[Twoshot] Verxes Blue (2/2) END

Verxes Blue

Presented By

CHO HIKA

Main Cast(s) : Oh Sehun and Choi Sooyoung | Support Cast(s) : Kwon BoA, Cho Kyuhyun, Kwon Yuri, Dennis Kane and other… | Genre : Fantasy, Romance, Action, Adventure and Life | Rating : PG | Length : Twoshot (2nd Shot)

Disclaimer :

PLOT and POSTER are MINE !

A/N : Sorry for bad fic.

Recommended :

“Aku terjebak dalam ilusi fantasimu.” (EXO – Heart Attack)

*

 

Sehun baru saja keluar dari ruang pribadi ButterflyBoss. Peluhnya bercucuran dengan sangat deras. Entah apa yang membuatnya menjadi seperti ini. Sebenarnya ada apa?

 

Jawabannya, tak ada satu orang pun yang tahu!

 

Tapi dengan sikapnya yang seperti ini, kita semua tahu! Ada yang ia sembunyikan.

 

“Sudah selesai Tuan Oh?” Tanya pengawal dari Kerajaan Butterfly yang tengah berjaga didepan ruang pribadi milik ButterflyBoss.

 

Ne.” Jawab Sehun masih dengan peluh bercucuran serta tubuh yang gemetaran.

 

Satu langkah diambil oleh sang pengawal. Niatnya untuk memasuki ruangan pribadi ButterflyBoss tiba-tiba tertunda karena sebuah halauan tangan dipergelangan tangannya. Itu tangan milik Oh Sehun!

 

ButterflyBoss mengatakan padaku bahwa ia sedang tidak ingin diganggu. Jadi kau tidak perlu masuk kedalam. Beliau pasti ingin sendiri agar pikirannya lebih rileks.” Seru Sehun.

 

Sang pengawal nampak diam sejenak. Namun sepersekiandetik berikutnya ia kembali ke posisi awalnya. “Baiklah, saya mengerti Tuan.”

 

Sehun bernepas lega. Satu ganjalannya telah terselesaikan. Lalu bagaimana dengan ganjalan lainnya?

 

“Aku pergi dulu.” Koor Sehun yang langsung berjalan dengan langkah secepat mungkin.

 

Ditengoknya pengawal yang tadi. Dan apa yang terjadi?

 

Astaga! Bekas pegangan tangan Sehun dilengan pengawal tersebut telah meninggalkan tanda.

 

Oh Sehun! Matilah kau!

 

Flashback ON

 

“Masuklah kemari wahai Butterfly Sehun.” Seru ButterflyBoss sumringah.

 

Sehun melangkah dan terus melangkah menapaki tangga yang menghubungkan pintu dengan ruang pribadi ButterflyBoss.

 

Serba biru! Dari mulai benda yang dikenalnya sampai benda yang tidak diketahuinya, semuanya berwarna biru.

 

“Jadi ButterflyBoss menyukai warna biru?” Buka Sehun.

 

“Iyaa sebenarnya tidak juga. Hanya saja naluriku yang senada membuatku begini. Biru.” Jawab ButterflyBoss yang kemudian duduk di singgahsana nya.

 

“Maaf sebelumnya, tapi apa maksud dan tujuan ButterflyBoss memanggilku kemari? Apa aku melakukan kesalahan lagi? Aku rasa tidak.”

 

ButterflyBoss tersenyum. Sepolos inikah manusia berkulit putih pucat ini?

 

“Tentu saja tidak. Justru aku ingin memberimu penghargaan atas kesuksesan kinerjamu.”

 

Sehun tidak mengerti. Mungkin maksudnya adalah kesuksesan usai menyadarkan seorang wanita bernama Choi Sooyoung.

 

“Ku beri kau penawaran. Tapi kau harus pikirkan matang-matang ya?” Seru ButterflyBoss memecah lamunan Sehun.

 

Sehun hanya mengangguk dan membiarkan ButterflyBoss melanjutkan pembicaraannya.

 

“Kuberi kau satu permintaan. Apapun itu, akan kukabulkan.”

 

Deg!

 

Kesempatan!

 

Oh Sehun, pikirkan matang-matang!

 

“Aku ingin melihat Verxes Blue dari dekat. Sangat dekat.” Jawab Sehun sekenanya.

 

Astaga! Ini pasti karena jiwa maniak kupu-kupunya muncul gara-gara melihat benda serba biru yang mengingatkannya pada awal masalah yang membuatnya sampai di ButterflyWorld.

 

“Baiklah.” Seru ButterflyBoss.

 

Sehun terus membuka matanya. Melihat kejadian mengesankan dihadapannya. Boss-nya.

 

Itulah Verxes Blue, si ButterflyBoss.

 

ButterflyBoss adalah jelmaan dari kupu-kupu berjenis Verxes Blue.

 

Dan ButterflyBoss pulalah yang dilihat Sehun di dekat Iglo, dahulu.

 

“Kau?” Ucap Sehun.

 

“Akulah satu-satunya Verxes Blue yang tersisa.” Jawab sang Verxes Blue yang ternyata adalah ButterflyBoss. “Kau ingin melihatku dari dekat kan? Sekarang buka tanganmu agar aku dapat hinggap disana.” Lanjutnya.

 

Merasa ini adalah hal yang menakjubkan, dan selagi Sehun dapat melihat hewan incarannya selama ini, lantas Sehun menurut untuk membuka telapak tangannya. Dan disanalah Verxes Blue hinggap.

 

Sehun mendekatkan tangannya pada sorot matanya. Diamatinya kupu-kupu berjenis Verxes Blue itu. Indah! Sangat!

 

Greppp.

 

Bodohnya Sehun meremas Verxes Blue itu hingga cairan hijau kebiruan dari tubuh Verxes Blue mengalir ditelapak tangannya.

 

“Astaga! Apa yang telah ku lakukan?”

 

Sehun panik.

 

Memang ini salahnya, tapi ini kenyataan yang berakibat fatal. Dan kenapa juga harus terjadi padanya?

 

Alasannya bukan yang lain lagi. Ini sebenarnya bukanlah tindak kesengajaan. Hanya saja tiap kali Sehun mengingat Verxes Blue, ia ingin sekali membuangnya atau dengan kata lain membuatnya menghilang. Karena atas nama Verxes Blue lah yang membuat hidupnya berubah. Dari manusia biasa, menjadi siluman kupu-kupu.

 

Dilemparnya asal bekas remasannya itu. Dan dengan gemetaran serta peluh yang bercucuran, Sehun memberanikan diri untuk pergi dari tempat itu segera.

 

Flashback OFF

 

Other side …

 

Eomma, kupu-kupu ku hilang.” Adu seorang gadis cantik yang masih mengenakan baju kerjanya.

 

Namanya Choi Sooyoung. Masih ingat dia kan?

 

Malam ini ia baru saja pulang kerja. Dan beginilah setiap harinya. Setiap sampai dirumah, ia akan langsung mengecek hewan peliharaannya. Yaitu kupu-kupu pemberian Sehun yang ia taruh di aquarium yang sudah dimodifikasi tentunya.

 

“Lihat dengan benar. Siapa tahu kupu-kupu mu bersembunyi.” Jawab eomma Sooyoung.

 

Sooyoung semakin panik. Bagaimana kalau kupu-kupunya benar-benar hilang? Tidak ada lagi kenangan dari Sehun. Menyedihkan.

 

Eomma, lihat ini! Bagaimana bisa ada lubang disini? Siapa yang melakukannya?”

 

Setelah cukup serius mengamati aquarium peliharaannya, itulah yang ia dapati. Sebuah lubang dengan bulat sempurna terbentuk dibagian belakang aquarium.

 

“Iya, bagaimana bisa?” Timpal eomma Sooyoung.

 

Brak.

 

Dilemparnya tas kerja milik Sooyoung ke sofa. Lalu Sooyoung bergegas mengecek jendela. Diluar sana..  Dilangit sana…

 

Banyak kupu-kupu beterbangan melewati pohon-pohon sekitar jalanan di komplek Sooyoung.

 

‘Apa kupu-kupu juga melakukan migrasi?’ Batin Sooyoung.

 

Merasa penasaran, Sooyoung bergegas keluar dan mengikuti terbangnya kupu-kupu tersebut. Dan yeah! Kupu-kupu itu berhenti tepat ditaman dekat Pohon tua.

 

Sooyoung mengintip dari sudut lainnya. Entah rasa penasaran yang datangnya dari mana.

 

Kupu-kupu itu membuat formasi lingkaran penuh. Kemudian ada satu kupu-kupu yang keluar dari formasi itu. Itu! Kupu-kupu yang keluar dari formasinya itu adalah kupu-kupu peliharaan Sooyoung.

 

Brash!

 

Formasi itu mendorongkan banyak kupu-kupu menghantam batang pohon tua tersebut.

 

Satu, dua, tiga. Yeah!

 

Terbentuklah lubang besar berwarna-warni di batang tubuh pohon tua itu.

 

Dan seketika formasi itu beterbangan berhamburan kembali.

 

Hanya tinggal satu!

 

Kupu-kupu…

 

Yang tiba-tiba berubah menjadi gadis cantik.

 

Lantas ia menerobos pelan lubang tersebut.

 

Sooyoung?

 

Tentu saja dia ikut! Selagi lubangnya belum tertutup.

 

Dihadapkannya Sooyoung pada sebuah tempat yang sangat asing baginya.

 

Langit kelabu, pohon dimana-mana, gelap, dingin, basah. Menyeramkan.

 

Dan kemana perginya gadis tadi?

 

Jadilah Sooyoung sendirian.

 

*

 

Hanya satu tempat yang bisa dipakai berlindung oleh Sehun. Disanalah Hutan Auburn. Hutan yang dikatakan terlarang.

 

Auuu~

 

Begitu suara yang menyambutnya kala ia memasuki Hutan Auburn.

 

Seram memang, tapi mau bagaimana lagi?

 

Sehun yang mencari mati !

 

Tapi hendak kemana dia?

 

Sehun’s POV

 

Sial!  Apa yang membawaku kemari? Verxes Blue haha?! Tidak lucu!

 

Hanya karena itukah aku harus rela sampai kemari? Ditempat seperti ini apa yang bisa kulakukan? Aku rasa aku akan mati perlahan-lahan disini.

 

Criik.. criiik..

 

Suara air? Apa ada pemukiman disini?

 

Coba kutelusuri saja.

 

Astaga! Hanya sungai.

 

Aku bahkan tidak pernah tahu bahwa ada sungai disini. Bahkan airnya sangat jernih.

 

Selagi iseng, lebih baik aku mengikuti alirannya saja.

 

Other side …

 

Normal’s POV

 

ButterflyBoss tidak ada!” Seru salah satu pengawal kerajaan.

 

“Tidak ada bagaimana?” Timpal yang lainnya.

 

ButterflyBoss, maksudku Verxes BlueBoss mati!”

 

“APA?!”

 

“Pasti dia!”

 

“Siapa?”

 

“Oh Sehun!”

 

Other side …

 

Brrrr.

 

Sooyoung membasuh mukanya kasar. Apa yang dipikirkannya benar-benar membuatnya pusing. Kupu-kupu, gadis misterius, lubang aquarium, agh!

 

Srt.

 

Seseorang lewat dari belakang Sooyoung dengan secepat kilat.

 

Apalagi ini? Suasananya memang sedikit menyeramkan tapi haruskah ada.. ?

 

“Hai!” Sahut gadis jelmaan kupu-kupu peliharannya tiba-tiba.

 

“HUWAAA~” Sooyoung terlonjak dan tercebur kedalam sungai.

 

Alirannya deras sekali dan sungainya dalam!

 

Sooyoung! Dia tidak ingin mati konyol.

 

Disisi lain terdapat Sehun yang menyadari akan kehadiran orang lain dihutan ini. Kebetulan ia tidak jauh dari tempat Sooyoung tercebur. “Sooyoung?!” Ucapnya dengan nada terkejut.

 

Tidak ada pikiran lain dalam otaknya selain menyelamatkan Sooyoung sekarang juga!

 

Tapi bagaimana?

 

Sehun keduluan oleh makhluk asing.

 

Seekor kupu-kupu raksasa menarik Sooyoung keluar dari sungai dan membawanya terbang entah kemana. Sial!

 

*

 

Berjalan dan terus berjalan. Oh Sehun. Dia tidak tahu arah. Tapi ia harus menemukan Sooyoung! Ia sendiri berpikir tentang apa dan bagaimana bisa Sooyoung berada di ButterflyWorld ?

 

Jadi beginilah keadaannya sekarang. Hanya dengan mengikuti nalurinya, Sehun berharap bahwa ia dapat menemukan Sooyoung.

 

Dan dewi fortuna memihak padanya.

 

Dilihatnya sosok siluet tubuh Sooyoung yang terkapar lemas diatas tanah.

 

Hampir saja Sehun melangkah menghampirinya, tapi…

 

Ada sosok kupu-kupu raksasa disana.

 

Bagaimana ini? Sehun, akankah dia?

 

Berpikir keras. Sehun mengambil bilah patahan batang pohon yang didapatnya cuma-cuma. Setelah siap, ia keluar menghadapi kupu-kupu raksasa.

 

Bak pahlawan ia memberanikan dirinya sendiri menantang maut.

 

Agregat.

 

Cukup sulit juga melawan objek yang berpuluh-puluh kali lipat besarnya dari tubuh kita. Sekali dipukul, tidak mempan. Maka butuh tenaga ekstra untuk ini.

 

Dan butuh otak!

 

Maka Sehun memancing pergerakan si raksasa agar mengggigit bilah batangnya hingga menjadi lebih runcing.

 

Yes! You know you got it. Oh Sehun!

 

Strategi satu finished. Masuk ketahap kedua.

 

Sreekk.

 

Pergerakan yang lincah dari seorang Oh Sehun yang baru saja merobek sayap tipis sang raksasa. Maka dengan mudahnya Sehun melancarkan aksi berikutnya.

 

Dengan mudah? Tentu saja!

 

Keseimbangan kupu-kupu akan hilang apabila salah satu sayapnya robek. Dan benilah jadinya.

 

Hanya tinggal menusuk tepat djantungnya, Sehun menang.

 

Dor. Dor.

 

Terlambat Oh Sehun! Belum sempat kau menjadi pahlawan seutuhnya, tapi kunci masalahmu datang.

 

Prajurit dari kerajaan Butterfly datang, untuk mencari Oh Sehun.

 

Lari Oh Sehun! Lari!

 

*

 

“Wahai para rakyat, kita harus menjatuhi hukuman setimpal untuk orang yang telah membunuh raja kita.” Seru salah seorang rakyat di pertemuan agung, penjatuhan hukuman Oh Sehun.

 

Disanalah lapangan besar ButterflyWorld digunakan untuk setiap acara besar Kerajaan. Termasuk menjatuhkan hukuman.

 

Mati.

 

Riuh dan ramai mungkin itulah klausa yang dapat menggambarkan keadaan kala itu. Tapi bagi Oh Sehun, inilah ujung hidupnya.

 

“Bakar saja dia!”

 

“Penggal saja kepalanya!”

 

“Rebus dia!”

 

“Jadikan dia mangsa singa!”

 

Berbagai asumsi terdengar samar-samar dari keramaian rakyat yang pada intinya tidak terima bahwa dunianya akan seperti ini. Kacau tanpa pemimpin.

 

“Kau mau pilih yang mana? Dibakar, dipenggal, direbus atau dimangsa Singa?” Kata pengawal yang memegangi tangan Sehun.

 

“Terserah kalian saja.” Jawab Sehun Pasrah.

 

“Baiklah, mari kita saksikan bagaimana Singa melahapnya hidup-hidup!” Koor sang pengawal.

 

“Ya! Ya! Ya!” Jawab rakyat serempak.

 

*

 

“Masuk!” Perintah sang pengawal pada Sehun yang dipaksa masuk ke arena gladiator.

 

Maka dengan lemas Sehun memasuki arena pertarungan mautnya.

 

*

 

Langkah demi langkah Sehun ambil dengan penuh ketegaran. Seandainya saja ia benar mati, ia harap seluruh rakyat dapat memaafkannya. Tak perduli persetan tentang dirinya sendiri. Karena Sehun sendiri sadar bahwa setiap tindakan pastilah mengemban tanggung jawab.

 

Tepat sekali. Kala Sehun sudah memasuki arena, sorak sorai rakyat ButterflyWorld yang berbondong-bondong datang untuk menyaksikan peristiwa ini terdengar dari setiap sudut.

 

Semuanya terpancing emosi. Semuanya kesal. Semuanya menginginkan Oh Sehun cepat mati.

 

Tapi tidak bagi Sooyoung, BoA dan Yuri.

 

Ya! Ketiga wanita ini kini tengah berada tepat dimenara arena.

 

Hebat sekali bukan?

 

Kenyataannya, hanya keluarga Raja yang datang menempati tempat itu. Tapi mari kita lihat apa yang terjadi disana.

 

Pertarungan dimulai.

 

Singa besar tengah dikeluarkan dari tempat persembunyiannya. Dan Sehun – yang lebih kecil dari Singa – tersebut masih berdiri lemas. Kakinya gemetar. Jaringan penyokong pada tulangnya mungkin shock, tegang, atau apalah itu. Yang jelas, bagi Sehun adalah berdiripun dapat membuatnya terlihat kuat.

 

GROWL~

 

Singa meraung dahsyat dan Sehun terus memanjatkan do’a pada Tuhan. Dan dalam lubuk hatinya, Sehun tak pernah melepas kata maaf.

 

“Bagaimana ini?” Ucap Sooyoung panik sambil menggigit bibir bawahnya sendiri.

 

“Tenanglah~ Kita lihat saja.” Sahut Yuri.

 

Siapa Yuri? Yeah! Yuri adalah nama dari jelmaan kupu-kupu peliharaan Sooyoung. Dia cantik dan sangat baik pada Sooyoung. Sooyoung yakin, ini semua pasti karena perlakuannya sendiri yang selalu baik dalam memperlakukan segala makhluk – semenjak ia diberi pelajaran oleh Sehun.

 

“Pokoknya jangan sampai kau terbawa emosi. Tahan saja dan kita tunggu disini.” Timpal BoA, sang ButterflySunbae.

 

Singa itu berlari memutari Sehun yang berdiri tepat ditengah arena.

 

Mencekam. Sehun masih berani membuka matanya untuk melihat pergerakan sang raja hutan. Siapa yang tahu kalau ini bukanlah ajalnya. Siapa tahu dewi fortuna masih memihaknya. Dan siapa tahu Tuhan mendengar do’anya.

 

Tap. Tap. Tap.

 

Singa itu dengan cepat berlari dengan titik fokus ‘Sehun’.

 

Tak sanggup melihat kenyataan, Sehun – dan Sooyoung juga – menutup matanya.

 

Seketika tempat  yang riuh itu menjadi hening.

 

Dibukalah kelopak mata Sehun atas perintah otaknya. Dan ditatapnya Singa yang membelakanginya.

 

Ada apa ini? Singa itu tidak ingin memangsa Sehun?

 

Singa itu justru dengan sendirinya masuk ketempatnya semula.

 

‘Sehun’ Seru Sooyoung lirih.

 

Dibelainya punggung Sooyoung oleh Yuri yang tidak tega melihat Sooyoung seperti kehilangan semangat.

 

Sehun belum bisa bernapas lega. Satu singa tidak mempan, para pengawal Kerajaan justru memasukkan banyak ekor Singa kedalam arena. Dan hasilnya masih sama. Semua singa itu menjauh dari Sehun.

 

Dan apakah Sehun sudah dapat bernapas lega? Tidak! Arena justru semakin sengit ketika para rakyat tidak dapat menerima kenyataan. Dan justru mereka melempari Sehun dengan sampah. Kurang ajar sekali mereka.

 

“Cukup.”

 

Suaranya memang sangat datar. Apalagi yang bersuara adalah wanita. Api tak ada yang menyangka bukan? Bahwa suara tersebut dapat menghentikan aksi gila para rakyat yang masih tidak dapat menerima kenyataan.

 

Dialah ButterflySunbae. Yang kita sebut Menteri dalam dunia nyata.

 

Butterfly-BoA? Dia datang?” Seru samar-samar suara rakyat.

 

Akhir-akhir ini memang sangat sulit untuk menemui ButterflySunbae. Entah mengapa ia menghilang begitu saja. Tapi sebelumnya ButterflySunbae – atau kita sebut BoA saja – meninggalkan catatan kecil yang mengatakan bahwa dirinya pergi untuk menerjemahkan kudo – semacam prasasti – yang ia temukan tepat dipusat labirin Kerajaan.

 

“Seenaknya saja kalian mengambil keputusan sendiri. Kalian tahu bukan, bahwa kedudukan tertinggi setelah ButterflyBoss adalah ButterflySunbae? Dan beginikah sikap dari rakyat ButterflyWorld? Kemana sikap tenang dan damai yang sudah diterapkan sejak berabad-abad lalu? Jadi hentikan permainan ini.”

 

Sehun bingung. Entah bagaimana perasaannya sekarang. Melihat ButterflySunbae yang tiba-tiba saja masuk ketengah arena dan membelanya membuat pertahanan dirinya sedikit demi sedikit memulih, menjadi lebih baik. Tapi tetap saja, rasa bersalah menghantuinya.

 

“Aku baru saja selesai bermeditasi di Hutan Auburn untuk menerjemahkan kudo yang kudapat dilabirin kerajaan. Dan ternyata tulisan dalam kudo tersebut menggunakan bahasa manusia. Kebetulan sekali..” BoA melirik ke atas untuk melempar pandangan pada satu sosok, Sooyoung. “Aku bertemu manusia yang bersedia membantuku.” Lanjutnya.

 

‘Sooyoung?’ Sehun semakin bingung. Cukup terkejut ia mendapat kenyataan yang sama sekali tidak dimengertinya.

 

“Bagaimana dia bisa ada disana?”

 

“Hey! Itu tempat ButterflyBoss !”

 

“Jadi ada manusia disini?”

 

Asumsi rakyat yang terdengar begitu jelas itu membuat BoA sedikit kesulitan dalam menceritakan segalanya.

 

“Sekarang semuanya berkumpul di Lapangan Amblou, akan kusuruh pengawal untuk menjelaskan semuanya. Tapi sebelumnnya aku akan sedikit berbicara dengan pria ini, Oh Sehun.” Tegas BoA.

 

Keadaan semakin sulit. Rakyat bingung, Sehun pun begitu.

 

*

 

“Sehuuun~” Sooyoung berhambur dalam dekapan Sehun. Dipeluknya erat-erat pria tampan itu. “Kita bertemu lagi.” Tambah Sooyoung.

 

Sehun diam.

 

Diam bukan berarti tidak merasakan apa-apa.

 

Sehun diam karena ia tidak lagi dapat berkata-kata.

 

Sooyoung yang merasa seperti tidak direspon, justru membelai wajah Sehun lembut. “Tenanglah~ Butterfly BoA akan membantumu.”

 

Sehun menghela nafasnya. “Aku tahu.”

 

Sooyoung terkekeh. Inilah kalimat pertama yang keluar dari mulut Sehun setelah pertemuannya yang lalu.

 

“Aku harap ini semua akan cepat selesai.”

 

“Ya.”

 

*

 

“Perhatian! Perhatian!” Seru pengawal kerajaan.

 

BoA menopang tangannya didepan dada, Yuri bersikap tenang dihadapan rakyat, Sooyoung memegangi tangan Sehun erat dan Sehun menunduk lesu.

 

Pengawal mengambil satu langkah depan. Dibacakannya pesan yang ditulis BoA. Didalamnya berisi penjelasan tentang sebab-musabab ButterflyWorld yang berantakan. Hingga sampai pada bagian akhirnya, semua rakyat terdiam. Dan keputusan sudah diambil. Happy ending.

 

Flashback ON

 

“Ngeuh~” Lenguhan Sooyoung yang melihat Sehun bertarung hebat dengan kupu-kupu raksasa yang menolongnya terdengar sangat pelan.

 

Sooyoung berari renang. Tapi nama Sooyoung bukan berarti bisa berenang.

 

Barusaja Sooyoung hamper khanyut dalam sungai yang debit airnya cukup tinggi.

 

Dor. Dor.

 

Sooyoung mendengar suara itu. Suara pistol yang ditembakan entah oleh siapa.

 

Seketika Sehun langsung berlari dan hanya tinggal Sooyoung dan sang kupu-kupu raksasa itu disana.

 

Sooyoung berusaha sekuat tenaga untuk mengumpulkan seluruh tenaganya. Ia harus bangkit. Tidak mungkin ia hanya pasrah ditempat yang bahkan ia tak tahu dimana.

 

Maka dengan susah payah Sooyoung menopang tubuhnya dengan kaki jenjangnya. Ditatapnya iba kupu-kupu raksasa yang tengah terkapar. Kupu-kupu itu tidak dapat bangun lantaran kehilangan keseimbangan akibat satu sayapnya yang robek akibat ulah Sehun. Ditambah lagi beberapa luka dibagian tubuh kupu-kupu itu.

 

*

 

Sooyoung mondar-mandir menuju sungai dan tempat kupu-kupu itu berada. Sama sekali tidak ada rasa takut baginya. Sekarang ia hanya dapat membantu sang raksasa dengan menuruti permintaannya. Yaitu untuk membawakan air sungai murni di Hutan tersebut yang katanya dapat membuat kesembuhan bagi siapa saja yang menggunakannya.

 

Dari mana Sooyoung tahu? Tentu saja dari kupu-kupu itu sendiri. Berani betul. Sooyoung sama sekali tidak takut dengan si raksasa. Karena Sooyoung tahu bahwa raksasa yang satu ini baik. Hanya saja Sehun seperti salah menilai.

 

“Tolong basuh badanku dengan air itu, nona.” Ucap sang raksasa.

 

“Baiklah.”

 

Sungguh diluar praduga. Raksasa itu justru berubah menjadi gadis cantik. Hanya saja terlihat lebih dewasa dibanding Sooyoug sendiri.

 

“Terimakasih nona.” Sahutnya pelan.

 

Dengan wajah terkagum-kagum, Sooyoung mengangguk pelan. Dalam hati ia bergumam ‘Apakah ini mimpi? Ataukah ini nyata?’

 

“Sepertinya kau bukan warga ButterflyWorld. Kau tidak memiliki sayap.”

 

ButterflyWorld ? Sayap?”

 

Tepat! Dugaan sang jelmaan raksasa benar-benar tepat.

 

“Perkenalkan, aku BoA, ButterflySunbae.”

 

“Ah, aku Sooyoung. Apa katamu tadi? ButterflySunbae ?”

 

“Iya, akau yakin kau akan mengerti nanti.”

 

Sooyoung mengangguk pelan. Dilihatnya BoA yang tengah menggenggam erat sebuah materi yang tampak seperti batu. Dan ada coretan disana. “Itu apa?” Tanya Sooyoung.

 

BoA melirik benda yang ditunjuk oleh Sooyoung. Oh! Itu kudo. “Ini kudo, semacam prasasti. Sudah cukup lama aku bermeditasi, tapi tidak juga mendapatkan arti dari coretan disini.”

 

“Boleh aku melihatnya?”

 

“Tentu saja.” BoA memberikan kudo yang ia pegang. Dilihatnya Sooyoung yang serius menatap kudo tersebut. Dan ekspresi itu seperti mempertandakan sesuatu.

 

“Ada namaku disini. Ada nama Sehun juga. Ah! Nama siapa ini? Cho kyuhyun? Nyonya oh? Sebenarnya apa ini?” Tanya Sooyoung heran.

 

“Kau mengerti arti coretan itu?”

 

“Ya, tentu saja. Ini hangul, apa kau tidak tahu?”

 

Hangul ? Siluman kupu-kupu seprti kami tidak menggunakan tulisan seperti itu. Jadi tolong bantu aku.”

 

Great ! Diartikannya satu persatu frasa yang tertulis disana. Dan beginilah..

 

“Choi Sooyoung, leher dari Oh Sehun, anak dari Cho Kyuhyun. Generasi Verxes Blue dari Nyonya Oh.”

 

“Kau mengerti maksudnya?” Tanya Sooyoung pada BoA.

 

“Choi Sooyoung, kau?”

 

Nae ?”

 

“Kau mengenal Sehun?”

 

“Iya, dia yang telah meluruskan hidupku.”

 

“Cho Kyuhyun, kau mengenalnya?”

 

“Tidak.”

 

“Sehun pasti tahu.”

 

Sooyoung dan BoA saling menatap.

 

“Aku mengerti. Terimakasih Sooyoung.” Ucap BoA sumringah.

 

Flashback OFF

 

“Jelaskan pada kami apa maksud dari kudo itu!”

 

“Iya! Iya!”

 

Riuh rakyat ButterflyWorld.

 

Sekarang BoA yang maju satu langkah. Kemudian ia memberikan gesture yang memerintah agar Sehun dan Sooyoung ikut maju selangkah.

 

“Siapa nama ButterflyBoss ?” Tanya BoA pada rakyat.

 

“Cho Kyuhyun.” Jawab rakyat serempak.

 

Sehun terkejut. Rasanya sangat tidak asing dengan nama itu. Padahal sebelumnya, ButterflyBoss selalu enggan memberitahukan namanya pada Sehun.

 

“Oh Sehun, anak dari Cho Kyuhyun.” Tegas BoA.

 

Semua mata membulat sempurna. Karena..

 

Kalau betul Oh Sehun anak dari Cho Kyuhyun, itu artinya kekuasaan ButteerflyBoss akan jatuh ketangan Oh Sehun. Pantas saja!

 

Singa bahkan tidak sudi memangsa Sehun. Karena biasanya, darah keturunan orang-orang besar itu berbeda dengan darah rakyat biasa. Dan itulah sebabnya..

 

“Sehun, boleh kami tahu marga ibumu?” Tanya BoA pada Sehun.

 

“Oh.” Jawab Sehun singkat dan datar.

 

“Generasi Verxes Blue dari Nyonya Oh.” Tegas BoA.

 

Semakin terkejutlah para rakyat. Karena kenyataannya, Verxes Blue adalah jenis raja yang akan memimpin. Dan itulah, Oh Sehun.

 

“Choi Sooyoung.” Lanjut BoA.

 

Nae ?”

 

“Kau adalah penggerak Sehun.” Jawab BoA.

 

“Apa?” Tanya Sooyoung bingung.

 

“Raja adalah kepala, dan ratu adalah lehernya. Raja mungkin bekerja, tapi ratu yang menggerakkannya.” Lanjut BoA.

 

“Hormat kami Raja dan Ratu. Maafkan hamba.” Sembah para rakyat yang memohon ampunan pada Sehun.

 

“Tunggu dulu!” Ucap Sehun. “Aku bahkan tidak pernah mengetahui siapa ayahku. Dan kau bilang ayahku adalah Cho Kyuhyun, ButterflyBoss ?”

 

BoA menepuk pundak Sehun. “Ayahmu juga mengalami hal serupa berabad-abad silam. Hanya saja, ratunya kembali ke dunia, tidak disini.”

 

Sehun runtuh. Pertahanannya cukup sampai disini. Ia menangis bercucuran airmata. Ia sadar, ia merasa ada yang aneh pada dirinya, dan ternyata ini hanyalah soal generasi. Dan yang paling parah, Sehun harus menerima kenyataan yang menyatakan bahwa ia telah membunuh ayahnya sendiri.

 

“Tidak perlu bersedih. Ini semua adalah takdir.” Ucap Sooyoung lembut sambil mengelus punggung Sehun lembut.

 

Sehun berbalik arah, tepat mengahadap Sooyoung. “Apakah ratu-ku juga akan kembali ke dunia?” Tanya Sehun pada BoA.

 

“Tegantung keputusan ratumu.”

 

Sehun panik. Ia takut kalau-kalau Sooyoung lebih memilih dunianya ketimbang dirinya.

 

Dan benar saja. Sooyoung memilih dunianya, dan Sehun mengerti betul akan hal ini.

 

Kasihan ~

 

*

 

EPILOG

 

Perpustakaan Kota memang selalu sepi. Mayoritas orang akan lebih memilih Mall atupun Departement Store daripada Perpustakaan. Tapi tidak bagi Sooyoung. Designer yang merangkap sebagai penulis ini sudah biasa mampir kemari. Biasanya ia mencari bahan untuk objek tulisannya disini. Dan entah kenapa hari ini ia terlihat rindu kala membuka laptopnya yang menunjukkan folder bertuliskan “Butterfly Boy”. Karya fiksinya yang belum lama dirilisnya itu sukses besar berkat pengalaman nyatanya. Dan yang ia rindukan bukan soal suksesnya, tapi Sehun nya!

 

Selagi tidak ada kegiatan, Sooyoung iseng menelusuri perpustakaan terbesar di Kota Seoul itu. Langkahnya membawanya pada satu rak yang berisikan buku-buku tentang ‘Tokoh’. Matanya langsung membulat ketika ia melihat satu buku bertuliskan “Insinyur, Maniak dan Misterius Verxes Blue”. Sooyoung tahu apa isi didalamnya. Maka ia mengambil buku itu dan membukanya.

 

Halaman demi halaman. Dimulai dari Intro, sampai ke titik masalah. Oh sehun. Begitu tulisannya.

 

“Namanya bahkan sampai dimuat dibuku.” Gumam Sooyoung.

 

Merasa mendapat kesempatan yang bagus, Sooyoung tentu memanfaatkannya dengan baik.

 

Di halaman berikutnya terdapat satu lembar foto close up Sehun semasa kuliah. Dirobeknya satu halaman itu, dan ia lipat menjadi lipatan kecil yang ia taruh disaku blazer nya.

 

Segera ia meletakkan kembali bukunya kemudian membereskan laptopnya lalu pergi keluar dari perpustakaan tersebut.

 

“Buru-buru sekali nona Choi” Sapa Sungmin, penjaga perpustakaan.

 

“Iya, aku sedang ada urusan.” Jawab Sooyoung sekenanya.

 

Tidak tahu kan kalau Sooyoung tengah berusaha melarikan diri sehabis mencuri halaman pada buku perpustakaan? Ck,

 

.

Dijalan, Sooyoung mengambil lipatan kertas foto Sehun. Dipandangnya foto itu dengan seksama. Dan tes! Satu air mata membasahi pipinya. “Aku merindukanmu.”

 

Cepat-cepat disekanya airmata itu, dan gadis itu kembali ceria untuk menyemangati dirinya sendiri. “Bodoh! Aku yang memilih kembali kesini. Kenapa aku menangisi yang disana? Lagipula aku yakin kalau Sehun akan mengerti mengapa aku lebih memilih duniaku.”

 

Ya, seperti yang kita ketahui. Awal perjumpaan Sehun dan Sooyoung adalah didunia nyata, dunia manusia. Dan kala itu Sooyoung dipelajaran akan makna hidup. Akan rasa pengertian terhadap orang tersayang, ibu.

 

Sooyoung sendiri berpikir. Untuk apa gunanya Sehun memberi pelajaran kala itu kalau tidak untuk dipelajari?

 

Sooyoung sudah mendapat penjelasan dari Sehun. Dan itu artinya, sudah jelas hidupnya didunia. Dunianya, bukan ButterflyWorld.

 

Bugh!

 

Sooyoung menabrak seseorang. Ah! Ini pasti gara-gara melamunkan masa-masa fantasinya.

 

Mianhamnida. ” Seru Sooyoung sambil membungkuk serendah mungkin.

 

Tidak ada respon.

 

Ternyata Oh Sehun yang telah menbrakan diri(?) dengan Sooyoung. Ia menatap Sooyoung dalam, tapi tidak bagi Sooyoung. Karena Sooyoung justru menunduk menghindari untuk berpandangan langsung dengan Oh Sehun.

 

“Lihat aku.” Perintah Sehun.

 

“Tidak.” Jawab Sooyoung.

 

“Kau tidak merindukanku?” Tanya Sehun.

 

“Tidak.”

 

Sehun berbalik. Tidak seharusnya ia melakukan ini. Bodoh sekali! Sekarang lihat kan? Tidak ada hasilnya!

 

‘Padahal aku sangat merindukanmu. Ingatkah saat kau memanggilku manja dan berhambur dalam dekapanku?’ Batin Sehun sakit.

 

“Aku ingat.”

 

Sooyoung. Sepertinya sekarang ia sudah bisa mendengar kata hati orang lain – seperti Sehun dulu.

 

Sehun kembali berbalik arah menatap indahnya makhluk dihadapannya.

 

“Sehuuunn~” Seru Sooyoung manja dan langsung mendekap Sehun erat.

 

Rasanya mereka tidak ingin melepaskan pelukan antar satu sama lain. Terutama Sooyoung yang kini kembali menitikan airmata dipundak Sehun.

 

Gubrak.

 

Sooyoung terjatuh dari tempat duduknya.

 

Ternyata hanya ilusi. Mimpi diperpustakaan.

 

Jadi dia tertidur?

 

Iya.

 

Yang tadi itu Sooyoung justru memeluk erat kursi dihadapannya sampai ia terjatuh.

 

Noona tidak apa-apa?” Ucap seorang bocah laki-laki kecil.

 

Sooyoung tersenyum getir, kemudian ia segera bangkit dan kembali duduk dikursinya.

 

Noona Sooyoung ya? Yang menulis buku berjudul Butterfly Boy itu kan?” Tanya bocah itu antusias.

 

“Iya.” Ucap Sooyoung seraya mengelus-elus kepalanya yang sakit karena terbentur saat terjatuh tadi.

 

Noona, waah senang sekali dapat bertemu dengan noona. Dennis sangat menyukai buku itu loh noona ! Ini liat deh! Dennis selalu bawa buku ini kemana-mana. Kata eomma, buku ini sangat bagus. Jadi Dennis suka deh!”

 

Sooyoung tersentuh. Bahkan anak kecil sudah dapat memberikan pendapat atas karyanya. “Memangnya Dennis sudah bisa membaca? Noona lihat Dennis masih kecil.” Sahut Sooyoung sambil mengusap puncak kepala bocah bernama Dennis tersebut.

 

“Dennis dibacain sama eomma. Terus Dennis suka. Terus Dennis sekarang lagi belajar baca loh noona !”

 

“Anak pintar. Rajin-rajinlah selagi kau masih kecil.” Ucap Sooyoung lembut.

 

“Oh ya noona, Dennis mau nanya. Dennis sekarang ada di fase apa?”

 

Deg!

 

Pertanyaan itu pernah Sooyoung tanyakan pada Sehun.

 

Argh! Semakin membuatnya tidak bisa lepas dari Sehun saja!

 

“Sampai kapan aku akan terjebak dalam ilusi fantasimu, Oh Sehun?”

 

END

 

Huwaa~ maaf banget ini maaf banget seriusan deh maaf banget T.T aku pernah bilang kan kalo 2nd shot bakal full SooHun moment. Eh tapi apadaya malah jadi kaya gini. Huwa maaf banget ya aku ngecewain u.u

Pribadi aku sendiri sih lebih nekanin genre fantasi family nya biar ketara, eh malah romance nya mudar -_-

Yasudahlah, sudah terlanjur😀

Hayuk ah! Harus pada komen pokonya😀

 

LOVE,

HIKA

47 thoughts on “[Twoshot] Verxes Blue (2/2) END

  1. annisahika October 15, 2013 / 9:37 AM

    Reblogged this on hikavirgonis and commented:

    Verxes Blue udah ada nih🙂 maaf banget kalo ngecewain :’)

  2. elisayoonaddict October 15, 2013 / 10:39 AM

    Happy ending or Sad ending?
    Mollayo~ hanya penulis yang tahu..

    Sedih sih disini Sehun ditinggalin Soo,knapa Soo malah pilih dunianya sih dibanding jd ratunya Sehun? dan ga banyak SooHun moment disini,.

    btw hika..aku aga ga paham sama alurnya,boleh minta Sequel?

    • annisahika October 18, 2013 / 8:48 PM

      ini bisa dibilang sad ending sih un. Soalnya romantisme yang seharusnya berakhir bahagia, malah terpisah diantara duadunia(?)
      back to the butterfly boy, karena sooyoung gamau ngecewain kehidupannya yang bisa dibilang udah ngelewatin fase kontempilasinya. Iya emang un, entah kenapa sekarang aku susah bikin momen” gitu -_-
      emang susah sih kalo nyalurin imajinasi dalam bentuk tulisan. Ini kan genre fantasy, jadi reader harus buka daya imajinasi selebar-lebar mungkin untuk bisa ngerti. Oke, sequel pasti🙂

  3. AnnHie October 15, 2013 / 2:15 PM

    HUUEE,nyeseknya~
    Aku gx tega liat sehun yang ditinggal dan gx tega liat soo yg terjebak didalam situasi seperti itu.apalagi saat soo unni mimpi itu,serasa air mataku ingin menangis saat itu juga… *PLAAK*
    Aku kira akan happy ending dan soohun bersatu,ternyata mereka terpisah. It’s sad ending,hika eonni~
    Give me a sequel,please?? Jebal~ *bbuing bbuing /authorkabur/*

    • annisahika October 19, 2013 / 6:29 PM

      /kasih obat asma/ (?)-_-
      kamu gatega, tapi authornya tega *kejambanget*😀
      nih aku kasih tisu deh wk😀
      hehe mianhae saeng /deep bow *ngajak SooHun/
      oke, tinggal tunggu aja🙂

      • AnnHie October 19, 2013 / 7:39 PM

        jinja? Ada sequelnya? Ahhh~ gomawo,hika eonni,, /pelukauthor/

  4. cica October 15, 2013 / 4:13 PM

    next bikin soohun lagi🙂

  5. HyoSoo03 October 15, 2013 / 5:55 PM

    THOR BIKIN SEQUELNYA!!!!!! >,,,,< /eyes puppy/
    ffnya daebak thor^^ bikin sequelnya ya thor, sequel jebbal~ :3

    • annisahika October 19, 2013 / 6:34 PM

      iyaiya ><
      makasih"🙂 iya"🙂

  6. WINTERCHAN October 15, 2013 / 7:25 PM

    aaaa endingnya kurang greget aaa
    butuh sequel sumpah T.T
    hika eonni yang cantik, bikinin sequel dumse /bbuing bbuing/ /gwiyomi/ /puppy eyes/

    • annisahika October 19, 2013 / 6:35 PM

      aa masasih? ‘-‘)/
      duh dibilang cantik ^^ iyadeh buat kamu sayang {} wks😀

  7. Epanda October 16, 2013 / 4:42 PM

    Huaaaaaaa, keren!!!!!!😀

  8. winda October 16, 2013 / 6:06 PM

    Ini endingnya ngebingungin nih.. Sequel dong, please
    ….

    • annisahika October 19, 2013 / 6:38 PM

      dimana bingungnya? ‘-‘)/
      iya🙂

  9. winda October 16, 2013 / 6:09 PM

    Ini endingnya kurang gimana gitu, terus soohun momentnya dikit bnget.. Sequel dong, please
    ….

    • annisahika October 19, 2013 / 6:39 PM

      ah iyaya maap banget maap u.u
      iyaiyasip😉

  10. thelittleshikshin October 17, 2013 / 6:02 PM

    emang khas author ya bikin ending yang gantung:”D
    tapi keren lah*-* akhirnya semua terjawab:D

    • annisahika October 19, 2013 / 6:41 PM

      iya haha kan biar kaya drama” korea yang singkat episode, tapi bikin penasaran sampe akhirnya rating naek cuman buat lanjut ke season 2 *ini tumpuan tulisan aku* :3
      makasih ya makasih🙂 iyah, alhamdulillah yah *loh-_-

  11. @ayazahra_ October 17, 2013 / 6:30 PM

    Agak kurang ngerti *reader nya lemot* But overall, keren banget ceritanyaa.. Sayangnya Soo milih dunianya sendiri (?) Tapi bener-bener keren deh ceritanya. Ditunggu ff selanjutnya author ~

    • annisahika October 19, 2013 / 6:43 PM

      aduh /tepok jidat/ ayo dikembangin lagi daya imajinasinya biar kamu bisa masuk ke ceritanya🙂 makasih yaa ^^ sipokedeh🙂

  12. meilasari October 17, 2013 / 8:14 PM

    eoni wajib bikin sequel nih….
    soalnya crt.a masih gantung…
    hubungan soo eonni sama sehun oppa bener2 brakhir sampai situ doangkah…
    kuraaaaaaaaaaang bngt crt.a eonni…..
    T_T

    • annisahika October 19, 2013 / 6:49 PM

      wajib/? Hehe iyaiyadeh *peace😀

  13. sooyoungster EXO October 18, 2013 / 11:06 AM

    ending ya masih gantung thor….. butuh sequel nie thor
    please…… bikin sequelnya author# pasang puppy eyes

    • annisahika October 19, 2013 / 6:49 PM

      iya nanti aku buat🙂 nanti😀

  14. Choi HanRa October 20, 2013 / 10:12 PM

    endingnya gantung ..
    maunya Soo eon bersatu sama sehun ^^
    jebal bikin sequelnya ya chingu pleasee *puppyeyes~
    ditunggu karyamu yang lain chingu ^^

    • annisahika October 21, 2013 / 9:39 PM

      gapapa saeng😀 ending kan ga selalu sad or happy🙂
      iyaa pasti🙂

  15. tiara soohun yultao October 23, 2013 / 4:36 PM

    Buat lanjutannya , eon ! Buat soohun bersatu . Please …

    • annisahika October 24, 2013 / 10:54 PM

      mau banget ya soohun bersatu? *smirk *evil😀

      • soohun November 6, 2013 / 9:53 PM

        ya !!!! harus banget eon !

      • annisahika November 7, 2013 / 8:13 AM

        Hehe sip🙂

  16. wufanneey October 23, 2013 / 6:53 PM

    KEREN~!
    sempet kaget waktu ternyata butterflyboss nya itu verxes blue, yang ternyata ‘kebunuh’ sama sehun, yang ternyata adalah papahnya sehun, astaga…
    terus kaget juga ternyata sooyoung punya hubungan sama sehun, sebagai ratu apanya ya tadi lupa /plak/
    tapi sedih kenapa sooyoungnya gak milih sehun, malah milih tinggal di dunia.
    kan jadi tidak happy ending -3-

    • annisahika October 24, 2013 / 10:59 PM

      MAKASIH~!
      kamu kaget mulu -_- jantungan jangan” *plak😀
      coba tanyakan pada sooyoung ‘-‘)/
      hehe *nyengirkuda*😀

  17. chakyuyoungster November 12, 2013 / 10:54 PM

    Wuih -,- sbenernya agak kecewa kenapa soo dan hun gk nyatu -_- soo make acara balek ke dunia nyata lagi.

    Kan jd kurang lengkap kalo kagak nyatu xD
    hheheh

    mian ngebacot -,-

    Fighting🙂

    • annisahika November 14, 2013 / 4:47 AM

      Kan biar surprise gituu jiakakak xD
      Iya gapapa kok🙂
      Gomawo yaa ^^

  18. rifqoh wafiyyah November 29, 2013 / 6:12 PM

    Sad ending ne??huwaa..:'(
    Gk stuju..:(,bkin sequel’a dundd thor.,n’ tlong buat mrka bhagia..:)
    Daebak over all..:D

    • annisahika December 2, 2013 / 1:26 PM

      iya *nyengir* ditunggu aja yaa ^^

  19. SooYoung~ December 31, 2013 / 2:47 PM

    Keren eonni ..

  20. Fantasy Purple January 3, 2014 / 10:31 PM

    Chingu, tanggung jawab. Aku nangis nih. Mereka gak bersatu, dan itu nyesek banget buat aku. Kenapa Sooyoung gak milih dunia’nya Sehun aja ya😦 Daebak, ceritanya keren. Sangat berguna untuk pengetahuan. Di buat sekuelnya dong chingu. Aku mau ada jalan lain dimana Sehun dan Sooyoung bisa bersatu. Biar gak se-sesak ini bacanya -_- Ditunggu sekuelnya ya *kaloada* (•ˆ⌣ˆ•)

    • annisahika January 14, 2014 / 4:40 AM

      aku bisa tanggung jawab apa? O.o
      kenapa sooyoung gamilih sehun? kamu pasti udah tau jawabannya kan?🙂
      makasih hoho :3

  21. Syifa Aqilla March 3, 2014 / 1:48 PM

    kenapa ngerasa nge gantung gini ya T.T
    nice ff Cho Hika😉

    • annisahika March 8, 2014 / 6:06 AM

      Ah masasih? ;D gomawo sipoy eon :p

  22. wiwik June 25, 2014 / 8:44 PM

    Ceritanya bgus tpi ending nya krang gereget😀 but ini ff nambah pngetahuan ttg kupu2 nice story🙂

    • annisahika July 1, 2014 / 10:01 AM

      Makasih🙂 masih ada sequel nya loh ini ff, coba search aja, judulnga lullaby. Yaa aku harap kamu bersedia baca🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s