Love In Enemy (Chap.5)

love-in-enemy-by-sung-jirim

Main Cast : Choi Sooyoung a.k.a Sooyoung
Oh Sehun a.k.a Sehun
Other Cast : Hwang Tiffany a.k.a Tiffany
Im Yoona a.k.a Yoona
Kim Jongin a.k.a Kai
Length : Chapter
Genre : Romance, Friendship
PG : untuk semua umur bisa (?)
Author : Sung Ji Rim a.k.a gabbygorzesspazers
Disclaimer : Mereka milik Tuhan dan orang tua, saya hanya meminjamnya untuk bahan ff saya, dan cerita ini murni dari saya. DON’T BASH! DON’T PLAGIAT! DON’T BE SILENT RIDERS

Summary :: Pertama bertemu sudah bisa membuat jantungku berdetak lebih cepat dari biasanya, apakah ini jatuh cinta pada pertama? Eumm.. Yeah, aku jatuh cinta saat pertama kali aku melihatnya..
-Im Yoon Ah-

><><><><><><><><

Hari sudah pagi, yah, cuaca di jalanan Seoul pagi ini cerah dan bagus, tetapi tidak secerah dan sebagus hati seorang yeoja cantik dan tinggi ini siapa lagi kalau bukan Choi Sooyoung yang kerap di sapa Soo atau Sooyoung, yap, Sooyoung merasa ia sangat malas hari ini untuk bersekolah, karena harus bertemu dengan seorang namja yang menurutnya sangat abstrak yaitu Oh Sehun. Namun dengan terpaksa, Sooyoung melangkah kakinya untuk pergi ke sekolah, karena sekolah itu wajib. Sooyoung menunggu bus untuk pergi ke sekolah, setelah dapat bus yang cocok (?) ia langsung menaiki bus itu dan bersender pada jendela bus itu.

“aaaaaaaa~ kenapa sangat cepat sekali sampai kesekolah? Tidak bisa kah berlama-lama lagi?!” omel Sooyoung saat keluar dari bus yang ia tumpangi

Dengan langkah gontai Sooyoung berjalan menuju kelasnya, berharap tidak bertemu dengan Sehun, tapi nihil saat Sooyoung sampai dikelasnya, hanya ada ia dan Sehun yang sedang membaca buku disana, Sooyoung meliat jam yang melingkar ditangannya, ternyata saat itu masih pukul 06.30 biasanya ramai pada pukul 07.05, disana Sehun sedang duduk di tempat Yoona alias disebelah kursi Sooyoung. Sooyoung kaget, tetapi langsung bisa mengendalikan dirinya.

Sooyoung meletakkan tasnya dan langsung ingin keluar kelas, namun tangannya ditahan oleh Sehun, sehingga Sooyoung jatuh terduduk dan menghadap ke wajah Sehun sangat dekat, Sooyoung takut kejadian ‘itu’ menimpanya lagi, Sooyoung melepaskan tangannya dari tangan Sehun dan langsung memalingkan wajahnya.

“kenapa kau duduk dibangku Yoona, memang tidak punya tempat duduk sendiri apanya!” omel Sooyoung

“memang tidak boleh? Memang kau pemilik kelas ini, mulai hari ini aku akan duduk denganmu” jawab Sehun

“mwo?! lalu Yoona?! Shireoo ! aku tidak mau duduk dengan namja songong sepertimu!” gertak Sooyoung

Sehun hanya diam sambil mendelikkan bahunya dan lanjut membaca bukunya, Sooyoung yang kesal mencoba mencari tempat duduk lain.

“kenapa kau tidak mau duduk denganku hm?” tanya Sehun, pandangannya masih melihat ke arah buku yang ia baca

“karena….” Sooyoung menggantungkan kalimatnya, sebenarnya Sooyoung juga bingung kenapa dia tidak mau duduk dengan Sehun, apa dia malu karena Sehun kemarin menyatakan perasaannya padanya?

“karena?” tanya Sehun, yang kini telah menutup bukunya dan memandang wajah Sooyoung dengan lekat, melihat itu Sooyoung agak gugup tetapi berusaha mengendalikan diri

“karena… karena kau orang yang menyebalkan! Aku tidak mau setiap menit berkelahi denganmu terus-terusan!” jawab Sooyoung

“mmm, lalu?” tanya Sehun dengan nada santai

“lalu.. ya lalu, Yoona duduk dimana? Aku sangat berteman baik dengan Yoona, lebih baik kau cepat menyingkir”

“Yoona? Gampang, dia duduk dengan Kai” jawab Sehun

“mwo? kalau begitu aku saja yang duduk dengan Kai, kau dengan Yoona” jawab Sooyoung

“shireo. Aku ingin duduknya denganmu”

“aku yang tidak mau!”

“tapi aku mau. Atau jangan-jangan..” Sehun menggantungkan kalimatnya

“apa!”

“atau jangan-jangan, kau gugup saat kau duduk denganku? Atau mungkin kau malu atau kau masih terbayang bagaimana aku menciummu dan menyatakan perasaanku pada…” belum selesai Sehun berbicara Sooyoung menyelanya

“hentikan! Kau ini kenapa menyebalkan sih?! Iya memang gara-gara itu! Sudah kan? Kau sudah tau alasannya kan?! Pergilah !” marah Sooyoung

Sehun tersenyum dan memindahkan tasnya ke tempat seperti biasa ia duduk bersama Kai. Sooyoung keluar kelas mencoba mencari udara di luar kelasnya karena ia hampir saja kena penyakit asma mungkin karena berlama-lama berduaan dengan Sehun seperti tadi.

“hhhaaaaaahhh…. Ya Tuhann…. Apa tadi itu?!! Kenapa dia semakin hari semakin menjengkelkan?!!” omel Sooyoung

“Soo!!”

“eoh? Yoong”

“waeyo? Ada apa denganmu? Sepertinya suasana hatimu sedang tidak bagus?” tanya Yoona

“yah, suasana hatiku memang sedang tidak bagus” jawab Sooyoung

“ayo cerita, masukk kajja” ajak Yoona

Saat di kelas pandangan Sehun dan Sooyoung kembali bertemu, Sehun tersenyum manis sedangkan Sooyoung menyambutnya dengan muka masam. Sooyoung pun menceritakan kejadiannya dengan Sehun kepada Yoona, Yoona sangat kaget tapi menurut Yoona itu juga lucu.

“aahahahahahaa….. jadi begitu.. baguslah kalau dia menyukaimu, lagipula kalian cocok” ucap Yoona sambil mengangguk-anggukkan kepalanya

“sstt, tidak usah tertawa dan berbicara sekeras itu!” omel Sooyoung

“habisnya, lucu tetapi so sweet, aku saja belum pernah ber.. ehe ciuman hahahha, lalu apa jawabanmu?” tanya Yoona

“apa? Jawaban apa? Aku hanya diam. Lagipula dia tidak menanyakan soal perasaanku”

“belum waktunya saja mungkin, tunggu saatnya dia menanyakan perasaanmu kepadanya”

“kau ini, berbicara yang sewajarnya”

“ini sudah wajar hahaha”

“lalu? Bagaimana dengan kau?” tanya Sooyoung setelah beberapa menit Yoona selesai tertawa

“apanya?” tanya Yoona

“kau dengan Kai, eotte? Kau belum pernah bercerita padaku” ujar Sooyoung

“oohh, emm.. bagaimana ya? semalam sih, aku sempat jalan berdua dengannya, yah.. hanya sebatas ke café untuk mengobrol. Kurasa.. aku menyukainya..” jawab Yoona sambil mengiming-iming

“mwo?! jinjjja??!! Kau menyukai namja yang baru saja kau kenal?!” tanya Sooyoung tak percaya

“emm.. mungkin saja ini adalah cinta pada pandangan pertama” jawab Yoona sambil tersenyum

“masih jaman gitu? Cinta pada pandangan pertama” ejek Sooyoung

“masih, buktinya aku, bwee” jawab Yoona sambil melet ke arah Sooyoung

“hahaha, yayaya baiklah baiklahh” jawab Sooyoung sambil tersenyum

Tentengtengtenggg~~~~ *anggap aja bel (?)

“kajja Soo, I’m Hungryy…..” rengek Yoona

“aku sedang malas makan Yoongg” jawab Sooyoung

“eh?? Wae? Tidak biasanya kau malas makan?” Tanya Yoona heran

“sudahlah, minta dengan Kai saja wwekwekwek” ledek Sooyoung

“isshh, yasudah, aku kekantin saja sendiri” jawab Yoona

Yoona berjalan keluar kelas, sedangkan Sooyoung memutuskan untuk membaca novel yang baru ia beli 2 hari lalu, sama sekali belum terjamah oleh Sooyoung.

Sooyoung melihat Kai keluar kelas sendiri tanpa ada Sehun disebelahnya, Sooyoung piker Kai pasti mengejar Yoona, tapi Sehun?? Dia kemana? Kelas ini sangat sepi. Oh tidak, Sooyoung mulai berpikir yang aneh-aneh.

“Yoong~” panggil Kai

“O, jongin..”

“Ne, em kau sendirian?”

“kau tidak melihatnya? Haha” canda Yoona

“yeah, haha berdua?” Tanya Kai cengengesan sambil menggaruk tengkuknya yang tidak gatal

“okeeyy” jawab Yoona sambil tersenyum melihat kelakuan Kai

Kai tertawa dan mereka pergi bersama berdua kekantin.

Sooyoung merasa tidak nyaman sekarang dikelas, Sooyoung memutuskan untuk keluar kelas, namun gerakannya kalah cepat, benar dugaan Sooyoung, Sehun langsung duduk disebelah Sooyoung dan membawa.. sepertinya bekal.

“hey, kau mau meninggalkan aku sendiri dikelas eoh?” Tanya Sehun

“isshh, ada apa?” Tanya Sooyoung jutek dan masih bergulat dengan novelnya

“lihat, aku membawa sandwich, kau tidak mau?” Tanya Sehun

“tidak, terima kasih”

Sehun yang merasa dirinya terabaikan(?) merebut novel Sooyoung dan menyembunyikannya dibelakang tubuhnya, saat Sooyoung ingin mengambil novelnya dari tangan Sehun, wajah Sehun dan Sooyoung sangat dekat, Sooyoung kaget dan langsung menjauhkan diri dari Sehun.

“yak! Novelku !” omel Sooyoung

“yeah, aku tau ini novelmu. Tapi tidak bisakah kau hargai tawaranku dan tidak mengabaikanku?” Tanya Sehun

“yah yah yah, baiklah, aku akan makan semua sandwichmu kalau kau mau!” kesal Sooyoung

Sooyoung langsung mengambil satu sandwich dari kotak bekal Sehun dan memakannya dengan perasaan kesal juga deg-degan mungkin. Sehun tersenyum simpul lalu memasang wajah dingin kembali.

“tidak usah buru-buru makannya” ucap Sehun

Sooyoung hanya diam menatap lurus kedepan dan mengunyah sandwichnya dengan cepat.

“nah sudah habis, sekarang aku ingin keluar, kembalikan novelku kakek cangkul!”

“shireo.. temani aku ngobrol dulu” jawab Sehun masih mengunyah sandwichnya

“aiisshhh… kau ini mau apa sih sebenarnyaa??!!” teriak Sooyoung

“aku.. aku mau.. emm, jawaban darimu” jawab Sehun

“jawaban? Jawaban apa?”

“jangan berpura-pura bodoh Choi Soolar!” ejek Sehun

“mwo?!! solar?! Kau kira aku bensin ! songong !” balas Sooyoung

“baiklah, aku mengalah. Biasanya seorang suami mengalah dengan istri” jawab Sehun enteng

“ckk, siapa yang mau jadi istri namja macam kau!”

“ada, kau” jawab Sehun

“naega? Hahahaahhaaha sangat tidak lucu” jawab Sooyoung

Sehun melemparkan senyum evil sedangkan Sooyoung menampakkan wajah marahnya kepada Sehun.

“kita pacaran saja bagaimana?” Tanya Sehun to the point

Sooyoung membelalakan matanya dan langsung tersedak batuk, padahal Sooyoung sedang tidak meminum atau memakan apapun. Sooyoung terdiam sambil menepuk dada nya karena kesedakan tadi.

“astagaa.. kau baru ku tembak saja sudah hampir jantungan, apalagi jika aku melamar untuk menikahimu” tambah Sehun lagi

Sooyoung memukul lengan Sehun dengan keras karena kesal, membuat Sehun kesakitan.

“kenapa aku dipukul?!” Tanya Sehun tak terima

“karena kau adalah orang yang paling menyebalkan didunia” jawab Sooyoung

Sehun memusut tangannya yang tadi dipukul oleh Sooyoung.

Bel pun berbunyi satu-persatu siswa-siswi pun masuk kekelas, Sehun langsung menjauh dari tempat duduk Sooyoung. Sooyoung melihat Sehun yang langsung menjauh sambil tersenyum geli. Kai dan Yoona pun masuk kekelas bersama dan menduduki bangku mereka masing-masing.

“cieee, ditemenin pujaan hati” ledek Sooyoung

“kau juga itu, habis ngapain? Berdua-duaan dengan Sehun tadi” balas Yoona

“aku? Gwenchana, dia hanya sedikit memaksa” jawab Sooyoung sambil berbisik

“memaksa apa? Menciumnya?” Tanya Yoona

“yak! Kau ini yadong sekali. Ani.”

“lalu?”

“dia…”

“dia kenapa?”

“diaa…. Memintaku untuk jadi pacar..nya”

“MWO?!!!!!” teriak Yoona terkejut, suaranya yang cempreng itu mengejutkan seluruh isi kelas, membuat Sooyoung malu karena kelakuan Yoona, untung saja tidak seongsaenim dikelasnya sekarang

“Im Yoonaa!! Pelankan suaramu!! ” marah Sooyoung

“woohhwooohhh! Benarkah itu?!! Itu sangat… wouuu mengejutkan!” heboh Yoona

“haduh, tidak usah berlebihan seperti itu pabbo!!”

“bagaimana aku tidak berlebihan! Kalian itu kan sangat membenci satu sama lain, dan sekarang, dia memintamu untuk menjadi yeojachingunya! Itu sangat kereenn!”

Sooyoung hanya geleng-geleng kepala menutupi wajahnya karena kelakuan Yoona, sedangkan Yoona hanya tertawa dan terus meledek Sooyoung.

-pulang sekolah-

“yaa calon yeojachingu Oh Sehun! Aku mau pulang duluan ne” ucap Yoona

“tidak usah memakai embel-embel calon yeojachingu Oh Sehun!” jawab Sooyoung ketus

“hihihi, aku ingin ke toko buku dengan….”

“dengan nugu? Kai eoh?”

“hehehe, neee…” jawab Yoona sambil cengegesan

“hissh, tidak usah berpura-pura menutupinya karena aku sudah tau!”

“hehe, sudah ya, aku ditunggu. Babay! Jaljayo! Semoga bahagia dengan Oh Sehun! Uppss hahaha” ledek Yoona

Sooyoung hanya memajukan bibirnya cemberut karena melihat Yoona selalu meledeknya.
Sooyoung pun memutuskan keluar kelas dan tiba-tiba ada seseorang yang mengagetkannya saat ia keluar. Siapa lagi kalau bukan Oh Sehun, yah, dia berdiri disamping pintu keluar kelas.

“omo! Omooo! Kau mengagetkanku!” omel Sooyoung

“memang aku hantu?” Tanya Sehun

“baiklah, terserah, aku sedang tidak mood berdebat”

Sooyoung berjalan meninggalkan Sehun, Sehun mengikuti Sooyoung dari belakang.

“kita ada pelatihan olimpiade nyonya Choi” ucap Sehun

Sooyoung menghentikan langkahnya, ia baru ingat saking tidak konsennya dia karena ada Oh Sehun di dekatnya, dia sampai lupa bahwa pelatihan olimpiade masih 1 minggu lagi.

“huft, aku ingat.” Ketus Sooyoung

Sehun hanya mendelikkan bahu dan menyetarakan langkahnya dengan Sooyoung, Sooyoung hanya diam berjalan tanpa menghiraukan Sehun dan berusaha mengalihkan pikirannya ke buku matematika yang sekarang sudah ada ditangannya.

“Soo..” panggil Sehun

“hm?” respon Sooyoung

“the answer”

“answer? What?”

“haft, lupakan” jawab Sehun

Sooyoung hanya tersenyum mengulum mendengar omongan Sehun. Yah, Sooyoung sebenarnya mungkin menyukai Sehun juga, tetapi dia sedang tidak mood untuk membicarakan perasaan cinta sayang suka atau apalah itu namanya, dia hanya memfokuskan ke olimpiade yang sedang di kerjakannya sekarang ini.

Sehun dan Sooyoung masuk ke ruang pelatihan olimpiade, disana semua peserta olimpiade berkumpul, termasuk Tiffany. Tiffany melihat Sehun dan Sooyoung masuk berduaan dari luar, dan itu tentu membuat Tiffany jengkel, tetapi ia tetap memasang wajah gembira diwajahnya.

Pelatihan pun dimulai,semuanya focus terhadap materi yang diberikan masing-masing tutor kepada mereka, jam sudah menunjukkan pukul 5 sore sekarang, semua peserta bergegas untuk pulang.
Sedangkan Sooyoung memutuskan untuk tinggal sebentar mencari buku-buku soal olimpiade diperpustakaan, Sehun langsung memasukkan buku-bukunya kedalam tas dan buru-buru menyusul Sooyoung, tapi tangan Sehun dicegat oleh Tiffany.

“mau kemana? Kenapa buru-buru?” Tanya Tiffany ramah

“bukan urusanmu” Sehun menjawab ketus dan melepaskan tangannya kasar dari tangan Tiffany

Tiffany tersenyum licik saat Sehun melepas paksa tangannya.

“wae? Ada yang mau kau bicarakan lagi? Jika itu penting cepatlah” ucap Sehun

“hanya sedikit yang ingin kusampaikan padamu. Aku hanya ingin mengatakan bahwa.. aku akan membuat kau dan Sooyoung tidak akan bisa bersatu”

Tiffany tersenyum evil, dan langsung meninggalkan Sehun sendiri di ruang pelatihan. Sehun merasa kesal karena perkataan Tiffany.

“cih! Coba saja. Yang ada aku akan semakin menempel dengan Sooyoung” ujar Sehun

Sehun langsung bergegas pergi dan mencari Sooyoung di perpustakaan.
Sesampainya di perpustakaan, Sehun buru-buru mencari Sooyoung, ternyata Sooyoung berada dikerumunan buku matematika, Sehun berpura-pura memperhatikan buku-buku matematika disekitar ia berdiri.

“Soo” panggil Sehun

Sooyoung tidak menghiraukan Sehun, dan masih berkutat dengan bukunya.

“Choi Sooyoung!” panggil Sehun lagi

Sooyoung langsung menoleh dan mendapati Sehun sedang melihatnya sekarang.

“eoh?! Sedang apa disini?!” Tanya Sooyoung kaget

“haish, tidak usah kaget seperti itu. Aku ingin menemanimu saja” jawab Sehun

“aku tidak perlu ditemani, pulanglah ini sudah sore” jawab Sooyoung

“aku tidak ingin pulang, sebelum kau menjawab pertanyaanku tadi pagi dikelas”

“mwo? pertanyaan apa?”

“perlukah aku mengulangi bahwa..” Sehun menggantungkan kalimatnya karena dipotong oleh Sooyoung secepatnya

“yayayayaa, cukup, diamlah”

“bagaimana aku bisa diam?” Tanya Sehun mulai kesal

Sooyoung hanya mendesah dan mulai mengumpulkan semua tenaganya untuk menjawab pertanyaan Sehun.

“aku rasa, kita keluar saja dari perpustakaan, tidak enak sekali disini” jawab Sooyoung

Sehun hanya mendelikkan bahu, dan mengikuti kemana Sooyoung pergi.

-Sesampainya di Taman-

“jadi?” Tanya Sehun

“kau ini! Kenapa sih tidak bisa bersabar sedikit?! Aku bingung !” gerutu Sooyoung

“berikan aku kepastian, aku sudah memberikan kepastian kepadamu, kalau aku menyukaimu, sekarang kau bagaimana?” Tanya Sehun

“aku tidak tau” jawab Sooyoung ketus

“baiklah, kau hanya perlu bilang iya atau tidak, simple” jawab Sehun

“memang kau pikir menyatakan perasaan itu mudah bagi seorang yeoja?! Yeoja butuh berpikir Sehun-ah, jangan memaksakan egomu, yeoja perlu berpikir apakah namja itu serius atau tidak dengannya”

Sehun terdiam sambil memandang wajah Sooyoung yang sedang kesal, yah Sehun tau bahwa ia salah memaksa Sooyoung untuk menjawabnya hari ini juga, karena memang Sehun tidak suka menunggu.

“baiklah, tidak usah di jawab hari ini” ucap Sehun

Sooyoung terdiam.

“aku pulang, jika tidak ingin menjawab, gwenchana, jika kau ingin diamkan aku, gwenchana. Tapi, perasaanku tidak pernah berubah untukmu”

Sehun berjalan menjauhi Sooyoung yang terdiam di taman.
Sooyoung terduduk dan memegangi kepalanya, sambil mendesah

“aaaahhh~ kau memang aneh, menyebalkan! Kenapa harus memaksa?!” umpat Sooyoung

Tiffany mendengar percakapan antara Sehun dan Sooyoung secara diam-diam karena dia penasaran kenapa Sehun sangat mengejar Sooyoung sehabis pelatihan olimpiade.

Tiffany tersenyum licik, dan berkata “hah, ternyata dia sudah menyatakan perasaannya”

“no problem! Aku akan terus berusaha sampai Sehun tidak menyukai Sooyoung lagi, aku sudah memiliki ide cemerlang” Tiffany berujar

Apakah rencana jahat yang ingin Tiffany lakukan? Penasaran? Tunggu selanjutnya di Chap.6

~TBC
Akhirnyaaa selesai chapter 5 nya… Gimana? Seru? Atau bagaimana? Mian ne gajje -_-v
readers dimohon sangat partisipasinya untuk FF ini ne, pengen tau lanjutan ffnya? Leave your Comment please🙂 karena kalau komennya sedikit dan tidak memuaskan, mungkin FF nya gak dipost lagi, karena berarti yang suka sedikit.. author akan selalu menanggu Komen para readers sekalian.. jadi tunggu chapter selanjutnya ne.. kalau komennya banyak, InsyaAllah bakal cepet publishnya.. Gomawo readers, author pamit (?) sampai ketemu di Chapter 6~~

36 thoughts on “Love In Enemy (Chap.5)

  1. WINTERCHAN September 29, 2013 / 2:27 PM

    Kenapa Tiffany jahat?😦
    penasaran banget authir, lanjutan ditunggu ^^

  2. shafaaazamzammm September 29, 2013 / 2:36 PM

    Berantemnya bikin ngakak:))) duh tiffany nya jahat ish, jangan misahin thehun sm sooyoung dong /.\ nice thor ditunggu kelanjutannya, fighting!!!!^^

  3. miss_sooyoungster September 29, 2013 / 7:27 PM

    Aaaa
    Knp lama bnget munculnya???
    akhirnya FF yg ditunggu2 muncul jugaaa

    Baguss sihh..tmbh seru ajaa
    Sehun Sooyoung nya makin keren debatnya (?)
    Yaa.. chapter 6 harus cepet di publish yaaa

  4. Nadya September 29, 2013 / 8:01 PM

    Kyaaaa akhirnya di post juga ff nya

    Aish sehun dasar
    Soo eonn sabar ne
    Yakkk itu tiffany punya akal busuk apa. Haish

    Next part ditunggu thor
    Fighting

  5. Sooyoung_sy September 30, 2013 / 1:16 AM

    Next part jangan lama-lama thor hehe

  6. Choi HanRa September 30, 2013 / 11:07 AM

    Aduh soo eon tinggal jawab ya aja biar langsung pacaran ama thehun xD
    Aduh tiffany jangan jahat dong biarin aja theun sama sooyoung😀
    Next part ditunguu~

  7. Nisrina September 30, 2013 / 3:40 PM

    Next thor!
    Jangan lama2 ne!

  8. wufanneey October 1, 2013 / 7:54 PM

    imut banget sih soohun ini…
    udah sooyoung terima aja deh cintanya sehun, kalo keburu direbut lagi sama tiffany entar nyesel terus nangis kan berabe (?)

  9. Zee Anggita October 3, 2013 / 6:05 PM

    waah penasaran thor, apa yg di rencanakan tiffany.
    nextnya di tunggu..

  10. elissone October 9, 2013 / 3:25 PM

    Wah, si tiffany licik bgt jadi orang-_-
    Syoo juga pake nggak jawab pernyataan-nya sehun
    Next part ditunggu!?

  11. Ferlinandita okt October 30, 2013 / 1:45 PM

    Bagus,, banget ceritanya!! Ditunggu part selanjutnya😉

  12. park choi November 17, 2013 / 4:07 PM

    Ceritanya keren thor!!! Cepetn lanjut part 6 nya ne? Aku tunggu next!!!

  13. Oh Sooyoung November 18, 2013 / 5:28 PM

    Ahhhh!!!! Ceritanya seruuu thor!!! Keren!!! Bagusss!!! Huaaaaa!!! Next yahhhh!!!!!! Yahhhh

  14. alivya veralina November 18, 2013 / 5:35 PM

    Ihh tiffany jahat amat dah -___- soohun couple aku suka semoga happy ending yah. Lanjut chapter 6 ya thor🙂

  15. lalita K November 18, 2013 / 5:47 PM

    Omo! Tiffany licik banget -,- sooyoung knp ga langsung terima aja cintanya sehun? Hishh -_- sehun jgn patah semangat!! Fighting!! Kkk lanjut thor

  16. farah azzahra November 18, 2013 / 6:13 PM

    Wah gawat tiffany merencanakan sesuatu o_o jd penasaran nih apa rencana jahat tiffany huh.. Lanjut lanjut😉

  17. zaskya anita November 18, 2013 / 6:50 PM

    Moga aje ini cerita soohun couple happy ending kkk😀 next oyy next kkk😀

  18. Jung Noona November 18, 2013 / 7:29 PM

    Next chapter 6 ! Cepeten, aku tunggu ne?😉

  19. syoo kim November 18, 2013 / 7:38 PM

    Wow ceritanya daebak!! Next thor, penasaran apa rencana jahat tiffany😀

  20. naomi kim November 18, 2013 / 7:57 PM

    Aisshh tiffany nape licik amat dah? Huft -_- apa dia iri liat soohun couple? Sehun sabar yah, pasti sooyoung terima kok cintanya sehun hahaha… Fighting thehun!! Aku tunggu lanjutannya yah?😉

  21. raina November 18, 2013 / 8:22 PM

    Wah wah gawat nih gawat, duh apa yah? Rencana tiffany? Pensarann nihh thor, lanjut yah ditunggu?

  22. choi lula November 18, 2013 / 9:06 PM

    Aku suka ceritanya thor, perfect,nice,keren, pokoknya bagus deh bagusss banget sumpah! Ga sabar nih nungguin chapter 6 nya, di tunggu yah ..

  23. valerina lukito November 18, 2013 / 9:25 PM

    Thor sumpah ini cerita seru banget, apalagi ini soohun couple, aduh sumpah cocok banget.. Gue tungguin chapter selanjutnya yah thor, dan gue pingin soohun couple happy ending *maksa xD oke? Next thor…!!!

  24. jongin December 3, 2013 / 8:52 PM

    Daebak!! *tepuk tgn* next gua tggu!

  25. cindy natasya December 3, 2013 / 8:56 PM

    Chap 6 nya mana nih thor? Lama bgt, ampe lumutan nungguinx -_-

  26. mutia anita December 3, 2013 / 8:59 PM

    Thorr, part 6nya kapan keluar? T.T

  27. yeni swisty February 14, 2014 / 8:23 PM

    tiffany jgn gitu dong, soo yg sabar ya🙂
    next part nya kpn keluar??

  28. KyuhyunBaekhyunSooyoung July 12, 2014 / 5:42 PM

    Annyeong!!! Saya bukan new reader tapi saya lama reader #lol
    Sebenarnya saya Sudah lama…. Sekali baca ff ini, tapi aku belum tahu aturan reader fanfic waktu dulu sama aku gak punya word press. Jadi ginilah chap sebelumnya saya belum comment /maafkan diriku/ *bow*
    Tapi aku jujur, aku suka banget ff mu itu. Kayak fresh from open (?)
    Aku tunggu ya… Kelanjutannya, jangan lama-lama. Aku setuju sama reader lain, kita nungguin ff ini sampai lumutan (?) #loh
    Tolong dilanjutin author…..🙂

  29. septiyana March 10, 2016 / 8:00 AM

    Lanjutin dong chapter 6 author pingin taunihhh jadi kepoooo

  30. Depp July 6, 2016 / 1:53 AM

    Woaaahh!! Please lanjut dong😀 nih ff keren banget, aku suka🙂 buruan ditunggu next chap

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s