Romantic Street

rs3

Title : Romantic Street || Author : Tiffany Tania || Genre : Romance || Length : Oneshot

Cast by “Sooyoung GG’s –Park Chanyeol EXO-K’s”

Note : This is just a fanfic, dont think to much. All of the cast its belong to God, themselves, theirparents and also SM.Entertaimet but the storyline its pure mine.

Even posted here (YoonYeol) and here (BaekYeon)
So, please enjoy!^-^

—-

Oxford Street, City of Westminster – London

Seorang wanita bertubuh tinggi dengan surai kecoklatan terang itu tengah berjalan girang ditengah hiruk pikuknya kota London. Wanita itu nampak sedang sibuk membawa sebuket bunga, mencoba menerobos kerumunan orang disana. “Excuse me.. Sorry.. Excuse me..” setidaknya kata – kata itulah yang sedari tadi dia ucapkan.

Hingga sampailah dia disalah satu cafe ternama, Loco Cafe.

Akhirnya aku sampai ditempat ini, aku menerawang seluruh pengunjung cafe dan bernafas lega. “Syukurlah dia belum datang..” kataku sambil tersenyum sumringah. Aku memilih duduk di meja yang dekat dengan jendela karena aku lebih senang melihat orang lalu lalang berjalan disana.

Aku mendudukan diri disalah satu bangku itu, dan tiba – tiba seorang pelayan mendatangiku. “Can I help you?” tanyanya dengan senyuman indah. Inilah yang aku sukai dari cafe ini, pelayan yang sangat ramah juga pelayanannya yang sangat nyaman. Membuat siapapun betah.

Aku menatap buku menu dan menatap wanita pelayan itu sambil tersenyum, “Veggie sandwich and Lemonade, please..” ujarku menutup buku menu. Dia-pelayan- itu mengangguk dan menuliskan pesananku, “Wait a moment” ucapnya berlalu pergi. Tak lupa dengan senyuman khasnya.

Sesekali aku menatap jam tangan yang melingkar indah ditanganku dengan tatapan berharap, “Dimana dia?” ujarku khawatir. Sebelumnya dia tak pernah seterlambat ini.

Pandanganku mengedar keluar jendela, tampak seorang pria turun dari mobil itu seraya membuka kacamatanya.

Aku tersenyum, “Akhirnya dia datang juga!”

Dengan cepat aku membawa buket bunga itu dan menyembunyikannya dibalik punggung, dia masuk dan mulai menghampiriku.

“Maafkan aku terlambat lagi.. Tadi ada sedi-“ ucapnya terdiam karena lengan wanita dihadapannya membungkam mulutnya. Dia tersenyum, “Duduklah..” tuturnya lembut.

Lelaki bernama Park Chanyeol itu hanya mengangguk mengerti, “Sorry..” ucapnya lagi sambil menunduk kali ini. Aku hanya terkekeh pelan, “Oh babe, it’s OK. No problem” ucapnya memamerkan senyuman manisnya.

Sekali lagi, lelaki itu jatuh cinta pada senyumannya. Gadis itu Choi Sooyoung.

Sooyoung menghembuskan nafasnya pelan dan panjang, “Ini untukmu.. Happy anniversarry two years baby.. Still longlast with me, okay? I love you” ujarku dan mencium pipinya sekilas. Dia menepuk keningnya pelan, “Oh my god.. I’m sorry Yoongie, i’m forget it” ucapnya dengan suara parau.

Chanyeol menyesal karena dia lupa akan hari ulang tahun pernikahannya yang kedua bersama wanita yang begitu setia terhadapnya-Choi Sooyoung.

Lagi lagi, wanita itu hanya menunjukkan senyum sumringahnya.

“Sudah kubilang.. Tidak masalah sayang, aku mengerti kau mungkin lelah dengan pekerjaanmu itu. Aku mengerti” ucapku menggenggam erat lengan Chanyeol. Mencoba menenangkan perasaan bersalahnya. Namun, jikalau boleh jujur wanita itu sakit hati namun tak masalah, bukankah dalam cinta kita harus saling memaafkan dan saling percaya?

Chanyeol mengusap pelan punggung tangan wanita dihadapannya, “Terimakasih untuk dua tahun ini.. Aku mencintaimu” ucapnya mencium bibirku.

Aku membelalakkan kedua mataku. Dan mendorong badannya agar menjauh, “Sayang.. ini tempat umum.. Aku malu” ucapku menunduk karena kini seluruh tatapan pengunjung menatapku dan suamiku, Park Chanyeol.

Chanyeol hanya tersenyum sumringah, dia menarik Sooyoung untuk berdiri. “Today its my anniversarry wedding.. I love her so much” ucapnya lantang yang mampu membuat riuh seluruh pengunjung. Tak sedikit pengunjung yang ikut terkekeh akan celotehannya dan bertepuk tangan.

Aku hanya menunduk dalam, sungguh aku tak pernah segugup ini. Oh, Chanyeol cukuplah. Kurasa pipiku sudah memerah. Aku memukul pelan lengannya, “YA! Aku malu” ucapku terkekeh didalam pelukannya.

Bahkan salah satu pengunjung pun meneriaki kami, “Youre a match couple!”

                Setelah selesai mereka berjalan pulang, kini kami masih berada di jalan Oxford. Terlihat raut senang menyelubungi raut wajah mereka. Apalagi pihak lelaki, Chanyeol dia sangat senang karena mereka tak menyangka bahwa istrinya bisa seromantis ini.

Chanyeol menarik lenganku dan memasukkan lenganku kedalam saku jaketnya, “Cuacanya dingin..” ucapnya sambil mengacak pelan rambutku. Lantas saja aku tersenyum, “Terimakasih..”

Kini langkah kami tiba – tiba saja terdiam, kami memandangi indahnya sungai Thames. Baik Sooyoung maupun Chanyeol sungguh berterimakasih kepada sungai ini. Karena sungai ini mereka akhirnya dipertemukan dan bisa menjalin hubungan indah dua tahun belakangan ini.

“Kau ingat tempat ini?”

Chanyeol hanya mampu tersenyum, “Tentu saja.. “ dan menarik Sooyoung kedalam pelukannya. Sooyoung hanya membenamkan wajahnya kedalam dada bidang namja itu mencoba menyesap wangi tubuh suami tercintanya.

Kali ini, aku melingkarkan lenganku kepinggang kecil lelaki dihadapanku ini. Lelaki yang menjadi suamiku dua tahun yang lalu, yang melingkarkan cincin dan mengikrarkan janji suci dialtar.

Kenangan itu mencoba memaksaku untuk memutar kembali memori indah itu.

.

.

“Tiffany menyebalkan! Bagaimana bisa dia membiarkanku menunggunya disini selama dua jam lebih? Ish!!” ucapku menendang kesal angin dihadapanku.

Aku membuka kembali ponselku, ‘Yoongie, mianhae.. Aku tak bisa datang kesana tiba – tiba saja Sehun mengirimiku pesan dan katanya dia sedang sakit. Dia membutuhkanku, sekali lagi maaf. Aku berjanji akan mentraktir eskrim mint kesukaanmu besok? Arrachi?’

“Aku bukan anak kecil yang bisa kau sogok dengan eskrim nona Hwang!” ucapku menggerutu kesal.

“Kau ini tipe wanita yang bising ya? Suka sekali mengganggu ketenangan orang” ujar seseorang yang tiba – tiba muncul begitu saja. Dan membuat ku menoleh cepat kearahnya.

Seorang lelaki dengan rambut berwarna hitam pekat dengan tinggi yang cukup bisa dibilang tinggi itu tengah melipat tangannya didepan dada. Wajahnya berubah menjadi wajah yang sangat kesal.

Aku menggaruk tengkukku kikuk, “A..ah.. Maaf, aku tak bermaksud” ucapku tersenyum canggung. Lelaki itu mendekatiku dan meletakkan tangannya dihidungku, mencubit lebih tepatnya. “Kau lucu saat kau gugup.. Aku suka” ucap lelaki itu tanpa jeda.

Mulai detik itu aku terdiam, tak sanggup mengeluarkan sepatah katapun.

Sungguh, aku jatuh cinta padanya.

“Perkenalkan.. namaku Park Chanyeol.. Senang berkenalan denganmu” ujarnya menjabat hangat tangan Sooyoung dan mampu membuat wanita itu tersipu malu.

Terimakasih banyak untuk Sungai Thames ini, yang sudah mempertemukanku dengan sosoknya. Lelaki yang sangat kucintai, lelaki yang kini menyandang status suami. Lelaki yang menjadi sosok pemimpin untukku dan anak – anakku kelak.

‘Thank you so much Thames rivers.. I love you..’

.

.

                Pancaran matahari menyerobot masuk kecelah jendela kecil, namun tak mampu mengganggu ketenangan sepasang suami istri yang sedang tertidur lelap itu. Lengan Chanyeol kini memeluk erat pinggang istrinya, Choi Sooyoung.

Seolah tak ingin ada celah diantara mereka, dia menariknya kebelakang. Dan menciumi pundak wanita bermarga Choi itu.

Perlahan wanita itu terperangah, “Hmm” wanita itu mengerang pelan karena gangguan kecil dari suaminya itu.

“Bangun sayang.. “

Suara indah menggelitiki leherku, memaksaku untuk membuka mataku. Sontak saja perlahan aku membuka mataku, dan menoleh sedikit. Bisa kulihat dari samping wajah suamiku ini sedang bertengger manja dipundakku.

Aku menoleh, dan mencium bibirnya sekilas. “Selamat pagi, pahlawanku”

“Selamat pagi, sayang..”

Mereka berdua bangun, Chanyeol pergi ke kamar mandi untuk bersiap kerja sedangkan Sooyoung membereskan tempat tidurnya dan langsung meluncur kedapur. Tentunya menyiapkan sarapan bagi suaminya itu.

Aku membawa selembar roti tawar dan mengoleskan selai kacang diatasnya, dan menumpuknya lagi dengan selembar roti tawar. Chanyeol tiba – tiba saja memelukku dari belakang, “Mana sarapanku, sayang?” ujarnya manja.

“Sedang kubuatkan Tuan, jangan manja!” tegasku pada Chanyeol. Chanyeol hanya mendengus kesal, dan berbalik ke meja makan.

Akupun menyajikan sandwich buatanku yang asal dan coffee cappucino kesukaan Chanyeol. Perlahan dia menyesap kopinya perlahan, dan mengalihkan pandangan kearah istrinya. “Sepertinya aku lembur.. Kau tidak apa – apa kutinggal sendiri?”

Aku hanya memamerkan senyum, “Ne, gwenchana Chanyeol-ah..”

Chanyeol sudah siap berangkat, Sooyoung mengantarkannya sampai ambang pintu.

“Jaga dirimu baik – baik.. Aku akan mengirimimu pesan nanti, bye” ucapnya melangkah pergi tak lupa sambil mencium puncak kepala wanita berkulit putih pucat itu.

Berkali – kali aku mundar mandir ke wc, perutku mual entah apa yang terjadi. Muntah tapi tak ada apapun yang keluar, Sooyoung mengerutkan dahi tak mengerti. Perlahan dia meraih ponselnya dan menelepon seseorang.

Suara diseberang telepon mulai terdengar.

“Hello?”

“Hello, Fany-ah its me!”

“Oh, Sooyoung-ah? Kenapa?”

Aku terdiam sejenak dan melanjutkan, “Entah kenapa, perutku terasa mual padahal tak ada apapun yang keluar. Apa kau tahu aku kenapa?”

Tentu saja Sooyoung bertanya pada Tiffany karena dia adalah seorang dokter. Terdengar kekehan pelan diseberang sana, membuat dia semakin tak mengerti.

“Kau kenapa tertawa? Apa ini semua lucu?”

Suara diseberang nampak histeris,”Apa mungkin kau hamil? Bagaimana jika kau pergi kerumah sakit sekarang, aku akan memeriksamu!”

.

.

Sooyoung tengah duduk, tangannya meremas pelan dress yang dia gunakan. Menanti hasil yang keluar atas keluhannya tadi, “Semoga saja aku hamil..” ucapnya penuh harapan.

Sedari tadi senyum tak pernah hilang dari raut wajahnya, keluarlah Tiffany dengan jas berwarna putih khas rumah sakit itu.

Tiffany tersenyum dan mulai duduk, membuatku mengernyitkan dahi. “Bagaimana hasilnya?” tanyaku penasaran. Kakiku bergetar jujur saja, aku mulai kehilangan kendali. Aku terlalu gugup sampai keringat dingin keluar dari keningku.

“Selamat.. Kau akan segera menjad ibu.. Usia kandunganmu sekarang menginjak dua bulan” ucap Tiffany. Aku membelalakkan kedua mataku lebar – lebar kupasang pendengaranku dengan jelas. Apa aku tak salah dengar? Hey, apa ia aku tengah mengandung anak dari Chanyeol?

“Benarkah? Kau tidak sedang bercanda kan Tiff?”

Tiffany mendekatiku dan memelukku, “Tidak Yoongie, kau memang tengah mengandung. Dan akupun iri padamu!” ucap Tiffany mengerucutkan bibirnya kesal.

“Makanya cepat menikah dan susul aku!”

Tawa meledak diruangan dokter bernama Tiffany Hwang itu. Atmosfirnya kali ini sungguh sangat indah, membuat Sooyoung betah berada disana.

.

.

Pintu apartemen tak terkunci, aku sempat heran apakah Sooyoung tak menguncinya? Aku masuk dan mulai meletakkan sepatuku dirak. Sambil membuka dasi, aku menyipitkan mataku mencoba menatap sosok yang sedang tertidur disofa.

Astaga itu Sooyoung!

Perlahan aku mendekatinya, “Sooyoung-ah, bangun.. Ayo kita pindah” ucapku sambil menepuk pipi Sooyoung pelan. Perlahan dia terbangun, dan langsung memelukku erat.

“Mengapa kau tidur disini?”

“Aku menunggumu” ucap Sooyoung semakin mengeratkan pelukannya. Aku melepas pelukannya dan menatap dalam ke manik mata hitam pekat Sooyoung itu. “Ada apa, hm?”

Sooyoung hanya tersenyum dan mengusap pelan perutnya, perlahan dia mendekat dan membisikkan sesuatu. “Sayang.. aku hamil” ucapnya yang mampu membuatku diam terpaku.

Benarkah? Apa benar dia sekarang tengah mengandung darah dagingku?

Seketika lelah yang kurasa hilang entah kemana, yang jelas aku sangat bahagia mendengar kabar ini. Perlahan aku memeluk Sooyoung dan menciumi pipinya berulang kali. Sampai Sooyoung terkekeh pelan, “YA! Jangan menciumiku terus, anakmu tidak akan kau beri cium? Dia marah lho!” ujar Sooyoung tersenyum lebar.

Langsung saja aku bersimpuh dan mengusap pelan perut istriku ini, aku menempelkan telingaku keperutnya. “Sayang.. ini ayahmu..” ucapku dan beralih mencium perut Sooyoung.

Lima tahun kemudian…

‘Kenneth Nicole Brodsky’ seorang anak perempuan berusia sekitar lima tahun itu memang mewarisi gen kedua orang tuanya. Matanya bulat seperti ayahnya, bibir tipis nya menurun dari ibunya. Sungguh, ciptaan tuhan yang sempurna. Baik Sooyoung maupun Chanyeol sangat menyayanginya.

Sooyoung tengah berjalan santai sambil menggenggam erat lengan putri pertamanya itu. Sedangkan Chanyeol mengikuti mereka dari belakang.

Mom, aku ingin pergi kesana..” ujar peri kecil Sooyoung dan Chanyeol itu menunjuk Sungai Thames. Dengan semangat Sooyoung mengangguk, “Come on ..” dan menarik lengan Nicole.

Chanyeol hanya tersenyum sumringah melihat kedua bidadarinya itu bahagia.

Sooyoung duduk disalah satu bangku panjang disisi sungai itu, tangannya masih setia menggenggam erat lengan Nicole. Chanyeol ikut duduk disamping Sooyoung dan menatap indah kearah sungai penuh kenangan itu.

Tiba – tiba saja Nicole berlari entah kemana, saat Sooyoung hendak mengikutinya lengan Chanyeol menghalaunya. Dia menarik Sooyoung kedalam pelukannya itu. Membuat Sooyoung tersenyum penuh arti.

“Terimakasih, karena telah menjadi bagian hidupku..” ucap Chanyeol setengah berbisik. Sooyoung mengeratkan lengan Chanyeol agat memeluknya erat. “Jangan berterimakasih kepadaku, berterimakasih lah pada jalan Oxford ini dan tentunya Sungai Thames ini”

Disisi lain Nicole tengah memerhatikan seorang anak lelaki, dia meraih sesuatu dan memberikannya pada bocah manis itu. “Is this yours?” tanya anak lucu itu hati – hati.

Bocah lelaki itu tersenyum seraya meraih sapu tangan ditangan Nicole, “Yes, thankyou. May I know your name?”

Nicole tersipu malu, dengan cepat dia mengulurkan tangannya “Kenneth Nicole Brodsky, and you?

It’s a beautiful name. My name is Byun Baekhyun, i’m from Korea. Nice to meet you, angel” ucapnya mencolek dagu Nicole. Nicole hanya tersenyum dan menunduk sambil sesekali menatap wajah tampan lelaki itu.

Nampaknya, kedua orangtuanya tengah menyaksikan dialog anak mereka. Mereka terkekeh bersama, melihat begitu polosnya anak mereka itu. Masih dengan posisi yang sama, Chanyeol memeluk Sooyoung dari belakang dan menaruh dagunya dipundak istri tercintanya itu. Sedangkan Sooyoung menarik lengan Chanyeol dan menggenggamnya.

Sooyoung menyikut pelan perut Chanyeol, “Lihat anak lelaki itu.. persis sepertimu! Pandai menggombal!” ujar Sooyoung terkekeh pelan. Chanyeol ikut tertawa, “Apa bedanya Nicole denganmu? Dia polos dan langsung saja menerima jabatan tangannya. Persis seperti kau kan? Mudah digoda” kekehnya pelan.

Sooyoung tertawa begitupun Chanyeol, namun tiba – tiba Sooyoung berbalik dan mencium bibir Chanyeol. Dia menarik tengkuk suaminya itu, memaksa agar ia menikmati ciumannya itu.

Mom.. Dad, what are you doing?”

Suara Nicole putri pertamanya- itu mampu membuat Sooyoung dan Chanyeol berhenti. Dengan cepat mereka terkekeh geli karena tertangkap basah tengah berciuman. Lantas saja, Sooyoung berhambur memeluk Nicole begitupun Chanyeol.

So, you want me to kiss you?”

Perlahan Sooyoung mencium pipi kanan Nicole sedangkan Chanyeol mencium pipi kirinya. “I love you Nicole..”

Nicole pun membalas dengan mencium pipi kedua orangtuanya, “I love you too mom, dad..”

Mereka pun pergi meninggalkan Sungai itu, kedua lengan mungil Nicole bermanja dilengan kedua orangtuanya. Nicole berjalan riang sambil sesekali melompat kecil.

‘Thank you Thames river, you found him for me’-Choi Sooyoung

‘Thank you Thames river, because of you I have her’ – Park Chanyeol

‘Thames river! I love it!’- Kenneth Nicole Brodsky

**END**

Gimana, gimana? Feelnya dapet ga? Aku tahu ini FF gagal._. soalnya baru pertama kali aku bikin FF genrenya yang udah nikah gitu (lupa namanya)

Dan
Semoga kalian menikmati ya^^

Dont forget to leave your comment~

=TiffanyTania=

 

 

35 thoughts on “Romantic Street

  1. Choi Je Kyung June 21, 2013 / 1:22 PM

    Ya ampun, so sweet banget aku senyum2 sendiri dibuatnya >.<

    • tifftania June 21, 2013 / 1:24 PM

      Hehe iyakah?
      waaah, makasih loh hehe xD

  2. syavera June 21, 2013 / 2:17 PM

    keren chingu ceritanya…
    manisnya Nicole…

    • tifftania June 21, 2013 / 2:18 PM

      Hehe makasih udah mau baca😀
      bibitnya aja udah ganteng + cantik jd anaknya begitulah hehe

  3. sooyoung_sy June 21, 2013 / 2:30 PM

    sweet banget ceritanya. hehe.bikin ff couple ini lagi dong thor hehe ^^

    • tifftania June 21, 2013 / 2:31 PM

      Okey hehe^^
      Makasih udah mau baca😀

  4. wufanneey June 21, 2013 / 3:23 PM

    manisnya percintaan ala SooYeol, aigoo…
    chingu kayaknya kamu sering bikin ff Sooyeol deh, ya?
    saring-sering ya, mereka manis banget! ^^

    • tifftania June 21, 2013 / 4:07 PM

      Aigoo!!!
      Selama bikin FF disini emg SooYeol terus soalnya aku suka sama mereka xD TwinTower couple😀

      Okey, makasih mau baca! ^^

  5. kenianurasha June 21, 2013 / 5:19 PM

    hyaaaa keren bgt!! (y)
    feel nya jg dpt
    kenneth nya lucu kwkwk

    • tifftania June 21, 2013 / 8:39 PM

      Yeee!! Makasih udah mau baca😀
      gimana dng ibu bapanya juga lucu jd anaknya ikutan lucu

  6. Emmalyana June 21, 2013 / 5:37 PM

    So sweet..
    Keluarga bahagia yg romantis..
    Ff ini bisa mengembalikan semangatku..
    Next ff ditunggu🙂

    • tifftania June 21, 2013 / 8:39 PM

      Wah alhamdulilah udah bikin smangat kamu balik lg. makasih udah mau baca😀

  7. WINTERCHAN June 21, 2013 / 6:53 PM

    FFnya imut ih :3
    Daebak! Ditunggu ff SooYeol lainnya yaa😀
    fighting! ^^

    • tifftania June 21, 2013 / 8:41 PM

      Hehe makasih makasih :’3
      Okey!!
      Makasih udah mau baca😀

  8. nadra June 21, 2013 / 7:36 PM

    wahhhh so sweet nya

  9. Febryza June 22, 2013 / 1:07 PM

    So.sweet bangeeeet.. Eh tapi kok anaknya sooyeol engga pake marga park?

    • tifftania June 22, 2013 / 3:52 PM

      Hehe makasih🙂
      Engga soalnya aku pake nama asli dia🙂

  10. Yufasa June 22, 2013 / 9:24 PM

    keren bngt thor ceritanya… so sweet bngt ^_^ anaknya chanyeol oppa ma sooyoung eonie cantik😀

  11. shin hyun young June 24, 2013 / 12:03 PM

    Ah.. Sumpah ini romantis bgt thor.. Berasa real apalagi sambil dengerin lagu romantic street.. Keep writing yah..🙂

    • tifftania June 24, 2013 / 12:10 PM

      Wah lebih menghayati dong hehe~
      Okey pastinya!😉

      Makasih udah mau baca🙂

  12. leeyeoji June 27, 2013 / 3:13 AM

    Wahhhhh ….. Like like like . Suka banget sama ni FF . Feel nya dapet . romantis banget . pokoknya wow deh🙂 .

    Keep Writing oke😉

    • tifftania June 27, 2013 / 2:04 PM

      Hehe makasih makasih udah mau baca😀
      okeeey pastinya^^

  13. Yeni Swisty July 2, 2013 / 12:57 PM

    waw so sweet banget,😀
    baca ff ini sampe buat aku gila gara2 senyum2 sendiri🙂

  14. giyongchee July 10, 2013 / 6:51 AM

    SEQUEL SEQUEL SEQUEEEEEEEEEEELLLLLL

  15. Daninta August 13, 2013 / 1:24 PM

    huaaaaaa so sweet banget🙂
    *gatau mau ngomong apa lagi

    keep writing

    • tifftania August 13, 2013 / 1:25 PM

      Hehe.. makasih udah mau baca🙂

  16. rifqoh wafiyyah January 31, 2014 / 11:05 AM

    So sweet..:),sma ngegemesin..:),hahaha..
    Daebak thor..:)

  17. bellaok February 27, 2014 / 5:18 PM

    Bagus banget nie..(y)
    Daebak thor (y)

  18. Ranti March 5, 2014 / 7:07 AM

    Huaaa manis banget!! ‘Anu’ nya dapet/? Squel dong squel thor *puppy eyes* aku suka banget Tower Couple ini ^^

  19. yuki-chan May 10, 2015 / 7:33 AM

    Omo!! Sweet banget thor, aku udah kaya orang gila senyum2 sendiri waktu baca ini xD. Buat lg ff sooyeol yg banyak2. Maaf baru baca sekarang. Keep writing!!~

  20. mai September 22, 2015 / 9:14 PM

    Ini bikinnya pake apasih thor ? Gula gula kali yaa smpe bisa segini manis . aku hampir diabetes bacanya haha
    Good job thor , keep writing !! ^^

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s