[FREELANCE] A Namja With Him Mask – Chapter 2 (End)

A Namja With Him Mask 3

Title: A Namja With Him Mask 2

Genre: Remixed

Cast:

~Choi SooYoung/ SNSD

~Choi Siwon/ Super Junior

~Jessica Jung/ SNSD

Other Cast: Find it by yourself

Author: Lucky Spazzer

*** 

Sooyoung POV

Bruk!

Aku terguling terjatuh dan tepat dilantai mobil. Aku kaget, mengapa aku bisa terjatuh? Aku segera bangun dan mengecek. Pak sopir rupanya rem mendadak! Ada seorang pria dengan masker berlari tanpa tahu aturan, ia lari menuju sebuah gang sempit dan akhirnya menghilang dengan keluhan orang disekitarnya.

“Soo saeng! Kau tidak apa-apa?” tanya Jessica cemas. Walau kakiku justru lebih sakit dari sebelumnya, aku menggeleng dan kembali duduk. “Kau tadi ditelpon Siwon, ada apa dengan kalian berdua?” tanya Jessica. Siwon? Menelpon? Aku kaget, Siwon! Kau menelpon disaat yang tidak tepat! “Tidak apa-apa, eonni, hanya sekadar pertemanan,” kataku sebal.

Jessica terdiam melirikku, “Jinja?”

“NE!!!! Eonni kenapa begitu ingin tahu?” tanyaku sebal. Jessica kaget oleh perkelakuanku, aku tiba-tiba terdiam. Dia sudah baik padaku… Membelikanku tiga burger super besar, kaus room mate, dan mempedulikanku. Lalu apa balasanku? Bentakan, rutukan. Aku menyesal, tampak Jessica memalingkan mukanya, aku dapat melihat satu kristal bening terjatuh dipipi halusnya. Aku kaget, ia, menangis!

“Eonni, mianhae,” sesalku. “Aku memang mudah terpancing emosi. Harusnya aku bersabar pada eonni, mianhae. Sungguh. Aku sungguh menyesal asal ucapanku tadi!” isakku, aku menyadari apa alasan Yoona menjadi tipe ideal banyak orang.

“Oh, ne! Tidak apa-apa. Lihat, Soo …, kita sudah sampai,” katanya lirih menjawabku, aku merasa ucapan ‘Soo’ nya tidak seperti biasa. Biasanya, ucapan ‘Soo’ yang ia uraikan begitu halus, penuh sayang, dan ceria. Tapi kali ini? Uraian ‘Soo’-nya begitu datar. Sepertinya ia mulai membenciku.

“Jinja?” tanyaku lemah.

“Ne! Kau yang lebih dahulu keluar apa nae?” tanya Jessica, ia melirikku yang memegang gagang pintu. Aku menunjuknya. “Aku? Baiklah,” kata Jessica membuka gagang pintu dan membukakan untukku.

“Gomawo,” kataku pelan.

“Ne, kita akan ke kamar. Sebaiknya menghindar daripada ada yang memarahimu gara-gara menghabiskan sarapan pagi,” tegur Jessica nyengir jahil. “Sebaiknya kita lewat pintu rahasia aku dan Yonggie. Kadang kami suka menakut-nakuti member lain dengan tangga itu, apalagi tangga itu mengarah ke pintu kamar kita.”

“Amazing! Yuk, eon!” kataku bersemangat. Ia memang putri es yang sudah menghangat.

***

Langkah halusku dan Jessica bergemulai tanpa hentakan sekalipun. Kami segera membuka pintu rahasia dan segera menyusup menuju kamar. Aku menuju tirai, hei!!! Tampak seorang pria bertopeng melirikku, sekilas. Aku menatap sorotan matanya, Woonie! Siwon! Aku menyadari pria itu adalah Siwon!

“Siwon?” lirihku pelan.

Sangat senyap, tiba-tiba terdengar hentakan yang menuju kamar. Aku bersembunyi dilemari sedangkan Jessica sedang sibuk diruang ganti. Jessica yang menyadari kedatangan yang lain langsung bersembunyi.

“Dimana shiksin itu?!? Aku sebal!” kata Hyoyeon, “aku nyaris tidak mendapat kebagian, ih, mana juga eonni Jessica? Apakah mereka kabur pagi? Mobilnya ada kok!”

Aku nyengir, jam segini baru bangun? Pukul sepuluh! Aku menjaga tempat bersembunyiku, aku sepertinya cukup beruntung karna Hyoyeon malah menuju ruangan sebelah. Mengapa ia tidak mengecek dulu sih, kolong kasur? Dasar Dancing Queen! Aku tersenyum saja membayangkan apa yang terjadi berikutnya.

Tok…tok..tok…

Omo! Ada yang berkunjung! Apakah Tuan Lee Soo Man? Aku berusaha menghentakan diri keluar dari tempat persembunyianku. Senandung ria Jessica tampak didengar, aku menyusup menuju lantai bawah. Aku mengendap-endap, mukaku melirik kiri, brak! Aish, aku menabrak pintu yang terbuka lebar. Aku tersungkur.

“Sooyoung?” tanya Siwon kaget.

Aku mendongak, Siwon! Mukanya tampak begitu segar, ia mengedipkan matanya. Aku mengucek mata, kaget sekali melihat aku menabraknya. Aku berdiri dengan bantuan jari kekar Siwon. Rupanya member Super Junior berkunjung. Aku begitu senang apalagi bisa melihat Siwon, pria yang sudah kukejar selama bertahun-tahun.

“Ngngng, ne!” balasku.

“Hai, sudah lama tidak bertemu. Kau ternyata bisa juga tidur ya?” ejek Siwon padaku, namun kuanggap itu pujian karna ia memamerkan senyum manisnya. Aigoo!!! Imutnya dia! Gigi putihnya berderet rapih dimulutnya. Aku hanya bisa menyunggingkan senyum ‘shiksin’ yang dibilang orang lain spesial.

“Aish! Iya lah, oppa,” balasku tertawa. Oppa bisa juga bercanda. Siwon mengandengku menuju mobilnya. Hua!!! OPPA!!! Apa yang oppa lakukan padaku?

“Kau tahu? Siapa pria bertopeng itu?” tanya Siwon tersenyum manis padaku, ia seperti bisa  menduga bahwa aku bisa menjawabnya, “yang kau temui saat menuju fitting room, dan saat

kau mengintip di tirai.”

“OPPA?!?” tanyaku.

“Ne, sebetulnya, oppa begitu menyayangimu ….,” ungkap Siwon, “dan, maukah kau…., ngng, maukah kau Sooyoung~ssi menjadi…”

Kumohon katakan itu Oppa…., jangan membuatku tersiksa! Aku sudah begitu senang.

“Menjadi, chagi-ku?” tanya Siwon.

“NE!!!” aku bergejolak sambil memeluk Siwon. I’m your!

Namja with him mask its you! Tiba-tiba saja seorang gadis mendobrak pintu dan langsung menarikku dan sebuah tonjokan mendarat dipipiku.

Siwon POV

Aku melihat siapa yang tega menonjok Sooyoung. YOONA?!? Aku kaget melihat Yoona menonjok pipi Sooyoung. Apalagi, ketika Yoona sudah sangat marah pada Sooyoung, ia begitu marah tampaknya pada Sooyoung.

“Yoona! Apa yang kau lakukan?” tanya Siwon.

“Ia memelukmu!” kata Yoona tidak terima. Yeoja babo!

“Kita sudah putus sejak lama!” bentakku.

Yoona terdiam, tangannya yang mencengkram erat kerah Sooyoung agak merendah. “Jadi, kalian, seorang …, boyfriend girlfiend?” tanya Yoona terdiam. Sooyoung mengganguk lemah, tampak gadis yang masih dibaluti piyama itu sudah tidak tahan.

“Yoon, aku meminta maaf sudah menyakitimu, tapi Siwon yang memintaku,” isak Sooyoung justru menyalahkanku. Tapi tidak apa-apa, aku mengelus pelan bahu Sooyoung.

“Tidak apa-apa, … Young!” Yoona memeluk Sooyoung selembut yang ia bisa.

Sooyoung membalasnya dengan senyum spesialnya, senyum seorang ‘shiksin’.

***

#In Room

Jessica POV

“Kau putus dengan Siwon dan Siwon menjadi milik Sooyoung?” tanyaku menggaruk kepala, hubungan mereka rumit sekali, “evil wonnie. Kau membuat kaki jenjang Sooyoung memar dan merah babo~yaa !!!”

“Eh, mianhae,” geli Siwon tersenyum.

“Ya, aku dan Wonnie menjadi nyata, Sowon!” sengir Sooyoung.

“TAPI KAU TAK AKAN MENGGANTI KAUS ROOM MATE MILIKKU DENGAN KAUS COUPLE KALIAN BERDUA KAN!!!???!?!” kataku menunjuk baju couple mereka yang serasi.

“Ah, tidak,” tawa Sooyoung, “lihat tidak, aku memakai piyama apa saat tidur? Piyama milikmu, tenang, room mate.”

Aku tersenyum, “Kalian belum menikah kan?”

Plak! Sooyoung menamparku, “Babo~yaa! Mana mungkin?!?”

Aku tersenyum.

“A Namja with him mask!” kata kami serempak. Lalu berakhir tawa.

^^^^^^^^^^^^^^^^^^ THE END ^^^^^

Bagaimana kisahnya? Aneh? GaJe? Hahahaha…., terus support aku ya… Maaf bila terlalu

aneh, aku selalu sayang pada readers tercinta, kok! Keep Smile J I Love You!

Admin Note: Mianhaeyo karena admin udah lancang menyatukan part 2&3. Harusnya fanfic ini ada 3 part, tapi setelah admin baca part 3 terlalu sedikit untuk dijadikan chapter berikutnya. Jadi sengaja admin jadikan satu. Mianhae jika hal ini kurang berkenan di hati author. Gamsahamnida..

5 thoughts on “[FREELANCE] A Namja With Him Mask – Chapter 2 (End)

  1. Lucky Spazzer November 2, 2013 / 4:48 PM

    Ya, ga apa-apa min borayoung😀 oya, boleh gak kirim fanfiction lebih dari satu? Soalnya aku gak punya wordpress biarpun aku mau jadi author T_T

    • borayoung November 3, 2013 / 7:09 PM

      boleh kok say, kita menerima dengan senang hati
      tapi minta maaf banget kalo sering banget terlambat publish ff kamu
      karena keterbatasan admin di SFI
      jeongmal gamsahamnida udah mau berpartisipasi di SFI
      coba buat wp dong, aku yakin kamu bisa
      fighting ^^

      ah, buat ff kamu
      coba kamu sedikit perbaiki lagi penggunaan kata-katanya
      terus menulis lagi ne ^^

  2. rifqoh wafiyyah May 8, 2014 / 2:03 PM

    Trlalu cpat alurnya thor…

  3. leka November 17, 2014 / 2:04 PM

    bagus thor walaupun alurnya agak kecepetan

  4. kyura December 23, 2014 / 7:27 PM

    Kecepettan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s