[Ficlet] Happy New Year

happy new year

Happy New Year

Written by winterchan (@gelshaa)

Choi Sooyoung, Luhan

Romance, Fluff

PG-15 | Ficlet

Plot & Graphics © Winterchan

Happy new year and good night!”

***

Tik tok.

Tik tok.

Harusnya malam tahun baru ini, setiap orang menghabiskan waktu bersama untuk merayakannya, menunggu detik-detik menjelang bergantinya tahun. Tapi tidak dengan Sooyoung. Ia terjebak demam yang membuatnya harus terkurung di rumah seharian, tapi setidaknya ini jauh lebih baik daripada rumah sakit.

Hap!

Sooyoung meloncat turun dari tempat tidur, menapakkan kakinya pada karpet yang tergelar di atas lantai kamarnya. Kemudian melangkah keluar dan membuka pintu yang menghubungkannya dengan balkon kamarnya. Salju turun dengan indah, tapi ia masih bisa melihat langit yang sebentar lagi akan gemerlap dengan kembang api.

Sungguh ia ingin pergi keluar, merayakan tahun baru di Hangang River. Tapi seseorang melarangnya, mengatakan bahwa ia harus istirahat full hari ini. Duh, menyebalkan kenapa harus sakit di waktu yang tidak tepat sih? –setidaknya itu yang ada di pikiran Sooyoung untuk saat ini–

Atau paling idak ia ingin menghabiskan waktu bersama sahabat-sahabatnya. Tapi mereka tampaknya merayakan tahun baru bersama keluarga. Ia kesepian tidak ditemani.

Pintu balkon terbuka kembali terdengar meski sepertinya Sooyoung tidak sadar. Ia baru benar-benar menyadari setelah dirasanya ada dua tangan melingkar erat pada pinggangnya, dan ia tahu siapa pemiliknya.

“Kau mengejutkanku. Sudah bangun?” tanya Sooyoung akhirnya.

“Seharusnya aku yang bertanya begitu,” orang itu menjawab tenang. “Sedang apa di luar? Tidak dingin? Aku saja dingin.”

“Memangnya tidak boleh? Namanya musim dingin, jelas dingin,” tukas Sooyoung. Lelaki itu semakin mengeratkan pelukannya, “Tidak Choi Sooyoung, maksudku udara luar tidak begitu bagus, seharusnya kau istirahat.”

Choi Sooyoung kemudian memejamkan matanya sejenak, “Luhan, maaf karena aku kau jadi tidak bisa merayakan tahun baru bersama keluargamu.” Nada yang terselip terdengar dipenuhi rasa bersalah, “Kau malah ikut terjebak disini bersamaku.”

“Aku disini karena aku ingin, Choi Sooyoung.” Mata lelaki itu ikut terpejam, menikmati setiap momen yang sedang dirasakannya. Dagunya ia sandarkan pada bahu gadis itu, “Aku tahu kau sangat ingin pergi merayakan tahun baru seperti orang lain.”

“Bagaimana kau tau?”

“Aku sudah mengenalmu sejak lama, Choi.”

“Ah umm Luhan?”

“Hmm?” Luhan hanya menjawabnya dengan gumaman kecil.

“Bisakah kau berpindah?” tanya Sooyoung, ia mulai merasa posisi mereka ini agak awkward bila dilihat.

Luhan menggeleng kecil, “Tidak. Kau sedang di luar, dan aku harus membuatmu terlindung dari udara dingin.” Sooyoung terkekeh pelan “Ya ya baiklah terserah, lakukan sesukamu.”

Nafas yang Luhan hembuskan kian menggelitik kulit lehernya. Wajah lelaki itu mendekat, mencoba mencium aroma lavender yang berasal dari tubuhnya. Cup! Satu kecupan mendarat di leher mulusnya.

“Luhan?”

“Apa? Kau bilang aku bisa melakukan apapun sesukaku,” pungkasnya kemudian kembali mengecupnya. “Ya baiklah.” Lagi-lagi Sooyoung mengalah demi Luhan. Lagipula Sooyoung tidak keberatan, dan dia suka sisi ini dari Luhan.

Luhan tiba-tiba membalikkan tubuh Sooyoung, membuatnya menghadap tepat kearahnya. Dan Sooyoung sempat terpesona menatap matanya yang benar-benar menghipnotis. “Hei, kembang api terlihat dari sini, kau bisa melihatnya bersama ku,” ucap Luhan.

Pukul 00.01 AM

Benar saja, kembang api terlihat memenuhi langit malam kala itu. Biarpun suara ledakannya tidak terdengar dari tempat keduanya berdiri, tapi setidaknya kemerlapnya masih bisa dinikmati dari kejauhan. Mereka berdua berdiri bersebelahan, wajah Sooyoung menengadah ke langit. Sedangkan Luhan justru memandang ke samping, wajah wanita itu bahkan lebih indah dibanding kembang api di matanya.

Tangan kiri luhan bergerak, menyusup ke pinggang kiri Sooyoung. Menariknya semakin mendekat dengannya. Sooyoung menengok ke samping, dilihatnya Luhan kini tengah memandang ke atas.

‘Setidaknya dia menemaniku di malam tahun baru’

‘Selamat tahun baru, tampan!’

Begitu pertunjukan kembang api selesai, pandangan Luhan kini kembali beralih pada wanita itu, dan Sooyoung ikut menolehkan kepalanya. Ditatapnya wanita bersurai cokelat itu dalam, tangannya kini sudah berada di belakang leher Sooyoung entah sejak kapan, kemudian menarik wajahnya mendekat. Dan satu ciuman mendarat lagi, kali ini tepat di bibirnya.

Luhan semakin menarik tengkuknya, berusaha memperdalam tautan di antara mereka. Dan Sooyoung membalasnya dengan senang hati.

“Selamat tahun baru, Sooyoung-ah!”

Happy new year too.”

Luhan berdehem, mencoba menghilangkan suasana yang tiba-tiba awkward. Sungguh hari ini banyak sekali hal tak terduga. –baik bagi Sooyoung maupun Luhan– Luhan menggaruk tengkuknya.

“Baiklah, sudah berakhir. Kau sudah terlalu lama di luar. Istirahatlah.” Luhan menarik Sooyoung ke dalam, dan wanita itu mengikutinya tanpa berkata-kata.

Setelah memastikan Sooyoung telah terbaring dengan selimut yang menutupinya, Luhan ikut berbaring di sebelahnya, berbagi kehangatan dengan selimut besar yang menutupi tubuh keduanya.

“Hei Luhan, terima kasih telah disini seharian.”

“Ya ya sama-sama. Aku suka melakukan ini. Mari tidur.”

Luhan memejamkan matanya, namun Sooyoung tak kunjung melakukan hal yang sama. Ia malah tersenyum memandang Luhan. Mata lelaki chinese itu kembali terbuka, kemudian menyunggingkan smirk.

“Apa?”

“Tidak.”

Tangan Luhan terjulur dan mendarat di kening gadis itu, “Sudah lebih baik eoh?”

“Ya. Banyak hal aneh yang terjadi padamu hari ini, Luhan.”

“Benarkah? Salahkan dirimu kalau begitu.” Senyum bahagia tak kunjung lepas dari wajah cantik Sooyoung. Ia sepertinya bahkan terlalu bahagia atas apa yang semua Luhan lakukan hari ini.

“Sekarang tidur. Oh sepertinya kali ini aku harus memastikan agar kau tidak beranjak dari tempat tidur.” Tangan Luhan kembali terjulur, kali ini mendarat di pinggang gadis di sebelahnya, mendekapnya erat seolah Sooyoung akan kabur darinya.

“Selamat tidur, mimpi indah.”

FIN

***

**) Maaf kalau kebanyakan momentnya, bukannya so sweet malah najong bikin pengen muntah -_-

Yang udah baca, berarti ga ada pilihan lain selain komen muahaha /ketawa jahat/

bye 😉

Advertisements

46 thoughts on “[Ficlet] Happy New Year

  1. huahoho aku cengar cengir bacanya xD
    romantis banget sih km Lulu? Luhan modus ah meluk Syoo terus nyiumin lehernya wkwk /ekhem/
    eonni ff nya romantis, manis, feelnya dapet >,< bikin SooHan lagi dongss~ /puppy eyes/

  2. keren~
    nggak tahu mau bilang apa… manis bget! (bukan authornya)
    Makin lama makin kegilaan Soohan ini aku ><

    buatin soohan lagi dong…
    karya lainnya tetep ditunggu. Fighting!^^

  3. feelnya dapat bgt,jadi ketagihan baca ff soohan TT
    ceritanya selain manis jg romantis 🙂
    bacanya aja sambil senyum * sendiri 🙂
    next ff ditunggu
    FIGHTING !!!!!!

  4. sebenernya agak gak rela ngucapin selamat ulang tahun buat bumi… [?]
    tapi ya karena sudah jadi budaya…
    diiringi dengan fanfic soohan yang romantis,
    lengkaplah perayaan tahu baru…
    ya, agak sedih walau pacar sendiri nggak romantis -_-

  5. Pingback: ONE-TWO SHOOT

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s