Chanyeol

[Drable Compilation] Love Like This

image

Drable Compilation : Love Like This

©2014

Written by Cho Hika

With feelin’ Fluff, Romance, Comedy and School life

And rated for T

.

Disclaimer :

Alur milik S-A-Y-A. Posternya juga ;)

.

A/N :

Sorry for bad fic ._. Lama ga nulis nih ceritanya aku comeback. Ada yang kangen? /readers : Gaaaaaaaa/ Okeh gapapa -_-

Enjoy aja ya ^^

(more…)

Please, See My Heart ( Sequel A Cruel Reality ) – ( 3/3/END )

http://highschoolgraphics.files.wordpress.com/2014/02/pr-by-qarenza-park4.png?w=471&h=629

Please, See My Heart ( 2/3 )

A new fiction by qarenzapark

Starring by Oh Sehun, Choi Sooyoung, Park Chanyeol

and other cast

With feelin’ Romance, Sad, Family

Story is MINE !

Poster by Borayoung

Don’t be silent readers and don’t plagiat.

Just enjoy with my story^^

_

” Apakah Tuhan benar menyingkirkan Chanyeol dari Sooyoung agar aku bisa memilikinya ?

_

Jika dihitung – hitung, Sooyoung sudah menunggu sekitar 4 jam tanpa istirahat. Padahal, arah jarum jam telah menunjukkan angka 11 malam. Sebenarnya, ia lelah. Tetapi, ia ingin menjadi orang yang pertama kali melihat mata laki – laki yang terbaring itu terbuka.

Sehun memegang bahu wanita itu lembut.

” Istirahatlah, kau bisa sakit nanti.”

Sooyoung tetap optimis. Berbohong dengan keadaannya sekarang. Tidak mementingkan kegelisahan yang dirasakan Sehun. Dan ia hanya berharap untuk kali ini agar Sehun mengijinkan untuk berbuat lebih untuk Chanyeol.

” Aku bisa menggantikanmu untuk menjaga Chanyeol.”

Sooyoung menatap Sehun. Berusaha mencari rasa pengertian dari mata laki – laki yang berada dihadapannya ini, yang masih sangat dicintainya.

” Aku mohon, sekali ini saja.”

Sehun mengerti dan tersenyum. Lalu, disusul oleh senyuman Sooyoung.

” Kalau kau lelah, katakan saja.”

” Ya, terimakasih.”

” Aku akan menunggu diluar.”

Sooyoung mengangguk. Lalu, Sehun melangkahkan kakinya keluar dari ruang rawat.

Sooyoung terus menatap laki – laki yang berada didepannya ini. Yang sekarang roh-nya entah dimana.

” Chanyeol-ah..”

Air matanya mulai mengalir.

” Maafkan aku, Chanyeol-ah. Aku menunggumu membuka mata bukan melanjutkan hari – hari kita. Tapi..karena aku ingin mengucapkan terimakasihku karena kau telah mewarnai hidupku beberapa waktu ini. Dan kumohon, cepatlah bangun Chanyeol-ah.”

” Aku menyesal bertemu denganmu karena kau rela mengorbankan nyawamu untukku, yang tidak mencintaimu.”

_

” Suster, bisakah aku meminta selimut ? “

” Tentu, tunggu sebentar.”

Beberapa menit kemudian…

” Ini, tuan.”

” Terimakasih. Apakah semua biaya administrasi sudah selesai ? “

” Sudah, tuan.”

” Kalau begitu, saya permisi.”

Sehun melangkah keruang rawat Chanyeol. Ia yakin, wanita itu telah terlelap. Karena, ia telah lama menunggu diluar dan melihat arlojinya yang menunjukkan tengah malam. Setelah sampai, Sehun menjumpai wanita yang sedang terlelap disofa berwarna hijau tosca itu. Sehun melebarkan selimut dan menutupi tubuh wanita itu. Mengusap ujung kepalanya lembut. Dan mengecup singkat keningnya.

Sehun mulai melangkahkan kakinya kekursi yang berada tepat disebelah ranjang Chanyeol. Dan sebuah suara membuatnya berhenti melangkah.

” Aku tidak bisa tidur, Sehun-ah.”

” Kenapa ? “

_

Mereka memilih duduk diluar sambil menikmati secangkir kopi. Sooyoung, mengajak Sehun untuk duduk diluar dan menemaninya.

” Kenapa memesan kopi ? Kau pasti tidak bisa tidur nanti.”

Sooyoung menunduk.

” Aku memang tidak ingin tidur, Sehun-ah.”

” Kenapa ? Chanyeol lagi ? “

Sooyoung mengangguk.

” Kau masih mencintai Chanyeol ? “

Sooyoung menatap Sehun kecewa.

” Tidak. Aku hanya ingin mengucapkan terimakasih padanya.”

” Untuk apa ? “

Sooyoung berusaha menahan air matanya.

” Chanyeol. Dia sudah mengisi hari – hariku beberapa waktu ini. Aku selalu merasa senang bersamanya. Tetapi, aku tidak merasakan perasaan yang lebih terhadapnya. Menandakan bahwa aku tidak mencintainya.”

” Kau boleh menunggu Chanyeol. Tetapi, kau juga harus istirahat.”

” Tidak. Aku tidak ingin tidur. Sehun-ah, aku ke toliet sebentar.”

Sooyoung berdiri. Dan, entah kenapa. Ia merasakan kantuk yang luar biasa. Dan, tubuhnya terjatuh lemas. Untungnya, Sehun dengan sigap menangkap tubuh gadis itu dengan tangannya.

” Maafkan aku Sooyoung-ah. Kopimu tadi sudah kuberikan obat tidur. Ini untuk kebaikanmu. Maafkan aku.”

_

Sooyoung terbangun.

Ha ? Dimana ini ?

Tempatnya serba putih. Siapapun itu, tolong beritahu !

” Adakah orang disini ? “

Sooyoung berusaha mencari tanda – tanda kehidupan ditempat ini. Disini benar – benar sepi. Sampai sebuah suara berat membuat Sooyoung terkejut.

” Cha..Chanyeol-ah ? “

Laki – laki itu hanya tersenyum. Senyumnya yang amat tulus. Terlintas sebuah kebahagiaan dihati wanita itu.

” Kau sudah bangun ? ” tanya Sooyoung.

” Hanya sementara. Sebentar lagi aku akan pergi.”

” Kemana ? Bisakah aku ikut ? “

” Tidak, jangan ikut, Sooyoung-ah. Aku akan pergi yang bahkan tidak bisa kau jangkau.”

” Kemana ? Kau pergi kemana ? “

” Kau tidak perlu tahu. Kau harus tetap hidup. Sehun membutuhkanmu, dan aku…”

” Aku juga membutuhkanmu, Chanyeol-ah..”

” Tetapi, aku tidak bisa. Ini sudah waktunya.”

” Maksudmu ? “

” Aku harus pergi.”

” Tetapi, sebelum kau pergi, bolehkah aku berkata sesuatu ? “

” Apa ? Cepat katakan. Waktuku tak banyak.”

” Terimakasih untuk hari – hari yang kita lalui. Maafkan aku yang juga tidak..mencintaimu. Maafkan..”

” Tidak apa. Aku juga berterimakasih padamu karena mau menemaniku beberapa waktu ini. Sekarang, kau menjadi sahabat terbaikku. Dan, bolehkah aku memelukmu ? “

” Sangat.”

Chanyeol memeluk Sooyoung. Sooyoung menangis. Dan Chanyeol berbisik,

” Selamat tinggal, Choi Sooyoung..jangan lupakan aku..”

Sooyoung menangis dan mempererat pelukannya. Tetapi, sebuah cahaya putih membuat mata wanita itu silau sehingga tak bisa melihat apapun dan kembali seperti keadaan semula.

_

Sooyoung terbangun. Apakah mimpi itu memang terjadi ?

Sehun ? Kau dimana ?!

Sooyoung berlari mencari ruang rawat Chanyeol, 318. Dan akhirnya ia dapat. Didalamnya, terdengar suara isakan tangis.

” CHANYEOL-AH ! “

Sooyoung mendobrak pintu itu dan menghampiri Chanyeol yang sekarang tengah mendapatkan bantuan terakhir. Terdengar suara desis yang menandakan detak jantung Chanyeol berhenti. Tetapi, Sehun mencegah Sooyoung yang tengah berurai air mata. Sehun menarik Sooyoung kedalam pelukannya.

” Tenangkan dirimu, Sooyoung-ah ! “

Sooyoung tetap menangis. Tidak rela membiarkan Chanyeol yang telah dianggapnya sahabatnya sendiri.

TIT..

Suara itu, pertanda Park Chanyeol telah pergi untuk selama – lamanya. Sooyoung menangis sekuat – kuatnya dalam pelukan Sehun. Keluarga serta kerabat Chanyeol juga ikut menumpahkan air mata.

Sooyoung melepaskan pelukannya dan menghampiri Chanyeol yang tidak lagi bernafas itu.

” Chanyeol, selamat jalan..Aku akan selalu mengingatmu.”

Dan, Sooyoung mendengar suara bisikan.

” Aku juga, terimakasih, Choi Sooyoung.”

Sooyoung tersenyum sekilas lalu kembali menitikkan air matanya. Mundur beberapa langkah dan membiarkan dokter dan rekan – rekannya menutup Chanyeol dengan selimut.

Sehun kembali memeluk Sooyoung yang masih dengan mata berkaca – kaca. Berusaha menenangkan wanita itu untuk sabar.

” Benar, ternyata kenyataan ini adalah sandiwara..”

_

2 months later..

Sehun dan Sooyoung tengah duduk sambil menulis sebuah surat kecil. Kau tahu tujuannya ?

Mereka akan menerbangkan surat kecil ini dengan balon. Sehun dan Sooyoung menyebutnya ‘ A Little Letter For God ‘. Mereka akan menulis sebuah harapan dan menerbangkannya kelangit.

” Sudah siap, Sooyoung-ah ? “

” Sudah. Ini balonnya.”

Sehun dan Sooyoung mengikatkan surat itu ditali balon tersebut.

” Sudah siap untuk menerbangkannya ? “

 Sooyoung mengangguk mantap.

” 1..2..3..! “

Kedua balon itu terbang sambil membawa 2 surat kecil yang berisi harapan sepasang kekasih ini. Sehun dan Sooyoung tersenyum melihat kedua harapan yang melayang itu.

” Ayo kita makan es-krim ! ” ajak Sehun.

” Aku coklat ! ” terang Sooyoung.

” Heh ?! Aku coklat, kau strawberry saja.” protes Sehun sekaligus bercanda.

” Yak ! Kita kan bisa beli 2 cup ! ” kesal Sooyoung.

” Tidak boleh, uangku tidak cukup ! Hahah ! ” balas Sehun

Sehun berlari kearah Ice Cream Corner dan Sooyoung mengerjarnya.

” Yak ! Sehun-ah, tunggu aku ! “

Dan sekarang, Sooyoung hanya milik Sehun. Yang sangat tulus mencintainya. Begitu juga sebaliknya, Sooyoung juga mencintai wakil CEO ini. Belum lagi, mereka akan setiap hari bertemu sebagai partner kerja. Tak ada yang bisa menghalangi mereka lagi.

Dan ia juga tidak lupa pada Chanyeol, sahabat yang selalu tersenyum untuk Sooyoung diatas sana. Dan juga menjadi malaikat penjaga untuk Sooyoung sampai ia berjumpa lagi disuatu hari. Dimimpi, ataupun hal lainnya.

Dan kalian, yang selalu mengikuti alur cerita.

Terimakasih karena telah berbagi rasa bersama seorang Choi Sooyoung. Berbagi tawa, kesedihan bersama Sooyoung. Dan terimakasih, untuk waktu luang kalian untuk berbagi kisah rumit ini.

( Please, See My Heart – END )

Haii haii !

Gimana part terakhir ini ? Apakah kalian puas ? :D

Nah, Please, See My Heart udah end yaa^^

Jangan sedih, author akan ngebawa fanfic baru lagi.

RCL yaa^^ Author pamit dulu, jangan mimpiin author yaa xD

By, Qarenzapark

Please, See My Heart ( Sequel A Cruel Reality ) – ( 2/3 )

http://highschoolgraphics.files.wordpress.com/2014/02/pr-by-qarenza-park4.png?w=471&h=629

Please, See My Heart ( 2/3 )

A new fiction by qarenzapark

Starring by Oh Sehun, Choi Sooyoung, Park Chanyeol

and other cast

With feelin’ Romance, Sad, Family

Story is MINE !

Poster by Borayoung

Don’t be silent readers and don’t plagiat.

Just enjoy with my story^^

_

Kuharap, ini hanyalah sandiwara.. – Please, See My Heart

_

” Yak ! Kenapa kau menghancurkan ponselku, Sehun-ah ?! “

Sooyoung sangat kesal melihat laki -laki dihadapannya ini. Ini sudah sangat keterlaluan.

” Maafkan aku, Sooyoung-ah. Ini sudah kubeli yang baru.”

Sehun memberikan ponsel baru itu pada Sooyoung. Soyooung akui, ponsel baru itu lebih bagus daripada ponsel miliknya yang sudah menjadi korban karena ulah wakil CEO ini.

” Sehun-ah..bagaimana dengan kartu SIM dan memorinya ? “

” Tenang saja, tidak mungkin juga aku menghancurkan 2 benda mini itu. Kau kira, aku setega itu ? “

” Ya, syukurlah. Eh, tunggu sebentar. Apa kau melihat inbox diponselku ? “

(more…)

Please, See My Heart ( Sequel A Cruel Reality ) – (1/3)

http://highschoolgraphics.files.wordpress.com/2014/02/pr-by-qarenza-park4.png?w=471&h=629

Please, See My Heart

A new fiction by qarenzapark

Starring by Oh Sehun, Choi Sooyoung, Park Chanyeol

and other cast

With feelin’ Romance, Sad, Family

Story is MINE !

Poster by Borayoung

Don’t be silent readers and don’t plagiat.

Just enjoy with my story^^

_

Wanita itu berusaha meregangkan otot – otot ditubuhnya. Kesepuluh jemarinya sangat letih sehabis mengetik beberapa puluh lembar dokumen. Beginilah pekerjaan seorang Choi Sooyoung. Menjadi sekretaris dari wakil CEO perusahaan ini, Oh Sehun.

Tok! Tok! Tok!

” Masuk ! “

Dan itu dia, Dara. Gadis bertubuh lumayan tinggi, berkulit putih, dan kepribadiannya yang manis. Wanita itu merupakan sahabat karib Sooyoung.

” Sooyoung-ah, kau tidak pulang ? “

” Sebentar lagi. Pekerjaanku masih banyak.”

” Perlu aku temani ? “

” Tidak perlu repot – repot, Dara-ya. Aku tahu pasti kau sangat lelah. Lebih baik kau pulang, lihatlah jam. Sudah hampir larut malam.”

” Jangan pikirkan aku, kau juga wanita. Tidak mungkin kau pulang larut malam begini.”

” Tenanglah, aku akan baik – baik saja.”

Dara tersenyum sekilas.

” Yasudah, kalau begitu aku pulang duluan. Jaga dirimu baik – baik, Sooyoung-ah.”

” Ya. Kau juga hati – hati.”

_

12.35

” Sampai jam berapa aku mengerjakan tugas sebanyak ini ? Sehun-ah, kau kejam sekali ! “

Tanpa disadari, laki – laki yang disebut Sooyoung itu sudah berada didepan pintu sambil melipat kedua tangan didadanya.

” Aku terlalu kejam, ya ? “

Sooyoung mengangguk kesal sambil menatap layar monitor komputernya. Sehun beralih duduk disisi meja kerja Sooyoung.

” Heh ?! Berani sekali kau duduk dimeja kerjaku, Sehun-ah ! “

” Terserah aku mau melakukan apa saja. Kau sekretarisku, aku berhak menyuruhmu ini itu.”

‘Coba saja aku yang berada diposisimu sekarang.’ batin Sooyoung.

” Yasudah, ayo kita pulang. Ini sudah tengah malam.”

” Eh, tunggu dulu. Tugasku masih banyak.”

” Tinggalkan saja. Kau ini, semua serba salah ! Kau bekerja terus, salah. Aku meringankan pekerjaanmu, salah juga. Mau pulang, tidak ? “

Sooyoung merengut kesal. Sudah beberapa bulan ini, laki – laki didepannya ini membuatnya kesal. Ingin rasanya ia bebas dari penjara Sehun.

” Ya,ya. Cerewet ! “

_

” Kenapa kau mengantarku kesini, Sehun-ah ? “

Tanya Sooyoung sambil melihat pemandangan sekitar. Ini restoran.

” Mengantarmu ? Cih! Percaya diri sekali. Aku lapar.”

” Lebih baik, kau mengantarku dulu sebelum makan disini.”

” Cacing diperutku sudah berdemo. Jangan cerewet. Ayo masuk ! “

_

” Pesan apa ? “

Sooyoung memalingkan wajahnya.

” Hei, Choi Sooyoung. Bisakah kau sopan sedikit ? Aku kan sedang bertanya.”

Lalu, Sooyoung menatap Sehun.

” Ya, baiklah Tuan Oh Sehun. Dan maaf, aku tidak lapar sekarang.”

” Jika kau tak makan ataupun minum, kau tidak akan kuantar pulang.”

Sooyoung terdiam. Ancaman yang licik! Tentu saja Sooyoung harus menumpang pada Sehun. Bayangkan saja, jam berapa ini ? Taksi dan angkutan umum lainnya pasti sudah tidak beroperasi lagi. Belum lagi, rumahnya cukup jauh dari restoran ini.

” Ya, baiklah. Aku pesan Orange Juice saja.”

” Pelayan ! “

Dalam 3 detik, seorang wanita dengan baju khusus pelayan datang.

” Pesan apa, Tuan ? “

” 2 Orange Juice.”

” Baiklah tuan.”

Seketika, pelayan itu melenggang pergi.

” Sehun-ah, katanya kau lapar ! “

” Kau ini, polos sekali, Sooyoung-ah. Bisa saja dibohongi.”

” Kau juga sopan sedikit, aku ini kakakmu.”

” Tapi, bagiku kau bukan kakakku.”

_

Mobil Sehun telah terparkir didepan halaman rumah milik Sooyoung serta orangtuanya. Sooyoung beranjak keluar dari mobil, tetapi Sehun mencegatnya.

” Tunggu sebentar, ada yang ingin kubicarakan.”

Sooyoung duduk kembali.

” Apa yang ingin kau bicarakan ? “

Sehun mengambil nafas perlahan.

” Kenapa 2 bulan ini kau sedikit menjauh dariku, dan gaya bahasamu lebih tegas dari sebelumnya ? “

Sooyoung menatap Sehun sekilas, lalu kembali ketatapan semula. Sooyoung menghela nafas.

” Maafkan aku, Sehun-ah. Aku..aku..harus melupakanmu.”

” Melupakanku ? Kenapa ? Kau ada masalah ? “

” Sebenarnya, bukan aku yang harus melupakanmu. Tapi kau , Sehun-ah. Kau.”

Sehun berusaha bersikap tenang dan dingin.

” Aku tahu, kita memiliki hubungan darah. Tapi, perasaan itu sudah permanen. Aku yakin kau pasti masih mengingatnya.”

Sooyoung menahan air matanya. Ia tidak ingin lemah dihadapan Sehun.

” Kumohon, lupakan aku. Selain kita memiliki hubungan darah, aku juga punya problem. Yaitu-”

” Perjodohanmu dengan Park Chanyeol, kan ? “

Sooyoung tersentak. Bagaimana laki – laki disampingnya itu bisa tahu ?

” Kau..kau tahu ? “

” Ibuku menceritakannya. Ibuku juga tidak pernah tahu kalau kita dulu pernah berkencan.”

” Dan kau harus menceritakannya, Sehun-ah.”

” Aku harap, kenyataan ini hanyalah sandiwara.”

Sooyoung menatap Sehun, begitu juga sebaliknya.

” Maksudmu ? “

” Tuhan tidak mungkin memberikan perasaan yang sama pada sepasang saudara. Bisa saja kenyataan ini hanyalah bohongan.”

Sekarang, Sooyoung yang mulai berbicara.

” Tuhan sedang menguji kita, Sehun-ah.”

Selepas perkataan itu, Sooyoung langsung keluar dari mobil Sehun. Air matanya mulai meleleh dipipinya.

” Benar..semoga saja kenyataan ini hanyalah sandiwara.”

_

Cuit! Cuit!

Burung – burung bernyanyi membuat Sooyoung terbangun dari tidurnya. Ia berusaha menarik kembali selimutnya untuk menutupi tubuhnya. Dan, seseorang menarik selimutnya.

” Sooyoung, bangun. Ini sudah jam 8.”

Tiba – tiba, matanya membulat sempurna.

” APA ?!!! AKU TERLAMBAT !!! “

Dengan cepat, ia langsung melompat dari tempat tidurnya.

Meong~

Suara pesan dari ponselnya berbunyi. Dia langsung memeriksanya.

From : Sehun~ah

Tenanglah, hari ini kau kuliburkan. Aku tau kau sangat lelah.

” Huaa~ Syukurlah.”

Sooyoung mengelus dadanya.

Perlahan ia mulai berjalan kearah jendela. Menghirup udara segar. Didekat jendela, terdapat sebuah pigura kecil yang menampakkan 2 orang yang sedang tersenyum senang. Itu momen dimana di Korea Selatan sedang musim dingin. Dan, ia mengingat masa lalunya bersama Sehun. Memori yang sangat sulit dilupakannya.

” Sooyoung-ah, ayo sarapan. Ayah menunggu.”

” Iya, eomma.”

_

” Sooyoung-ah, kau jadi kan menerima perjodohan itu ? “

Sooyoung mengangguk lemah sambil menusuk – nusuk roti tawarnya dengan garpu.

” Nanti siang kau akan bersama dengan Chanyeol.”

” Hm, nanti siang ? “

” Iya. Nanti siang. Memangnya kenapa ?  Kau ada acara ? “

” Tidak, eomma. Hanya saja mendadak. Lihatlah, ini sudah hampir jam 9.”

” Maafkan, eomma dan appa. Hanya ingin memberikanmu kejutan.”

Sooyoung hanya tersenyum sekilas.

_

Chanyeol dan Sooyoung telah sampai di Lotte World.

” Akhirnya sampai juga.”

Ujar Chanyeol sambil tersenyum senang.

” Haha, sepertinya kau senang sekali, Chanyeol-ssi.”

Sooyoung juga sedikit tersenyum melihat tingkah menggemaskan laki – laki itu.

” Ayo kita masuk.”

Sooyung mengangguk kecil lalu memberikan uluran tangannya pada Chanyeol. Dan tentu saja Chanyeol menerimanya.

_

Sejak awal, Sooyoung sudah merasa nyaman dengan Chanyeol. Sikap ramah Chanyeol, cara berbicaranya yang sopan, dan tingkahnya yang menggemaskan. Bahkan, ia hampir melupakan seseorang yang pernah masuk dikehidupan lampaunya. Apakah ia  berpindah hati ?

” Sooyoung-ssi, ini.”

Chanyeol memberikan Sooyoung es-krim rasa coklat, rasa yang sama seperti es-krim Chanyeol.

” Terimakasih, Chanyeol-ssi.”

Mereka menikmati es-krim dan melihat pemandangan permainan – permainan yang seru.

” Hm, syukurlah jika kau senang hari ini. Kukira, kau akan cemberut sepanjang waktu bersamaku.” canda Chanyeol.

Sooyoung menyikut siku Chanyeol sehingga membuat Chanyeol tertawa kecil.

” Aku bukan tipe seperti itu, Chanyeol-ssi.”

Chanyeol tersenyum sekilas.

” O iya, Chanyeol-ssi. Terimakasih untuk hari ini.”

” Kau terlalu cepat berkata seperti itu. Kita kan belum mau pulang. Kau sudah bosan, ya ? “

” Oh, tidak, tidak ! Aku hanya terlalu senang hari ini, Chanyeol-ssi.”

” Aku dulu punya pacar. Dia seorang ulzzang.”

” Terus ? “

” Dia manja. Banyak minta. Aku lelah menjadi pacarnya.”

” Namanya juga perempuan. Manja, terkadang juga perhatian.”

” Perhatian apa ? Aku sakit saja, dia malah keluyuran.”

Sooyoung mengusap pundak Chanyeol.

” Tenang, kan ada aku.kkk~”

Chanyeol tersenyum begitu juga Sooyoung.

_

” Choi Soo–”

Perkataan wakil CEO itu terdiam ketika melihat sekretarisnya itu malah bermain – main dengan ponselnya. Sehun hanya menghela nafas malas melihat sikap Sooyoung. Dan dengan sigap, ia merampas ponsel milik Sooyoung dari tangan pemiliknya.

” YYAK ! Sehun-ah ! Kembalikan ! “

Sehun malah memasukkan ponsel itu kesakunya.

” Seharian ini, aku menyita ponselmu. Kau mengabaikan teleponku karena ponsel ini.”

” Sehun-ah ! Kembalikan ponselku !

Sooyoung berusaha meminta ponselnya dari Sehun tetapi Sehun memberhentikan aksi Sooyoung.

” Sooyoung -ah ! Ingat kau sekretarisku. Bekerjalah dengan baik.”

Lalu, Sehun langsung pergi menuju ruang kerjanya.

” Lihat saja, Oh Sehun ! “

_

Hatinya serasa ditusuk – tusuk ribuan jarum ketika melihat pesan – pesan yang berada diponsel Sooyoung. Jadi, selama beberapa hari ini ia memikirkan Park Chanyeol itu ?

Sehun kesal dan membanting ponsel itu sampai kerangka – kerangkanya terlepas. Beginikah Sehun jika cemburu ?

~ TBC ~

Haii^^

Hayo siapa yang minta sequel ? Hayo ngaku :D Nih udah dikabulin^^
O iya, yang nge-request SooLay siapa kemarin ? Lagi disiapin loh^^

Oke RCL nyaa yaa^^

Qarenzapark

[FREELANCE] Can You Love Me? Threeshot | Chap. 2

CYLM2

Author : @noonapark18

Tittle : Can You Love Me?

Genre : School Life, Friendship, Romance

Cast:

-     SNSD’s Choi Sooyoung 

-     EXO’s Park Chanyeol

-     INFINITE’s Kim Myungsoo

Length : Three Shot(s) | Chap. 2

Ratting : General

Disclaimer : This story is purely mine! Except the idol caracter, they’re belong to God

Warning : Also posted in my blog (http://noonapark.wordpress.com/)

Part 1

  (more…)

[FREELANCE] Can You Love Me? – Threeshot | Chap. 1

CYLM2

Author : @noonapark18

Tittle : Can You Love Me?

Genre : School Life, Friendship, Romance

Cast:

-     SNSD’s Choi Sooyoung 

-     EXO’s Park Chanyeol

-     INFINITE’s Kim Myungsoo

Length : Three Shot(s) | Chap. 1

Ratting : General

Disclaimer : This story is purely mine! Except the idol caracter, they’re belong to God

Warning : Also posted in my blog –here (http://noonapark.wordpress.com/)

  (more…)

Flower Boys Next Door [Chapter 6]

Image

Title: Flower Boys Next Door

Auhtor: Park JeByung

Lenght: Chaptered

Rat: T

Genre: Romance, Friendship, Comedy/?

Cast: Choi Sooyoung, Xi Luhan, Oh Sehun

Other Cast: Park Chanyeol, Byun Baekhyun, Choi Minho, Yoon Doojoon, Kwon Yuri, Kim Hyuna, Xiumin and other

Disclaimer: Cast is not mine, but Baekhyun is mine #LOL

Warning: Typo bertebaran dimana mana dan juga cast namja nya banyak. (more…)