[Oneshot] Modern Duke

image

Cho Hika

Proudly presents ..

“Modern Duke”

.

Starring by Choi Sooyoung (Lady Summer Chornwall), Kim Myungsoo (Duke of York) and other supporting cast(s)

With feelin’ Historycal Romantic

And rated for PG-17

As long as Oneshot

.

Disclaimer : All out from my mind and my inspiration, author Nidya.

.

A/N : Different sides of a lady will showing in this fic. Enjoy ~

.

Harta, tahta dan wanita tidak akan pernah lepas dari gaya hidup kaum bangsawan. Begitu bukan, My Lord?

Saya kira begitu, My Lady.

.

Intrik dalam dunia gelap para bangsawan Inggris memang tidak akan pernah ada habisnya. Hidup mereka sejalan dalam sebuah pola lingkaran.

Pagi hari akan ada acara jamuan tamu. Siang hari bersosialisasi dengan kaum bangsawan. Sore hari bersosialisasi dengan kaum rendahan. Dan malam hari saatnya pesta.

Biasanya mereka akan membicarakan soal harta, tahta dan wanita. Memangnya apalagi?

Bosan? Sudah pasti!

Apalagi bagi seorang Lady Summer Chornwall. Seorang lady yang terkenal membangkang. Bertingkah layaknya ayam liar. Berkokok disana sini. Tapi tak dipungkiri juga, sebagai ayam betina ia dapat menjaga anak-anaknya. Menjaga para rakyatnya — walaupun ia sedikit nakal.

Pagi hari ia seharusnya ada di asrama keputrian. Tapi tak perlu heran jika kalian melihatnya mengendap masuk ke kelas memanah di asrama putra.

Sangat mudah baginya untuk mengendap sampai kemari.

Sentuhannya.

Itulah andalannya.

Setiap penjaga, pengawal ataupun pelayan asrama kerajaan yang menghalanginya, maka akan digodanya dengan sentuhan nakal. Licik.

“Lady Summer Chornwall, suatu kehormatan bagi saya untuk mendapati anda disini.”

Sooyoung mengangkat sebelah alisnya.

Hari ini ia tertangkap lagi.

Sial.

Sooyoung menyibakan gaun super megar yang menghambat pergerakannya. Bergaya sok anggun layaknya seorang Lady.

Lady munafik maksudnya.

“Maafkan aku governess.” Seru Sooyoung seraya membungkuk.

Sang governess justru terlihat tenang. Sudah biasa baginya untuk mendapati Lady Chornwall mengendap sampai kemari. “Sebuah kehormatan bagi saya untuk turut mengajak Lady Summer Chornwall dalam kelas memanah khusus hari ini.”

Ting.

Satu seringaian tajam terukir dibibir Sooyoung.

Seperti sebuah penantian panjang yang berakhir mulus.

Sooyoung tersenyum benar. Bahkan topi jala yang dipakainya tak luput menutupi senyum indahnya.

“Mari, Lady Chornwall.” Seru sang governess seraya mengulurkan tangannya sambil sedikit merunduk, menghormati Lady Summer Chornwall.

Tangan Sooyoung yang berbalut sarung tangan satin itu menerima uluran tangan dari governess yang akan membawanya menuju ‘dunia baru’.

L’s POV

“Sejak kapan ada wanita dalam kelas memanah?”

Entah bertanya pada siapa diriku ini.

Tak ada governess disini. Governess ku justru bersama bangsawan lain. Dan itu wanita? Ck, mau ku pecat rupanya !

“Governess!” Panggilku lantang.

Ia menoleh dan menyunggingkan senyum serta sedikit membungkuk sebagai tanda hormat.

Tangannya yang melingkar dibelakang seorang Lady membuatku sedikit geram. Ingin sok romantis? Dengan cara mengajari seorang Lady memanah, eoh?!

Harus segera ku tangani !

Aku mendekat mendapati seorang Lady yang terkenal nakal.

Lady Summer Chornwall.

Pasti ulahnya yang membuat governess ku berpihak padanya. Pasti ada yang ia lakukan.

“Oh, L Duke of York! Senang bertemu dengan anda.”

Satu kedipan nakal ia lempar begitu saja padaku. Tidal sopan! Ini tempat umum.

“Senang bertemu denganmu juga, My Lady.” Aku mengulurkan tangan berharap lady ini tetap mengikuti aturan sapa-menyapa dalam kerajaan.

Benar saja. Ia menerima uluran tanganku dan membiarkanku mencium punggung tangannya.

Wangi lavender.

Cocok untuk wanita nakal sepertinya.

“Pagi yang hangat ya?”

Basa basi. Dasar Lady penggoda.

Author’s POV

Siapa yang mengira jika awal pertemuan singkat ini akan berujung sebuah cerita panjang?

Ekhm.

Bisa kita mulai?

** Modern Duke **

“Ini desain baruku.”

L menunjuk kertas gambarnya pada Dorris.

“Tanpa cravat yang mencekik. Tanpa waiscoat yang mengganggu nafas. Simple. Perfect !”

Sungguh ajaib.

Ia memuji dirinya sendiri.

Dorris hanya mengangguk mengerti.

Kalau sudah begini, itu artinya Duke of York ini memerintahnya untuk menyetor pada Madam Berlyn untuk dibuatkan sesegera mungkin.

“Saya mengerti, Mister.” Sahut Dorris.

L tersenyum khas bangsawan. Senyuman terlatih. Senyuman licik.

Sampai Dorris keluar kamar pun L masih tersenyum. Hingga pintu nan megah itu kembali terbuka. Muncul sesosok wanita paruh baya yang masih terlihat cantik dengan tatanan keriting yang dikepang disetiap ujungnya. Bangsawan besar. Ibu dari Duke of York.

“Selamat pagi, ibu.” L menghampiri ibundanya. Mengecup kedua pipinya, keningnya dan bibirnya.

Ibunya balas tersenyum lantas berjalan menuju balkon kamar L. Dan L membuntutinya. Pasti ada hal serius yang ingin dibicarakan.

“Kenapa tadi pagi kau tidak ada di meja makan kebesaran kerajaan?”

Ibu L menatap jauh kedepan. Melihat luasnya taman yang tertata rapi sampai gerbang kerajaan York.

“Aku pergi ke kelas memanah.” Jawab L sambil membenahi cravat nya.

“Ibu belum selesai bicara.”

Baik. Suasana memanas sekarang.

Apakah ibu L marah?

“Tidak pantas bagi seorang Duke untuk melanggar aturan yang ada.”

Hanya sekali ; batin L.

“Jika ada kata satu kali, maka akan ada kata dua kali, tiga kali, empat kali, dan seterusnya.”

Ibu L tidak menyukai pelanggaran. Ibu L menyukai sebuah kelurusan. Hal yang seharusnya berjalan sempurna. Semuanya harus sempurna. Begitu prinsipnya.

“Bertemu dengan Lady Summer Chornwall?” Lanjut Ibu L.

L mengangguk.

“Hmm..”

Ibu L bergumam seraya meninggalkan L yang masih berdiri di balkon kamarnya.

L menunduk.

Tidak seharusnya.

Tidak seharusnya ia merasa bosan.

Ia seorang Duke.

Ia harus menjaga kehormatannya.

Kenyataannya, ia tak dapat bermain wanita seperti bangsawan lainnya. Ia seorang Duke.

Shoot !

Sosok itu lagi.

Lady Chornwall.

“Mengendap-endap lagi, eoh?”

Tidak seperti Lady biasa. Dengan fashion couture-nya, Sooyoung terlihat trendy. Tidak lagi seperti Lady di kalangan bangsawan yang selalu menggunakam rok super megar dengan korset yang super ketat. Keren.

“Benar katamu, bu. Jika ada satu kali, maka akan ada dua kali.”

L buru-buru mengambil jas nya dan pergi keluar. Berpikir untuk menyusul Sooyoung.

“Bersosialisasi dengan white hanya membuatku penat. Aku ingin bebas, bu.”

L berjalan menyusuri setiap lorong kerajaan dengan interior yang didominasi oleh emas itu sembari memakai jas nya kasar.

“Permainan dimulai, My Lady.” Seru L nakal.

Mulai terpancing sepertinya.

.

Pertama-tama, melewati penjaga dalam masih mudah. Namun saat melewati penjaga gerbang, L cukup kebingungan.

Yang ia lihat sebelumnya, Lady Chornwall dengan mudahnya dibukakan pintu. Namun bagi L, ia yakin tidak akan semudah itu.

Burung bernyanyi membuat alunan harmoni. Harmoni yang menemani langkah L. Langkah yang mantap-tidak mantap ia hempaskan ke bumi.

“Duke of York, sedang apa disini?” Sahut penjaga gerbang.

L tersenyum seperti biasa. “Aku ingin keluar.”

Bodoh!

Tidak mungkin pengawal akan membukakan gerbang hanya untuk sebuah jawaban yang tampak bak harapan.

“Tapi apakah Ratu sudah mengijinkan Anda?”

L berdecak. “Aku! Duke of York. Mau membangkang perintahku?” Sok berkuasa. L tampak begitu angkuh. Benar-benar pelajaran khas bangsawan.

“Maaf.”

Sial! Rupanya ini tidak mempan.

“Pimpinan tertinggi masih ada ditangan Ratu. Kecuali sampai Anda menikah.” Sahut penjaga dari sudut lain.

“Aku memang akan menikah.”

Lagi-lagi sok.

“Kalau begitu tunggu sampai Anda menikah, barulah kami akan membukakan gerbang atas kehendak Anda.”

Tidak sia-sia para penjaga ini di trainee dalam debat. Pintar juga sampai L mesti berpikir keras.

“Kalau begitu bukakan gerbangnya. Aku akan menemui Arcduchess, Lady Summer Chornwall.” L memperjelas artikulasinya pada satu nama terakhir. “Kau ingin kulaporkan pada Ratu jikalau kau membiarkan sang Arcduchess pergi keluar istana, eoh?”

Para penjaga saling menatap satu sama lain. Mereka mulai masuk dalam permainan.

“Jadi biarkan aku menjemput My Lady. Arcduchess of York !”

Grrttz.

Gerbang terbuka.

.

Siapa yang tahu soal kehidupan rakyat jelata?

Miskin.

Sengsara.

Sulit mencari makan.

Hidup pun sudah mereka syukuri.

Sangat miris jika dibandingkan dengan kehidupan bangsawan.

Tentang kehidupan yang mengayun bagaimana harta dapat mengalir terus dalam istananya.

Licik.

Shoot!

Panah dengan ukiran lambang Chornwall dipangkalnya menusuk tepat di tubuh rusa jantan.

“Lady Summer Chornwall. Greatest lady. Yeah, i know!”

Lagi.

Sama saja seperti L, Sooyoung lebih suka memuji dirinya sendiri.

Shoot! Kembali lagi Sooyoung memanah.

“Dapat lagi!”

Sooyoung tersenyum puas.

Sejauh ini ia hanya belajar tentang teori memanah dari buku buku di perpustakaan York. Dan juga dari hasil ‘intipan’ di kelas memanah.

Hingga sampai saatnya ia memberanikan diri memanah langsung sasaran hidup!

Gadis pintar. Hanya dengan teori saja ia dapat melakukan hal ini dengan baik. Lalu apa jadinya jika ia benar-benar mengikuti kelas memanah? Mungkin para lelaki pun cemburu lantaran Sooyoung berpasangan dengan panah.

Shoot!

Satu lagi panahan.

Entah datang dari mana.

Ada orang lain disini ; batin Sooyoung.

Ia mengambil topi jalanya yang tergeletak dibawah pohon apel dan segera berlari.

“Tunggu, My Lady !” Teriakan Duke of York cukup membuat Sooyoung mengerti.

Mengerti kalau-kalau ada permainan dalam permainan disini.

Sooyoung berhenti. Berbalik memutar arahnya. “L! Sedang apa kau?” Seru Sooyoung.

L mendekat. “Cara berbicaramu sangat tidak pantas, My Lady.”

Sooyoung berdecak. “Oh, ayolah! Kita tidak sedang berada dalam istana, bukan My Lord? Berhentilah bersikap formal! Dan berhentilah tersenyum. Munafik!”

L semakin larut dalam permainan yang sesungguhnya.

Gadis pintar ; batinnya.

“Berburu rusa di siang hari, eoh?”

Topik pembicaraan berubah. L sengaja membuat suasana longgar agar keduanya bisa semakin masuk kedalam inti permainan.

“Tidak.” Sahut Sooyoung sambil menaruh anak panahnya ditas punggung berbentuk silinder miliknya.

“Aku melihatnya.”

Sooyoung menarik nafas. “Kau yakin?”

L untuk liar. Siang hari yang panas. “Aku..” Satu langkah diambilnya untuk semakin mendekat dengan Lady Summer. “Yakin.”

Tak mau kalah. Lady Summer juga maju satu langkah sembari menatap tajam setiap lekuk garis mata Duke of York. “Aku hanya ingin membantu mereka.”

L menyipitkan sebelah matanya. Memastikan apa yang didengarnya. ” Lady Summer si pembuat onar, membantu? Apa kau bercanda?”

Diremehkan.

Lady Summer mundur. Ia sedang tak mau ambil pusing.

Perlahan tubuhnya berbalik. Punggungnya yang eksotis membuat L terhipnotis. Ini L yang sebenarnya.

Liar.

“Terserah kau saja.” Lady Summer menjauh. “Sebentar lagi pukul 3 sore. Rakyat akan datang kemari untuk berburu. Kalau kau mau disebut pahlawan, tetaplah berdiri disana. Tapi kalau kau benar-benar pahlawan, pergilah!”

Lady Summer mengambil setiap anak panah yang menancap pada 2 ekor tubuh rusa. Dia tak ingin meninggalkan jejak.

Lady Summer Chornwall. Dialah pahlawan dalam bentuk bangsawan penggoda.

.

Sore hari setelah cukup bersosialisasi dengan rakyat menengah York, Lady Summer bersiap untuk pesta malam ini.

Satu gaun hangat sengaja ia rancang sendiri untuk pesta malam ini.

Gaun yang sama sekali tak tampak mewah. Namun cukup dibilang ellegant.

Dengan bahan rajutan dari perancang Paris serta sentuhan renda pada bagian dada membuatnya tampak seksi. Ditambah lagi dengan korset super duper ketat membuatnya sangat tegak hingga kurva payudaranya terbilang lebih besar dari biasanya. Bagian bawahnya tidak ia bubuhi material spesial. Cukup dengan butiran perak pada sisi lengkung pinggangnya seolah membuat tubuhnya berbentuk jam pasir.

Mungkin bisa kita mulai permainan dalam permainannya.

.

Malam tiba.

Sooyoung memasuki gedung pesta dengan diiringi suara terompet para pelayan. Semua mata tertuju padanya

Ton memandangnya ‘wah’. Sentuhan gaun yang indah memang.

Wallflower semakin dibuat iri. Kecantikan Sooyoung serta kemolekan tubuhnya adalah modal yang luar biasa.

Bahkan Dowager nya sendiri tidak menyangka dengan perubahan Lady Summer.

Lady Summer..

Tangannya tak henti menyentuh setiap pria yang sengaja menggodanya. Jujur, ia pun tahu betul bahwa ia lah yang memancing. Tapi begitulah ciri khas bangsawan. Maksudku, begitulah aturannya.

Ibu Sooyoung yang turut hadir pun terhenyak. “Putriku.”

Sooyoung menoleh. Menghampiri sumber suara.

Ia mengecup pipi, kening dan bibir ibundanya.

“Bagaimana harimu di asrama kerajaan York?”

Sooyoung memeluk ibunya. “Menyenangkan. Aku belajar memanah disana. Dan..”

Ibu Sooyoung melanjutkan. “Tidak lulus dalam kelas keputrian lagi?” Terka ibu Sooyoung.

Sooyoung melepas dekapannya lantas tertawa. “Harus kubilang berapa kali bu? Aku sudah menjadi putri tanpa harus mengikuti kelas keputrian.” Sooyoung terkekeh.

“Lady Summer Chornwall?”

Dia lagi.

L datang disaat yang tepat.

Sooyoung dan ibunya menoleh. Melihat seorang Duke menghampiri putrinya, ibu Sooyoung tidak diam saja. “Saatnya dansa malam. Kalian pasti akan sangat cocok.” Elu ibu Sooyoung sambil membuka kipasnya.

Sooyoung tersenyum. Rupanya ada satu pemikiran disana.

“Suatu kehormatan, Lady Summer Chornwall.” L kembali melakukan itu. Memohon pada Lady si pembuat onar untuk menjadi pasangan dansa malamnya.

“Aku juga, Duke of York.” Timpal Sooyoung.

Maka jadilah suasana paling menegangkan seantero raya.

Duke dengan karasteristik yang jauh dengan kartu merah tiba-tiba saja dihadapkan langsung oleh seorang Lady pembuat onar yang akan membuatnya mendapatkan kartu merah, mungkin.

L menyematkan kedua tangannya di pinggang ramping Sooyoung. Dan Sooyoung membiarkan kedua tangannya hinggap di bahu L.

“Aku ingin masuk kedalam permainanmu, Sooyoung.” Seru L pelan.

Sooyoung mendengarnya.

Dalam tempo cepat wajahnya sudah berdekatan dengan sang Duke. Berusaha mengambil posisi sempurna. Sooyoung semakin memajukan wajahnya sampai bibirnya menempel di telinga L. “Aku tidak mendengarnya. Bisa kau ulangi lagi, My Lord?”

Berusaha mengulur waktu rupanya.

Cukup membuat L terpancing.

Setiap gerakan bibir Sooyoung, telinga L meresapinya. Merasakan getaran hangat yang menyeruak menghinggapi seluruh tubuhnya. Seperti tersetrum sampai kebawah.

L menarik pinggang Sooyoung. Tempo lagu dansa semakin lambat. Itu artinya permainan ini harus diulur juga.

Sooyoung geli. Ia merasa ada yang menegang dibawah sana. Ia dapat merasakannya lantaran tubuhnya kini menempel dengan tubuh L.

Sial! Mau memimpin permainan? ; pikir Sooyoung.

Ia tak mau lagi diremehkan. Maka dengan sekuat tenaga Sooyoung berusaha menjauhkan tubuhnya dari L. Sayangnya L sudah keburu masuk dalam ritme permainan.

L menciumi pundak Sooyoung. Ia yakin bahwa ia tak akan pernah bosan jika wanitanya kelak seperti ini.

“Berani sekali kau.” Ucap Sooyoung berusaha melirik, tapi tidak bisa.

“Wangi lavender membuatku terangsang. Mari kita coba.” Ucap L sekenanya sembari menciumi setiap lekuk yang ada dihadapannya. Mulai dari pundak, leher sampai belakang telinga Sooyoung ia jamahi.

“Kau berani?” Tanya Sooyoung.

“Selagi ton tidak memerhatikan kita, siapa takut?”

Sooyoung berdecak. Sama sekali tidak masalah baginya. Justru ini masalah bagi L. Duke sepertinya, tahu apa tentang hal semacam ini?

“Aku ingin menjadi tamponmu.”

Oh My!

Sooyoung salah.

L tahu betul tentang ini.

L meradang. Ia mulai menggesekan juniornya disela dansa lambat ini.

Sooyoung menikmatinya sampai ia menggigit daun telinga L.

L sedikit melenguh. Tapi ia berbalas menggigit daun telinga Sooyoung.

Tak mau kalah, Sooyoung memajukan payudaranya  kemudian vaginanya senada dengan tempo lambat alunan harmoni dansa.

L mulai berkeringat.

Sooyoung tersenyum licik. “Ini belum apa-apa.” Bisiknya.

L melotot. Ia hanya tinggal mengikuti alur permainan Sooyoung sampai puas.

Shhh.

Sooyoung menghirup tengkuk L dengan mulutnya.

“Kau menyukainya?” Tanya L.

Tararara raa ~

Tempo musik semakin cepat.

Gawat!

Semakin panas saja!

Sooyoung menghempas tubuh L selagi tak ada yang melihat. Sungguh! Tak ada niat baginya untuk mengakhiri pesta malam ini. Hanya saja..

“Bisa kita lanjutkan ke tempat yang aman, wahai Duke nakal?” Seru Sooyoung.

L mengangguk. Gadis ini tahu betul selera L.

.

L memimpin jalan. Ia mengenggam tangan Sooyoung sambil berlari.

Hingga mereka berhenti didepan labirin.

“Aku butuh permainan.” Ucap L manja.

Cup.

Stolen kiss!

L mencium bibir Sooyoung sekilas lalu pergi masuk ke labirin. “Pastikan kau sudah berada ditengah.”

Sooyoung menatap tajam Duke kesayangannya. “Dasar bocah bangsawan! Selalu saja ingin bermain-main.” Keluh Sooyoung.

Astaga! Ada satu hal yang Sooyoung hampir lupa.

Sepintar-pintarnya Sooyoung, ia tidak pintar bermain labirin.

Tapi..

Demi permainan ini !

.

Tik tok tik tok

.

Waktu berlalu begitu lama.

Sooyoung heran. Bukankah ia melewati jalan yang sama?

Ia mulai panik.

“Seharusnya ini adalah permainanku.”

Ia menangis sambil berlari tak tentu arah.

Gedebug!

L datang menghantam tubuh Sooyoung. Rupanya ia sudah mencecar Sooyoung. Ia menghempas tubuh Sooyoung ke bumi dan langsung mencuri bibir Sooyoung dengan ganas.

Awalnya hanya mengemut bibir Sooyoung. Tapi kemudian dilanjut dengan menggigit lidah Sooyoung saat Sooyoung berusaha membuka mulutnya.

Saliva mereka bercampur menjadi satu.

L yang pegang kendali, tapi toh keduanya menikmatinya.

Merasa sesak karena kehabisan nafas, L ikut berbaring disamping Sooyoung. Rambutnya lusuh, cravatnya berantakan dan pakaiannya sudah compang-camping tak karuan.

Sooyoung terduduk. Menatapi indahnya wajah Duke dibawah sinar bulan. Ia mengelap bibirnya dengan gaunnya sendiri. “Ganas sekali.”

Mata Sooyoung terpicu pada satu kurva dibalik celana L. “Masih menegang? Mengapa tidak dilanjut?” Ucap Sooyoung sambil mengambil posisi.

Ia merebahkan tubuhnya di bumi, menunggu reaksi L yang sudah kelelahan.

“Dasar payah! Sudah lemas?” Sooyoung terus memancing sampai L bangkit dan Sooyoung tersenyum.

L merangkak. Kini tubuhnya ada diatas tubuh Sooyoung. Masih ingin menikmati tempo lambat. L memerhatikan setiap liak liuk tubuh Sooyoung.

Perlahan wajahnya mendekat ke payudara Sooyoung — meskipun masih terbalut gaun. Dia pasti ingin menciumnya terlebih dahulu.

Chu.

“Tidak dapat!”

Sebegitu cepatkah gerakan tangan Sooyoung sampai ia sendiri berhasil melindungi payudaranya dari mulut ganas L?

“Tidak lucu.” Ucap L datar dan lansung menciumi buah dada itu.

Sooyoung geram. Ini curang.

Sooyoung merobek pakaian Duke hingga Duka setengah toples.

Tak masalah bagi Duke. Selagi ia masih bisa menciumi buah kesukaannya. Buah dada.

“Akan kutunjukan.” Ucap Sooyoung sambil menjambak rambut L dengan maksud menjauhkannya agar ia dapat menunjukan ‘yang sebenarnya’.

L terkesiap. Ia mencermati bagaimana Sooyoung mengendurkan korsetnya. “Cepat buka! Cepaat!” Ucap L seperti anjing yang kelaparan.

Korset sudah mengendur. Hanya tinggal menariknya kebawah. “Akan kuhitung ya?” Sooyoung kembali memancing.

“Satu…”

Mata L berbinar terang.

“Dua…”

Tidak dapat dibayangkan.

“Tiga…”

Blush

Keras sekali.

“Hisap terus! Hisap! Dasar pervert Duke!” Sooyoung memasukkan batu kedalam mulut Duke of York.

“Sadarlah!” Sooyoung mengguncang guncangkan tubuh L.

Matanya terbuka. Matahari terik sekali. Pepohonan lebat dimana-mana. Rindang sekali.

“Maaf. Tadi panahku meleset sampai menggores pelipismu.” Ucap Sooyoung datar.

Yang diajak bicara masih belum sadar betul. “Apa?”

Sooyoung mengambil anak panahnya dan menunjukannya pada L. “Aku, Lady Summer Chornwall dengan tulus meminta maaf padamu, Duke of York. Karena dengan tak sengaja saat aku berburu, panahku meleset dan melukai pelipismu hingga pingsan.”

Damn!

Mimpi!

Obsesi!

Imajinasi!

Sugesti!

Sadarlah L!

“Oh.” Ucap L lemah.

“Baiklah, kalau boleh hamba bertanya. Sedang apa seorang Duke of York yang ramah tamah, sopan santun, rendah hati, berbudi pekerti dapat datang kemari?”

Harus jawab apa?

Astaga Sooyoung ~

Katakan! Ini pasti permainanmu ; batin L.

“Hey! Kau bisa bicara?” Sooyoung memastikan.

L mengangguk. “Aku hanya ingin memastikan sesuatu.” Jawab L sekenanya.

Sooyoung seakan mengerti. “Ternyata kau juga suka membantu rakyatmu ya?”

L terjebak! “Apa?”

Sooyoung meluncurkan satu lagi anak panahnya. Dan ya! Satu rusa ditaklukannya. “Rakyat akan berburu di sore hari. Setiap siang datang, aku selalu berburu. Berburu bukan kujadikan untuk kesenangan semata. Tapi untuk membantu rakyat. Setidaknya mereka hanya tinggal berburu beberapa ekor lagi untuk beberapa hari kedepan.”

Gadis mulia.

L tidak menyangka. Sooyoung nakal, tapi baik hati.

“Ah! Sudah hampir jam 3. Kita harus bergegas.” Sooyoung buru-buru mengambil setiap anak panahnya dibantu dengan L.

“Ternyata Lady Summer Chornwall yang nakal memiliki hati yang murni.” Buka L pada Sooyoung.

Sooyoung tersenyum getir. “Mengapa mereka berpikir bahwa aku nakal? Hanya karena aku tidak mengikuti kelas keputrian? Atau karena aku mengikuti kelas memanah? Oh atau karena aku dekat dengan banyak lelaki?”

L sedikit tersentuh. Respon yang sangat amat diluar praduga. “Pertanyaan terakhir mungkin ada benarnya.”

Jleb.

Seperti tersungkur. Sooyoung sakit. Ternyata seburuk itu pandangan ton terhadapnya. “Demi Loki, aku tidak seburuk yang mereka katakan. Aku tidak tahu bagaimana bisa pria pria hidung belang menggodaku. Padahal aku tidak bermaksud demikian.”

L, sepertinya kau salah bicara! Beraninya membuat Arcduchess menangis !

“Maafkan aku.” L panik. Dalam kelas bercinta, belum ada pelajaran tentang menghadapi wanita yang menangis.

“Karena gosip itulah banyak Viscount bahkan Duke yang menginginkanku menjadi selir mereka. Sehina itukah?”

L! Lakukan sesuatu!

“Apa?! Mengapa menatapku seperti itu? Mau menjadikanku selir juga?!”

L menggeleng kasar.

Tidak! Bukan begitu maksud L.

“Sudahlah, jangan menangis lagi Arcduchess of York.” Seru L sambil mencengkeram erat bahu Sooyoung.

Sooyoung tidak salah dengar kan? Tadi apa kata L?

“Arcduchess of York.”

Chu !

END

Catatan Kaki

Duke : istilah Inggris untuk suatu gelar kebangsawanan tertinggi. Asalnya dari bahasa Prancis duc, yang sendirinya berasal dari bahasa Latin dux yang berarti “pemimpin”.

Arcduchess : Diambil dari kata Arc dan Duchess yang berarti calon dan pemimpin.

My Lady dan My Lord : Adalah sapaan yang biasa digunakan untuk seorang bangsawan wanita dan pria.

Viscount : atau Viscountess (untuk wanita) adalah gelar dari bangsawan Eropa yang kedudukannya ada di bawah Duke.

Ton : Biasa disebut dengan bon ton adalah sebutan bagi masyarakat elite Inggris .

Wallflower : Disebut dengan wallflower karena mereka hanya lady pemalu yang bisa duduk dan bersandar di tembok .

Dowager : Adalah janda-janda yang sudah tidak mewarisi lagi gelarnya . Atau janda –janda yang masih memiliki warisan atau hak milik dari gelar suaminya terdahulu . Biasanya Dowager ini menjadi para pendamping Lady yang baru saja melakukan debutnya .

Governess : Adalah laki-laki atau perempuan yang menjadi pendamping belajar bagi para bangsawan.

Lady : Sebuah gelar kehormatan bagi anak perempuan. Setelah menikah, mereka akan memiliki gelar yang setara dengan pasangannya. Misalnya Duchess untuk pasangan Duke.

Cravat : sejenis dasi yang menjadi pelengkap suit di era period .

White   : Adalah nama club khusus para laki-laki dari kalangan bangsawan inggris.

Credit catatan kaki : Adaya, Nidya, Hika

Ciye ciyee :3 kali pertama nih aku bikin ff Soo-L😀

Gimana? Ancur? Wakwak😀

Kali pertama juga nih aku bikin genre historikal :3

Semoga semuanya terhibur yaa ^^

A-yo! Yang udah baca tinggalkan jejak! =)

52 thoughts on “[Oneshot] Modern Duke

  1. kimjongin247 December 24, 2013 / 3:59 AM

    kerenn thor,, lain kali buat ff soo-L lagi ya? ditunggu ffnya yg lain ya?

    • annisahika December 24, 2013 / 5:51 AM

      makasih🙂 ketagihan yaa? Wkwk😀

  2. vermouthshikshin December 24, 2013 / 5:12 AM

    Daebak chingu, ehh, ada sequel-nya gak ? Ada dong~ suka banget soalnya, kalau cerita kerajaan, aku memang suka bangetm buat lagi dong chingu,^ ^ kok kyak maksa ya😀 maaf ya~ hehehe

    • annisahika December 24, 2013 / 6:21 AM

      makasih🙂 eh ada ga ya? ._.v muehehe gapapa🙂

  3. AULIAsookai December 24, 2013 / 9:04 AM

    thor~ kamu jadi sutradara aja deh,nih ff klo di jadiin film seru loh~,ohya sama satu lagi,tadi kenapa ga di lanjutin mimpinya,kan seru… #plakk ,ok bagus thor~ terus lah berkarya😀 thor tolong bikin ff sootao (sooyoung tao) dong,langka banget nih ff nya ok🙂

    • annisahika December 24, 2013 / 9:34 AM

      jadi sutradara? Mau juga sih😀
      aduuh gakuat bikin begituan(?) -_-
      nanti aku pikirin dulu yak? Wkwk xD

  4. @ggcsy24 December 24, 2013 / 10:23 AM

    L jorok amat pikiran nya. gk nyangka sooyoung nakal tapi baik. keren thor

    • annisahika December 24, 2013 / 11:04 AM

      yaa begitulah kalo Duke yang super sopan tiba-tiba bosan dan ingin hal ‘baru’ *smirk bareng L
      emang rada jorok sih ini ceritanya. Tapi emang gitu kalo kerajaan inggris kuno itu terkenalnya skandal wanita -seringnya.
      Gomawoo ^^

  5. srimurdhaningsih December 24, 2013 / 10:35 AM

    Keren, baru pernah baca yang kek gini
    Soo-L ditunggu lagi yaa

    • annisahika December 24, 2013 / 11:05 AM

      muehehe makasih😀 iya insyaallah🙂

  6. wufanneey December 24, 2013 / 12:28 PM

    udah was was tau nggak waktu bagian menuju nc nya,
    udah tutup tutup mata saking deg degannya /lah gimana bacanya bu/
    tapi ternyata eh ternyata,
    L otak mesum itu cuman mimpinya dia, ckckckc/….
    sungguh tragis
    kalo boleh curhat, udah dua kali aku baca fanfic historical begini, yang pertama KeyBer waktu jaman perang dunia kedua, terus yang ini…
    dan selalu…
    keren! ^^

    • annisahika December 24, 2013 / 7:00 PM

      aku juga waswas nulisnya O.o
      kalo aku baru sekali baca ff historikal terus pengen nantang diri sendiri aja buat wujud apresiasi🙂

  7. shin hyun young December 24, 2013 / 2:07 PM

    Seru walopun aga bingung,
    Sayang bgt tdi cma mimpi buat L padahal lagi seru2nya tuh..

    • annisahika December 24, 2013 / 7:02 PM

      bingung yang mananya? maaf udah bikin kamu bingung /.\
      hohoho sayangnya aku gaberani ngelanjutin xD

  8. noonapark December 24, 2013 / 2:18 PM

    Oh, aku ng’fans banget sama ni author😀
    Author-nim, aku suka bgt sama tulisan-tulisanmu. Bahasanya ringan, mudah dimengerti, pembawaannya juga dewasa. Berasa kayak baca cerita panjaaang bgt, padahal ngga. Itu karena pemakaian kata-kata yang sederhana namun ngena banget! dengan kata-kata di FF mu itu selalu bisa membawa pembaca seolah masuk ke dalam cerita kamu *menurut aku* dan itu nilai plus plus bgt!
    Aku suka model cerita kayak gini, historikal. jarang2 loh ada yg buat cerita kayak gini. keren! + pengetahuan2 kamu ttg kerajaan inggris. Ah! pokoknya berasa nonton film deh! haha
    Aku ng’fans bgt sama sooyoung! mau di kopelin (?) sama siapa aja okeh deh.
    Boleh minta ngga? kopelin dia sama Chanyeol dong, soalnya mereka sama2 koplak😀
    hehe.
    Sekali lagi ya, pokoknya good job buat kamu thor!
    Terus berkarya dengan tulisan2mu!
    Eh, boleh minta acc twitter nya ngga?🙂
    Aku juga author FF *author abal tepatnya* dan smoga kamu mau di ajak sharing2 ttg nulis ^^
    salam kenal~

    • annisahika December 24, 2013 / 7:06 PM

      ngefans sama aku? gasalah? -_-
      oke, jadi sekarang aku bingung mau komen apa ._. mungkin aku cuman bisa bilang makasih karna kamu terlalu banyak memuji kekeke😀 jadi malu /.\
      selanjutnya, langsung contact aku aja yaa di @annisahikanurf ^^

  9. yeni swisty December 24, 2013 / 3:35 PM

    itu aku kira beneran ada nc nya eh tw nya cuman mimpi:/
    ini ff beneran keren deh, sumpah gk pke boong🙂
    aaa sumpah aku suka sama sifatnya si L🙂

    • annisahika December 24, 2013 / 7:08 PM

      penonton kecewa hohoho😀 makasih banget :3 aku malah gasuka sama sifatnya L disini -_- habisan aku bikin dia liar sih .-.

  10. Arvina ELFishy December 24, 2013 / 3:52 PM

    knp end??? pertama x ny jg bc ff pairing L&soo🙂

  11. Ve December 24, 2013 / 6:06 PM

    Daebak… Adakah sequel nya? Bikin lagi ff Soo-L ya, jarang” ada ff Soo-L.
    Kirain itu beneran adegan NC’nya. Ternyata cuma mimpi. Berharap itu beneran terjadi.
    Kalau ada Seq-nya semoga ada bagian NC’nya *yadong-_-
    Pokoknya Daebak!!!

    • annisahika December 24, 2013 / 7:11 PM

      gomawo🙂 mau banget yaa? *plak😀
      haha yaampun byun xD

  12. Anna Choi December 24, 2013 / 6:13 PM

    untung aja cuma mimpi aku kira itu tadi beneran ._.
    ff soo-L pertamanya sukses berat!! lagian baru nemu cerita yang beginian😀
    next ff ditunggu

    • annisahika December 24, 2013 / 7:12 PM

      mimpi aja udah untung ._.v
      ah jinja? makasih” sipoke🙂

  13. winterchan December 24, 2013 / 7:57 PM

    rada dagidigdug baca yang tengah-tengah (?)
    tapi keren banget ffnya beneran😀

    • annisahika December 25, 2013 / 5:45 AM

      akunya juga dagdigdug pas nulis yang di tengah”😀 makasiih beneran🙂

  14. Choi Min Ra December 24, 2013 / 7:58 PM

    Errr jadi dibikin was was deh waktu baca bagian NC
    Tapi ternyata oh ternyata L cuma mimpi :3 #Kasian

    Ada sequel gak nih?
    Ada dong?
    Bikin yah? #Maksa

    Ditunggu

    • annisahika December 25, 2013 / 5:46 AM

      hohoho #poorL😀 ada ga yaa? *plak😀

  15. Emmalyana December 24, 2013 / 9:05 PM

    SooSoo couple..
    Keren!! Aku langsung bangun dari kursi gara mimpinya..
    Kata-katanya pas banget, serasa lihat film langsung..
    Daebak!!

    • annisahika December 25, 2013 / 5:47 AM

      gaenak banget dibacanya kalo SooSoo couple (read : susu kapel) -_-
      waduh kamu sepertinya telah terkontaminasi *halahngawur*😀
      ah jeongmal gomawo :3

  16. thelittleshikshin December 25, 2013 / 9:26 AM

    wah wah L mimpinya……. ya ampun kenapa L harus bangun coba belum selesai itu permainannya /gak

    ya ampun speechless… ini keren… jadi ketagihan ff MyungSoo:$

    keep writing!^^

    • annisahika December 25, 2013 / 10:13 AM

      Takdir hohoho😀 nakasih yaa ^^

  17. syaffinhumaira December 25, 2013 / 9:38 PM

    DAAAEEEBBBAAAAKKk!
    ff nya eon hika pasti bagus, unik dan beda dari ff laen, ini yang kusuka !😀
    lanjutin lagi nih eon ;_; kutunggu lo, fighting and hwaiting !🙂

    • annisahika December 26, 2013 / 12:59 AM

      Makasiiih saeng ^^ mau banget ya dilanjutin /smirk/ *plak hohoho xD

  18. epilmore December 26, 2013 / 2:55 AM

    keren~
    bagus ceritanya rapih

    • annisahika December 26, 2013 / 4:55 AM

      makasih hoho udah kaya baju setrikaan yaa dibilang rapih😀

  19. giofi16yousen December 26, 2013 / 1:09 PM

    Baru baca soo L yang satu ini
    Wah gemeteran waktu baca part yg tengah untung itu L pingsan🙂
    Aku snng sama pairing satu ini,pokoknya daebakkk thor
    Ada as ?
    Pokoknya next ff ditunggu

    • annisahika December 26, 2013 / 1:24 PM

      hoho aku juga gemeteran ko😀 kita gemeteran bareng berartii (?) xD
      makasih yaa ^^ masih dalam pertimbangan😀

  20. Di February 23, 2014 / 5:39 PM

    Keren!! Sekuel dong :3

  21. @ggcsy24 March 30, 2014 / 10:01 PM

    thor., bikin ff soo-L lagi dong.. aku lagi suka sama mereka.. please., ffnya keren deh.. si L terlalu berimajinasi.wkwkw

  22. DeliaaOKT April 12, 2014 / 9:11 PM

    Wah…kayaknya aku komennya telat bngt ya thor:D,tapi aku suka bngt ff’nya,baru pertama kali baca ff kyk gini,,bagus deh,,buat ff Soo-L lagi ya,,ketagihan nih #hehe

    • annisahika April 15, 2014 / 6:33 AM

      Gapapa kok🙂 hihi insyaallah😀

  23. sungjae June 6, 2014 / 6:21 PM

    WUIIIIHHH!!!! Keren thor…!!!! DAEBAK!!!!! bwt Soo-L byk” lagi

  24. weeni leon July 23, 2015 / 10:14 AM

    ehemmmmmm….
    Qu penggila crita cinta berbau bangsawan eropa, dan lihat crita ini, ouchhh sneng bgtt.
    Meskipun pasangn ny masih baru menurut qu.
    Next karya nya dtunggu.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s