Queen Of Darkness[Part 1 of 2]

Queen Of DarknessTitle : Queen of Darkness

Author : ichalovesy(@raichaa24)

Main Cast:       -Choi  Sooyoung

-Oh Sehun

-and others.

Genre : Romance,Fantasy

Length : Twoshot

A/N : Annyeong(-‘o’-) Kali ini aku bikin ff SooHun!!Tapi oneshoot aja,soalnya bingung kalo pairing SooHun ceritanya gimana—“.Kadang lucu aja ngebayangin Sooyoung eonni ama magnae cadel itu,kke~*ditabok Sehun dengan mesranya*Oke,author mulai kehilangan kesadaran(//_-)Semoga pada suka deh ya^^~.Btw,jangan panggil aku eonni ya,kayaknya aku yang paling muda disini(._.)Panggil Icha aja,oke?Jangan lupa juga follow aku di @raichaa24 hehe,promosi dikit ya^^Enjoy Reading!Jangan lupa RCL ya^^~

Poster : http://highschoolgraphics.wordpress.com/

 

‘Darkness is misunderstanding.Because without the darkness,we can’t see the stars’

 Author’s POV

Menyeramkan.Mungkin itulah tanggapan dari hampir seluruh orang di dunia jika diberi kesempatan untuk mendeskripsikan kegelapan dalam satu kata.

Kegelapan memang selalu dianggap menakutkan.Tak jarang atau bahkan seringkali kegelapan diangkat menjadi tema film-film horror.Mungkin hal ini termasuk salah satu faktor rasa benci orang-orang terhadap kegelapan.

Kegelapan memang dibenci.Kegelapan bisa dibilang merepotkan.Hei,kita tak bisa melihat apa pun dalam kegelapan,kan?

Begini,Bayangkan saja,jika kalian sendirian,dalam hawa yang begitu dingin,dan tiba-tiba terdengar suara suara aneh yang seolah mengejar kalian.

Mungkin dengan sinar terang benderang rasa takut itu setidaknya dapat diatasi.Tapi jika kalian berada di kegelapan?Tanpa bisa melihat apa pun,mungkin sebagian orang akan memilih untuk menangis dengan keras dan pasrah dengan apapun hal buruk yang akan menimpa dirinya.Maupun ajalnya sekalipun.

Setidaknya itulah alasan mengapa orang orang tidak menyukai kegelapan.

Seperti namja ini,Oh Sehun.Demi kisah cinta yang paling manis,demi kekayaan paling melimpah,demi kegelapan yang paling gelap,demi apa pun,hal yang paling ia benci di dunia ini adalah kegelapan.

Bukan,bukan karena ia penakut atau cengeng.Hanya saja… Kegelapan membuat dirinya seakan akan dipaksa untuk mengilas balik kejadian pahit yang entah mengapa tak bisa terhapus dari otaknya.

Memori yang bagaikan taburan garam di atas luka luka lamanya.Lukanya yang menganga lebar.

Tak satupun orang yang bisa mengobati lukanya ini.Tidak keluarganya,tidak teman temannya,tidak fans-fansnya,apalagi orang asing yang tidak mengerti dirinya.

Mungkin hanya satu,satu-satunya yang ‘mungkin’ bisa setidaknya menambal lukanya sedikit demi sedikit.Hmm.. Kita lihat saja.

Karena masalah Oh Sehun bukan hanya rasa takutnya terhadap kegelapan.Tetapi juga karena hatinya yang telah diselimuti kegelapan itu sendiri.

Sooyoung’s POV

Oh Sehun.19 Tahun.Bersekolah di School of Performing Arts Seoul.Pendiam.Cuek.Terkenal dan… Pembenci kegelapan.

Kurasa… Membenci sesuatu karena sebuah kejadian pahit sangat bisa dimaklumi.Tapi.. Hei..,dia membenci kegelapan dan aku adalah ratu kegelapan.

Oh oh,Aku tidak ingin hanya diam jika sesorang membenciku.Jadi bisa saja aku memberi pencerahan kepadanya untuk menyukai kegelapan.Err-okay,kurasa kalimat ini agak menggelikan tapi.. Siapa yang peduli?

Terdengar agak aneh,pasalnya hampir semua orang membenci kegelapan,mungkin kalian adalah salah satunya.Tak mungkin aku menyadari semua orang satu persatu,bahkan kurasa waktu 1 abad masih belum cukup.Itulah kenapa aku selalu bersikap biasa saja jika ada yang membenci kegelapan.Kurasa itu hal yang lumrah.No surprise.

Tapi Oh Sehun terlihat agak berbeda.Ia benci kegelapan bukan karena ia tidak bisa melihat apapupun dalam gelap,bukan karena ia penakut,bukan karena ia tidak suka film horror,tapi karena ‘kejadian masa lalu’nya.

Itulah yang ingin kuketahui darinya.Walau ku tahu hal ini akan sulit,yah… Anggap saja ini adalah waktu liburanku ke bumi.Hitung hitung sedikit bersantai dibandingkan hanya memberi kegelapan setiap harinya.Oke,trip menuju bumi sebentar lagi akan dimulai.

Sehun’s POV

Sendirian.Kosong.Hampa.Suram.Sepi.Hmm… mungkin itulah deskripsi mengenai diriku.Aku tahu aku cukup populer.Aku tahu banyak yeoja yang menjadi fansku.Dan aku juga tahu banyak yang mengaku peduli padaku.Tepatnya,’sok peduli’.Cih!

Apa yang mereka ketahui tentang diriku?Tentang hidupku?Yang mereka ketahui hanyalah Oh Sehun si tampan yang jenius dan dipuja-puja banyak orang.Tapi… Jika mereka mengetahui sedikit saja tentang diriku.Aku jamin mereka akan melangkah perlahan lahan.Menjauhiku.Munafik!

Aku benci segala hal.Aku benci semua orang,benci hiburan,benci senyuman di wajah orang-orang dan benci diriku sendiri.Walau tak bisa dipungkiri segala rasa benci itu tak bisa menandingi rasa benciku terhadap kegelapan.Aku.Benci.Kegelapan.Selamanya.

=====Queen of Darkness=====

Author’s POV

“Youngie..”suara lembut bagai sutra itu memanggil yeoja yang sedang membelakanginya dengan raut wajah khawatir.Gadis bernama lengkap Choi Sooyoung itu segera menoleh dan tersenyum lembut mencoba mengurangi rasa cemas orang yang sudah ia anggap sebagai kakak itu.

“Yuri eonni,percayalah.Aku tidak akan meninggalkanmu lama-lama.”Seakan sudah mengetahui maksud Yuri memanggilnya,Sooyoung segera menjawabnya.Kali ini dengan senyum yang lebih manis dan menenangkan.

Sudut bibir Yuri sedikit terangkat mendengarnya.Namun rasa gelisah masih melekat erat di hatinya.Ia tidak bisa kehilangan orang yang sudah ia anggap adik walau hanya sedetik saja.Bagaimana mungkin ia melepas Sooyoung hingga waktu yang bahkan Sooyoung sendiri belum mengetahuinya.

“Soo,kau yakin?Sudah kubilang kan,di bumi berbahaya,”Yuri kembali menasehati Sooyoung.Mencoba meluluhkan hati Sooyoung agar adiknya itu mengurungkan niatnya.”Aku tidak ingin kau terluka,aku tidak ingin kehilanganmu.”Ujar Yuri lagi.Kali ini sambil membelai lembut rambut kecoklatan Sooyoung.Seolah Sooyoung adalah boneka kaca yang harus ia lindungi dengan penuh kehati-hatian.

Sooyoung lagi-lagi tersenyum.Ia menyentuh tangan Yuri yang membelai rambutnya lalu menggenggamnya erat.Berusaha menyalurkan kekuatannya agar Yuri bisa merelakan kepergiannya yang mungkin akan berlangsung cukup lama ini.

“Ya!Bukannya eonni yang selalu mengajariku untuk kuat?Menyuruhku berjanji untuk menerima segala hal se-ikhlasnya.Kenapa malah eonni yang melanggar peraturan yang eonni berikan kepadaku?”

Ujar Sooyoung menenangkan sambil mengusap lembut kristal bening yang kita sebut sebagai air mata mengalir dari bola mata ‘kakak’nya,satu-satunya keluarga yang ia miliki.

“Aku janji akan kembali.Tanpa terluka,tanpa ada satu pun yang kurang.Lagipula aku sudah besar,sudah bisa menjaga diri sendiri.Eonni tak perlu khawatir,aku bukan anak kecil yang harus selalu eonni khawatirkan lagi.”

Yuri menatap bola mata Sooyoung.Matanya tak pernah berubah,selalu bisa membuatnya luluh akan permintaan-permintaan yang Sooyoung lontarkan.Dulu Sooyoung selalu menangis jika keinginannya tidak dipenuhi.Membuat Yuri tak tega dan akhirnya mengabulkan permintaan adik kecilnya itu.

Tapi Sooyoung sudah berbeda.Ia sudah berumur 18 tahun.Sooyoung benar,ia bukan anak kecil lagi.Ia sudah dewasa sekarang.Tak ada yang perlu dikhawatirkan..

Tidak ada…

Yuri akhirnya bisa sedikit lega.Hal ini dibuktikan dengan senyum lembut yang terukir di bibirnya.Senyum yang sama manisnya dengan senyum Sooyoung.

“Baiklah Soo,kurasa mata itu tak pernah gagal untuk membujukku.”

Sooyoung tersenyum lebar mendengar izin dari Yuri.

“Tapi tepati janjimu ya!Dan ingat,kau memang sudah dewasa.Tapi kau tetaplah adik kecilku,adik kecilku yang manis.”

Yuri mencubit pipi tembem Sooyoung membuat gadis yang berumur 18 tahun itu mem-poutkan bibirnya.Membuat Yuri semakin gemas dengan adiknya itu.

“Oh ya,kapan kau akan pergi?”Yuri kembali ke topik pembicaraan.

“Mmm.. Malam ini?Apa boleh?”Sooyoung sedikit menunduk.Takut Yuri tak mengizinkannya.

“Mwo?Malam ini?Cepat sekali!”

Tuh kan benar,Yuri pasti tak mengizinkannya.

Melihat Sooyoung yang seperti kehilangan harapan,Yuri buru-buru melanjutkan,

“Tentu saja boleh,tapi bantu aku masak makan malam untuk kita ya.Malam ini kita akan makan spesial!”

Sooyoung mendongakkan kepalanya dan tersenyum senang.Oh,betapa cintanya ia kepada kakak perempuan yang selalu mengerti dirinya ini.

“Kyaa!!Eonni!Aku mencintaimu!”Sooyoung melompat memeluk Yuri,membuat gadis berkulit kecoklatan itu sedikit terhuyung ke belakang.

“Aisshh.. Aku tahu.Ayo cepat mandi,setelah itu kita akan masak-masak!”

Sooyoung melepas pelukannya lalu memberi hormat kepada Yuri layaknya seorang prajurit.Yuri lagi-lagi tertawa.Tingkah Sooyoung tak pernah gagal untuk mengukir senyum di bibirnya.

=====Queen of Darkness=====

Sooyoung’s POV

“Err-Eonni,kurasa ini tidak begitu diperlukan,”Aku menatap Yuri eonni meminta penjelasan.

“Aisshh.. Ini kan demi kau juga!Sudah kubilang,pokoknya kau tidak boleh kenapa-napa.Karena itu,jagalah kesehatanmu,arasseo?”Yuri eonni masih belum menghentikan hal yang dilakukannya.

“Geundae.. Eonni.. Ini berlebihan!!”

Bagaimana tidak?Sedari tadi yang ia lakukan hanya memasukkan berbagai obat-obatan dan hal aneh lainnya kedalam tas yang akan kubawa ke bumi.Kompres,betadine,obat flu,obat tetes mata,vitamin yang lengkap,perban,termometer,selimut tebal,guling,teko,cangkir,dan.. Hei?Apa masih ada cukup tempat di tasku?Karena kurasa sebentar lagi Yuri eonni akan memasukkan kulkas.

“Ja!Selesai!”

Kini tasku sudah melebar sekitar 300%.Tuhan,bagaimana caraku membawanya?Mungkin tak lama setelah aku menyandang tas ini,aku akan jadi se-pendek Yoogeun,anak dari Kim Ahjumma yang bahkan belum genap berumur 2 setengah tahun.

Hal ini membuatku kembali berfikir-fikir,apa Yuri eonni memang benar-benar ikhlas akan kepergianku?Tapi.. Tunggu,kenapa seakan-akan aku akan mati?

“Sooyoung-ah,aku pasti merindukanmu!”

Sunny,si Peri Bunga memelukku erat-erat.”Haha,aku tahu itu Sunkyu,semoga saat aku kembali nanti kau akan jadi lebih tinggi ya.”

Aku sedikit bercanda dengan membandingkan tinggi badan kami.Sementara yeoja yang umur-nya terpaut 3 tahun  denganku ini mengerucutkan bibirnya kesal.Entah karena aku memanggil nama aslinya atau karena aku menyinggung soal tinggi badannya,keke~

“Youngie!”

Belum selesai aku meledek Sunny,Taeyeon si Ratu Alam yang bijaksana berlari dan melompat ke arahku.Aisshh.. Tingkahnya selalu sering membuatku lupa bahwa umurnya sudah mencapai 25 tahun.

“Ingat,berhati-hatilah di bumi.Jika ada yang macam-macam,keluarkan saja kekuatanmu.Atau kau bisa minta tolong kepadaku kapan pun kau ingin.Kami akan selalu mendoakanmu dari sini.Berjanjilah kau akan kembali.Jika kau tak kembali dalam waktu setahun,aku tidak akan segan-segan melilit lehermu dengan tanaman berduri,”

Aku hanya mengangguk-ngangguk mendengarkan ceramahnya.Yah.. Inilah Taeyeon,saking bijaksananya ia menceramahiku seakan-akan aku sedang menghadiri seminar motivasi.

“Ya!Aku mengerti!Sampai kapan sih kau akan menceramahiku!”ujarku protes.Sementara ia malah jinjit untuk menjitak kepalaku.Yah.. Sama dengan Sunny,sepertinya ia tak memiliki hormon pertumbuhan yang cukup.

“Aishhh.. Dasar bocah tidak sopan!Panggil aku eonni!”

Aku tak menghiraukannya dan hanya mem-poutkan bibirku.

“Ck,benar-benar Sooyoung si bodoh yang keras kepala.Kenapa tiba-tiba ingin ke bumi,huh?Di bumi tidak ada aku,kau pasti bosan.”

Eunhyuk oppa,namja berambut blonde yang selalu berkutat dengan awan ini memang selalu narsis dan percaya diri.

“Cish,siapa juga yang ingin melihatmu?Dan… Ah!Hati-hati ya!Sepertinya ada yang marah dengan oppa.”Aku menunjuk Hyoyeon eonni,kekasih Eunhyuk oppa yang memiliki kekuatan yang dapat mengalahkan seluruh gladiator di muka bumi.

Bisa kulihat raut wajah Eunhyuk oppa yang seketika berubah ketakutan melihat yeojachingunya yang sudah berapi-api.Yah.. Mau bagaimana lagi?Hyoyeon eonni sebenarnya paling benci dengan orang yang terlalu percaya diri.Hah.. Pasangan yang unik.

“Eumm.. Kurasa ini waktunya untuk pergi.”Dengan senyum tipis,aku menatap teman-temanku.Hah.. Kurasa aku akan benar-benar merindukan mereka.

“Hati-hati dijalan ya.. Shikshin!”Minho tersenyum jahil.Bahkan disaat-saat seperti ini ia masih mengejek hobi makanku.”Ya!Urus saja hidupmu yang dipenuhi petir itu,Choi Minho!”Aku mengacak-ngacak rambut hitamnya membuat ia kesal setengah mati.Kekeke,aku benar-benar tahu kelemahannya.

Aku mengangguk pelan.Aku mengalihkan pandangan dari teman-temanku menuju portal yang akan membawaku menuju bumi dalam waktu singkat.Portal yang baru saja dibuka dengan bantuan tongkat Changmin si penjaga portal.

Dengan langkah perlahan namun pasti,kulangkahkan kakiku menuju portal tersebut.

“Sooyoung eonni!!”

Suara manis itu membuatku menoleh ke belakang.”Huwee!!Jangan pergi!!Siapa lagi yang akan bermain denganku,eonni?!”

Air mata Sulli,yeoja berumur 13 tahun yang selalu menempel di dekatku dapat terlihat dengan jelas.Membuatku sedikit tidak tega.Tapi.. Keputusanku sudah bulat!Tak akan ada yang bisa menggoyahkannya.

“Kau ini bagaimana?Kan masih ada Yuri eonni!”Aku sedikit berteriak untuk menghiburnya berhubung jarakku yang sudah lumayan jauh.

“Sudah,jangan menangis lagi!Memangnya kau mau melihatku terendam banjir sesampainya di bumi hanya karena tangisanmu itu?”

Yup,Sulli si cengeng ini memang Dewi Hujan.Pernah suatu kali,ia membuat bumi bagian utara kebanjiran hanya karena aku tidak bisa bermain dengannya.

Aku terkikik geli melihat wajahnya yang sudah belepotan air mata.Dan sekali lagi aku melihat ke arah portal.”Annyeong!Aku pergi!”Aku berteriak mengucapkan perpisahan sambil melambaikan tanganku.

Setelah itu,aku segera melangkah memasuki portal dan…

‘Tring!’

Perjalanan menuju bumi… Dimulai!!

=====Queen of Darkness=====

Sehun’s POV

Pulang sekolah pukul 16.30,lelah,kedinginan dan.. Hujan!Sial!Kenapa sore ini harus hujan?!

Aku benci hujan!

Yah.. Sudah kubilang,kan?Aku benci segala hal.Dan hujan termasuk dalam daftar hal-hal yang kubenci.Ditambah lagi aku tidak membawa jaket atau apapun yang setidaknya bisa melindungiku dari rintik-rintik air yang membasahi tubuhku.

Dengan bermodalkan tas selempang merah menyala di atas kepalaku,aku berlari menerobos hujan.Setidaknya berusaha mengurangi kemungkinan untuk kebasahan.Karena.. Ayolah!Aku tak ingin kena flu!

Aku benci flu!

Hufft.. Untungnya jarak rumahkuku tak jauh dari sekolah.Jadi aku tak perlu menggumam kesal lebih lama lagi.

Setelah akhirnya sampai di depan rumah sederhana yang kutinggali,aku segera merogoh kantong celanaku untuk mencari kunci gerbang.

‘Cklek’Gerbang terbuka setelah aku memutar kunci.Dan.. Hal pertama yang kulihat di depan rumahku adalah… SAMPAH!

Astaga,sudah berapa lama aku tak membuang sampah?Aku bahkan tak ingat memiliki sampah sebanyak ini.Dan.. Arghh!Baunya!

Aku benci sampah!

Masih dengan keadaan kesal,aku mengangkat salah satu plastik hitam berisi sampah.Wah,berat juga,dan sekali lagi.. Aku tak tahan dengan baunya!

Saking sibuknya menutupi hidungku,aku baru menyadari sesuatu yang berada diantara plastik-plastik berisi sampah ini.

‘BRUK!’

Secara otomatis,plastik yang kuangkat terjatuh ke tanah,membuat isinya berserakan.

Tu.. Tuhan.. Apa ini?

Seorang yeoja?

=====Queen of Darkness=====

Sooyoung’s POV

“KYAAA!!”

Astaga,aku baru tahu bepergian dengan portal rasanya seburuk ini.Sial!Harusnya aku menyetujui tawaran Eunhyuk oppa untuk mengantarku menggunakan awannya.Arghh.. Kurasa saat sampai nanti hal pertama yang kulakukan adalah… Muntah-_-“

‘BRUKK!’

“Arghh!”

Dan saat itulah.. Aku tak sadarkan diri.

=====Queen of Darkness=====

“Hoaahmm..”

Eumm.. Selimut tebal berbulu,kasur yang empuk,bantal besar yang nyaman…

Ah,biar kutebak… Aku ada di rumah sakit?

Err.. Oke,itu memang agak meragukan.

Aku membuka kedua mataku dengan cepat.Masih dalam keadaan berbaring,aku menggerakkan bola mataku untuk menge-cek keadaan sekitar.Dan dari apa yang sudah kulihat.. Ini sama sekali bukan rumah sakit.

Yah.. Aku memang tidak ahli dalam bermain tebak-tebakan,jadi… Ah,ya!Aku harus bangun!

Dalam seper-sekian detik,kini tubuhku sudah terduduk sempurna,masih di ranjang besar nan empuk yang ternyata ber-seprai putih ini.Warna seprai ini membuatku semakin yakin aku berada di rumah sakit dan..

Jawabanku 100% salah!Maksudku… Hei!Kapan terakhir kalinya kalian melihat kamar rumah sakit yang bukannya dipenuhi obat-obatan dan peralatan dokter tapi malah dipenuhi pakaian kotor yang bertebaran dan sampah-sampah plastik.

Belum selesai aku menghina betapa kotornya kamar ini,tiba-tiba saja pintu kayu berwarna putih itu terbuka,menampakkan seorang namja dengan mata yang menurutku sipit dan kurasa ia cukup tinggi.

Namja itu hanya melirikku sekilas sebelum berjalan mendekatiku.Ah,aku sudah bisa membaca situasi saat ini.Sebentar lagi dia akan menyapaku,dengan sapaan formal”Annyeong Haseyo,” atau mungkin dia adalah tipe namja periang yang menyapa dengan “Hai!Bagaimana tidurmu?Nyenyak?Mau aku buatkan kopi?”

Lalu dia akan menanyakan siapa namaku,bagaimana keadaanku,darimana aku berasal,siapa nama ibu dan ayahku,apa yang biasa kulakukan saat hari hujan,snack kesukaanku,deterjen merek apa yang aku gunakan dan oke!Sepertinya kepalaku terbentur cukup keras.

‘Krek’

Karena sibuk memikirkan segala hipotesa yang ada di kepalaku,namja berambut blonde itu telah membuka laci nakas disamping ranjang dan mengambil sesuatu di dalamnya.

‘Cklek’

Tunggu.. Apa?Dia masuk kesini dan hanya melirikku sekilas,membuatku geer karena mengira ia akan menanyakan keadaanku,dan ia malah mengambil gunting kuku dari dalam laci tanpa bicara satu huruf pun kepadaku?Apa-apaan ini?!

Maksudku.. Hei!Dia hanya mengambil gunting kuku.. GUNTING KUKU!

Hah.. Aku baru tahu kalau kepala terbentur menyebabkan emosi yang berlebihan.

Hufftt.. Sepertinya aku harus melakukan hal yang lebih produktif dibandingkan hanya menggerutu.

Aku melompat kecil dan beranjak bangun dari ranjang.Sekali lagi,mataku melihat ke sekeliling kamar yang ditempati namja sombong dan menyebalkan itu.

Cih,benar-benar kamar namja!Kotor,berantakan,sumpek,hah.. Tarik nafas dalam-dalam Choi Sooyoung,atau kau akan di-diagnosa terkena penyakit darah tinggi oleh dokter.

Dan satu lagi hal yang baru kusadari,kamar ini.. Putih!Maksudku.. Benar-benar putih!Aishh.. Bagaimana cara menjelaskannya?Karena benturan di kepalaku aku benar-benar sulit berfikir.

Begini,mulai dari seprai,selimut,dinding,nakas,lemari,pintu dan segala hal!Kecuali sampah-sampah berserakan ini tentunya.. Semuanya benar-benar berwarna putih!Padahal biasanya para namja menyukai warna hitam dan motif-motif tengkorak.Seperti yang kulihat di kamar Heechul oppa.Yah.. Memang sih,Heechul oppa adalah dewa kematian,tapi setidaknya dia juga namja kan?Selera namja ini cukup aneh.

Tiba-tiba saja,aku teringat dengan tas yang dibawakan Yuri eonni untukku.Dengan terbirit-birit aku mengobrak-abrik kamar namja ‘misterius’ ini tanpa rasa bersalah untuk mencari keberadaan tas ransel yang sudah menjadi ‘raksasa’ saking penuhnya.Ayolah.. Kenapa tas sebesar itu begitu sulit dicari?!Jangan bilang.. Tas itu hilang saat dalam perjalanan..

Arggh.. Memikirkannya saja sudah sangat jengkel.Lalu apa gunanya aku tertatih-tatih membawa tas yang beratnya melebihi 20 karung beras ukuran 20 kg itu?Aku benar-benar bersumpah mengubah kamar ini menjadi penuh kegelapan jika hal itu benar-benar terjadi.

………..

Oke,kurasa tas ‘gendut’ itu sudah hilang….

………..

TIME FOR DARKNESS!!!

Dengan menunjuk dengan jari telunjukku,kasur empuk tempat aku tertidur tadi telah berubah 180 derajat menjadi warna hitam pekat.Aku menyengir lebar,puas akan hasil karyaku.Tak lama,kamar ini telah dipenuhi warna hitam.Ahh.. Betapa indahnya.

Cahaya putih memasuki mataku.Sial!Kenapa aku tidak langsung menggelapkan lampunya saja?Ck,efek kepala terbentur.

‘Cklek’

Sekali lagi pintu putih yang kini berwarna hitam itu terbuka.Kali ini namja sipit itu membawa sebuah nampan dengan bubur dan segelas air diatasnya.Namun matanya tiba-tiba melebar melihat kamarnya yang sudah kuubah sedemikian rupa.

“ARGHHH!”

‘PRANGG!’

Entah karena apa,ia langsung berteriak dan menjatuhkan nampannya.Ia seperti orang depresi,memegangi kepalanya dan menarik rambutnya kasar.

Aku yang panik sama sekali tidak mengerti keadaan ini dan tak tau apa yang harus kulakukan.Aku mendekatinya,bertanya bertubi-tubi tentang apa yang terjadi dan mencoba menenangkannya.

“Ya!Apa yang terjadi?!?!”Aku masih terus mengguncang tubuh namja yang tidak kuketahui namanya ini.

“Ge… Lap… Gelap.”

“Mworago?Gelap?”

Ah ya!Dengan segera,aku mengembalikan warna kamar ini menjadi putih.Ck,padahal aku suka warna hitam.

“Gwaenchana?”Sekali lagi aku bertanya,memastikan dia baik-baik saja.

Ia mencoba mengatur nafasnya kembali sebelum akhirnya menjawab dengan anggukan kecil.Aishh… Aku selalu penasaran dengan orang yang takut gelap.Apa karena ia takut hantu yang akan muncul di bawah di bawah tempat tidurnya??Geez,aku memang tak bisa menebak dengan baik.

Tak mendapat jawaban darinya,aku sengaja tetap diam.Membiarkan keheningan menyelimuti kami.Setidaknya dia bisa menenangkan dirinya.

“Bagaimana… Bagaimana kau melakukannya?”Ia memecahkan keheningan dengan pertanyaannya.

“Melakukannya?Maksudmu.. Membuat kamarmu menjadi berwarna hitam?”

Ia menganggukkan kepalanya membenarkan jawabanku.

“Ah.. Itu..”

Aishh.. Apa aku harus jujur sekarang?Eumm.. Baiklah.

“Aku adalah Ratu Kegelapan.”

Aku menjawab dengan sangat lancar.Tanpa ada sedikit pun rasa gugup yang terselip di dalamnya.

Suasana kembali hening…

Hening…

“Pfftt… Bwahahahaha!!!”

Tunggu.. Apa yang ia tertawakan?Aku baru tahu namja yang baru saja terlihat sangat depresi beberapa detik yang lalu bisa tertawa selepas ini.Apa jangan-jangan dia siluman?Aishh.. Tebak-tebakan lagi.

“Hah.. Benar-benar yeoja bodoh.”

Mwo?Baru saja menyelesaikan tawanya yang terdengar horror itu ia langsung menghinaku.Cish,kenal saja tidak.

“Ya!Kau ini apa-apaan!Seenaknya saja mengejek orang!”

Tanpa sadar,aku memukul pundaknya cukup keras sehingga ia mengusap-ngusap pundaknya itu.

“Kau yang apa-apaan!Seenaknya saja memukul orang!”

Eh?Benar juga ya.”Ta.. Tapi kan,kau yang memulainya duluan!”ujarku sewot.Enak saja aku kalah berdebat dengan manusia kulit albino yang matanya hanya segaris ini!

“Mwo?Inikah rasa terima kasihmu terhadap orang yang sudah berbaik hati menyelamatkanmu?!Bersedia menampungmu?!Bahkan membuatkanmu makanan jika saja kau tidak membuatku kaget karena kamarku yang kau buat menjadi hitam kelam menjijikan dan menjatuhkan nampan yang kubawa?!Memukulku dan menyalahkanku?!Dan membuat lelucon dengan dengan mengaku-ngaku sebagai Ratu Kegelapan?!Kepalamu pasti terbentur sangat kuat sehingga otakmu sudah terbalik!”

Aku ragu apa jangan-jangan dia ini Taeyeon yang sedang menyamar,ceramahnya panjang sekali.

“Ya!Apa yang kau maksud dengan lelucon?Kau pikir Ratu Kegelapan itu hanya candaan,huh?Cih!”

Arghh.. Jauh-jauh datang ke bumi hanya untuk berdebat dengan bocah ingusan yang terperangkap di tibuh orang dewasa ini?Hufft.. Aku ingin pulang saja.

“Ya!Jika kau benar-benar ‘Ratu Kegelapan,”ia membuat tanda kutip dengan jarinya.”Kau tidak mungkin memperkenalkan dirimu sebagai Ratu Kegelapan,kan?”

Aku berpikir sejenak.Mencoba mencerna kalimatnya.Tidak mengerti,ah.

Ia menghela nafas panjang.Tunggu,kenapa kesannya aku bodoh sekali?

“Begini,tidak mungkin kan ada pencuri yang memperkenalkan dirinya sebagai pencuri.”Ia kembali menjelaskan.Kali ini dengan contoh yang sedikit lebih bisa kumengerti.

Hmm.. Benar juga,kenapa aku harus sebodoh ini,sih?!

“Aishh.. Memang,sih!Tapi aku bicara jujur!Aku punya kekuatan yang berhubungan dengan kegelapan,tahu!”

Dengan cepat aku menjentikkan jariku dan membuat kamar ini menjadi gelap kembali.

“ARGHHH!!Yeoja bodoh!Kembalikan seperti semula!!”

Karena kemampuanku melihat jelas dalam kegelapan,dapat kulihat wajahnya yang kembali ia tekuk karena ketakutan.Haha!Rasanya puas sekali membuat dia ketakutan.”Shireo!Akui dulu bahwa aku adalah Ratu Kegelapan!”Aku terus memaksanya sambil tertawa evil.

“Hhh.. Baiklah,kau Ratu Kegelapan.Sekarang kembalikan seperti semula,kumohon.”

Entah salah dengar atau apa,suaranya terdengar melemah.Dengan nada seperti memohon.Membuatku jadi tak tega.Padahal tadinya aku ingin mengerjainya lebih lama lagi.Tapi.. Aku masih punya hati nurani.

‘Tek’

Aku menjentikkan jariku kembali.Sekarang kamarnya menjadi terang benderang seperti semula.

Nafasnya kembali tak beraturan.Tuh kan,aku jadi merasa bersalah.

“Joesonghamnida.”Aku mengatakannya dengan pelan.Takut dia akan marah atau semacamya.Hah.. Sudah baik dia mau menolongku.

“Ehem.. Gwaenchana.Aku percaya kau adalah Ratu Kegelapan.Tapi tolong jangan lakukan itu lagi.”

Aku menganggukkan kepalaku mengerti.Ck,aku ini memang tukang cari gara-gara.

Hening.Hening.Hening.

Aisshh… Aku selalu benci suasana awkward seperti ini.Padahal karena kepribadianku yang easy-going aku selalu bisa membuat suasana terasa menyenangkan.Tapi kenapa sekarang justru kebalikannya?

Aku memutar otak,berusaha mencari topik pembicaraan yang tepat.Ehmm.. Ah,ya!

“Emm.. Kau… “belum sempat bicara,ia sudah memotongku.

“Jangan panggil aku ‘kau’,panggil saja aku..”

“Chamkkanman!”Oke,kali ini aku yang memotong pembicaraannya.

“Err.. Aku ke bumi untuk mencari seseorang,bukan untuk hal lainnya.Jadi kurasa namamu bukan hal yang penting.Ehem.. Maaf.”

Memang iya,aku tidak ingin membuat otakku yang babo ini pusing karena sebuah nama.Tujuanku ke sini hanya satu,’Oh Sehun.’

Ia menganggukkan kepalanya.”Baiklah.. Panggil saja aku..”Ia memiringkan kepalanya,mencari nama samaran yang tepat.”Bubble,panggil aku Bubble.”

Aku terkekeh kecil.Nama yang lucu untuk menjadi nama samaran.”Kenapa Bubble?Kau menghasilkan gelembung?”

“Aishh.. Tentu saja bukan.Itu karena aku menyukai Bubble Tea.”

Aku membentuk mulutku menjadi huruf ‘O’.Alasan yang cukup logis.

Sehun’s POV

“Aishh.. Tentu saja bukan.Itu karena aku menyukai Bubble Tea.”

Yap!Benar sekali.Seingatku hal yang tidak kubenci hanya Bubble Tea.Yah.. Bagaimana ya?Aku sangat menyukai Bubble Tea.

“Mmm.. Kalau namamu?Aku boleh tau?”

Kali ini aku yang bertanya.

“Ah,Tentu.Aku Choi Sooyoung,panggil saja aku Sooyoung.”

Aku mengangguk pelan lalu tersenyum simpul dan memuji namanya.Ia membalas senyumanku.

“Eumm.. Jadi kau Ratu Kegelapan?”Aku bertanya dengan agak ragu.Kalian ingat aku benci gelap?Apa itu berarti aku juga akan membencinya?

Ia mengangguk dengan antusias.Entah kenapa aku menganggap hal itu sangat manis.Aishh.. Seingatku kepalanya yang terbentur,kenapa malah otakku yang tergamggu.Aku menggelengkan kepalaku beberapa kali sebelum kembali melanjutkan kalimatku.

“Ceritakan mengenai kehidupanmu sebagai Ratu Kegelapan.”pintaku penasaran.

“Oh,kau ingin mendengarnya?Baiklah,jadi…”

Ia menjelaskan semua hal dengan rinci.Tak kusangka seorang Ratu Kegelapan bisa bicara se-menyenangkan ini.

Ia masih menceritakan kisahnya.Secara tiba-tiba otakku mengilas balik kejadian saat umurku belum genap 6 tahun.

Dia.. Apa dia memang Ratu Kegelapan?Jadi siapa dia?Dia yang juga berkekuatan kegelapan.Dia yang.. Ehem,membuatku benci kegelapan.Mengubahku menjadi manusia berhati dingin.

Kejadian itu tidak seharusnya menimpaku.Maksudku.. Kenapa aku?Kenapa harus bocah lemah yang berumur 6 tahun?Apa sih yang dimengerti anak se-kecil itu?Tapi aku mengingatnya.Semuanya.Otakku masih bisa memutarnya seperti video yang bisa ku ulang-ulang.Secara detail.Aku mengingatnya.

“Hei!Kau mendengarku?”

Ia menepuk pundakku,membuatku sedikit terlonjak kaget.

“Ah,tentu.Lanjutkanlah!”Aku tersenyum simpul ke arahnya.

Ia kembali melanjutkan ceritanya.Kali ini aku menjadi pendengar yang baik.Tidak ada satu kata pun yang kulewatkan.Ia menceritakan semuanya.Teman-temannya,kehidupannya,satu-satunya keluarga yang ia miliki,dan hal-hal yang berhubungan tentang dirinya.

Hmm.. Cerita yang cukup menarik.Maksudku.. Benar-benar menarik.

=====Queen of Darkness=====

Author’s POV

Sudah seminggu lebih Sooyoung tinggal di rumah Sehun.Hubungan mereka semakin erat. Ajaibnya Sooyoung bisa membuka hati Oh Sehun,namja berhati dingin itu.Namun tak bisa dipungkiri Sehun sering merasa resah.

Well,dia memang senang dengan kehadiran Sooyoung.Tapi tampaknya ia belum bisa melupakan masa lalunya itu.

Sooyoung selalu bercerita kepada Sehun.arena itulah Sehun tahu Sooyoung sedang mencari seseorang.Namun setahunya,Sooyoung sama sekali tidak pernah melihat wajah namja itu.Dan begitu Sehun menanyakan namanya,Sooyoung malah tidak mau menjawab.”Cih,ya sudah kalau tidak mau dibantu!”ujar Sehun saat Sooyoung merahasiakan nama namja tersebut.

Waktu terus berlalu,Sooyoung belum juga menemukan Oh Sehun.Padahal namja yang dicari-carinya itu adalah Bubble.Satu-satunya manusia yang ia kenal.Mungkin inilah akibat dari kebodohan Sooyoung.Sok merasa nama asli Bubble tidak penting.

Hari itu hari minggu.Sooyoung yang merasa bosan memaksa Bubble untuk pergi jalan-jalan.Alasannya simple saja.Selain menghilangkan kebosanan,Sooyoung ingin memulai aksinya mencari Oh Sehun.Ya,memulai,Sooyoung memang belum melancarkan aksinya.Kerjanya selama ini hanya menunggu Sehun pulang sekolah sembari tidur seperti beruang kutub yang hibernasi.

“Aisshh.. Baiklah,baiklah!Dasar berisik!”Sooyoung mengerucutkan bibirnya.Dia kan hanya ingin jalan-jalan.

=====Queen of Darkness=====

“Bubble!Itu apa?”Sooyoung menunjuk es krim vanilla yang sedang dijilat oleh seorang bocah perempuan berbaju pink.

“Ohh… Itu es krim.Apa di tempat tinggalmu tidak ada?”jawab Sehun setelah melihat apa yang Sooyoung maksud.

Sooyoung menggelengkan kepalanya.Namun pandangannya sama sekali belum terlepas dari es krim yang terlihat sangat berkilau di matanya.

“Bubble-ah!Belikan aku es krim!”pinta Sooyoung sambil melompat-lompat kecil.Tak tahan ingin merasakan kenikmatan dessert yang terbuat dari susu itu.

Sehun hanya membulatkan matanya.”Mwo?Kau ingin makan lagi?Ya!Itu perut atau karet,sih!Dasar rakus!Aku tidak punya uang lagi,tahu!”

Kali ini Sooyoung menunjukkan raut wajah sedih.Tapi ia tak percaya Sehun tak punya uang.Karena itulah,Sooyoung segera merebut dompet hitam dari tangan Sehun.

“Ya!Kembalikan!”

Sooyoung hanya memeletkan lidahnya kearah Sehun dan malah berlari.Sehun benar-benar kerepotan dibuatnya.

Sambil terus berlari karena Sehun tak jauh di belakangnya,Sooyoung membuka dompet Sehun.Namun ia menghentikan larinya dan menganga lebar melihat kartu pelajar yang terdapat di dalamnya.

‘Greb!’

Sehun sukses merebut dompetnya kembali dan memasukkannya kedalam saku celana.Ia belum menyadari raut wajah Sooyoung.Setelah meletakkan dompet ke tempat yang seharusnya,ia terlonjak kaget karena baru melihat raut wajah Sooyoung yang baginya terlihat horror.

“Ke.. Kenapa?Uangku memang tidak ada,kan.”Sehun memundurkan badannya.

“Kau…”

“Ada apa?”potong Sehun.

“Oh Sehun?”lanjut Sooyoung.

“Ne,kenapa?”jawab Sehun enteng.

‘Oh,Tuhan!’batin Sooyoung.Ia bersumpah nafasnya benar-benar tercekat.Oh Sehun.. adalah Bubble?

TBC~~~~~~

Waaa!!Gimana?Tadinya aku mau bikin ini jadi oneshot.Tapi karena panjang banget,part ini aja udah 3800 kata,jadi aku mutusin buat bikin ini jadi Twoshot:3 RCL Juseyooo~~~~

 

 

 

 

 

 

 

15 thoughts on “Queen Of Darkness[Part 1 of 2]

  1. Choi Min Ra December 18, 2013 / 4:26 PM

    OMO! OMO! OMO!
    Arghhh… yakkk….
    Kenapa TBC T.T #Lebay

    Emang sooyoung eonni mau cari Sehun buat apa sih. Oh my God, sumpah penasaran

    Ditunggu next chap
    Fighting!

  2. ymshtemi December 18, 2013 / 4:39 PM

    Kyaaaaaa seru seru seru seru>,< nextnya ditunggu ya😀

  3. miss_sooyoungster10 December 18, 2013 / 6:47 PM

    Wa..Segitunya Sooyoung yah kovlak nya
    –‘
    Tapi kerennn

  4. AULIAsookai December 18, 2013 / 10:40 PM

    thor~ ini bagus,lanjut thor😀

  5. Sooyoungster EXO December 18, 2013 / 10:55 PM

    soo onnie knp koq nyariin sehun???
    penasaran ??? lanjuttttt

  6. srimurdhaningsih December 19, 2013 / 3:47 AM

    Next next ^^

  7. winterchan December 19, 2013 / 5:08 PM

    langsung inget video klip davichi yang don’t say goodbye wkwkw
    ffnya serrruuuuu, lanjutan ditunggu😉

  8. Emmalyana December 19, 2013 / 7:58 PM

    Daebak!!
    Kepo tentang masa lalunya sehun!!
    Next ditunggu🙂

  9. giofi16yousen December 21, 2013 / 10:37 AM

    Seru nih,penasaran sama kelanjutannya
    Ffnya daebakkk apalagi soohun
    OMO kenapa tadi TBC padalah lagi seru baca hwehhhhehe😀
    Ditunggu next shootnya🙂

  10. Fantasy Purple December 22, 2013 / 11:15 PM

    Hyaaaaaa!!!! Seruuuu!!! Penasaran sama masa lalu Sehun. Gimana ya Sehun dan Sooyoung? Mreka bisa bersatu gak ya? Secara si Soo itu kan dewi, sedangkan si Sehun itu manusia biasa. Trus apa hubungannya Sooyoung dgn masa lalu Sehun? Hwaaaaa!!! Banyak banget yang belum terjelaskan di part ini. Ayo chingu dilanjutin! Aku tunggu ya (•ˆ⌣ˆ•)

  11. elissone December 22, 2013 / 11:58 PM

    Wah gimana tuh???
    Next ditunggu!!

  12. wufanneey December 23, 2013 / 12:33 PM

    hihihi…
    entah kenapa serasa imut banget ngebaca fanfic fantasy ini >,<

  13. Rizky Amelia December 23, 2013 / 8:51 PM

    Yaa kok Soo eonni rada rada sihh-_-
    Kenapa yaa Sehun benci sm kegelapan?

    Next partnya ditunggu ya eonni^^

  14. Nurafrianti March 18, 2014 / 4:55 AM

    Thor next dong..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s