Love In Enemy [Chap.3]

hpsgfs

 

Main Cast :      Choi Sooyoung a.k.a Sooyoung

                        Oh Sehun a.k.a Sehun

Other Cast :   Hwang Tiffany a.k.a Tiffany

Im Yoona a.k.a Yoona

                        Kim Jongin a.k.a Kai

Length : Chapter

Genre : Romance, Friendship

PG : untuk semua umur bisa (?)

Author : Sung Ji Rim a.k.a gabbygorzesspazers

Disclaimer : Mereka milik Tuhan dan orang tua, saya hanya meminjamnya untuk bahan ff saya, dan cerita ini murni dari saya. DON’T BASH! DON’T PLAGIAT! DON’T BE SILENT RIDERS

::


Summary : Cinta memang membuatku buta akan segala hal, yah seperti sekarang ini, aku buta akan cintaku kepadamu, aku ingin kau menjadi milikku kembali seperti dulu, tak perduli apa yang kau lakukan nanti, aku akan tetap berusaha mendapatkanmu.

                                                                                                -Tiffany Hwang-

 

::

 “Sehunie~” panggil yeoja cantik yang tak lain adalah Tiffany

“ck, jangan panggil aku dengan nama itu” jawab Sehun jutek

“waeyo? Bukankah itu bagus hm?” tanya Tiffany

“bagus darimana?” tanya Sehun

“ani.. sudahlah aku tidak ingin berdebat.. em.. aku ingin mengajakmu ke Disney Land Minggu ini, kau bisa?” tanya Tiffany dengan lembut

“kau mengajakku? Kenapa tidak mengajak si..” belum selesai Sehun berbicara Tiffany sudah memotongnya

“ayolah Sehun… lupakan masa lalu kita, aku ingin memperbaiki hubungan kita, apa tidak bisa?”

“apa kau bilang? Memperbaiki hubungan? Siapa yang memulai merusak hubungan ini?” tanya Sehun masih dengan suara dingin

“Sehun-ah…”

“Sooyoung cepaatt!” teriak Yoona yang tak jauh dari keberadaan Sehun dan Tiffany berdiri

“sebentar bawel” jawab Sooyoung

“O.. mianhae sudah berteriak menganggu kalian berdua” ucap Yoona sambil bow ke arah Sehun dan Tiffany karena Yoona tepat berdiri dibelakang Tiffany

“gwenchana..” jawab Tiffany sambil tersenyum manis

Yoona pangling dengan senyum Tiffany karena eyesmilenya yang Tiffany miliki itu sangat indah menurut Yoona. Yoona langsung tersenyum dan sedikit menjauh dari Sehun dan Tiffany.

“kajja!” ajak Sooyoung menepuk pelan bahu Yoona

“ah ne” jawab Yoona

Saat mereka berdua mulai berjalan ingin menjauhi Tiffany dan Sehun, Sehun memanggil dan  memegang tibatiba tangan Sooyoung, membuat Sooyoung terhenti dan melihat kearah Sehun aneh.

“Sooyoung-ahh..” panggil Sehun manja dan memegang lengan Sooyoung

“yak! Lepaskan” ucap Sooyoung

“ah Tiffany-ssi, aku sudah ada janji dengan dia, jadi aku tidak bisa pergi bersamamu” ucap Sehun

“mwo? janji ap..” belum selesai Sooyoung berbicara Sehun mendekap mulut Sooyoung

“baiklah, permisi Tiffany-ssi” ucap Sehun kemudian berlalu dari hadapan Tiffany sambil menyeret Sooyoung, sedangkan Yoona melihat kearah Tiffany dan berjalan mengikuti Sooyoung dan Sehun

“yammmpp..mmppp..” ronta Sooyoung sambil memukul tangan Sehun

“Sehun-ah lepaskan Sooyoung” ucap Yoona

Sehun pun dengan cepat melepas bungkamannya pada Sooyoung. Sooyoung langsung memukul punggung Sehun.

“yak! Apa yang kau lakukan?! Kenapa kau membungkamku dan apa yang dimaksud janji janji itu hah?!” tanya Sooyoung penuh emosi

“ck! Tidak usah pukul-pukul segala. Kau ini nenek gayung bawel, aku malas saja pergi dengan yeoja tadi. Jadi aku berpura-pura sudah ada janji denganmu” jawab Sehun datar

“mwo?! kau memanfaatkanku hah?! Bagaimana kalau yeoja tadi membunuhku karena dia batal pergi denganmu?!” tanya Sooyoung sambil berteriak

“nenek gayung songong pelankan suaramu! Dia itu.. haiishh, tidak usah dibahas. Kalau ada yang mencelakakanmu bilang saja padaku, aku yang akan mengurusnya” jawab Sehun lalu berjalan pergi dari hadapan Sooyoung dan Yoona

“yak! Kakek cangkul jelek! Aku belum selesai !” teriak Sooyoung

“yak, Sooyoung-ah kenapa suaramu bisa senyaring itu?” tanya Yoona sambil mengusap kedua telinganya

“bawaan lahir” jawab Sooyoung

“ck. Aku bingung kenapa Sehun sangat tidak menyukai Tiffany-ssi” ucap Yoona

“bukannya katamu ada sesuatu diantara mereka” jawab Sooyoung tidak perduli

“iya, mmm.. apa kau tidak ada niat mencari tau?” tanya Yoona

“untuk apa? Itu bukan urusanku” jawab Sooyoung

“ya itu memang bukan urusanmu untuk sekarang, tapi nanti itu akan menjadi urusanmu” jawab Yoona

“he? Apa maksudmu?” tanya Sooyoung heran

“ani, pikirkan saja sendiri” jawab Yoona

Sooyoung berdecak karena bingung dengan perkataan Yoona. Dan mereka memutuskan untuk berjalan menuju kelas mereka.

-Di Kelas-

“baiklah, oiya Choi Sooyoung dan Oh Sehun nanti temui seongsaenim setelah selesai pelajaran ini” ucap Seongsaenim

“mwo? ada apa Seongsaenim?” tanya Sooyoung

“kalian terpilih mengikuti olimpiade, karena nilai kalian termasuk tinggi di angkatan kalian ini” jawab Seongsaenim

Seluruh siswa-siswi dikelas itu pun berdecak kagum, dan memberikan tepuk tangan kepada Choi Sooyoung dan Oh Sehun, Sooyoung malu dan tersenyum puas dengan hasilnya.

“ne seongsaenim” jawab Sooyoung

“kau bagaimana Oh Sehun?” tanya seongsaenim

“ya, jika Sooyoung iya aku iya juga seongsaenim” jawab Sehun

Jawaban Sehun membuat semuanya heran termasuk Sooyoung, Sehun berpaling menghadap ke arah Sooyoung sambil tersenyum manis, Sooyoung yang melihat senyuman itu langsung bergidik karena merasa ada aura setan(?) disekitarnya sekarang.

“baiklah. Kita lanjutkan pelajaran” jawab Seongsaenim

“yak! Kau mulai menyukai Sooyoung?” tanya Kai terkekeh

“sedikit” jawab Sehun datar

“hahahah, tapi dia tidak menyukaimu” jawab Kai

“sebentar lagi dia pasti menyukaiku tenang saja” jawab Sehun sambil menaruh pulpen didagunya

“ck, pede sekali, semoga sukses” jawab Kai

Sehun hanya tersenyum kepada Kai, dan mulai fokus ke pelajaran yang diberikan Seongsaenim.

 

“hey hey Choi Sooyoung, lihat jawaban namja itu haha, dia pasti sudah menyukaimu” ledek Yoona tertawa geli

“yak!” jawab Sooyoung sambil mencubit lengan Yoona

“hahah, lihatlah wajahmu mulai memerah haha, kau menyukainya juga he?” tanya Yoona memojokkan Sooyoung

“naega?! Pada kakek cangkul itu?! Andwe. Hihhh, sudahlah kau ini! Perhatikan seongsaenim!” umpat Sooyoung

Yoona hanya tertawa geli melihat kelakuan sahabatnya Choi Sooyoung itu.

 

-Bel istirahat-

“Yoona-ya, aku keruang seongsaenim sebentar ne, kau kekantin dengan yang lain saja ne” ucap Sooyoung

“ne, gwenchana. Hwaiting ne!” jawab Yoona menyemangati

“ne, hwaiting!” jawab Sooyoung sambil tersenyum manis

“hey, nenek gayung!” panggil Sehun

Sooyoung tidak menghiraukannya dan terus berjalan lurus. Sampai akhirnya Sehun menyetarakan langkahnya dengan Sooyoung.

“yak, kau ini dipanggil tidak menoleh” ucap Sehun

“neo? Memanggilku? Namaku C-H-O-I-S-O-O-Y-O-U-N-G bukan nenek gayung” jawab Sooyoung jutek

“jinjja? Aku baru tau” jawab Sehun

Saat mereka berjalan ingin ke ruang seongsaenim, Sooyoung dan Sehun berpapasan dengan Tiffany. Sehun langsung menggandeng tangan Sooyoung saat merasa mata mereka saling bertemu. Sooyoung terlonjak dengan kelakuan Sehun, berusaha melepaskan pegangannya namun tangan Sehun sangat kuat. Sooyoung hanya pasrah dan matanya juga bertemu mata indah milik Tiffany.

“ah, Sehun.. dan..” ujar Tiffany

“Sooyoung, Choi Sooyoung” jawab Sehun

“ah, Sooyoung-ssi, kalian mau kemana?” tanya Tiffany

“bukan urusanmu, kajja Soo-ah, kita bisa terlambat” jawab Sehun menarik tangan Sooyoung menjauh dari hadapan Tiffany. Sooyoung menyempatkan untuk bow dan tersenyum kepada Tiffany karena tidak enak pada Tiffany.

Tiffany yang wajahnya ceria menjadi cemberut.

“ck, aku akan mendapatkanmu kembali Sehun-ah, aku yakin kau belum sepenuhnya melupakanku, dan aku akan menjauhkan yeoja itu darimu” ucap Tiffany kepada dirinya sendiri

 

“yak kakek cangkul ! lepaskan!” teriak Sooyoung

Sehun langsung melepaskan pegangannya dan menaruh kedua tangannya disaku celana seragamnya.

“kau ini ! seenaknya saja memanfaatkanku!” omel Sooyoung

“siapa yang memanfaatkanmu nenek tengik?” tanya Sehun

“nenek tengik?! Issh, kakek songong jelek! Kau ini setiap ada Tiffany-ssi kau selalu mencoba lebih dekat denganku, kau mau aku dibunuh oleh Tiffany-ssi hah?!” omel Sooyoung

“pelankan suaramu pabbo!” omel Sehun sambil mengusap telinga kanannya

“kenapa kau ini dingin sekali dengan Tiffany-ssi?” tanya Sooyoung

“karena dia menyebalkan” jawab Sehun dingin

Sooyoung merasa ada aura es disekitarnya karena sikap Sehun barusan.

“dingin sekali…hah jinjja” umpat Sooyoung

Sehun dan Sooyoung pun sampai diruangan Seongsaenim.

“ah Sooyoung-ah Sehun-ah kajja” ajak Seongsaenim

“ne seongsaenim” jawab Sehun dan Sooyoung

“nah, kalian berdua mewakili sekolah bersama Tiffany Hwang, Park Chanyeol, Krystal Jung,Byun Baekhyun,Kim Taeyeon dan Victoria Song” jelas Seongsaenim

“Tiffany Hwang? Dia mewakili apa?” tanya Sehun terkejut

“dia mewakili olimpiade Bahasa Inggris, dan kau mewakili olimpiade Fisika, Sooyoung olimpiade Matematika” ucap Seongsaenim

“tapi apa kami semua tergabung seongsaenim?” tanya Sehun

“ya, tetapi pelatihan kalian sendiri-sendiri sesuai pak mapelnya” jawab Seongsaenim

Sehun berdecak, dan memasang wajah cemberut. Sooyoung hanya diam melihat ekspresi Sehun, dan sejenak ada setitik kecil perasaan ingin tahu kenapa Sehun sangat membenci Tiffany.

“kalian akan mulai besok sore sehabis pulang sekolah jam 3 sore sampai jam 5 sore,jadi kalian harus membawa tambahan buku setiap harinya, pelatihan dilakukan selama 2 minggu, sehari setelah itu kalian akan melakukan olimpiadenya, ada yang ditanyakan?” tanya Seongsaenim

“aniyo, sudah jelas seongsaenim” jawab Sooyoung ramah

“ne, sudah jelas” jawab Sehun

“baiklah, kalian bisa kembali kekelas sekarang” ucap Seongsaenim

“ne, khamsahamnida seongsaenim” ucap Sehun dan Sooyoung bersamaan sambil bow

Setelah selesai mendengarkan ocehan (?) dari seongsaenim, Sehun dan Sooyoung berjalan menuju kelas.

“besok kau harus bersama denganku sebelum pelatihan dan sesudah pelatihan” ucap Sehun memulai pembicaraan

“ck, kalau aku tidak mau bagaimana?” tanya Sooyoung

“harus mau, aku akan memaksamu” jawab Sehun

“ck, kau ini jinjja-jinjja menyebalkan!” umpat Sooyoung

“tapi kau suka kan?” tanya Sehun datar

“mwo?! kau mungkin yang menyukaiku!” omel Sooyoung

“ya, aku menyukaimu” jawab Sehun

Seketika langkah Sooyoung terhenti, dan Sooyoung berbalik menatap Sehun. Sehun yang bingung juga ikut terhenti dan menatap Sooyoung.

Sooyoung memegang dahi Sehun kemudian memegang bokong belakangnya.

“hah, ternyata badanmu panas” jawab Sooyoung kemudian berjalan cepat meninggalkan Sehun

“mwo?! kau menyamakan suhu badanku dengan suhu bokongmu?! Dasar tiang listrik!” umpat Sehun

“yak! Kau itu juga tinggi, berarti kau juga tiang!” jawab Sooyoung

“tapi aku ini namja wajar saja, kau itu yeoja, tinggi seperti tiang listrik itu berarti tidak normal” jawab Sehun berjalan mendahului Sooyoung

“aku normal, aku mendapatkan postur tubuh seperti ini karena memakan makanan yang bergizi!” jawab Sooyoung tak mau kalah

“yah, aku percaya saja, tapi tetap saja tidak normal, terlalu tinggi” jawab Sehun sambil mehrong ke arah Sooyoung

“mwo?! isshh!! Dasar kau kakek cangkul jelek songong pabbo menyebalkan!” teriak Sooyoung kepada Sehun

Sehun hanya tersenyum tidak menghiraukan ejekan dari Sooyoung, Sehun merasa ada perasaan senang ketika ia berkelahi dengan Sooyoung.

SKIP

“Yoona-ah, kau bisa mengambilkan buku untuk kita diperpustakaan?” tanya Seongsaenim

“ne, seongsaenim..” jawab Yoona

“ah, Jongin-ah, tolong bantu Yoona ne” ucap Seongsaenim

“ne seongsaenim” jawab Kai

Yoona dan Kai berjalan bersama menuju perpustakaan.

“kau temannya Sooyoung kan?” tanya Kai memulai pembicaraan

“ne, kau temannya Sehun ne?” tanya Yoona balik

“ah ne, senang bisa berkenalan denganmu” jawab Kai

“ne, nado.. oiya aku bingung memanggilmu Jongin atau Kai, semua guru memanggil Jongin, tetapi teman-teman dikelas memanggilmu Kai” ucap Yoona

“panggil saja Kai, Jongin itu terlalu kuno haha” jawab Kai

“ah, aniyo.. aku lebih senang memanggilmu Jongin” jawab Yoona

“begitu? Baiklah, panggil aku Jongin” jawab Kai sambil tersenyum

“jinjja? Haha ne, Jongin-ssi” jawab Yoona membalas senyum Kai

“hey ayolah, tidak usah seformal itu, Jongin saja” ucap Kai

“hehe baiklah Jongin-ah, kalau begitu aku berbeda dengan yang lain karena memanggilmu Jongin bukan Kai?” canda Yoona

“ne, kau berbeda dengan yang lain” ucap Kai

Yoona dan Kai tertawa bersama karena candaan mereka.

[Perpustakaan]

“aiishh buku ini kenapa tinggi sekali sih” gerutu Yoona saat dia ingin mengambil buku paling atas

“sini biar aku yang mengambilkan” tibatiba Kai sudah berada disebelah Yoona dan mengambilkan buku yang tinggi tadi

“eh? Gomawo Jongin-ssi, ah maksudku Jongin hehe” ucap Yoona

“cheonmaneyo, kurasa kau kurang tinggi Yoona-ah” canda Kai

“mwo? Ck, kau ini, jadi maksudmu aku harus setinggi Sooyoung?” canda Yoona

“ani ani haha, sudah begini saja kau sudah sangat..em.. perfect” jawab Kai sambil tersenyum

“haish, kau ini bisa saja” ucap Yoona malu-malu

“baiklah, kajja ke kelas” ajak Kai

“nee” jawab Yoona

Kai dan Yoona pun berjalan menuju kelas sambil embawa buku-buku yang dipesan oleh seongsaenim tadi, sesekali mereka bercanda dan tertawa bersama, seperti sudah saling mengenal sejak lama.

 

“Sooyoung, kau hari ini pulang sendiri gwenchana ne?” tanya Yoona sambil merapikan tasnya

“O? waeyo?” tanya Sooyoung yang masih merapikan buku-bukunya

“eng, aku ada urusan, besok akan aku ceritakan, hatihati ne, jaa~” Yoona pun berlalu meninggalkan Sooyoung

“issh, dia itu. Meninggalkanku seenaknya” gerutu Sooyoung

 

“Sehun-ah, aku duluan ne” ucap Kai yang sudah siap ingin pulang

“mau kemana? Tidak jadi bermain golf eoh?” tanya Sehun

“ada sesuatu, kapan-kapan kita akan bermain bersama, aku janji. Aku pergi dulu” jawab Kai langsung nyelonor(?) dari hadapan Sehun

“hah, pasti berkencan” tebak Sehun

 

[Gerbang Sekolah]

 “Yoona-ah” panggil seorang namja tampan yang hari ini akan pergi bersamanya

“ah, Jongin” jawab Yoona

“sudah lama?” tanya Kai

“aniyo, apa kau memberitau Sehun?” tanya Yoona

“ani, kau memberi tau Sooyoung?” tanya Kai balik

“ani, em, mau kemana?” tanya Yoona

“temani aku makan dulu ne? setelah itu terserah kau ingin kemana” jawab Kai

“ne” jawab Yoona sambil tertawa

“mengapa tertawa? Ada yang lucu?” tanya Kai bingung

“aniyo, aku hanya merasa aneh saja, bukankah kita baru saja saling mengenal beberapa jam lalu, tapi kau sudah mengajakku jalan, dan merahasiakannya” jawab Yoona

“molla, aku hanya ingin kenal lebih dekat saja” jawab Kai sambil menggarung tengkuknya yang ia yakini tidak gatal  “aniyo, aku tidak ingin jadi gosip saja, jadi aku minta kita merahasiakannya”

“emm, ne arraseoh..” jawab Yoona sambil tersenyum

Kai dan Yoona tersenyum bersama, tanpa mereka sadari ada seorang yeoja yang mengintai mereka berdua

 

“hee.. itu kan temannya Sehun? Jangan-jangan mereka pacaran!” heboh yeoja yang sedang mengintip Yoona dan Kai tadi yang tak lain adalah Sooyoung

“heh, tiang jelek, kau sedang menjadi mata-mata eoh?” tanya namja dingin yang kini sudah berada disebelah yeoja pengintai tadi (?) yang tak lain adalah Sehun

“ish! Kau ini stalker ne, selalu mengikutiku!”

“ck, aku tidak sengaja melihat kau mengintip” jawab Sehun

“terserahlah. Aku ingin pulang” ucap Sooyoung kemudian berlalu meninggalkan Sehun

“yak, Choi Sooyoung!” teriak Sehun

Sooyoung terhenti dan menoleh ke arah Sehun “akhirnya kau memanggil namaku dengan benar, waeyo?” jawab Sooyoung

Sehun berdehem dan mendekati Sooyoung “aku ingin bertanya” ucap Sehun

“bertanya? Mwo?” tanya Sooyoung

“bolehkah aku menjadi namjachingumu?” tanya Sehun

Sooyoung langsung terbelalak kaget menatap Sehun, Sehun hanya memasang wajah datar dan tersenyum saat menoleh ke arah Sooyoung. Lalu Sehun berjalan pergi meninggalkan Sooyoung.

Lalu kemudian Sehun berbalik dan mengatakan “aku hanya bercanda pabbo!” teriak Sehun sambil mehrong ke arah Sooyoung lalu berbalik berjalan kembali

“mwo?!!!! yak! Dasar kau! Namja kurangajar! Kakek cangkul songong jelek kamseupay(?) menyebalkan sok pintar! Issh, awas kau namja sialan!” teriak Sooyoung penuh emosi

Sehun hanya tertawa puas, dan melambaikan tangannya ke arah Sooyoung.

“hhh!!! Oh Sehun menyebalkan!!!” umpat Sooyoung

Tanpa disadari seorang yeoja cantik tengah mendengarkan pembicaraan Sehun dan Sooyoung sedari tadi. Siapa lagi kalau bukan Tiffany.

“hah, aku akan bicara pada Sehun besok. Aku harus mendapatkannya kembali. Harus.” Batin Tiffany

 

-TBC-

 

Akhirnyaaa selesai chapter 3 nya… Gimana? Seru? Atau bagaimana? readers dimohon sangat partisipasinya untuk FF ini ne, pengen tau lanjutan ffnya? Leave your Comment please  J author akan selalu menanggu Komen para readers sekalian.. Di Chapter 4 nanti, asal usul hubungan Sehun dan Tiffany akan terkupas(?), jadi tunggu chapter selanjutnya ne.. kalau komennya banyak, InsyaAllah bakal cepet publishnya.. Gomawo readers, author pamit (?) sampai ketemu di Chapter 4 ~ bubaaayy ^-^)/

 

20 thoughts on “Love In Enemy [Chap.3]

  1. Nadra July 20, 2013 / 3:38 PM

    Eyyyy sehun serius gak, sama soo eonni entar nyesel loh.. (?)

    oke next part ditunggu

  2. miss_sooyoungster July 20, 2013 / 3:44 PM

    Sep….
    i like this ff..
    daebakk..gak sabar chapter selanjutnyaa

  3. wufanneey July 20, 2013 / 3:44 PM

    huwaaa sehun beneran tuh?
    muka-mukanya tuh meragukan yah /lihatdarimana/

  4. cica July 20, 2013 / 4:01 PM

    sehun masih abu-abu banget. dia mulai suka soo apa masih suka fany.
    wah yoona sama kai

  5. armeliahr July 20, 2013 / 5:13 PM

    Ya ampun,udah geregetan nih bacanya aku kaget banget loh yang bilang sehun pengen jadi namjachingunya Soo eon,next chapter secepatnya ya ^^

  6. Zee Anggita July 21, 2013 / 1:29 AM

    daebak thor, kayanya sehun udh mulai suka ma soo eon, tapi masih ragu2 gthu..
    nextnya di tunggu thor..

  7. nadigoo July 21, 2013 / 3:50 AM

    Sehun beneran suka sama soo ngga tuh? Jangan2 mau jadiin pelarian aja dari fany

  8. WINTERCHAN July 21, 2013 / 5:08 AM

    Bah si sehun kerjaan nya gangguin soo mulu -_- mana tadi pake nembak tapi becanda lagi, jadian beneran bau tau rasa lo ._.
    Ga sabar sama lanjutannya, lanjutannya ditunggu ya🙂 fighting ‘-‘)9

  9. Choi Je Kyung July 21, 2013 / 9:51 AM

    Aish jinjja, aku kira sehun beneran menembak soo eonnie ternyata cuma main2 doang -_-
    Btw kai & yoona cocok tuh kalau mereka jadian mereka kan juga bisa ngebantu SooHun untuk jadian, kekeke~

    Lanjut chingu ^_^

  10. syaffinhumaira July 21, 2013 / 11:25 AM

    daebak thor, ayok lanjutin(?)😄
    tiffany jangan rebut sehun dong owO

  11. kyungie July 21, 2013 / 2:05 PM

    Seru!! Publish secepatnya, ne?

  12. nona cho July 21, 2013 / 8:16 PM

    lanjut!!!!!🙂

  13. Hyechan Ahn July 22, 2013 / 2:41 AM

    aisshhh sehun oppa bikin orang geregetan aja…
    tapi lucu bgt liat mrk berantem, imut bgt. hahahaha
    lanjutttttt!!!!!!!!!

  14. antheara amanda July 23, 2013 / 1:38 PM

    seruuuuu lanjuuuttt

  15. Park EunRi July 27, 2013 / 5:47 PM

    Lanjut ahh lanjutt ga rame kalo ga lanjut.
    FF nya daebak (y)
    Sehun nya PD bilang suka sama Sooyoung B)
    Suka aku!! Next ya thor🙂

  16. leeyeoji August 6, 2013 / 9:45 PM

    Wahhh… Lanjut dong . penasaran nih😀 . ff kamu bagus ya .🙂

  17. yeni swisty August 11, 2013 / 3:36 PM

    Keren 8D
    Lanjut thor, jangan lama lama ya #Readersbawel

  18. Daninta August 13, 2013 / 9:54 AM

    kyaaa sehun kurang ajar banget , dikirain beneran mau jadi namjachingunya soo eon tapi malah becanda -__-
    next ~

  19. miss_sooyoungster August 26, 2013 / 8:43 PM

    Ini FF mw sampe kapan?
    kq yang chapter4 belum adaaa????!!!

  20. Altaf Haura November 2, 2013 / 12:26 PM

    Amazing min, cuma aneh aja soo kan ga pinter mtk…eh ikut olimpiade mtk😀 hehe salken ya min^^ aku sooyoungster, sone, exostan, dll. socmed? twittie: @althfhaura kamsahamnida (((:

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s