[MINI SERIES] NEOREUL (1/?)

neoreul

Tittle                      : Neoreul

Author                  : SummerBlow/SunHee97 (sama aja, cuma ‘Summerblow’ itu ID author yang baru)

Length                  : Oneshot

Rating                   : PG 13

Genre                   : Romance, Friendship, Family, a little bit Humor

Main Cast            : Choi Sooyoung, Xi Luhan

Other Cast          : Kris Wu

Disclaimer           : Cerita ini murni hasil pemikiran author. No Plagiat ,No CoPas.

Poster by            : Perfectbaek

Author Note      : FF ini udah aku piblish duluan di blog pribadiku www.summershowroom.wordpress.com dan jangan lupa follow twitterku juga yaa di @Nabilladela.

WARNING           : TYPO MASIH TETAP BERSERAKAN.

 

KEEP R-C-L pleaseee !!!!!!!!!!

I didn’t think I’d see you. But, you greeted me with your transparent smile.

 

Author POV

Cuaca sore ini tidak begitu baik. Hampir setiap hari hujan terus mengguyur jalanan Busan. Terlebih pada waktu seperti ini. Terlihat seorang pria berambut coklat kemerahan sedang duduk di halte bus depan sekolahnya. Mata beningnya menatap tiap tetes air hujan yang menjadi tirai pembatas antara dirinya dengan jalanan di depannya. Terkadang ia menyatukan kedua telapak tangannya dan menggosoknya secara perlahan demi mencari sebuah kehangatan. Bahkan mantel hitam tebalnya tak bisa melindunginya dari hawa dingin menusuk sore ini. Pria itu mendongakkan kepalanya, seolah bertanya kapan tetesan bening itu akan berhenti menahannya di halte ini.

“Hey, Xi Luhan. Kenapa kau masih disini? Bukankah sudah kukatakan untuk tidak menungguku.”

Pria itu mengalihkan pandangannya pada seorang gadis berpostur tinggi yang sedang berdiri di ambang pintu gerbang sekolahnya yang hanya terpaut beberapa meter dari tempatnya berdiri. Gadis itu sedikit berlari ke tempat pria yang bernama Luhan itu berada. Tas ranselnya ia junjung ke atas kepala untuk melindungi dirinya dari tetesan air hujan. Langkahnya berhenti seiring atap halte itu berhasil menghalau air hujan untuk mengguyur tubuhnya. Terlihat ujung rambut coklat gelap yang dimiliki gadis itu sedikit basah. Luhan menyentuh rambut panjang gadis itu. Lalu tangannya mengusap kening indahnya, mencoba menyingkirkan sisa air yang masih menempel disana. Dan dengan usilnya ia menyentil permukaan halus kening itu.

“Appo..”

“Choi Sooyoung, apa kau gila? Kau tidak bisa melihat cuaca ini? Haiiss, lihatlah. Kau bahkan tak memakai mantelmu.” Ocehan Luhan tak tertahankan saat melihat tingkah gadis dihadapannya itu.

“Ani, aku lebih suka jika air-air itu membasahiku. Aku merasa menjadi seekor ikan yang menemukan kolamnya.” Gadis yang diketahui bernama Sooyoung itu menjawab dengan memasang wajah konyolnya.

Luhan menghembuskan nafasnya panjang sembari menahan tawanya yang sudah siap keluar. Ia sudah tidak asing dengan khayalan liar Sooyoung. Bus yang akan membawa mereka pulang sudah datang. Luhan langsung melangkahkan kakinya menuju pintu bus yang telah terbuka.

“Kau bahkan lebih terlihat seperti seekor katak hijau.” Gumamnya.

“YA !! Xi Luhan !! Bisakah kau memberikan perumpamaan yang lebih baik untukku?”

Luhan mengedikkan bahunya dan mendudukkan diri di bangku paling belakang bus dengan Sooyoung di sampingnya. Jika terus beradu mulut dengan Sooyoung ia pasti akan membutuhkan 1 galon air karena mulutnya terasa kering.

Sooyoung POV

                Kulirik jam yang tergantung di dinding. 07.30 pm. Haahh, ternyata pelajaran tambahan yang diberikan Shim Sonsaengnim tadi sangat lama. Kurebahkan diriku diatas springbed. Kubiarkan handuk melilit kapalaku yang masih basah akibat mandi tadi. Mataku mulai terasa berat. Hawa dingin menyergapku sehingga membuatku semakin mengantuk. Kupejamkan mataku perlahan dan mulai tertutup saat kudengar ketukan halus dari jendela besar disudut kamarku. Aku menoleh dan bangkit membukakan jendela untuk orang yang sudah kutahu benar siapa dia.

“Apa yang kau lakukan malam-malam begini, eoh? Dan lagi, apa kau tidak bisa masuk lewat pintu depan?” tanyaku pada Luhan yang sudah melompat masuk kekamarku.

Ya, orang itu adalah Luhan. Teman baikku yang sangat menyebalkan itu sudah sering melakukan hal seperti ini. Maka tanpa berpikir dua kali aku langsung memperbolehkannya masuk.

“Jika aku masuk lewat pintu depan itu akan lebih menyulitkan. Pertama, aku harus turun tangga dan berjalan sampai kerumahmu.”

“Hei, kau hanya perlu berjalan sejauh 3 meter untuk sampai kerumahku, Tuan Xi. Dan kau tidak lupa bukan jika rumahku masih tetap berada di samping rumahmu?”

“Ya ya, aku tahu. Tapi tetap saja ‘berjalan’ bukan?” ucapnya sambil telungkup diatas kasurku.

“Dan yang kedua, jika aku lewat pintu depan, maka waktu untuk sampai kekamarmu akan semakin lama karena aku pasti ditahan oleh aboenim untuk sekedar menemaninya bermain catur.” Lanjutnya cepat.

“Baiklah, jadi katakan. Apa tujuanmu menyelinap kekamarku malam-malam begini?”

“Apa aku pernah menyertakan alasan saat berkunjung kemari, eoh?”

“Sudahlah. Sepertinya aku lupa tentang kebiasaanmu yang menjawab pertanyaan dengan pertanyaan itu.” Ucapku lemah seraya duduk di tepi kasurku.

“Jadi, berapa pernyataan cinta yang kau terima hari ini?” pertanyaan spontanku berhasil membuat Luhan terduduk dari posisi berbaringnya yang benar-benar tidak elite itu.

Luhan menghembuskan napas panjangnya. “Hanya dua, dari adik kelas.”

Sontak aku tertawa. Bagaimana bisa Luhan hanya mendapatkan 2 pernyataan cinta dalam 1 hari. Oke, ini memang terdengar normal jika orang biasa yang mengalaminya. Tapi ini beda, maksudku dia adalah seorang Xi Luhan. Cowok super populer di sekolah dengan segala anugrah yang dimilikinya. Oh ayolah. Luhan itu tampan –bagi mereka yang tergabung dalam LoL atau Lovers of Luhan-, Luhan sangat pintar dan berhasil memenuhi lemari trophy yang dipajang di pintu utama sekolah. Luhan atletis, bahkan menjadi andalan tim futsal sekolah. Mungkin hanya satu kekurangannya –jika terlalu ramah adalah hal yang bisa dikategorikan sebagai kekurangan-.

“Sepertinya popularitasmu mulai menurun, Lu.”

“Ini bukan hari spesial, Choi. You know what I mean.” Kulihat Luhan memutar bola matanya sebal.

Aku hanya bergumam menjawabnya. Luhan memang sangat menikmati kepopulerannya. Dia senang setiap mendapatkan pernyataan cinta.Tapi entah mengapa dia tak pernah menerima satupun pernyataan cinta itu.

Ya, ini memang hari biasa. Karena jika merupakan hari spesial seperti Valentine, Christmas, ataupun hari Ulang Tahunnya, Luhan akan mendapatkan sedikitnya 5 pernyataan cinta dari gadis-gadis itu.

“Besok sepupuku dari China akan pindah kemari.”

“Mwo? Dia akan pindah kerumahku? Kenapa eomma tidak memberitahuku sama sekali?”

PLETAKK

“Ya!! Kenapa kau memukulku!!” tanyaku berapi-api karena jitakan Luhan baru saja mendarat mulus dikepalaku.

“Tentu saja karena kau begitu bodoh, Choi. Mana mungkin dia pindah kerumahmu, jika ia sama sekali tidak mengenalmu. Dia akan pindah kerumahku dan bersekolah di sekolah kita.” Jelas Luhan pada akhirnya. Aku hanya membulatkan mulutku sambil mengangguk-anggukkan kepala.

“Kenapa, dia pindah kemari? Lalu bagaimana dengan orang tuanya?” tanyaku bertubi-tubi.

Luhan POV

                Hhh, kenapa Sooyoung selalu banyak bertanya? Tapi salahku juga, sih. Aku yang memancingnya untuk bertanya. Setalah menghela napas cukup panjang aku pun menjawabnya.

“Namanya Wu Yi Fan. Kau bisa memanggilnya Kris. Dia pindah kemari karena orang tuanya dipindah tugaskan di Seoul. Ia tidak mau bersekolah di Seoul karena ia harus bersosialisasi lagi. Maksudku, dia bukan tipe yang mudah bergaul. Maka dari itu dia minta untuk dipindahken kemari. Menurutnya di Busan sudah ada aku, sehingga dia tidak perlu repot-repot bersosialisasi dan mencari teman lagi. Begitu.”

“Oooh, apa dia orang yang baik?” Sooyoung bertanya dengan wajah ingin tahunya, matanya yang bulat berbinar-binar, alisnya terangkat dan mulutnya sedikit terbuka. Benar-benar konyol.

“Hngg, menurutku dia orang yang baik. Dia termasuk teman dekatku di China. Aku sudah menganggap dia hyungku meskipun umurnya sama denganku. Dia dewasa dan tenang. Dia selalu membantuku saat aku membutuhkannya. Aku sangat menyayanginya. Hingga rasanya aku akan memberikan apapun yang dia inginkan.” Aku menerawang jauh ke langit-langit kamar Sooyoung. Gadis disampingku ini hanya diam saja dan membuatku menoleh untuk melihat keadaanya. Sooyoung tertunduk sehingga membuatku mendekati wajahnya. Namun tiba-tiba Sooyoung mengangkat wajahnya dan membuatku kaget karena jarak wajah kami hanya terpaut sekitar 5 cm. Bahkan hidung kami sudah bersentuhan.

Sontak aku memundurkan tubuhku. Ekspresi Sooyoung tidak dapat kujelaskan. Dan itu membuatku berpikir yang tidak-tidak. Bagaimana jika Sooyoung salah paham. Bagaimana jika Sooyoung kira aku akan menciumnya. Bagaimana jika Sooyoung menganggapku pria mesum.

“L-Luhanie, kau..” ucapnya terbata.

“Ti-tidak, aku tidak bermaksud melakukannya. Tadi aku, kau- itu-“ sungguh kenapa aku jadi salah tingkah seperti ini. Kata-kataku tidak beraturan.

“Luhanie. Jadi ini alasanmu menolak semua pernyataan cinta itu-“ Sooyoung berucap pelan.

“Tidak. Soo, kau salah paham-“

“Jadi, kau itu gay? Kau menolak semua pernyataan cinta dari gadis-gadis itu karena kau lebih memilihnya? Karena kau lebih mencintai Kris, eoh? Luhanie, kenapa kau tidak pernah mengatakannya padaku? Kau tidak perlu malu untuk mengatakannya, karena aku akan selalu ada dipihakmu.” Sooyoung berucap cepat lalu memeluk erat tubuhku. Aku mematung. Aku tidak tahu harus menjawab apa. Yang kutahu hanyalah, sungguh, aku ingin mencuci otak gadis ini.

PLETAKK

Aku melompati jendela kamarnya untuk kembali kekamarku yang balkonnya memang berhadapan dengan balkon kamar Sooyoung.

“Aarrggghhhh, appooo !!” pekik Sooyoung menggema.

Author POV

                Seperti yang dikatakan Luhan. Hari ini pria bernama Kris atau Wi Yi Fan itu pindah kerumahnya. Sooyoung baru menyadarinya saat tetangga yang merangkap sebagai sahabat baiknya itu melempari kaca jendela kamar Sooyoung dengan batu-batu kecil yang entah ia dapatkan darimana. Dengan berat hati Sooyoung pun membuka kedua matanya dan bangkit dari tempat tidur untuk menghentikan tindakan anarkis Luhan yang sudah hampir membuat kaca jendelanya retak.

“Ya!! Neo micheosseo !!” Sooyoung berteriak pada Luhan yang hanya menampilkan cengiran tidak jelas dari sebrang kamarnya. Mengerti bahwa Sooyoung seperti akan mengamuk lagi, dengan segera Luhan mengalihkan pembicaraan.

“Soo, bisakah kau turun dan kemari untuk membantuku? Kau tahu bukan bahwa kondisi rumahku tidak pantas untuk menerima tamu, sementara 10 menit lagi Kris akan sampai disini.” Ujar Luhan dengan nada memelas.

“Shiroe! Itu salahmu!” Sooyoung hendak menutup jendela kamarnya dan kembali tidur karena ini adalah hari minggu. Hari untuk tidur seharian. Semua itu akan terjadi sebelum Luhan melompat masuk melalui jendela dan kembali memelas kepada Sooyoung.

“Jebaall, Soo. Apa kau tidak kasihan pada sahabatmu yang tampan ini? Bukankah aku selalu membantumu jika kau membutuhkanku, eoh?”

Ya, Luhan memang sering kali membantunya saat dia membutuhkan. Seperti saat ia lupa mengerjakan PR, Luhan dengan cuma-cuma menawarkan hasil pekerjaannya pada Sooyoung. Begitu pula saat Sooyoung mendapatkan hukuman untuk membersihkan gudang karena ia terlambat masuk ke kelas Jung Sonsaengnim, Luhan membelanya mati-matian didepan Jung Sonsaengnim sehingga beliau meringankan hukumannya. Maka dengan semua alasan itu, Sooyoung pun menghela napas dan menyetujui untuk membantu Luhan.

“Baiklah, kita mulai setelah aku selesai mandi.” Sooyoung baru akan melangkahkan kakinya menuju kamar mandi saat Luhan mecegat tangannya.

“Tidak perlu, Soo. 10 menit lagi Kris datang. Kita tidak punya waktu hanay untuk sekedar menunggumu mandi.”

“Ya!! Apa kau gila? Ini merupakan pertemuan pertamaku dengan Kris. Aku tidak mungkin berpenampilan seperti ini dihadapannya. Kau tahu bukan tentang pentingnya kesan pertama?”

Sesuatu di hati Luhan terasa sedikit tidak suka saat mendengar Sooyoung berkata seperti itu. Baginya Sooyoung tidak boleh terlihat cantik dihadapan orang lain. Sooyoung hanya boleh terlihat cantik didepannya –dan keluarganya mungkin-. Lamat-lamat Luhan memperhatikan penampilan Sooyoung. Benar-benar penampilan bangun tidur. Rambut yang berantakan, wajah yang kuyu, dan piama bergambar kura-kura hijau yang kusut disna-sini. Luhan terkekeh, lalu menyuruh Sooyoung untuk cuci muka dan sikat gigi.

Luhan mengambil sisir dan membenahi rambut Sooyoung yang berantakan. Luhan menangkup wajah Sooyoung dan mentapnya dalam.

“Kau tetap terlihat cantik, meskipun belum mandi.” Ujar Luhan sambil tersenyum. Namun nada bicaranya terdengar mengejek dan itu membuat Sooyoung berhasil melayangkan tinjuan kecil didada Luhan. Wajahnya manyun dan Luhan semakin tergelak melihatnya

“Kajja!” ajak Luhan sambil tetap terkekeh. Mau tak mau Sooyoung mengikuti Luhan yang menggandeng tangannya untuk pergi kerumahnya.

Luhan POV

Aku dan Sooyoung baru selesai membereskan rumahku saat kudengar bel didepan rumah berbunyi.

Ting..Tong

Ting..Tong

Aku segera berlari kearah pintu meninggalkan Sooyoung yang terduduk lemas diruang tengah. Itu pasti Kris. Dan benar saja, itu memang Kris yang berdiri dengan wajah datarnya saat aku membuka pintu.

“Yi Fan!! Akhirnya kau datang juga. Bagaimana kabarmu?” aku menyapanya dengan semangat. Tentu saja, aku sangat merindukannya. Sudah hampir 5  tahun aku tidak bertemu dengannya.

“Ehm, bisakah kau mempersilahkanku untuk masuk terlebh dulu. Perjalanan China-Korea membuatku sedikit lelah.”

“Oh, geurae. Masuklah.” Aku tersenyum kaku menyadari kebodohanku.

_

“Jadi, apa kabarmu 5 tahun ini?” tanyaku setelah Kris dan aku duduk di kursi ruang tamu.

“Baik, tapi mungkin akan jadi lebih baik setelah aku disini.” Dia tersenyum tipis sambil melepas syal yang melilit lehernya.

“Hahaha, jadi kapan kau akan mulai bersekolah? Kudengar kau akan masuk kesekolah yang sama denganku?”

“Mungkin lusa, setelah aku mendapatkan seragamku.” Aku hanya mengangguk-anggukan kepalaku mendengarnya.

“Luhan-ah, dimana aku harus meletakkan ini?” kulihat Sooyoung berjalan kearahku sambil membawa nampan yang berisi dua mug coklat panas yang mengepul sangat cocok saat cuaca sedang hujan seperti saat ini. Dengan sigap aku mengambil nampan yang dibawa Sooyoung dan meletakkannya di meja.

Aku tahu Kris mungkin heran dengan keberadaan Sooyoung, karena kulihat ia dan Sooyoung bertatap-tatapan heran.

Sooyoung POV

                Aku menatap Pria jangkung berambut blonde dihadapanku ini dengan bingung. Apa ini teman Luhan? Tapi bagaimana bisa Luhan berteman dengan seorang model?

“Aaah, Soo kenalkan, ini Kris. Dan Kris ini Sooyoung.” Tiba-tiba saja Luhan menjelaskan sehingga membuat semua dugaanku buyar seketika. Ternyata benar ini yang bernama Kris.

“Jadi, dia gadis yang pernah kau ceritakan dulu?” tanya Kris pada Luhan. Tak kusangka, suaranya begitu berat dan terkesan dingin. Tak seperti Luhanyang selalu berbicara denagn nada riang.

“Ya, kau benar. Ah, bukankah kalian belum berkenalan.” Jawab Luhan.

“Ahh, ne. Annyeonghasseyo. Choi Sooyoung imnida. Bangapseumnida” ucapku sambil membungkukkan badan.

“Kris” jawabnya singkat. Ia bahkan tak membungkukkan badannya.

“Jadi, apa kau juga tinggal disini?” lanjut Kris

Luhan POV

“Jadi, apa kau juga tinggal disini?” tanya Kris sambil melihat kearah baju yang dikenakan Sooyoung. Aku pun melihat arah pandang Kris. Dan aku baru tersadar kalau ternyata Sooyoung masih mengenakan piyama kura-kura hijaunya tadi pagi.

“Tentu saja tidak. Dia tinggal dirumah sebelah.” Jawabku cepat, takut Kris mengira yang tidak-tidak.

“Ne, aku tinggal dirumah sebelah. Kau pasti heran kenapa aku memakai piyama, bukan?” tanya Sooyoung pada Kris. Dan Kris hanya mengangguk-anggukkan kepalanya.

“Ini karena tadi pagi Luhan memaksaku bangun untuk membantunya membersihkan rumah. Bayangkan saja ia melempari kaca jendela kamarku dengan batu. Bahkan ia tak memperbolehkanku untuk mandi terlebih dulu. Ia sungguh kejam dan jorok. Apa kau tidak tahu kondisi rumahnya sebelum ku datang?” Kris menggeleng.

“Sungguh parah, sampah bertebran dimana-mana. Baju-naju kotor menumupuk di ruang tengah. Dan debu setebal 3cm menutupi seluruh permukaann lantainya.”

“Hei, tidak separah itu.” Ucapku menyanggah perkataan Sooyoung. Tapi Sooyoung seolah tak mempedulikan keberadaanku. Dan malah melanjutkan mengobrol dengan Kris. Aku menatapnya sebal. Bisa-bisanya ia langsung akrab denagn Kris yang dingin itu. Dan bisa-bisanya ia melupakan kehadiranku disini. Aku hanya mendengus dan meneguk habis coklat panasku, lalu meninggalkan mereka berdua di ruang tamu.

_

Aku merebahkan diriku di kamar. Melihat Sooyoung dan Kris yang asyik mengobrol membuatku panas. Aneh, padahal dulu aku tidak masalah jika Sooyoung sepeti itu. Tapi semuanya berubah saat kami mulai menginjakkan kaki di Senior High School. Aku jadi tidak suka melihat Sooyoung dekat dengan orang lain. Aku tidak suka jika Sooyoung terlihat cantik dihadapan orang lain –meskipun Sooyoung selalu terlihat cantik bagiku-. Aku tidak suka jika pria-pria itu melihat Sooyoung dengan tatapan memuja. Dan aku tidak suka jika Sooyoung jauh dariku. Sooyoung hanya boleh melihatku, bukan pria lain. Sooyoung hanya boleh bersikap manis dihadapanku, bukan Kris atau siapapun itu.

Aku mengacak rambutku kesal. Bingung dengan perasaanku sendiri. Lalu kudengar pintu kamarku diketuk dari luar. Aku langsung merapikan penampilanku dan menyuruh orang itu masuk. Pintu kamarku terbuka, dan Kris masuk kedalam.

“Apa Sooyoung sudah pulang?” tanyaku padanya.

“Ya, dia bilang dia harus mengerjakan tugas jurnalistiknya.”

“Ooh.” Jawabku sekenanya. Aku masih kesal dengan kejadian tadi.

“Sooyoung. Gadis itu benar-benar menyenangkan. Tepat seperti yang pernah kau katakan padaku.” Kini Kris sudah terduduk di atas ranjangku, disampingku. Tatapan matanya menerawang. Seolah sedang memikirkan sesuatu.

“Lu, apa kau menyukainya?” tanya Kris lagi. Aku hanya bergeming, tak menjawabnya. Nafasku tercekat. Aku merasakan sesuatu yang buruk akan terjadi.

“Jika tidak..” ucapan Kris menggantung. Cukup Kris aku tidak ingin mendengar apapun lagi. Perasaanku semakin tidak enak.

“Bolehkah aku menyukainya? Dia hanya sahabatmu ‘kan?” Seketika jantungku seperti berhenti berdetak. Duniaku serasa runtuh. Tenggorokanku kering. Dan sungguh, aku tidak ingi ini terjadi.

“Lu, bolehkan?”

Aku keberatan. Aku benar-benar keberatan. Kau tidak boleh menyukainya. Dia bukan hanya sekedar sahabat bagiku. Dia memiliki posisi yang lebih dari sekedar teman baikku. Dia.. Dia..

Inginkuucapkan semua kata yang berkecamuk dihatiku. Hatiku berkata tidak, tapi otakku mengatakan iya, mengingat bahwa Kris adalah orang yang ernah menyelamatkan nyawakau. Lau dengan bodohnya, aku menganggukkan kepalaku. Menyetujui segala permohonan Kris.

“Baguslah, kalau begitu aku akan kembali kekamarku. Kamarku yang tepat dibawah tangga itu kan?” dan aku hanya menjwabnya dengan gumaman. Kudengar suara pintu tertutup. Kris sudah keluar. Tapi kau masi tetap bergeming di tempatku.

Kenapa harus Kris? Kenapa harus Sooyoung? Kenapa harus Kris yang menyukai Sooyoung? Kenapa harus Sooyoung yang disukai Kris?

 

 

 

Dan..

 

 

 

Kenapa aku harus memiliki parasaan ini terhadap Sooyoung?

 

TBC

Annyeong yeorobeun #tebar kisseu

Setelah lama vakum, akhirnya Aku comeback again..

Buat para readers yang masih setia nungguin kelanjutan dari Accidentally in Love, aku minta maaf banget. Karena aku tidak kunjung menemukan inspirasi buat kelanjutan tu FF.

Maka dengan khayalan tingkay tinggi, aku ganti denagn FF ini untuk menghilangkan kejenuhan kalian karena nunggu FF yang tak kunjung dilanjut.

 

Sebenernya ini mau aku bikin Oneshot. Tapi mengingat kalo masih banyak scene dan konflik yang muncul, maka aku memutuskan untuk membuatnya jadi 2-3 part.

Jangan lupa

 

 

R             C             L

51 thoughts on “[MINI SERIES] NEOREUL (1/?)

  1. winterchan December 27, 2013 / 4:46 PM

    ah no no no kris no
    ntar Luhan nya gimana ㅠㅠ

    • summerblow December 27, 2013 / 6:18 PM

      Luhan sama aku ajaa ^_^v
      Thanks komennya …

  2. slvky December 27, 2013 / 4:49 PM

    Kesalahan itu, harusnya luhan bilang enggak, dia bodo apa gimana sih :v hehe
    Berharap endingnya soohan sih

    • summerblow December 27, 2013 / 6:19 PM

      iya niiihh ..
      Luhan gimana siiihhhh #tendangLuhan

      Gomawo komennya ^^

  3. Anna Choi December 27, 2013 / 4:59 PM

    kenapa hati sama otaknya luhan nggak sinkron? katanya pinter -__-
    semoga aja Soo punya rasanya buat Luhan bukan Kris wkwk
    ending SooHan kan? hehe nextnya ditunggu😀

    • summerblow December 27, 2013 / 6:21 PM

      Iya Luhan ngakunya aja pinter …
      Taunya …
      Hmm endingnya sapa yaa ?? Gimana kalo endingnya Luhan sama aku aja ??
      Kekeke ~
      Ditunggu aja ne ^^
      gomawo

  4. Emmalyana December 27, 2013 / 5:39 PM

    Cinta segitiga..
    Luhan yang sabar yah u,u
    luhan jangan sampek nyesel yah..
    next ditunggu..

    • summerblow December 27, 2013 / 6:22 PM

      Iyaaa Luhan yang sabar yaa #tepuktepukkepalaLuhan
      Jangan nangis, Lu..
      Entar jeleknya keliatan ..

      Gomawo, ne ^^

  5. safira faisal December 27, 2013 / 6:16 PM

    yaa kasian luhan, tapi salah luhan juga sih kenapa dia ga jujur aja😦 , kris kan gatau apa2…

    • summerblow December 27, 2013 / 6:23 PM

      Aduuhh kasihan Luhan, dimarahin sana-sini #elusjidatLuhan ..

      Gomawo komennya ^^

  6. ymshtemi December 27, 2013 / 7:50 PM

    Luhan kalo bingung sini main kehatiku aja<3 /apa-___- kkk luhan, penyesalan selalu datang terlambat, semangat buat uri luhan/? :3

    • summerblow December 27, 2013 / 8:06 PM

      Ne, Luhannie FIGHTING !!!

      gomawo komennya ,chingu~

  7. reinathaknight December 27, 2013 / 8:08 PM

    Aish Luhannie tidak boleh terus-terusan sakit hati ne chingu? (jeballl *sujud2 ckckck)
    Sumveh nggak tega baca kelanjutan kalau ENDnya bukan SooHan ckck
    Next..

    • summerblow December 27, 2013 / 8:10 PM

      Aku juga gag rela Luhan sakit hati u,u
      Gimana ya?? Endingnya Soohan atau Sookris yaa..
      Kasian juga sih kalo Kris yang sakit hati ..
      Aduuhh galau akut #pelukBaekhyun..

      Ditunggu aja ya next partnya..
      gomawo komennya ^^

  8. tiara soohun soohan December 27, 2013 / 8:46 PM

    Sama luhan aja endnya

    • summerblow December 27, 2013 / 8:47 PM

      Hahaha ..
      ditunggu aja next partnya ^^

  9. Iyang Baconie December 27, 2013 / 9:31 PM

    TBC? ya thor kenapa mesti TBC? ceitanya bagus thor, lanjut secepatnya ne…

    • summerblow December 27, 2013 / 9:36 PM

      Soalnya kalo dijadiin oneshot kepanjangan ,chingu…
      Iya ditunggu aja yaa
      Gomawo ^^

  10. miss_sooyoungster10 December 27, 2013 / 10:12 PM

    Waa…
    Part 1 aja Luhan udh sakit hati, gimana selanjutnya??
    hohoho..Oke..dri part ini udh bagusss…Next~☆

    • summerblow December 27, 2013 / 10:19 PM

      Ne gomawo ^^
      Ditunggu yaa next partnya~

    • summerblow December 27, 2013 / 10:22 PM

      Ne gomawooo
      Ditunggu yaa ^^

  11. Choi Min Ra December 28, 2013 / 7:29 AM

    Jujur dipart ini aku ngerasa kasian & juga bingung
    Kasian sama Luhan karna dia suka sama Soo eonn, tapi dia juga tahu kalo Kris juga suka Soo eonn. Sabar nde? Luhan
    Dan juha bingung karna aku juga suka kalo Soo eonn dipasangin sama Kris maupun Luhan, soalnya aku shipper berat mereka berdua😥

    Next part ditunggu
    Fighting

    • summerblow December 28, 2013 / 10:35 AM

      Iya kasian LuLu .. Hiks .. #pelukBaekhyun
      Bingung? Kalo gitu salah satunya buat kamu aja ^^
      Ditunggu yaa ..
      Gomawo :*

  12. xing (@DorkyDesy) December 28, 2013 / 8:45 AM

    elah luhan bodo banget >///<
    endingnya harus soohan /maksa/
    part 2 ditunggu^^

    • summerblow December 28, 2013 / 10:37 AM

      Iya nih Luhan …
      Babo~ #nyanyiGeesambiljogetjoget

      Ditunggu aja next partnya ..
      Gomawo ^^

  13. khurotunnisa December 28, 2013 / 9:28 AM

    keren keren
    end nya terserah author nya sih, tapi aq harap soohan
    next ditunggu..

    • summerblow December 28, 2013 / 10:38 AM

      Ne~
      Ditunggu next partnya aja yaa ..
      Aku juga bingung niihhh #pukulpukulBaekhyun

      Gomawo ^^

  14. Bubble Princess December 28, 2013 / 11:21 AM

    Lol kok sooyoung smpai mikir kalau luhan itu gay? kkk~ .next😉

    • summerblow December 28, 2013 / 11:45 AM

      Kekeke~
      Sooyoung disini karakternya hampir sama kayak Eunji di Reply 1997 ..
      Agak2 gimanaaa gituu ..

      Thanks for Comment ^_~

  15. wufanneey December 28, 2013 / 12:05 PM

    Luhan Luhan…
    bilang aja kamu suka sooyoung apa susahnya…
    ntar sookris jadian baru tau rasa deh :p

    • summerblow December 28, 2013 / 1:36 PM

      Iya ..
      Entar kalo SooKris jadian cuma bisa nangis gulung2 dikamar …
      Gomawo, ne ^^

  16. shin hyun young December 28, 2013 / 8:34 PM

    Pabo pabo luhaaaannnn klo cma ngomong dlm hati gmna kedengeran…
    Aduh kris kmu sma aku aja deh jgn sma soo #plak
    Soo kmu tuh yah cpt bergaulnya kecepetan cwo super dingin kya kris aja bisa lagi jht hati dipandangan pertama..

    • summerblow December 28, 2013 / 9:53 PM

      Soo eonnie kan emang easy going+friendly gituuu ..
      Luhannya tu yang gimana, emang Kris punya kekuatan Mind Reader biar tahu perasaan Luhan …

      Gomawo nee ^^

  17. thelittleshikshin December 29, 2013 / 8:26 AM

    luhan gak mau terus terang ya:$
    kalau gak terus terang nanti sookris malah saling suka lhooo:$
    ini nih cast cinta segitiga fav aku, hansookris. cant wait for the next chapter;D

    • summerblow December 29, 2013 / 7:33 PM

      Iya… Luhan gengsinya gede ..
      Ditunggu aja ya next partnya ..
      Gomawo ^^

  18. rana December 29, 2013 / 9:53 AM

    aduh, part satu aja sudah seru apalagi part selanjutnya?
    next ya thor^^

    • summerblow December 29, 2013 / 7:33 PM

      Oke~
      Ditunggu yaaa
      Gomawo ^^

  19. yeni swisty December 29, 2013 / 11:26 AM

    NNNNOOOOOO kris jagan ngerebut Soo Dari Luhan dong😦
    next part di tunggu ^_^

    • summerblow December 29, 2013 / 7:34 PM

      Iya .. Kan kasian Lulu :”(
      Ditunggu nee ..
      Gomapta ^^

  20. Fantasy Purple December 29, 2013 / 11:32 PM

    Kau terlalu takut untuk mengungkapkan perasaanmu itu Luhannie -_- Bagaimana jika nanti Sooyoung pada akhirnya akan bersama Kris? Tapi yah, itu tergantung si penulis juga sih. Hehe ^^

    Ceritanya bagus, aku suka jalan ceritanya. Alurnya pas dan gak terlalu cepat. Di part pertama udah mulai kebaca konfliknya. Bakalan seru nih kisah cinta segitiga’nya. Kira2 bakalan SooKris atau SooHan ya? Hemm, dilanjut ya chingu. Aku tunggu lho. Semangat untuk nulisnya (•ˆ⌣ˆ•)

    • summerblow December 30, 2013 / 12:31 PM

      Ne, gomawo komennya ^^
      Ditunggu ya part berikutnyaaa ~

  21. choi_reni407 December 31, 2013 / 9:04 AM

    Andwae! Jangan sama kris..
    Masa’ krisnya maksa . Wkwk
    wait for part 2..

    • summerblow December 31, 2013 / 5:18 PM

      Kekeke~
      Ditunggu yaaa
      Gomawo ^^

  22. giofi16yousen December 31, 2013 / 2:03 PM

    Luhan kamu kasihan karena kris juga suka sama soo eonni, sabar y🙂
    Aduh kris datang* udah suka aja sama soo kasihankan luhan pilih kamu apa soo eonni hihihi😀
    Wah thor next partnya ditunggu
    Aku suka sama ffnya kyknya seru part 2nya
    Ditunggu thor FIGHTING🙂

    • summerblow December 31, 2013 / 5:19 PM

      Ne, gomawo~
      Ditunggu aja ya next partnya ^^

  23. knightspage January 5, 2014 / 3:31 PM

    Kasian uri luhanie~~
    Fighting luhan^o^ kkkk
    Ditunggu next partnya ne thorr ^^

    • summerblow January 5, 2014 / 4:49 PM

      Ne, udah mau terbit kok ..
      Gomawo komennya ^^

  24. rifqoh wafiyyah January 18, 2014 / 9:05 PM

    Ending’a harus soohan..:D,andwe..!!,soohan hrus brstu..
    Krissppa sni2 sma aku aja hehehe..:D

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s