[SooWon] Marry is Marry – 2 of 2

marry is marry

Tittle : Marry is Marry – 2 of 2
Author : Fatminho
Story’s Idea by : Iyank
Genre : Married Life, Romance
Length : Twoshot
Rated : PG 16
Main cast : Choi Siwon – Choi Sooyoung

Disclaimer : This plot is main.

Note :

Iyank Eonni… Gomawoo sudah meminta ff SooWon padaku. Jujur, susah banget aku membuat mereka menjadi sepasang suami-istri. Seperti sedang di tantang saja, makanya aku melanjutkan.

semoga tidak mengecewakan… -_-


***

Sebelumnya:

Sooyoung’s POV

“Jangan kau bawa-“ potongnya dan segera kupotong balik.

“Kerja memang penting. Sangat penting malah. Tapi, aku tak habis pikir jika kerja mendominasi hidupmu sampai kau mengabaikanku, mengabaikan istrimu sendiri!! mulai sekarang, jadikanlah pekerjaanmu itu sebagai istrimu! Aku lelah!”

Setelah mengeluarkan seluruh emosi yang kusimpan beberapa bulan ini, aku langsung melenggang gusar meninggalkannya. Mungkin lebih baik aku sedikit menjauh dari suamiku. Aku ingin dia berpikir apa yang seharusnya dia lakukan. Sekarang aku pergi dari rumahnya dan hidupnya. Apakah dia akan mencariku? Atau tetap mengejar deadline kerjanya tanpa memikirkanku?

Oppa… aku kecewa padamu. Kau mengabaikan seluruh cinta yang kuberikan padamu. Kau meninggalkanku. Sekarang,biarkan aku meninggalkanmu. Aku harap kau mau mengejarku lagi dengan segenap perasaanmu suatu hari nanti. Kalau kau tetap seperti ini, jangan salahkan aku jika hatiku terpaksa meninggalkanmu.

Sooyoung’s POV end

_***_

Siwon yang selalu gagah, keren, berwibawa, kini tampak kusut dan uring-uringan. Sekertarisnya, Shindong, sudah kerepotan lagi mengatur jadwal meeting yang di batalkan untuk minggu ini atas perintahnya.

“Shindong-ssi…”

Merasa namanya dipanggil, Shindong pun langsung mengalihkan pehatian ke atasannya. Map yang sempat dia baca pun kini sudah tertutup. “Iya, Pak. Ada yang bisa saya bantu?”

“Aku ingin bertanya padamu. Apa kau memiliki seorang istri?”

Walau merasa sedikit aneh, Shindong tetap menjawabnya tanpa bertanya untuk apa sang atasan itu menanyakan masalah pribadi padanya. “Bahkan saya memiliki tiga orang anak, pak.”

“Apa mereka protes atas kesibukanmu?”

“Hal itu sih sudah pasti iya, pak.”

Merasa tertantang dengan jawaban sekertarisnya, Siwon pun mulai menatap serius ke lawan bicaranya tersebut. Kedua tangannya sudah bersidekap di atas meja kejanya. “Lalu, bagaimana caramu mengatasi protes yang mereka berikan?”

Shindong tersenyum dan menjawab, “Saya hanya meminta maaf kepada mereka dan berjanji akan tetap mengutamakan mereka dibandingkan pekerjaan saya.”

“Kalau memang seperti itu, kenapa kau masih bekerja untukku? Bukankah menjadi sekertarisku juga akan menyita waktumu?”

“Dan saya harap bapak masih ingat permohonan saya untuk bekerja sesuai jadwal kantor.” Siwon mengangguk. Shindong pun melanjutkan, “Saya memohon perbatasan waktu itu karena istri dan anak saya ingin memiliki waktu untuk bersama saya di malam hari. Mereka juga tidak suka jika saya mengaktivkan ponsel selama di rumah. Maka dari itu, saya juga tidak lupa telah memohon ijin untuk hal tersebut pada anda, bukan?”

“Ya, aku mengerti. Lalu, bagaimana jika aku menuntutmu mengikuti jadwalku, apa kau rela aku berhentikan?”

Shindong tertunduk dan terdiam sejenak. Dia memikirkan apa yang sebaiknya dia pilih. Tidak lama kemudian dia mengangkat pandnag kembali sambil tersenyum, “Ya, saya siap diberhentikan.”

Siwon menegang seketika. Dia semakin menatap sekertarisnya tersebut. “Lalu, apa yang akan kau pakai untuk menghidupi keluargamu?”

Lagi-lagi Shindong tersenyum. Dia sudah menerka pertanyaan selanjutnya yang akan dia dengar. “Saya sudah bertekat untuk mencari pekerjaan yang sesuai dengan waktu saya.”

“Kau tahu kan, aku bisa melakukan apapun. Bagaimana jika kubuat kau tak mendapatkan oekerjaan sama sekali? Akan kubuat seluruh cabang perusahaan-perusahaan asing non asing untuk tidak mempekerjakanmu?”

Kini Shindong agak tercengang. Dia mulai berpikiran buruk. Apakah ini tanda suatu ancaman? “Maksud bapak?” tanyanya.

“Kau cukup menjawabnya.”

read more…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s