[FREELANCE] Bitter – 2 of 2

bitter-kimmisol1Title : Bitter (2/2)

Author : Misol Kim

Length : Twoshot

Genre : Friendship, Sad, Romance.

Rating : G

Main Cast :

Choi Sooyoung || Kim Joonmyun

Other Cast :

Oh Sehun || Jung Krystal || Kim Dasom

 

=== Bitter ===

 

Tidak seperti biasanya. Hari ini aku bangun pagi tanpa alarm ataupun teriakan garing oppa ku dan menyiapkan sarapan ‘untuk pertama kalinya’

“Wow. Apa ini benar Sooyoung? Sooyoung yang selalu bangun telat dan manja?” sindir oppa ku Siwon.

“Err. Memang siapa lagi ? Oh iya oppa aku akan pergi. Selamat menikmati sarapanku” ucapku sambil mengecup pipi Siwon-oppa sebelum berlari kecil keluar apartemen.

“Yah, Sooyoungie apa kamu tidak sarapan?”

Diluar sana Joonmyun sudah menunggu ku. Ia memakai celana selutu, t-shirt berwarna biru muda yang sederhana tapi tetap terlihat keren, ditambah cap. Semua terlihat perfect didirinya.

Cool” gumamku.

“Wah Youngie. Kamu terlihat sangat cute dengan skirt itu”

“Haha apa kamu mencoba membuatku senang eh?” aku terkekeh menjawab. “ Jadi kita akan kemana?”

“Pertama aku ingin sarapan, aku yakin kalau kamu belum sarapan?”

Aku hanya menangguk “Bagaimana dengan Dasom? Kita tidak akan mengajaknya? Apa dia sudah  sarapan?”

Joonmyun menghela napas panjang sebelum menjawab “Sebenarnya Sehun sudah datang tadi pagi. Jadi jangan mengkhawatirkannya”

Kajja!”

***

Setelah kami sarapan di cafe terdekat apartemen. Joonmyun ingin ke Lotte World. Joonmyun bilang dia sama sekali tidak pernah kesini, walaupun  sering bermain ke Sungai Han yang jarak nya cukup dekat dengan Lotte World.

Pertama kita mencoba ice skating. Joonmyun lumayan mahir bermain ice skating. Well, berbeda jauh dengan ku yang sebenarnya sudah jarang sekali bermain ice skating. Tidak jarang aku jatuh dan tidak jarang juga diantara kita ada skinship.

Awalnya Joonmyun mengajakku untuk mencoba Bungee Drop. Karena aku seperti mempunyai phobia akan ketinggian kami menggantinya dengan berjalan jalan ke pusat perbelanjaan yang ada didalamnya. Disana Joonmyun menarik tanganku memasuki toko yang menjual seperti couples stuff.

“Youngie apa perlu kita membeli ini?” Joonmyun menunjukkan gelang yang terlihat unik. Kelihatannya sih itu untuk pasangan.

“Tapi- kita bukan pasangan?”

“Uh. Bukankah kita terlihat seperti sepasang kekasih hari ini?” ucapnya seperti biasa dengan terkekeh pelan.

‘Blushing’  Aku dengan cepat memegangi pipi ku yang mulai seperti tomat, sebelum Joonmyun menyadarinya.

“O-okay. Ayo kita beli ini” kata ku dengan kata terpatah patah.

Setelah Joonmyun membayarnya. Joonmyun mengambil tanganku, dia memakaikan  gelang itu. “Sekarang kita punya sama” katanya sambil menunjukkan gelang yang dengan indah berada di pergelangan tangannya.

***

Hari ini hari kelulusan bagi siswa siswi high school se- Korea Selatan. Hari ini aku juga merasa sangat senang dan sedih. Senang bisa melanjutkan ke tingkat lebih tinggi lagi, sedih karena harus berpisah dengan Sehun.

Memang aku dan Sehun tidak pernah terpisah dari taman kanak kanak. Kami selalu bersama walau kadang kami beda kelas. Hari ini Sehun terlihat sangat gembira karena dia diterima agency yang bisa dibilang terkenal di Korea Selatan ini. Impiannya menjadi seorang aktor sebentar lagi terwujud.

“Sooyoung! Aku harap kamu tidak benar benar akan melanjutkan ke universitas jauh disana” Katanya sambil memelukku dengan ekspresi sedih.

Aku membalas pelukannya lalu mengadahkan kepala untuk melihat wajahnya. “Kita masih bisa tetap berhubungan Sehun. Menggunakan skype mungkin?”

“Tapi tetap saja itu berbeda Soo. Hum, bagaimana jika hari ini kita pergi bersama? Ya kira kira untuk yang terakhir kalinya?”

Good Idea!

Sorenya sesuai janji Sehun tadi, kami pergi ke bioskop setelah itu kami pergi ke restaurant  untuk makan malam.

“Shikshin”

“Um”

“Apa kamu suka Joonmyun hyung?”

“Tentu saja tidak. Mengapa?” jawabku masih tetap fokus dengan makanan.

“Akhir-akhir ini kalian sering pergi bersama kan, terus kamu juga mulai lebih feminim”

“Sehun-ah, kamu pikir aku dulu apa!” jawabku seraya memberikan death glare.

“Aku hanya bertanya. Aku tidak memintamu untuk memberi ku tatapan itu. Hey, jujurlah mungkin kamu butuh bantuanku?”

“Apa itu terlalu jelas?”

***

Dua hari setelah hari kelulusan, Siwon-oppa menyuruh ku untuk bersiap siap untuk ke California. Oh iya, aku diterima di salah satu Universitas Kodekteran di Caifornia. Sebenarnya masih ada waktu sebulan untuk memulai kuliah, cuma masih banyak administrasi yang harus diselesaikan jadi aku harus berangkat lebih awal.

Sebelum menuju airport aku menyempatkan diri untuk bertemu Joonmyun. Syukur, Joonmyun masih berada di apartemennya mengingat dia sudah mulai trainee.

“Joonmyun-ah” teriak ku sambil membuka pintu apartemennya.

“Uh Youngie? Ada apa sepagi ini mencari ku?”

“Aku akan berangkat untuk mengurusi segala administrasi kuliah. Aku hanya ingin mengucapkan selamat tinggal he-he.”

“Kenapa begitu cepat ? Kenapa tidak tunggu aku debut menjadi aktor dulu?” Jawabnya dengan bercanda.

Aku hanya tersenyum “Itu akan menjadi sangat lama. Okay hanya itu saja, semoga bertemu lagi” dengan lambaian tangan terakhir

“Youngie!” Aku membalikkan badanku kembali. Joonmyun berlari kecil ke arah ku lalu memelukku erat. Sebelum ia melepaskan pelukannya ia memberikanku kecupan singkat di bibir. “Manis” gumamnya. Aku bisa mendegarkannya. “Jangan melupakan ku, Youngie. Maaf aku tidak bisa mengantar mu ke airport” ucapnya seraya melambaikkan tangan ke arahku.

‘Itu singkat, tetapi sangat manis.’

***

Setelah menyelesaikan kuliah aku tidak kembali ke Seoul. Aku mendapatkan pekerjaan disini, kemungkinan untuk kembali itu sangat kecil. Mengingat Siwon-oppa yang juga bekerja disini.

Dari sini aku masih sering berkomunikasi dengan Sehun walaupun itu hanya melalui telepon ataupun jejaring sosial. Aku juga sering menonton drama-drama yang dimainkannya, sama halnya dengan Joonmyun.

Sehun dan Joonmyun sudah seperti rival. Mereka kerap di bicarakan di dunia entertainment. Di klinik tempat aku bekerja pun kebanyakan para suster disini menyukai Sehun dan Joonmyun, tak jarang juga ada perselisihan. Ya, kadang aku juga bertanya tanya sedikit tentang Joonmyun kepada mereka. Aku dan Joonmyun tidak pernah saling komunikasi semenjak pindah ke California, Joonmyun sangat sibuk dengan dunianya.

‘Beep Beep’ handphone ku bergetar bertanda ada pesan masuk. Dengan cepat aku meraih benda tipis itu.

From : Sehun

Seketika aku mengingat masa lalu kita. Berbicara hal hal tidak penting, memakan ice cream bersama di taman dekat apartemen mu dulu. Yah, Sooyoung apa kamu tidak sedikitpun merindukan Joonmyun ? Bagaimana kalau kita saling bertemu ? Aku sangat merindukanmu. Joonmyun pasti juga.

To : Sehun

Apa menurut mu ini akan berhasil ? Dia adalah seorang aktor sekarang sama sepertimu. Aku tidak ingin memiliki masalah dengan fans kalian, who knows fans kalian melihat ku berjalan bersama kalian. Bisa bisa aku di bash mati matian, memikirkannya saja sudah membuatku takut.

From : Sehun

I won’t let it happen, trust me. Aku dan Dasom sangat merindukanmu, betapa kejamnya kamu tidak merasakan hal yang sama denganku, dan mungkin Joonmyun juga.  Bagaimana jika kamu terlambat? Bagimana jika Joonmyun sudah dengan yang lain?  Intinya kamu kembali kemari. I’ll get you a ticket first, deal?

‘Sehun benar. Bagimana jika Joonmyun sudah dengan yang lain ? Aku tidak akan membiarkan itu terjadi.’

To : Sehun             

Yeah. Aku tidak ingin sahabat kecil ku ini sedih. Oke aku akan kembali ke Seoul.

Hari itu juga aku meminta ijin kepada Siwon-Oppa. Awalnya aku dilarang keras, Oppa benar benar memanjakanku. Tapi berkat bantuan dari Sehun, aku diijinkan. ‘Betapa menyenangkannya!’

***

Sebelum menuju airport aku menyempatkan diri untuk ke klinik mengambil beberapa stuff. Aku juga mengucapkan selamat tinggal kepada rekan kerja, ya walaupun aku akan ambil cuti cuma sekitar dua minggu. Aku melihat para suster klinik ku berwajah sedih. ‘Ada apa’

“Hey, what’s going on? Why do you all look so sad?”

“There were rumors say my idol is getting married this month”

 “Don’t be so sad. I’ll get you the original signature from Sehun Oh after i got back to Seoul.  Bye!”

Aku ke Seoul dari Bandara Internasional Fransisco. Setelah melewati beberapa security check point aku melangkah ke ruang tunggu keberangkatan.

Masih ada 30 menit lagi sebelum keberangkatan. Aku mengeluarkan Ipod dan mulai memutar playlist, sambil mendengarkan lagu aku membuka web untun mencari hal hal apa saja yang sedang ‘hot’ di negara kelahiranku itu.

“Top 10” gumamku seraya membukanya. Tidak ada berita yang cukup menarik, hampir semua tentang  politik, um tunggu. Di urutan pertama dari topik itu benar benar menarik perhatianku “Joonmyun Kim is getting married this month” . Dengan cepat aku membuka artikel itu dan membacanya.

Air mata telah mulai turun, menurut artikel ini Joonmyun sudah bersama kekasihnya ini selama 9 tahun. Itu berarti setelah aku pergi dari Seoul. Mungkin ini yang membuat suster tadi sedih, jadi itu Joonmyun. Tak lama handphone ku bergetar, tertera ada panggilan masuk dari Sehun.

“S-sehun. Apa artikel itu benar?” Jawabku sambil menahan tangis.

“Maaf Soo”

“Apa artinya aku telat?”

Tidak bisa menahan lagi, tangisan ini mulai pecah. Orang-orang hanya bisa melihat aneh ke arah ku. Sehun hanya diam tidak menjawab. “B-bagaimana dengan perasaan ku ini Sehun?”

“Maaf Soo. Aku benar benar baru tidak tahu ini. Dasom pun baru tahu setelah aku menanyakannya.  Jadi bagaimana? Apa kamu akan tetap kemari?”

Ku putuskan telepon itu. Terlalu sedih untuk berbicara, terlalu lemah untuk berjalan. Melihat ipod yang masih terbuka dengan artikel tadi aku kembali melanjutkan membaca.

Di artikel itu tidak disebutkan nama calon pengantinnya. Tapi feeling ini menyebutkan bahwa itu ‘Soojung’ dari semua ciri ciri yang disebutkan Joonmyun dalam konferensi pers. Aku meremas bagian leher shirt ini, dalam line terakhir dari Joonmyun dia menyebutkan “ Sebenarnya aku jatuh cinta pada tetangga di apartemen sebelum aku debut menjadi aktor. Tetapi dia keluar negeri untuk melanjutkan kuliahnya, dia pergi disaat yang tidak tepat. Di saat aku belum menyatakan cintaku. Tapi semua itu masa lalu. Kini aku sudah bersama yang lain, aku bahagia bisa mencintainya dulu.” Saat ditanya apa Joonmyun ingin bertemu dengan cinta pertamanya ia menjawab “Untuk saat ini sepertinya tidak” Akhir dari kata Joonmyun benar benar membuat dada ku ini menjadi sesak. Tangis ku semakin lama semakin menjadi jadi, tetapi saat seseorang menyentuk pundakku aku berhenti dari tangis ini.

“Maaf nona, apa tujuan mu untuk ke Seoul?” tanya salah satau petugas yang lancar berbahasa korea. Aku diam aku bingun apa aku harus menlajutkannya? Mengingat kata terakhir dari Joonmyun dalam artikel itu “Maaf, sepertinya tidak” jawabku seraya berdiri dan melangkah keluar menuju rumah.

To : Sehun

Maaf aku memutuskan telepon dari mu begitu saja. Mungkin aku akan mengunjungi mu lain kali? Salah satu dokter di klinik ku sedang sakit, aku harus menggantikannya. Ucapkan selamat pada Joonmyun jika kamu menemuinya.

Sekarang aku mengerti. Tidak semunya dalam cinta berakhir dengan manis, mungkin cinta berakhir dengan manis hanya ada dalam dongeng dongen saja, kadang semuanya berakhir dengan pahit. Sepahit cinta ini.

===Bitter===

Akhirnya selesai =.= ini ff paling gaje pasti kan?

Sebelumnya aku lupa ngasih tau, Sehun manggil Joonmyun ‘Hyung’ itu karena  Sehun sekolahnya lebih awal (?)

LOL. Aku sebenernya ganyadar buatnya.

Maaf atas typo dan kesalahan bahasa lainnya.

 

Bagi reviewnya dong ><

 

 

8 thoughts on “[FREELANCE] Bitter – 2 of 2

  1. srimurdhaningsih September 23, 2013 / 9:46 PM

    huwee suhonya jahat sama sooyoung ><
    nice ff

  2. AdoreKyuYoung September 24, 2013 / 2:40 PM

    Mengapa joonmyeon tidak berakhir sama soo eonnie?! Bikin sequel thor? Bikin happy ending ya?

    • Misol Kim September 24, 2013 / 6:43 PM

      Sequel dalam proses nih /lol/ ^^

  3. reinathaknight September 24, 2013 / 4:58 PM

    Sequel Please… Sedih banget Soo eon😥

  4. Yufasa September 29, 2013 / 11:07 PM

    kalo kg ada sequel author aku cekek !!XD
    hahah… Ini harus wajib ada sequel… Masa gantung kan kg seru jadi ditunggu sequelnya

  5. Rizky Amelia December 23, 2013 / 9:25 PM

    Eonni sequelnya ada?? Ada yaa pliss pliss
    Kasian liat Soo eonni yg sedih bangett:((

  6. syoffgisyoung July 25, 2014 / 6:07 AM

    Gak salah lagi nih!ini ff yang waktu itu aku baca pas jadi siders,iya kan?hehehe,btw ceritanya nusuk banget loh

  7. Varash Kim October 5, 2014 / 11:32 PM

    Ternyata ada part duanya
    tapi…
    endingnya bikin naik darah…
    ahhh suho jahat:/

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s