Do You Love Me? [Chapter 1]

Do You Love Me-2Do You Love Me?-Chapter 1

Author:
Lucky Spazzer

Main Cast:
Choi Sooyoung
Im Yoona
Xi Luhan

Genre:
Romance, Sad, AU

Length:
Multichapter

Before:
-Preview-

Disclaimer: Cast belong to they own god, the storyline belong to me

Author Note: Aku nge-rasa karyaku disini ‘dikit’ banget, ya sudah, aku mutusin buat nambah-nambahin yang lain. Dan, aku juga resmi menyatakan; WILD DREAM AKAN DIBERHENTIKAN SEMENTARA. Why? *info lebih lanjut lihat bagian terakhir* O ya, ini sebelum Sooyoung-Luhan menikah\(^o^)/ Part mereka pas menikah, nanti, ya! Menyusul! *by the way, kayaknya ada adegan little NC o_o*

:: Do You Love Me? ::

Author POV
Sooyoung memasuki kelasnya. Takut untuk di-bully bukan deritanya. Tapi, menemui pujaan hatinya –yang sebenarnya tak membalas cintanya–, adalah tujuan utamanya. Melirik wajahnya yang tampan, melihat pria itu bermain basket diantara kawan-kawannya, bermain sepak bola bersama kawanan-nya –pria maupun wanita, dan yang paling menyesakkan bagi Sooyoung. Bersama gadis-gadis. Seperti dikisahkan pada kisah sebelumnya, Sooyoung tidak pernah dipacari atau memacari siapapun. Luhan sudah nyaris memacari semua orang. Gadis nerdy yang sepertinya –bahkan lebih parah–, bahkan pernah dipacari! Dan ia selalu bertanya, kapan gilirannya untuk menjadi pasangan Xi Luhan? Walau hanya satu hari?

Jawaban yang gampang.

Tidak pernah.

Terlahir seperti gadis sepertinya bukan hal yang diinginkan banyak gadis-gadis, menjadi gadis sempurna dan ber-lagak primadona adalah keinginan kebanyakan dari mereka. Tapi siapa duga, kan? Takdir siapa yang menentukan, kita bahkan tidak tahu apa yang akan terjadi besok, lusa, minggu depan, bulan depan, bahkan tahun depan!

Sooyoung menghela nafas saat memasuki kelasnya. Kursi paling pojok dan dengan coretan-coretan dimeja menggunakan tip-x, yang dia akui. Sakit sekali saat membacanya. Jelek, pemimpi, siapa kau? Ingin merebut Luhan dariku?, debu, hantu, dan lain sebagainya. Tapi, siapa yang teganya menulis; ‘Ingin merebut Luhan dariku?’, walau ia akui itu benar. Pacar baru untuk hari ini, ya? Keren. Berapa murid lagi yang ia belum pacari? Dia saja. Memang ada lagi siswi yang belum? Oh, hanya dia, seorang.

Coretan tersebut biasanya bertambah perharinya. Pertama kali mendapat coretan itu, ia selalu menghapusnya dengan sabar. Tapi makin hari makin banyak saja, maka itu ia membiarkan tulisan itu berderet-deret. Sampai meja itu putih sempurna, toh, tidak ada yang peduli. Mau meja itu berubah menjadi aus, dan jelek saja siapa yang mau campur tangan?
Sooyoung duduk, diam. Lalu ia memutuskan pergi ke perpustakaan. Menyendiri disalah satu pojokkan dikelilingi buku-buku tebal, sampai akhirnya bel menjemputnya menuju kelas. Hidupnya hanya seperti itu. Datar. Iya, kan? Ia meraih buku-buku. Yang jelas, buku seperti; Cara Mengubah Pribadi Kita, Cara Menjadi Cantik tanpa Oplas, dan yang lain. Bukan buku ilmu. Lalu saat ia memilih tempat duduk, ia mendengar suara … uhm …, desahan?

Ber-seks ditempat umum? Gila, batinnya. Ia sedikit mengintip, seorang gadis tampak sedang berciuman panas dengan seorang pria, dan pria itu sedang meremas dada sang gadis. Ia tajamkan penglihatannya. Gadis itu cantik, semampai, dan sangat sexy. Dan ia kaget melihat pria itu.

Benarkah dia…, Xi Luhan?

:: Do You Love Me? ::

Sooyoung POV

Aku duduk dikursi, meninggalkan pandangan tadi bagai film yang baru saja diputarkan. Seharusnya, aku menghentikannya. Agar aku masih dapat mendapat hati seorang Luhan. Bila gadis itu hamil dan Luhan mennangung jawabkannya, mereka akan menikah, dong? Dan berarti, peluangku menjadi pacar Luhan, sudah tertutup. Aku mengelus dada, berusaha bersabar. Tidak, pria berwajah imut sudah cukup banyak. Byun Baekhyun, Oh Sehun, Kim Jongin, Zhang Yixing, dan pria-pria lainnya. Bukan hanya Luhan. Tapi, hatiku terus berkata bahwa itu seorang Xi Luhan, pria yang terlalu aku dambakan.

“Katanya ada gadis baru, dan gadis baru itu benar-benar mencuri hati Luhan, dia itu cantik, semampai, serta seksi. Bahkan Luhan bersumpah tidak akan pacaran lagi dengan gadis lain, ia hanya mau gadis itu. Seingatku tadi mereka berbicara soal perpustakaan,” kata Yuri, mengagetkan aku.

Benar, pria tadi benar-benar dia. Aku mengigit bibir bawahku. Hanya mau gadis itu? Aku terdiam saja, aku tak mampu menanggung lagi. Sedih. Semua yeoja dikelasku semua dipacari Luhan. “Gadis pemimpi itu pasti sedih, soalnya kan, hanya dia yang belum dipacari Luhan,” sahut Hyoyeon.

“Yap, kalau kita kan sudah,” kata Yuri, bangga. “Aku paling lama memegang rekor, satu minggu! Tapi sepertinya Yoona mengalahkan rekorku, ya?” tawanya, sedikit hambar.

“Nde! Mereka kan, resmi akan menikah saat besarnya! Wah, apalagi beberapa bulan lagi kita akan lulus kuliah,” kata Sulli, yang dari tadi hanya memperhatikan dua anggota geng-nya berbicara heboh. “Aku kepingin melihat, bagaimana reaksi si pemimpi saat melihat mereka berdua berciuman di altar,” kata Sulli. Aku menggeleng kuat, aku bahkan sudah melihat mereka melakukan hal yang diluar kata ‘berciuman’!

:: Do You Love Me? ::

Aku melempar tas menuju sofa, tampak eomma datang dengan terbirit-birit ke arahku. Aku mengangkat alis. “Ada apa? Sepertinya eomma sangat bersemangat hari ini,” tanyaku. Eomma mengeluarkan sebuah kertas, undangan makan malam, untuk 02 Februari, besok. Aku mengangkat alis. “Untuk apa? Di restoran mewah pula,” tanyaku.

“Kau akan dijodohkan usai kuliah!” kata Eomma membuatku terperengah, kaget, dan langsung menganga. “Nama pria itu Wu Yifan, dia ganteng, tinggi, dan juga sangat tampan. Kau harus melihatnya besok,” kata Eomma. “Maaf baru memberi tahumu sekarang, bila kau tidak setuju, tidak apalah,” kata Eomma.

“Tidak, eomma. Aku setuju. Apa eomma mempunyai fotonya?” tanyaku, yah, kupikir dijodohkan adalah jalan terbaik. “Untuk bisnis, ya?” tanyaku. Eomma menggeleng.

“Tidak, appa-mu dan appa Yifan adalah sahabat dekat. Mereka berjanji bila anak appa-mu yeoja dan appa Yifan namja, mereka akan dijodohkan. Tenang, bukan demi bisnis,” senyum Eomma padaku. Aku tersenyum balik. “Tampaknya, kau harus didandan habis-habisan, lihat! Kau selalu memasang wajah kutu bukumu, kapan wajah cantikmu terlihat, Soo-aa?”

“Ah, dilepas saja kepangan ini eomma. Lalu lepas saja kaca mata ini, dan aku menjadi primadona,” kataku. Percaya diri. Eomma tertawa. “Dan soal makan malam, aku akan ditemani Sunny untuk membeli baju,” kataku. Sunny adalah satu-satunya temanku, tepatnya, seorang sahabat. Walau aku punya teman-teman lain seperti Taeyeon, Jessica, Seohyun, Tiffany, dan Sulli. Kupikir Sunny ter-istimewa.

Eomma tersenyum. Lalu mengelurkan sebuah foto pria. Pria yang sangat tampan, aku termangu menatapnya. Matanya elang menatap tajam, tinggi, dan bibirnya kunilai agak tebal. Aku tersenyum, ganteng! Aku menyukainya, kataku ia lebih tampan daripada Luhan. Tapi kurasa, dia akan gampang marah. “Mom, apakah dia gampang marah?” tanyaku. Bila aku sedang panik, aku menggunakan kata ‘Mom’ sebagai ganti kata ‘Eomma’.

“Tentu saja, ia gampang marah bila kau bersama pria lain,” kata Eomma membuatku cemberut. “Tenang, tenang. Telepon Sunny, kalian bisa pergi hari ini, okay?”

Aku mengganguk dan meraih telepon. “Annyeong, Sunny-aa?” tanyaku.

“Annyeong, Younggie! Apa kabar?” sebuah suara gadis menyapaku balik. Suara imut yang hanya dimiliki Sunkyu, sahabatku. “Sunny, maukah kau temani aku membeli baju untuk makam malam? Lebih lanjut kujelaskan nanti,” kataku. “Oh! Baiklah, hey, sudah tahu kabar bahwa Luhan akan segera menikah dengan Yoona?” tanya Sunny, membuatku agak sedih juga. “Sudah, Sunkyu. Aku bahkan …, oh. Lanjutkan nanti, annyeong!” kataku. “Annyeong! Tunggu aku sepuluh menit lagi!”, pesannya.

Aku diam dan menuju kamarku. Sepuluh menit? Ih! Aku harus cepat-cepat, dong? Aku memilih gaun putih bermotif bunga-bunga. Rambut panjangku aku gerai, dan aku memilih sebuah high heels pink. Aku turun dan mendapati Sunny baru membuka pintu. “Baru datang?” tanyaku. Dia mengganguk. Dia memakai baju putih simpel dengan pita hitam bunga diujungnya. Cantik!

“Ayo!” katanya. “Bercerita, cerita!” ajaknya.

“Jadi …, begini…”

:: Do You Love Me? ::

Author POV
Selama di pusat perbelanjaan, Sooyoung mengajak keluar masuk toko. Dan, iapun sampai pada sebuah toko yang memang rada ramai hari itu. Sooyoung memilih gaun berwarna merah muda pucat dengan sepatu hak cokelat pastel, ia menunjuk pada Sunny. “Aku suka, hei. Kukira kalian menikah? Mengapa membeli baju itu?” tanya Sunny, polos.

“Bukan. Menikahnya saat kami sudah lulus, Sunkyu!” katanya, gemas. “Ayo! Mari per…,” omongan Sooyoung terpotong. Melihat toko didepannya, toko yang menjual baju untuk pernikahan. Tampak dua insan berbahagia saling memilah-milih gaun putih. Pria satunya memegang jas hitam gelap, sembari memberi saran-saran pada kekasihnya. Sesak. Jadi, aku masih punya rasa padanya, begitu?

Sunny melihat ke arah penglihatan Sooyoung. “Ayo bayar dan pergi. Kita akan pergi ke kafe, kurasa kau agak capek hari ini, Soo,” kata Sunny, berusaha sedikit mengalihkan perhatian. “Aku tahu kau belum dapat merelakannya, tapi berusaha sedikit sabar,” katanya pelan dan diam.

Setelah membayar bajunya, ia pergi ke kafe yang ia langganan. Tadi, kedua insan tersebut adalah LuYoon. Ia tahu, ia egois. Ingin Luhan menjadi miliknya, tapi sayang Luhan terlanjur suka dengan Yoona. Ia menghela nafas, dan saat sang waiter datang membawa cappuccino dengan sebuah krim putih diatasnya dengan sebuah croisstant, ia baru berhenti melamun. Sunny tampak sedang asyik dengan cake Red Velvet miliknya.

“Kau tahu, kurasa aku masih ada rasa. Dengannya. Tidak mudah menyukai pria lain, bila pria itu adalah cinta pertamamu. Aku sesak!”

“Jangan menangis, kau bukan gadis rapuh, kan? Bila kau masih terlalu banyak berharap, kau akan terjatuh. Cinta dapat membuatmu rapuh, tapi ingat. Cinta bukan alasan mengapa kau harus menangis setiap harinya, melihat Luhan bersama gadis lain,” kata Sunny. “Jangan terlalu banyak berharap. Kau akan segera dijatuhkan olehnya.”

“Menurutmu, aku dan Yoona. Cantikkan siapa?” tanya Sooyoung. Ia padahal tahu, bahwa Sunny kelak memilihnya. “Pilih dari hatimu, Sunkyu. Bukan karena aku sahabatmu, bukan karena aku sedang berduka!” kata Sooyoung.

“Tidak, aku memang mengakui kau lebih cantik dair Yoona. Kau saja yang kadang suka kurang percaya diri,” senyum Sunny. Lalu saat ia memandang ke arah belakangnya, tampak dua insan itu, lagi-lagi sedang melakukan hal tidak seonoh dihadapan publik. “Soo, menurutku ini makin sore. Ayo pulang!” ajaknya. “Aku ada les bernyanyi,” katanya.

Sooyoung tersenyum manis. “Siapa yang membayar?” tanya Sooyoung.

“Aku yang traktir, ayo!” ajak Sunny, berusaha mengajak sahabatnya pergi, dan itu berhasil. Sooyoung menghempaskan tangannya.

“Cengkramanmu, sakit!” katanya. Lalu ia mengedarkan pandangannya, dan saat melihat apa alasan Sunny mengajak pergi. Ia tersenyum. “Sunny, aku tahu, hari ini kau tidak les karena guru lesmu sakit. Lalu, aku tahu apa alasanmu pergi, mereka, kan?” tebak Sooyoung.

Sunny tersenyum. “Tidak menangis?” tanyanya.

“Tidak, cinta bukan alasanku menangis!”

Kalau cinta memang alasanmu menangis, apakah kau akan menjilat ludahmu sendiri?

:: Do You Love Me? ::

Makan malam dengan calon tunangannya. Sooyoung memandang bosan kepada ayah dan ibunya. Keluarga Wu belum kunjung datang –dan ini sudah lebih dari dua jam! Sooyoung mendesah bosan saat Appa-nya menggeleng padanya, dan pada akhirnya sebuah keluarga dengan baju terlalu elegan datang. Dan duduk tepat dihadapan mereka. Tapi siapa yang sangka? Orangtua mereka sangat ramah dan terkesan baik hati.

“Ini anakku, Kris,” kata Tuan Wu sambil tersenyum pada Sooyoung. Sooyoung mengganguk. “Tadi jalanan macet sekali, sebenarnya kami berangkat sejak dua jam yang lalu. Tapi terjebak dikemacetan berjam-jam!” ocehnya.

“Ini putriku, Sooyoung,” kata Appa Sooyoung. “Hahahaha…, Sooyoung sudah sangat bosan tampaknya,” kata Appa Sooyoung. “Kalian bisa saling berkenalan, ayo! Masa aku dan temanku yang mengenalkan kalian?”

Sooyoung dengan ramahnya mengulurkan tangannya. Kris dengan senang hati menyambut tangannya, dengan senyum ramahnya. Dan hubungan rumah tangga mereka akan berjalan baik. Hm …, aku menyukainya!, gumam Sooyoung. Sikapnya, caranya berbicara, dan senyumnya. Ouh, tidak dapat diragukan! Sooyoung sudah terlena! Apalagi hanya dengan cara senyum simpulnya.

“Kalian itu satu tingkat, jadi lulus dalam hari yang sama. Kris memutuskan untuk menjadi penerus Wu Company, dia tidak mau ribut-ribut mencari pekerjaan, baginya merepotkan saja!” kata Tuan Wu. “So, anakmu ingin jadi apa?” tanya Tuan Wu.

“Saya inginnya menjadi desainer,” kata Sooyoung bangga, setelah menyebutkan cita-citanya.

“Pasangan fasionista! Aku suka itu. Kris sangat tertarik dengan fashion, mungkin kau bisa men-desainkan baju yang sempurna baginya,” tawa Tuan Wu, ramah. “Tapi jangan buat motif polkadot, ya? Dia membenci polkadot, oh, jangan pula warna pink! Dia akan malu.”

“Appa, jangan ceritakan!” renggek Kris, kesal.

“O ya, bisa kita mulai makannya?” tanya Sooyoung. Lalu ia sadar, bahwa ia tidak sopan. Dan langsung menunduk, malu, tapi anehnya Tuan Wu dan Nyonya Wu malah tertawa. “Kau ingin memesan apa?” tanya Tuan Wu. “Ehm …, apa, ya? Kupikir yang enak!” kata Sooyoung.

Sooyoung tersenyu, rumah tangga dia. Akan menjadi sangat mengasyikkan, deh!

:: Do You Love Me? ::

Hari kelulusan, sudah waktunya. Sooyoung tersenyum saat ia mendapatkan cum laude, dan dia dinobatkan sebagai murid terpintar. Sangat bahagia rasanya. Tapi sayang, ia mendambakan bahwa saat itu Luhan menatapnya, iri, tapi hanya sekadar harapannya. Sunny menepuk bahunya. “Berpikir soal Luhan, huh? Lupakan! BESOK KAU MENIKAH!” pekiknya, tapi tidak mengundang perhatian orang-orang, disekelilingnya.

“Ya, aku bermimpi meliriknya iri. Bukan tiba-tiba melamarku. Didepan banyak orang,” kata Sooyoung, kecut. Lalu, ia langsung melirik Sunny. “Nilaiku sempurna, kau?”

“Payah!” dengusnya. “Nilaiku nomor 11 dari belakang!” geramnya. Lalu gadis itu memandang nanar kedepan. “Aku dan seorang pria dijodohkan, agar menyelamatkan bisnis Ayah. Pria yang dijodohkan denganku, pria hidung belang, aku tidak suka. Berapa kali dia sudah melakukan ‘itu’ pada kebanyakan gadis-gadis yang bertengger dalam klub malam, sejak ia SMA sampai sekarang! Itu adalah kegiatannya!” kata Sunny. “Apa aku rela, saat dia membawa gadis lain dan bercinta dan menciptakan suara desahan disebelahku?! TIDAK!”

“Sunny, bersabarlah,” kata Sooyoung.

“Hah, aku malah berharap kami punya surat perceraian! Saat perusaahan ayah membaik, aku akan menceraikannya, lalu hidup bahagia dengan ..,” Sunny mengigit bibir bawahnya.

“XIUMIN! Hahahaha …,” ejeknya dan melambai pergi.

“YAK! CHOI SOOYOUNG! SINI!”

:: Do You Love Me? ::

Upacara pernikahan yang sakral itu sudah terjalin. Sampai akhirnya mempelai tersebut saling berciuman, didepan orang banyak. Lalu, pada akhirnya menempati apartemen mereka. Sooyoung terduduk dan langsung mengusap dahinya. Kris sendiri duduk disebelahnya. “Kau tahu, aku ingin menunda dulu kegiatan suami-istri kita, bagaimana? Aku terlalu lelah hari ini,” kata Kris. Sooyoung mengganguk. Lalu gadis itu menyandarkan diri. “Kau mau apa?” tanya Kris.

“Menonton drama That Winter The Wind Blows, kau suka?” tanya Sooyoung sambil memijat-mijat kakinya. “Yah! Drama-nya belum mulai. Aku ganti baju dulu, ya?” katanya dan melenggang pergi. Ia memakai kaus cokelat belang-belang putih dan celana jins selutut. Dan langsung kembali di sofa.

“Aku juga,” balas Kris. Lalu tiba-tiba saja tepat pada waktunya, drama favoritnya sudah ditayangkan. Tampak pesan dari sahabatnya.

From: My Bestie, Sunkyu

Kau sudah melakukannya??? :3
Kuyakini kau keenakan! ^o^

Sunny

Wajah Sooyoung memerah. Pesan apa itu? Keenakan? Melakukannya? Gadis berotak yadong, dasar! Walaupun ia tidak tahu apa yang dimaksud Sunny keenakan. Ia kira, sakit.

From: Choi Sooyoung
To: My Bestie Sunkyu

Eh apa deh -_-”
Dasar pervert! Kau kira apa, huh?
Melakukan saja belum!
Capek!

Sooyoung

Lalu dia kembali fokus pada drama-nya. Dan saat Kris datang. Pesan dari Sunny kembali masuk.

From: My Bestie Sunkyu

Beneran????
Mengatakanku pervert itu tidak boleh!
O ya, hadiri pernikahanku, ya, besok! ^o^

Sunny

Sooyoung-pun membalas:

From: Choi Sooyoung
To: My Bestie Sunkyu

Apa deh -_-”
O ya? Itu tidak ada dalam kamusku! :3
Kamus isti adat tepatnya😛
Kau tidak sabar karna akan segera melakukan ‘itu’ -_-”
Dengan seorang ahli!

Sooyoung

Sunny membalas:

From: My Bestie Sunkyu

Kamusmu sudah kadaluarsa!
Kamus ejek-mengejek kali -_-”
Tidak sabar? Cih!!
Aku mengantuk, bye :*

Sunny
Now sleeping

Sooyoung mendesah, dan lalu mempelototi iklan. “Aku membaca pesanmu,” kata Kris. “Sahabatmu itu kocak, ya,” katanya, yang berhasil membuat Sooyoung memerah wajahnya. “Whoa! Aku mengantuk, selamat malam, chagiya,” kata Kris, dan mengecup pipi merona Sooyoung. “Nikmati drama anda!”

Sooyoung memegang pipinya. “Dia memanggilku chagiya, ya?” tanya Sooyoung. “DAN DIA MENGECUP PIPIKU!!!! WHOAAA!!! INI SAAAANNNNNGGGGGGAAAAATTTT MENGHEBOHKAN!”

TBC
~~~:::~~~
Kenapa Wild Dream dihentikan? Karena aku mati rasa untuk melanjutkannya. AKu gak bisa mengkhayal horor akhir-akhir ini, mungkin karena udah lupain film Insidious dan Conjuring. Makanya aku jadi bingung, harus lanjutin gimana. Dan, maaf untuk fanfic ini yang masih setengah dari bagusnya dan berhenti tepat pada adegan norak Sooyoung -_-” bukan pada adegan menegangkan. Dan, bagaimana Luhan-Sooyoung menikah? Part selanjutnya aja, deh -_-” Dan, jangan lupa meninggalkan komentar!!!

Lucky Spazzer

21 thoughts on “Do You Love Me? [Chapter 1]

  1. KyuhyunBaekhyunSooyoung February 1, 2014 / 4:23 PM

    hy….. salam kenal!
    ff nya bagus saeng

    aku bingung, ini soohan pairing or sookris pairing?
    mudah2an soohan pairing (akhir bahagia)
    tapi sookris juga gapapa, karena ff ini seru
    jadi mau baca terus.. kekeke….XD

  2. Anna Choi February 1, 2014 / 5:26 PM

    Kenapa mereka lulus pada langsung nikah? Sekolahnya kayak yg di the heirs yaa??
    Ooh… luhan nikah sama yoong ‘-‘
    Penasaran Luhan nikah sama Soo, ceritanya gimana xD
    Next part ditunggu😀 fighting!!!

  3. winterchan February 1, 2014 / 5:39 PM

    ngakak sama sunny xD dia kelakuannya agak bocah tapi yadong juga xD

  4. yeni swisty February 1, 2014 / 7:05 PM

    si sunny yadong terus ya pikirannya xD
    itu nti soo sma luhan gimana nikahnya, kan luhan dah nikh ma yoong terus soo nya juga udah nikah ma kris??
    next part di tunggu

  5. Youngie Shacassone February 1, 2014 / 9:36 PM

    iiiihh… luhan bener2 deh…
    sookrisnya cuma bentar ya thor?? kalo bisa lamain dikit ya thor?
    soalnya suka ke 2 pairingnya… hehehe
    lanjuuut

  6. kenianurasha February 1, 2014 / 10:09 PM

    kris suka sama soo nggak ya?
    bikin tambah penasarannn
    keren keren(y)
    lanjut yaa^^

  7. miss_sooyoungster10 February 1, 2014 / 10:23 PM

    Emejing ==’
    Sooyoung baru aja dicium di pipi, udah begitu..Hahahaha
    LuYoon menikah ya? T_T
    Kira2 Happy Ending ato Sad Ending??

    N.E.X.T

  8. rifqoh wafiyyah February 2, 2014 / 1:16 AM

    Aku bingung dicast’a soohan pairing..
    Tpi isi’a sookris..:),tpi daebak..
    Dtnggu ne klnjtn’a??

  9. Kim Jongin February 2, 2014 / 8:32 AM

    ini pairnya sookris atau soohan?
    belum ada moment soohannya?, tapi sudah keren kok
    next part jangan lama-lama thor🙂
    keep writing ya,, fighting😀

  10. 소녀 사슴 (@AnggrainiNurP) February 2, 2014 / 12:29 PM

    Daebak Thorr, Tapi Pengennya Sooyoung Sama Luhan. Ya Ya Ya Jebaalll :)) Ditunggu Next Chapnya Jangan Lama2 Ya. Saranghae Thorr <333

  11. thelittleshikshin February 2, 2014 / 7:25 PM

    aww ada sookris nyempil<3 tapi masih bingung gimana ceritanya syoo nikah sama luhaaaan. Sejauh ini sukaa:3 lanjut ya^^

  12. icha February 4, 2014 / 11:31 PM

    thor greget bacanya tauuuuuu>< ini berhenti disaat yang bikin anu/? ditunggu deh kelanjutannya hihi^^

  13. Zee Anggita February 5, 2014 / 4:49 AM

    keren chingu, nextnya partnya di tunggu..

  14. Nurafrianti March 16, 2014 / 6:13 AM

    Sookris aja deh ending nya.. Next thor, penasaran ni sm critanya..

  15. ai April 2, 2014 / 6:09 PM

    penasaran gimana ya pernikahan luhan sama soo

  16. @ggcsy24 April 3, 2014 / 11:43 PM

    next thor.. aku berharap banget ending ntar sookris. ini soohan moment kapan thor?

  17. Della April 10, 2014 / 12:35 PM

    Hai semua >u< kalian Sooyoungster ??? suka dengan fanfic tentang Sooyoung unnie ? ^^ kalau iya,, kalian bisa kunjungi blog ini : http://songhyerim.blogspot.com/ dijamin kalian akan suka ^^
    NB : Terima kasih buat author, dan maaf aku numpang promo ^^

  18. Delvia Marcelinna July 24, 2014 / 12:28 AM

    kyaaa ffnya asik chingguuu, krisnya disini jahat atau baik sih? atau dia ada motif tertentu? –” otak aku udah berfikiran negatif aja yak wkwk😀
    ffnya jjang!! daebak!! lanjut ya chingu jangan lama lama :3 gomawoyo chingu ffnya ^^

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s