Sherlock Holmes Academy [Chap’ 9]

Image

 

Author: Park JeByung

Tittle: Sherlock Holmes Academy   

 

Chapter: 9

Lengt: Series

Rating: T.

Genre: Mystery, Romance, School Life

Cast: Choi Sooyoung, Park Chanyeol, Kang Jiyoung, Baro, Xi Luhan, Kris Wu, Byun Baekhyun

Other Cast: Oh Sehun, Huang Zi Tao, Kim Jonghyun, Krystal Jung, Bae Suzy, Lee Taemin, Choi Minho, KaEun, Kwon Yuri , and other

Warning: Typo bertebaran dimana mana’-‘

Author Note’s: No Bash, No Plagiat. Ini fanfic asli buatan aku loh yang dikejar tugas /curhat dikit/ Keep RCL >w<

 

 

 

Annyeong, di chapter ini rada absurd mian. /bow/ otak aku udah terkuras abis untuk beberapa bulan ini karena belajar semaximal mungkin untuk uts minggu depan~ aku degdegan nanti duduknya sama siapa hihihi #abaikan.

Selamat membaca~^^

 

***SHERLOCK HOLMES ACADEMY***

 

Sooyoung POV

 

Kemana aku harus membawa ini pergi? Berapa lama lagi? Seberapa jauh jarak yang aman. Jika dari sini perkiraan aku berlari sepanjang 5 meter, maka jika waktu 5 detik aku dapat berlari sejauh        –

HEUG!! Tangan siapa ini? Tiba tiba sebuah tangan memeluk tubuhku  dan mengambil bom itu dari tanganku. Aku mendongakkan kepala dan itu      – YURI!

“Apa yang kau lakukan disini?” Tanyaku. Ia menggeleng dan menyimpan telunjuknya di depan mulutnya mengisyaratkan untuk diam.

“Akan kuurus ini.” Ia melemaparkan bom itu dengan gaya seorang pelempar bola baseball dan benar saja, bom itu melayang keatas dan meledak tepat disaat kirakira jarak antara udara dan pohon 3 meter.

Suara bom itu benar benar keras membuat telingaku bergeming. Ledakan bom itu menyisakan helai helai kertas pembalut bom itu dan serpihan serpihan padat lainnya yang terbakar namun tidak membuat api dan tidak menyebar.

Aku menghela nafas lega dan ambruk  kebawah menyadarkan diri pada pohon di dekatku.

“Sekali lagi kutanya, mengapa kau berada disini?” Tanyaku kembali.

Ia tersenyum dan berjongkok di depanku, “Kau sudah menangkap halmeoni dan JiSoo ahjussi?”

Apa-apaan ini. Ia malah balik bertanya padaku. Tunggu, darimana ia tahu halmeoni dan JiSoo ahjussi di tangkap? Bukankah ia tadi hilang dan tidak bersama kami?

“Tentu. Darimana kau tahu? Jelaskan semuanya atau ku tinju mukamu.”

“Eih kau kejam. Begini begini juga aku lebih tua beberapa bulan darimu.” Ia menjitak kepalaku dengan wajah tanpa dosanya

“Benarkah? Minho benar benar suka yang tua-tua. Selera nya rendahan.” Ejekku memeletkan lidah.

Ia mendengus kesal, “Sudahlah. Begini, aku adalah cucu dari halmeoni itu. Ia memang menceritakan renacananya untuk menghancurkan kuil yang telah di ketahui oleh keturunanku bahwa harta itu ada di bawah tanah di kuil. Ia memikirkan cara kejam seperti membunuh suaminya sendiri. Harabeoji adalah kakekku yang paling baik sedunia. Wajahnya memang mengesalkan, tapi ia baik hati.”

“Kakekmu benar –benar menyebalkan menurutku.” Selaku. Ia kembali menjitak kepalaku.

“Nenekku menikahi kakekku dan menyembunyikan identitasnya sebagai keturunan Red marine. Kakekku tidak tahu sama sekali dan tidak ingin mengungkit masalah harta dan keturunan Blue marine’nya itu. Iabertekad untuk melupakan semuanya dan berdamai.”

“Namun tidak dengan nenekku yang terus menerus mencari tahu. Ia baru sadar kalau kakekku itu telah mengetahui dimana letak harta karun itu. Dengan dendam dari leluhurnya yang merasuki jiwanya itu, ia merencanakan semuanya dengan JiSoo ahjussi yang juga keturunan Red Marine. Ia memang teman baik kakekku, namun entah mengapa ia terhasut kata-kata nenekku untuk membunuh harabeoji dan mengambil harta itu. Tidak hanya membunuh harabeoji, ia bahkan berniat membunuh semua orang yang mendekati kuil.”

“Aku benar benar benci padanya. Maaf aku menyembunyikan ini semua darimu dan Minho.” Ia memegang kedua tanganku yang berlumuran darah.

Ia kembali menarik tangannya dengan cepat dan melihat tanganku, “Tanganmu berdarah”

“Memang. Tunggu, memang ada dendam apa Red marine dengan Blue marine?” Tanyaku

“Blue marine merupakan pasukan dari Korea utara dan Red marine pasukan dari prancis.” Oh berarti di kapal yang kutemukan itu kapal dari Red Marine. “Mereka berperang di pulau ini merebutkan harta. Namun red merine kalah dalam pertempuran dan dendam. Blue marine memang sangat kuat dibanding red marine.”

“Para keturunan red marine berjanji suata saat mereka akan membalas dendam pada Blue marine. Kakekku mengetahui itu dari uyutnya.” Jelasnya

Ternyata maksud dari harabeoji mengusir kami dari pulau ini karena memperingatkan kami untuk menjauhi hal buruk yang akan terjadi. Aku salah paham.

“Aku berterimakasih pada harabeoji-mu. Ia bukan orang yang menyebalkan.” Ucapku.

Ia tersenyum, “Ayo kita kembali. Hari ini tampaknya aku membuat Minho khawatir.”

Ia menarik tanganku. Dengan susah payah aku berdiri dan merangkul pundaknya. Ia membantuku berjalan, tenagaku benar benar sudah terkuras habis hari ini.

“Itu artinya halmeoni menikahi harabeoji hanya untuk balas dendam dan bukan karena cinta?” Tanyaku. Sesaat aku menyesal menanyakan hal seperti itu yang jawabannya sudah pasti ‘ya’

Namun dugaanku salah, ia malah menjawab, “Ani. Halmeoni pernah bercerita padaku saat aku masih kecil. Ia bercerita bagaimana saat harabeoji melamarnya, saat ia dan harabeoji membangun rumah sendiri, dan lain-lain. Menurutku halmeoni memang mencintai harabeoji, namun rasa dendamnya itu melumpuhkan rasa cintanya.”

Haaah~ Cinta itu memang lebih sulit daripada matematika, fisika, kimia, dan lain-lain. Sekali pun aku menebak cinta itu seperti apa, pasti orang lain berkata hal yang berbeda dariku.

Terutama kata orang itu cinta akan terasa sangat menyakitkan, lebih menyakitkan dan pahit daripada bunuh diri dan kopi tanpa gula. Namun cinta akan terasa manis dan lebih manis dari gula. Sudahlah, untuk apa aku memikirkan hal yang seperti iti. Nanti juga aku tahu sendiri.

“Yuri,” Panggilku. Ia memutar kepalanya menghadapku. Kami masih terus berjalan dengan gontai.

“Mwo?”

“Apa saja yang telah kau lakukan dengan minho?” Tanyaku. Dalam sekejap ia berhenti melangkah, dalam gelap aku masih bisa melihat wajahnya yang memerah dan salah tingkah. “Ppali.”

“Ah, eung      “Ia menggantungkan kata katanya. Aku malas menunggu jawaban terlebih badanku sudah lemas.

“Sudahlah lupakan saja, anggap aku tidak bertanya apa-apa. Ayo jalan lagi.” Kataku. Ia mengangguk dan kembali membawaku berjalan.

Kami berjalan dalam diam hingga akhirnya kami keluar dari hutan. Hari ini menyenangkan dan menyedihkan bagiku. Semua perasaan bercampur aduk. Sudahlah jangan bahas!

“SOOYOUNG!!!” Terdengar teriakan besar dari arah kuil. Kini aku dapat melihat Jiyoung, Baro, Chanyeol, Luhan sunbae, Baekhyun, Kris,  Minho, dan KaEun berlari menghampiriku dan Yuri. Oh oh, kepala sekolah dan wakilnya ada bersama mereka. Eh? Tao oppa dan Sehun oppa juga bersama mereka.

Mereka memelukku dengan keras hingga aku terpental kebelakang bersama mereka. Damn, badanku ditindih mereka semua.

“IREONA!” Bentakku. Mereka menyengir dan terduduk mengelilingiku.

“Yuri-Ah, kemana saja kau?” Minho berdiri menghampiri Yuri. Dan memeluknya dihadapan kami semua.

“Jeongmal mianhae, aku ada urusan penting. Tanyakan saja pada Nona-mu itu.” Ia menunjukku dengan dagunya.

“Aku mengkhawatirkanmu.” Terlihat Minho mendekatkan wajahnya. Aku tahu apa maksudnya. Dengan sigap aku mengambil sepatuku dan melemparkannya ke kepala Minho, benar saja, tepat sasaran.

BLETAK!

“YYA NOONA!” Ia merengek melepaskan rangkulannya pada Yuri.

“Aku sedang tidak mood melihat drama romantis kali ini.” Jawabku santai. Mereka tertawa kecil.

Jiyoung mengambil tanganku dan menatap punggung tanganku yang berlumuran darah.

“Tanganmu…” Ucapnya. Aku menarik tanganku dan menyembunyikannya ke balik punggung.

“Terluka saat mematahkan kayu di kuil.”

“Tapikan kayu itu kuat sekai, bagaimana caranya kau dapat memecahkannya?” Tanya Luhan sunbae menarik kembali tanganku untuk dilihat.

“Begitulah. A..aw! janan sentuh!” Aku memekik saat Luhan seunbae tengah mencolek lukaku. Ia menyengir kuda dan menaruh tanganku di lututku.

Kesadaranku mulai menipis, mataku mulai memberat.

“Sooyoung, kau tidak apa apa? Sooyoung!” Terdengar pekikkan kepala sekolah.

Setelah itu semuanya menjadi gelap dan aku tidak bisa mendengar suara apa apa lagi.

 

Sooyoung POV End

 

Author POV

 

Semua terjadi begitu cepat. Sooyoung telah dibawa kedalam villa yang juga memiliki fasillitas kesehatan.

Sooyoung terbangun dari tidurnya. Matanya masih terasa berat untuk dibuka. Badannya pegal pegal dan sakit di bagian tangan dan kaki.

Sooyoung meregangkan otot otot tubuhnya dan menatap keseluruh penjuru ruangan yang kosong tanpa adanya tanda tanda kehidupan selain dirinya. Ia memutar otak dan mengulang cerita kejadian semalam yang begitu menegangkan.

“Kemana semua orang? Dimana aku?” Gumamnya. Ia turun dari kasur diruangan itu yang berbentuk seperti kasur kasur layaknya rumah sakit.

Dengan langkah pelan ia berjalan menuju pintu geser dan membukanya perlahan. Yang dilihatnya hanya lorong sepi dan udara dingin yang terasa menusuk walau dalam musim panas. Ia memutar kepalanya melirik jam yang menempel di dinding. Pukul 5 pagi. Sudah sepantasnya orang-orang masih terlelap dalam mimpinya masing masing. Ditambah ini adalah liburan musim panas yang berlaku selama 2 hari.

Ia menelusuri lorong di villa dengan santai. Suasana masih gelap dan sangat sangat sepi. Terkadang saat ia melewati beberapa kamar, ia mendengar suara dengkuran keras yang ia yakini dari namja-namja.

Setelah puas menelusuri lorong tanpa tujuan, ia teringat pada Jiyoung dan kamarnya. Sedang apa anak itu sekarang? Paling ia masih tidur dengan nyenyaknya, pikir Sooyoung. Entah mengapa kakinya terus berjalan melewati lorong lorong hingga sampai di kamar miliknya dan Jiyoung.

Grek. Pintu kamar yang di geser terbuka dengan cepat menampakan pemandangan yang membuat Sooyoung mengembangkan senyumnya.

Terlihat Jiyoung tidur dengan kepala sekolah dengan posisi saling menyender di tembok dekat jendela. Sementara sekretaris kepala sekolah tidur dengan posisi duduk diatas kursi. Sementara para namja yang teridiri dari Baekhyun, Luhan, Chanyeol, Kris, dan Baro tidur dengan posisi abstrak, tidak beraturan, layaknya seperti ikan yang terdampar di pantai.

Sooyoung menatap wajah mereka satu satu dengan geli. Wajah tanpa dosa yang mereka milikku membuat Sooyoung mengembangkan senyumnya.

“Seperti anak kecil,” Gumamnya. Ia melangkah masuk kamar dan menutup pintu dengan perlahan dan mendekati Chanyeol yang tertidur seperti orang terdapmpar di pantai.

Ia mengguncangkan tubuh Chanyeol dengan hati hati karena tidak ingin yang lainnya terbangun.

“Ireona,” Bisiknya. Dengan mata yang masih setengah tertutup dan kesadaran yang belum pulih, Chanyeol membalas,

“Mmm?”

Sooyoung menghela nafas, “Ppalli ireona, ada yang ingin kukatakan”

Pada akhirnya Chanyeol bangun dan kesadarannya sudah pulih. Chanyeol memakai jaketnya dan ia memakaikan jaket yang tergeletak sembarangan dan entah milik siapa pada Sooyoung.

Mereka keluar dari villa dan berjalan di pinggiran pantai. Udaranya masih sangat dingin dan menusuk membuat Sooyoung merapatkan jaketnya dan memeluk dirinya sendiri.

“Jadi, apa yang ingin kau katakan?” Chanyeol membuka pembicaraan sementara kakinya terus melangkah mengikuti Sooyoung dari belakang.

Sooyoung memberhentikan langkahnya begitu juga Chanyeol. Ia memutar badannya berhadapan dengan namja yang ada di hadapannya itu dengan jarak yang tak lebih dari 1 meter.

“Aku hanya ingin mengajakmu untuk melihat matahari terbit disini. Tidak lebih dari 5 menit lagi, setelah itu kita bisa kembali ke villa dan membangunkan yang lain.” Jawab Sooyoung dengan senyumnya yang mengembang.

Chanyeol menarik sudut bibirnya, “aku bersyukur akhir akhir ini kau tampak sering tersenyum.”

Sooyoung berpikir sejenak lalu mengiyakan perkataan Chanyeol. Setelah dipikir pikir, setelah kedatangan Chanyeol, Kris dan Baro, ia jadi sering ternyum dan tidak terlalu terlihat muram lagi.

“Begitulah. Aku berterima kasih atas kehadiranmu.” Sooyoung melangkahkan kakinya mendekat pada Chanyeol. Kini jarak mereka hanya tinggal 50 cm.

Chanyeol tersenyum lebar memperlihatkan deretan giginya yang rapih dan putih, “Aku juga berterima kasih padamu karena membawa kami kedalam petualangan yang menarik.”

Chanyeol-pun berjaan dua langkah lebih dekat. Jarak mereka tinggal 10 cm.

Beberapa detik kemudian mereka terdiam dan hanya saling menatap dengan senyum yang tidak pudar dari kedua manusia itu.

Sooyoung memutar kepalanya melihat lautan yang disinari matahari yang baru saja terbit membuat airnya tampak berkilauan. Chanyeol masih terus memandang Sooyoung tanpa memperdulikan matahari terbit. Detak jantung nya berdetak tak karuan dan darahnya mengalir dengan cepat.

Chanyeol mendekati Sooyoung dan memegang kepala Sooyoung dengan lembut. Sooyoung tersentak kaget melihat betapa dekatnya wajah mereka. Seketika wajahnya berubah menjadi merah. Begitupula Chanyeol.

“Aku..Aku..Kemarin, saat kau meninggalkanku di kuil, aku takut kehilanganmu.” Ucap Chanyeol yang masih terus memegang kepala Sooyoung.

“Akupun begitu. Aku kira aku akan mati bersama dengan ledakan bom. Tapi takdir berkata lain, buktinya aku selamat dan hanya mendapat luka yang tidak terlalu serius bukan? Tidak usah cemas.” Sooyoung memegang kedua lengan Chanyeol yang masih berkutat di kepala Sooyoung.

Sooyoung menarik tangan Chanyeol dan memeluknya. Ia melingkarkan kedua tangan kurusnya itu de badan bongsor Chanyeol. Chanyeol membalas pelukan Sooyoung. Kehangatan menjalar di seluruh tubuh mereka.

Chanyeol melepaskan pelukannya dan mendekatkan wajahnya pada wajah Sooyoung dan mulai menutup matanya. Sooyoung sempat ragu dan tidak bisa melakukan apa-apa. Namun perasaannya mengatakan ia harus tutup mata.

Sooyoung menutup matanya perlahan saat bibir Chanyeol menyentuh bibirnya dengan lembut. Ia merasa aneh saat bibirnya disentuh Chanyeol, apa ini yang namanya eng….Kisseu?

Chanyeol melingkarkan tangannya di pinggang Sooyoung sementara Sooyoung hanya terdiam dengan kaku tidak tahu apa yang harus ia perbuat.

Setelah beberapa menit kemudian Chanyeol melepaskan ciumannya. Sooyoung menutup mukanya dengan kedua tangannya. Berbagai pertanyaan muncul di otaknya.

apa ini yang dinamakan kisseu atau apapunsejenisnya? Ini yang sering kubaca di novel novel dan komik? Apakah ini rasanya? Kenapa detak jantungku berdetak sangat cepat? Kenapa mukaku memanas? Apakah..Apakah..Apakah? MICHEOSSEO!!!” Begitulah pikiran Sooyoung yang terus berkeliaran di otaknya. Sebentar lagi ia akan menjadi gila.

Chanyeol yang tidak percaya dengan apa yang ia lakukan pun sama seperti Sooyoung. Berbagai pertanyaan serupa berputar putar di otaknya.

“Mianhae.” Ucap Chanyeol. Ia menggaruk kepalanya yang tidak gatal. Rupanya ia salah tingkah.

“A..Ah gwenchanna. OMO! Sepertinya yang lain sudah bangun, ayo kembali.” Sooyoung berkata dengan gugup. Karena bingung apa yang harus ia lakukan, ia lebih memilih berjalan dengan cepat mendahului Chanyeol untuk masuk ke Villa.

Chanyeol yang masih diam di tempat dan menampar pipinya sendiri.

“Apa yang sudah kulakukan?”Gumamnya. Ia menggelengkan kepala berkali kali dan pada akhirnya ikut masuk kedalam Villa.

 

***SHERLOCK HOLMES ACADEMY***

 

Semua orang kini sudah bangun dari tidurnya dan berkumpul untuk memakan sarapan di taman. Taman di pagi hari begitu menyejukkan dan tak jarang ada halmeoni dan harabeoji yang terlihat sedang olahraga di pagi hari.

Para murid holmes kini sudah berkumpul dan menyantap sarapannya masing-masing. Terlihat Sooyoung yang bersusah payah memegang sendok. Karena tangannya di perban dengan sangat tebal, ia kini benar benar tidak bisa memegang sendok.

“Aigoo, sini sini kusuapi.” Tawar Jiyoung. Ia menganmbil sendok yang di penuhi makanan dan memasukannya kedalam mulut Sooyoung.

“Chagiya, biarkan saja Chanyeol yang menyuapi Sooyoung.” Ujar Baro mengedipkan sebelah matanya pada Chanyeol. Sementara Chanyeol hanya menunduk tanpa menghiraukan perkataan Baro.

Yang lain hanya menatap bingung melihat seorang Park Chanyeol yang nampak diam sedari tadi. Dan Sooyoung pun begitu.

Pada akhirnya Baekhyun membuka mulut, “Biar aku saja. Kemarikan sendoknya.”

Baekhyun mengambil sendok dari tangan Jiyoung dan menyuapkan makanan pada Sooyoung yang menatap kosong kearah makanan.

Jiyoung mengernyitkan dahinya dan menyatukan kedua alisnya, “Ada apa dengan kalian? Tidak seperti biasanya.”

“Aniya. Aku sudah kenyang. Terima kasih atas hidangannya.” Chanyeol berdiri dan melangkah pergi meninggalkan yang lainnya.

“Sooyoung, ada apa?” Tanya Luhan sunbae. Sooyoung mendongkan kepalanya dan menggeleng.

“Tidak ada apa apa.”

Matanya berubah menjadi sendu. Entah apa yang sedang ia pikirkan saat ini. Begitupula Chanyeol. Entah mengapa ia merasa harus menghindari Sooyoung untuk saat ini.

Disisi lain, Jiyoung masih terus bertanya tanya. Begitulah dia. Yeoja penakut, manja, dan suka ingin tahu. Ia mearasa ada yang tidak beres dengan Sooyoung dan Chanyeol. Hingga saat ini ia masih mengernyitkan dahinya. Tak lama kemudia dahinya lelah dan menghapus ernyitan di dahinya.

 

Jiyoung POV

 

Sebenarnya ada apa dengan mereka? Kenapa tibatiba begini? Chanyeol tibatiba bersikap dingin pada semua orang terutama Sooyoung. Sedangkan Sooyoung sedari tadi hanya menatap dengan tatapan kosong yang tidak bisa diartikan.

Aku kini sedang merapihkan piring piring bekas sarapan. Kepala sekolah bilang pukul 10 nanti kami akan kembali ke sekolah.

Pluk! Sebuah tangan memegang pundakku. Aku sedikit terkejut dibuatnya. Ternyata Baro.

“Kenapa wajahmu? Sedang memikirkan sesuatu?” Tanyanya. Aku memang tidak bisa berbohong pada Baro. Karenadia pasti tahu kapan aku berbohong dan kapan aku berkata jujur.

“Soal Sooyoung dan Chanyeol. Sebenarnya ada apa dengan mereka?” Kataku balik bertanya.

“Ah soal itu~ Molla. Mungkin kau bisa bertanya pada Sooyoung jika ia sudah mau bicara. Akupun akan bertanya pada Chanyeol. Sini biar kubantu.” Tibatiba Baro mengambil sebagian piring yang sedang kubawa.

“Eo, gomawo.” Balasku.

Kami menyimpan piring di dapur villa dan kembali menuju ruangan masing-masing. Saat aku membuka pintu kamar dan melihat kedalam. Tidak ada siapa siapa disana.

Kemana Sooyoung? Dia bersama dengan siapa? Chanyeol-kah?

Aku berjalan dengan cepat menuju ruangan Baro dan membuka pintu geser tanpa permisi.

“BARO-YYA!” Seruku setelah menggebrak pintu. Terlihat wajah Baro yang kaget disertai 2 orang lainnya yang tak lain dan tak bukan adalah Chanyeol  dan Kris.

“Mwo? Aish kau ini mengagetkanku saja, waeyo chagi?” Tanyanya berjalan kearahku.

“Sooyoung mana? Kau melihatnya?”

“Eh? Ani.” Ia menjawab lalu memutar kepalanya, “Kalian melihat Sooyoung?”

“Ani. Baekhyun-pun tidak ada di kamarnya.” Kris menjawab dengan suara beratnya itu.

Lalu kemana Sooyoung? Baekhyun pun kemana? Jangan jangan mereka sedang berduaan? Bagaimana dengan Chanyeol? Apa yang sedang mereka lakukan?

“Mungkin mereka sedang pergi berdua.” Tibatiba terdengar suara Chanyeol yang tampak tenang. Wajahnya datar tidak seperti biasanya.

“Apa maksudmu? Kau tidak marah? Cemburu? Atau apapun?” Protes  Baro.

Chanyeol mengangkat kedua bahunya, “Ani”

Ini benar benar tidak beres. Sangat tidak beres. Bukankah biasanya Chanyeol akan marah jika Sooyoung berduaan dengan Baekhyun?

Tanpa pikir panjang aku melangkah, berlari menelusuri lorong dan pergi menuju kamar Luhan Sunbae yang tidak jauh dari kamar kami. Pas sekali. Terlihat Luhan sunbae yang tampak sedang mengobrol dengan temannya di luar kamar.

“LUHAN SUNBAENIM!”Teriakku. Ia kaget dan melirikku.

“Waeyo waeyo?” Tanyanya. Aku menarik kerah bajunya dan membawanya pergi.

“Sunbaenim, aku pinjam temanmu dulu ya.” Kataku pada teman Luhan sunbae yang entah siapa namanya. Aku membawa Luhan sunbae keluar Villa.

Ia menatapku dengan tatapan bertanya tanya.

“Lihat Sooyoung? Lihat Baekhyun? Kemana mereka? Sedang apa mereka? Cepat katakan.” Tanyaku tak sabaran.

Ia mengangkat sebelah alisnya, “EH? Kenapa kau tanyakan padaku? Aku tidak tahu apa apa. Sooyoung bersama Baekhyun?! Bagaimana dengan Chanyeol?!” Aigoo, ia malah balik bertanya.

“Maka dari itu aku bertanya pada sunbae! Tadi aku sempat keruangan Baro dan ternyata disana ada Chanyeol dan Kris. Saat aku bertanya dimana Sooyoung, Kris menjawab tidak tahu dan berkata bahwa Baekhyun pun tidak ada. Pada saat itu juga Chanyeolberkata ‘Mungkin mereka sedang pergi berdua’ nah itulah yang membuatku bingung. Mengapa ia tidak marah atau khawatir?” Aku menjelaskan panjang lebar.

Luhan sunbae melongo menatapku masih dengan alisnya yang terangkat itu.

Dug! Sebuah lengan mendorong bahuku cukup keras dan menyakitkan.

“Jangan halangi jalan dong.” Ternyata itu Krystal and the genk. Menyebalkan.

“Mwoya? Jalan tuh lebar.” Balasku.

Suzy berjalan mendekatiku, “Kau tahu tidak? Sahabatmu sedang selingkuh.”

NE? NE? MWORAGO?

“NUGU? EODDI?” Tanyaku menaikan suara menjadi lebih tinggi.

“Wanita salju dengan si kacamata yang kini menjadi tampan. Eo? Haruskah kami memberitahumu?” Jawab Krystal membuat darahku sedikit naik.

“BERITAHU AKU ATAU KUTEBAS DENGAN KAPAK PEMECAH KAYU BAKAR!” Entah mengapa suaraku menjadi seperti suara hewan buas yang tengah kelaparan.

Mereka sedikit mundur.

“Baiklah baiklah. Mereka berada di taman.” Jawab Suzy. TAMAN? APA KATANYA TAMAN?

“APA YANG MEREKA LAKUKAN?!”

“lihat saja sendiri. Sudahlah, ayo kita pergi tidak usah hiraukan bocah ini.” Lalu mereka pergi begitu saja.

Aku memutar kepala bersamaan dengan kepala Luhan sunbae yang kini menatapku dengan tatapan bertanya tanya sama sepertiku. Apa yang mereka lakukan? Sedang apa mereka? Sebenarnya apa yang terjadi?

 

TBC

 

Duh absurd banget di chapter yang ini. Aku bingung abis. Minggu depan UTS, fighting!!!! Semoga masuk ranking yang do’ain{} #capruk

RCL Please~

36 thoughts on “Sherlock Holmes Academy [Chap’ 9]

  1. yeni swisty October 4, 2013 / 8:01 PM

    Aigoo.. Chan chan kok ngehindar😦

    Next part di tunggu🙂

  2. epanda October 4, 2013 / 10:51 PM

    apa yg terjadiiiiiii?????

  3. yuniasoo October 5, 2013 / 7:55 AM

    Nyahh -_- kenapa chanyeol jadi kayak gitu?? kasian sama Soo,

    fighting eonni ! aku juga UTS😀

    • shafaaazamzammm October 9, 2013 / 5:56 PM

      kenapa ya? >w< iyakasian Soo nya /huhu/
      Ne, fighting saengii~ Nado:-(

  4. miss_sooyoungster October 5, 2013 / 10:25 AM

    Waaahh….waahhh…..
    Baekhyun n Sooyoung kemana?
    Berdua?
    Ohh Mai Gawd~
    Chanyeol jugaa…kenapa menghindar??
    Penasarn nihh…
    Next chap. cepet yaa
    Jeballll

    fighting FIGHTING

    • shafaaazamzammm October 9, 2013 / 5:57 PM

      iyanih Baek sama Soo kemana ya? hihihi~
      Ndeee~ gomawo udah komen♥♥

  5. Nadya October 5, 2013 / 7:42 PM

    Yak Yak Yakkk itu kemana Baek Sama Soo aish

    Pokoknya harus lanjut
    Fighting

  6. Anna Choi October 6, 2013 / 7:29 AM

    Oh no… Sooyoung sama Baekhyun kemana itu??
    masa chanyeol beerubah gara-gara masih malu abis kisseu?
    Kalo iya, konyol banget si Chanyeol
    Next partnya bakal ditunggu😀

    • shafaaazamzammm October 9, 2013 / 5:59 PM

      Iya chanyeol konyol. Mereka pasangan ayng konyol._. /di tendang Chanyeol/
      Okeeey gomawo udah komen;;)

  7. WINTERCHAN October 7, 2013 / 3:50 PM

    Itu sooyoung sama baekhyun ngapain?
    itu chanyeol pundung apa gimana?
    lanjutan ditungguuuu aaaa
    semangat author ‘-‘)9

    • shafaaazamzammm October 9, 2013 / 6:00 PM

      Ngapain hayooo?;3 hehehe
      okeeey eonni juga semangat lanjutin ff STolen Cat nya;3
      Gomawo udah komen eon, chuuu~♥♥♥♥:*

  8. hyeritao October 8, 2013 / 12:48 PM

    Hadeeuuhh ff nya smakin jauh smakin bkin pnasaran!!
    Daebak !!
    Baekkie sma syoo kmana tuhh
    Cyeol, what happen to you??

    Lnjutt

    • shafaaazamzammm October 9, 2013 / 6:02 PM

      jeongmalyo? hihi gomawooo~^^
      Okey tunggu aja^^ gomawo udah komen dan like hihi♥♥

    • shafaaazamzammm October 9, 2013 / 6:03 PM

      Entahlah /mikir bareng Jiyoung/
      gomawo udah komen^^

  9. Cho Soohyun October 9, 2013 / 2:53 PM

    Omo,sooyoung slingkuh ama baekhyun kah?
    Tpi gimana dg chanyeol?
    Ada mslah apa sih antara sooyoung dg chanyeol?
    Penasar bgt.
    Fighting chingu

    • shafaaazamzammm October 9, 2013 / 6:05 PM

      hihiii penasaran yaa? aku juga yang jadi author penasaran;3 /di tabk readers/
      otak aku lg blank dan eror selama minggu minggu uts ini. Jadi mohon maaf kl agak lama._.
      Gomawo udah komen^^

  10. wufanneey October 9, 2013 / 10:14 PM

    huwaaa saengie di part ini romance nya kentel yaaa,
    tapi kenapa kok jadi diem dieman gitu sooyoung sama chanyeol, kalian habis kisseu harusnya tambah nempel, aduh…
    cepet akur ya…
    jiyoung ayo bantuin temenmu itu,
    baro juga, hehehe ^^

    • HyoSoo03 October 10, 2013 / 12:26 PM

      Ngahaha gomawo eonni^^ begiulah ayo jiyoung baro kembalikan ChanSoo!!! Ayo Baekhyun terus bawa Sooyoung ! /dicekik chanyeol/
      Gomawo utk komen dan like nya eon~^^

  11. Choi HanRa October 12, 2013 / 10:20 PM

    hadeuhh mian baru komen euyy…
    aduh si Chanyeol kok nyantai aja kalau si Baekhyun ama Sooyoung ?
    hadeuhh.. apa gk cinta lg ama Soo nie ?
    Ditunggu part 10 ya ^^

  12. raraanisah December 12, 2013 / 10:50 AM

    omo.. Ada apa dngan soo unnie sama chanyeol o.o/

    dilanjut,, cpt di publishnya ya thor..

  13. LULU January 6, 2014 / 10:05 PM

    Yya! Chanyeol oppa sm sooyoung eonnie kenapa? Heh’? Kok tiba2 dieman gitu sehabis kisseu? Waeyo?? Adoohh thor aku jd penasaran nih huhu /lap ingus/ smoga mereka cpt akur deh gatahan liat mereka dieman T.T
    Next eonnie!!😀

  14. Citraxo88 January 6, 2014 / 10:22 PM

    Huwaaa soo eonnie chan oppa knp jd dieman seeh sehabis kisseu? Ga tega bgt deh liat chan oppa sm soo eonnie dieman gitu hiks hiks..emg soo eonnie beneren ada sama baek oppa ya? Huh’ jahat soo eonnie selingkuh masa/? Ayolah akur seperti semula dongg!😥 eonnie! Part 10 nya kapan di post? Kok lama bgt? Huweee, okedeh aku tetep nunggu aja! Next eonnie! Fighting ne

  15. Park Choi January 6, 2014 / 10:28 PM

    Omo!omo!omo! Omegat! Astajim/? Knp jd gini? Chanyeol sm sooyoung kok dieman? Eh gue heran campur penasaran nih thor!!
    Lanjut thor lanjuttt yaakk!!!

  16. yixing861015 January 12, 2014 / 11:47 PM

    THOR. AYO LANJUTIN. INI BIKIN PENASARAN BGTTTT. AYO THOR PLIS. SOOYOUNG-CHANYEOLNYA KENAPA T_T ini udah lama loh thor:( plis thor butuh lanjutannya banget!! Ini rame bangettt:(

  17. rifqoh wafiyyah January 25, 2014 / 12:00 AM

    Mereka kok brduan??
    Ksihan chanyeol oppa??knpa mrka hrus sling mnghndar hny gra2 kisseu??
    Daebakk…!!

  18. Hwangzitha March 8, 2014 / 12:29 AM

    Hey thor. Gue udah baca serial sherlock holmes versi-lo dan gue suka. Bagus thor. Part 10 udah ada belum ye?

  19. yixing861015 April 13, 2014 / 3:11 AM

    Kapan keluar terusannya TT udah nunggu lama banget nih gapernah bosen nunggu,penasaran banget thor!! Ayolah terusin:(:( sooyoungnya ngapain ama baekhyun? Chanyeol kenapa TT terlalu banyak pertanyaan iniTT

  20. Kiki (@Rizky_amelia24) April 26, 2014 / 9:54 PM

    eonni kok gak lanjut padahal bagus lohhh :((
    masih penasaran iniii :((
    mian eonni aku komen ni part ini pas ubek ubek blog ehh ketemu sm ff keren ini ._.

  21. distanaildho December 6, 2014 / 2:11 PM

    eonni lanjutin dong^^ penasaran nih^^ (eh.. maaf maksa habisnya pnasran banget) Fighting buat ngelanjutin ^^ *ditunggu kelanjutannya^^

  22. dwi triana June 25, 2015 / 3:40 PM

    Bagus banget ff nya..
    Chanyeol sama sooyoung romantis banget, tpi knpa saling diem kaya gitu
    Chanyeol nya cuek aja sooyoung gk ada😦
    Lanjutin thor🙂

  23. pusparahmaaa September 23, 2016 / 11:01 PM

    Ihh bagus banget aaaaaa kueh cintahhh dengan ff ini 😍😍 penulisannya jug asik,fell nya dapet, walaupun banyak typo bertebaran. Tapi sayang gak dilanjutin 😥 maaf thor aku baru komen, tapi serius dari semua part nya bagus, terus bikin kepo. LanjutinLanjutin dong thor😥 ( aku tau ini udah telat banget )

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s