Waiting Your Love : SEQUEL

cats

 

Tittle          : Waiting Your Love

Author       : chakyuyoungster

Cast            : Sooyoung, Yuri, Suho

Genre         : Sad, romance, family

Length       : Oneshoot

Rating        : PG

Disclaimer           : Cerita murni milik saya, saya hanya pinjam nama tokoh

Summary   : Ketika cinta meninggalkanmu kadang hanya satu yang kamu inginkan, pergi meninggalkan tempat dimana membuatmu merasa ditinggalkan, berlari menjauh berharap bisa melupakan segalanya.

***

Sooyoung sedang  duduk  santai di dalam  sebuah  café  dekat  sekolahnya.  Menikamati tiap  tetes  rintik hujan  yang  membasahi permukaan  tanah. Hal ini menjadikebiasaannya. Entah sejak kapan.

 

Tiba-tiba, Sooyoung  tersentak  ketika  menyadarisiluet  yang  sedang  berdiri diseberang jalan. Air  hujan  membasahinya tapi  dia  tidak peduli. Tanpa pikir panjang  Sooyoung mengambil  payungnya  dan  berlari keluar cafe  kemana seseorang  itu sedang  berdiri  dan  menatapnya.

 

“Astaga  Yuri ,apa  yang  kau lakukan  disini?”Sooyoung   menghampiri eonninya  dan memayunginya.  Yuri  tersenyum.

“Aku  hanya  mencari dongsaengku .  Ingin  menemuinya”

 

Sooyoung  menarik  tangan  eonninya  membawa masuk kedalam cafe.

 

“Darimana  kau tahu aku ada disini?”tanya Sooyoung.

 

Sooyoung  menyuruh eonninya  duduk  dan memesankan  secangkir kopi buatnya.

 

“Tadi  aku  ke  asrama  lalu bertemu dengan  temanmu. Katanya  jika tidak  ada di sekolah  kau  sering menghabiskan  waktumu  disini. Beruntung sekali aku melihatmu  dari balik kaca ini, kalau tidak aku pastiakan nyasar” Yuri terkekeh.

 

Sooyoung memandang  eonninya. Ada yang aneh dari eonninya.Yuri  tertawa dan tersenyum  tapi  matanya tidak  demikian. Ada  kesedihan  tercermin  disana.

 

“Kenapa  kau  tiba-tiba  datang ke Prancis dan  tidak  memberitahuku sama sekali?  Akukan bias menjemputmu  dan eonni  tidak perlu kehujanan  seperti ini”kata Sooyoung.

 

Yuri  kembali  tertawa.

 

“Aku  tidak  mau merepotkan  donsaengku y ang sedang sibuk dengan lamunannya”

 

Sooyoung  terdiam.

 

“Apa  yang  sedang kau  lamunkan? Dari tadi aku perhatikan kau sangat menikmati lamunanmu”

 

Sooyoung  menyekat bahunya.

 

“Hanya memikirkan soal sekolah.  Bagaimana kabar appa dan  eomma?”

“Baik” jawab  Yuri .”Kenapa kau tidak bertanya soal Suho?”tanya Yuri  yang mengagetkan Sooyoung.

 

Sooyoung  terkesiap lalu dengan segera mengganti  kekagetannya dengan tawa gugup.

 

“Aku  bertanya tentang appa dan eomma dulu barutentang  nampyeonmu. Jadi,bagaimana kabarSuho? Bagaimana bulan madu kalian?” Tanya Sooyoung.

 

Yuri  diam lalu dia menarik nafasnya berat.

 

“Entah siapa yang bodoh sebenarnyadiantara kita semua. Entah siapa yang merasa paling sakit”

 

Sooyoung  mengeriyitkan dahinya tidak mengerti denganucapan  eonninya.

 

“Kami tidak jadi menikah”kata  Yuri .

 

Seolah ada petir yang menyambar   Sooyoung terdiam kaku. Dia menatap luruskedalam mata eonninya  berharap  menemukan semacam  kebohongan yang dikarang oleh eonninya. Tapiyang ada disana hanya tatapan sedih dan penderitaan yang teramat dalam.

 

Yuri  kembalitersenyum.

 

“Suho  mengakui semuanya tepat tiga hari sebelumpernikahan.  Mengakui bagaimana   perasaannya  yang sebenarnya di depan keluarga kita dankeluarganya”

 

Yuri   menghirup kopinya.

 

“Kau mungkin tidak bias membayangkanbagaimana marahnya Ahjussi  dan Ahjumma. Malamitu seolah-olah lokasi neraka pindah ke rumah kita” Yuri terkekeh.

 

Sooyoung  mengenggam erat meja. Jari-jarinya memutih. KenapaSuho melakukan hal bodoh seperti itu.

 

“Suho tidak bisa disalahin”kata Sooyoung.

 

Yuri  menatap donsaengnya tajam.

 

“Ya walaupun dalam beberapa hal diasalah. Tapi selama 3 bulan ini dia berusaha menebusnya”

“Kenapa tidak ada yang bercerita padaku?”tanya  Sooyoung kemudian.  Mulutnya kering tapi dia berusaha sekuattenaga melontarkan pertanyaan itu.

 

“Karena semua ini ada kaitannya denganmu.Karena aku masih terlalu sakit untuk mengatakan pernikahan ini gagal karenamu,  karena dongsaengku sendiri”

 

Sooyoung  merasa hatinya ditikam dengan timah panasmendengar kalimat eonninya.

 

“Aku ingin mengobati hatiku dulu baruaku akan menemuimu langsung, mengatakan semuanya dan meminta konfirmasi tentangsuatu hal”

 

Yuri  kembali menatap Sooyoung  tepat dimatanya mencari-cari kejujuran disana.

 

“Apakah  namja yang kau cintai itu Suho?”

 

Sooyoung diam, Yuri mendesah, letih dengansemua kepura-puraan  dongsaengnya.

 

“Akuilah. Cukup sudah semua kebohonganini,Soo. Apa  tidak  terpikir dibenakmu  kalau  kita  akan menghancurkan  keluarga  kita. Aku  ingin  kau bahagia!! Tapi kau  melakukannya, Soo.  Kau pergi bahkan sebelum acara pernikahankudilakukan, kau tidak  tahu bagaimana  risaunya  eomma, bagaimana semua  urusan  pernikahan terbengkelai  sejak  kau  meninggalkanrumah. Sedangkan kau disini bisa duduk santai sambil memandangi jalan raya. Apayang kau pikirkan?”ucapnya membuat  Sooyoung terdiam  bisu.

“Aku…”air mata Sooyoung  menetes.”Aku ingin kau bahagia”

“Tapi kau membuatku sengsara”kata Yuri.

“Lalu,apa yang harus akulakukan?”kata  Sooyoung, suaranyameninggi.

“Apa harus aku katakan kalau akumencintai Suho, lalu menghancurkan acara pernikahan kalian,melihatmu menangis. Melihatkeluarga kita, appa dan eomma remuk hatinya, mengetahui acara pernikahan anaktertuanya gagal karena adiknya mencintai calon suaminya. Apa yang harus akulakukan, Yul? Apa? Katakan padaku, kalau kau jadi aku apa yang akulakukan?” Sambil terisak Sooyoung  menutup wajahnya dengan keduatangannya.”Aku lelah dengan perasaan ini.Aku ingin perasaan ini hilangtapi aku tidak bisa melakukannya.Rasa ini mengikis hatiku sedikit demi sedikit,aku tidak tahu apakah nanti aku masih akan mempunyai hati untuk mencintai lagiatau tidak” kata Sooyoung.

“Kalau aku jadi kamu aku akan mengatakansemuanya kepada Suho. Mengakui perasaan dan kesalahanku karena meninggalkandia. Aku akan mengatakan semuanya. Mengakui semuanya”kata  Yuri.

“Bagaimana aku harus mengakui semuanya,ketikaaku merasa bahwa aku tidak pantas  untuk  mendapat cintanya lagi. Ketika aku merasakalau dia membenciku.Ketika aku merasa perasaannya kepadaku sudah berubahmenjadi benci. Bagaimana aku harus mengakuinya?” kata Soooyung. Sooyoung  mengelap air matanya yang jatuh.

“Bahkan Aku tidak tau siapa calontunanganmu sebelum aku sampai kerumah. Sebelum menginjakkan rumah dan mengetahuibahwa  Suho lah namja itu. Aku salah,Yul. Aku akui itu, aku salah karena melukai hati seseorang yang telah tulusmencintaiku, tapi percayalah aku sedang menjalani hukumannya saat ini” jelasSooyoung  yang menahan tangisannya.

 

Yuri menatap dongsaengnya penuh iba. Sebenarnyadia tahu kalau  Sooyoung  sedang tersiksa. Sangat tersiksa. Ketika diamelihat Sooyoung yang lincah tiba-tiba menjadi lesu, badannya semakin kurus,t ersenyumtapi matanya tidak pernah tersenyum, Yuri  tahu bahwa  Sooyoung sedang menyimpan beban yang sangatberat, dilema yang sangat berat. Memilih antara hati atau keluarga.Dan diamemilih keluarganya dan menghancurkan hatinya.Tapi dia sama sekali tidakmengerti kalau Yuri  juga tidak inginmenghancurkan hati keluarganya dan Sooyoung adalah keluarganya, dongsaeng  yangsangat disayanginya.

 

“Soo,kau tahu aku sangat menyayangimu,appa dan eomma juga. Aku tidak ingin kau menderita sementara aku berbahagiadiatas penderitaanmu. Suho  tidakmencintaiku  dan  pada  akhirnyaaku pun juga tidak akan pernah hidup bahagia jika aku mengetahui itu. Untungsaja  Suho  mengakui semuanya menjelang pernikahankami” kata  Yuri.

 

Yuri  menarik nafasnya. Dia harus menyelesaikansemuanya.

 

“Pulanglah, Soo . Mari kita perbaikisemuanya.Kau harus memperbaiki semuanya. Suho mencintaimu”kata  Yuri.

“Bagaimana aku harus pulang,bagaimanaaku harus menghadapi appa dan eomma serta keluarga Suho. Aku tidak bisa dan tidak akan pernah bisa”kata Sooyoung.

“Bagaimana kalau aku bilang saat ini Suhoada dirumah sakit dengan kondisi tidak sadarkan diri. Tiap hari hanya namamuyang terucap dimulutnya. Kau hancur Soo, tapi percayalah Suho  juga tidak kalah hancur, berantakan danberkeping-keping”kata Yuri.

 

Sooyoung terperangah.

 

“Apa yang terjadi dengan Suho? Kenapadia sampai ada di rumah sakit?”tanya Sooyoung.  Mengetahui  Suho menderita membuat dirinya lebihmenderita.

 

“Banyak yang terjadi selama tiga bulanini, Soo.S etelah pembatalan pernikahan kami semuanya seperti hancurberantakan. Kim ahjussi yang merasa dipermalukan menghukum  Suho dengan tidak mau menegur dan menatapwajahnya. Berkali-kali Suho meminta maaf tapi ahjussi  terlalu sakit dengan kebohongan anak yangdibanggakannya. Sebenarnya  appa daneomma  kita tidak mempermasalahkanpembatalan ini,walaupun mereka kecewa. Tapi mereka mempertimbangkan dirimu ,mengkhawatirkandirimu,a pa yang terjadi dengan hatimu jika pernikahan ini terjadi. Dan aku,akutidak kalah hancurnya.Aku akui,hari demi hari aku semakin mencintai  Suho. Tapi aku sadar kalau cinta Suho  bukan untukku, aku tidak bisa membayangkanapa jadinya rumah tangga kami jika pernikahan tetap kami lanjutkan.Sampai padaakhirnya aku menghargai kejujuran  Suho  dan menyadari bahwa cintamu kepada Suho  begitu besar”kata  Yuri.

 

Yuri  menyentuh tangan  Sooyoungdan mengenggamnya.

 

“Kau sangat mencintai Suho sampai kauhancur seperti ini. Lihatlah dirimu, kau kurus, mata mu  sayu,wajahmu tidak ceria seperti dulu.Akusempat bertanya tentang bagaimana keadaanmu akhir-akhir ini kepadateman-temanmu dan apa yang mereka katakan sesuai dengan bayanganku. Kauberubah, berubah total”kata Yuri . Sooyoung  menundukkan kepalanya.

“Kembali ke Suho, semuanya kembalimembaik ketika appa mencoba berbicara dengan Kim ahjussi sampai akhirnya  mau memaafkan Suho. Tapi mereka menuntut  Suho  membawamu kembali,mengatakan kepada Suho bahwakamu juga mencintainya, berusaha untuk meyakinkan Suho. Sampai sebulan setelahpembatalan acara pernikahan itu Suho  memutuskan untuk terbang ke Prancis ,berusahauntuk menemuimu.Tapi saat dia datang,dia melihatmu bersama seorang namja”kata  Yuri.

 

Sooyoung tersentak. Sebulan yang lalu diabersama  namja? Soooyung  berusaha mengingat-ngingat siapa namja  itu. Sooyoung  menutup mulutnya ketika menyadari siapa namja   yangdimaksud  eonninya

 

“Dia  Kris  teman sekelasku “kata Sooyoung.

 

Sooyoung  membuka mulutnya walau lidahnya kelu.

 

“Sebulan yang lalu kami memangmengadakan acara kejutan untuk teman sekamarku, Jessica. Kris  mempunyai sebuah cafe dan saat itu kami sedangmenyiapkan acara kejutan untuk  Jessica. Saatitu kami tidak hanya berdua.Tapi saat itu aku memang banyak membantu  Kris  untukmembereskan daerah luar cafe, sementara teman-teman yang lain sibuk di dalammenata ruangan Kris namja yang baik, dia juga lucu, dia bisa membuatku tertawahari itu.A ku memang melupakan kesedihanku” kata Soooyung.

 

Sooyoung terdiam sejenak.”Tapi dia menyukai, Sica. Namun sebelum ia menyukaiJessica, ia sempat mengatakan cinta kepadaku!! Tetapi aku menolaknya karna akumasih belum bisa melupakan  Suho. Tapidisaat itulah kenapa dia ngotot mengadakan acara kejutan untuk  Jessica, karena dia ingin menyatakanperasaannya dan tidak ingin di tolak untuk kedua kalinya, karena itulah aku danteman-temanku memutuskan untuk membantu”jelas  Sooyoung.

 

Yuri  menutupmulut dengan tangannya. Shock,kaget,tergambar diwajahnya.

 

“Jadi  Suho  salah sangka? Dia memang langsung pulang esokharinya. Mengurungkan niatnya untuk menemuimu,memutuskan untuk mulaimelupakanmu. Lalu,keadaan yang aku kira membaik kembali memburuk. Sepulang Suho ke Korea, dia semakin terpuruk,d i depankeluarga dia berusaha bersikap dewasa,menyembunyikan kesedihannya.Tapi ternyatakesedihan dan penyesalan mengotori pikirannya.Hingga suatu hari dia harusberada diantara hidup dan mati ketika mobil yang dikendarainya bertabrakandengan sebuah truk. Sejak itu dia tidak pernah membuka matanya,hanya namamuyang disebutnya. Hampir dua bulan ini kami menunggu di rumah sakit,mendengardesahan namamu di setiap suara lirih yang dikeluarkannya. Aku memutuskan untukdatang kesini, memintamu untuk mengembalikan  Suho, memberikan cinta yang memang seharusnyamiliknya. Pulanglah, Soo. Temui appa dan eomma, mereka benar-benarmengkhawatirkanmu, selama ini kami berusaha tidak meneleponmu karena kami tidakingin menambah penderitaanmu, sementara kami mengira kau telah menemukanpengganti  Suho.Tapi kami tidak bisalama-lama berdiam diri. Eomma ingin kau bahagia tapi dia juga tidak bisamengorbankan kebahagiaan orang lain. Semua orang berhak bahagia”terang  Yuri.

“Tapi…”jawab Sooyoung.

“Hanya untuk sementara. Kau  bisa meminta izin untuk beberapa hari.Setelahitu kamu bisa kembali pulang. Aku yakin  Suho  pasti akan segera sadar jika mendengarsuaramu. Dan kau mencintainya Sooyoungie, katakanlah. Setidaknya ada yangmerasa bahagia diantara kita. Jika salah satu dari kita bahagia yang lain jugaakan bahagia. Suho  akan bahagia dankeluarganya juga akan bahagia. Kebahagianmu berarti banyak buat orang lain. Akujuga akan bahagia dengan kebahagiaanmu”kata Yuri.

“Tapi kau?”tanya Sooyoung. Yuri tertawa.

 

“Jangan khawatirkan kebahagiaanku, sudahsepantasnya sebagai seorang eonnie, aku berkorban untuk  dongsaengku. Lagi pula Suho  mencintaimu,bukan aku.Aku tidak dapatmemaksakan kehendakku. Selama ini aku berusaha menyembuhkan hatiku dan aku bersumpahhatiku sembuh dari hari ke hari, tapi tidak dengan hatimu. Aku pasti menemukanseseorang suatu saat nanti”kata  Yuri. Yuri menarik tangan Sooyoung.

“Sekarang kau pulang, bereskanbarang-barangmu. Aku sudah bertanya kepada teman-temanmu. Kau tidak terlalusibuk dengan sekolahmu saat ini. Kau cukup pintar untuk menyelesaikan matapelajaranmu”kata  Yuri.

Yuri  tersenyum.”Mari kita selesaikansemuanya”

 

***

Sooyoung  duduk termangu. Dihadapannya sedang berbaring namja yang dicintainya selama ini .Namja  yang telah membuat hatinya menderita. Namjayang seharusnya dihampirinya bukan malah ditinggalkan. Dia terlalu malu untukmengakui perasaannya,terlalu untuk mengetahui bagaimana perasaan  Suho.

 

 

Dan ketika dia mengetahui namja ini ternyatamasih mencintainya,dia merasa semua terlambat. Tapi,mungkin semua belumterlambat. Dia kembali diberi kesempatan untuk memperbaiki semua ini dan diatidak akan menyia-nyiakannya.Keluarganya dan keluarga Suho telah memberinya kesempatan,telahmembuka jalan untuknya melangkah,memberinya harapan untuk menyembuhkan danmenemukan kepingan hatinya yang hilang dan dia tidak akan menyia-nyiakankesempatan itu.

 

Sooyoung  menyentuh tangan Suho  dengan lembut. Meraba-raba jarinya.Dulu saatmereka masih dekat,mereka saling berpegangan tangan seperti itu. Suho selalumenggenggam tangannya erat ketika menyebrang jalan,selalu menggenggam tangannyaerat untuk menguatkannya ketika dia sedang mengalami masalah.Semuanya ituterasa lama sekali telah berlalu. Dia sadari betapa rindunya dia menggenggamtangan namja ini.

 

“Suho…”Sooyoung merendahkan kepalanyadan berbisik tepat di telinga Suho. Sudah beberapa hari kegiatan ini menjadiagenda rutin Sooyoung ,bercakap-cakap dengan  Suho, yang sedang terlelap. Belum adahasil,tapi  Sooyoung tidak pantangmenyerah.

 

“Suho..”sekali lagi Sooyoung memanggilnama Suho.”A ku tidak punya banyak waktu untuk menemanimu.A ku masih punyakewajiban ditempat lain”

Sooyoung mengelus rambut Suho

“Saranghae. Maafkan aku,karena aku kaubegini. Maafkan aku karena ketidak jujuranku”

 

Sooyoung  tersenyum.

 

“Cuma ada kamu dihatiku” Sooyoungmenahan tangis.

“Soo..”

 

Sooyoung  mengalihkan tatapannya ketika ada yangmenyentuh pundaknya.Dia tersenyum ketika melihat  Yuri  berdiri dibelakangnya.

 

“Ini makan dulu, kau juga perlutenaga”kata  Yuri

 

Sooyoung  membalikkan badannya dan menerima bungkusanyang dibawa eonninya.

 

“Bagaimana,ada perubahan?”tanya  Yuri

 

Sooyoung menggelengkan kepalanya.

 

“Sabar ya, pasti akan adaperkembangan”kata  Yuri

“Aku bisa sabar,tapi aku harus kembali ke Prancis. Sekolahku tidak mungkin kubiarkanterbengkelai” Sooyoung  menundukkankepalanya. “Kira-kira….” kalimat  Sooyoung  terputus ketika dia melihat tatapan kaget eonninya.

 

“Soo…” Yuri memanggil nama dongsaengnya.

“Wae? Mengapa wajahmu kaget begitu?” TanyaSoooyung

Yuri  mengedipkan matanya. Masih dengan tatapankagetnya.

 

“Ini perasaanku saja atau  benar. Tadi aku lihat kelopak mata Suho  bergerak”kata Yuri.

 

Dengan secepat kilat  Soooyung  membalik badannya dan menundukkan badannya.

 

“Masa? Perasaanmu saja. Dia…” Sooyoungtersentak kaget ketika melihat kelopak mata Suho  kembali bergerak.

“Benarkan!! Kelopak matanya bergerak” Yurimelompat kegirangan.

 

Soooyung  tidak mengacuhkan eonninya. Dia hanyamemandangi wajah Suho . Kaget membuatnya tidak bisa berkata apa-apa.  Dengan pelan Suho  membuka matanya.

 

“Aku…mimpi…Kau…Bilang…Saranghaepadaku ” Suho membuka mulutnya terbata-bata.

 

Air mata membanjiri wajah  Sooyoung. Dia menganggukkan kepalanyacepat-cepat.Takut ini semua mimpi. Takut dia terbangun dan kembali menemukan  Suho masih terbaring dengan mata tertutup.

 

“Bukan mimpi,aku benar-benar  mencintaimu”ucap Sooyoung.

 

Suho  tersenyum  bahagia.

 

“Baguslah!!!Kalauternyata…hanya…mimpi…aku…berencana…untuk…tidur lagi”

 

Sooyoung  tertawa disela tangisnya.

 

“Tidak ada mimpi. Ini semua nyata.Aku,kau,kita berdua,itu semua nyata”

 

Soooyung menyentuh pipi Suho.

 

“Nyatakan? Jadi kamu harus sadar terussupaya aku bisa melanjutkan sekolahku dengan tenang”

 

Sooyoung  tertawa danYuri pun ikut tertawa. Yuri segeramengambil ponselnya dan mengabarkan berita gembira ini kepada orang tuanya danorang tua  Suho.

 

***

 

Sooyoung  sedang berdiri di bagian kedatangan. Sudahbeberapa bulan dia kembali ke Prancis dan kembali ke kehidupan sekolahnya. Hidupnyatelah kembali seutuhnya. Hatinya kembali sembuh dan dia kembali bisa menjalanihidupnya dengan senyum. Tidak ada lagi kebohongan.

 

Sooyoung telah ditinggalkan oleh cintanyasekali dan masih diberikan kesempatan untuk kembali menemukan dan dia berjanjiuntuk menjaganya sebaik mungkin.Tuhan masih sayang kepadanya sehingga dia masihdiberikan kesempatan untuk memperbaiki kesalahannya.

 

Hari ini Suho tiba di Prancis. Dia berhasilmendapat izin untuk dipindahkan ke Universitas yang ada di Prancis. Butuh waktudan usaha keras,tapi usaha itu akhirnya menemukan jalannya.

 

Senyum mengembang di bibir  Sooyoung ketika melihat orang yang ditunggunyamuncul di hadapannya. Dia tersenyum dan segera menghampiri Suho,menenggelamkankepalanya ke dada Suho,memeluk Suho dengan erat. Memeluk cintanya sepenuh hati.

THE END

 

A/n : Annyeong #tebarbunga😄
bagaimana sequelnya? udah happy ending nih :3
kkk-
tapi mianhae ya kalo sequelnya gak dapet feel plus jelek gak sesuai harapan  -,-
maklumi aja saya lagi sedikit error😀
Jadi kalo hasilnya begini tetep harus dibaca ya #maksa

Ada kurang dan lebih boleh di bilang kok. Saya nampung :*

 

29 thoughts on “Waiting Your Love : SEQUEL

  1. yeni swisty October 15, 2013 / 4:03 PM

    Awal sempet nagisss😥
    Tpi waktu akhir malah senyum2 gaje😀

    Nice ff (y)

  2. winda October 15, 2013 / 4:24 PM

    Wuihh, ada sequelnya.. Akhirnya happy ending juga nih.. Awalnya dikirain suho ma sooyoung gak bakalan bersatu, eh malah bersatu, daebak thor

    • chakyuyoungster October 15, 2013 / 4:27 PM

      wkwkwkw
      sebenrnya aku bingung mau nglanjut sequel kyk gimana. habisynya otak aku lagi mumet banget :3

      tapi dengan perjuangan #eleh-_- akhirnya jadi juga ^^

      maksi udah di baca ya🙂

  3. Nadya October 15, 2013 / 10:19 PM

    Yeayyyt happy end. Daebakk
    Boleh minta sequel or AS-nya lagi gak thor. HahHaha
    Ditunggu loh

    • chakyuyoungster November 5, 2013 / 3:42 PM

      hahaha
      author pikir” dlu deh ana tau ada inspirasi lagi :3

  4. AnnHie October 16, 2013 / 12:31 PM

    yyeeyy!!
    Akhirnya~

    Semuanya happy ending,aku jadi lega sendiri bacanya… Sumpah! Daebak!
    Aku suka gaya nulis author yg ringkas tapi dapet feelnya…

    Thanx atas sequelnya *pelukauthor/authorkabur*

  5. ymshtemi October 16, 2013 / 12:36 PM

    Daebak!😀 akhirnya happy end buat suho sama sooyoung :’) sequelnya bagus dan ceritanya juga xD ditunggu karyamu yang lain thor😉

  6. AnnHie October 16, 2013 / 2:31 PM

    yyeeyy!!
    Akhirnya~

    Semuanya happy ending,aku jadi lega sendiri bacanya… Sumpah! Daebak!
    Aku suka gaya nulis author yg ringkas tapi dapet feelnya…

    Thanx atas sequelnya *pelukauthor/authorkabur*

    Keep writting,author~😀

  7. Erika October 16, 2013 / 4:21 PM

    Trnyata ad sequelny jg hehe….
    Akhirny happy ending jg🙂
    Thor dtggu FF Sooyoung lainny.. Kl bs dipairingkan sm Kris ya~ ^^
    Hehe…

  8. srimurdhaningsih October 17, 2013 / 4:40 PM

    yuhuuu~~ keren

  9. thelittleshikshin October 17, 2013 / 6:25 PM

    waaa finally!!! sooho bersatu:3
    bagus author feelnya dapet

  10. bellaok October 19, 2013 / 7:03 PM

    wooohhh.. DAEBAKK!! terharu dehhh.. thor.. lain kali bikin ceritanya yang sad ending dung :3 hehe, nae suka sad ending, jadi dapet feelnya gtu.. tapi ini DAEBAK!! Jjeongmal daebakk!!😀

    Keep Writing ne thor..😉

    • chakyuyoungster November 5, 2013 / 3:37 PM

      author juga terharu d puji begitu #ambiltissue

      sbenrnya author gk suka crita sad tp emg dasar tangan ini sa pikiran gk sjalan :v

      ne Gomawo chingu ^^

  11. Reinatha Anastasya K October 20, 2013 / 10:20 AM

    Sumveh FF ini DAEBAKKKK😄
    Pinter banget lu Thor ngaduk-ngaduk perasaanku :3
    Keren lah bisa buat nangis+ senyum-senyum sendiri

    • chakyuyoungster November 5, 2013 / 3:36 PM

      author gk pntar ngaduk kok, tpi buat nangis bisa :v

      hahaha, gomawo :*

  12. liliknisa June 5, 2014 / 3:03 AM

    happy ending ^^

  13. annisahika July 3, 2014 / 10:34 AM

    annyeong^^ numpang
    lewat yaa😀 tolong ini dibaca
    lagi » http://
    sooyoungfanficindo.wordpress.co
    m/staff-rules/ « soalnya habis di
    update🙂
    makasih ^^

    Regards,
    Admin Hika

  14. Erlyna fitri July 4, 2014 / 2:24 AM

    Daebak , tapi kurang puas
    Di terusin lagi dong

    • chakyuyoungster July 4, 2014 / 2:25 AM

      makasih ya ^^
      tapi memag fic ini lebih baik berhenti sampai sini deh :3 drpd ceritanya makin ngawur dan ngebosenin kan kurang enak jga🙂
      skali lagi makasij udh mau baca

  15. Erlyna fitri July 4, 2014 / 2:25 AM

    Daebak terusin lagi dong , kurang puas bacanya😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s