Sherlock Holmes Academy – [Chap’2] Message (Baekhyun Mystery Cont’)

Image

Author: Park JeByung

Tiltle: Sherlock Holmes Academy –

Rating: T.

Genre: Mystery, Romance, Friendship, Garing

Lengt: Series

Cast: Choi Sooyoung, Park Chanyeol, Kang Jiyoung, Baro, Kris Wu, Byun Baekhyun, Xi Luhan

Other Cast: Kim Jonghyun, Krystal Jung, Bae Suzy, Lee Taemin and other(find by yourself)

 

Hi! Author di chap yang ini pake pov yang Sooyoung dulu. Aduh ini cerita garing, abis author bingung. Readers ada yang suka Detektif ga? Kayak komik Conan, Novel Sherlock Holmes, Lupin? Ada yang sukakah? -ABAIKAN- selamat membaca^o^

 

Sooyoung POV

 

Aku terkejut lalu menendang sesuatu, saat melihat kebelakang ternyata Chanyeol terpental kebelakang. Oh ternya Chanyeol yang memegang pundakku.

“yya! Appo!” Rintih nya. Aku membantunya berdiri.

“Kenapa kau disini? Bukankah kau dikelas mengikuti pembahasan tentang hilangnya Baekhyun?”

“Aku disini mencarimu dan Jiyoung. Baro dan Kris mencari Jiyoung dan menemukannya di lantai 3, sementara kau kucari. Songsaenim membahas tentang Murid yang meninggal 10 tahun yang lalu karena serangan jantung mendadak, dan tempat duduknya persis ditempat yang Baekhyun dudukki. Mereka mulai menghayal tentang arwah murid itu yang begentayangan dan menculik Baekhyun untuk dijadikan teman  di dunia nya.” Yaampun mereka sungguh bodoh percaya pada hal mistis seperti itu. “tapi karena aku, Kris dan Baro tidak percaya hal mistis,” oh dia sependapat denganku. Aku tersanjung. “Kami memutuskan untuk mendatangimu dan Jiyoung dan hmm yaa sedikit membantu mencari Baekhyun disini.”

“Huh mereka sungguh bodoh mempercayai hal seperti itu.” Aku bersender ke dinding sambil menatap pintu tadi.

“Hey, kenapa kau memandang pintu itu dengan serius? Oh! Bukankah itu pintu arwah yang terkenal disekolah ini ya? Wah kau hebat mendekati pintu itu tanpa rasa takut.” Ayolah chanyeol, bukankah kau bilang tidak percaya hal mistis?

“Aku curiga dengan pintu ini.” Jawabku. Lalu melirik jam tanganku, sudah pukul 1 siang dan kami melewatkan istirahat ke-2. Sebentar lagi pulang sekolah dan makan bersama di ruang makan khusus. “Lebih baik kita kembali kekelas, sebentar lagi pulang.” Lalu aku berjalan meninggalkan Chanyeol. Diapun mengikutiku.

Aku bertemu Kris, Baro, dan Jiyoung dilantai dasar. Mereka tampak mengobrol dengan antusiasme yang tinggi.

“hey hey Sooyoung! Kau tau? Baekhyun diculik arwah Chen loh! Menyeramkan.” Jiyoung mulai berbicara padaku yang sedang berjalan kearahnya. Chen, dia adalah nama murid yang meninggal itu.

“Jangan percaya hal mistis itu Jiyoung-ah. Hanya orang bodoh yang percaya hal seperti itu.” Jawabku tenang lalu menarik tangan Jiyoung berjalan keluar diikuti 3 namja tadi.

“Jadi kau bilang aku bodoh huh?” Dia cemberut seperti anak kecil.

“Aku tidak bilang kau. Tapi kau yang mengakui nya.” Dia lalu memanyunkan bibirnya. Aku senang menggoda Jiyoung hingga ia kesal.

Kami sampai di depan kelas dan membuka pintu ternyata tidak ada guru, kelas pun ribut seribut ribut nya seperti pasar. Setiap kelas itu kedap suara, jadi sekeras apapun tidak akan sampai terdengar keluar. PLEK~! Lap basah yang kulihat sering digunakan mengelap kaca kelas dilempar ke arah ku dan sukses mengenai mukaku dengan mulus. Terdengar suara gelak tawa yang kuyakini dari Krystal, jonghyun, Suzy, dan Taemin. Mereka berempat lah yang sering membullyku dikelas. Tapi diantara mereka, Taemin lah yang bersikap baik padaku, hanya saja karena dia paling muda (ceritanya suzy lebih tua dari Taemin) diantara mereka, Taemin terpaksa melakukan segala yang mereka lakukan dan suruh terhadapku, tapi dibalik semua itu jika Taemin tidak sedang bersama 3 orang menyebalkan itu, maka dia akan meminta maaf padaku dan bersikap manis. Aku memaklumi itu.

“yya! Apa  yang kalian lakukan?” Bentak  Jiyoung, aku melepaskan lap yang masih menmpel dimukaku dengan kasar.

“apa yang kami lakukan? Kau sudah liat sendiri kan ahahhaa.” Tawa Krystal. Di Iyakan semua diantara mereka kecuali Taemin yang kulihat manggut manggut.

“Sudahlah, abaikan saja.” Aku berjalan menarik Jiyoung yang penuh emosi. Diikuti 3 namja di belakang kami.

“Hey kau, namja tinggi! Emm Canyeol ya? Mau berkencan denganku?” Suzy menawarkannya dengan suara lantang. Membuat seisi kelas sunyi.

“Tidak akan pernah nona.” Chanyeol membalas dengan ketus lalu duduk di depanku. Seisi kelas ricuh da tertawa. Muka Suzy memerah. Sebenarnya sampai saat ini yang kutahu dia belum pernah ditolak oleh namja kecuali oleh Chanyeol. Jiyoung yang duduk disebelahku tertawa lepas. Sementara aku hanya tersenyum dan memandang keluar jendela. Memang bangkuku berada di kedua paling belakang, dipojok kanan dan di dekat jendela. Jadi jika aku bosan aku bisa memandang keluar. Tunggu    itu! Baekhyun!

Aku membuka jendela dengan kasar dan saat kulihat Baekhyun sudah tidak ada ditempat lapangan. Tapi aku sangat yakin dia tadi berdiri disana!

“Sooyoung-aa, wae?” Tanya Jiyoung ikut berdiri disebelahku dan memandang keluar. “Kau melihat apa?”

“A   ani, tadi kulihat ada Baekhyun!” Ujarku. Jiyoung melihat ke lapangan namun tak ada siapa-siapa.

“Eopseo, kau sakit ya? Tidak ada siapapun disana. Kau berhalusinasi.” Ucapnya santai lalu kembali duduk. Chanyeol, Baro, dan Kris menatapku bingung. “Apa yang kalian lihat?” ucapku sinis. Mereka loalu memalingkan wajah tak ingin kena semprot.

Teng-Tong. Bel tanda pulang. Selama 1 jam kami para murid akan dibebaskan lalu kami akan makan siang bersama di ruang khusus lalu dibebaskan lagi sampai pukul 7 malam dan makan makan malam bersama lagi lalu kami disuruh pergi ke kamar masing-masing dan lampu akan dimatikan pukul 9 malam.

Aku dan Jiyoung membereskan buku lalu menggendong tas dan keluar dari bangku. Anak anak lain sudah keluar duluan karena bersemangat untuk ganti baju dan main. Sekolah yang menyenangkan bagiku karena tidak terlalu disibukkan oleh belajar. Aku lebih suka belajar sendiri daripada di kelas, karena anak anak lain terkadang suka ribut dan bermain main. Aku benci kebisingan.

“Soooung-ah kaja.” Ajak Jiyoung lalu menggandeng tanganku. Itu kebiasaanya.

“Jamkamhan! Kalian dikamar nomor berapa?” Kris menahan lenganku, lalu kutarik paksa kembali tanganku dengan kasar.

“275! Wae wae?” tanyaku kesal.

“Kebetulan, kami bertiga di kamar nomor 276, ayo ke kamar bersama sama, sekalian kalian tunjukkan letaknya dari pada kami nyasar ke kamar yang lain karena gedung ini terlalu besar.” Baro berjalan mengikuti kami bersama Chanyeol dan Kris.

“Waah kebetulan sekali hahah. Loh kalian bertiga satu kamar?” Jiyoung berjalan menggandengku sambil melirik lirik kebelakang.

“Ne, awal nya aku dengan Baekhyun, tapi kata Songsaenim aku disuruh di kamar mereka berdua dulu.” Jelas suara yang kuyakini Kris. #poorKris

Kami berjalan dari lorong ke lorong lalu sampai di lift asrama yang terkesan seperti hotel ini. Lalu menekan lantai 4 karena kamar kami memang berada di lantai 4 dan paling ujung. Sedangkan bangunan asrama yang mirip hotel ini bertingkat 6. Murid murid lain lebih memilih kamar paling atas akrena dekat dengan loteng yang ada taman kecil lagi dan Kolam Renang air dingin dan Panas dan juga taman bermain. Taman dan taman bermainnya outdor sementara kolam renangnya indoor. Bersyukurlah karena murid murid disini tidak terlalu banyak sehingga kolam, taman tidak penuh. 1 kelas berisikan 28 orang sementara 1 angkatan hanya ada 2 kelas. Kecuali untuk kelas 10-13 , jurusannya ada 4 dan masing masing 1 kelas yang berisikan 16 orang. Sedikit bukan?

“Baiklah, hey kalia ganti baju dan kita meneruskan pencarian Baekhyun ok?” Ujar Jiyoung sebelum kami semua masuk kamar masing masing.

“Baiklah.” Mereka setuju. Aku mendengus. “untuk apa kita bekerja sama dengan 3 bocah itu?” tanyaku kesal.

“Agar lebih mudah.” Jiyoung menjawab seraya menutup pintu. Aku mendudukan diri di sofa ruang tengah. Kamar ini bukan kamar biasa, hal layak seperti rumah, ruang tengah dengan 2 sofa lebar dan meja di tengah tengah dan TV, lalu dapur sederhana, 1 amar mandi 1 kamar dengan 2 tempat tidur dan balkon yang memperlihatkan suasana luar asrama, seperti gunung gunung, hutan, sungai, dan lain lain. Lemari di kamar ada 2 dengan meja belajar juga 2 diserta perlengkapannya. Pokoknya kamar ini bagaikan hotel. Pantas saja sekolah ini begitu diminati. Tapi mengingat sekolah ini jauh dari ibu kota dan sedikit terpencil, membuat orang orang lebih memilih di pusat kota daripada di alam bebas seperti ini. Tapi aku senang berada di sekolah ini.

“Sooyoung-aa palli ganti bajumu.” Jiyoung mengingatkan dan saat kulihat dia memang sudah mengganti seragamnya dengan baju santai. Shortjeans dan kaos lengan pendek berwarna putih. Karena sekarang sedang musim panas.

Aku berjalan menuju kamar dan memakai Jeans hitam 3/4 dan kaos lengan pendek berwarna putih juga. Lalu aku keluar dan kulihat Jiyoung sudah siap dengan sepatu kets bebasnya yang berwana pink yang membuat nya tampak ceria, aku memakai kets berwarna hitam. Hitam dan putih adalah warna kesukaanku.

Saat aku sedang memakai sepatu.. TingTong. Bel kamar kami berbunyi aku menduga duga itu 3 bocah itu. Saat Jiyoung membukakan npintu kulihat tidak ada siapa siapa disana. Aku mengikutinya keluar dan melihat Jiyoung celingak celinguk bingung. Aku mendapati sepucuk surat di depan pintu dan Jiyoung tengah menginjak surat itu tanpa ia sadari.

“yya! Singkirkan kakimu.” Iapun menyingkirikan kaki nya dan aku mengambil surat itu dan membukanya, Jiyoung mendekat dan ikutan melihat isi surat itu.

TOLONG!’ itu isinya. Ditulis dengan darah yang kusentuh terasa masih baru karena menempel di jariku. Jiyoung berteriak histeris membuat 3 namja di kamar sebelah gedebak gedebuk keluar dengan tampang kaget dan bingung.

“ADA APA?” Mereka bertanya sedikit berteriak. Lalu berlari mendekat ke arah kami. Jiyoung merebut kertas itu dari tanganku dan memperlihatkannya pada 3 namja itu. Mereka ikut terkejut.

“Darah! Darah!” Seru Baro histeris juga. Mereka benar benar seperti anak kecil. Kucium bau warna merah yang menempel dijariku. Ini bukan darah, ini cat minyak.

“Yya, ini cat minya bbabo!” Aku menjitak Jiyoung lalu mereka semua menghela nafas lega. Aigoo. Tapi aku mulai penasaran, siapa yang mengirimkan surat ini.. baekhyun?

“Kita lapor pada guru.” Ucap Kris. Tapi jika dilaporkan ke Guru, urusannya melebar.

“Jangan, lebih baik kita saja yang menyelidikinya.” Cegah Chanyeol, hey, baru saja aku mau mengatakan itu.

“Kaja, kita cari dia, kunci pintu.” Kataku. Lalu Jiyoung mengunci pintu kamar dan Kris yang mengunci pintu kamar mereka.

Lalu kami berjalan menuju lift dan berpapasan dengan geng yang suka menjahiliku itu. Mereka tersenyum sinis padaku dan lanjut berjalan, sementara Taemin yang berjalan paling akhir tersenyum lalu membungkuk padaku, sementara teman temannya yang didepan tidak melihat. Lalu kami sampai di lift.

“Jadi mau kemana?” Tanya Baro. Aku menimbang nimbang dan memilih untuk ke loteng. “Ke loteng saja.” Lalu yang lain mengangguk dan baro menekan tombol keatas. Lift agak lama, kurasa pasti ada orang di dalamnya.

Lift pun terbuka dan memperlihatkan 3 orang yeoja yang kutahu mereka hoobae kami yang kusangka sangka kelas 8. Mereka tersenyum lalu membungkukkan badan, dan kami membalas.

Kris menekan tombol lantai 6, karena menuju loteng harus naik tangga lagi dan baru sampai di loteng.Pintu lift tertutup dan di lift benar benar sunyi tanpa ada yang mengeluarkan sepatah katapun. Aku meninggalkan novel Sherlock Holmes-ku di tas. Aku lupa. Tidak seperti biasanya jam segini aku diluar, biasanya aku akan mengurungkan diri di perpustakaan bersama Jiyoung, tempat dimana yang paling tenang dan sepi. Kadang Jiyoung takut dan aku selalu menenangkannya. Diakan penjaga perpus? Masa takut.

Sampailah kami di lantai 6, hoobae kami yang tadi turun di lantai 5, sepertinya mereka akan menemui seseorang. Lalu kami keluar dari lift di pimpin oleh Jiyoung yang berjalan duluan dan naik tangga, terdengar dari tangga suara bising dari loteng. Kuyakini dari kolam renang, karena keluar dari sini kami akan masuk kedalam kawasan kolam renang indoor baru di luar nya ada taman sederhana dan taman bermain.

“Kita cari disini saja dulu.” Ujarku. Disetujui dengan anggukan semuanya. Lalu kami berpencar. Aku mencari ke tempat kantin kolam renang, namun disana hanya ada segerombolan sunbae kelas 11. Ohya, kelas 13 disini untukk orang orang yang tidak lulus ujian nasional.

“kau Choi Sooyoung?” Tanya seorang sunbae namja. Aku membalikkan badan dan berhadapan langsung dengan Sunbae itu.

“Ne, Waeyo?” Tanyaku tanpa basa basi.

“Anio, sedang apa kau disini? Biasanya kau di perpustakaan.” Tau dari mana namja ini? Perasaan aku tidak pernah bertemu dengannya.

“Aku tidak mengenalmu. Selamat tinggal.” Saat aku hendak berjalan meninggalkannya dia menahan tanganku.

“Xi Luhan imnida, jamkaman kajima.” Ia masih memegang lenganku. Ku lepaskan tangannya denagn kasar.

“Sunbae mau apa?” Tanyaku ketus.

“jangan galak seperti itu, aku tau kau orang yang lembut.” Dia tau? Mana mungkin. “Kau sedang apa disini? Aku selalu memerhatikanmu dari jendela lorong, kau selalu menuju perpustakaan setiap saat.” Dia memerhatikanku? Semacam stalker?

“Jangan seperti paparazzi.” Dengusku, ia terkekeh. “Aku mencari temanku yang hilang,sunbae,”

“Byun Baekhyun-kah?” Dia tau? Sepertinya gosip hilangnya Baekhyun sudah menyebar. “yang diculik hantu?” Dia percaya hal mistis?

“Sunbae percaya gosip itu? Oh ayolah, disini sama sekali tidak ada hantu.”

“Aku tidak percaya, hanya saja itu gosip yang kudengar.” Jawabnya, “Aku bantu cari ne?” Eh?

“Ah anio, tidak usah, ini urusan kami dan staff sekolah.” Jawabku. Dia memberikan tatapan memelas dan aku tak bisa menolaknya. “Baiklah, sunbae boleh bantu.” Ia senang dan tersenyum lebar.

“Sooyoung! Disini tidak ada, ayo kita cari di taman!” Seruan Jiyoung sampai ditelingaku. Aku melirik kebelakang dan mendapati semua nya sudah berkumpul. Aku mengangguk dan berjalan menghampiri mereka, diikuti oleh Luhan Sunbae.

“Annyeong Hasseyo, Xi Luhan imnida, aku kelas 11 jurusan sejarah.” Ia memperkenalkan diri dan semua tersenyum membungkuk. “Aku bantu mencari teman kalian ya? Aku senang seperti detektif Sherlock Holmes dan Conan saja!” hah? Sunbae ini suka baca Sherlock holmes dan komik Conan kesukaanku?! Daebak.

“Waah, Sunbae suka baca novel dan komik detektif ya? Kami semua juga suka!” Seru Baro. Kurasa kami semua jodoh. Haha.

“Yasudah, ayo kita cari Baekhyun.” Ajak Jiyoung, ia menarik tanganku dan memimpin jalan. Sampailah kami diluar, dan kami memasukin taman kecil dengan bunga-bunga menghiasi setiap rumput dan pohon serta bangku bangku taman berwarna putih. Taman ini juga taman labirin. Kami berpencar ke setiap penjuru taman, aku mencoba coba masukk ke labirin sendiri.

Krasssaak..krssskk… suara rumput atau apapun itu terdenagr jelas di telingaku. Aku berjalan mengikuti asal suara itu dan hingga ke titik suara dan kuyakini aku sudah berada di tengah labirin karena terdapat kursi taman disana dan airmancur. “Nuguseyo?” aku bertanya was was.

Tepat! Aku melihat rumput atau apapun itu bergoyang goyang tidak karuan, seperti ada yang menggerakannya. Kudekati tanpa rasa takut dan membuka gundukkan rumput tersebut. Tidak ada apa ap          Huaaaa!

“Wuaaah!” Seruku kaget mendapati ular hijau yang ku baca dibuku biologi itu memiliki taring beracun melata mendekatiku dari balik rumput yang berisik tadi.

“Sooyoung-aa!!” Teriak teman temanku, sepertinya mereka panik mendengar teriakkanku yang tibatiba. Ular itu mendekat ke arah ku yang terjatuh dan tidak bisa berbuat apa-apa. Ia melata menaiki kakiku yang tidak terbungkus celana jeans hingga keatas celana jeans. Tunggu, ular kan biasanya langsung menggigit?

Sssssh…ssssh.. Desisnya, kelihat ada kertas yang di kalungkan di badan ular tersebut. Lalu aku mengambil nya. Terdengar teman temanku masih berteriak teriak memanggil namaku. Namun ku abaikan dan membuka surat itu.

Kunci dan geser’ Itu isi suratnya.

“Terima kasih kawan melata. Sampai jumpa.” Ular itu pun pergi dari hadapanku dan masuk ke semak semak. Dan datanglah Semua temanku. Mereka terengah engah.

“Sooyoung!” Pekik mereka. “Mwo?” tanyaku polos.

“yya! Kau tidak apa-apa? Teriakan mu membuat kami khawatir, ada apa?” Tanya Chanyeol mendekat kearahku dan membantuku berdiri.

“Oh, mianhae, tadi ada ular hijau beracun keluar dari semak semak dan naik ke kakiku.” Semus melotot.

“MWO?” Pekik semuanya kaget.

“Neo gwenchanna? Ada yang digigit? Ayo ke UKS!” Seru Jiyoung panik menarik narik tanganku. Oh ayolah.

“Aniyya! Nan gwenchanna. Ular itu hanya memberitahuku surat ini.” Aku menunjukkan surat itu pada mereka. Wajah mereka tampak bingung. “Mengertilah! Kunci ini dimaksudkan di butuh kunci untuk membuka sesuatu yang kurasa pintu dan geser engh    entahlah.”

“Kau benar benar pintar! Ini efek membaca Sherlock Holmes dan Lupin!” Jiyooung memukul pundakku keras. Aw.

“Yasudah, ayo kita cari ruangan yang terkunci dulu saja, baru kita cari asal usul geser.” Ujar Luhan Sunbae. Kami mengiyakan lalu berjalan keluar dari labirin ini. “Tunggu, tadi kita lewat mana?” Aigoo.

“Aku lupa.” Pekik Baro. Semua panik. Aku menghembbuskan nafas dengan berat. Lalu menggelen geleng.

“Aish kalian ini, untung tadi kutandai jalan yang kulewati dengan daun kering yang kutemukan di depan.” Semua menghela nafas lega, kami mengikuti daun daun kering dan keluar dari labirin. Lalu        teng.tong.teng. Bel makan siang. Kami saling bertatapan lalu pergi ke sana.

-SKIP-

 

Sampailah kami diruang makan. Dimana Meja meja panjang dari ujung tembok keujung satunya lagi dan kursi sambung panjang dari kayu. Mejanya pun dari kayu. Semua makanan sudah tertata rapih sesuai dengan jumlah murid di sekolah. Ruang makan inilah yang paling besar diantara ruangan lain. Seperti Aula Sekolah 3x lipat. Ruangan ini penuh dengan suara dan tangtingtung sendok garpu di piring. Makanan disini berganti ganti, Sehingga kami tidak bosan dan makanan disini benar benar enak.

Aku dan yang lain memilih meja makan disudut ruangan. Saat aku hendak makan,

BYURR~ Aku terkena tumpahan air yang banyak. Kulirik ke belakang dan ternyata Jonghyun dan teman teman gengnya itu. Kumohon bisakah sehari saja mereka tidak menggangguku? Rambutku dan bajuku sudah basah oleh air yang kuyakini ditumpahkan Suzy.

“Ups, Mianhae, hahahaha” Mereka tertawa lepas. Taemin, hanya dia yang tidak tertawa dan menampilkan wajah tidak tega padaku. Aku menghela nafas berat.

“Yya! Kalian berhenti menindas sahabatku!” Jiyoung berteriak seraya berdiri membuat meja sedikit bergoyang(?)

“Mian, tidak sengaja, kekeke.” Kekeh Suzy lalu semuanya tertawa. Tunggu, ini bukan air biasa, ini air     Jus! Kucium bau nya ternyata memang jus melon. Yang membuat rambutku lengket dan bajuku juga, apalagi satu gelas besar penuh. Ya Ampun.

“ Neo!!” Jiyoung mengepalkan tangannya bersiap meninju Mereka satu persatu, namun ku tahan tangannya. Dia melirik ke arahku dan aku tersenyum menenangkannya dan ia pun lebih tenang.

“Kumohon kalian jangan ganggu dia.”Eh? Chanyeol? Dia membelaku..

“Apa hubungannya denganmu?” Sentak Jonghyun.

“aku    “ Ia melirikku sebentar lalu fokus ke Jonghyun. “Aku namjachingu nya!” NE?!!!

“NE??!” Semua berseru histeris. Aku tertegun.

 

TBC

 

 

Gimana readers? Jangan lupa RCL ya^^ chapter 3 sedang dalam proses🙂 Annyeong~

26 thoughts on “Sherlock Holmes Academy – [Chap’2] Message (Baekhyun Mystery Cont’)

  1. elissone August 9, 2013 / 4:39 PM

    Ommo, chanyeol ngaku namjachingu-nya soo???!?
    Next thor!!🙂

    • shafaaazamzammm August 9, 2013 / 5:57 PM

      namjachingu nya bukan yaaa? huahaha, tunggu ajaya kelanjutannya ;;) kkk~

  2. Rere August 9, 2013 / 4:46 PM

    chanyeol ngaku – ngaku ciee xD
    aku suka arsene lupin ,sama sherlock holmes ‘-‘b
    lanjut thor ^^b

    • shafaaazamzammm August 9, 2013 / 5:59 PM

      iyahaha ciee chanyeol /senggol genit chanyeol/ /dikasih tatapan glare Sooyoung/ *bow*
      akhirnya ada juga yang suka holmes sm lupin! *hug*

  3. yeni swisty August 9, 2013 / 5:52 PM

    thor sebenernya baek itu kemana, jangan buat penasaran jdi cepet di lanjut ya thor #Puppyeyes ^^ #Abaikan 😉😀

    • shafaaazamzammm August 9, 2013 / 6:00 PM

      akan kubuat kalian penasaran,hoho /ketawa santaclaus/ ne, akan kuusahakan secepatnya^^

  4. epanda August 9, 2013 / 7:16 PM

    keren, lanjuuuut🙂

  5. vamysoo August 9, 2013 / 7:37 PM

    hwaa? daebak thor . aku suka cerita tentang misteri dan detective gitu. ditambah romance lagi😀 lanjut ne thor !!

  6. WINTERCHAN August 9, 2013 / 9:12 PM

    Sumpah ini ff bikin penasaran! Baekhyun sebenernya ada dimanaaa? Pacar gue dimanaaa? Aaa tolooong! /histeris/ /ditendang/
    Adaw chanyeol ngaku ngaku. Tjie chanyeol tjieee /colek chanyeol/
    Chapter 3 nya ditunggu author-nim. Fighting!😀

    • shafaaazamzammm August 10, 2013 / 6:04 PM

      hahah=)) gomawo chingu selalu komen disetiap ffku *hug* :* sudah di publish koo chap 3nya;;)

  7. Kyuyoung baekhyun August 10, 2013 / 12:07 AM

    Weleh, chanyeol udah ngaku2 tuh,,
    luhan jadi stalkernya sooyoung yah?? Terus kris suka ga ma sooyoung? Gimana nasib baekhyun-ku??

    • JeByung-JeSoo December 11, 2013 / 5:19 PM

      hemm bisa jadi~
      baca aja selanjutnya
      gomawo udah komen^^

  8. kenianurasha August 10, 2013 / 12:35 AM

    baekhyun kamu dimanaaaa?
    cieeee chanyeol, kamu ngaku2 pacarnya soo kwkwk
    duh keren banget ini ff nyaa..
    lanjutannya update soon yaaa :3

    • JeByung-JeSoo December 11, 2013 / 5:31 PM

      iyaa cie chanyeol! /cubit chanyeol/ /ditendang baekhyun/ oke mian.
      gomawo udah komen^^!!

  9. Anna Choi August 10, 2013 / 6:20 AM

    kenapa harus chanyeol? kok gak luhan? kekeke~
    itu kalo misalnya yg ruangan arwah pintunya dibuka (chap 1) ada baek nya gak yah?
    luhan stalkernya soo? hoho… /evil smirk/
    nextnya ditunggu
    aku telat cerita jd langsung komen disini hehe mianhae

    • JeByung-JeSoo December 11, 2013 / 5:34 PM

      karna waktu itu aku lagi terobsesi ama ChanSoo._. xD
      gwenchanna^^
      gomawo udah komen^^

  10. Nadra August 11, 2013 / 10:49 AM

    OMO uri chanyeol!!!!!!!
    apa yang kau lakukan, ANDWAE!!!!!!! /abaikan/

    next part ditunggu
    mian telat komen

  11. Choi_Reni407 August 12, 2013 / 9:55 AM

    Aigoo.. Sekolahannya daebak bgt..
    Kyaa chanyeol ngaku2 jd pacar’a soo.. Omo..

    • JeByung-JeSoo December 11, 2013 / 5:41 PM

      iya aku iri loh._.
      duuh aku juga ingin Chanyeol ngaku ngaku jadi pacar aku :”’> /khayalan tinggi/
      gomawo udah komen^^)//

  12. annisahika August 12, 2013 / 12:38 PM

    ciyeelah chanyeol kayanya ngebet banget sama sooyoung /poke/
    makin seru nih makin penuh teka-teki.
    anyway, buat review kali ini aku mau ngasih contoh keefektifan kata. kaya kaya ‘memasukin’ yang kamu tulis tuh kan bisa diganti jadi ‘masuk ke dalam’ atau lebih simple nya ‘masuk’ begitu😉
    overall, i like it! (y)
    keep it up ^^

  13. shafaaazamzammm August 12, 2013 / 5:25 PM

    iya aku orang sunda, jadi nyampur nyampur(?) hohoho -__- /Abaikan/ akan kuperbaiki chingu, gomawoo /hug/

  14. wufanneey September 26, 2013 / 6:45 PM

    chanyeol kamu nakal yah… ngaku-ngaku namjachingu, dasar~
    tapi itu wajar sih ya kan dia mau ngelindungin cewek yang dia suka…
    ngomog2 gengnya si jjongjong kampret juga -_-

    • JeByung-JeSoo December 11, 2013 / 5:44 PM

      iya chanyeol nakal ah! /tendang chanyeol/ /aku disangkutin ke tiang bendera/ :”’>
      iya bener! eonni gomawo udah komen^^

  15. rifqoh wafiyyah January 24, 2014 / 9:45 AM

    Ckckck…
    Si yeolli oppa main blang namjachingu’a soo unnie aja kekeke~,seru bngettt..
    Q ska tntng ptualangan..:D

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s