yang menyukai ketenangan. Tapi mau bagaimana lagi?

“Sooyoung?” Buka Ilhoon.

Tak ada jawaban.

“Sooyoung?” Kata Ilhoon.

Masih tidak ada jawaban.

“Sooyoung?”

Srk, srk

Sooyoung mengubah posisi duduknya. Mungkin ia sudah gusar.

“Sooyoung?”

“Hoh?” Jawab Park sonsaeng dengan tatapan sarkatis.

Satu jawaban yang membuat pelajaran selesai —hanya untuk Ilhoon. Ini artinya, ia dikeluarkan dari kelas Teknologi. Dasar Ilhoon!

Didalam kelas, kegiatan belajar-mengajar masih terus berlanjut. Bedanya, disamping Sooyoung sekarang sudah tidak ada si pembicara itu lagi.

Huft!

“Sooyoung?” Astaga! Jadi ada berapa banyak murid yang senang menyebut namanya dikelas ini? “Mengapa kau begitu dingin pada Ilhoon?”

Sok tahu! Bukankah Sooyoung memang begitu? Yep! Dingin. Dingin pada semua orang, tapi tidak pada keluarganya —mungkin.

“Nicole, berhenti mengobrol.” Sahut Sojin sonsaeng dari mejanya.

Heran! Guru itu seakan memiliki telinga yang tajam. Mungkin gendang telinganya begitu sensitif.

Lagipula Nicole kan tidak mengobrol. Bisa dibilang ia ber-monolog. Kesimpulan ini dapat diambil dari Sooyoung yang tak kunjung merespon perkataannya.

Nicole menoleh. Ditatapnya Sooyoung dari tempat duduknya. Selalu ada aura aneh setiap kali Nicole mencoba menatap dalam Sooyoung. Anak itu seakan memiliki sesuatu yang misterius yang tidak diketahui orang lain. Dan kelihatannya..

.

“Sooyoung lebih banyak melamun daripada berpikir.” Jawab Hong sonsaeng setelah Mom bertanya tentang apa yang membuatnya dipanggil kemari.

“Tapi pak, Sooyoung tidak banyak melamun dirumah. Aku perhatikan ia masih tekun seperti biasanya. Berkutat dengan buku, seperti itu.” Sahut Mom.

Krystal yang duduk disebelah Mom terus menguntal jari jemarinya dibagian bawah baju Mom. Singkat cerita, Krystal takut dengan Wali Kelas Sooyoung yang kini sedang mengobrol dihadapan Mom. Tubuhnya besar, perutnya buncit, berkumis, wajahnya bulat dengan mata sipit dan alis terangkat.

“Mom, bisakah kita segera pulang kerumah?” Bisik Krystal. Nyalinya ciut. Orang yang berada dihadapannya kini tengah menatapnya tak karuan. Oh, Krys~ Kau pasti takut.

“Sebentar sayang~ Mom sedang membicarakan eonni mu.” Sahut Mom.

Mata Krystal berkaca-kaca. Kalau saja ia sedang dirumah sekarang, pastilah pipinya sudah menjadi sungai dengan aliran kecil. Tapi Sooyoung —eonni nya— pernah berkata jika wanita dewasa tidak boleh menangis, wanita dewasa harus kuat. Dan Krystal kecil berpikiran untuk menjadikan dirinya sebagai wanita dewasa.

Bokong Hong sonsaeng terangkat dari kursi merah marunnya. Ia mendekat kearah Krystal dan hendak mengulurkan tangannya. Krystal semakin ciut, hingga secepatnya ia berlari keluar dari ruangan itu dengan berteriak.

Mom bingung, pun kepala sekolah begitu. Keduanya saling melempar pandangan ke arah pintu yang baru saja didobrak Krystal kecil. “Seleranya itu diatas rata-rata, ya nyonya?” Sahut kepala sekolah sambil menggelengkan kepalanya. Mom hanya berusaha membalas perkataan kepala sekolah dengan senyuman masam.

.

Sambil mengorek lubang hidungnya, Krystal berjalan santai menelusuri koridor kelas yang begitu sepi. Sesekali murid-murid dalam kelas melihat Krystal kecil yang lewat dengan santai. Yang ada dipikiran Krystal kini hanya ada satu. Dimana eonni nya?

“Hi Krys!” Seorang pria dengan tubuh tinggi menghampiri Krystal. Hampir saja Krystal mengangkat kepalanya sampai 90°. Pria ini benar tinggi.

Oppa ?” Sahut Krystal sumringah. Tiba-tiba saja pipinya bersemu merah, tapi tak semerah rambutnya.

“Kau tidak sekolah?” Sahut pria itu sambil berlutut, berusaha menyamakan tinggi dengan si kecil Krystal.

“Kau lupa, aku murid home-schooling ?”

Yang diajak bicara pun tersenyum. Dan astaga! Kembali lagi pipi Krystal bersemu merah. Tapi..

Ada sesuatu yang tak wajar disini.

“Apa kau baik-baik saja?” Sahut Krystal sambil menelan saliva dengan susah payah.

Orang dihadapannya diam. Masih diam, dengan kepala tertunduk dalam. Dan detik berikutnya pria itu meregangkan otot-otot lehernya dengan memutar kepalanya ke kanan dan ke kiri.

Krystal masih berusaha menelan salivanya yang terasa menyangkut.

Tapi untuk detik berikutnya, salivanya sudah turun dari esofagus nya dengan dibarengi oleh mulut yang terkatup oleh kedua tangannya. Matanya terbelalak dan ia ingin berteriak. Tapi tidak bisa.

Karena orang dihadapannya baru saja memutar kepalanya hingga 360°. Menyeramkan!

“Hi Krys! Long time no see.”

.

Bruk!

“Sooyoung, ada apa?” Tanya Sojin sonsaeng dari mejanya. Wajahnya tiba-tiba memancarkan sebuah kepanikan —antara Sooyoung dan Sojin.

“Tidak apa, keyboard nya hanya terjatuh.” Nicole membantu Sooyoung mengambil keyboard nya. Sementara Sooyoung sendiri terdiam kaku. Matanya memanas, hatinya kalut. ‘Ada apa?’

“Sooyoung, gwaenchanayo ?” Tanya Sojin sonsaeng masih dari mejanya.

Sooyoung mengatur nafasnya. Entah kenapa dadanya sesak. Pasti ada sesuatu!

“Soo?” Chansung melongok dari komputer seberang.

“Oh! I’m okay.”

Ayolah Sooyoung~ Gunakan pikiran positif mu! Fokus! Sugesti pastilah sangat kuat! Semoga semuanya baik baik saja.

.

Lab biologi.

Disana bukan?

Krystal!

“Krys?”

Suara berat seorang pria misterius semakin membuat tubuh Krystal gemetaran. Sudah cukup baginya untuk imajinasi liar tentang tengkorak, darah, bangkai.

Menjijikan. Terkurung dalam ruangan yang lazimnya belum dapat dipahami seutuhnya oleh bocah kecil. Kerangka tengkorak untuk praktek dimatanya menjadi sangat menyeramkan.

Tapi itu kenyataannya.

Kerangka itu memang bukan kerangka untuk praktek. Nalar masih dapat digunakan dengan baik oleh Krystal. Bagaimana bisa kerangka untuk praktek berwarna putih kekuning-kuningan dengan sisa gumpalan daging yang masih menempel. Rasanya ingin muntah saja.

Bahkan bau amis semakin menyeruak indra penciuman Krystal. Mikroskop yang berjejer dimeja dilumuri oleh koloid merah. Apakah murid-murid Daegu sedang meneliti darah? Tapi bukankah nilai kebersihan juga diukur? Krystal terlalu kecil untuk mengerti ini.

“Krys, mengapa kau tidak menjawabku?”

Seung—”

“KRYS!”

.

.

Flashback ON

“Selamat pagi!” Hari itu hanya ada Sooyoung dikelas, makanya dengan lantang Ilhoon menyapanya.

Tak peduli direspon atau tidak, tapi setidaknya ia senang melakukannya. Menebar kebahagiaan.

“Kau sedang membaca buku apa?” Lanjut Ilhoon sembari berlutut menopang dagu dimeja Sooyoung.

“Monster.” Jawab Sooyoung datar.

Yep! Ilhoon seharusnya tahu. Karena dengan posisinya yang sekarang, sudah dapat dipastikan jika kalau ia melihat cover bukunya. Walhasil, ketahuanlah kalau Sooyoung berbohong.

“Dalam cerita monster, tak ada sub bab tentang sel kan?” Canda Ilhoon setelah ia tahu bahwa Sooyoung tengah membaca buku pelajaran biologi kelas 2.

“Diam atau—”

“Kau akan memakanku?”

Tsk

Sooyoung melempar buku yang dipegangnya ke wajah Ilhoon. Kalau boleh jujur, itu benar sakit. Sooyoung tidak bercanda melemparnya. Jahat.

Dengan pipi menggembung, Ilhoon menjauh dari Sooyoung. Bukan untuk menghindar, tapi untuk mengambil buku milik Sooyoung yang terhempas ke lantai.

Tapi tunggu dulu..

Niat Ilhoon untuk segera membalikkan tubuhnya, ia urungkan. Ada sebuah foto terselip disana.

Dua orang wanita. Yang satu sudah besar, yang satu masih kecil. Sekilas tak ada yang mirip diantara keduanya. Tapi melihat gaya keduanya, membuat otak Ilhoon berusaha mencerna lebih dalam lagi. Adik-kakak, eoh?!

Keduanya memegang panah yang masing-masing terdapat tulisan berbeda. Wanita yang besar memegang panah bertuliskan “Krys” dengan arah tertuju pada si wanita kecil. Sementara yang kecil menunjuk dengan tulisan “Monster”.

Keduanya manis, cantik! Mereka duduk diatas sofa peach dengan tawa mekar menghias wajah. Ini dia! Sekiranya tawa lebar inilah yang membuat mereka tampak mirip.

Tapi..

Bukankah Sooyoung identik dengan misterius, dingin, pendiam, anti-sosial, penyuka abu-abu dan apalah itu ?

Justru tampak begitu hangat difoto ini.

Two face.

Acuh, tak acuh?

“Kembalikan bukuku!”

Flashback OFF

.

.

Ilhoon membuka kenop pintu lab dengan tergesa-gesa. Ia segera menghampiri Krystal disudut ruangan. Krystal yang kala itu menangis membayangkan keadaan yang semakin memburuk seketika bahagia melihat seseorang yang tampak seperti malaikat kedua baginya. Ia memeluk Ilhoon erat.

“Keluarkan aku dari sini, hiks.” Krystal menangis terseguk-seguk.

Ada yang Ilhoon herankan disini. Tapi sebaiknya ia menenangkan bocah ini dulu. Badannya gemetaran luar biasa. Apa yang sebenarnya terjadi? Apa yang salah? Ruangan ini? Bocah ini? Atau dirinya?

“KRYS!” Satu suara lagi.

.

“AAAAAAAA!!” Hari inipun tak lepas dari teriakan Nicole.

“Apalagi sih yang kau dengar?” Elu Sojin sonsaeng.

Seluruh murid menjauh dari Nicole yang tampilannya seperti orang gila. Padahal beberapa menit lalu ia masih tenang didepan komputer. Tapi sekarang? Rambutnya berantakan. Lubang hidungnya kembang-kempis. Jemari lentiknya ia gigiti kasar. Tak ada yang berani mendekat, bahkan Sojin sonsaeng.

“Dimana Sooyoung?”

.

Sooyoung menggebrak pintu lab. Wajahnya menyiratkan kepanikan yang sangat dalam. Meskipun sudah dipastikan jika Ilhoon dan Krystal baik-baik saja, tapi baginya ini belum baik-baik saja. Maka dari ambang pintu ia berteriak. “CEPAT KELUAAAAR!”

Tatapan antara Sooyoung-Ilhoon dan Krystal beradu. Ketiganya masih terdiam kaku. Tak adakah yang benar-benar mengerti situasi ini selain Sooyoung? “KUBILANG CEPAT KELUAR!”

Brak

Prang

Pyang

Sst

“TERLAMBAT DASAR BODOH!”

Krystal semakin lemas. Ia bahkan sudah tak kuasa menahan beban tubuhnya sampai jatuh dipelukan Ilhoon.

Dari pandangan Krystal kecil, tak ada lagi yang dapat ia mengerti. Yang jelas, segala benda beterbangan dan saling beradu. Bahan-bahan keramik, murmer, kaca, semuanya pecah. Kerangka tengkorak yang ada bahkan bergerak seakan ingin mencekik satu sama lain. Bahkan beberapa buah model patung organ bagian dalam mengeluarkan bagian-bagian aslinya.

Pluk

Tiga macam usus halus jatuh dari tempatnya. Huek!

Bahkan Krystal tidak tahu sejak kapan dinding lab berubah warna menjadi merah pucat dan bau menyengat. Anyir.

Darah?

Tapi Krystal bukan satu-satunya yang tidak mengerti akan hal semu ini. Karena Ilhoon lebih tidak paham lagi. Pasalnya, saat ia menemukan Krystal disini, dimatanya, dalam lab ini tak ada yang aneh ataupun menyeramkan apalagi menjijikan.

Dan sialnya! Untuk merengkuh pintu keluar lab tidaklah mudah. Karena Krystal dan Ilhoon berada disudut yang tegak lurus dari pintu keluarnya.

Dari kejauhan Sooyoung dihadapkan oleh satu sosok yang selalu ia temui,

disini.

Mata Sooyoung berkaca-kaca. Ia tak tahu harus membagi fokus kemana. Krystal dan Ilhoon atau objek semu dihadapannya? Ayo, fokus!

Sekilas Sooyoung melirik Ilhoon dan Krystal diantara segelintir peralatan lab yang terbang bebas. Keduanya berwajah polos. Mereka tidak tahu apa-apa bukan?

Sejurus kemudian Sooyoung sudah menatap lekat manik objek dihadapannya. Warnanya biru. Biru yang sangat Sooyoung rindukan.

“Kumohon bicaralah padaku.” Pinta Sooyoung iba.

Tak ada jawaban.

“Mereka tidak tahu apa-apa, kan?” Lanjut Sooyoung masih dengan mata berkaca-kaca.

Manik itu semakin lekat, lekat dan lekat.

Crat

Objek semua itu menghilang dan mencipratkan darah dimana-mana. Bersamaan dengan itu, segala macam aktifitas aneh berhenti sehingga Ilhoon dengan sigap berlari menghampiri Sooyoung. Ia memberikan Krystal kepada pelukan Sooyoung.

Eonni.” Sahut Krystal masih dengan tubuh gemetar.

Sooyoung tak menjawab. Yang ada ia hanya mengusap puncak kepala Krystal.

Angin berhembus menyibakan anak rambut Sooyoung yang tak kebagian dikucir. Tak kalah rambut Krystal. Warnanya yang merah menyala membuat pasangan kakak-beradik ini semakin unik dimata Ilhoon. Biar saja Ilhoom terdiam. Toh ia sedang meresapi betul apa yang sebenarnya terjadi.

Sooyoung melempar pandangan kedepan. Dinding itu lagi-lagi mengeluarkan cairan merah. “Kau tahu—” Itu tulisan!

“—kan?”

Glek

Sooyoung menelan salivanya kasar.

.

.

.

.

“Apa ini?” Sooyoung menunjuk selembar kertas yang baru saja diajukan Mom.

“Surat perjanjian.”

“Perjanjian apa Mom?” Sahut Krystal dengan mulut penuh ramen. Sok ikut campur. Sooyoung menoleh dan mengelap sudut bibir Krystal yang kotor.

“Wali kelasmu telah menceritakan semuanya. Kau sering datang terlambat, melamun dikelas, meninggalkan jam pelajaran, tidak lagi aktif.”

“Lalu?”

“Berjanjilah untuk tidak berbuat begitu lagi dear~ Reputasimu sangat baik disana. You’re a star.”

And star can’t shine without darkness

.

.

.

TBC

.

.

.

Huwaaa huwaaa huwaaaa! Ini genre apasih? Gatau aku juga *plak

Entah perasaan aku aja atau emang bener(?) genre nya jadi ngawur gini ya? -_- Horror, Mystery, Thriller, Family atau apa? Nan mollayo -_-

Dan juga, maaf banget kalo ga memuaskan u.u Oh! Atau kalian bingung bacanya? Aku sengaja motong-motong scene nya biar pada penasaran. Tapi gatau juga deh nih jadinya nyambung apa ga -_-

Udah gitu bahasanya juga jadi ngawur kan? Mau mau ngga engga (?)

Jadi gini ajadeh! Biar aku tahu letak kekurangannya dimana, reader dianjurkan untuk me-review. Komen sepanjang-panjangnya deh~ jangan cuman ‘next’ doang huhuhu T.T

Ps : Chansungnya masih aku simpen ya😉 Dan ghost nya masih aku rahasiakan, tapi kayanya kalian bisa nebak deh😀

LOVE,
HIKA

32 thoughts on “[Chapter 1] Korean Blue Eyes : Two Face

  1. azalea February 2, 2014 / 4:52 AM

    suka sama genre nya..
    emang yng soo eon ajak bicara di lab siapa?

    • annisahika February 2, 2014 / 10:20 AM

      gomawo :3 tapi kenyataannya dikit loh reader yang suka genre macem begini T.T but you said like this genre! Huwa aku seneng :3

      siapa hayoo?😀 Prolog nya udah kamu baca belum? Coba deh baca prolognya dulu🙂

  2. Ranran February 2, 2014 / 8:36 AM

    pa krys n soo mang d lahirkan dgn kmmpuan bs meliht ??
    klo d lait” ky nya makhluk itu da yg diinginkan ??
    apa soo bwt perjnjian sm makhluk trsbt ?
    trus gmana bs sie nicole tiba” jd ky orng kesurupan gitu.

    mungkin part slnjutnya da flashback prtmuan soo sm tuch makhluk..

    gomawo

    • annisahika February 2, 2014 / 10:22 AM

      pertanyaan” kamu bakal kejawab dengan sendirinya nanti di chapter” berikutnya. Tenang aja, cerita ini masih panjang ko🙂 stay ya🙂 dan pastiin kamu udah baca prolog nya🙂 makasih udah baca dan nyempetin komen ^^

  3. yeni swisty February 2, 2014 / 11:48 AM

    akhirnya nemu ff yg genre kya gini🙂
    itu yg jdi setannya siapa?
    itu yg muter kpala sampe 360° siapa, apa setannya?
    terus soo tiba2 berdiri itu knpa? apa dia bisa ngerasain klo Krys dlm bahaya ?
    Tanda tanya Besa (?)

    next part di tunggu

    • annisahika February 2, 2014 / 5:39 PM

      akhirnya nemu readers yang suka genre kaya gini /lapingus/ *okeinilebe*😀
      yang jadi setannya masih dirahasiakan🙂 yang muter kepala itu ya setannya😀
      yang itu namanya kekuatan batin antara adik-kakak :3
      gomawoyo ^^

  4. Rizky NOviri February 2, 2014 / 12:51 PM

    mungkin bahasanya agak d serempakkin lg.. abis ada yg asik bngt bhsnya ada jg yg agak bikin rancu.. hehe🙂

    ceritanya bagus banget kok.. dan penuh dengan misteri..
    itu hantu siapa dan mau apa sebenarnya??
    td krys panggil na seung-
    seung hyun bukan???😀 choi seung hyun??😄
    haha..

    wah.. nongol dikit doang d sini.. haha..😀

    daebakk deh pokoknya.. lanjuut ne..😉

    • Rizky NOviri February 2, 2014 / 12:53 PM

      chansung maksudnya.. yg nonggol bentar doang.. haha
      ketinggalan..😄😀

      • annisahika February 2, 2014 / 5:42 PM

        ah jinja? Bahasa yang mana yang rancu kak?:/

        yaa, kan genrenya mystery, pastilah penuh misteri :)pertanyaan” kakak bakal kejawab dengan sendirinya di chapter” berikutnya🙂 Seunghyun? Yang nama depannya seung masih banyak loh kak kekeke😀

        yaa chansungnya lagi disimpen soalnya kekeke😀

        siap, pasti dilanjut😉 gomawoyo ^^

  5. hananhee February 2, 2014 / 12:57 PM

    Eonni! berhentilah membuatku greget!!><

    • hananhee February 2, 2014 / 12:58 PM

      lagi-lagi komment-nya kepotong! -_-
      sebel deh.. padahal udah ngetik banyak bget itu!! yg masuk cuma sefrasa -_-

      mau bilang aja, ff.a bguss

      • annisahika February 2, 2014 / 5:43 PM

        aku suka bikin orang greget :3 *plak😀

        lho! Memangnya sepanjang apa komenanmu saeng? Sampe drable kah? *plak😀

        gomawo ya saeng ^^

      • hananhee February 3, 2014 / 9:26 PM

        Iya eonn.. ngelebihin panjangnya ff chapterd! *abaikan*

        Semangat nulisnya, eonn!! I’m with you!! {} /abaikan,please/

      • annisahika February 4, 2014 / 4:27 AM

        aish ternyata kamu juga lebe *samaajasamaaku xD

        makasih saeng ^0^ supoort mu itu patut dicontoh😉

  6. noonapark February 2, 2014 / 3:51 PM

    HAIII Hika saeng ^_^ lama aku ngga baca FF kamu ><
    masih agak bingung sih dg ceritanya ._. atau mungkin karena baru awal ya.. hehe
    yaudah, cepet deh next nya :3
    aku suka karakter ilhoon disini :3
    dan hubungan kakak adik antara soo dan krys~ owh cweet :3
    lanjut ya saeng, ppalli~!!

    • annisahika February 2, 2014 / 5:46 PM

      hai eonni tercintah *.* iyaa eonni gasuka nongol nih -_-
      udah baca prolognya belum un? Emang bakal bingung kalo belum baca prolognya ‘-‘)/

      siap, pasti dilanjut ‘-‘)7

      siapa sih yang gasuka ilhoon *meleleh *lebe😀

      lebih cwuit aku tapi :p *plak😀

      iya unni sabar xD

      • noonapark February 2, 2014 / 6:22 PM

        eh ini ada prolognya? .-.
        hastagaahhh.. ntar dah unnie cari, kalo ingat /digamparin😄
        wkwk
        unnie sibuk saeng u.u makanya jarang nongol /lap ingus
        hokee.. unnie tunggu ya :3

    • annisahika February 2, 2014 / 6:46 PM

      iyaa ada dong un :v wkwk yaudah gapapa ko🙂 hooh pantes ._. Siap un😉

  7. @ggcsy24 February 2, 2014 / 7:04 PM

    eonni lanjut terus ffnya!! cepet di update ya aku penasaran nih ><

    • annisahika February 3, 2014 / 1:40 AM

      siap, pasti dilanjut ko! Stay tune aja ya ^^ ciyee penasaran ciyee *plak😀

  8. Anna Choi February 3, 2014 / 3:02 PM

    Ffnya keren xD
    Gak usah ada romancenya ya? Kalo ada romance semakin membingungkan soalnya hehe lagian ini tadi baca masi nerka-nerka mulu ‘-‘
    Nextnya ditungguin hika😀

    • annisahika February 4, 2014 / 4:16 AM

      makasih :3

      ada kok *maruk* tapi palingan cuman slight kekeke😀 hayoo coba ditebak cerita selanjutnya :p

      siap ‘-‘)7

  9. Elisa Chokies February 4, 2014 / 3:45 AM

    Sejauh ini aku pahamnya cuma sedikit, apa bacanya kecepetan kali ya? Cuma pesen aja ada beberapa kalimat yang aku ga paham, hehe fellingku kaya dipotong-potong aja ceritanya ,jd ada bagian yg kurang jelas .

    Oiya Ilhoon cast cowoknya aku ga tau wajahnya >__ < #digampar .

    • annisahika February 4, 2014 / 4:23 AM

      yaa mungkin eonni bacanya kecepetan. Ayolah eon~ bacanya jan kaya dikejar kejar hantu kekeke😀

      yang ga pahamnya yang dimananya eon? Marhaebwa, supaya aku bisa benerin di ff” berikutnya🙂

      jadi gini un.. Ekhm.. Ceritanya emang aku potong”. Sebagian masih aku simpen di chapter” berikutnya. Dan sebagian lagi aku biarkan reader untuk membaca sambil berfikir. Misalnya scene yang nicole teriak, itukan sooyoungnya udah gada. Tapi di scene berikutnya, sooyoung udah di lab. Berarti sooyoung udah keluar kelas un. Kan terusnya dijelasin lagi di scene terakhir, waktu mom tahu kalo sooyoung emang suka meninggalkan jam pelajaran. Jadi aku bikin ini ff ga straight aja gitu~ scene demi scene saling berhubungan. Tinggal gimana pembacanya aja ngikutin alur yang aku buat penuh misteri ini. Begituu🙂

      yaudahdeh, next chapter aku kasih bonus pict Ilhoon khusus buat eonni /kisseu/ *plak😀

  10. ymshtemi February 4, 2014 / 1:19 PM

    aku masih rada bingung sama ceritanya._. tapi walaupun bingung aku penasaran juga sama lanjutannya/? nextnya ditunggu ya😀

    • annisahika February 4, 2014 / 5:28 PM

      aku juga bingung, kenapa orang lain pada bingung *plak😀 Anda penasaran? Sama, saya juga *plak xD siap deh😉

  11. nadigoo February 6, 2014 / 3:30 PM

    Soo ajak omong siapa itu?
    Yg dipanggil oppa sama krys itu siapa? Kenapa bisa muter kepala gitu? Hii serem
    Soo tau aja kalo krys lagi ketakutan

    • annisahika February 7, 2014 / 4:17 AM

      siapa hayoo? /plak😀
      Setaaan itu setaaaan 0.0
      mereka punya ikatan batin yang kuat :’D

  12. wufanneey February 8, 2014 / 3:34 PM

    intro yang kemarin belum cukup, untunglah hika udah posting part 1 (dan 2) jadi aku bisa langsung baca, wkwkwk
    adegan dimulai dari kelas, Sooyoung yang dateng telat dengan gaya dinginnya dan Ilhoon menanti dengan mulut comelnya (menurutku sifat mereka ketuker) #plak
    masalah mulai datang waktu Mom and Krys ke sekolah (tapi fokus saya malah ke kepseknya yang WOW -abaikan), yadasar anak kecil polos, di Krys maen kabur aja karena takut kepsek-yang-WOW, ketemu (astagfirullah) sesosok setan cowok. Disini mulai merinding.
    lalu setting berganti-ganti, lab-kelas, lab-kelas. itu keren.
    apalagi penulisan adegan Sooyoung melihat apa-yang-nggak-bisa-mereka-lihat itu negang abis (oke, lebay).
    Nicole, I thought somenthing wrong with her. perannya rada ambigu dia.
    and Chansungie, apa kabarnya? hehehe xD
    Tapi aku suka cara Hika nulis tiap plot nya,
    pokoknya suka! ^^

    • annisahika February 9, 2014 / 3:38 AM

      aku yakin nilai bahasamu pasti gede ya fan ‘-‘)/ dateng” udah hampir ngejelasin tahapan konflik disini ‘-‘)/ tapi okelah, bagus😀

      Jadi gini,, umm, aku juga sependapat sama kamu kalo karakter Sooyoung dan Ilhoon emang ketuker *plak

      Kepseknya WOW ? Ahahaha xD

      kan biar kaya film fan, settingnya ganti”😀

      Kalo Nicole masih abu”(?) dan Chansung ada nih dihati akuuu /plak xD

      hoho makasih banyaaaaak fanfan ^0^

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s