[FREELANCE] BLUE MYTH – CHAPTER 1

Tittle : Blue Myth Part 1

Cast : – Cho Kyuhyun
– Choi Sooyoung
Lenght : Chapter/Series
Rating : General
Author : Sung Hyo Byung
FB : Rosanna Samosir www.facebook.com/rose7d
Twitter : @25Rose_Samosir
Disclaimer : Cast milik Keluarganya! Fanfiction ini murni buatan saya gak copas dari media manapun!!! Ff ini terinspirasi dari banyak ff yg pernah saya baca.
Summary : Mereka bersumpah tidak akan menikah seumur hidup. Agar dapat berbahagia selamanya, sampai kapanpun mereka takkan berpisah. Itulah ikrar yang telah mereka pilih
****
 
Sebenarnya bukan kebiasaan eomma bangun sepagi ini. Apalagi di hari minggu. Tentu saja hal ini membuat hatiku agak bertanya tanya.
“Sooyoung-ah, kamu kepingin punya pengganti appa, tidak?” tanya eomma seraya menuangkan kopi panas ke dalam cangkir.
“Apa?” tanpa sadar aku merosot dari sofa. Sambil buru buru bangun, aku menjerit, “appa?” Sret!! Kopi yang sedang dituangkan eomma tumpah.
“Aduuuuh, panas! Sooyoung, kenapa harus menjerit?” eomma yang terkejut mendengar suara kerasku ganti berteriak.
“I…..ini serius? Eomma, tadi ngomong apa sih?” “Choi Sooyoung! Tenang dong! Eomma mau jelaskan dulu” Aku menjatuhkan diri di sofa. Buru buru kuteguk kopi yang disodorkan eomma. Tenang, tenang! Kataku pada diriku sendiri. Tapi aku tetap saja tak bisa percaya.
Panggilan ‘appa’ bagiku yang telah hidup berdua saja dengan eomma sejak aku berusia 7 tahun, bukanlah panggilan yang kurindukan. Malah, nyaris tak terpikir olehku.
Appa kandungku seorang yang gentleman, bertubuh tegap, dan keren sekali. Appa sering mengajakku ke taman hiburan, kolam renang, mendaki gunung, bahkan sampai pergi memancing yang merupakan hobi beratnya. Pendeknya, dia mengajakku ke berbagai tempat. Itu bisa di buktikan dari foto foto kenanganku bersama appa. Cuma sedikit foto yang diambil di dalam rumah maupun di sekitar rumah.
Apapun yang kuinginkan pasti di belikan appa. Sebagai bukti, dalam foto fotoku itu, tanganku selalu memegang mainan yang berbeda beda. Pokoknya appa sangat memanjakan aku.
Kebalikan dari appa yang begitu baik, eomma adalah ibu rumah tangga yang suka keluyuran, punya hobi yang…aduh, benar benar tidak enak untuk diceritakan. Sampai akhirnya, skandal penyelewengan eomma terbongkar. Wah, terpaksa deh aku ceritakan juga. Appa meninggalkan rumah tanpa memikirkan diriku yang waktu itu masih SD.
Sejak itulah, selama 8 tahun aku hidup berdua saja dengan eomma. Eomma tampak tenang saja dengan keadaanku. Dia bekerja terus menerus dari pagi hingga malam. Sementara, aku harus rela menjadi juru kunci.
Pulang sekolah, tak ada seorang pun yang dapat kuajak bicara. Aku paling benci saat aku membuka kunci dan melangkah masuk ke dalam rumah. Rumah yang tertutup rapat dan tak berganti udara sejak pagi. Kalau musim panas rasanya ‘uh!’ Kalau musim dingin ‘brr!’
Jika dikeluarga lainnya begitu pulang ke rumah selalu ada ibu yang menanti. Lalu, pada musim panas dan musim dingin, suhu rumahnya selalu disesuaikan. Dan tentunya, terdengar suara TV, percakapan, musik yang semua itu membuat rumah terasa hangat.
Aku sudah terbiasa tanpa musik, tanpa orangtua, ataupun kehangatan. Aku berusaha menyesuaikan diri. Meski mungkin itu agak mustahil. Tapi aku tetap akan berusaha tegar. Aku juga tahu bahwa aku hanya menguatkan hati saja. Tapi, aku tak ingin menyusahkan hati eomma yang sudah berusaha keras sekuat tenaga, hanya untuk hal sepel seperti itu.
Sejak appa tidak ada, eomma yang semula seenaknya, kini mau bekerja keras. Sudah semestinya aku juga berusaha keras. Apalagi mulai musim semi tahun ini, pada usia 15 tahun, aku menjadi siswi kelas 1 SMU. Iya, kan? Karena itulah di depan eomma, aku selalu memperlihatkan bahwa aku seorang anak yang bertanggung jawab.
“Sooyoung-ah, kamu kepingin punya appa atau tidak?” pertanyaan eomma membuatku terkejut.
Eomma yang selalu pulang malam karena bekerja, biasanya menjadikan hari libur sebagai waktu istirahat. Dan, pada waktu waktu yang terbatas itu, eomma mana pernah bercerita bahwa dia berhubungan dengan seorang pria.
“Maaf ya, sooyoung. Selama ini eomma diam saja. Eomma tak ingin kamu menganggap seolah eomma mulai suka pacaran lagi.” Eomma duduk di sebelahku dan memandangiku dengan tatapan serius.
“Eomma!” ujarku pelan, berbeda sekali denga tadi. Di luar jendela sayup sayup terdengar suara angin lembut yang menyentuh pepohonan. Cahaya mentari pagi yang masuk menembus berwarna jingga. Dari dapur yang sekaligus juga ruang makan, terdengat suara desisan air mendidih.
Pagi yang tenang.
Sambil mengangkat kopinya ke mulut, eomma berkata, “Dia baik sekali. Jujur dan kelihatannya dia mau mengajak eomma ke manapun. Bila bersamanya, eomma merasa sangat aman.”
“Hmmm…” aku merangkul lututku dan pandanganku melihat ke bawah. Tapi telingaku mendengarkan baik baik ucapan eomma.
“Hubungan dengan appa berakhir 8 tahun yang lalu. Sejak itu cara berpikir eomma berubah. Atau tepatnya terpaksa berubah. Eomma berpikir tak ingin mengulang kesalahan seperti itu lagi. Sejak saat itu, eomma jadi memikirkan orang lain…juga tentang sooyoung.” Pandangan eomma sangat menusuk. Aku baru pertama kali melihat eomma berekspresi begitu menarik.
“Lalu selama 8 tahun terakhir ini, eomma bertemu dengan banyak orang, dan mengalami berbagai hal…” “Eomma jatuh cinta, ya?” kali ini aku bertanya.
“Sooyoung-ah, selagi manusia masih hidup, belum tentu jatuh cinta hanya sekali. Dan lagi bukan berarti yang bisa pacaran itu yang muda saja. Eomma pernah lho mendengar pendapat begitu.” “Apa itu? Yang terakhir itu berlebihan”
“Memangnya eomma sudah tua?”
“Eh, ngelantur. Eomma masih muda kok.” Hihihi… Eomma cantik sekali kalau marah begitu.
“Dengar Soo, cerita eomma belum selesai. ” “Iyaiya…maaf” Padahal aku selalu siap mendengarkan ucapan eomma selanjutnya. Tapi keheningan kembali lagi. Diam, diam, dan diam!! Eomma menunduk. Lanjutan kata katanya tidak ada dan dia hanya mempermainkan cangkir kopi yang sudah kosong dalam genggamannya. Keheningan ini harus diatasi! Pikirku panik.
“Eomma berjanji….” tiba tiba terdengar suara eomma.
“Apa?” aku mengangkat wajahku. Sambil tetap memandangi cangkir kopinya, eomma meneruskan ucapannya. “Rasanya bila bersamanya, eomma mampu menjaga keluarga kita.”
“Eomma!” Kali ini eomma memandang ke arahku.
“Mungkin Soo tidak mengerti…tapi eomma merasa takkan dapat bertemu dengan orang yang baiknya melebihi dia.” Aku tahu bahwa ada beban di pundak eomma.
“Tapi…” eomma meneruskan, “Tapi, bila Sooyoung tidak suka dengan pembicaraan ini, bila Sooyoung tidak setuju…eomma tidak akan menerimanya.”
“Eomma…” aku meletakkan cangkir kopiku di meja dan membalikkan bahuku menghadap eomma. “Eomma ingin dengar jawabanmu Soo. Pendapat mu sangat penting. Karena eomma ingin kamu bahagia.”
Mata yang cantik. Mata orang yang sedang jatuh cinta. Eomma sudah berubah, ya? Ya, sudah berubah. Aku tak mampu bertanya lebih dari ini. Sejak berpisah dengan appa 8 tahun yang lalu, eomma menderita. Bekerja siang malam untuk membesarkan diriku. Tapi kini mata eomma tampak begitu berbinar binar. Apakah karena lelaki itu?
Mungkin juga, ya. Aku jadi berpikir kalau eomma jadi berekspresi begini. Kalau eomma jadi begitu bahagia. Mungkin itu memang baik.
Aku menepuk bahu eomma tanda setuju tanpa kekhawatiran atau kebimbangan apapun. “Semoga bahagia, ya!” ucapku yang di sambut eomma dengan air mata bahagia.
TBC

26 thoughts on “[FREELANCE] BLUE MYTH – CHAPTER 1

  1. ymshtemi September 6, 2013 / 6:36 PM

    Aku masih bingung sama ceritanya… Next chapt aja deh ditunggu!😀

  2. Dkv September 6, 2013 / 7:03 PM

    Lnjt.

  3. Yufasa September 6, 2013 / 8:24 PM

    maaf sebelumnya ya thor, tapi aku sumpah belum mudeng dengan jalan ceritanya, mungkin karna kependekan sih🙂 ehm…. Ditunggu ya nextnya, figthing

    • chakyuyoungster September 7, 2013 / 1:29 PM

      Ah, aku juga bingung -_-

      kkk. Pokoknya bca next part nya ajah ya chingu
      . Gomawo ^^

  4. Putri Fitriani September 6, 2013 / 8:29 PM

    Aku belum paham thor
    Lanjut ya thor
    Ditunggu lho

  5. Arvina ELFishy September 6, 2013 / 9:36 PM

    aq jg stju…haha
    tp aq feeling g enak…
    JEBAL…YG JD AYAH TIRI SOO JGN AYAH KYUHYUN DUNK!!!!!

    ok…smg aq slh nerka y… hehe
    ffny bkin deg2an pdhl bru awal blm klimaks y hehe
    ditunggu klanjutanny y chingu…gomawo (*^﹏^*)

    • chakyuyoungster September 7, 2013 / 12:39 PM

      Wah makasi ya. Kyknya tebakan kamu bener deh😄. Pokoknya ikutin aja alurnya. Kk ~

  6. Ike primalia September 7, 2013 / 7:53 AM

    Next chingu

  7. safira faisal September 10, 2013 / 10:18 AM

    aku masih bingung, tapi bagus sih. Lebih bagus lagi kalo chap2 nya cepet *modus* ditunggu chap2 nyaa^^

      • borayoung September 10, 2013 / 4:46 PM

        saeng, kamu langsung post sendiri chap berikutnya yaa

  8. chakyuyoungster September 11, 2013 / 4:14 PM

    Eon, nge-accept ny gmn? Soalnya notifny kagak ada -_-

  9. Nure' SooMappiasse September 11, 2013 / 6:00 PM

    Jgan kyu, jangan Kyu . .
    Aduh dEg2an sndri, nebAk2 alur.y . .
    Next

  10. yeni swisty September 11, 2013 / 8:45 PM

    Next, klo bisa part 2 nya lebih panjang,😀

  11. elvi April 21, 2014 / 6:57 AM

    gk ngerti ma jalan ceritanya..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s